PENGEMBANGAN BUKU KETERAMPILAN PILIHAN SOUVENIR BERBASIS BARANG BEKAS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN ANAK TUNAGRAHITA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendidikan keterampilan bagi peserta didik tunagrahita membutuhkan bahan ajar yang konkret, bertahap, visual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan menganalisis pengembangan buku siswa “Jari-Jari Kreatif: Souvenir Unik untuk Anak Tunagrahita” sebagai bahan ajar keterampilan pilihan souvenir berbasis pemanfaatan barang bekas. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumen terhadap struktur buku, orientasi kurikulum, pilihan bahan, prosedur kerja, dan nilai pedagogis yang terkandung di dalamnya. Data dianalisis melalui reduksi informasi, kategorisasi produk kerajinan, pemetaan kompetensi, dan interpretasi akademik berdasarkan prinsip pembelajaran vokasional adaptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa buku ini memuat orientasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus, penguatan keterampilan motorik halus, pembiasaan kerja sistematis, kreativitas, kemandirian, serta kesadaran lingkungan melalui prinsip 3R. Materi buku menghadirkan dua belas proyek souvenir, antara lain bunga lavender kawat bulu, keranjang kardus, tas tali kur, gelang manik-manik, gelang HP, scrunchie, pita rambut, wadah alat tulis, bando flanel, dekorasi botol, asbak stik es krim, dan amplop origami. Setiap proyek menyajikan bahan, alat, dan langkah kerja yang dapat diadaptasi oleh guru sesuai kemampuan peserta didik. Artikel ini menyimpulkan bahwa buku keterampilan souvenir berbasis barang bekas berpotensi menjadi media pembelajaran vokasional yang fungsional, ekonomis, ekologis, dan bermakna bagi anak tunagrahita di SMALB.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Amin, Moh. (2019). Ortopedagogik Anak Tunagrahita. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Aziz, A., dkk. (2023). Strategi Pembelajaran Keterampilan Vokasional bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Khusus, 18(1), 45-58.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2024: Pengelolaan Sampah dan Limbah. Jakarta: BPS.
Bahagia, K. P. (2026). Jari-Jari Kreatif: Souvenir Unik untuk Anak Tunagrahita. Serang: Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2023). Exceptional Learners: An Introduction to Special Education (15th ed.). Pearson.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Laporan Kinerja Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Tahun 2023. Jakarta: KLHK.
Kurniawan, A. (2019). Pemanfaatan Limbah Kardus menjadi Barang Bernilai Jual. Jurnal Seni Terapan, 4(2), 112-120.
Lestari, W. (2024). Inovasi Produk Souvenir dari Limbah Kawat Bulu dan Tekstil. Jurnal Industri Kreatif Indonesia, 9(2), 12-25.
Mumpuniarti, M., dkk. (2020). Kemandirian Vokasional Anak Tunagrahita di Sekolah Luar Biasa. Yogyakarta: UNY Press.
Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta: Sekretariat Negara.
Pemerintah Republik Indonesia. (2013). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Smart, P. (2021). Anak Cacat Bukan Kiamat: Metode Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Kata Hati.
Utami, D. R. (2020). Ekonomi Sirkular melalui Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Indonesia. Jurnal Sains dan Teknologi, 12(3), 210-225.