PENGARUH PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI UPT SD NEGERI GEDONGOMBO 5
Isi Artikel Utama
Abstrak
Sekolah dasar terus bergulat dengan masalah perundungan yang meluas, yang membahayakan keberhasilan akademis dan pertumbuhan emosional siswa. Salah satu cara untuk mengurangi prevalensi tindakan tersebut adalah dengan menanamkan prinsip-prinsip Pendidikan Pancasila, yang menekankan kasih sayang, toleransi, persatuan, dan tanggung jawab sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah siswa kelas lima di UPT SD Negeri Gedongombo 5 cenderung lebih jarang terlibat dalam perilaku perundungan setelah menerima Pendidikan Pancasila. Strategi kuantitatif berdasarkan metodologi ex post facto digunakan dalam penelitian ini. Pengambilan sampel jenuh, juga dikenal sebagai pengambilan sampel lengkap, digunakan untuk memilih 32 siswa yang membentuk populasi penelitian. Dokumentasi dan kuesioner skala Guttman digunakan untuk mengumpulkan data. Baik reliabilitas maupun validitas instrumen penelitian telah terpenuhi. Dengan menggunakan SPSS versi 22, data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan tes berikut: uji-t, uji linearitas, koefisien determinasi, regresi linier sederhana, dan uji normalitas Shapiro-Wilk. Investigasi mengungkapkan bahwa 81,25 persen implementasi Pendidikan Pancasila berada dalam kategori sangat baik, dan 86,25 persen pencegahan perundungan juga berada dalam kategori sangat baik. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,431 dan persamaan regresi Y = 30,930 - 0,782X menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila bertanggung jawab atas 43,1% keberhasilan dalam mencegah perundungan. Temuan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila secara signifikan mempengaruhi perilaku perundungan, seperti yang ditunjukkan oleh nilai t sebesar -4,767 dan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05). Siswa cenderung kurang terlibat dalam perilaku perundungan ketika prinsip-prinsip Pendidikan Pancasila diimplementasikan secara optimal ke dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila memainkan peran penting dalam membentuk kepribadian siswa sekaligus memberikan dukungan untuk pembentukan iklim sekolah yang aman, ramah, inklusif, dan bebas dari perundungan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Abeng, A. T., Hastuti, S., & Irawanda, G. (2026). Membentuk Karakter Peserta Didik Melalui Internalisasi Nilai Religius di Sekolah Membentuk Karakter Peserta Didik Melalui Internalisasi Nilai Religius di Sekolah. 6(1), 310–321.
Anasya, C. (2024). PENGARUH PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP KARAKTER RELIGIUS KELAS IV DI SD IT INSAN RABBANI TEGALSARI KABUPATEN PRINGSEWU.
Anugerah, Y., Auliyah, Z., Amrulloh, M., Hikmah, K., Sidoarjo, M., Author, C., Karakter, P., Religius, K., Strengthening, C., & Character, R. (2023). At Turots : Jurnal Pendidikan Islam sekolah di SD Muhammadiyah 2 Gempol Analysis of Strengthening The Character of Class III Students Through School Culture at Muhammadiyah 2. 5(3), 146–155.
Atsilah, A., Aurelia, A., Adrias, A., & Safitri, S. (2025). Analisis Penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Pada Siswa SD Dalam Pembentukan Karakter Disiplin di Era Digital Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan. Jurnal Pendidikan Sains Dan Teknologi Terapan, 02(02), 74–78.
Bandura_SocialLearningTheory.pdf. (n.d.).
Dr. Umar Sidiq, M.Ag Dr. Moh. Miftachul Choiri, M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/METODE PENELITIAN KUALITATIF DI BIDANG PENDIDIKAN.pdf
Efendi, R., Ningsih, A. R., & SS, M. (2022). Pendidikan karakter di sekolah. Penerbit Qiara Media.
Hanifah, H., Fransiska, R. E., Siregar, R., & Yuli, H. (2025). Penafsiran Tentang Kewajiban Belajar Dan Mengajar. Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 17–26.
Herlina, Arismunandar, & Tolla, I. (2024). Education Character in the Era of Globalization: Facing the Challenges of the Modern World. International Journal of Engineering, Science and Information Technology, 4(4), 230–236. https://doi.org/10.52088/ijesty.v4i4.649
Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afghani, M. W. (2014). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(September), 826–833.
Indarwati, S., Retnosari, S., Setyowati, E., & Rondli, W. S. (2025). Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Membentuk Karakter Tanggung Jawab Siswa SDN 1 Dimoro. 2(1), 72–81. https://doi.org/10.70277/jgsd.v2i1.7
Joni Haryanto. (2025). Strategi Orangtua Dalam Penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Terkait Dengan Pembiasaan Bangun Pagi. Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter, 2(1), 318–336. https://doi.org/10.29313/masagi.v2i1.6160
Latifah, Z. K., Inayah, Y., Az-zahra, A. S., & Khoirunnisa, P. (2026). STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI KEISLAMAN KARAKTER PESERTA DIDIK. 6(1), 1886–1895.
Murtadha. (2022). INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER (Studi Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam). Al-Madãris, 3(2), 2022. https://journal.staijamitar.ac.id/index.php/almadaris
Mustika, L., & Amrullah, M. (2024). Penguatan Pendidikan Karakter Religius melalui Pembiasaan Budaya Sekolah di MI Nahdlatul Ulama KH. Mukmin Sidoarjo. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 16(2), 241–256. https://doi.org/10.35457/konstruk.v16i2.3613
N. Arifin, 2025. (n.d.). Pendidikan Karakter di Era Digital.
Ningsih, S. A. (2024). Pentingnya Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. 2(3).
Pembiasaan, M., Dalam, P., Behaviorisme, P., & Surakarta, U. M. (2025). PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBIASAAN PAGI DALAM PERSPEKTIF BEHAVIORISME. 10.
Pendidikan, J., & Islam, P. (2023). Relevansi Pendidikan Jasmani dengan Tujuan Pendidikan Islam dalam Membentuk Individu yang Seimbang Secara Fisik, Mental, dan Spiritual Ari. 3(2), 148–166.
Pertumbuhan, T. (2025). Perkembangan Anak Menurut Pendidikan Islam : Analisis Konsep. 1(1), 38–46.
Purnomo, D., & Mansur, A. (2024). Jurnal jendela pendidikan. Jendelaedukasi.Id, 01(02), 260. https://www.ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/6
Putri, F. J., & Zahra, Q. A. (2025). Revitalisasi pembelajaran PAI untuk membangun kemandirian dan tanggung jawab siswa. 2(2). https://doi.org/10.64677/ppai.v2i2.242
Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
Ratnaningtyas, E. M., Ramli, Syafruddin, Saputra, E., Suliwati, D., Nugroho, B. T. A., Karimuddin, Aminy, M. H., Saputra, N., Khaidir, & Jahja, A. S. (2023). Research Ques ons.
Salsabila, S. (2026). Reflektiva : Journal of Classsroom Action Research Menanamkan Nilai , Membentuk Karakter : Eksplorasi Praktik Ibadah dalam Kehidupan Anak Usia Dini. 1, 34–44.
Siliwangi, U. (2025). Edukasi Gizi Seimbang pada Siswa SDN 3 Picungremuk.
Sinulingga, N. N. (2025). Membangun Karakter Sehat dan Berakhlak Mulia melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam, 9(1), 109. https://doi.org/10.69552/tarbiyatuna.v9i1.2941
Strategi pembentukan karakter religius siswa melalui pendidikan berbasis keteladanan dan pembiasaan. (2025). 10(September).
Tinggi Agama Islam Ibnu Sina Batam, S., & Iddian Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnu Sina Batam, S. (2025). Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 Syofian Iddian. Jurnal Arriyadhah, XXII, No.(I), 17–25. https://jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/ary
Widiatmika, K. P. (2015). Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Etika Jurnalisme Pada Koran Kuning : Sebuah Studi Mengenai Koran Lampu Hijau, 16(2), 39–55.
Zahro, N. F. (2024). Pendidikan Dasar Islam Sebagai Fondasi Pembangunan Moral Dan Sosial Di Era Globalisasi. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(4), 1–12.
Zulfikri, Hamzah, M. A., & Cahyadi, A. (2025). Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Dan Senam Anak Indonesia Pada Siswa Sekolah Dasar Gajah Mada Medan. Marga : Journal of Innovation and Creatifity, 2(1), 6–11