PENGARUH STRATEGI STUDENT FASILITATOR AND EXPLAINING PADA MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV UPT SPF SD INPRES BONTOMANAI KOTA MAKASSAR
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Student Facilitator and Explaining (SFE) pada model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS di UPT SPF SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari kelas IV-A sebanyak 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-B sebanyak 25 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi dan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis dengan Paired Sample t-test serta Mann-Whitney, menggunakan bantuan program SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi dan hasil belajar pada kedua kelompok, namun peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada kelas eksperimen. Rata-rata skor motivasi belajar kelas eksperimen meningkat sebesar 31,36 poin, dan hasil belajar meningkat sebesar 18,04 poin. Sedangkan kelas kontrol hanya mengalami peningkatan motivasi sebesar 7,96 poin dan hasil belajar sebesar 5,08 poin. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan strategi Student Facilitator and Explaining dalam model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas IV di UPT SPF SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. Strategi ini terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional karena mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan partisipasi, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kontekstual.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Arafah, M., Arafik, M., & Mulyani, R. (2023). Strategi Pembelajaran Inovatif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Bandung: Alfabeta.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Budiningsih, A. C. (2011). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Delviana. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran CTL terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(2), 100–108.
Mulyasa, E. (2018). Implementasi Kurikulum 2013: Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rusman. (2020). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Terbaru). Bandung: Alfabeta.
Suharsimi, A. (2016). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Syaifullah, M. (2017). Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Strategi Student Facilitator and Explaining. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 45–52.
Trianto. (2021). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum 2013. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Utami, D. A. (2020). Penerapan Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 8(3), 210–219.
Wina, S. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.