https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/issue/feedJurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)2026-09-17T05:25:36+00:00Afdhal Ilahiafdhalilahi08@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.</p> <table width="574" cellpadding="2"> <tbody align="top"> <tr> <td width="135"><strong>Journal Title</strong></td> <td><strong>: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>ISSN</strong></td> <td><strong>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1611390286">2775-2445</a> (online)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>DOI Prefix</strong></td> <td><strong><span class="type">: <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/index">10.37081/jipdas</a></span><span class="id"> by Crossref</span></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Cheif</strong></td> <td><strong>: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6779485">Afdhal Ilahi, S.Pd.I., M.Pd, C.SC.</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Journal Cover </strong></td> <td><strong>: Get <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/public/site/images/jipdas/cover-ok-bebas.png">Cover JIPDAS</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td><strong>: 3 Bulanan - <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/issue/archive">4 issues per year (Febr, Mei, Agust, November)</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Publisher</strong></td> <td><strong>: <a href="https://ipts.ac.id/">Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Indexation</strong></td> <td><strong>: <a title="GS JIPDAS" href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=id&user=ecO46_YAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>| <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/26297">GARUDA</a>| <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&search_text=JURNAL%20JIPDAS%20(JURNAL%20ILMIAH%20PENDIDIKAN%20DASAR)&search_type=kws&search_field=full_search">DIMENSIONS</a>| Indexed Full <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/indexing">Here</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Email </strong></td> <td><strong>: Jipdas8@gmail.com</strong></td> </tr> </tbody> </table> <div> </div> <div> <div> </div> <div> <p>Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS):</p> <p><a style="background-color: #ffffff;" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license"><img src="http://i.creativecommons.org/l/by-nc/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a> </p> <p>This work is licensed under a <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License</a>.</p> </div> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p>This journal is managed by <strong>Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan</strong>. To publish articles of service that have been carried out in order to inspire and benefit the wider community.</p> <p> </p> </div> </div> </div>https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5644PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD ISLAM PLUS ASY-SYAFI’IYAH TANGGULANGIN2026-09-04T01:53:15+00:00Izzatul Lailiyahaslimaaslimah03@gmail.comMuhammad Aris Izzudinizzudinrz84@gmail.comRikke Kurniawatirikke.pgsd@gmail.comWahyu Maulida Lestariwahyulestari.pgsd@unusida.ac.id<p>Saat ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah umumnya masih mengandalkan metode ceramah konvensional, sehingga tujuan pembelajaran yang ideal belum sepenuhnya terwujud. Pembelajaran yang ideal seharusnya mampu menciptakan suasana yang menyenangkan serta memudahkan siswa dalam menyerap materi agar proses belajar berjalan efektif dan efisien. Salah satu solusi untuk mengatasi kendala tersebut adalah penerapan media audiovisual berbasis animasi, yang terbukti mampu mengubah suasana belajar yang monoton menjadi lebih menarik bagi siswa. Penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan media tersebut terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas V di SD Islam Plus Asy-syafi’iyah Tanggulangin, Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain <em>pre-experimental</em> tipe <em>one group pretest-posttest</em>. Subjek penelitian melibatkan seluruh siswa kelas V di SD Islam Plus Asy-syafi’iyah Tanggulangin yang berjumlah 25 orang. Data dikumpulkan melalui serangkaian teknik, yaitu observasi, wawancara, serta pemberian tes (pretest dan posttest). Selanjutnya, data hasil tes diolah menggunakan perangkat lunak SPSS untuk melakukan uji normalitas serta uji hipotesis (uji-t) guna menentukan apakah terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan media audiovisual tersebut. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual memberikan dampak positif terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas V. Berdasarkan uji hipotesis dengan uji-t, diperoleh nilai signifikansi untuk <em>pretest</em> sebesar 0,306 dan <em>posttest</em> sebesar 0,209. Karena kedua nilai tersebut berada di atas 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi bagi siswa kelas V di SD Islam Plus Asy-syafi’iyah Tanggulangin.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Izzatul Lailiyah, Muhammad Aris Izzudin, Rikke Kurniawati, Wahyu Maulida Lestarihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5417ANALISIS KREATIVITAS MELALUI PEMBELAJARAN SENI RUPA BERBASIS PROYEK PADA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 36 ARISAN GADING2026-09-04T01:57:47+00:00Lala Melindalmelinda651@gmail.comRully Rochayatirullyrochayati@gmail.comRobert Budi Laksanarobertbudilaksana@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa berbasis proyek melalui kegiatan mozaik dua dimensi pada siswa kelas IV di SD Muhammadiyah 36 Arisan Gading. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru kelas IV dan dua belas siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa berbasis proyek melalui kegiatan mozaik dua dimensi mampu mengembangkan kreativitas siswa berdasarkan indikator kreativitas menurut Torrance, yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Pada indikator kelancaran, siswa mampu menuangkan ide dan menyusun objek gambar secara lengkap dan jelas. Pada indikator keluwesan, siswa mampu memadukan berbagai warna, bahan, pola, dan teknik dalam karya mozaik. Pada indikator keaslian, siswa menunjukkan ide dan ciri khas yang berbeda pada setiap karya yang dihasilkan. Pada indikator elaborasi, siswa mampu menambahkan detail-detail pendukung sehingga karya terlihat lebih rinci, menarik, dan memiliki nilai estetika. Berdasarkan penilaian hasil karya enam kelompok menggunakan rubrik penilaian kreativitas, diperoleh skor berkisar antara 75 hingga 90 dengan rata-rata 82,5. Seluruh kelompok mencapai nilai di atas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan, yaitu ≥ 75, sehingga dapat dinyatakan tuntas. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek juga meningkatkan keaktifan, antusiasme, dan rasa percaya diri siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, pembelajaran seni rupa berbasis proyek melalui kegiatan mozaik dua dimensi dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas siswa sekolah dasar.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Lala Melinda, Rully Rochayati, Robert Budi Laksanahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5569DESAIN DIDAKTIS MATERI NILAI TEMPAT BILANGAN UNTUK SISWA KELAS II SD2026-09-04T01:59:38+00:00Siti Aulia Sarisitiauliasar2005@gmail.comNyiayu Fahriza Fuadiahnyiayufahriza@univpgri-palembang.ac.idAdrianus Dedydedyadrianus30@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya <em>learning obstacle</em> yang dialami siswa kelas II SD pada materi nilai tempat bilangan sehingga diperlukan desain didaktis yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi <em>learning obstacle</em>, merancang desain didaktis, dan mendeskripsikan implementasinya pada pembelajaran nilai tempat bilangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis <em>Didactical Design Research</em> (DDR). Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas II SD Negeri 6 Talang Ubi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, tes diagnostik, tes prasyarat, dan tes identifikasi akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>learning obstacle</em> yang dialami siswa meliputi kesulitan mengenali angka penyusun bilangan, menentukan nilai tempat, menentukan banyak puluhan dan satuan, serta membaca dan menulis lambang bilangan. Berdasarkan hasil tersebut disusun <em>Hypothetical Learning Trajectory</em> (HLT) dan desain didaktis hipotetik dengan memanfaatkan media konkret, kartu angka, tabel nilai tempat, <em>Smart Board</em>, LKPD, dan diskusi kelompok. Implementasi desain didaktis berhasil menurunkan <em>learning obstacle</em> pada seluruh indikator. Penurunan terbesar terjadi pada indikator menentukan nilai tempat puluhan, dari 30,78% menjadi 7,69% (turun 23,09%). Dengan demikian, desain didaktis yang dikembangkan efektif membantu siswa memahami konsep nilai tempat bilangan dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Siti Aulia Sari, Nyiayu Fahriza Fuadiah, Adrianus Dedyhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5809PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU DOMINO TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR2026-09-04T02:02:51+00:00Putri Nuriyahputrinuriyah762@gmail.comAnggit Grahito Wicaksonoanggitgrahitowicaksono@gmail.comMukhlis Mustofamukhlismustofa@gmail.com<p>Riset ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan instrumen kartu domino terhadap peningkatan nilai mata pelajaran IPAS pada siswa kelas IV di SD Negeri Gugus 2 R.A. Kartini Surakarta untuk periode akademik 2025/2026. Kajian ini menggunakan paradigma kuantitatif melalui desain eksperimen semu (<em>quasi-experimental</em>) bertipe <em>nonequivalent control group</em>. Sampel berjumlah 55 peserta didik dipilih menggunakan metode <em>purposive sampling</em>, yang kemudian dipisahkan menjadi kelompok eksperimen (27 anak) dan kelompok kontrol (28 anak). Instrumen riset yang digunakan mencakup tes kognitif, lembar observasi, serta studi dokumentasi. Proses pengolahan data diawali dengan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) dan dilanjutkan dengan uji hipotesis melalui teknik <em>Independent Sample t-test</em>. Temuan statistik memaparkan bahwa capaian rata-rata <em>post-test</em> pada kelompok eksperimen (79,48) jauh mengungguli capaian kelompok kontrol (59,75). Lebih lanjut, kalkulasi uji-t membukukan angka 3,681 dengan taraf signifikansi 0,001 (p < 0,05). Angka ini menjadi landasan kuat untuk menolak , yang berarti penerapan media edukasi kartu domino membawa dampak positif dan signifikan terhadap keberhasilan belajar IPAS siswa.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Putri Nuriyah, Anggit Grahito Wicaksono, Mukhlis Mustofahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5774ANALISIS PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS IT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR 2026-09-04T02:04:34+00:00Echa Berlian Perdanaechaberlianperdana202@gmail.comElinda Rizkasarielindarizkasari@gmail.comMukhlis Mustofamukhlismustofa@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media audio visual berbasis IT berupa film animasi serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi analisis. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SDN Joglo Surakarta dengan subjek kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, angket respon, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan secara interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media film animasi edukatif dilaksanakan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Implementasi media ini berdampak positif secara signifikan, yang dibuktikan dengan tingginya perhatian, antusiasme, keaktifan bertanya, serta ketekunan siswa dalam menyelesaikan tugas. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual berbasis IT efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif sekaligus meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa sekolah dasar.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Echa Berlian Perdana, Elinda Rizkasari, Mukhlis Mustofahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5700PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MATA PELAJARAN IPAS TENTANG SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD GMIT KUANINO 12026-09-04T02:10:07+00:00Yulita Mbatuyulitarosalinambatu@gmail.comMaxsel Koroyulitarosalinambatu@gmail.comKurniayu T. R. A. Ratuyulitarosalinambatu@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran <em>Discovery Learning</em> pada materi sistem pencernaan pada manusia. Fokus penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa kelas V melalui penerapan model <em>Discovery Learning</em>. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD GMIT Kuanino 1 yang berjumlah 17 siswa, terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Discovery Learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan pada manusia. Pada siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 8 siswa (47,05%) dengan nilai rata-rata kelas 59,41. Pada siklus II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan ketuntasan klasikal mencapai 94,11% atau 16 siswa tuntas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Discovery Learning</em> efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS materi sistem pencernaan pada manusia siswa kelas V SD GMIT Kuanino 1.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Yulita Mbatu, Maxsel Koro, Kurniayu T. R. A. Ratuhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5283PENGEMBANGAN BUKU SAKU MAP-MAT BERBASIS MIND MAPPING UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI KPK DAN FPB KELAS V SD2026-09-04T07:44:50+00:00Nyoman Andininyomanandini837@gmail.comNora Sumilasarinorasurmilasari@univpgri-palembang.ac.idDian Nuzulia Armarienadiannuzulia@univpgri-palembang.ac.id<p>Buku saku merupakan bahan ajar berukuran kecil yang praktis, mudah dibawa, serta dapat membantu peserta didik di SD Negeri 35 Palembang belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku saku map-mat berbasis <em>mind mapping</em> pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) yang valid dan praktis untuk siswa kelas V SD. Penelitian menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap <em>Analysis, Design, Development, Implementation,</em> dan <em>Evaluation</em>. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 35 Palembang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Validasi produk dilakukan oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi, sedangkan uji kepraktisan dilakukan melalui uji <em>one-to-one</em> dan <em>small group</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku berbasis <em>mind mapping</em> memperoleh tingkat kevalidan sebesar 88,86% dengan kategori sangat valid dan tingkat kepraktisan sebesar 90,8% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, buku saku berbasis <em>mind mapping</em> yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar pada pembelajaran matematika materi KPK dan FPB kelas V SD.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Nyoman Andini, Nora Sumilasari, Dian Nuzulia Armarienahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5669PENINGKATAN HASIL BELAJAR LETAK ASTRONOMIS INDONESIA MELALUI GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN SMART MAP PADA SISWA KELAS V-C SDN 05 MADIUN LOR2026-09-04T08:00:34+00:00Vika Laraswativika.laraswati123@gmail.comVivi Rulvianarulvianavivi@gmail.comSiti Kunainahsitispd493@guru.sd.belajar.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi letak astronomis Indonesia di kelas V-C SDN 05 Madiun Lor. Peserta didik mengalami kesulitan memahami konsep garis lintang, garis bujur, dan pembagian zona waktu karena pembelajaran masih didominasi metode ceramah serta penggunaan media yang kurang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media <em>Smart Map</em>. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 peserta didik kelas V-C SDN 05 Madiun Lor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada setiap siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat dari 68,42% (13 dari 19 peserta didik) pada pretest menjadi 78,95% (15 dari 19 peserta didik) pada posttest. Selanjutnya, pada siklus II ketuntasan belajar meningkat dari 47,37% (9 dari 19 peserta didik) pada pretest menjadi 94,74% (18 dari 19 peserta didik) pada posttest. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media <em>Smart Map</em> dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi letak astronomis Indonesia.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Vika Laraswati, Vivi Rulviana, Siti Kunainahhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5721PENERAPAN MEDIA DIGITAL BERBASIS VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS III MI MUHAMMADIYAH PANNAMPU2026-09-04T13:46:36+00:00Alfiyyah Ahmadifah04.ahmad@gmail.comNadrah Nadrahnadrah@unismuh.ac.idA. Muafiah Nura.muafiahnur@unismuh.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran digital berbasis video animasi terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas III MI Muhammadiyah Pannampu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>One Group Pretest-Posttest</em>. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas III yang berjumlah 24 orang. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan tes hasil belajar, sedangkan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran digital berbasis video animasi terlaksana dengan baik, ditunjukkan oleh aktivitas peserta didik sebesar 97,5% (sangat aktif), aktivitas guru sebesar 94% (sangat aktif), dan penggunaan media sebesar 86,6% (sangat baik). Hasil belajar peserta didik meningkat, ditandai dengan rata-rata nilai pretest sebesar 65,38 yang meningkat menjadi 89,58 pada posttest, dengan ketuntasan klasikal mencapai 100%. Hasil uji N-Gain sebesar 0,7037 berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran digital berbasis video animasi mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas III MI Muhammadiyah Pannampu.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Alfiyyah Ahmad, Nadrah, A. Muafiah Nurhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5613ANALISIS KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS III DENGAN MENGGUNAKAN METODE SHOW AND TELL DI SD GMIT AIRNONA 12 KUPANG2026-09-07T07:54:03+00:00Marisca Firsty Auliamariscafirstaulia@gmail.comMarkus Sampemarkus.sampe@staf.undana.ac.idMartha Khristina Kotamarthakota87@gmail.com<p>Kemampuan berbicara merupakan keterampilan penting yang harus diajarkan kepada siswa sekolah dasar karena membantu mereka mengekspresikan pemikiran serta berpartisipasi dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana kemampuan berbicara siswa kelas tiga melalui metode <em>show and tell</em>. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan melibatkan 14 siswa kelas tiga dari Kelas III-A SD GMIT Airnona 12 di Kupang, beserta guru wali kelas mereka sebagai sumber informasi. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, tes kemampuan awal berbicara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, dan keakuratannya diverifikasi dengan menggunakan berbagai sumber dan metode. Sebelum menggunakan metode <em>show and tell</em>, siswa memiliki kemampuan berbicara yang rendah, terutama dalam hal kepercayaan diri, kelancaran, dan pelafalan. Setelah menggunakan foto atau benda favorit sebagai sarana untuk mengekspresikan diri, sebagian besar siswa menjadi lebih percaya diri dan berbicara dengan lebih lancar. Tantangan yang ditemukan antara lain rasa malu, rasa gugup, dan tidak menggunakan metode ini secara teratur. Namun, bantuan dari guru dan teman sekelas, serta penggunaan contoh-contoh dari kehidupan nyata, membantu mempermudah proses tersebut. Dengan demikian, penggunaan metode <em>show and tell</em> dapat membantu siswa muda meningkatkan keterampilan berbicara mereka.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Marisca Firsty Aulia, Markus Sampe, Martha Khristina Kotahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5310PENGARUH METODE SUKU KATA (SYLLABIC METHOD) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SD2026-09-07T08:11:05+00:00Ummi Nabilaumminabila303@gmail.comEvi Rosmiyatievirosmiyati99@gmail.comSylvia Lara Syaflinsylvialaras@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode suku kata terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 139 Palembang. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam mengenal huruf, membaca suku kata, dan membaca kata sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain <em>Pretest-Posttest Control Group Design</em>. Sampel penelitian terdiri dari 47 siswa, yaitu kelas I A sebagai kelas kontrol dan kelas I B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes lisan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji <em>Independent Sample t-test</em>. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal karena nilai signifikansi > 0,05. Hasil uji homogenitas menunjukkan data bersifat homogen dengan nilai signifikansi > 0,05. Selanjutnya, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, sehingga Ha diterima dan H₀ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa metode suku kata berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 139 Palembang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode suku kata berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 139 Palembang.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ummi Nabila, Evi Rosmiyati, Sylvia Lara Syaflinhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5779PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PECAHAN MATEMATIKA2026-09-07T08:45:46+00:00Nafiisah Satiya Sarinafisahsatiyasari03@gmail.comEma Butsi Prihastaributsinegara@gmail.comDite Hastiniditehastini3@gmail.com<p>Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal cerita pecahan karena pembelajaran berpusat pada guru dan siswa kurang aktif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh model pembelajaran <em>Role Playing</em> terhadap kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal cerita pecahan matematika siswa kelas V SD Negeri Semanggi Lor Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe <em>One Group Pretest</em>–<em>Posttest Design</em>, melibatkan subjek 28 peserta didik kelas V B SD Negeri Semanggi Lor Surakarta yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes <em>pretest-posttest</em>, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas <em>Shapiro-Wilk</em>, serta uji <em>Paired Sample T-Test</em>. Hasil penelitian ini adalah model pembelajaran <em>Role Playing</em> berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V dalam menyelesaikan soal cerita pecahan di SD Negeri Semanggi Lor Surakarta. Rata-rata nilai meningkat dari 50,14 menjadi 81,43. Hasil <em>Paired Sample T-Test</em> menunjukkan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan thitung 30,381 > ttabel 2,052, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Penelitian ini merekomendasikan sekolah mendukung inovasi pembelajaran, guru menerapkan model <em>Role Playing</em> secara optimal, peserta didik berpartisipasi aktif, serta peneliti selanjutnya mengembangkan kajian mengenai kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Nafiisah Satiya Sari, Ema Butsi Prihastari, Dite Hastinihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5473PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS MURID SEKOLAH DASAR2026-09-07T12:43:43+00:00Stevanny Putri Fauziahstevannyputri@gmail.comRina Indrianirinaindriani@unpas.ac.idDahlia Rineva Puspitasaridahliarineva@unpas.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman matematis murid sekolah dasar serta kurangnya variasi model dan media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pembelajaran, perbedaan kemampuan pemahaman matematis, dan pengaruh model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media <em>Wordwall</em> terhadap kemampuan pemahaman matematis murid sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>quasi experiment</em> dan desain <em>nonequivalent control group design.</em> Subjek penelitian berjumlah 50 murid yang terdiri atas 25 murid kelas eksperimen dan 25 murid kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media <em>Wordwall</em> berlangsung aktif dan berpusat pada murid. Rata-rata nilai <em>posttest</em> kelas eksperimen sebesar 86,48 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 76,56. Hasil uji <em>Independent Sample t-Test</em> menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dan nilai <em>effect size</em> sebesar 1,979 yang termasuk kategori sangat besar. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan media <em>Wordwall</em> terhadap kemampuan pemahaman matematis murid sekolah dasar.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Stevanny Putri Fauziah, Rina Indriani, Dahlia Rineva Puspitasarihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/6028PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA ANAK PADA SISWA KELAS III SD INPRES CONGGORO KECAMATAN MANUJU2026-09-04T14:23:32+00:00M. Akhyar Armarm.akhyar.armar30@gmail.comTasrif Akibtasrifakib@unismuh.ac.idRahmatiah Rahmatiahrahmatiah74@unismuh.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita anak melalui penggunaan media video animasi pada siswa kelas III SD Inpres Conggoro Kecamatan Manuju. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui perkembangan aktivitas dan keterampilan menyimak siswa setelah diberikan tindakan melalui penggunaan media video animasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan keterampilan menyimak siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I menunjukkan persentase sebesar 58,33% pada pertemuan pertama dan meningkat menjadi 79,17% pada pertemuan kedua. Pada siklus II, persentase aktivitas siswa meningkat menjadi 83,33% pada pertemuan pertama dan 91,67% pada pertemuan kedua. Hasil tes menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 72,00 dengan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 7 orang (47%). Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,33 dengan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 13 orang (87%). Persentase tersebut telah mencapai indikator keberhasilan penelitian yang ditetapkan, yaitu minimal 85% siswa mencapai nilai sesuai KKTP.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video animasi dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita anak pada siswa kelas III SD Inpres Conggoro Kecamatan Manuju. Media video animasi membantu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, meningkatkan perhatian dan keaktifan siswa, serta memudahkan siswa dalam memahami isi cerita yang disimak.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 M. Akhyar Armar, Tasrif Akib, Rahmatiahhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5829ANALISIS PENERAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP MINAT BACA SISWA KELAS IV DI UPTD SD INPRES LASIANA2026-09-07T13:35:34+00:00Orifemi Sabunasabunaorivemi@gmail.comTaty R. Korohtaty.koroh@staf.undana.ac.idDaniel W. Fointunadaniel.fointuna@staf.undana.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) serta dampaknya terhadap minat baca siswa kelas IV di UPTD SD Inpres Lasiana. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai pelaksanaan program literasi di sekolah. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru kelas IV, dan empat siswa kelas IV. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Gerakan Literasi Sekolah dilaksanakan melalui pembiasaan membaca selama lima belas menit sebelum kegiatan pembelajaran, pemanfaatan perpustakaan sekolah, penyediaan dan penggunaan sudut baca di setiap kelas, serta pendampingan guru dalam setiap kegiatan literasi. Keberhasilan pelaksanaan program tersebut didukung oleh tersedianya sarana literasi yang memadai serta terjalinnya kerja sama yang baik antara kepala sekolah dan guru. Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan minat baca siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya ketertarikan terhadap kegiatan membaca, terbentuknya kebiasaan membaca secara bertahap, meningkatnya pemanfaatan berbagai fasilitas literasi, serta bertambahnya partisipasi siswa dalam kegiatan literasi di sekolah. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa kendala, antara lain rendahnya minat baca sebagian siswa, keterbatasan variasi bahan bacaan, serta belum optimalnya pemanfaatan fasilitas literasi yang telah tersedia. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Gerakan Literasi Sekolah di UPTD SD Inpres Lasiana telah terlaksana dengan baik dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan minat baca siswa kelas IV.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Orifemi Sabuna, Taty R. Koroh, Daniel W. Fointunahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5681MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DI KELAS V UPTD SDN TUAK DAUN MERAH2026-09-07T14:03:47+00:00Maria K. Nogo Kewe Mudayenkristianymuda30@gmail.comAndreas Andeandreas.ande@staf.undana.ac.idTreesly Y. N. Adoetreesly.adoe@staf.undana.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas VA UPTD SDN Tuak Daun Merah pada materi Indonesiaku Kaya Hayatinya. Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran, kurang berpartisipasi dalam diskusi, dan kurang bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Numbered Heads Together (NHT).</em> Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Numbered Heads Together (NHT).</em> Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas VA UPTD SDN Tuak Daun Merah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes hasil belajar, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Numbered Heads Together (NHT)</em> mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan aktivitas guru dari 72,2% pada siklus I menjadi 97,5% pada siklus II, serta aktivitas siswa dari 64,5% menjadi 82,7%. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata kelas dari 62,5 pada tahap pra siklus menjadi 75,1 pada siklus I dan meningkat menjadi 83,5 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 40% pada pra siklus menjadi 60% pada siklus I dan mencapai 80% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe <em>Numbered Heads Together (NHT)</em> dapat mendorong siswa untuk lebih aktif, bekerja sama, bertanggung jawab, serta berpartisipasi dalam proses pembelajaran sehingga berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Numbered Heads Together (NHT)</em> efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VA UPTD SDN Tuak Daun Merah pada materi Indonesiaku Kaya Hayatinya.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Maria K. Nogo Kewe Mudayen, Andreas Ande, Treesly Y. N. Adoehttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5428PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA PHET SIMULATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV SD2026-09-08T09:24:49+00:00Fanisa Dwi Lestarifanisaaa321@gmail.comDadang Iskandarfanisaaa321@gmail.comNurul Fazriyahfanisaaa321@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penerapan model Kooperatif Tipe Jigsaw di kelas IV SD, mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar antara peserta didik yang menggunakan model Kooperatif Tipe Jigsaw dengan peserta didik yang menggunakan model Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan <em>PhET Simulation</em>, serta mengetahui pengaruh penerapan model Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan <em>PhET Simulation</em> terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain <em>quasi experimental</em> tipe <em>nonequivalent</em> <em>control group design</em>. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest. Sampel penelitian terdiri dari 36 peserta didik kelas IV SD Negeri 062 Ciujung Bandung, yang terbagi menjadi 18 peserta didik pada kelas eksperimen dan 18 peserta didik pada kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan model Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan <em>PhET Simulation</em> berjalan sangat baik. Rata-rata nilai <em>pretest</em> kelas eksperimen sebesar 53,11, sedangkan kelas kontrol sebesar 50,56. Setelah diberikan perlakuan, rata-rata nilai <em>posttest</em> kelas eksperimen meningkat menjadi 85,94, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 73,22. Hasil uji <em>Independent Sample T-test</em> memperoleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05, dan uji <em>effect size</em> menunjukkan nilai <em>Cohen's d</em> sebesar 1,884 yang berkategori sangat besar. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dan berkategori besar dari model Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan <em>PhET Simulation</em> terhadap hasil belajar IPAS, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Kendala yang ditemukan selama pelaksanaan penelitian meliputi keterbatasan fasilitas sekolah serta keberagaman karakteristik peserta didik.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Fanisa Dwi Lestari, Dadang Iskandar, Nurul Fazriyahhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5960PERAN KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MENDUKUNG TUMBUH KEMBANG ANAK MELALUI INTERAKSI SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA DI TK TUNAS MEKAR2026-09-08T09:13:11+00:00Vilma Dewi Anggraenivilma.dewi@usbypkp.ac.idSandra Irawatyirawaty@usbypkp.ac.idYuyun Yuniarsihyuyun.yuniarsih@usbypkp.ac.id<p>Komunikasi keluarga merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, perkembangan sosial, emosional, dan kemampuan anak berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Pada masa usia dini, keluarga menjadi lingkungan pertama yang membentuk pola perilaku anak sebelum anak memasuki lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui interaksi sosial dengan teman sebaya di TK Tunas Mekar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, serta orang tua peserta didik yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga yang hangat, terbuka, konsisten, dan penuh perhatian mampu meningkatkan kemampuan anak dalam berinteraksi dengan teman sebaya, menumbuhkan rasa percaya diri, empati, kemampuan bekerja sama, serta kemampuan menyelesaikan konflik secara positif. Sebaliknya, komunikasi keluarga yang kurang efektif berdampak pada rendahnya kemampuan sosial anak, seperti kesulitan beradaptasi, kurang percaya diri, dan munculnya perilaku agresif maupun menarik diri dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi keluarga memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya perkembangan sosial dan emosional yang tercermin melalui kualitas interaksi anak dengan teman sebaya di lingkungan TK Tunas Mekar.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Vilma Dewi Anggraeni, Sandra Irawaty, Yuyun Yuniarsihhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5299PENGARUH PENGGUNAAN KOMIK DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SD NEGERI 196 PALEMBANG2026-09-08T03:56:26+00:00Ari Septianariseptian746@gmail.comSiti Asiyahsitiasiyah@univpgri-palembang.ac.idEndang Surtiyoniendang@univpgri-palembang.ac.id<p>Hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan media Komik Digital Terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Negeri 196 Palembang. Media komik digital merupakan suatu bentuk cerita bergambar dengan tokoh karakter tertentu yang menyajikan informasi atau pesan melalui media elektronik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif jenis eksperimen dengan desain <em>quasi eksperimen </em>dengan bentuk<em> nonequivalent control group design. </em>Sampel penelitian ini terdiri dari 53 siswa yang dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media komik digital sebagai metode pembelajaran dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling. </em>Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui pemberian tes berupa soal pilihan ganda sebanyak 15 butir soal yang telah dilakukan uji validasi. Tes ini digunakan sebagai sumber intrumen <em>pretest</em> dan <em>posttest </em>untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata <em>posttest</em> kelas eksperimen sebesar 83,11 lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata <em>posttest</em> kelas kontrol sebesar 58,69. Hasil uji hipotesis menunjukan nilai signifikan (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha dterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media komik digital berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 196 Palembang.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ari Septian, Siti Asiyah, Endang Surtiyonihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5286PENGARUH PENGGUNAAN POSTER INTERAKTIF TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV SD NEGERI 127 PALEMBANG2026-09-08T03:59:46+00:00Anggita Putri Savirapsanggita12@gmail.comSiti Asiyahsitiasiyah@univpgri-palembang.ac.idEndang Surtiyoniendang@univpgri-palembang.ac.id<p>Dasar dari penelitian ini adalah siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran sehingga keaktifan dan hasil belajar siswa masih kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media poster interaktif terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 127 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan populasi siswa kelas IV SD Negeri 127 Palembang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan lembar observasi untuk mengukur keaktifan siswa pada pembelajaran IPAS. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan jenis Independent Sample T-Test. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan media poster interaktif berpengaruh terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran IPAS. Dilihat berdasarkan uji-t yang dilakukan, diperoleh nilai sig 0,000 lebih kecil dari α 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap keaktifan siswa dalam penggunaan media poster interaktif pada pembelajaran IPAS. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, diperoleh nilai rerata keaktifan siswa pada kelas kontrol sebesar 63,55 dan pada kelas eksperimen sebesar 77,53. Hal ini menunjukkan bahwa pertambahan nilai keaktifan siswa pada pembelajaran IPAS yang menggunakan media poster interaktif lebih tinggi dibandingkan siswa yang tidak diberikan perlakuan tersebut.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Anggita Putri Savira, Siti Asiyah, Endang Surtiyonihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5302PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA WORDWALL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI 185 PALEMBANG2026-09-08T04:02:57+00:00Deli Merry Puspitadellimerrypuspitaaa@gmail.comSiti Asiyahsitiasiyah@univpgri-palembang.ac.idEndang Surtiyoniendang@univpgri-palembang.ac.id<p>Dasar dari penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS masih kurang maksimal karena siswa kurang aktif dan kurang tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media <em>Wordwall </em>berbasis <em>Problem Based Learning</em> terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 185 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Quasi Experimental </em>dengan <em>desain nonequivalent control group design</em>. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 185 Palembang. Sampel penelitian terdiri atas 24 siswa kelas kontrol dan 26 siswa kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> untuk mengukur hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis dengan uji-t <em>(Independent Sample T-Test). </em>Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan media <em>Wordwall</em> berbasis <em>Problem Based Learning</em> berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol meningkat dari 40,00 menjadi 52,50, sedangkan pada kelas eksperimen meningkat dari 46,15 menjadi 66,54. Dilihat berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan, diperoleh nilai signifikansi 0,012 lebih kecil dari α 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam penggunaan media <em>Wordwall</em> berbasis <em>Problem Based Learning</em> pada pembelajaran IPAS. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS yang menggunakan media <em>Wordwall</em> berbasis <em>Problem Based Learning</em> lebih tinggi dibandingkan siswa yang tidak diberikan perlakuan tersebut.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Deli Merry Puspita, Siti Asiyah, Endang Surtiyonihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5300PEGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY GUIDED BERBANTUAN PHET SIMULATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR2026-09-08T04:00:49+00:00Firda Damayantifirdantidamay99@gmail.comDini Rianifirdantidamay99@gmail.comNurul Fazriyahnurulfazriyah@unpas.ac.id<p>Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas IV di SDN Cingcin 01. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran <em>Inquiry Guided</em> berbantuan <em>PhET simulation</em> terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS peserta didik pada materi “Energi dan perubahannya”. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian tipe <em>Quasi experiment</em> dan desain penelitian yang digunakan adalah <em>Nonequivalent Control Group</em>. Subjek dari penelitian ini yakni peserta didik kelas IV di SDN Cingcin 01, sedangkan objeknya adalah kelas IV A dan IV B yang pemilihannya berdasarkan teknik <em>purposive sampling</em>. Teknik pengumpulan data memakai data <em>Pretest, Posttest</em> dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian, menggunakan <em>Uji Mann Whitney </em> peneliti melihat adanya perbedaan kemampuan pemahaman konsep pada peserta didik. Hal ini diketahui dari nilai <em>signifikansi (2-tailed)</em> yang didapat yaitu 0,000 < 0,05 sehingga ditolak dan diterima. Artinya, terdapat perbedaan rata-rata kemampuan pemahaman konsep IPAS pada peserta didik yang menggunakan Model Pembelajaran <em>Inquiry Guided</em> berbantuan <em>PhET simulation</em> dengan peserta didik yang menggunakan Model Pembelajraan Langsung <em>(Direct Instruction</em>). Adapun kelas yang lebih baik adalah kelas eksperimen yang menggunakan Model Pembelajaran <em>Inquiry Guided</em> berbantuan <em>PhET simulation</em> dengan rata-rata <em>Posttest</em> 89,53 lebih besar dari rata rata <em>Posttest</em> kelas kontrol yang menggunakan Model Pembelajaran Langsung (<em>Direct Instruction</em>) dengan nilai rata-rata 77,77. Berdasarkan, Hasil <em>Uji Effect Size</em> diperoleh nilai <em>cohen’s d</em> sebesar 0,994. Nilai tersebut termasuk dalam kategori besar sehingga penggunaan Model Pembelajaran <em>Inquiry Guided</em> berbantuan <em>PhET simulation</em> berpengaruh besar terhadap kemampuan pemahaman konseo IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar di SDN Cingcin 01</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Firda Damayanti, Dini Riani, Nurul Fazriyahhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5431PENGARUH MEDIA POP UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA KELAS IV SD NEGERI 232 PALEMBANG2026-09-08T04:04:08+00:00Isaria Isariaisaria109@gmail.comRury Rizhardiruryrizhardi@univpgri-palembang.ac.adIda SuryaniIda954321@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) materi keragaman budaya di kelas IV SD Negeri 232 Palembang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas, diketahui bahwa sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan inovatif. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah <em>Pop Up Book</em>, yaitu media pembelajaran berbentuk buku tiga dimensi yang mampu menyajikan materi secara konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media <em>Pop Up Book</em> terhadap hasil belajar IPAS pada materi keragaman budaya kelas IV SD Negeri 232 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>Quasi Experimental Design</em> dan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas IVA sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda yang diberikan melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sebesar 3,179 lebih besar dari sebesar 2,013 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05. Dengan demikian, ditolak dan diterima. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media <em>Pop Up Book</em> berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS pada materi keragaman budaya kelas IV SD Negeri 232 Palembang.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Isaria, Rury Rizhardi, Ida Suryanihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5626PENGARUH STRATEGI JOYFUL LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SD NEGERI 169 PALEMBANG2026-09-08T04:05:31+00:00Tri Mutia Damayantitrimutiadamayanti68@gmail.comErma Yulainiermayulaini074@gmail.comBudi Utomobudiutomo@univpgripalembang.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi <em>Joyful Learning</em> terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V di SD Negeri 169 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu (<em>quasi-experimental design</em>). Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas V di SD Negeri 169 Palembang, dengan sampel yang terbagi ke dalam dua kelompok menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>, yaitu kelas eksperimen (26 siswa) dan kelas kontrol (26 siswa). Instrumen pengumpulan data berupa tes tertulis berbentuk soal <em>essay</em> sebanyak 15 butir soal yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Berdasarkan hasil analisis data deskriptif, nilai rata-rata <em>pre-test</em> kelas kontrol sebesar 47,31 dan kelas eksperimen sebesar 46,54 yang menunjukkan kemampuan awal kedua kelas cenderung setara. Setelah diberikan perlakuan, nilai rata-rata <em>post-test</em> kelas kontrol meningkat menjadi 58,08 (kategori Cukup), sedangkan kelas eksperimen melonjak signifikan mencapai 80 (kategori Sangat Baik). Pengujian hipotesis menggunakan uji <em>Independent Samples t-Test</em> dengan bantuan SPSS menghasilkan nilai sebesar -4,239 dengan derajat kebebasan (df) = 50 dan nilai signifikansi <em>Sig. (2-tailed)</em> sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari taraf kekeliruan 0,05 (0,000 < 0,05), maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulakan bahwa penerapan strategi <em>Joyful Learning</em> memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Negeri 169 Palembang.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Tri Mutia Damayanti, Erma Yulaini, Budi Utomohttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4553PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT INTERAKTIF PADA MATERI TEKNOLOGI UNTUK KEHIDUPAN PADA SISWA KELAS 5 DI SEKOLAH DASAR2026-09-08T02:57:44+00:00Nurul Setianinurulsetiani05@gmail.comDyah Nursari Anggraeniremondya12@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam proses pengembangan serta dampak penggunaan media pembelajaran PowerPoint interaktif pada materi Teknologi untuk Kehidupan bagi siswa kelas 5 di SD Negeri Sodong 1. Latar belakang penelitian ini berpijak pada fenomena kurang keterlibatan siswa akibat pola pembelajaran konvensional yang cenderung monoton dan kurang memanfaatkan potensi sarana digital yang tersedia di sekolah. Materi teknologi yang bersifat dinamis sering kali sulit divisualisasikan hanya melalui buku teks, sehingga diperlukan inovasi media yang mampu menjembatani pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media PowerPoint interaktif yang mengintegrasikan fitur navigasi non-linear, simulasi visual, dan umpan balik instan berhasil mengubah atmosfer pembelajaran di SD Negeri Sodong 1. Media ini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu presentasi, tetapi bertransformasi menjadi sarana eksplorasi mandiri yang membangkitkan rasa ingin tahu siswa. Temuan kualitatif mengungkap adanya pergeseran perilaku belajar, di mana siswa menjadi lebih berani berdialog, aktif bereksperimen melalui simulasi digital, dan menunjukkan pemahaman yang lebih utuh mengenai relevansi teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi teknologi sederhana melalui sentuhan pedagogis yang tepat dapat menjadi solusi efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih manusiawi, interaktif, dan tidak kaku di jenjang sekolah dasar.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Nurul Setiani, Dyah Nursari Anggraenihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5282PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY UNTUK PEMBELAJARAN BANGUN DATAR KELAS III SD2026-09-10T02:00:03+00:00Shinta Allysia Nazwashintashintta@gmail.comNora Sumilasarinorasumilasari@univpgri-palembang.ac.idDian Nuzulia Armarienadiannuzulia@univpgri-palembang.ac.id<p>Pembelajaran matematika pada materi bangun datar di kelas III sekolah dasar masih menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman peserta didik terhadap konsep geometri serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Augmented Reality (AR) pada materi bangun datar yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli media, ahli materi, dan praktisi pembelajaran, angket respons peserta didik, serta dokumentasi. Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran AR berbasis aplikasi Assemblr Edu yang menampilkan objek bangun datar secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan sebesar 91,3% dengan kategori sangat valid berdasarkan penilaian para ahli. Selain itu, hasil uji kepraktisan pada tahap one-to-one dan small group memperoleh rata-rata persentase 86,5% dengan kategori sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa media AR mampu mendukung pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Dengan demikian, media pembelajaran AR yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran bangun datar di sekolah dasar.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Shinta Allysia Nazwa, Nora Sumilasari, Dian Nuzulia Armarienahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5352PENGEMBANGAN MEDIA ECONOMIC MINI WORLD 3D BERBASIS SCAN BARCODE UNTUK MENINGKATKAN VISUAL SPASIAL KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SD NEGERI KALIPUCUNG 03 KABUPATEN BLITAR2026-09-10T07:28:51+00:00Sephia Nur Afirasephianurafira30@gmail.comCindya Alficindyalfi22@gmail.comMohamad Fatihmohamadfatih@unublitar.ac.id<p>Peineilitian ini dilakukan untuk meingeimbangkan meidia peimbeilajaran yang inovatif dan eifeiktif dalam keigiatan beilajar meinggunakan meidia peimbeilajaran <em>EIconomic Mini World 3D</em> beirbasis <em>Scan</em> <em>B</em><em>arcodei</em> untuk meiningkatkan keimampuan visual-spasial siswa keilas V dalam peimbeilajaran ilmu peingeitahuan dan ilmu sosial (IPAS) di SD Neigeiri Kalipucung 03, Kabupatein Blitar. Peineilitian ini meinggunakan meitodei Peineilitian dan Peingeimbangan (R&D) deingan modeil ADDIEI, yang teirdiri dari tahapan analisis, deisain, peingeimbangan, impleimeintasi, dan eivaluasi. Subjeik peineilitian adalah 11 siswa keilas V, dan data dipeiroleih meilalui leimbar validasi, <em>prei-teist</em>, <em>post-teist</em>, dan analisis N-gain. Hasil peineilitian meinunjukkan bahwa meidia teirseibut sangat valid, deingan skor 94% dari ahli mateiri dan 98% dari ahli meidia, dan sangat layak, deingan skor 96% dari guru keilas. Seilain itu, rata-rata skor <em>prei-teist</em> adalah 58, seidangkan skor <em>post-teist</em> meiningkat meinjadi 95, deingan skor N-gain 0,88, meinunjukkan tingkat eifeiktivitas yang tinggi. Oleih kareina itu, meidia peimbeilajaran <em>EIconomic Mini World 3D</em> beirbasis <em>Scan</em> <em>B</em><em>arcodei</em> eifeiktif dalam meiningkatkan keimampuan visual-spasial siswa dalam meimpeilajari aktivitas eikonomi di lingkungan daeirah meireika.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Sephia Nur Afira, Cindya Alfi, Mohamad Fatihhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5560DESAIN DIDAKTIS MATERI NILAI TEMPAT BILANGAN UNTUK SISWA KELAS II SD2026-09-08T02:31:53+00:00Siti Aulia Sarisitiauliasari2005@mail.comNyiayu Fahriza Fuadiahnyiayufahriza@univpgri-palembang.ac.idAdrianus Dedydedyadrianus30@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya <em>learning obstacle</em> yang dialami siswa kelas II SD pada materi nilai tempat bilangan sehingga diperlukan desain didaktis yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi <em>learning obstacle</em>, merancang desain didaktis, dan mendeskripsikan implementasinya pada pembelajaran nilai tempat bilangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis <em>Didactical Design Research</em> (DDR). Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas II SD Negeri 6 Talang Ubi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, tes diagnostik, tes prasyarat, dan tes identifikasi akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>learning obstacle</em> yang dialami siswa meliputi kesulitan mengenali angka penyusun bilangan, menentukan nilai tempat, menentukan banyak puluhan dan satuan, serta membaca dan menulis lambang bilangan. Berdasarkan hasil tersebut disusun <em>Hypothetical Learning Trajectory</em> (HLT) dan desain didaktis hipotetik dengan memanfaatkan media konkret, kartu angka, tabel nilai tempat, <em>Smart Board</em>, LKPD, dan diskusi kelompok. Implementasi desain didaktis berhasil menurunkan <em>learning obstacle</em> pada seluruh indikator. Penurunan terbesar terjadi pada indikator menentukan nilai tempat puluhan, dari 30,78% menjadi 7,69% (turun 23,09%). Dengan demikian, desain didaktis yang dikembangkan efektif membantu siswa memahami konsep nilai tempat bilangan dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Siti Aulia Sari, Nyiayu Fahriza Fuadiah, Adrianus Dedyhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5999PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBUATAN MATERI AJAR IPAS TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI MI MUHAMMADIYAH 11 BARA-BARAYA2026-09-08T02:26:16+00:00Husni Husnihusni1041394@gmail.comNursalam Nursalamnursalam.h@unismuh.ac.idUlfayani Hakimulfayanihakim@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI), khususnya Canva AI, dalam pembuatan materi ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) terhadap efektivitas pembelajaran siswa kelas V di MI Muhammadiyah 11 Bara-Baraya, Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental design berbentuk pre-test–post-test control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa kelas V yang ditentukan melalui teknik total sampling, terdiri atas kelas V A (20 siswa) sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan materi ajar IPAS berbasis AI Canva dan kelas V B (20 siswa) sebagai kelompok kontrol yang menggunakan materi ajar konvensional. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t) dengan bantuan SPSS Statistics versi 25 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif setara sebelum perlakuan (rata-rata pre-test eksperimen 55,25 dan kontrol 54,00; Sig. 2-tailed = 0,527). Setelah perlakuan, rata-rata post-test kelompok eksperimen meningkat menjadi 83,25, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang mencapai 73,25. Hasil uji independent sample t-test pada data post-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,690 dengan df = 38 dan Sig. (2-tailed) = 0,000 (< 0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan Artificial Intelligence dalam pembuatan materi ajar IPAS berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran siswa di MI Muhammadiyah 11 Bara-Baraya.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Husni, Nursalam, Ulfayani Hakimhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5495PENGARUH METODE JARIMATIKA PERKALIAN TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR2026-09-09T04:52:13+00:00Andini Nurul Qoyyimahandininurulqq@gmail.comNora Surmilasarinorasurmilasari@univpgri-palembang.ac.idSunedi Sunedisunedi@univpgri-palembang.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Jarimatika perkalian terhadap kemampuan berhitung perkalian siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain<em> Posttest Only Control Group Design</em>. Populasi penelitian yaitu seluruh kelas II SD Negeri 55 Palembang meliputi kelas II A, II B, II C,dan II D dengan sampel kelas II A sebagai kelas eksperimen dan kelas II B sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui teknik random sampling. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan metode Jarimatika, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes 15 soal pilihan ganda sebagai instrumen uji coba disebarkan pada kelas II D, sehingga diperoleh 10 soal valid dan reliabel dengan nilai <em>Cronbach’s Alpha</em> sebesar 0,894 berkategori baik. Setelah pengujian kelayakan, hasil uji prasyarat dinyatakan normal dan homogen. Penelitian menunjukkan nilai rata-rata <em>post-test</em> kelas eksperimen (77,20) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (60,00). Uji hipotesis <em>Independent Sample t-test </em>menghasilkan nilai signifikansi (<em>2-tailed</em>) sebesar 0,000 < 0,05, dengan nilai t hitung sebesar -3,862 < t tabel yaitu 2,011 sehingga H₀ ditolak dan H<sub>a </sub>diterima. Kesimpulan yang dihasilkan yaitu terdapat pengaruh signifikan metode Jarimatika perkalian terhadap kemampuan berhitung perkalian siswa kelas II SD Negeri 55 Palembang.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Andini Nurul Qoyyimah, Nora Surmilasari, Sunedihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5924ANALISIS PROFESIONALISME GURU PADA KUALITAS PEMBELAJARAN DI SD NEGERI KEBONAGUNG 12026-09-09T03:00:42+00:00Istiqoma Istiqomaiistiqom4h3@gmail.comMachfudzil Asroriistiqom4h3@gmail.comFajar Nur Yasiniistiqom4h3@gmail.comHadi Ismantoiistiqom4h3@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme guru dalam kaitannya dengan kualitas pembelajaran di SD Negeri Kebonagung 1 Porong. Profesionalisme guru merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, karena guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap proses pembelajaran dan aktivitas guru di SD Negeri Kebonagung 1 Porong. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru secara umum telah terlaksana dengan baik. Pada aspek pedagogik, guru mampu merencanakan dan melaksanakan pembelajaran serta melakukan penilaian dan refleksi, meskipun penerapan pembelajaran masih cenderung menggunakan metode ceramah dan berpusat pada guru. Pada aspek profesional, guru memiliki penguasaan materi dan pengalaman mengajar yang baik, tetapi penggunaan teknologi, variasi model pembelajaran, serta inovasi pembelajaran masih perlu ditingkatkan. Kompetensi kepribadian dan sosial guru terlihat melalui kedisiplinan, tanggung jawab, keteladanan, serta kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan siswa, sesama guru, kepala sekolah, dan orang tua. Dengan demikian, profesionalisme guru di SD Negeri Kebonagung 1 telah memberikan kontribusi terhadap kualitas pembelajaran, namun masih diperlukan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan, khususnya dalam penerapan pembelajaran yang berpusat pada siswa, pemanfaatan teknologi, peningkatan keterlibatan aktif siswa, serta pelaksanaan remedial dan pengayaan.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Istiqoma, Machfudzil Asror, Fajar Nur Yasin, Hadi Ismantohttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5547PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL2026-09-04T14:54:19+00:00Kiki Agus Mirantikikiagusmiranti2021@gmail.comRohana Rohanarohana@univpgri-palembang.ac.idNugroho Notosutanto Arhon Dhonyarhondhony13@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan <em>wordwall </em>terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa <em>Quasi Experimental Design </em>bentuk <em>Nonequivalent Control Group Design. </em>Populasi dalam penelitian ini adalah kelas eksperimen berjumlah 31 peserta didik dan kelas kontrol berjumlah 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif berupa <em>pretest </em>dan <em>posttest. </em>Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji <em>N-Gain</em>, dan uji hipotesis <em>Independent Sample T-Test </em>dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai <em>posttest </em>kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji <em>N-Gain </em>menunjukkan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen sebesar 45,57% dengan kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 24,22% dengan kategori rendah. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model <em>Problem-Based Learning (PBL) </em>berbantuan <em>Wordwall </em>terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV SD Negeri 109 Palembang.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Kiki Agus Miranti, Rohana, Nugroho Notosutanto Arhon Dhonyhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5949PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIPLY CARDS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATEMATIKA SD NEGERI TABARINGAN 5 MAKASSAR2026-08-26T13:52:27+00:00Jumriandini Jumriandinijumriandini@gmail.comErnawati Ernawatiernawati@unismuh.ac.idSt. Nur Humairah Halimhumairah@unismuh.ac.id<p>Jumriandini. 2025. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Multiply Cards Terhadap Hasil Belajar Siswa Matematika SD Negeri Tabaringan 5 Makassar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar. Pembimbing I: Ernawati dan Pembimbing II: St. Nur Humairah Halim. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika materi perkalian pada siswa UPT SPF SD Negeri Tabaringan 5 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Multiply Cards terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III UPT SPF SD Negeri Tabaringan 5 Makassar.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental dengan populasi penelitian berjumlah 30 siswa kelas III SD Negeri Tabaringan 5 Makassar. Instrument yang digunakan tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan uji statistik statistic desktiptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 63,66 pada pre-test menjadi 83,66 pada post-test. Hasil observasi menunjukkan 75% siswa termasuk dalam kategori aktif. Hasil angket respon siswa memperoleh skor 84,81% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi Sig.(2-Tailed)=0,000<0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan media pembelajaran Multiply Cards terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi perkalian di UPT SPF SD Negeri Tabaringan 5 Makassar.Kata kunci: Multiply Cards, Hasil Belajar, Matematika, Perkalian, SD.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jumriandini, Ernawati, St. Nur Humairah Halimhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5410PENGARUH PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KREATIVITAS MENULIS KARANGAN NARATIF SISWA KELAS V DI SD NEGERI 43 PALEMBANG2026-09-13T12:52:29+00:00Noviana Nabillanoviananabilla7@gmail.comMasagus Firdausfirdaus26habib20@gmail.comYunika Lestaria Ningsihyunikalestari@univpgri-palembang.ac.id<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan kreativitas menulis karangan naratif siswa kelas V SD Negeri 43 Palembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan <em>Deep Learning</em> terhadap kemampuan kreativitas menulis karangan naratif siswa kelas V SD Negeri 43 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain <em>Posttest Only Control Design</em>. Populasi penelitian berjumlah 62 siswa kelas V, sedangkan sampel penelitian berjumlah 41 siswa yang terdiri atas 20 siswa kelas V.A sebagai kelas eksperimen dan 21 siswa kelas V.B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes unjuk kerja berupa tugas menulis karangan naratif. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis Independent Samples <em>t-test</em> dengan bantuan SPSS. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi kelas eksperimen sebesar 0,110 dan kelas kontrol sebesar 0,298. Hasil uji homogenitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,324 yang berarti data homogen. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 6,038. Rata-rata nilai <em>posttest </em>kelas eksperimen sebesar 87,15, sedangkan rata-rata nilai p<em>osttest</em> kelas kontrol sebesar 68,43. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan <em>Deep Learning</em> terhadap kemampuan kreativitas menulis karangan naratif siswa kelas V SD Negeri 43 Palembang. Dengan demikian, pendekatan <em>Deep Learning</em> dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Noviana Nabilla, Masagus Firdaus, Yunika Lestaria Ningsihhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5480PENERAPAN MEDIA HOLOGRAM 3D TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK KELAS VI UPT SPF SD INPRES BERTINGKAT KALUKU BODOA2026-09-13T12:54:33+00:00Fardha Febrianapardafebrianaaa@gmail.comNurlina NurlinaNurlina@unismuh.ac.idRahmatia Thahirrahmatiah.thahir@unismuh.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik kelas VI sebelum dan sesudah penerapan media hologram 3D, serta menganalisis peningkatan hasil belajar IPAS pada materi tata surya di UPT SPF SD Inpres Bertingkat Kaluku Bodoa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen berupa One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 21 peserta didik kelas VI yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 53,52 berada pada kategori rendah, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 81,71 dan berada pada kategori tinggi. Hasil uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,6178 atau 61,78% yang termasuk dalam kategori sedang dan tergolong efektif. Dengan demikian, penerapan media hologram 3D memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VI pada materi tata surya dalam mata pelajaran IPAS.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Fardha Febriana, Nurlina, Rahmatia Thahirhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5444PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH PADA KESEHATAN MENTAL SISWA DI SD NEGERI 4 PADOANG-DOANGAN, KABUPATEN PANGKEP2026-09-13T12:55:51+00:00Andi Naila Aufa Tsabitaandinaila1912@gmail.comAshar Asharandinaila1912@gmail.comMeisar Ashariandinaila1912@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lingkungan sekolah terhadap kesehatan mental siswa di SD Negeri 4 Padoang-doangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan penelitian terdiri atas siswa kelas V, guru, dan kepala sekolah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah memiliki pengaruh terhadap kesehatan mental siswa. Lingkungan fisik yang cukup nyaman membantu siswa merasa tenang saat belajar, meskipun kondisi kelas yang panas dan bising terkadang mengganggu konsentrasi siswa. Lingkungan sosial dan emosional yang positif, seperti dukungan guru dan hubungan baik dengan teman, membantu siswa merasa aman dan percaya diri. Sebaliknya, konflik sosial dan tekanan akademik dapat menimbulkan kecemasan dan ketidaknyamanan pada siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental siswa sehingga diperlukan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan suportif.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Andi Naila Aufa Tsabita, Ashar, Meisar Asharihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5545KEEFEKTIFAN METODE GLOBAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS II SD MUHAMMADIYAH PERUMNAS KOTA MAKASSAR2026-09-13T12:58:27+00:00Gita Gitagitag3651@gmail.comMunirah Munirahmunirah@unismuh.ac.idDesy Ayu Andhiradesiayuandira@unismuh.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode global terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas II SD Muhammadiyah Perumnas Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas rendah yang disebabkan oleh pembelajaran membaca yang masih berfokus pada aspek teknis tanpa memberikan konteks makna secara utuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental dan desain <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel penelitian berjumlah 22 siswa kelas II yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan membaca pemahaman berbentuk essay jawaban singkat dan lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas <em>Shapiro-Wilk</em> dan uji hipotesis <em>Wilcoxon Signed-Rank Test</em> dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa sebesar 47,95 (kategori sangat rendah) meningkat signifikan menjadi 82,05 pada posttest (kategori tinggi), dengan ketuntasan klasikal meningkat dari 0% menjadi 100%. Hasil uji <em>Wilcoxon Signed-Rank Test</em> memperoleh nilai Z sebesar -4,106 dengan <em>Asymp. Sig</em>. (2-<em>tailed</em>) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode global efektif secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman Bahasa Indonesia siswa kelas II sekolah dasar.</p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Gita, Munirah, Desy Ayu Andhirahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5448PENGEMBANGAN MEDIA EDUQUEST PADA MATERI NORMA DALAM KEHIDUPANKU DI KELAS V SDN 1 BENDO KOTA BLITAR2026-09-13T13:00:07+00:00Evrilya Anggievrilyaang@gmail.comShofi Nur Amaliashofinur94@gmail.comRagil Tri Oktavianiragiltrioktaviani91@gmail.com<p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt;">Materi n<em>orma dalam kehidupanku</em> pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V sekolah dasar berperan penting dalam pembentukan karakter peserta didik agar mampu menerapkan perilaku sesuai norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pembelajaran yang masih didominasi oleh metode ceramah serta penggunaan media yang kurang interaktif membuat siswa cenderung pasif, mudah merasa bosan, dan mengalami kesulitan dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media <em>Eduquest, </em>mengetahui tingkat kevalidan, dan tingkat kelayakan media. Penelitian ini menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi 7 tahap yang meliputi tahap <em>Research and information collecting, Planning, Develop preliminary of product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Final product revision</em>. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Bendo Kota Blitar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media <em>Eduquest</em> memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 100% dan hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 98% dengan kategori sangat valid. Selanjutnya, respons guru memperoleh persentase sebesar 94%, sedangkan respons siswa sebesar 85%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media <em>Eduquest</em> Sangat Valid dan Sangat Layak digunakan dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi norma dalam kehidupanku.</span></p>2026-09-14T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Evrilya Anggi, Shofi Nur Amalia, Ragil Tri Oktavianihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5478MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS WEB I-SPRING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP SISWA KELAS IV SD2026-09-12T02:35:44+00:00Sindi Hariyantisindihariyanti16@gmail.comWidi Wulansariwidiwulansari@unpkediri.ac.idElis Irmayantielis@unpkediir.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pembelajaran IPAS materi sumber daya alam (SDA) di kelas IV SD Negeri Tiron 4, di mana proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah konvensional tanpa adanya pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif. Hal ini berimplikasi pada rendahnya keaktifan, terbatasnya keterlibatan literasi, serta rendahnya pemahaman konsep siswa mengenai pelestarian lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis Web iSpring pada materi SDA yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif guna meningkatkan pemahaman konsep pelestarian lingkungan hidup siswa kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian melibatkan dua guru kelas serta siswa kelas IV SDN Tiron 4 (15 siswa uji skala kecil dan 22 siswa untuk uji skala besar). Instrumen validasi meliputi ahli media, ahli materi, dan validator instrumen soal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan tes (pre-test dan post-test). Hasil analisis data menunjukkan: (1) Kevalidan produk memperoleh nilai Aiken's V rata-rata sebesar 0,975 dari ahli media, 0,900 dari ahli materi, dan 0,900 dari ahli materi validasi soal, yang semuanya berada pada kategori sangat valid; (2) Kepraktisan produk berdasarkan penilaian guru kelas diperoleh skor sangat praktis, serta respons siswa pada uji coba skala kecil (92%) dan skala besar (93,18%) berada dalam kategori sangat praktis; (3) Keefektifan produk berdasarkan analisis N-Gain pada uji skala kecil (77,11%) dan skala besar (78,18%) menghasilkan rata-rata gabungan sebesar 77,64%, yang termasuk dalam kategori efektif. Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis Web iSpring yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman konsep pelestarian lingkungan hidup bagi siswa sekolah dasar.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Sindi Hariyanti, Widi Wulansari, Elis Irmayantihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5791PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI SISTEM TATA SURYA UNTUK SISWA KELAS VI SDN KARANG TANJUNG2026-09-11T14:12:57+00:00Baitil Hasanibaitilhasani12@gmail.com Novaria Lailatul Jannahnovaria406.pgsd@unusida.ac.idHikmah Luqiyah Kartikasariluqi.pgsd@unusida.ac.id Achmad Wahyudiachmadwahyudi@unusida.ac.idIsmanto Ismantohadiismanto202@unusida.ac.id<p>Peineilitian ini beirtujuan untuk meingeitahui peingaruh dan eifeiktivitas impleimeintasi modeil <em>Projeict Baseid Leiarning</em> teirhadap peimahaman konseip mateiri sisteim tata surya pada siswa keilas VI SDN Karang Tanjung. Peineilitian ini meinggunakan peindeikatan kuantitatif deingan <em>deisain prei-eixpeirimeintal</em> tipei <em>Onei Group Preiteist-Postteist Deisign</em>. Sampeil peineilitian beirjumlah 22 siswa yang diambil meinggunakan teiknik sampling jeinuh. Peingumpulan data dilakukan meilalui teis eisai peimahaman konseip seibanyak 10 butir soal yang teilah teiruji validitas dan reiliabilitasnya. Hasil analisis data seicara deiskriptif meinunjukkan peiningkatan nilai rata-rata dari 44,54 pada saat preiteist meinjadi 76,36 pada saat postteist. Uji hipoteisis meinggunakan <em>Paireid Samplei T-Teist</em> meimpeiroleih nilai signifikansi seibeisar 0,000 (< 0,05), yang beirarti H0 ditolak dan H1 diteirima. Hal ini meinunjukkan adanya peingaruh yang signifikan dari peineirapan modeil <em>Projeict Baseid Leiarning</em> teirhadap peimahaman konseip siswa. Seilain itu, uji eifeiktivitas meinggunakan N-Gain Scorei meimpeiroleih nilai 0,53 yang teirmasuk dalam kateigori seidang deingan peirseintasei 53,47% (cukup eifeiktif). Keisimpulannya, modeil <em>Projeict Baseid Leiarning</em> meimbeirikan peingaruh signifikan dan cukup eifeiktif dalam meiningkatkan peimahaman konseip IPA mateiri sisteim tata surya, seirta sukseis meimbantu siswa meimvisualisasikan mateiri abstrak meinjadi leibih konkreit.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Baitil Hasani, Novaria Lailatul Jannah, Hikmah Luqiyah Kartikasari, Achmad Wahyudi, Ismantohttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5724PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI DIAGRAM BATANG MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA DIAGRAM BATANG LEGO (DIBAGO) PADA SISWA KELAS IVA SDN BANJAREJO2026-09-11T02:06:30+00:00Martgareta Catur ‘Abidatuddawamiyahdawamiyhabidah@gmail.comHeny Kusuma Widyaningrumheny@unipma.ac.idYeni Yudha Ekawatiyenispd31@guru.sd.belajar.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika materi diagram batang pada siswa kelas IVA SDN Banjarejo melalui penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learnig</em> berbantuan media Diagram Batang Lego (DIBAGO). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN Banjarejo yang berjumlah 28 siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan (PTK) dengan model Kemmis dan MC Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media Diagram Batang Lego (DIBAGO) mampu meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Pada siklus I terdapat 18 siswa yang mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 76 dan presentasenya 64,29%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 25 siswa yang mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 86 dan persentasenya 89,29%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>berbantuan media Diagram Batang Lego dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IVA SDN Banjarejo.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Martgareta Catur ‘Abidatuddawamiyah, Heny Kusuma Widyaningrum, Yeni Yudha Ekawatihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5463MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KOLABORASI MENGGUNAKAN MODEL PRO-PPN DI SEKOLAH DASAR2026-09-10T13:31:57+00:00Raudhatul Jannahadahjannah01@gmail.comAhmad Suriansyahahmadsuriansyah@ulm.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas dan kolaborasi melalui model "Pro-PPN" pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi "Kegiatan Bertukar dan Membayar" di kelas VI SDN Alalak Utara 2 Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan selama empat kali pertemuan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan tabulasi silang (<em>cross tabulation</em>), yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, serta interpretasi berdasarkan persentase untuk mempermudah pemahaman terhadap hasil penelitia. Semua aspek dalam penelitian ini telah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model Pro-PPN (<em>Problem Based Learning, Picture and Picture, Numbered Head Together</em>) yang digunakan dalam studi ini berhasil meningkatkan aktivitas guru dengan kriteria "Sangat Baik", aktivitas siswa dengan kriteria "Hampir Seluruh Siswa Sangat Aktif", kreativitas dengan kriteria "Hampir Seluruh Siswa Sangat Kreatif", dan kolaborasi dengan kriteria "Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil".</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Raudhatul Jannah, Ahmad Suriansyahhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5793PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI PERUBAHAN ENERGI UNTUK SISWA KELAS IV SDN SIDOKEPUNG I2026-09-13T12:51:22+00:00Violita Atika Putriviolitaatika12@gmail.comNovaria Lailatul Jannahnovaria406.pgsd@unusida.ac.idHikmah Luqiyah Kartikasariluqi.pgsd@unusida.ac.idMuawwinatul Lailimuawwinatullaili.pbi@unusida.ac.idMachfudzil Asrormachfudzil.asror@unusida.ac.id<p>Penelitian ini dilakukan karena tingkat pemahaman pada siswa sekolah dasar terhadap pemahaman konsep masih rendahnya, terutama terkait materi perubahan energi, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh model pembelajaran <em>contextual teaching and learning</em> (ctl) terhadap peningkatan pemahaman konsep pada materi perubahan energi untuk siswa kelas IV SDN Sidokepung I. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan <em>Pre-Experimental</em> tipe <em>One-Group Pretest-Posttest Design</em>. Data didapatkan dari penilaian pemahaman konsep yang mencakup soal uraian, dan lembar observasi untuk aktivitas siswa dan guru. Data di uji dengan uji normalitas <em>Shapiro-Wilk</em>, Uji Hipotessis <em>p</em><em>aired </em><em>s</em><em>ample t-</em><em>t</em><em>est</em>, dan uji <em>Normali</em><em>z</em><em>ed</em>. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, dengan nilai signifikan 0,350 <em>pretest</em> dan 0,177 <em>posttest</em>. Hasil Uji <em>paired sampel t test</em> menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p < 0,05), sehingga menolak H₀ dan menerima Ha. Peningkatan pemahaman konsep didukung oleh skor <em>N-Gain</em> rata-rata 0,5539, yang dikategorikan sebagai ‘sedang’. Keberhasilan didukung oleh meningkatnya keaktifan peserta didik dari 59% (Pertemuan 1) menjadi 95% (Pertemuan 3), serta keterlaksanaan aktivitas guru yang meningkat dari 74% menjadi 94%. Penelitian ini membuktikan secara empiris penerapan model pembelajaran <em>contextual teaching and learning</em> (ctl) dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas IV SDN Sidokepung 1 mengenai perubahan energi.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Violita Atika Putri, Novaria Lailatul Jannah, Hikmah Luqiyah Kartikasari, Muawwinatul Laili, Machfudzil Asrorhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5831PENGARUH MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) MENGGUNAKAN MEDIA KARTU TANTANGAN TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI GAYA DAN GERAK DI KELAS IV SDN GELAM 12026-09-14T01:42:16+00:00Nisaul Mahiraiamhime031@gmail.comNovaria Lailatul Jannahnovaria406.pgsd@unusida.ac.idHikmah Luqiyah Kartikasariluqi.pgsd@unusida.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh model pembelajaran TGT yang memanfaatkan kartu tantangan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas 4 SDN Gelam 1 pada materi "Gaya dan Gerak". Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen yang berbentuk model <em>one-group pre-test post-test</em>. Sampel penelitian terdiri dari 22 siswa kelas 4 SDN Gelam 1. Data dikumpulkan melalui tes untuk mengukur keterampilan berpikir kreatif serta lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, dan normalitas, selain uji <em>paired sample t-test</em> dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT dengan kartu tantangan sangat berhasil, yang dibuktikan dengan peningkatan aktivitas guru dari 89,2% menjadi 96,4% dan aktivitas siswa dari 73,2% menjadi 96,4%. Uji <em>paired sample t-test</em> memperoleh nilai signifikansi 0,001.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Nisaul Mahira, Novaria Lailatul Jannah, Hikmah Luqiyah Kartikasarihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5741EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA INTERAKTIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP NILAI TEMPAT SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR2026-09-14T02:29:03+00:00Siti Aisyah Salehaisyahsaleh0602@gmail.comDamianus D. Samodamianus.damo@staf.undana.ac.idHabibi Musahabibi_musa@staf.undana.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman konsep matematika, khususnya pada materi nilai tempat, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas II Sekolah Dasar serta mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematika antara siswa yang belajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain <em>pretest-posttest control group design</em>. Sampel penelitian terdiri atas 56 siswa, yaitu 28 siswa pada kelas eksperimen dan 28 siswa pada kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep berupa <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji <em>Mann-Whitney U</em> setelah hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 70,71 pada <em>pretest</em> menjadi 79,29 pada <em>posttest</em> dengan nilai <em>N-Gain</em> sebesar 27,68%, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 61,25 menjadi 65,54 dengan nilai <em>N-Gain</em> sebesar 7,50%. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan peningkatan pemahaman konsep antara kedua kelas, di mana kelas yang menggunakan media pembelajaran interaktif memperoleh peningkatan yang lebih baik dibandingkan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika pada materi nilai tempat siswa kelas II Sekolah Dasar.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Siti Aisyah Saleh, Damianus D. Samo, Habibi Musahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5706PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS IV MATA PELAJARAN MATEMATIKA SD2026-09-14T04:12:49+00:00Isnaini Puji Lestariisnainipujilestari2393@gmail.comEma Butsi Prihastaributsinegara@gmail.comSarafuddin Sarafuddinsarafuddin@unisri.ac.id<p>Melalui penelitian ini, peneliti bermaksud menganalisis dampak penerapan model pembelajaran kooperatif <em>Teams Games Tournament</em> (TGT) yang diintegrasikan dengan media <em>Wordwall</em> terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV pada pembelajaran matematika di SD Negeri Nayu Surakarta, khususnya pada tahun ajaran 2025/2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis pra-eksperimen melalui desain <em>one-group pretest-posttest</em>. Sebanyak 28 peserta didik kelas IV A menjadi subjek penelitian, yang dipilih dari total populasi 56 peserta didik menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan tes, observasi, dokumentasi, serta wawancara tidak terstruktur. Instrumen yang digunakan telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum diterapkan. Untuk menguji hipotesis, analisis data dilakukan dengan menerapkan uji <em>Shapiro-Wilk</em> untuk menguji normalitas data, serta uji <em>Paired Sample t-Test</em> untuk menguji hipotesis penelitian. Dari analisis data yang dilakukan, memperlihatkan bahwa diperoleh perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan penggunaan model TGT yang dipadukan dengan media <em>Wordwall</em>. Temuan ini merujuk pada perhitungan <em>Paired Sample t-Test</em> pada data <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>, dimana Sig.(2-tailed) 0,000 < (0,05), yang berarti kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami perbedaan signifikan setelah diberikan perlakuan dibandingkan sebelumnya.Peningkatan rata-rata nilai dari 60,29 menjadi 84,36 antara <em>pre-test </em>dan <em>post-test</em> mengindikasikan bahwa penerapan model TGT yang dipadukan dengan media <em>Wordwall </em>berdampak posiitif. Dengan demikian, temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan pengaruh penerapan model TGT yang dipadukan dengan media <em>Wordwall </em>pada kemampuan berpikir kritis peserta didik.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Isnaini Puji Lestari, Ema Butsi Prihastari, Sarafuddinhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5720PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA TABLE MULTIPLICATION TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS III 2026-09-14T08:00:18+00:00Ravinda Rifki Yulianaakuravinda@gmail.comEma Butsi Prihastaributsinegara@gmail.comJumanto Jumantoantokarof@gmail.com<p>Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas III di SD Negeri Rejosari dengan tujuan untuk menganalisis ada tidaknya pengaruh dari pengaplikasian model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media Table Multiplication terhadap kapasitas berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang mengimplementasikan metode eksperimen posttest-only dan memakai rancangan Quasi Experimental Design. Seluruh peserta didik kelas III SD Negeri Rejosari, yang totalnya 77 individu, ditentukan sebagai populasi dalam penelitian ini. Penarikan sampel dieksekusi melalui teknik simple random sampling, dengan spesifikasi kelas III A (26 peserta didik) selaku kelompok kontrol dan kelas III B (25 peserta didik) selaku kelompok eksperimen. Data dihimpun melalui serangkaian tes, pengamatan, dan dokumentasi. Uji coba instrumen menyertakan pengujian validitas dan pengujian reliabilitas. Teknik pemrosesan data menggunakan uji prasyarat analisis yang diteruskan dengan pengujian hipotesis memakai Independent Sample T-Test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata skor untuk kelompok kontrol yakni 54,62, sementara kelompok eksperimen meraih 76,86. Analisis Independent Sample t-test mengonfirmasi nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang bermakna H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Ringkasannya, pengaplikasian model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media Table Multiplication menghadirkan pengaruh yang signifikan terhadap kapasitas berpikir analitis peserta didik.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ravinda Rifki Yuliana, Ema Butsi Prihastari, Jumantohttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5543PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUGMENTED REALITY PADA MODEL PEMBELAJARAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD GMIT OEPURA PADA PEMBELAJARAN IPAS MATERI SIKLUS AIR2026-07-14T04:55:32+00:00Olivia Kristina Sinaolivyas584@gmail.comNetty Elisabeth Antonetha Nawanettynawa78@gmail.comKurniayu Triastuti R.A. Ratukurniayu.ratu@staf.undana.ac.id<p>Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa kelas V SD GMIT Oepura pada pembelajaran IPAS materi siklus air sebelum dan sesudah penggunaan media <em>Augmented Reality</em> pada model pembelajaran STAD serta menganalisis besarnya pengaruh penggunaan media tersebut terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode <em>quasi eksperimen</em> dengan desain penelitian <em>non-equivalent control group design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD GMIT Oepura, sedangkan sampel penelitian yaitu siswa kelas V yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (<em>independent sample t-test</em>), uji <em>effect size</em>, dan uji <em>N-Gain</em>. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (<em>Sig. 2-tailed</em>) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh penggunaan media <em>Augmented Reality</em> pada model pembelajaran STAD terhadap hasil belajar siswa. Besarnya pengaruh penggunaan media <em>Augmented Reality</em> pada model pembelajaran STAD ditunjukkan oleh hasil uji <em>effect size</em> menggunakan <em>cohen's d</em> yang memperoleh nilai sebesar 2,681 dan termasuk dalam kategori besar. Hasil penelitian juga diperkuat oleh uji <em>N-Gain</em> yang memperoleh rata-rata nilai <em>N-Gain</em> kelas eksperimen sebesar 0,7715 termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan rata-rata nilai <em>N-Gain</em> kelas kontrol sebesar 0,3565 termasuk dalam kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media <em>Augmented Reality</em> pada model pembelajaran STAD tidak hanya memberikan pengaruh yang sangat kuat, tetapi juga mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara lebih baik dibandingkan pembelajaran pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media <em>Augmented Reality</em> pada model pembelajaran STAD efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD GMIT Oepura pada pembelajaran IPAS materi siklus air.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Olivia Kristina Sina, Netty Elisabeth Antonetha Nawa, Kurniayu Triastuti R.A. Ratuhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5808PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PAPAN PINTAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS 4 SDN 02 KLEGEN2026-09-15T09:02:54+00:00Lutfi Nur Azizahlutfiazizah532@gmail.comHendra Erik Rudyantohendra@unipma.ac.idSumarsih Sumarsihsumarsih0320@gmail.com<p>Pendidikan merupakan langkah awal dalam menyampaikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan bagi seorang anak. Alasan dilakukannya penelitian ini adalah karena siswa kelas 4 SD 02 Klegen belum belajar Bahasa Indonesia dengan baik. Hal ini karena mereka belajar satu arah dan hanya fokus pada guru, tanpa media pendukung yang menarik. Akibatnya, mereka kurang termotivasi untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana model pembelajaran <em>Problem-Based Learning</em> (PBL) dapat digunakan dengan media smart board dan untuk mengetahui apakah hal tersebut membantu siswa kelas 4 belajar Bahasa Indonesia dengan lebih baik, baik informasi eksplisit maupun implisit. Model penelitian tindakan kelas (PTK) Kemmis dan McTaggart digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi pada setiap siklusnya. Sebanyak 22 siswa yang diteliti adalah siswa kelas 4 SD 02 Klegen. Tes, observasi, dan pencatatan digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan PBL dengan media smart board dapat membantu siswa kelas 4 belajar Bahasa Indonesia dengan lebih baik. Tingkat penyelesaian pembelajaran klasik hanya 45,5% (10 dari 22 siswa) pada siklus pra-pembelajaran. Angka tersebut meningkat menjadi 77,3% (17 siswa) pada siklus I setelah model PBL digunakan, dan mencapai 95,5% (21 siswa) pada siklus II setelah media papan pintar ditambahkan. Jadi, penggunaan model PBL dan media papan pintar secara bersamaan telah terbukti membantu siswa kelas 4 menjadi lebih termotivasi untuk belajar bahasa Indonesia dan berprestasi lebih baik.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Lutfi Nur Azizah, Hendra Erik Rudyanto, Sumarsihhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5272PENGARUH MODEL COOPERATIVE TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS2026-09-16T04:25:23+00:00Kaniya Nabilasarikaniyanabilasari25@gmail.comYusuf Ibrahimyusuf.ibrahim@unpas.ac.idSopyan Hendrayanasopyanhendrayana@unpas.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS yang ditandai dengan kurangnya keaktifan peserta didik dalam bertanya, mengemukakan pendapat, dan menganalisis permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses pembelajaran, perbedaan keterampilan berpikir kritis, serta besarnya pengaruh model pembelajaran <em>Cooperative</em> Tipe <em>Talking Stick</em> berbantuan media <em>Pop-Up Book</em> terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>Quasi Experiment</em> dan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V A dan V B SDN 067 Nilem Kota Bandung yang masing-masing berjumlah 30 orang peserta didik. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa penerapan model <em>Cooperative</em> Tipe <em>Talking Stick</em> berbantuan media <em>Pop-Up Book</em>, sedangkan kelas kontrol menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> serta lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada kelas eksperimen berlangsung dengan baik dan memperoleh rata-rata aktivitas sebesar 78% dengan kategori tinggi. Rata-rata nilai <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> pada kelas eksperimen meningkat dari 45,55 menjadi 84,47. Sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 42,80 menjadi 80,20. Hasil uji <em>Independent Sample T-Test</em> menunjukkan nilai signifikansi (Sig. <em>2-tailed</em>) sebesar 0,008 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, hasil uji <em>effect size</em> memperoleh nilai sebesar 0,714 yang termasuk kategori besar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model <em>Cooperative</em> Tipe <em>Talking Stick</em> berbantuan media <em>Pop-Up Book</em> berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Kaniya Nabilasari, Yusuf Ibrahim, Sopyan Hendrayanahttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5259PENGARUH PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN PENDIDIKAN PANCASILA MATERI KEBERAGAMAN INDONESIA KELAS V SD NEGERI 1 KERTA MUKTI 2026-09-16T04:50:23+00:00Diana Maratus Sholikhadianamaratus11@gmail.comBukman Liandrbukmanlian@univpgri-palembang.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD N 1 Kerta Mukti yang masih menggunakan metode konvensional, sehingga menyebabkan siswa kurang aktif dan pemahaman mereka terhadap materi keberagaman masih terbatas. Penelitian ini berfokus pada kajian pengaruh penerapan pendekatan <em>Deep Learning</em> terhadap pemahaman siswa kelas V pada materi Keberagaman Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 31 siswa, yang terbagi menjadi kelas eksperimen (V.A sebanyak 20 siswa) dan kelas kontrol (V.B sebanyak 11 siswa) dengan teknik <em>total sampling</em>. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai reliabilitas sebesar α = 0,861. Hasil analisis data menggunakan uji <em>Independent Sample T-Test</em> menunjukkan nilai <em>Sig.(2-tailed)</em> sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Rata-rata nilai <em>posttest</em> pada kelas eksperimen sebesar 77,50 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 52,73. Dengan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan <em>Deep Learning</em> memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa melalui keterlibatan aktif, pengaitan materi dengan kehidupan nyata, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Diana Maratus Sholikha, Bukman Lianhttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5470PENGARUH MEDIA RODA PINTAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI 7 PEDAMARAN2026-09-16T14:03:27+00:00Tia Rahmaniartiarahmaniar11@gmail.comAchmad Wahidyachmadwahidy@gmail.comSonia Anisah Utamisoniaanisahutami@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media roda pintar terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain <em>One Group Pretest - Posttest</em>. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa kelas I SD Negeri 7 Pedamaran. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh karena seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan <em>uji paired sample t-test</em>, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,000 < 0,05). Selain itu, hasil perhitungan menunjukkan nilai t<sub>hitung</sub> sebesar 9,281, yang mana nilai tersebut lebih besar dari t<sub>tabel</sub> sebesar 1,703 (9, 281 > 1, 703). Hasil pengujian hipotesis ini menyatakan bahwa H<sub>o </sub>ditolak dan H<sub>a </sub>diterima. Dengan demikian, media roda pintar berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampun membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 7 Pedamaran.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Tia Rahmaniar, Achmad Wahidy, Sonia Anisah Utamihttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5789IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MELALUI PROYEK DIORAMA NUSANTARA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SDN BANJAREJO KOTA MADIUN2026-09-16T14:18:54+00:00Salsabila Irsaniastikawanhar07@gmail.comSuyanti Suyantisuyanti@unipma.ac.idDita Mayang Ayuningtyasditaayuningtyas23@guru.sd.belajar.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada materi keberagaman melalui implementasi model <em>Project Based Learning</em> (PjBL) yang diintegrasikan dengan Proyek Diorama Nusantara pada siswa kelas V SDN Banjarejo Kota Madiun. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas VB SDN Banjarejo Kota Madiun. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas meningkat dari 66,25 pada tahap prasiklus menjadi 76,04 pada Siklus I dan meningkat kembali menjadi 86,67 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan dari 37,50% pada tahap prasiklus menjadi 70,83% pada Siklus I dan mencapai 91,67% pada Siklus II. Dengan demikian, implementasi model <em>Project Based Learning</em> yang diintegrasikan dengan Proyek Diorama Nusantara terbukti dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada materi keberagaman siswa kelas V SDN Banjarejo Kota Madiun.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Salsabila Irsani, Suyanti, Dita Mayang Ayuningtyashttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5830PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA FLIPBOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN BANJAREJO2026-09-16T14:18:06+00:00Yetti Fitriyanayetifitriyana1@gmail.comSuyanti Suyantisuyanti@unipma.ac.idDita Mayang Ayuningtyasditaayuningtyas23@guru.sd.belajar.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi Luas bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Banjarejo Kota Madiun pada materi luas bangun datar melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media Flipbook. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 24 siswa kelas V SDN Banjarejo Kota Madiun. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Pada Siklus I, persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 58,33% dengan nilai rata-rata 72,50. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada Siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 91,67% dengan nilai rata-rata 85,92. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media flipbook digital mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media Flipbook dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi Luas bangun datar siswa kelas V SDN Banjarejo Kota Madiun.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Yetti Fitriyana, Suyanti, Dita Mayang Ayuningtyashttps://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5181ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR2026-09-17T05:25:36+00:00Rahmi Mutiara Hakim220209166@student.ar-raniry.ac.idAzmil Hasan Lubisazmilhasan.lubis@ar-raniry.ac.idZikra Hayatizikra.hayati@ar-raniry.ac.idAzhar Azharazhar.mnur@ar-raniry.ac.idAl Juhraaljuhra@ar-raniry.ac.id<p>Kemampuan berpikir spasial merupakan salah satu kemampuan kognitif yang berperan penting dalam pembelajaran matematika karena membantu siswa memvisualisasikan, memanipulasi, dan memahami hubungan antarbentuk serta objek geometri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir spasial siswa kelas V pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 24 siswa kelas V di SD Negeri Lambaro Angan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir spasial yang mencakup indikator visualisasi, orientasi, dan relasi spasial. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir spasial siswa masih berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata sebesar 54,25. Selain itu, persentase ketuntasan siswa berdasarkan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan hanya mencapai 54,16%, yang menunjukkan bahwa hampir setengah dari jumlah siswa belum mencapai standar kompetensi yang diharapkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir spasial siswa sekolah dasar masih memerlukan perhatian dan penguatan melalui strategi pembelajaran matematika yang lebih berorientasi pada pengembangan visualisasi dan penalaran spasial. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai kondisi kemampuan berpikir spasial siswa yang dapat menjadi dasar bagi perancangan pembelajaran matematika yang lebih efektif di sekolah dasar.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Rahmi Mutiara Hakim, Azmil Hasan Lubis, Zikra Hayati, Azhar, Al Juhra