TANTANGAN DALAM PENERAPAN DEEP LEARNING DAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SD/MI DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERMAKNA DI ABAD 21
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perkembangan pendidikan pada abad ke-21 menuntut adanya proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga mampu membentuk kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik melalui pembelajaran yang bermakna. Dalam upaya memenuhi tuntutan tersebut, pendekatan deep learning dan pembelajaran berdiferensiasi dipandang sebagai strategi yang sesuai diterapkan di SD/MI karena dapat menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan, karakteristik, dan potensi peserta didik yang beragam. Akan tetapi, pelaksanaan kedua pendekatan tersebut di lingkungan sekolah dasar masih menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai tantangan dalam penerapan deep learning dan pembelajaran berdiferensiasi di SD/MI guna mewujudkan pembelajaran bermakna pada era abad ke-21. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif analitis melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen pendidikan yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman guru terhadap implementasi pembelajaran inovatif, keberagaman kemampuan peserta didik, keterbatasan fasilitas dan teknologi pendukung, tingginya beban administrasi guru, serta masih dominannya pola pembelajaran yang berpusat pada guru. Selain itu, kesiapan kurikulum dan dukungan dari lingkungan sekolah turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan pembelajaran bermakna. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi pendidik, dukungan institusi pendidikan yang lebih optimal, serta pengembangan strategi pembelajaran yang kreatif dan adaptif agar penerapan deep learning dan pembelajaran berdiferensiasi di SD/MI dapat terlaksana secara efektif.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Isnayanti, Andi, dkk. (2025). Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Kurikulum Sekolah Dasar: Tantangan dan Peluang. CJPE: Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 911-920.
Jannah, Mailatul, Ika Maryani, dan Achadi Budi. (2025). Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Asesmen Diagnostik untuk Mendukung Pembelajaran Berdiferensiasi. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 451-459.
Jayatri, Serly, Desy Safitri, dan Sujarwo. (2025). Tantangan dan Peluang Penggunaan Deep Learning dalam Pembelajaran IPS di Era Digital. Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(4), 30-43.
Mudli’ah, V. K., & Manik, Y. M. (2023). Analisis Permasalahan Belajar pada Anak Usia Sekolah Dasar. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(01), 156-161.
Marantika, Juliaans, Jolanda Tomasouw, dan Eldaa Wenno. (2023). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas. Jurnal German für Gesellschaft, 2(1), 1-8.
Mukhoyaroh, Achmad Sodikin, dan Waluyo. Implementation of Deep Learning Approaches: Challenges and Solutions for Teachers. Journal of Applied, Social, and Education Studies, 6(2), 134-146.
Nuraini, Ayu, dan Kusaeri. (2025). Systematic Literature Review: Pengaruh Media Pembelajaran Digital pada Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Motivasi Belajar Siswa di Indonesia. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 58-69.
Rahman, Taopik, dan Indah Dwi Cahyawati. (2025). Optimalisasi Penerapan Pembelajaran Berbasis Deep Learning pada Anak Usia Dini dan Tantangan yang Dihadapinya. Jurnal PAUD Agapedia, 9(1), 69-76.
Rosalina, dkk. (2025). Pengaruh Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar Parigi Utara. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 231-240.
Safarati, Nanda, dan Fatma Zuhra. (2023). Literature Review: Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Menengah. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(1), 15-26.
Silubun, Helga, dkk. (2026). Deep Learning dalam Pendidikan: Konsep, Aplikasi, dan Transformasi Pembelajaran. Yogyakarta, Penerbit CV. Edu Akademi.
Sitorus. (2025). Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka: Tinjauan Teoretis tentang Implementasi, Tantangan dan Peluang. Action Research Journal Indonesia, 7(2), 1159-1174.
Tsuraya, Febia, dkk. (2025). Peran Deep Learning dalam Meningkatkan Efektivitas Sistem Pendidikan pada Sekolah Dasar dan Menengah: Kajian untuk Rekomendasi Kebijakan Nasional. Al-Munawarrah: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 30-52.
Waruwu, David, Esti Setiawati. (2025). Integrasi Kurikulum Deep Learning dalam Pendidikan: Strategi dan Tantangan. Jurnal Kependidikan dan Ilmu Sosial, 20(1), 69-80.
Ma’as Shobirin, Moch Bayu Ibrahim S. (2026). Desain pengembangan pembelajaran mi/sd. Kota semarang : Cahya Ghani Recovery
Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. Holt, Rinehart and Winston.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute. https://doi.org/10.54300/122.311
DuFour, R., DuFour, R., Eaker, R., Many, T. W., & Mattos, M. (2016). Learning by doing: A handbook for professional learning communities at work (3rd ed.). Solution Tree Press.