INTERNALISASI NILAI PANCASILA MELALUI 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI SDN 6 LABUHAN HAJI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan pembiasaan yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bentuk pembiasaan positif dalam membangun karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai Pancasila melalui Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 6 Labuhan Haji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Pancasila dilakukan melalui pembiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan tidur lebih awal. Program tersebut diterapkan melalui berbagai kegiatan sekolah seperti doa bersama, Imtaq, salat dhuha, senam pagi, literasi, makan bersama, gotong royong, dan kegiatan budaya sekolah. Pelaksanaan program ini mampu membentuk karakter peserta didik yang religius, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli, dan mampu bekerja sama. Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurang konsistennya sebagian peserta didik serta belum optimalnya keterlibatan orang tua. Berdasarkan hasil penelitian, Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat menjadi strategi dalam menginternalisasikan nilai Pancasila untuk membentuk karakter peserta didik sekolah dasar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Abdul Malik. (2020). Membumikan Ideologi Pancasila Melalui Pendidikan Pancasila Sebagai Upaya Membangkitkan Nasionalisme. Jurnal EduTech, 6(1), 101–108.
Afriska Hernaning Tiyas, Mufarrihul Hazin, H. S. (2025). Analisis Kebijakan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7kaih). Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 211–220. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24970
Husni, M., Nurhayani, R., Hadi, Y. A., & Rohini. (2025). Analisis pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) melalui budaya lokal Begawe dalam penanaman nilai-nilai Pancasila siswa kelas IV SDN Barelantan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 324–333.
Kosasih Ali Abu Bakar, Azaki Khoirudin, R. P. (2025). Pedoman Pendidikan Karakter dalam Makan Bergizi Gratis Pengarah.
Parhanuddin, L., Aulia, N., Pana, A., & Rahmatillah, A. F. (2026). Penanaman karakter melalui program kokurikuler di SDN 3 Abdul Malik. (2020). Membumikan Ideologi Pancasila Melalui Pendidikan Pancasila Sebagai Upaya Membangkitkan Nasionalisme. Jurnal EduTech, 6(1), 101–108.
Afriska Hernaning Tiyas, Mufarrihul Hazin, H. S. (2025). Analisis Kebijakan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7kaih). Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 211–220. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24970
Husni, M., Nurhayani, R., Hadi, Y. A., & Rohini. (2025). Analisis pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) melalui budaya lokal Begawe dalam penanaman nilai-nilai Pancasila siswa kelas IV SDN Barelantan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 324–333.
Kosasih Ali Abu Bakar, Azaki Khoirudin, R. P. (2025). Pedoman Pendidikan Karakter dalam Makan Bergizi Gratis Pengarah.
Parhanuddin, L., Aulia, N., Pana, A., & Rahmatillah, A. F. (2026). Penanaman karakter melalui program kokurikuler di SDN 3 Pancor. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(3), 320–334.
Rusprita Putri Utami, Agus Mohammad Solihin, Kosasih Ali Abu Bakar, Azaki Khoirudin, Rita Pranawati, A. R. P. (2025). Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Guru dan Satuan Pendidikan Pada Pendidikan Sekolah Dasar.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitain Kualitatif. Bandung: Alfabeta.