IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI RUPA BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI AKTIVITAS MENGGAMBAR CERITA RAKYAT UNTUK MENUMBUHKAN IMAJINASI SISWA KELAS V SD NEGERI KELAPA LIMA

Isi Artikel Utama

Olivia Laa
Margaret Djokaho
Rista Apriliya

Abstrak

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Implementasi pembelajaran seni rupa berbasis kearifan lokal melalui aktivitas menggambar cerita rakyat untuk menumbuhkan imajinasi siswa kelas V SD Negeri Kelapa Lima. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran seni rupa berbasis kearifan lokal melalui aktivitas menggambar cerita rakyat untuk menumbuhkan imajinasi siswa kelas V B SD Negeri Kelapa Lima. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 17 siswa kelas V B SD Negeri Kelapa Lima. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa berbasis kearifan lokal melalui aktivitas menggambar cerita rakyat Kehi Dema dan Asal Mula Suku Sabu terlaksana dengan baik dan berpusat pada siswa. Siswa mampu memahami unsur intrinsik cerita, membangun gambaran mental, serta menuangkan ide ke dalam karya visual. Hasil instrumen perkembangan imajinasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori baik dan sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran seni rupa berbasis kearifan lokal melalui aktivitas menggambar cerita rakyat dapat menumbuhkan imajinasi siswa sekolah dasar.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Laa, Olivia, Margaret Djokaho, dan Rista Apriliya. “IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI RUPA BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI AKTIVITAS MENGGAMBAR CERITA RAKYAT UNTUK MENUMBUHKAN IMAJINASI SISWA KELAS V SD NEGERI KELAPA LIMA”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 3 (Juli 29, 2026): 3955–3963. Diakses Juli 30, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5168.
Bagian
Artikel

Referensi

Lestari, D. (2024). Pembelajaran menggambar berbasis imajinasi pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Seni, 8(1), 55–63.

Lowenfeld, V., & Brittain, W. L. (1987). Creative and Mental Growth (8th ed.). New York: Macmillan Publishing Company.

Miarso, Y. H. (2011). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Munandar, U. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Munandar, U. (2021). Pengembangan Kreativitas Anak. Jakarta: Rineka Cipta.

Piaget, J. (1962). Play, Dreams and Imitation in Childhood. New York: W. W. Norton & Company.

Prasetyo. (2019). Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran seni untuk mengembangkan kreativitas siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(3), 201–210.

Pratama, R. (2023). Pemanfaatan kearifan lokal dalam pembelajaran seni rupa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(2), 120–129.

Sari. (2021). Pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 45–53.

Sari, N. (2022). Analisis pembelajaran seni rupa di sekolah dasar dalam pengembangan kreativitas siswa. Jurnal Pendidikan dan Seni, 6(1), 45–53.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sumanto. (2018). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Wulandari. (2020). Pembelajaran berbasis cerita rakyat untuk meningkatkan kreativitas dan imajinasi siswa. Jurnal Pendidikan Seni, 8(2), 112–120.