ANALISIS PRAKTIK IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DAN PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SD MUHAMMADIYAH TEMINABUAN

Isi Artikel Utama

Hasriah Hasriah
Suardi Suardi

Abstrak

Penelitian ini menganalisis praktik implementasi Kurikulum Merdeka dan efektivitas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD Muhammadiyah Teminabuan, Sorong Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, analisis dokumen, dan diskusi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan P5 secara sistematis melalui model jadwal blok yang terpisah dari pembelajaran tematik. Strategi adaptif dilakukan untuk mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium komputer, antara lain melalui kebijakan Bring Your Own Device (BYOD), penyediaan WiFi gratis, serta pemanfaatan bahan daur ulang dan modul cetak. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan siswa sangat tinggi, terutama dalam proyek kreatif fisik dan penggunaan media digital interaktif seperti Quizizz. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu persiapan guru, manajemen jadwal yang kompleks, serta perlunya peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan soft skill dan life skill secara inovatif. Secara keseluruhan, sekolah berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran yang holistik dengan mengintegrasikan aspek akademis, digital, dan pembentukan karakter melalui kolaborasi yang kuat dengan orang tua dan masyarakat lokal.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Hasriah, Hasriah, dan Suardi Suardi. “ANALISIS PRAKTIK IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DAN PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SD MUHAMMADIYAH TEMINABUAN”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 2 (Mei 13, 2026): 3247–3253. Diakses Mei 14, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4530.
Bagian
Artikel

Referensi

Ainia, D. K. (2020). Merdeka Belajar dalam Pandangan Ki Hadjar Dewantara dan Relevansinya bagi Pengembangan Pendidikan Karakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 95-101.

Angga, A., Suryana, C., Nurwahidah, I., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Komparasi Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 6(4), 5877-5889.

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). (2022). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Daryanto & Karim, S. (2017). Pembelajaran Abad 21. Yogyakarta: Gava Media.

Faiz, A., & Kurniawanti, N. (2022). Urgensi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum Merdeka. Selasar Pendidikan, 1(1), 1-9.

Hidayat, T., & Asyafah, A. (2019). Konsep Digital Literacy dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 131-146.

Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil Pelajar Pancasila sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224-1238.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Kepala BSKAP Nomor 008/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.

Kurniawanti, N., & Faiz, A. (2022). Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7516-7525.

Laili, N. (2023). Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage Publications. (Referensi metode penelitian kualitatif yang sesuai dengan teknik observasi dan wawancara pada laporan).

Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Bumi Aksara.

Mulyasa, E. (2023). Manajemen dan Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka. Bumi Aksara.

Nadiroh, N., & Hasanah, U. (2021). Literasi Digital dan Resiliensi Pendidik di Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 145-158.

Pratama, L. D., & Wiederholt, K. (2022). Gamification in Education: Using Quizizz for Students Engagement. Journal of Digital Learning, 5(2), 88-102.

Rahayuningsih, F. (2022). Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 1121-1127.

Satriani, S. (2022). Pemanfaatan Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 8(1), 45-56.

SD Muhammadiyah Teminabuan. (2024). Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) SD Muhammadiyah Teminabuan Tahun Ajaran 2024/2025. Sorong Selatan.

Siahaan, M. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Dunia Pendidikan. Jurnal Kajian Ilmiah, 1(1), 73-80. (Relevan untuk konteks resiliensi dan BYOD).

Sufyadi, S., dkk. (2021). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Kemendikbudristek.

Sumarsih, I., dkk. (2022). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(5), 8248-8258.

Vhalery, R., Setyastuti, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1), 185-201.

Wahyuningsih, S. (2021). Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning). Mataram: Sanabil.