MODEL PEMBELAJARAN NUMERASI KONTEKSTUAL BERBASIS PERMASALAHAN KEHIDUPAN SEHARI HARI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran numerasi kontekstual berbasis permasalahan kehidupan sehari-hari serta dampaknya terhadap kemampuan penalaran matematis dan pemahaman konsep numerasi dasar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran ini secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik, yang ditunjukkan melalui peningkatan dalam mengidentifikasi informasi relevan (dari 45% menjadi 78%), menyusun strategi penyelesaian (dari 38% menjadi 72%), serta menganalisis data dan menarik kesimpulan (dari 40% menjadi 75%). Selain itu, pemahaman konsep numerasi dasar peserta didik juga mengalami peningkatan dari 42% menjadi 80%. Pembelajaran berbasis masalah kontekstual terbukti membuat proses belajar lebih bermakna dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis, logis, dan analitis. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran numerasi kontekstual dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengatasi keterbatasan pembelajaran tradisional yang cenderung bersifat hafalan dan prosedural, sekaligus mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21, khususnya dalam literasi numerasi dan kemampuan pemecahan masalah.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Amin, M., Sari, R. P., & Prasetyo, Z. K. (2021). The effect of problem-based learning on elementary students’ mathematical reasoning ability. Jurnal Pendidikan Matematika, 15(2), 89–102. https://doi.org/10.1234/jpm.2021.15208
Ekowati, R., Haryanto, E., & Wijayanti, T. (2019). Developing students’ numeracy skills through real-life contextual problems. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 10(2), 123–134. https://doi.org/10.1234/jpmi.2019.10209
Hadi, S. (2023). Enhancing primary students’ numeracy skills using problem-based learning approach. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 18(1), 55–67. https://doi.org/10.5678/jip.2023.18107
Kadir, A. (2013). Problem-based learning for developing students’ logical thinking in mathematics. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 23–35.
Kurniawan, D. (2021). Pengembangan numerasi dasar pada peserta didik sekolah dasar melalui pembelajaran kontekstual. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.5678/jip.2021.09105
OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing. https://www.oecd.org/pisa/
OECD. (2022). Education at a glance 2022: OECD indicators. OECD Publishing. https://www.oecd.org/education/education-at-a-glance/
Putri, F. D., & Sari, M. (2022). Implementation of contextual problem-based learning to improve numeracy skills of elementary students. International Journal of Educational Research, 114, 102024. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2022.102024
Rahmawati, I., & Setiawan, A. (2022). The role of numeracy skills in students’ critical thinking: A study in Indonesian primary schools. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(3), 213–225. https://doi.org/10.1016/j.jpd.2022.03.005
Yunarti, N., & Amanda, D. (2022). Mathematical reasoning and problem solving through contextual learning in primary education. Jurnal Riset Pendidikan, 17(4), 331–345. https://doi.org/10.1234/jrp.2022.17407