Pemanfaatan PEMANFAATAN HASIL PROFILING MURID DALAM PERANCANGAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) PADA MATA PELAJARAN IPA SMP
Isi Artikel Utama
Abstrak
Profiling murid merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembelajaran mendalam (Deep Learning) yang berpusat pada murid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan hasil profiling murid sebagai dasar perancangan dengan pendekatan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran IPA di SMP. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 20 murid kelas VII-A pada salah satu sekolah swasta di Kota Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, angket profiling murid, dan wawancara. Aspek yang dipetakan meliputi kemampuan kognitif, gaya belajar, motivasi belajar, kondisi fisik, dan sosial emosional. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid memiliki karakteristik yang beragam dengan tingkat kemampuan awal yang tergolong tinggi (81,67%), dominasi gaya belajar visual, serta kebutuhan penguatan pada aspek berpikir kritis, partisipasi aktif, dan kepercayaan diri. Hasil profiling dimanfaatkan sebagai dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran, memilih model pembelajaran, menentukan media, serta menerapkan diferensiasi konten, proses, dan produk. Pemanfaatan hasil profiling terbukti mendukung implementasi pembelajaran mendalam melalui pembelajaran yang lebih bermakna, relevan, adaptif, dan berpusat pada murid. Dengan demikian, profiling murid tidak hanya berfungsi sebagai pemetaan karakteristik peserta didik, tetapi juga menjadi dasar penting dalam perancangan pembelajaran IPA yang mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan pemahaman konseptual secara mendalam.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Abdillah, M. Z., Wiantina, N. A., & Setiadi, D. (2024). Pengembangan Kualitas Kompetensi Kognitif Siswa Melalui Assesment Profiling Gaya Belajar Menurut Bobbi DePorter dan Mike Hernacki. Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Dan Kemasyarakatan, 8(1), 54-64.
Aini, N., & Budi, B. (2026). Manajemen Keberagaman Peserta Didik Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMP Swasta Penraujan Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang. Jurnal Madinasika Manajemen Pendidikan dan Keguruan, 7(2), 522-531.
Anggraini, D., & Kurniawan, R. (2024). Pengaruh kesesuaian media belajar berbasis profil modalitas murid terhadap keterlibatan dan pemahaman konsep IPA di SMP. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 12(1), 45–62.
Dewi, R. P., & Sari, N. M. (2022). Efektivitas simulasi PhET dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika pada murid bergaya belajar visual di SMP. Jurnal Inovasi Pembelajaran IPA, 8(2), 112–128.
Diputera, A. M., Zulpan, E. G., & Eza, G. N. (2024). Memahami konsep pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran Anak Usia Dini yang meaningful, Mindful dan Joyful: Kajian melalui filsafat pendidikan. Bunga Rampai Usia Emas, 4(2), 108-120.
Efendi, M., Zulhimmah, Z., & Harahap, H. A. (2024). Penerapan asesmen formatif dan sumatif dalam kurikulum merdeka di Madrasah Aliyah Swasta Darul Hadits Huta Baringin. Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 2(2), 64-72.
Febrianti, S. A., Purnamasari, P. J., Effendi, M. A., Fajrin, N., & Mustikasari, A. (2026). Analisis Strategi Pembelajaran IPA Dengan Model Inquiry Learning Pada Sistem Pencernaan di SMPN 1 Jember. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(5. C), 300-310.
Herliana, F., Hafinda, T., & Firmayanto, R. (2024). Differentiated Instruction through Adaptive Learning Platform in Science Education: A Systematic Literature Review. Jurnal Pendidikan MIPA.
Herlina, L., Nurbaya, S., Farkhaini, Y. U., Ulfa, N., & Zuhriyah, N. (2025). Perencanaan Dan Desain Pembelajaran.
Hidayat, M. A., Pratama, B., & Suharto, E. (2023). Penerapan taksonomi Bloom revisi dalam penyusunan tujuan pembelajaran IPA berbasis profiling murid. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 13(1), 22–38.
Husna, K., Lubis, T., Siregar, F. H., & Nasution, A. F. (2025). Eksplorasi peran guru dalam pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa Dan Desain, 2(3), 107-118.
Kemdikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka: Pendidikan dasar dan menengah. Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Muamar, M. R. (2024). Analisis Kebutuhan dan Karakteristik Peserta Didik. Deepublish.
Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mujtahid, M., Assidiqi, A. H., & Sadiyah, D. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar sebagai penguatan Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar Dan Usia Dini, 2(2), 31-37.
Nurfitriani, A., Yuliati, L., & Supeno. (2023). Implementasi Project-Based Learning berbasis profil murid dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan berpikir ilmiah. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(4), 1784–1795.
Purnawanto, A. T. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Pedagogy, 16(1), 34-54.
Prabowo, H., Santosa, D., & Widyastuti, R. (2023). Profiling kesiapan digital murid sebagai dasar perancangan pembelajaran IPA berbasis teknologi di era kurikulum merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(2), 98–115.
Rahardjo, S., & Pertiwi, A. D. (2022). Zona perkembangan proksimal dan diferensiasi proses dalam pembelajaran IPA: Kajian teoritis berbasis konstruktivisme Vygotsky. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 55–70.
Rahmawati, F., Budiyono, A., & Kusuma, W. (2022). Problem-Based Learning berbasis konteks lokal dalam meningkatkan kemampuan analitis murid pada mata pelajaran IPA SMP. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 11(3), 412–425.
Ramlawati, R., dkk. (2025). The Effect of Differentiated Science Inquiry Learning Model Based on Teaching at the Right Level on Students’ Critical Thinking and Science Process Skills. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia.
Ristiani, R., Ali, A., & Apriyanto, A. (2025). Konsep Dasar Pembelajaran IPA. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Ritonga, M., Sartika, R., & Wijaya, A. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi: Menjawab kebutuhan pendidikan personal di era Society 5.0. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 19(2), 163-170.
Rosyad, S., Avalentina, K. Z., Sofiana, I. A., Puspitasari, E., & Putri, W. A. (2026). Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Teori. Naba Edukasi Indonesia.
Setiawati, R., Anwar, S., & Hernani. (2023). Diferensiasi konten dalam pembelajaran IPA berbasis profiling: Studi kasus di SMP Negeri Kota Bandung. Jurnal Pengajaran MIPA, 28(2), 201–218.
Sofyan, H., & Komariah, K. (2021). Inquiry Learning dalam pembelajaran IPA: Penguatan gaya belajar, kemandirian, dan kemampuan berpikir ilmiah murid SMP. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 40(1), 130–144.
Supriyadi, T., & Amelia, R. (2024). Pemanfaatan data profiling murid dalam perancangan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran IPA: Studi quasi-eksperimen di SMP. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 18(1), 88–105.
Sutomo, F. G., & Aini, M. R. Q. (2024). Pemahaman karakteristik peserta didik dalam mengoptimalkan pembelajaran. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 2(4), 60-72.
Syafi'i, A. (2025). Pendekatan pembelajaran berbasis deep learning: Mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 45-57.
Tomlinson, C. A. (2021). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (3rd ed.). ASCD.
Tomlinson, C. A., & Imbeau, M. B. (2023). Leading and managing a differentiated classroom (2nd ed.). ASCD.
Yanti, F. A., Wardana, R. W., & Khamis, N. (2025). Enhancing Critical Thinking Through Coastal Culture-Based Differentiated Science Learning. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA.