PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan wordwall terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas eksperimen berjumlah 31 peserta didik dan kelas kontrol berjumlah 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain, dan uji hipotesis Independent Sample T-Test dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen sebesar 45,57% dengan kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 24,22% dengan kategori rendah. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan Wordwall terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV SD Negeri 109 Palembang.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan wordwall terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas eksperimen berjumlah 31 peserta didik dan kelas kontrol berjumlah 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain, dan uji hipotesis Independent Sample T-Test dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen sebesar 45,57% dengan kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 24,22% dengan kategori rendah. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan Wordwall terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV SD Negeri 109 Palembang.