Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS
<p>Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.</p> <table width="574" cellpadding="2"> <tbody align="top"> <tr> <td width="135"><strong>Journal Title</strong></td> <td><strong>: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>ISSN</strong></td> <td><strong>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1611390286">2775-2445</a> (online)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>DOI Prefix</strong></td> <td><strong><span class="type">: <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/index">10.37081/jipdas</a></span><span class="id"> by Crossref</span></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Cheif</strong></td> <td><strong>: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6779485">Afdhal Ilahi, S.Pd.I., M.Pd, C.SC.</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Journal Cover </strong></td> <td><strong>: Get <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/public/site/images/jipdas/cover-ok-bebas.png">Cover JIPDAS</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td><strong>: 3 Bulanan - <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/issue/archive">4 issues per year (Febr, Mei, Agust, November)</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Publisher</strong></td> <td><strong>: <a href="https://ipts.ac.id/">Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Indexation</strong></td> <td><strong>: <a title="GS JIPDAS" href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=id&user=ecO46_YAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>| <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/26297">GARUDA</a>| <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&search_text=JURNAL%20JIPDAS%20(JURNAL%20ILMIAH%20PENDIDIKAN%20DASAR)&search_type=kws&search_field=full_search">DIMENSIONS</a>| Indexed Full <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/indexing">Here</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Email </strong></td> <td><strong>: Jipdas8@gmail.com</strong></td> </tr> </tbody> </table> <div> </div> <div> <div> </div> <div> <p>Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS):</p> <p><a style="background-color: #ffffff;" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license"><img src="http://i.creativecommons.org/l/by-nc/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a> </p> <p>This work is licensed under a <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License</a>.</p> </div> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p>This journal is managed by <strong>Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan</strong>. To publish articles of service that have been carried out in order to inspire and benefit the wider community.</p> <p> </p> </div> </div> </div>Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatanid-IDJurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)2775-2445ANALISIS METODE KARYA WISATA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK DI SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3806
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan metode karya wisata dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap kearifan locak serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penggunaan metode karya wisata pada pemahaman peserta dididk terhadap kearifan lokal di SDN Jaya Mukti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Jayamukti. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan metode karya wista yang dilakukan oleh wali kelas 6 sangat baik sesuai dengan langkah-langkah metode karya wisata, kendala yang dihadapi saat menggunakan metode karya wisata adalah keterbatasan waktu, keterbatasan sumber daya manusia dan perbedaan kemampuan peserta didik, dan metode karya wisata terbukti dapat meningkatkan pemahaman kearifan lokal peserta didik dilihat dari hasil wawancara dan observasi bersama peserta didik saat dan sesudah melaksakan karya wisata.</p>Miftah Farid Purnama ShidiqDudung SuryanaWinarti Dwi Febriani
Hak Cipta (c) 2026 Miftah Farid Purnama Shidiq, Dudung Suryana, Winarti Dwi Febriani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611910.37081/jipdas.v6i1.3806ANALISIS TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA SOAL PILIHAN BERGANDA UJIAN AKHIR SEMESTER BAHASA INGGRIS KELAS IV SDN 060827 MEDAN AMPLAS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3808
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaran dan daya beda soal Pilihan Berganda Ujian Akhir Sementer Ganjil mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IV SDN 060927 Medan Amplas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskiptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 060827 Medan Amplas yang berjumlah 50 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah soal Pilihan Berganda, jawaban siswa serta kunci jawaban Ujian Akhir Semester Ganjil mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IV SDN 060927 Medan Amplas. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Proses penelitian ini dimulai dengan menganalisis jawaban siswa dengan menggunakan bantuan Microsoft excel untuk mengetahui tingkat kesukaran dan daya beda soal. Setelah itu, memberikan angket kepada siswa untuk mengetahui respon siswa terhadap soal yang diberikan oleh guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh soal (100%) memiliki tingkat kesukaran mudah. Berdasarkan daya pembeda, 3 butir soal (15%) berkategori cukup, 17 butir soal (85%) berkategori jelek. Keseluruhan soal pilihan berganda Ujian Akhir Semester Ganjil mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IV SDN 060827 Medan Amplas termasuk soal yang kurang baik</p>Tri Wulan DariDody Feliks Pandimun AmbaritaNaeklan SimbolonEva Betty SimanjuntakAlbert Pauli Sirait
Hak Cipta (c) 2026 Tri Wulan Dari, Dody Feliks Pandimun Ambarita, Naeklan Simbolon, Eva Betty Simanjuntak, Albert Pauli Sirait
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-2861102810.37081/jipdas.v6i1.3808PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PELAJARAN BAHASA INDONESIA SDN PERCONTOHAN KABANJAHE
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3807
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kontektsual terhadap hasil belajar bahasa indonesia siswa menggunakan materi fakta dan opini pada bab v. penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen dengan non-equivalent control group design. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 kelas, Vc sebagai kelas Eksperimen dengan siswa berjumlah 26 lalu kelas Vb sebagai kelas Kontrol dengan siswa berjumlah 23. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan dokumentasi. Data analisis menggunakan uji-t untuk mengetahui signifikansi perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan. Hasil analisis hipotestis menggunakan uji mann-whitney dikarenakan data tidak berdistribusi normal. Hasil uji mann-whitney menunjukkan bahwa nilai asymp.sig (2-tailed) sebesar 0,001 lebih kecil daripada taraf signifikansi sebesar 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Kontekstual dengan siswa yang diajar menggunakan metode konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar.</p>Ivanta Gabriel BukitRobenhart TambaIrsan RangkutiAlbert Pauli SiraitMasta Marselina Sembiring
Hak Cipta (c) 2026 Ivanta Gabriel Bukit, Robenhart Tamba, Irsan Rangkuti, Albert Pauli Sirait, Masta Marselina Sembiring
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-2861293510.37081/jipdas.v6i1.3807PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS IV SD SWASTA ATTAUFIQ MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3809
<p>Penelitian ini dilaksanakan dengan untuk mengetahui pengaruh media gambar terhadap hasil terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas IV SD Swasta Attaufiq Medan. Jenis penelitian ini adalah <em>quasi eksperimen</em>. Penelitian ini menggunakan desain <em>one group pretest-postest design</em>, yakni memberikan tes awal (<em>pretest</em>) sebelum diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (<em>posttest</em>). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berbentuk keterampilan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV berjumlah 22 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampel, dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 22 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired samples t test berbantuan SPPS 25. Berdasarkan hasil uji-t, diketahui bahwa nilai pada kolom sig.(2-tailed) sebesar 0,000. Mengacu pada hasil yang didapatkan, jika dibandingkan dengan nilai signifikansi 0,05, maka dapat diketahui bahwa 0,000 < 0,05. Hal tersebut berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pada media gambar terhadap hasil terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas IV SD Swasta Attaufiq Medan.</p>Abdullah Munawir NasutionMasta Marselina SembiringNurmayani NurmayaniWinara WinaraEdizal Hatmi
Hak Cipta (c) 2026 Abdullah Munawir Nasution, Masta Marselina Sembiring, Nurmayani Nurmayani, Winara Winara, Edizal Hatmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-2861365510.37081/jipdas.v6i1.3809PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK BERBASIS APLIKASI CANVA PADA MATERI PETA KELAS IV SD NEGERI 1 PANGGUNGREJO KAUMAN TULUNGAGUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3810
<p>Penelitian ini berangkat dari kondisi di mana guru telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan buku ajar serta menggunakan media pembelajaran yang tersedia. Media yang biasa digunakan meliputi alat bantu visual seperti peta dinding, atlas, dan globe. Namun, media tersebut dinilai masih kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran digital berupa e-book berbasis aplikasi Canva pada materi peta bagi siswa kelas IV sekolah dasar, serta mengevaluasi tingkat kelayakan dan keterpakaian media tersebut. Metode yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE, yang mencakup lima tahapan sistematis: analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi angket dan dokumentasi. Subjek uji coba terdiri atas satu validator ahli media, satu validator ahli materi, serta 25 siswa kelas IV SDN 1 Panggungrejo. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-book yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 95% dari kedua validator, yang tergolong dalam kategori "sangat valid". Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media e-book berbasis Canva pada materi peta layak digunakan dalam proses pembelajaran dan efektif dalam meningkatkan minat serta kenyamanan belajar siswa.</p>Moh. Faisal Azmi Azmi
Hak Cipta (c) 2026 Moh. Faisal Azmi Azmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-2861566510.37081/jipdas.v6i1.3810PENGGUNAAN MEDIA MIND MAPPING MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) DENGAN MATERI PERPINDAHAN KALOR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS DI KELAS 5 D NEGERI KELAPA LIMA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3812
<p>Skripsi oleh Anna Melinda Ero Sartiga, NIM: 2101140133, dengan judul “Penggunaan Media <em>Mind Mapping </em>Menggunakan Pendekatan <em>Teaching at the Right Level </em>(TaRL) Dengan Materi Perpindahan Kalor Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Di SD Negeri Kelapa Lima”. Dengan rumusan masalah : Bagaimana media <em>Mind Mapping</em> dengan menggunakan pendekatan <em>Teaching at the Right Level </em>(TaRL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA dengan materi perpindahan kalor di kelas 5 SD Negeri Kelapa Lima Kupang?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA melalui media <em>Mind Mapping</em> menggunakan pendekatan <em>Teaching at The Right Level</em> (TaRL) dengan materi Perpindahan kalor pada siswa kelas 5 SD Negeri Kelapa Lima Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan mengambil lokasi penelitian di SD Negeri Kelapa Lima. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas 5 yang berjumlah 28 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes. Data yang diolah dan dianalisis lebih lanjut dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS dengan materi perpindahan kalor menggunakan media <em>mind mapping</em> dan pendekatan <em>Teaching at The Right Level</em> (TaRL), pada siklus 1 dari 28 peserta didik yang tuntas 9 orang (32%), sedangkan yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebanyak 19 orang (68%), dikarenakan guru kurang membimbing peserta didik dalam mencari dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber dan peserta didik yang belum terbiasa dengan model, media, dan pendekatan yang diterapkan. Sedangkan pada siklus 2 peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar yang dimana 28 peserta didik 100% tuntas dan mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP), dikarenakan peserta didik dan guru terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan rumusan masalah skripsi ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media <em>mind mapping </em>menggunakan pendekatan <em>Teaching at The Right Level</em> (TaRL) dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dengan materi perpindahan kalor di kelas 5 SD Negeri Kelapa Lima terbukti berhasil. Hal ini terbukti dengan hasil belajar peserta didik meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 setelah guru menggunakan media <em>mind mapping </em>dan pendekatan <em>Teaching at The Right Level</em> (TaRL) dalam proses pembelajaran.</p>Anna Melinda E. SartigaYetursance Y. ManafeKurniayu T. R. A. Ratu
Hak Cipta (c) 2026 Anna Melinda E. Sartiga, Yetursance Y. Manafe, Kurniayu T. R. A. Ratu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-2861667110.37081/jipdas.v6i1.3812PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PELAJARAN IPAS MATERI SIKLUS AIR PADA SISWA KELAS V UPTD SD INPRES OEBA 2 KOTA KUPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3817
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa melalui<br />penerapan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL) pada pelajaran Ilmu Pengetahuan<br />Alam dan Sosial (IPAS) dengan materi siklus air di kelas V UPTD SD Inpres Oeba 2<br />Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan<br />Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap<br />perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa<br />kelas V yang berjumlah 25 orang yang terdiri atas 8 orang siswa laki-laki dan 17 orang<br />siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, kuesioner<br />motivasi, dan tes evaluasi hasil belajar. Data yang diperoleh akan diolah dan dianalisis<br />lebih lanjut dengan menggunakan teknik analis lebih lanjut dengan menggunakan<br />teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan<br />model PBL dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, yang terlihat dari peningkatan<br />skor rata-rata motivasi dari 69.9% pada siklus I menjadi 81.9% pada siklus II. Selain<br />itu prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditunjukan dengan kenaikan<br />nilai rata-rata dari 64 pada siklus I menjadi 81,6 pada siklus II. Jumlah siswa yang<br />mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) juga meningkat dari 12<br />siswa (48%) yang tuntas pada siklus I menjadi 25 siswa (100%) pada siklus II. Dengan<br />demikian model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan<br />motivasi dan prestasi belajar siswa pada materi siklus air. Penerapan PBL mendorong<br />siswa untuk lebih aktif, berpikir kritis, dan terlibat dalam proses pembelajaran secara<br />menyeluruh.</p>Novita Giska TanakuHartoyo YudhawardanaTreesly Y.N.AdoeAntonius Suban Hali
Hak Cipta (c) 2026 Novita Giska Tanaku, Hartoyo Yudhawardana, Treesly Y.N.Adoe, Antonius Suban Hali
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-2861729710.37081/jipdas.v6i1.3817PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SD NEGERI 28 LUBUKLINGGAU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3823
<p>Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketercapaian hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV SD Negeri 28 Lubuklinggau setelah diterapkan model pembelajaran <em>role playing.</em>Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pre-experimental <em>one group pre-test post-test group.</em> Subjek penelitian ini adalah 23 siswa kelas IV di SD Negeri 28 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji t, berdasarkan analisis data, diketahui hasil pre-test memiliki nilai rata-rata sebesar 61,52 dan hasil post-test memiliki nilai rata-rata sebesar 81,13. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test lebih besar daripada nilai rata-rata pre-test dengan selisih nilai sebesar 19,61. Setelah dihitung dengan menggunakan uji t diperoleh nilai thitung sebesar 5,41 yang dibandingkan dengan nilai ttabel dengan taraf signifikan 0,05 adalah 1,71. Jadi nilai thitung > ttabel atau 5,41 > 1,7. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran <em>Role Playing</em> pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri 28 Lubuklinggau Secara signifikan mencapai KKTP.</p>Shodikin HidayatDonni PestaloziSupriyanto Supriyanto
Hak Cipta (c) 2026 Shodikin Hidayat, Donni Pestalozi, Supriyanto Supriyanto
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28619810410.37081/jipdas.v6i1.3823HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI SISWA KELAS V SDN CIKOKOL 4 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3827
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara minat membaca dengan keterampilan menulis narasi pada siswa kelas V SDN Cikokol 4 Kota Tangerang. Latar belakang masalah menunjukkan bahwa minat baca siswa masih rendah, yang berdampak pada kesulitan mereka dalam menulis narasi, seperti menentukan tema, merancang alur, dan menggambarkan tokoh atau latar belakang. Oleh karena itu, penelitian ini diupayakan untuk membuktikan apakah minat membaca memiliki pengaruh terhadap keterampilan menulis narasi <strong>. </strong>Penelitian ini menggunakan metode korelasi kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah 32 siswa kelas VB, dipilih menggunakan teknik <em>Random Sampling</em>. Data dikumpulkan melalui angket dan tes. Analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis statistik, termasuk uji normalitas dan linearitas. Uji hipotesis dilakukan menggunakan korelasi <em>Momen Produk Pearson </em>Minat membaca siswa dikategorikan baik, dengan 93,8%. Keterampilan menulis narasi siswa berada dalam kategori yang rendah, dengan frekuensi mencapai 34,3%. Ada hubungan yang signifikan dan positif antara minat baca dan keterampilan menulis narasi siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,553, yang lebih besar dari tabel r (0,349) Ini menunjukkan bahwa hipotesis ????<sub>????</sub> diterima dan hipotesis ????<sup>o</sup> ditolak.</p>Tiara HandayaniYayah Huliatunisa Ino Budiatman
Hak Cipta (c) 2026 Tiara Handayani, Yayah Huliatunisa , Ino Budiatman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286110511310.37081/jipdas.v6i1.3827REPRESENTASI DAMPAK PERUNDUNGAN TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK PENYANDANG DISABILITAS TUNARUNGU PADA FILM A SILENT VOICE
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3857
<p>Perkembangan emosional secara bertahap dengan baik sangat penting bagi setiap anak tanpa terkecuali anak disabilitas. Tidak baiknya perkembangan emosional diakibatkan salah satunya yaitu perundungan tindakan yang memberikan dampak berupa trauma pada anak, Perlunya media seperti film yang bertujuan menjadi komunikasi terhadap masyarakat pada dampak tindakan perundungan. Film yang merepresentasikan atau menjelaskan makna realitas dari dampak perundungan terhadap anak tunarungu yaitu, film animasi Jepang ‘Koe no Katachi’ atau dalam bahasa Inggris berjudul <em>A Silent Voice</em>. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk memaknai bagaimana representasi dampak perundungan terhadap perkembangan emosional anak disabilitas tunarungu pada film <em>A Silent Voice</em>. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan studi Pustaka terhadap scene pada film <em>A Silent Voice</em> berdasarkan landasan teori. Analisis data menggunakan semiotika yang dikembangkan oleh Charles Sanders Peirce, yaitu <em>representamen, object, interpretant</em>. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan jika film <em>A Silent Voice</em> ditemukan dampak terhadap mengontrol emosional, sosial emosional dan menyakiti diri sendiri. Dampak terhadap perkembangan emosional yang dirasakan korban perundungan sangat diperlihatkan bagaimana dirinya merasa kurang percaya diri, sedih , dan hingga berkeinginan menyakiti diri.</p>Salsa Billa Fitria YunisaToni Yudha PratamaSistriadini Alamsyah Sidik
Hak Cipta (c) 2026 Salsa Billa Fitria Yunisa, Toni Yudha Pratama, Sistriadini Alamsyah Sidik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286111412410.37081/jipdas.v6i1.3857PENGGUNAAN METODE EXPLICIT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN VOKASIONAL MERAJUT KEYCHAIN PADA ANAK TUNARUNGU DI SKH NEGERI 01 KOTA CILEGON
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3853
<p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional merajut keychain dengan menggunakan metode explicit instruction dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif one group pre-test and post-test, serta dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Subjek penelitian yaitu siswa tunarungu di SKh Negeri 01 Kota Cilegon dengan jumlah 4 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam berbentuk tes, observasi dan dokumentasi. Pembelajaran keterampilan vokasional ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki siswa yang dapat diarahkan menjadi peluang usaha setelah siswa lulus sekolah. Metode explicit instruction yang diterapkan dalam penelitian ini dilakukan secara berulang dan bertahap agar siswa lebih mudah memahami tahapan pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan bahwa Thitung = 0, dengan dasar uji wilcoxon 0,05 dan jumlah sampel N=4, maka diperoleh Ttabel = 0, maka pada saat itu, H0 ditolak karena Thitung = Ttabel yaitu 0=0, maka artinya hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode explicit instruction berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan vokasional merajut keychain pada anak tunarungu di SKh Negeri 01 Kota Cilegon.</p>Mia Robi'ah AdzawiahToni Yudha Pratama Reza Febri Abadi
Hak Cipta (c) 2026 Mia Robi'ah Adzawiah, Toni Yudha Pratama , Reza Febri Abadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286112513210.37081/jipdas.v6i1.3853PENERAPAN METODE GASING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PERKALIAN DUA ANGKA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3842
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik pada materi perkalian dua angka dengan menerapkan metode GASING. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian yakni peserta didik kelas V SDN Kondangwangi Cilampunghilir, Kec. Padakembang, Kab. Tasikmalaya Jawa Barat 46466. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) Observasi, 2) Angket, 3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode GASING dapat meningkatkan kemandirian belajar peserta didik pada materi perkalian dua angka. Peningkatan kemandirian belajar peserta didik dapat dilihat dari hasil analisis kemandirian belajar peserta didik pada pra-siklus dengan jumlah 20 peserta didik yang dimana 2 peserta didik berkategori sedang, 18 peserta didik berkatogori rendah dengan nilai akhir hasil analisis kemandirian belajar peseta didik 57 dalam kategori “Rendah”. Pada siklus I yang dimana 1 peserta didik berkategori tinggi, 13 peserta didik berkategori sedang dan 6 peserta didik berkategori rendah dengan nilai akhir hasil kemandirian belajar peserta didik yaitu 71 dalam kategori “Sedang”. Pada siklus II yang dimana 13 peserta didik berkategori tinggi, 7 peserta didik berkategori sedang dan tidak ada peserta didik yang berkategori rendah dengan nilai akhir hasil kemandirian belajar peserta didik yaitu 88 dalam kategori “Tinggi”, Hal ini membuktikan terjadi peningkatan kemandirian belajar dari pra-siklus, siklus I dan siklus II.</p>Windi AdellaGeri Syahril SidikRiza Fatimah Zahrah
Hak Cipta (c) 2026 Windi Adella, Geri Syahril Sidik, Riza Fatimah Zahrah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286113314310.37081/jipdas.v6i1.3842PENERAPAN MODEL THINK PAIR AND SHARE (TPS) TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 67 LUBUKLINGGAU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3836
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran <em>Think Pair and Share</em> terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Negeri 67 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis <em>one group pretest-posttest</em>. Berdasarkan hasil analisis data, nilai rata-rata pre-test peserta didik adalah 45,39 dengan tidak ada siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Setelah diterapkan model pembelajaran <em>Think Pair and Share</em>, nilai rata-rata <em>post-test</em> meningkat menjadi 83,09 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 21 dari 23 orang. Uji hipotesis menggunakan uji Z menunjukkan hasil Z<sub>hitung</sub> ≥ Z<sub>tabel</sub> (6,85 ≥ 1,64), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV secara signifikan tuntas setelah diterapkan model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) di SD Negeri 67 Lubuklinggau.</p>Bella Eno LorenzaDedy FirduansyahDea Widaswari
Hak Cipta (c) 2026 Bella Eno Lorenza; Dedy Firduansyah, Dea Widaswari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286114414910.37081/jipdas.v6i1.3836ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE STORY TELLING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SDI AL – IKHLAS KARANGREJO TULUNGAGUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3840
<p>Keterampilan berbicara adalah suatu keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap orang, karena berbicara adalah salah satu media komunikasi yang digunakan setiap hari kepada orang lain. Salah satu cara meningkatkan keterampilan berbicara siswa adalah dengan menggunakan metode story telling. Metode story telling atau biasa disebut dengan metode bercerita merupakan salah satu cara yang efektif untuk melibatkan anak dalam meningkatkan kemampuan keterampilan berbicaranya Berdasarkan hasil pra observasi di SDI Al – Ikhlas, Karangrejo, Tulungagung menunjukkan bahwa lembaga pendidikan tersebut telah menerapkan metode story telling pada muatan pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas II A sesuai dengan visi sekolah yakni membentuk generasi muslim yang beriman dan bertaqwa, berahklak mulia, cerdas, terampil, serta mandiri. Saat pra observasi ada beberapa fenomena pada beberapa siswa yang memiliki semangat dan keceriaan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pembelajara pelaksanaan keterampilan berbicara melalui metode Story Telling dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas II SDI Al – Ikhlas Karangrejo Tulungagung. Berdasarkan uraian diatas data hasil penelitian, dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa melalui metode story telling cukup efektif digunakan untuk melatih keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia terutama dikalangan kelas rendah. Keterampilan berbicara siswa melalui metode story telling dengan nilai rata-rata 57,2, dari hasil rekapitulasi melalui kecenderungan siswa pada saat melakukan kesalahan pada setiap aspek.</p>Lathif ZumailaHikmah Eva TrisnantariEka Yuliana Sari
Hak Cipta (c) 2026 Lathif Zumaila, Hikmah Eva Trisnantari, Eka Yuliana Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286115015710.37081/jipdas.v6i1.3840PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SDN CIPARAY MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASSED LEARNING (PBL)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3845
<p>Rendahnya minat belajar siswa di kelas V SDN Ciparay dikarenakan pembelajaran masih berpusat pada guru atau menggunakan model pembelajaran langsung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran PBL (<em>Problem Based Learning</em>) dalam mata pelajaran IPAS pada materi piramida makanan di SDN Ciparay. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN Ciparay yang berjumlah 28 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data ini melalui observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada kelas V materi piramida makanan melalui model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) menunjukan persentase peningkatan minat belajar pada pratindakan memperoleh 14,29% (minat kurang). Persentase ketuntasan pada siklus I memperoleh hasil 57,14% dengan kriteria (kurang baik) dan presentase pada siklus II memperoleh 82,14% dengan kriteria “sangat baik”. Dari data tersebut diketahui adanya peningkatan minat belajar dari pra tindakan ke siklus II sebesar 67,85%. Dengan demikian, model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) pada materi piramida makanan di kelas V SDN Ciparay dikatakan berhasil dalam meningkatkan minat belajar siswa karena mencapai persentase ketuntasan yang telah ditentukan sebesar 70%.</p>Resti Ulpah RahmawatiHatma Heris MahendraAgus Ahmad Wakih
Hak Cipta (c) 2026 Resti Ulpah Rahmawati, Hatma Heris Mahendra, Agus Ahmad Wakih
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286115816510.37081/jipdas.v6i1.3845PENGARUH APLIKASI MARBEL BELAJAR MEMBACA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMULA SISWA KELAS 1 SDN 04 PULAU PUNJUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3876
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Marbel Belajar Membaca terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SDN 04 Pulau Punjung. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat dan kemampuan membaca siswa, serta keterbatasan media pembelajaran yang digunakan di sekolah. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan model One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa kelas 1 yang mengalami kesulitan membaca. Data dikumpulkan melalui tes membaca, observasi, wawancara guru, dan angket siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Marbel dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa, khususnya dalam membaca huruf, suku kata, kata, dan kalimat. Hasil pretest menunjukkan sebagian besar siswa belum bisa membaca dengan baik, sementara hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan. Uji hipotesis dengan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, aplikasi Marbel efektif digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemula siswa di sekolah dasar.</p>Yulia DarniyantiAmar SalahuddinMuhammad Ikrar Islami
Hak Cipta (c) 2026 Yulia Darniyanti, Amar Salahuddin, Muhammad Ikrar Islami
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286116617510.37081/jipdas.v6i1.3876PENGEMBANGAN MEDIA BERGAMBAR BERBANTUAN CANVA BERORIENTASI KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SDN 03 KOTO BARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3873
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh peserta didik yang kurang aktif dan kurang fokus dalam mengikuti pembelajaran, media bergambar yang digunakan hanya media bergambar yang seadanya saja dan kurang menarik, pembelajaran masih dominan dengan ceramah, pada saat pembelajaran masih dominan menggunakan buku LKS, kurang menggunakan alat bantu seperti media bergambar yang menarik. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti berupaya mengembangkan media bergambar, menambah media pembelajaran yang ada disekolah dan menghasilkan pengembangan media bergambar yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan R & D (<em>Research and Development). </em>Model Pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yaitu analisis (<em>analyze</em>), perancangan (<em>design</em>), perancangan (<em>development</em>), implementasi (<em>implementation</em>) dan evaluasi (<em>evaluation</em>). Hasil penelitian dan pengembangan ini menghasilkan media bergambar pada pembelajaran Bahasa Indonesia bahan ajar media bergambar pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN 03 koto baru yang di peroleh dari 2 validator, pada uji validasi modul ajar mendapatkan presentase 88% .pada uji validasi materi mendapatkan presentase 92%, pada uji validasi media mendapatkan presentase 90%, pada uji validitas bahasa mendapatkan presentase 84% di katagorikan valid, kepraktisan media gambar didapat dari pendidik 91% dan peserta didik 82% dikategorikan praktis dan hasil efektivitas yang dilakukan oleh 27 peserta didik mengikuti pembelajaran menggunakan media bergambar dengan rata-rata 75% dikategorikan efektiv.</p>Ahmad Ilham AsmaryadiEka FilahanasariMuhamad Zidane
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Ilham Asmaryadi, Eka Filahanasari, Muhamad Zidane
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286117618410.37081/jipdas.v6i1.3873PENGEMBANGAN MEDIA BUKU SAKU PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI BAGIAN TUBUH TUMBUHAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 10 KOTO BARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3882
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk buku saku pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan materi bagian tubuh tumbuhan untuk siswa kelas IV SD Negeri 10 Kota Baru. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang disebabkan minimnya variasi metode dan media pembelajaran yang digunakan guru, yang sebagian besar masih mengandalkan metode ceramah. Penggunaan media pembelajaran buku saku diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membuat proses belajar menjadic lebih menarik, efektif, serta menyenangkan. Uji efektivitas melalui tes hasil belajar memperlihatkan sebagian besar siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, mengindikasikan media ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bagian tubuh tumbuhan. Media buku saku ini juga mendukung penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif, kreatif, dan eksploratif di luar ruang kelas.</p>Yulia DarniyantiAmar SalahuddinRiza Afrianti
Hak Cipta (c) 2026 Yulia Darniyanti, Amar Salahuddin, Riza Afrianti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286118519610.37081/jipdas.v6i1.3882PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN e-LKPD BERBASIS ETNOSAINS GONDANG DAN TALEMPONG PADA MATERI IPA DI SDN 15 SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3889
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai IPA siswa kemudian media pembelajaran yang digunakan sebelumnya menggunakan buku cetak dalam proses pembelajaran. Untuk itu perlu adanya suatu pembenahan dalam proses pembelajaran kepada siswa untuk meningkatkan hasil belajar yaitu dengan menggunakan suatu media dalam mengajar. Sehingga membuat siswa aktif dan interaktif dalam mengikuti proses pembelajaran yang sedang berlangsung. penelitian ini menggunakan model ADDIE. model ADDIE ini memiliki lima tahap pengembangan yaitu: <em>Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. </em>Tahap pertama adalah tahap <em>Analyze, </em>pada tahap ini yang dilakukan adalah menganalisis perlunya dilakukan pengembangan tersebut. Selanjutnya adalah tahap <em>Design, </em>pada tahap ini yang dilakukan adalah marancang suatu produk yang akan dikembangkan. Selanjtnya adalah tahap <em>Development</em>, yaitu tahapan yang bertujuan untuk menghasikan produk yang dirancang sebelumnya. Selajutnya adalah tahap <em>Implementation, </em>pada tahap ini adalah mengimplementasikan produk yang dikembangkan, terakhir adalah tahap <em>Evaluation, </em>pada tahap ini yang dilakukan adalah mengevaluasi produk yang telah dikembangkan. Hasil penilaian media pembelajaran <em>e-</em>LKPD berbasis Etnosains pada uji validasi oleh tiga validator menghasilkan nilai rata-rata 90,6 dikategorikan sangat valid dan media pembelajaran <em>e-</em>LKPD berbasis Etnosains layak untuk dugunakan dalam proses pembelajaran.uji praktikalitas oleh guru dengan persentase 89,1 dikategorikan sangat praktis dari segi penggunaan mudah dan dari segi waktu sangat efisien. Uji praktikalitas dari 24 orang siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan media yang dikembangkan pada materi 1 dinyatakan 87,5% tuntas materi 2 dinyatakan 87,5% tuntas dan materi 3 didapatkan 91,6% tuntas.dikategorikan sangat praktis dari segi penggunaan mudah dan dari segi waktu sangat efisien. Dikategorikan sangat efektif.</p>Yulia DarniyantiZumrotun LutfiahNatasya Bella
Hak Cipta (c) 2026 Yulia Darniyanti, Zumrotun Lutfiah, Natasya Bella
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286119721510.37081/jipdas.v6i1.3889PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA MATERI NORMA DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI UNTUK SISWA DI KELAS III SDN 08 KOTO BARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3916
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa serta untuk mengetahui apakah dengan penggunaan Media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila materi “Norma Dalam Kehidupan Sehari-hari” melalui media pembelajaran audio visual di kelas III SDN 08 Koto Baru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pengembangan (R&D).Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 08 Koto Baru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan hasil belajar pada materi “Norma Dalam Kehidupan Sehari hari” di kelas III SDN 08 Koto Baru. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dapat dilihat dari perolehan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 60% siswa yang tuntas, pada siklus II yaitu: 87% siswa yang tuntas.Hal ini membuktikan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II.</p>M. AnggrayniNanik SetiawatiFigur Figur
Hak Cipta (c) 2026 M. Anggrayni, Nanik Setiawati, Figur Figur
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286121622310.37081/jipdas.v6i1.3916STRATEGI PENGELOLAAN KECERDASAN EMOSI UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMKN 4 LUWU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3994
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa serta untuk mengetahui apakah Skripsi ini membahas tentang Strategi Pengelolaan Kecerdasan Emosi untuk Meningkatkan <em>Self Efficacy</em> Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 4 Luwu. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui bagaimana gambaran kecerdasan emosional guru di SMKN 4 Luwu ; Untuk mengetahui bagaimana gambaran <em>Self Efficacy</em> di SMKN 4 Luwu ; Untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam mengelola <em>Self Efficacy</em> siswa melalui pendekatan kecerdasan emosional dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 4 Luwu. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif atau kualitatif deskriptif, dengan sumber data penelitian ini adalah guru dan siswa di SMKN 4 Luwu. Data di peroleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Kecerdasan emosional pada guru sangat berperan penting dalam proses pembelajaran dan dalam meningkatkan <em>self efficacy</em> siswa. Hal ini di buktikan pada siswa SMKN 4 Luwu yang menunjukkan keyakinan terhadap kemampuan dirinya dalam proses belajar seperti dalam menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran. Tentu hal ini tidak lepas dari dukungan dari pihak guru yang selalu memberikan motivasi. Dan juga berasal dari strategi guru dalam mengelola <em>self efficacy</em> siswa melalui pendekatan kecerdasan emosional seperti pendekatan reflektif dan spiritualitas, komunikasi empatik, pelibatan aktif siswa dalam pembelajaran, dan penguatan positif. Secara khusus strategi ini tidak hanya berjalan pada pelajaran pendidikan agama islam saja tapi juga pada pelajaran lain.</p>Ummul Inayah LipuNurdin KAmir Faqihuddin Assafari
Hak Cipta (c) 2026 Ummul Inayah Lipu, Nurdin K, Amir Faqihuddin Assafari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286122423510.37081/jipdas.v6i1.3994IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS II SD MUTIARA HATI KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3998
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program literasi dalam pembentukan karakter siswa kelas II di SD Mutiara Hati. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II, wali kelas, dan kepala sekolah sebagai pelaku utama dalam pelaksanaan program literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan literasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi dilaksanakan melalui kegiatan membaca 15 menit sebelum pelajaran, pengisian jurnal harian, penggunaan pojok baca, serta pengintegrasian literasi numerasi dan digital dalam proses pembelajaran. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan literasi dasar siswa, tetapi juga membentuk karakter positif. Nilai-nilai karakter yang berhasil dikembangkan meliputi religius, mandiri, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, kreatif, dan gemar membaca. Implementasi literasi yang dilakukan secara konsisten dan terarah mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter siswa secara menyeluruh.</p>Dini Aulia RohmahSa'odah Sa'odahDilla Fadhillah
Hak Cipta (c) 2026 Dini Aulia Rohmah, Sa'odah Sa'odah, Dilla Fadhillah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286123624910.37081/jipdas.v6i1.3998PEMBELAJARAN PENDIDIKAN SENI RUPA DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV SDN GONDRONG 3 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3999
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran pendidikan seni rupa dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas IV di SDN Gondrong 3 Kota Tangerang. Penelitian ini melakukan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran, termasuk diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung, yang sesuai dengan sifat siswa. Untuk mendorong siswa untuk membuat karya seni tiga dimensi yang unik, guru juga memanfaatkan metode dan media sederhana seperti kardus dan kertas bekas. Untuk meningkatkan kreativitas, siswa harus diberi kebebasan untuk berbicara secara bebas dan bebas. Penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan menggabungkan proses dan hasil karya. Ini juga mencakup penilaian diri sendiri dan penilaian antar rekan (penilaian teman). Secara keseluruhan, telah terbukti bahwa pembelajaran seni rupa dapat meningkatkan daya cipta, rasa percaya diri, dan nilai karakter siswa selama proses berkarya. </p>Ivo LuckyantoroEka Yulyawan KurniawanSumadiningrat Sumadiningrat
Hak Cipta (c) 2026 Ivo Luckyantoro, Eka Yulyawan Kurniawan, Sumadiningrat Sumadiningrat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286125026010.37081/jipdas.v6i1.3999PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN DI SKH NEGERI 01 PANDEGLANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3996
<p>Penelitian ini menunjukkan bahwa anak tunagrahita ringan belum mampu membaca huruf konsonan. Salah satu penyebabnya ialah kurang optimalnya pembelajaran pada media interaktif yang dilakukan oleh guru. Media wordwall adalah platform pembelajaran interaktif berbasis web yang digunakan untuk membuat berbagai permainan edukatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media wordwall dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada peserta didik tunagrahita ringan kelas V di SKh Negeri 01 Pandeglang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain Single Subject Research (SSR) tipe A-B-A. Subjek penelitian ini adalah siswa tunagrahita ringan kelas V di SKh Negeri 01 Pandeglang. Target behavior dalam penelitian ini yaitu kemampuan menunjukkan huruf, menyebut kan huruf, dan menuliskan huruf konsonan (b,c,d,f,g,h,j,k,l,m) dalam aspek membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan pada kemampuan menunjukkan huruf konsonan mendapatkan rata-rata persentase atau mean level dari fase baseline A1, intervensi (B), dan baseline A2 yaitu 40%,92,2%, dan 75%. Pada hasil penelitian kemampuan menunjukkan huruf konsonan dari fase baseline A1, intervensi (B), baseline A2 yaitu 40%,89,7%,dan 65%. Kemudian hasil penelitian kemampuan menuliskan huruf konsonan dari fase baseline A1, intervensi (B), baseline A2 yaitu 30%,93,5%, dan 65%. Sehingga dapat disimpulkan penggunaan media wordwall memberikan pengaruh pada kemampuan membaca permulaan pada siswa tunagrahita ringan kelas V di SKh Negeri 01 Pandeglang.</p>Eva Hilda SalsabilaDedi MuliaNeti Asmiati
Hak Cipta (c) 2026 Eva Hilda Salsabila, Dedi Mulia, Neti Asmiati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286126127410.37081/jipdas.v6i1.3996PENGARUH GABUNGAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DAN KOOPERATIF STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN GOTONG ROYONG SISWA KELAS IV
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4000
<p>Pendidikan berperan strategis dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia, salah satunya melalui penggunaan model pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan gabungan model PBL (<em>Problem Based Learning</em>) dan Kooperatif STAD (<em>Student Team Achievement Division</em>) terhadap kemampuan bernalar kritis serta sikap gotong royong peserta didik kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan <em>Quas</em><em>y Experimental Design</em> jenis <em>Pretest</em>–<em>Posttest</em> Control Group Design. Instrumen penelitian berupa tes awal (<em>pretest</em>) dan tes akhir (<em>posttest</em>), dengan analisis data menggunakan uji ANCOVA. Hasil uji menunjukkan Fhitung masing-masing 5,169 dan 19,063 dengan taraf signifikansi 0,027 dan 0,000 (< 0,05). Hal ini membuktikan bahwa gabungan model PBL (<em>Problem Based Learning</em>) dan Kooperatif STAD (<em>Student Team Achievement Division</em>) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan bernalar kritis. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran gabungan ini lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan strategi gabungan sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas proses maupun hasil belajar, sekaligus mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kerja sama.</p>Ida Catur OktafiasariDevita SulistianaIda Putriani
Hak Cipta (c) 2026 Ida Catur Oktafiasari, Devita Sulistiana, Ida Putriani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286127528310.37081/jipdas.v6i1.4000KEMAMPUAN BERHITUNG PADA SISWA KELAS 1 SDN PORIS PELAWAD 6 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4005
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya media pembelajaran matematika yang kurang variasi sehingga berpengaruh pada kemampuan berhitung siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Pembelajaran Jepit Angka Terhadap Kemampuan Berhitung Pada Siswa Kelas 1 SDN Poris Pelawad 6 Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan adalah penelitian <em>quasi eksperiment</em>. Sempel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas I SDN Poris Pelawad 6 Kota Tangerang, yang berjumlah 62 siswa, dengan pengambilan sampel 2 kelas yang terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data berupa tes <em>pretest </em>dan <em>posttest</em> dan non test mengambil dokumentasi menggunakan instrument soal yang berupa kisi-kisi soal <em>Pre-test</em> dan <em>Post-test </em>dan study dokumentasi yang menggunakan non tes mengambil dokumentasi. Pada Uji <em>pretest </em>dapat diperoleh data berupa nilai signifikansi (2 tailed) 0,751>0,05, Maka keputusan yang diambil H<sub>0</sub> diterima dan H<sub>1</sub> ditolak sedangkan untuk uji post test dapat diperoleh data berupa nilai signifikansi (2 tailed) 0,001<0.05, Maka keputusan yang diambil Ho ditolak dan H₁ diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat Pengaruh Media Pembelajaran Jepit Angka Terhadap Kemampuan Berhitung Pada Siswa Kelas 1 SDN Poris Pelawad 6 Kota Tangerang.</p>Novia AmaliaMoh. ZamroniSepty Nurfadhillah
Hak Cipta (c) 2026 Novia Amalia, Moh. Zamroni, Septy Nurfadhillah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286128429510.37081/jipdas.v6i1.4005PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBASIS BERDIFERENSIASI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SDN JURUMUDI 4
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4006
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model <em>Project Based Learning</em> (PjBL) berbasis berdiferensiasi terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDN Jurumudi 4. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain <em>one group pretest-posttest</em>. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa kelas VA yang diberi perlakuan dengan menerapkan model PjBL berbasis berdiferensiasi. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan berpikir kreatif, dan data dianalisis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa adalah 37.96 dan meningkat menjadi 54.04 pada posttest. Hasil uji-t memperoleh nilai thitung sebesar 4.811, sedangkan ttabel sebesar 1.706 pada taraf signifikansi 0,05. Karena thitung > ttabel, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, model PjBL berbasis berdiferensiasi terbukti dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPAS.</p>Nurfadilah NurfadilahFerry PerdiansyahYenni Yenni
Hak Cipta (c) 2026 Nurfadilah Nurfadilah, Ferry Perdiansyah, Yenni Yenni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286129630210.37081/jipdas.v6i1.4006PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IV SDN PENINGGILAN 5 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4007
<p>Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan dalam keterampilan menyimak siswa dan pentingnya pendekatan kreatif dalam pembelajaran. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menggali pengalaman siswa dan guru, dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video interaktif meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman materi secara signifikan. Meskipun siswa menunjukkan ketertarikan tinggi, variasi kesiapan dan rasa percaya diri sebelum menyimak menghambat kinerja mereka. Siswa mampu menjelaskan dan mengidentifikasi pokok-pokok pikiran, namun mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan secara komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial dalam pembelajaran dapat memperkuat keterampilan menyimak, tetapi memerlukan dukungan guru untuk mempersiapkan siswa secara mental dan emosional. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dalam metode pengajaran dan peran aktif media sosial dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih relevan dan menarik bagi siswa.</p>Rahma MutiaraSumiyani SumiyaniSa'odah Sa'odah
Hak Cipta (c) 2026 Rahma Mutiara, Sumiyani Sumiyani, Sa'odah Sa'odah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286130331210.37081/jipdas.v6i1.4007PENGARUH METODE KETERAMPILAN PROSES BERBASIS PENDEKATAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SDN JURUMUDI 4 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4008
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode keterampilan proses berbasis pendekatan berdiferensiasi terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas IV di SDN Jurumudi 4 Kota Tangerang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional dan kurangnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment), yang melibatkan dua kelas: kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing sebanyak 25 siswa. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa metode keterampilan proses berbasis pembelajaran berdiferensiasi, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil posttest menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 70,82 dan kelas kontrol sebesar 67,2. Uji hipotesis menggunakan uji t (separated model) menghasilkan nilai Thitung = 2,6247 dan Ttabel = 2,01, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode keterampilan proses berbasis pendekatan berdiferensiasi terhadap hasil belajar IPAS siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan berdiferensiasi sebagai strategi efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.</p>Siti MariyamFerry PerdiansyahSa'odah Sa'odah
Hak Cipta (c) 2026 Siti Mariyam, Ferry Perdiansyah, Sa'odah Sa'odah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286131332410.37081/jipdas.v6i1.4008IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN PARTISIPATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI HAKIKAT DAN KETAUHIDAN DENGAN SYU’ABUL IMAN PADA KELAS X SMAN 6 PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4001
<p>Skripsi ini membahas tentang implementasi metode pembelajaran partisipatif untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi hakikat dan ketauhidan dengan syu’abul iman pada kelas x sman 6 palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode pembelajaran partisipatif dalam meningkatkan minat siswa kelas x sman 6 palopo pada materi hakikat ketauhidan dengan syu’abul iman; untuk menganalisis peningkatan minat siswa melalui metode partisipatif pada materi hakikat dan ketauhidan dengan syu’abul iman kelas x sman 6 palopo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan kelas (PTK) model kemmis dan mc taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan,observasi dan refleksi.subjek penelitian adalah siswa kelas x andi djemma yang berjumlah 13 siswa. Untuk memperoleh data yang relevan, penulis menggunakan lembar observasi siswa dan guru dan lembar angket. Teknik pemgumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan lembar angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa meningkat dari nilai 79% (cukup) pada siklus I menjadi 89% (baik) pada siklus II. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari nilai 78% (cukup) pada siklus I menjadi 82% (baik) pada siklus II. Minat belajar siswa dari 68% (sedang) pada pra siklus menjadi 73% (sedang) pada siklus I naik menjadi 87% (tinggi) pada siklus II.</p>Rina SelvianaHasriadi HasriadiErvi Rahmadani
Hak Cipta (c) 2026 Rina Selviana, Hasriadi Hasriadi, Ervi Rahmadani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286132533910.37081/jipdas.v6i1.4001HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SDN GUGUS 4 KANIGORO BLITAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4003
<p>Penelitian ini dilakukan guna memahami sejauh mana kompetensi pedagogis guru berkontribusi terhadap motivasi belajar siswa siswa terhadap hasil belajar mereka di SDN Gugus 4 Kanigoro Blitar. Pendekatan yang dilakukan berbasis angka dengan teknik analisis hubungan antar variabel, penelitian ini melibatkan 60 siswa dan 60 guru yang dipilih melalui teknik single stage cluster sampling. Pengumpulan data memanfaatkan angket berskala Likert yang telah terverifikasi secara valid dan reliabel. Analisis dilakukan dengan bantuan SPSS versi 21 menggunakan teknik korelasi berganda, dengan uji normalitas, homogenitas, dan multikolinearitas sebagai persyaratan. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan yang signifikan dalam konteks variabel yang diuji antara kompetensi pedagogis guru dan motivasi belajar siswa dalam menentukan pencapaian akademik mereka. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi peningkatan mutu pendidikan dasar, terutama dalam aspek pengembangan profesional guru dan penguatan motivasi belajar.</p>Iis Zaitun JannahSuyitno SuyitnoSripit Widiastuti
Hak Cipta (c) 2026 Iis Zaitun Jannah, Suyitno Suyitno, Sripit Widiastuti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286134035010.37081/jipdas.v6i1.4003PENERAPAN METODE PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SULAM BENANG MOTIF FLORA BAGI ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN DI SEKOLAH KHUSUS PANDITA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4004
<p>Latar belakang penelitian ini adalah anak dengan hambatan pendengaran memiliki potensi intelektual yang setara dengan anak pada umumnya, namun keterbatasan dalam memahami komunikasi verbal seringkali menjadi kendala dalam proses pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran keterampilan praktik seperti sulam benang. Keterampilan ini belum banyak diterapkan di sekolah khusus, padahal sulam benang memiliki manfaat dalam meningkatkan motorik halus, konsentrasi, dan kemandirian anak. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sulam benang motif flora pada anak dengan hambatan pendengaran melalui penerapan metode <em>Project Based Learning</em> (PjBL). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen <em>one group pre-test and post-test.</em> Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa tunarungu yang telah memiliki keterampilan dasar menjahit. Instrumen penelitian berupa penilaian keterampilan sulam benang berdasarkan 20 aspek penilaian yang disesuaikan dengan tahapan PjBL. Perlakuan pembelajaran dilakukan dalam lima kali pertemuan yang mengikuti enam sintak PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang sangat signifikan pada keterampilan siswa setelah diberikan perlakuan. Skor pre-test siswa menunjukkan kemampuan awal yang rendah, sedangkan skor post-test menunjukkan seluruh siswa memperoleh nilai maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode <em>Project Based Learning</em> efektif dalam meningkatkan keterampilan sulam benang motif flora pada anak dengan hambatan pendengaran. Metode ini juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemandirian, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa.</p>Kalina YunikaToni Yudha PratamaYuni Tanjung Utami
Hak Cipta (c) 2026 Kalina Yunika, Toni Yudha Pratama, Yuni Tanjung Utami
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286135135810.37081/jipdas.v6i1.4004UPAYA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER MEWARNAI DI TK ISLAM AMELIA 2 BINTARO TANGERANG SELATAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4034
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana upaya sekolah dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini, faktor penghambat dan pendukung kegiatan ekstrakurikuler mewarnai di TK Islam Amelia 2 Bintaro Tangerang Selatan. Kreativitas merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak, dan kegiatan mewarnai sebagai bentuk kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu media yang efektif untuk merangsang kemampuan berpikir kreatif mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah lima guru yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler mewarnai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler mewarnai di sekolah bagaimana upaya mengembangkan kreativitas tersebut dengan baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Menunjukkan perkembangan yang cukup baik pada sebagian besar anak. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini meliputi penyediaan fasilitas yang memadai, dukungan guru yang kompeten, dan keterlibatan lingkungan sekolah. Namun, terdapat juga faktor penghambat seperti mood anak yang fluktuatif dan kurangnya keterlibatan orang tua. Secara keseluruhan, kegiatan ekstrakurikuler mewarnai terbukti mampu mendorong pengembangan kreativitas anak usia dini secara optimal di lingkungan sekolah.</p>Miftahul HasanahDesmaliza Desmaliza
Hak Cipta (c) 2026 Miftahul Hasanah, Desmaliza Desmaliza
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286135936910.37081/jipdas.v6i1.4034PENGEMBANGAN MEDIA “KOTARU” (KENALI KOSAKATA BARU) UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4042
<p>Pembelajaran Bahasa Indonesia memuat materi yang wajib dikuasai oleh peserta didik sesuai dengan jenjang pendidikannya, termasuk materi kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan hasil uji keterbacaan siswa terhadap aplikasi Kotaru dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia terkait materi kosakata pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RnD) yang terdiri atas 7 tahap yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel acak. Instrumen untuk pengumpulan data adalah angket dan wawancara. Angket keterbacaan guru menggunakan skala Likert dan angket keterbacaan siswa menggunakan skala Guttman. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif didapatkan dari wawancara sedangkan data kuantitatif didapatkan dari angket. Berdasarkan hasil pengembangan aplikasi Kotaru, melalui validasi materi mendapatkan presentase sebesar 90,4%, validasi bahasa mendapatkan presentase sebesar 88% dan validasi media mendapatkan presentase sebesar 94,4% yang termasuk ke dalam kategori sangat layak. Untuk uji coba produk, melalui hasil uji keterbacaan guru mendapatkan presentase sebesar 94,1% dan hasil uji keterbacaan siswa mendapatkan presentase sebesar 95% yang termasuk ke dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba produk, aplikasi Kotaru sangat praktis untuk digunakan sebagai sarana pendukung untuk mempelajari materi kosakata dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia.</p>Nora Tasya Ariffatul HafidhaSripit WidiastutiIda Putriani
Hak Cipta (c) 2026 Nora Tasya Ariffatul Hafidha, Sripit Widiastuti, Ida Putriani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286137037810.37081/jipdas.v6i1.4042PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI BERMUATAN KEARIFAN LOKAL BERBASIS ANIMAKER PADA PEMBELAJARAN MENULIS LAPORAN KELAS V SD NEGERI 104205 TEMBUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4041
<p>Penelitian dan pengembangan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di SD Negeri 104205 Tembung menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa di kelas tersebut masih tergolong rendah. Selain keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran, rendahnya minat belajar siswa dalam menulis juga menjadi kendala utama. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang kurang menarik, cenderung membosankan, serta belum mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan dikelas masih bersifat umum dan belum mengandung unsur kebudayaan, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran masih sangat terbatas. Jenis penelitian ini yaitu <em>Research and Development</em> (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu <em>Analyze</em> (Analisis), <em>Design</em> (Desain), <em>Development</em> (Pengembangan), <em>Implementation</em> (Penerapan), dan <em>Evaluation</em> (Evaluasi), dengan subjek penelitian siswa kelas V SD Negeri 104205 Tembung sebanyak 15 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu angket atau kuesioner dan tes. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa media video bermuatan kearifan lokal yang layak, praktis dan efektif digunakan pada pembelajaran. Hal ini sesuai dengan penilaian akhir validator ahli materi sebesar 92% dengan kategori “Sangat Layak” dan validator ahli media sebesar 87,27% dengan kategori “Sangat Layak” sehingga media video animasi bermuatan kearifan lokal layak digunakan dalam pembelajaran. Praktikalitas media video bermuatan kearifan lokal diperoleh dari angket respon guru sebesar 96% dengan kategori “Sangat Praktis”. Efektivitas media video animasi bermuatan kearifan lokal diperoleh dari peningkatan hasil belajar melalui Pre-test dan Post-test dengan uji N-Gain mendapat skor 0,54 dengan kategori “Efektif” serta diperoleh dari tes kemampuan menulis siswa meningkat sebesar 25%. menunjukkan bahwa media video bermuatan kearifan lokal dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas V SD Negeri 104205 Tembung.</p>Herlin Aryani SibaraniHalimatussakdiah HalimatussakdiahIrsan IrsanAlbert Pauli SiraitKhairul Usman
Hak Cipta (c) 2026 Herlin Aryani Sibarani, Halimatussakdiah Halimatussakdiah, Irsan Irsan, Albert Pauli Sirait, Khairul Usman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286137938410.37081/jipdas.v6i1.4041PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI INDONESIAKU KAYA BUDAYA DI SDN 066429 MEDAN MARELAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4019
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model <em>TGT (teams games tournament)</em> terhadap hasil belajar siswa. jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen degan desain penelitian <em>two group pre test-pos test design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SDN 066429 Medan Marelan yang terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian diambil secara <em>random sampling</em> terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TGT dan kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model konvensional. Penelitian ini menggunakan instrument tes uraian yang terdiri dari 20 soal yang telah divalidasi. Data yang diperoleh hasil penelitian ini dianalisis dengan uji t satu pihak. Hasil uji t-test untuk kemampuan argumentasi diperoleh harga t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> (7,242 > 1,675). Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat diambil kesimpulan yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi Indonesiaku Kaya Budaya di kelas IV SDN 066429 Medan Marelan.</p>Tarisha IsmawanHusna Parluhutan Tambunan
Hak Cipta (c) 2026 Tarisha Ismawan, Husna Parluhutan Tambunan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286138539010.37081/jipdas.v6i1.4019PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 104206 SEI ROTAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4053
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 104206 Sei Rotan pada materi pecahan. Desain penelitian menguntukkan metode kuantitatif dengan desain <em>one </em><em>group pretest-postest </em>dimana kelas V-A sebagai kelompok eksperimen diberi perlakuan model PBL. Sampel dengan kelas V-A (20 siswa) sebagai kelompok eksperimen diberikan perlakuan.Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 27 soal yang telah divalidasi melalui uji validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest. Teknik analisis data menguntukkan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample T-Test) dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest (51,1) lebih rendah dibandingkan nilai posttest (79,95). Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang membuktikan bahwa model PBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah model PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa, khususnya pada materi penjumlahan dan pengurangan pada pecahan, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah.</p>Yani MariyaniSyahria SyahriaElvi MailaniNurhairani NurhairaniKhairul Usman
Hak Cipta (c) 2026 Yani Mariyani, Syahria Syahria, Elvi Mailani, Nurhairani Nurhairani, Khairul Usman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286139139910.37081/jipdas.v6i1.4053PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SDN 064035 MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4062
<p>Penelitian ini bertujuan untuk (1) kelayakan media pembelajaran <em>Scrapbook</em> yang dikembangkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 064035 Medan. (2) Keefektifan media pembelajaran <em>Scrapbook </em>yang dikembangkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 064035 Medan. Dan (3) kepraktisan media pembelajaran <em>Scrapbook</em> yang dikembangkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 064035 Medan. Jenis penelitian ini menggunakan <em>Research and Development </em>(R&D),subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik SDN 064035 Medan kelas IV dengan total keseluruhan siswa berjumlah 20 siswa 1 orang guru kelas. Metode penelitian ini adalah pengembangan media yang mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan 5 langkah prosedur pengembangan yaitu <em>Analy</em><em>sis</em> (Analisis), <em>Design </em>(Desain), <em>Development</em> (Pengembangan), <em>Implementation</em> (Implementasi), dan <em>Evaluation</em> (Evaluasi). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa uji kelayakan dari media pembelajaran mendapatkan persentase oleh ahli materi 96,3% dengan kategori “Sangat Valid” dan persentase oleh ahli media 98,6% dengan kategori “Sangat Valid” dan Media pembelajaran <em>Scrapbook</em> sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Uji kepraktisan diperoleh dari penilaian oleh praktisi pendidikan dengan mendapatkan 96,6% dengan kategori “Sangat Praktis”. Berdasarkan uji keefektifan yang diperoleh sebelum menggunakan media pembelajaran <em>Scrapbook</em> mendapatkan nilai rata-rata 41,2% dengan kategori “tidak efektif” dan setelah menggunakan media pembelajaran Scrapbook nilai rata-rata yang diperoleh siswa meningkat menjadi 82,2% kategori “cukup efektif” dan nilai yang diperoleh siswa diatas KKM antara 70-90 setelah menggunakan media pembelajaran <em>Scrapbook</em>.</p>Hiline AnggreyaniIrsan Irsan
Hak Cipta (c) 2026 Hiline Anggreyani, Irsan Irsan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286140040510.37081/jipdas.v6i1.4062PENGEMBANGAN PERMAINAN MULTIPLY CARDS SEBAGAI ALAT PERAGA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV UPT SDN 060950 MEDAN LABUHAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4063
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk yang akan digunakan dalam proses pembelajaran dan untuk mengetahui bagaimana kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan alat peraga <em>Multiply cards</em> pada mata Pelajaran Matematika di kelas IV UPT SD Negeri 060950 Medan Labuhan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Reseach and Development menggunakan model ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu tahap pertama analisis (analyze), tahap desain (design), tahap ketiga pengembangan (development), tahap keempat implementasi (implementation), dan tahap kelima evaluasi (evaluation). Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, angket validasi materi, angket validasi desain media, angket praktikalitas pendidikan dan soal tes. Hasil penelitian pengembangan alat peraga <em>Multiply cards</em> pada mata Pelajaran Matematika di kelas IV UPT SD Negeri 060950 Medan Labuhan, pada validasi materi memperoleh nilai presentase 88% dalam kategori “Sangat Valid” sedangkan ahli media memperoleh presentase 96% masuk dalam kategori “Sangat Valid” sehingga media layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Pada uji kepraktisan diperoleh dari tanggapan guru melalui angket yang diberikan dengan nilai presentase 91,25% kategori “Sangat Praktis”. Uji efektivitas melalui pretest dan posttest menunjukkan N-gain rata-rata 68,24%, yang tergolong kategori “efektif”.</p>Amanda Permata PutriIrsan Irsan
Hak Cipta (c) 2026 Amanda Permata Putri, Irsan Irsan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286140641310.37081/jipdas.v6i1.4063PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SDN 060950 MEDAN LABUHAN T.A 2024/2025
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4064
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi pembelajaran berbasis Powtoon pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV SDN 060950 Medan Labuhan serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Latar belakang penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya variasi media yang digunakan guru sehingga pembelajaran cenderung monoton. Metode penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi dengan subjek penelitian 28 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui validasi ahli materi, ahli media, praktisi pendidikan, observasi, wawancara, dan tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi Powtoon dinyatakan sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Uji kepraktisan juga menunjukkan kategori praktis berdasarkan respon guru dan siswa. Selain itu, media terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 67,5 menjadi 88,75 pada post-test dengan ketuntasan belajar meningkat dari 32,14% menjadi 100%. Observasi dan wawancara guru juga mendukung bahwa media animasi Powtoon dapat meningkatkan motivasi, minat, serta pemahaman siswa. Dengan demikian, media animasi Powtoon layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p>Putri Eka Nur Rahmadona HsbWildansyah Lubis
Hak Cipta (c) 2026 Putri Eka Nur Rahmadona Hsb, Wildansyah Lubis
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286141442310.37081/jipdas.v6i1.4064PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA DIGITAL INTERAKTIF UNTUK MENANAMKAN NILAI KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS V UPT SDN 060950 MEDAN LABUHAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4065
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media buku cerita digital interaktif yang digunakan dalam proses pembelajaran serta untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media tersebut dalam menanamkan nilai karakter disiplin pada siswa kelas V UPT SD Negeri 060950 Medan Labuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu analisis (Analysis), perancangan (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Instrumen pengumpulan data mencakup angket validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, angket kepraktisan guru dan siswa, angket karakter disiplin, serta tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku cerita digital interaktif memenuhi kriteria kevalidan dengan persentase skor validasi ahli materi sebesar 96%, ahli media 92%, dan ahli bahasa 92%, dan ahli sehingga dikategorikan “Sangat Valid”. Uji kepraktisan berdasarkan angket guru dan siswa memperoleh skor rata-rata di atas 85%, termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”. Efektivitas media dibuktikan melalui hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,68 (kategori “sedang”), serta peningkatan skor angket karakter disiplin setelah penggunaan media. Dengan demikian, media buku cerita digital interaktif dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk menanamkan karakter disiplin pada siswa sekolah dasar.</p>Herani CitraIrsan Irsan
Hak Cipta (c) 2026 Herani Citra, Irsan Irsan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286142443210.37081/jipdas.v6i1.4065ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BERDASARKAN TEORI NEWMAN DI KELAS III SDN 067097 MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4066
<p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa kelas III SDN 067097 Medan dalam menyelesaikan soal cerita matematika penjumlahan dan pengurangan pada materi pecahan biasa. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah siswa kelas III SDN 067097 Medan, yang terdiri dari 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay soal cerita untuk mengetahui kesalahan siswa saat menjawab soal cerita tersebut, kemudian lembar observasi partisipatif yaitu mencatat aktivitas yang dikerjakan siswa, mendengarkan apa yang mereka ucapkan, dan berpartisipasi dalam aktivitas mereka selama proses pembelajaran berlangsung dan wawancara takberstruktur. Instrumen yang digunakan berupa 10 soal yang telah melalui tahap uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa saat menyelesaikan soal cerita adalah kesalahan membaca (reading errors) sebanyak 3 kali, kesalahan memahami masalah. (comprehension errors) sebanyak 45 kali, transformasi masalah (transformation errors) sebanyak 30 kali, proses perhitungan (process skill errrors) sebanyak 33 kali, dan kesalahan dalam menulis jawaban (encoding errors) sebanyak 32 kali.</p>Dinda Aliyah Putri PutriIrsan Irsan
Hak Cipta (c) 2026 Dinda Aliyah Putri Putri, Irsan Irsan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286143344110.37081/jipdas.v6i1.4066PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN BAHASA RESEPTIF ANAK AUTIS DI YAYASAN BINTANG CENDEKIA THERAPY CENTRE
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4067
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan model pembelajaran <em>direct instruction</em> berupa empat instruksi sederhana ambil, simpan, buang, dan tirukan dalam meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak autis di Bintang Cendikia <em>Therapy Centre</em>, Kota Serang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan <em>single subject research</em> (SSR) desain A-B-A. Target <em>behavior</em> pada penelitian ini adalah perkembangan Bahasa reseptif anak autis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pada fase <em>baseline</em>-1 (A1), fase intervensi (B), dan fase <em>baseline</em>-2 (A2). Data diperoleh dan dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan <em>mean level</em> pada target <em>behavior</em>. Hasil <em>mean level</em> penerapan model pembelajaran <em>direct instruction</em> pada fase <em>baseline</em>-1 (A1) adalah 0%, lalu meningkat secara signifikan Ketika diberikan perlakukan pada fase intervensi (B) sebesar 65%. Setelah perlakukan dihentikan, pada fase <em>baseline</em>-2 (A2) mendapatkan nilai sebesar 62% dan data tersebut telah stabil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat menjawab hipotesis bahwa penerapan model pembelajaran <em>direct instruction</em> dapat meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak autis di Bintang Cendikia <em>Therapy Centre</em>, Kota Serang.</p>Imas InayahNeti AsmiatiToni Yudha Pratama
Hak Cipta (c) 2026 Imas Inayah, Neti Asmiati, Toni Yudha Pratama
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286144244810.37081/jipdas.v6i1.4067EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MENGENAI MATERI GENDER PADA SISWA TUNAGRAHITA DI SKH KORPRI PANDEGLANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4070
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran <em>pop-up book </em>dalam meningkatkan pemahaman mengenai materi gender bagi siswa tunagrahita. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif <em>one group pre-test post-test design. </em>Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 4 siswa SDLB Tunagrahita di SKh KORPRI Pandeglang. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman materi gender yang mencakup identitas gender, peran gender, dan kepemilikan tubuh. Implementasi media dilakukan dalam 4 kali pertemuan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor yang signifikan pada semua subjek penelitian. Skor <em>pre-test</em> berkisar antara 37-53, sedangkan skor <em>post-test</em> meningkat menjadi 90-100. Hasil uji <em>Wilcoxon </em>dengan T-hitung = 0 dan T-tabel = 0 (α = 0,05), diperoleh T hitung sebeesar 10 dan T tabel 0 sehingga menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran <em>pop-up book</em> efektif dalam meningkatkan pemahaman materi gender pada siswa tunagrahita di SKh Korpri Pandeglang.</p>Widya NurhafidahToni Yudha PratamaReza Febri Abadi
Hak Cipta (c) 2026 Widya Nurhafidah, Toni Yudha Pratama, Reza Febri Abadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286144945610.37081/jipdas.v6i1.4070ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA DALAM PENYELESAIAN SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SDN PONDOK BAHAR 6 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4072
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada mata pelajaran matematika kelas IV SDN Pondok Bahar 6 Kota Tangerang. Literasi matematika dipahami sebagai kemampuan merumuskan, menerapkan, serta menafsirkan konsep dan prosedur matematika dalam berbagai situasi, khususnya dalam soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan tes diagnostik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam memenuhi indikator literasi matematika. Tercatat 18 siswa belum mampu merumuskan masalah ke dalam model matematika, 18 siswa belum menggunakan konsep, fakta, dan prosedur dengan tepat, serta 20 siswa belum mampu menginterpretasikan dan merefleksikan hasil jawaban. Temuan ini mengindikasikan rendahnya kemampuan literasi matematika siswa, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis literasi untuk meningkatkan keterampilan pemahaman soal cerita.</p>Putri YeniAam AmaliyahIna Magdalena
Hak Cipta (c) 2026 Putri Yeni, Aam Amaliyah, Ina Magdalena
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286145746610.37081/jipdas.v6i1.4072PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI DIALOG INTERAKTIF BERBANTUAN CANVA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V UPT SDN 060950 KEC. MEDAN LABUHAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4087
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran animasi dialog interaktif berbantuan <em>canva </em>pada mata pelajaran IPAS kelas V UPT SDN 060950 Kec. Medan Labuhan serta untuk mengetahui kevalidan, praktikalitas, dan efektivitas media yang dikembangkan. Penelitian ini didasari oleh permasalahan rendahnya hasil belajar peserta didik, yang dipicu oleh penggunaan metode pembelajaran yang monoton serta minimnya penerapan media yang relevan dengan kebutuhan anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek uji coba terdiri dari 32 peserta didik kelas V-A di UPT SDN 060950 Kec. Medan Labuhan. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi dari ahli materi dan ahli media, angket praktikalitas pendidik, serta soal <em>pre-test </em>dan <em>post-test</em>. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan tergolong valid, dengan skor validasi ahli materi sebesar 92%, dan ahli media sebesar 95%. Respon pendidik terhadap media menunjukkan tingkat praktikalitas yang tinggi dengan skor sebesar 93%. Sementara itu, hasil tes menunjukkan bahwa media tersebut efektif dalam meningkatkan hasil belajar, dibuktikan dengan peningkatan skor <em>post-test </em>dibandingkan <em>pre-test </em>dan memperoleh rata nilai <em>N-Gain </em>sebesar 61,3%. Dengan demikian, media pembelajaran animasi dialog interaktif berbantuan <em>canva </em>dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran IPAS kelas V SD karena terlah tebukti valid, praktis, dan efektif, serta mampu menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.</p>Aqila AzharIrsan Irsan
Hak Cipta (c) 2026 Aqila Azhar, Irsan Irsan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286146747410.37081/jipdas.v6i1.4087HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI SMKN 14 JAKARTA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3871
<p>Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil Observasi yang peneliti lakukan terhadap peserta didik di SMK Negeri 14 Jakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media pembelajaran quizizz berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa di SMKN 14 Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh quizizz yang signifikan terhadap minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan siswa dari kelas X DKV 1 dan X DKV 3 sebagai responden. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara quizizz dan minat belajar siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur hubungan quizizz dan minat belajar. Responden dalam penelitian ini adalah siswa dari SMKN 14 Jakarta. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan pengaruh signifikan quizizz terhadap minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif pada tingkat sedang ke cukup kuat antara hubungan quizizz dengan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari uji koefisien Product Moment menghasilkan “rxy” atau “ro” sebesar 0,578 sedangkan “rt” pada tabel signifikan 5% = 0,232 dan taraf signifikan 1% = 0,302. Dengan demikian dapat diketahui bahwa “ro” > “rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Maka berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media quizizz terhadap minat belajar siswa di SMKN 14 Jakarta.</p>Ahmad Rizal OktavianoKunaenih KunaenihMaria Ulfah
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Rizal Oktaviano, Kunaenih Kunaenih, Maria Ulfah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286147548410.37081/jipdas.v6i1.3871PENGGUNAAN MEDIA ACTIVITY DAILY BOOK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK TUNADAKSA DI SKH NEGERI 01 KOTA CILEGON
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3875
<p>Anak tunadaksa merupakan anak yang memiliki hambatan fisik dan motorik sehingga mengalami keterbatasan pada kemampuan motorik nya, baik motorik kasar maupun motorik halus. Dikehidupan sehari-hari, kemampuan motorik halus menjadi aspek dasar yang perlu dikuasai oleh anak, tidak terkecuali pada anak tunadaksa. Keterbatasan anak tunadaksa pada kemampuan motorik halus tersebut ditunjukkan pada gerakan anggota tubuh yang dominan lebih kaku dan sulit dalam mengontrol gerakan yaitu pada jemari tangan dalam menggenggam dan menempel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan motorik halus pada anak tunadaksa kelas V di SKh Negeri 01 Kota Cilegon dengan menggunakan media <em>activity daily book</em>. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan <em>Single Subject Research (SSR) </em>dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah salah satu anak tunadaksa kelas V SDKh. Target behavior ini adalah kemampuan motorik halus. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan observasi, dokumentasi, tes. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa media <em>activity daily book</em> dapat meningkatkan kemampuan motorik halus subjek. Hal ini berdasarkan adanya peningkatan yang diperoleh pada target behavior yaitu meningkatnya kemampuan motorik halus. Pada fase <em>baseline</em>-1 (A1) sebesar 40%, fase ini merupakan kondisi alamiah tanpa adanya pemberian intervensi menggunakan media <em>activity daily book</em>. Pada fase intervensi (B) sebesar 85,93%, pada fase ini adanya pemberian intervensi dengan menggunakan media <em>activity daily book</em>. Sedangkan pada fase terakhir fase <em>baseline</em>-2 (A2) sebesar 58,75%, pada fase ini hasil alamiah subjek setelah diberikannya intervensi menggunakan media <em>activity daily book</em>. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa media <em>activity daily book</em> dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak tunadaksa di SKh Negeri 01 Kota Cilegon.</p>Via WaspiaSistriadini Alamsyah SidikReza Febri Abadi
Hak Cipta (c) 2026 Via Waspia, Sistriadini Alamsyah Sidik, Reza Febri Abadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286148549210.37081/jipdas.v6i1.3875PENGARUH MEDIA PUZZLE BRAILLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN BRAILLE PADA ANAK TUNANETRA KELAS IV DI SLB NEGERI BEKASI JAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3877
<p>Anak tunanetra merupakan anak yang mengalami gangguan pada indra penglihatannya, sehingga mengalami keterbatasan dalam menerima informasi secara visual termasuk dalam pembelajaran mengenal lambang bilangan. Keterbatasan tersebut membuat anak tunanetra mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran yang bersifat abstrak, oleh karenanya diperlukan suatu media yang bersifat konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media <em>puzzle</em> braille dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan braille pada anak tunanetra kelas IV di SLB Negeri Bekasi Jaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan adalah A-B-A dengan pendekatan <em>single subject research</em> (SSR). Subjek pada penelitian ini adalah satu anak tunanetra total (<em>totally blind</em>). Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan tes menggunakan instrumen yang telah melalui uji validasi isi berupa <em>expert judgement.</em> Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan ditampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan data yang telah dianalisis menunjukkan adanya perubahan yang lebih baik terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan braille 1-10 dibandingkan dengan kemampuan awal. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata atau <em>mean level</em> pada fase <em>baseline</em> 1 (A-1) adalah 40%, setelah diberikan perlakuan pada fase intervensi (B) rata-rata atau <em>mean level</em> mengalami peningkatan menjadi 91,09% dan rata-rata atau <em>mean</em> <em>level</em> pada fase <em>baseline</em> 2 (A-2) sebesar 73,75%. Maka dapat disimpulkan bahwa media <em>puzzle</em> braille berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan braille 1-10 pada anak tunanetra kelas IV di SLB Negeri Bekasi Jaya.</p>Salsabila Mutti RahmaniaSistriadini Alamsyah SidikSayidatul Maslahah
Hak Cipta (c) 2026 Salsabila Mutti Rahmania, Sistriadini Alamsyah Sidik, Sayidatul Maslahah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286149350010.37081/jipdas.v6i1.3877KAJIAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MEWUJUDUKAN PEMBELAJARAN 4K (KOMPETEN, KREATIF, KOMUNIKATIF DAN KOOPERATIF DI KELAS IV SDN 632 SARONDA KABUPATEN LUWU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3867
<p>Skripsi ini membahas tentang kajian pendekatan saintifik dalam mewujudkan pembelajaran 4K (Kompeten, Kreatif, Komunikatif dan Kooperatif). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik oleh guru kelas IV dalam mewujudkan pembelajaran 4K dan mengetahui tantangan dan solusi guru menggunakan pendekatan saintifik dalam mewujudkan pembelajaran 4K (Kompeten, Kreatif, Komunikatif dan Kooperatif) di kelas IV SDN 632 Sironda, Kabupaten Luwu Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas IV SDN 632 Sironda, Kabupaten Luwu. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi guru, wawancara guru dan siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penilitian menujukkan bahwa 1) Guru di kelas IV SDN 632 Saronda, Kabupaten Luwu telah menerapkan pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran melalui tahapan 5M yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan. Pendekatan saintifik yang diterapkan tidak hanya membantu siswa memahami materi secara mendalam tetapi juga membentuk karakter siswa yang kompeten terhadap ilmu pengetahuan, lebih kreatif dalam menyelesaikan soal, berani mengemukakan pendapat, dan mampu bekerja sama dengan siswa lainnya sehingga tujuan pembelajaran 4K dalam terwujud secara nyata dan berkelanjutan; 2) Terdapat beberapa tantangan yang dialami oleh guru dalam pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik yaitu keterbatasan waktu, kesiapan siswa, dan kurangnya sarana serta media pembelajaran. Adapun solusi yang dilakukan oleh guru yaitu memanfaatkan media sederhana atau benda-benda di sekitar kelas, menyederhanakan kegiatan tahapan pendekatan saintifik, dan memberikan motivasi kepada siswa agar lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran.</p>Nurhalizah NurhalizahSukirman NurdjanMirnawati Mirnawati
Hak Cipta (c) 2026 Nurhalizah Nurhalizah, Sukirman Nurdjan, Mirnawati Mirnawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286150151110.37081/jipdas.v6i1.3867PENERAPAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA PADA ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN DI SKH NEGERI 01 KOTA SERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3865
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan anak dengan hambatan pendengaran di kelas I SDKh dalam menguasai kosakata benda akibat keterbatasan dalam menerima informasi secara verbal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media interaktif dalam meningkatkan penguasaan kosakata pada anak dengan hambatan pendengaran di SKh Negeri 01 Kota Serang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan bahwa anak masih mengalami kendala dalam mengenali nama-nama benda di lingkungan sekitar, dan membutuhkan penguatan tambahan dalam menggunakannya dalam kegiatan belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain <em>One Group Pre-Test Post-Test</em> dengan tiga anak dengan hambatan pendengaran sebagai subjek. Media interaktif yang digunakan berupa aplikasi pembelajaran dengan gambar, permainan tebak gambar, susun huruf, dan menjodohkan kata dengan gambar. Data diperoleh melalui pretest dan post-test untuk menilai kemampuan anak dalam menunjukkan, menyebutkan, dan menuliskan kosakata. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan setelah perlakuan. Media interaktif terbukti efektif membantu anak lebih mudah memahami dan mengingat kosakata melalui tampilan visual yang menarik dan aktivitas yang menyenangkan.</p>Hana Nailah ShafhahYuni Tanjung UtamiReza Febri Abadi
Hak Cipta (c) 2026 Hana Nailah Shafhah, Yuni Tanjung Utami, Reza Febri Abadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286151251710.37081/jipdas.v6i1.3865DAMPAK MEDIA GRAFIS TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA (Studi Survey di SMK Negeri 14 Jakarta)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3874
<p>Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil Observasi yang peneliti lakukan terhadap peserta didik di SMK Negeri 14 Jakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah media grafis berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 14 Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak pengaruh media grafis yang signifikan terhadap minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan siswa dari kelas XI AKL 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dampak antara media grafis dan minat belajar siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur dampak media grafis dan minat belajar siswa. Responden dalam penelitian ini adalah siswa dari SMK Negeri 14 Jakarta. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan pengaruh dampak signifikan media grafis terhadap minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang cukup kuat atau sedang antara keterlibatan media grafis dengan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari uji koefisien Product Moment menghasilkan “rxy” atau “ro” sebesar 0,521, sedangkan “rt” pada tabel signifikan 5% = 0,306 dan taraf signifikan 1% = 0,349. Dengan demikian dapat diketahui bahwa “ro” > “rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Maka berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak pengaruh pada media grafis terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 14 Jakarta.</p>Siti Nur AzizahYuli MarlinaSuprapto Suprapto
Hak Cipta (c) 2026 Siti Nur Azizah, Yuli Marlina, Suprapto Suprapto
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286151852810.37081/jipdas.v6i1.3874PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN VOKASIONAL MERAJUT CHUNKY BAG PADA ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3869
<p>Anak dengan hambatan pendengaran kelas 10 di SLB Negeri Bogor manunjukan kesulitan dalam mendengar sehingga membutuhkan pembelajaran khusus. Pendidikan yang diberikan tidak hanya berfokus kepada akademik namun juga perlu diberikan pendidikan vokasional, selaras dengan itu penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional merajut <em>chunky bag </em>dengan menggunakan metode drill dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif <em>one group pre-test and post-test, </em>serta diolah dengan menggunakan uji wilcoxon. Subjek penelitian yaitu siswa hambatan pendengaran tingkat SMALB kelas X di SLB Negeri Bogor dengan jumlah 4 orang perserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam bentuk tes. Pembelajaran keterampilan vokasional ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki perserta didik yang dapat diarahkan menjadi peluang usaha pasca sekolah. Metode <em>drill </em>yang diterapkan dalam penelitian ini dilakukan secara langsung dan berulang serta bertahap agar perserta didik lebih mudah memahami tahapan pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan bahwa Thitung = 0, dengan dasar uji wilcoxon 0,05 dan jumlah sampel N=4, maka diperoleh Ttabel = 0, maka, pada saat itu, H0 ditolak Karena Thitung = Ttabel yaitu 0=0, maka artinya hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode drill berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan vokasional merajut <em>chunky bag </em>pada anak dengan hambatan pendengaran di SLB Negeri Bogor.</p>Zhafira SalsabilaToni Yudha PratamaSistriadini Alamsyah Sidik
Hak Cipta (c) 2026 Zhafira Salsabila, Toni Yudha Pratama, Sistriadini Alamsyah Sidik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286152953310.37081/jipdas.v6i1.3869PENGARUH STRATEGI STUDENT FASILITATOR AND EXPLAINING PADA MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV UPT SPF SD INPRES BONTOMANAI KOTA MAKASSAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3883
<p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi <em>Student Facilitator and Explaining</em> (SFE) pada model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS di UPT SPF SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari kelas IV-A sebanyak 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-B sebanyak 25 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi dan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis dengan <em>Paired Sample t-test</em> serta <em>Mann-Whitney</em>, menggunakan bantuan program SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi dan hasil belajar pada kedua kelompok, namun peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada kelas eksperimen. Rata-rata skor motivasi belajar kelas eksperimen meningkat sebesar 31,36 poin, dan hasil belajar meningkat sebesar 18,04 poin. Sedangkan kelas kontrol hanya mengalami peningkatan motivasi sebesar 7,96 poin dan hasil belajar sebesar 5,08 poin. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan strategi <em>Student Facilitator and Explaining</em> dalam model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) terhadap motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas IV di UPT SPF SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. Strategi ini terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional karena mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan partisipasi, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kontekstual.</span></p>Nur Maulia MutmainnaJamaluddin ArifinUlfayani Hakim
Hak Cipta (c) 2026 Nur Maulia Mutmainna, Jamaluddin Arifin, Ulfayani Hakim
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286153454210.37081/jipdas.v6i1.3883ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3870
<p>Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan siswa masih ada yang mengalami kesulitan dalam mengemukakan gagasan, menuangkan ide, menggunakan struktur bahasa yang baik, menentukan pilihan gaya bahasa, menggunakan ejaan dan tanda baca yang tepat. Tujuan peneliti yaitu untuk menganalisis kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas IV SD Negeri 1 Moyoketen, Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunkan yaitu observasi, tes, wawancara, dokumentasi. Adapun pengecekan keabsahan data yang digunakan yaitu ketekunan/keajegan dan triangulasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu dilihat dari rata-rata setiap aspek. Aspek pertama isi gagasan yang dikemukakan mendapatkan rata-rata sebesar 27,5, aspek kedua organisasi isi mendapatkan rata-rata sebesar 13,5, aspek ketiga struktur dan tata bahasa mendapatkan rata-rata sebesar 17,7, aspek keempat gaya:pilihan struktur dan diksi mendapatkan nilai rata-rata sebesar 11,2, aspek kelima ejaan dan tanda baca mendapatkan rata-rata sebesar 4,1. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu setiap siswa mempunyai kemampuan menulis yang berbeda-beda hal tersebut dapat dilihat dari nilai setiap aspek, jumlah nilai dan rata-rata yang di peroleh. Implikasi pada penelitian ini agar siswa mampu meningkatkan kemampuan menulisnya belajar dan berlatih agar lebih bisa meningkatkan kemampuan menulis mereka khususnya dalam kemampuan menulis teks deskripsi.</p>Sumarti SumartiHikmah Eva Trisnantari
Hak Cipta (c) 2026 Sumarti Sumarti, Hikmah Eva Trisnantari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286154355110.37081/jipdas.v6i1.3870PENERAPAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TATA RIAS PENGANTIN MODERN SISWA TUNARUNGU DI SKH NEGERI 02 LEBAK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3884
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan vokasional yang sesuai bagi siswa tunarungu guna mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja. Salah satu keterampilan yang potensial dikembangkan adalah tata rias pengantin modern, yang menekankan pada ketelitian, estetika, dan koordinasi motorik halus. Bidang tata rias termasuk bidang inklusif karena tidak mengandalkan komunikasi verbal, sehingga sesuai dengan karakteristik siswa tunarungu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan metode drill dalam meningkatkan keterampilan tata rias pengantin modern pada siswa tunarungu di SKh Negeri 02 Lebak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>One Group Pre-test and Post-test Design</em>. Subjek dalam penelitian ini adalah empat siswa tunarungu yang telah memiliki keterampilan dasar dalam tata rias. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes praktik keterampilan tata rias pengantin modern menggunakan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor keterampilan setelah penerapan metode drill. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai T<sup>+</sup> = 10 dan T<sup>−</sup> = 0, sehingga nilai T terkecil adalah 0. Nilai ini dibandingkan dengan T tabel pada taraf signifikansi 0,05 (dua sisi) dengan n = 4, yaitu T tabel = 0. Karena T hitung ≤ T tabel (0 ≤ 0), maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Artinya, terdapat pengaruh signifikan penerapan metode drill terhadap peningkatan keterampilan tata rias pengantin modern. Penelitian ini merekomendasikan metode drill sebagai pendekatan pembelajaran vokasional yang efektif dan sesuai bagi siswa tunarungu.</p>Ilma Hasanah AmaliaToni Yudha PratamaYuni Tanjung Utami
Hak Cipta (c) 2026 Ilma Hasanah Amalia, Toni Yudha Pratama, Yuni Tanjung Utami
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286155255610.37081/jipdas.v6i1.3884STRATEGI GURU DALAM MENGENALKAN GERAKAN SALAT PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE DEMONSTRASI DI RAUDHATUL ATHFAL AL-IKHLAS SETIABUDI, JAKARTA SELATAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3885
<p>Pendidikan agama Islam merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan moral anak sejak usia dini. Salah satu bentuk pendidikan agama yang esensial adalah pengenalan gerakan salat. Anak usia 5–6 tahun berada pada tahap perkembangan motorik dan imitasi yang optimal, sehingga membutuhkan strategi pembelajaran yang konkret dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengenalkan gerakan salat melalui metode demonstrasi dan menganalisis tingkat efektivitas metode tersebut pada anak usia dini di RA Al-Ikhlas Setiabudi, Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta dokumentasi penunjang berupa RPP dan catatan pembelajaran. Subjek penelitian terdiri dari dua orang guru kelompok B dan satu kepala sekolah yang juga berperan sebagai pengajar dalam kegiatan pengenalan salat. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi pembelajaran langsung dengan metode demonstrasi yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Guru memperagakan gerakan salat secara berulang, memberikan bimbingan, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak termotivasi. Meskipun sebagian anak masih mengalami kesulitan dalam menirukan beberapa gerakan seperti takbiratul ihram dan tahiyyat akhir, namun secara umum metode ini efektif karena anak dapat meniru langsung gerakan yang dicontohkan.</p>Firli AdiputriYayah Nurmaliyah
Hak Cipta (c) 2026 Firli Adiputri, Yayah Nurmaliyah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286156457010.37081/jipdas.v6i1.3885PENGARUH PERILAKU BULLYING TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK (STUDY SURVEI DI SMK Tunas Harapan Jakarta Barat)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3888
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya perilaku bullying di lingkungan sekolah yang berdampak pada menurunnya minat belajar peserta didik. Di SMK Tunas Harapan Jakarta, siswa yang menjadi korban bullying menunjukkan gejala kurangnya semangat dan keterlibatan dalam proses belajar. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku <em>Bullying</em> terhadap minat belajar peserta didik di SMK Tunas Harapan Jakarta. <em>Bullying</em> merupakan bentuk perilaku negatif yang dapat berdampak pada kondisi psikologis dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui angket/kuesioner tertutup terhadap sampel peserta didik kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari dua skala, yaitu skala perilaku <em>Bullying</em> dan skala minat belajar, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perilaku <em>Bullying</em> dengan minat belajar peserta didik. Semakin tinggi tingkat <em>Bullying</em> yang dialami, semakin rendah minat belajar siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa <em>Bullying</em> di lingkungan sekolah dapat menjadi hambatan serius dalam pencapaian hasil belajar yang optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif dari pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pihak sekolah dalam menyusun kebijakan pencegahan <em>Bullying</em> sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.</p>Abu Hanifah SidiqFirdaus FirdausMaria Ulfah
Hak Cipta (c) 2026 Abu Hanifah Sidiq, Firdaus Firdaus, Maria Ulfah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286157158310.37081/jipdas.v6i1.3888POLA INTERAKSI GURU DENGAN SISWA UNTUK MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR: STUDI KASUS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI SAMBIBULU TAMAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3899
<p>Penelitian ini menyoroti pentingnya interaksi guru-siswa dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Motivasi, baik intrinsik maupun ekstrinsik, merupakan kunci bagi siswa untuk aktif dan berprestasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis pola interaksi guru dengan siswa kelas V di SD Negeri Sambibulu Taman dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung efektivitas interaksi tersebut. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi interaksi guru-siswa. Partisipan terdiri dari guru dan siswa kelas Vc. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Observasi menunjukkan bahwa guru menerapkan pola interaksi dua arah dan multi arah, dengan dialog aktif, kesempatan bertanya, dan penguatan verbal. Interaksi mencakup instruksional dan personal-emosional, dengan fokus pada motivasi dan dukungan. Strategi guru meliputi penguatan positif, suasana kelas kondusif, dan pendekatan individu, sejalan dengan teori interaksi sosial dan motivasi. Pola interaksi yang positif dan suportif efektif dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan wawasan untuk pengembangan strategi pengajaran yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar.</p>Moch. Iqbal ArfiansahAgus Wahyudi
Hak Cipta (c) 2026 Moch. Iqbal Arfiansah, Agus Wahyudi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286158459410.37081/jipdas.v6i1.3899PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATERI SIKLUS HIDUP HEWAN BERBASIS CANVA PADA SISWA KELAS III MI DATOK SULAIMAN PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3894
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan, prosedur, dan validitas pengembangan video pembelajaran materi siklus hidup hewan berbasis Canva pada siswa kelas III MI Datok Sulaiman Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Subjek penelitian adalah siswa kelas III MI Datok Sulaiman Palopo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara, angket analisis kebutuhan, angket validasi (ahli media, ahli materi, ahli bahasa), dan angket uji praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran materi siklus hidup hewan berbasis Canva layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan dari hasil validasi oleh ahli media, materi, dan bahasa yang memperoleh skor rata-rata di atas 80% (kategori sangat valid), serta uji praktikalitas dari guru dan peserta didik yang menunjukkan bahwa media ini mudah dioperasikan, menarik, dan menunjang pembelajaran mandiri.</p>Nur Afifah SariBaderiah BaderiahAhmad Munawir
Hak Cipta (c) 2026 Nur Afifah Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286159560610.37081/jipdas.v6i1.3894PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK BERBANTUAN QR CODE PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI SIMBIOSIS KELAS V SD NEGERI SAMIR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3856
<p>Proses pembelajaran menuntut adanya inovasi media yang dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Pada mata pelajaran IPAS kelas V di SD Negeri Samir, kegiatan belajar masih menggunakan media sederhana, seperti gambar dari buku Cerdas Tangkas dan cetakan yang kurang menarik, khususnya pada topik simbiosis. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat validitas dan kepraktisan media pembelajaran berupa <em>Pop Up Book</em> yang dilengkapi <em>QR Code</em> guna mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Penelitian ini menerapkan metode <em>Research & Development</em> (R&D) dengan model ADDIE (<em>Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation</em>), namun hanya sampai tahap implementasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan masuk kategori sangat valid, dengan skor rata-rata 92% dari ahli materi dan 95% dari ahli media. Penilaian terhadap kepraktisan menunjukkan hasil 96% dari guru dan 98% dari peserta didik, dengan rata-rata kepraktisan 97% pada kategori "Sangat Praktis". Oleh karena itu, media <em>Pop Up Book</em> dengan <em>QR Code</em> pada materi simbiosis dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas V.</p>Yeni RizkianiAlik Mustafidal Laili
Hak Cipta (c) 2026 Yeni Rizkiani, Alik Mustafidal Laili
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286160761510.37081/jipdas.v6i1.3856ANALISIS PEMBELAJARAN FPB DAN KPK MENGGUNAKAN POHON FAKTOR DI SD KELAS IV NEGERI 105297 HELVETIA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3900
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari secara mendalam sejauh mana pemahaman siswa kelas IV di SD Negeri 105297 Helvetia mengenai konsep FPB dan KPK dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis pohon faktor. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta didik mengalami hambatan dalam memahami bilangan prima sebagai landasan utama dalam proses faktorisasi. Dari total 25 siswa yang terlibat, hanya sekitar 28% yang menunjukkan pemahaman konseptual yang memadai. Sebanyak 40% siswa melakukan kesalahan dalam menentukan nilai FPB atau KPK meskipun mampu menyusun pohon faktor, sementara 32% lainnya menunjukkan kekeliruan sejak tahapan awal faktorisasi. Hambatan-hambatan ini dipengaruhi oleh model pembelajaran yang terlalu berorientasi pada prosedur mekanis tanpa penekanan pada pemahaman makna. Oleh karena itu, disarankan agar guru menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual serta memanfaatkan media konkret untuk memperkuat konstruksi konsep siswa.</p>Khairun Nisa LubisTeti Lidya Simamora Lusy ApriantiElisabeth SamosirWeni Widya AsriatiNur Tri Julia
Hak Cipta (c) 2026 Khairun Nisa Lubis, Teti Lidya Simamora, Lusy Aprianti, Elisabeth Samosir, Weni Widya Asriati, Nur Tri Julia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286161662110.37081/jipdas.v6i1.3900STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI ERA DIGITALISASI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3901
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang diterapkan dalam meningkatkan kinerja guru di era digitalisasi. Transformasi digital telah mengubah cara kerja dan pola pembelajaran di lingkungan pendidikan, sehingga menuntut adanya adaptasi manajerial dalam pengelolaan guru sebagai elemen kunci dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada beberapa sekolah menengah. Hasil penelitian mencerminkan bahwa strategi manajemen SDM yang efektif mencakup pelatihan berbasis teknologi, sistem evaluasi kinerja digital, pemberdayaan guru melalui komunitas belajar daring, serta penerapan reward and punishment yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan dukungan infrastruktur digital turut memperkuat implementasi strategi tersebut. Dengan manajemen SDM yang terarah dan inovatif, kinerja guru dapat ditingkatkan secara signifikan, baik dari segi kompetensi pedagogik maupun profesionalisme di era digital.</p>Khoirunnisaiyah LubisAmin HarahapHasan MaksumLismawati Rambe
Hak Cipta (c) 2026 Khoirunnisaiyah Lubis, Amin Harahap, Hasan Maksum, Lismawati Rambe
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286162262710.37081/jipdas.v6i1.3901IMPLEMENTASI MEDIA DIRECT INTRUCTION TERHADAP GAYA HIDUP SEDENTERY DALAM PELAJARAN OLAHRAGA SISWA KELAS IV MIN 2 BANDUNG BARAT
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3886
<p>Gaya hidup sedentary pada anak-anak telah menjadi masalah kesehatan yang semakin memprihatinkan, khususnya di lingkungan pendidikan dasar. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengeksplorasi penerapan model Direct Instruction dalam pendidikan jasmani dan dampaknya terhadap pengurangan perilaku sedentary pada siswa kelas empat di MIN 2 Bandung Barat. Dengan memakai pendekatan analisis kasus kualitatif, data dirangkum melalui wawancara terbuka, observasi secara langsung, dan kuesioner terbuka yang melibatkan 20 siswa dan 2 guru pendidikan jasmani. Temuan penelitian mengungkapkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas fisik siswa setelah intervensi Direct Instruction-waktu aktivitas harian meningkat dari 30 menjadi 60 menit, sementara waktu sedentary menurun dari 4 jam menjadi 2 jam. Model tersebut juga meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berpartisipasi dalam aktivitas fisik, meningkatkan keterlibatan di kelas, dan mendukung guru dalam memberikan instruksi yang lebih efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa Direct Instruction dapat menjadi strategi yang efektif dalam pendidikan jasmani untuk mempromosikan gaya hidup aktif dan sehat di kalangan siswa sekolah dasar.</p>Ersha Febrianty Choerunnisa
Hak Cipta (c) 2026 Ersha Febrianty Choerunnisa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286162863210.37081/jipdas.v6i1.3886EFEKTIVITAS PERMAINAN BOWLING MODIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 PADA ANAK TUNADAKSA DI SKH NEGERI 01 KOTA CILEGON
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3904
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak tunadaksa yang mengalami hambatan pada bentuk kelainan atau kecacatan pada sistem otot, tulang dan persendian. Permasalahan yang dialami anak tunadaksa kelas III SDKh ini, selain itu juga mempengaruhi pada tingkat perkembangan kognitifnya, sehingga pada dampak perkembangan kognitif anak tunadaksa ini memiliki keterlambatan atau kesulitan, terutama dalam proses pembelajaran matematika dalam mengenal angka 1-10. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan <em>bowling</em> modifikasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Pada permainan <em>bowling</em> modifikasi adalah perlakuan yang diberikan kepada subjek untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan <em>Single Subject Research</em> (SSR) yang menggunakan desain A-B-A. Pengumpulan data yang dilakukan dengan tes melalui instrumen yang telah diuji validitas isi berupa <em>expert judgement</em> dan uji realibilitas konsistensi internal dengan teknik <em>alpha cronbach</em>. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif ditampilkan melalui grafik garis. Hasil penelitian dapat menunjukkan adanya efektivitas permainan <em>bowling</em> modifikasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 yang dibuktikan pada <em>target behavior</em> yang dilakukan sebanyak 3 sesi. Baseline (A-1) memperoleh persentase 0% sampai 40%, fase intervensi yang diberikan perlakuan mendapatkan persentase 53% sampai 80% dan fase baseline (A-2) mendapatkan persentase 60% sampai 83% dan fase baseline (A-2) mendapatkan persentase 0% sampai 56%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan <em>bowling</em> modifikasi efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10.</p>Fazahra Rahmadhani HasenaSistriadini Alamsyah SidikDedi Mulia
Hak Cipta (c) 2026 Fazahra Rahmadhani Hasena, Sistriadini Alamsyah Sidik, Dedi Mulia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286163364210.37081/jipdas.v6i1.3904PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BP DI KELAS V SDN 65 BUA KABUPATEN LUWU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3935
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh <em>reward</em> dan <em>punishment</em> terhadap minat belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 65 Bua Kabupaten Luwu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian <em>ex post facto</em> dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner <em>reward</em>, <em>punishment</em> dan minat belajar. sampel pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 65 Bua yang berjumlah 57 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner <em>reward</em>, kuesioner <em>punishment</em>, kuesioner minat belajar dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, variabel <em>reward</em>, <em>punishment</em>, dan minat belajar berada pada kategori sedang. Secara parsial, pemberian <em>reward</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar peserta didik, dibuktikan oleh nilai t-hitung sebesar 6,773 > t-tabel 1,674 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Pemberian <em>punishment</em> juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, dengan nilai t-hitung sebesar 2,213 > t-tabel 1,674 dan signifikansi 0,031 < 0,05. Secara simultan, <em>reward</em> dan <em>punishment</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar peserta didik, ditunjukkan melalui nilai f-hitung sebesar 55,261 > f-tabel 3,17 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Adapun koefisien determinasi (R²) sebesar 67,2% menunjukkan bahwa pemberian <em>reward</em> dan <em>punishment</em> secara bersama-sama memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan minat belajar peserta didik.</p>Andi Muhammad Fajar HazbullahSt. MarwiyahNilam Permatasari Munir
Hak Cipta (c) 2026 Andi Muhammad Fajar Hazbullah, St. Marwiyah, Nilam Permatasari Munir
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286164365110.37081/jipdas.v6i1.3935PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS APLIKASI CAPCUT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SDN 101823 BEKALA PANCUR BATU T.A 2024/2025
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3944
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi CapCut terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V SDN 101823 Bekala Pancur Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan <em>desain one-group pretest-posttest</em> <em>design,</em> yaitu hanya melibatkan satu kelas tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir yang telah divalidasi dan dinyatakan reliabel dengan koefisien 0,85 Sebelum perlakuan, siswa diberikan <em>pretest</em> untuk mengukur kemampuan awal. Setelah itu, siswa mengikuti pembelajaran dengan media audiovisual yang dikembangkan melalui aplikasi CapCut, dengan topik “Daerahku Kebanggaanku” subtopik “Apa Saja Budaya Daerahku?”. Setelah pembelajaran, siswa diberikan <em>posttest</em> untuk mengetahui peningkatan hasil belajar. Data dianalisis menggunakan <em>Paired Sample t-Test</em> melalui program IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audiovisual berbasis CapCut berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa. Penggunaan media ini disarankan sebagai salah satu alternatif inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran di sekolah dasar.</p>Dwi Anatasia Br Ginting GintingYusra NasutionRobenhart TambaApiek GandamanaWaliyul Maulana Siregar
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Anatasia Br Ginting Ginting, Yusra Nasution, Robenhart Tamba, Apiek Gandamana, Waliyul Maulana Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286165266610.37081/jipdas.v6i1.3944HUBUNGAN KETERLIBATAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN TINGKAT IDENTITAS SOSIAL ANAK USIA DINI DALAM LINGKUNGAN INKLUSIF DI TK NEGERI PEMBINA BATU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3945
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara keterlibatan keluarga dan sekolah terhadap pembentukan identitas sosial anak usia dini dalam lingkungan inklusif. Identitas sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial anak yang dapat dibentuk melalui interaksi dalam kelompok sosial seperti keluarga dan sekolah. Penelitian dilakukan di TK Negeri Pembina Batu yang menerapkan pendidikan inklusif, dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel terdiri dari 56 responden yang terdiri dari guru dan orang tua, ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket skala Likert yang divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keterlibatan keluarga dan sekolah dengan identitas sosial anak (r keluarga = 0,622; r sekolah = 0,598; p < 0,05). Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan sosial yang mendukung keberagaman dan inklusi. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan terintegrasi terhadap dua lingkungan utama anak, yakni rumah dan sekolah, dalam konteks pendidikan inklusif usia dini.</p>Talitha Hanum MartathifahI Wayan SutamaMunaisra Tri Tirtaningsih
Hak Cipta (c) 2026 Talitha Hanum Martathifah, I Wayan Sutama, Munaisra Tri Tirtaningsih
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286166767310.37081/jipdas.v6i1.3945PENERAPAN MODEL STEAM DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SEKOLAH DASAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI ABAD 21
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3866
<p>Penelitian ini bertujuan untuk 1)mengetahui pengaruh penerapan model STEAM dalam pembelajaran tematik terhadap peningkatan kompetensi abad 21 siswa; 2) mengetahui model STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa dalam pembelajaran tematik ;</p> <p>3) mengetahui apa saja tantangan dan peluang dalam menerapkan model STEAM dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan kompetensi abad 21 siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Riview dengan mengkaji beragam sumber yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan STEAM dapat memadukan berbagai bidang ilmu dalam pembelajaran berbasis proyek, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan literasi sains siswa. Di samping itu, model ini juga memfasilitasi partisipasi aktif siswa dalam proses belajar dan membangun karakter sebagai pembelajar mandiri. Walaupun pelaksanaannya di lapangan menghadapi berbagai tantangan seperti kesiapan guru dan kekurangan media pembelajaran, STEAM tetap menjadi metode yang efektif dalam memenuhi tuntutan pendidikan di abad ke-21. Integrasi model ini dalam pembelajaran terpadu meningkatkan relevansi pendidikan dengan kehidupan sehari-hari dan mendukung realisasi profil pelajar Pancasila yang dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.</p>Ajeng Dara SafiraMaria Chlarita TiaEvi Lioni Triyanti SaputriAurel FitrianaTaufik Muhtarom
Hak Cipta (c) 2026 Ajeng Dara Safira, Maria Chlarita Tia, Evi Lioni Triyanti Saputri, Aurel Fitriana, Taufik Muhtarom
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286167468210.37081/jipdas.v6i1.3866EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP KOMUNIKASI SISWA PADA MATERI ANDALUSIA KOTA PERADABAN ISLAM DIBARAT KELAS VII SMPN 8 PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3955
<p>Skripsi ini membahas tentang efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe <em>Team Assisted Individualition </em>(TAI) terhadap komunikasi siswa pada materi Andalusia kota peradaban Islam di Barat kelas VII SMPN 8 Palopo. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualzation (TAI) berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi siswa pada materi Andalusia sebagai kota peradaban islam dibarat kelas VII SMPN 8 Palopo ; Untuk mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi siswa sebelum dan setelah menggunakan model TAI . Jenis penelitian adalah eksperimen kuantitatif. Populasinya adalah siswa kelas VII beragama islam dan sampel pada penelitian adalah peserta didik kelas VII.3 dan kelas VII.6, pengambilan sampel pada penelitian ini di karenakan sampel tersebut memiliki jumlah peserta didik beragama islam paling banyak diantara kelas VII lainnya. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan komunikasi siswa kelas VII SMP Negeri 8 Palopo, khususnya pada materi Andalusia sebagai kota peradaban Islam di Barat. Hasil analisis data pretest dan posttest menunjukkan bahwa: Kemampuan komunikasi siswa di kelas eksperimen meningkat sebesar 25%, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat sekitar 5%. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model TAI menjadi lebih aktif, percaya diri, kritis, dan mampu bekerja sama dalam kelompok. TAI terbukti menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan menyenangkan, dengan peningkatan tidak hanya dari aspek kognitif, tetapi juga afektif dan sosial.</p>Iin Anriani. PKaharuddin Kaharuddin Arwan Wiratman
Hak Cipta (c) 2026 Iin Anriani. P, Kaharuddin Kaharuddin , Arwan Wiratman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286168369310.37081/jipdas.v6i1.3955PENERIMAAN SOSIAL GURU KELAS TERHADAP PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD ISLAM AL AZHAR 10 KOTA SERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3953
<p>Penerimaan sosial merupakan pengakuan serta penghargaan terhadap individu, baik oleh individu lain maupun kelompok sosial, serta sebagai perhatian positif dari orang lain dalam suatu hubungan yang dekat sehingga individu merasa aman, nyaman serta dihargai keberadaanya. Guru kelas yang mampu menerima dan menghargai keberadaan peserta didik berkebutuhan khusus akan menciptakan suasana belajar yang inklusif, meningkatkan partisipasi aktif siswa, dan mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal. Tujuan dari penerlitian ini adalah mengetahui bagaimana penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus SD Islam Al Azhar 10 penerimaan sosial guru kelas teradap peserta didik berkebutuhan khusus dapat dikatakan sudah baik. Aspek penerimaaan sosial oleh Parker dan Asher yang mencakup 5 aspek, yaitu kepedulian, perselisihan, kebersaman, bantuan, dan kedekatan. Secara umum, kelima aspek tersebut menunjukkan bahwa penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus di SD Islam A l Azhar 10 kota Serang telah diterapkan oleh guru kelas.</p>Shiva Hasanata PutriDedi MuliaToni Yudha Pratama
Hak Cipta (c) 2026 Shiva Hasanata Putri, Dedi Mulia, Toni Yudha Pratama
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286169469710.37081/jipdas.v6i1.3953PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA MATERI GLOBALISASI SISWA KELAS IV SDN 2 PINCEPPUTE KOTA PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3963
<p>penerapan model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) di kelas IV SDN 02 Pincepute. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini ialah guru dan siswa kelas kelas IV SDN 02 Pincepute. Jumlah siswa sebanyak 21 orang, masing-masing terdiri dari 13 orang siswa perempuan dan 8 orang laki-laki. Data penelitian diperoleh melalui instrumen penelitian dalam bentuk lembar observasi siswa dan guru serta lembar tes hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui Pada siklus I, persentase aktivitas guru sebesar 73% dengan kategori cukup baik, meningkat menjadi 95% pada siklus II dengan kategori sangat baik selanjutnya aktivitas siswa pada siklus I, mencapai persentase 60% dengan kategori cukup baik, meningkat menjadi 95% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Sedangkan Hasil belajar siswa pada siklus I, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 8 siswa (40%) sedangkan 12 siswa lainnya (60%) belum tuntas. Setelah perbaikan pembelajaran pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat menjadi 18 siswa (90%), dengan hanya 2 siswa (10%) yang belum tuntas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran VCT terbukti dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN materi Globalisasi di kelas IV SDN 02 Pinceppute secara signifikan.</p>Nuriah NuriahAhmad Munawir
Hak Cipta (c) 2026 Nuriah Nuriah, Ahamd munawir
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286169871010.37081/jipdas.v6i1.3963PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA KANTONG PETANI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3964
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia materi fakta opini melalui model <em>problem based learning</em> berbantuan media kantong petani pada siswa kelas IV SDN 3 Sidigede. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 3 Sidigede Jepara. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Wawancara 3) Dokumentasi 4) Tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus ke siklus I dan ke siklus II dapat dilihat dari perolehan ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus yaitu 15% yang tuntas, siklus I yaitu 40% siswa yang tuntas, pada siklus II yaitu: 75% siswa yang tuntas. Hal ini membuktikan penggunaan model <em>Problem Based Learning</em> dan media dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 3 Sidigede.</p>Elfara Putri FauziahSri UtaminingsihMuch Arsyad Fardani
Hak Cipta (c) 2026 Elfara Putri Fauziah, Sri Utaminingsih, Much Arsyad Fardani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286171172010.37081/jipdas.v6i1.3964PENERAPAN METODE JURNAL REFLEKTIF DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN MENJAGA LISAN DAN PERILAKU MENEPATI JANJI KELAS XI MERDEKA 2 DI SEKOLAH MANENGAH ATAS NEGERI 4 PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3965
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode <em>jurnal reflektif</em> dalam Menumbuhkan kesadaran menjaga lisan dan perilaku menepati janji pada siswa kelas XI Merdeka 2 di Sekolah SMA Negeri 4 Palopo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter dalam pendidikan, khususnya pada nilai moral seperti menjaga lisan dan menepati janji, yang masih kurang diinternalisasi oleh siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis <em>jurnal reflektif</em> siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan jurnal reflektif membantu siswa untuk lebih menyadari dan mengevaluasi perilaku mereka, khususnya dalam berucap dan menepati komitmen. Guru berperan aktif sebagai fasilitator dalam mengarahkan proses refleksi siswa. Faktor pendukung dalam penerapan metode ini antara lain dukungan guru, keterlibatan siswa, dan lingkungan sekolah yang kondusif. Sementara itu, kendala yang dihadapi meliputi rendahnya keterampilan menulis reflektif siswa dan kurangnya waktu yang tersedia dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode <em>jurnal reflektif</em> efektif sebagai strategi pendidikan karakter yang dapat diterapkan untuk membentuk pribadi siswa yang lebih sadar, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.</p>Windayani WindayaniFirman Firman Erwatul Efendi
Hak Cipta (c) 2026 Windayani Windayani, Firman Firman , Erwatul Efendi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286172173110.37081/jipdas.v6i1.3965lIMPLEMENTASI HAFALAN DOA SEHARI-HARI MELALUI METODE READING A LOUD PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH 104 CILANDAK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3967
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hafalan doa sehari-hari melalui metode <em>Reading A Loud</em> pada anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah 104 Cilandak. . Fokus penelitian ini mencakup bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam hafalan doa melalui metode <em>Reading A Loud </em>pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di kelas, wawancara mendalam dengan para guru, serta dokumentasi pendukung. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga orang guru kelas sebagai informan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hafalan doa melalui metode <em>Reading A Loud</em> di TK Aisyiyah 104 Cilandak, terbukti efektif dalam membantu anak-anak menghafal doa dengan pengucapan dan artikulasi yang benar, serta meningkatkan kelancaran membaca mereka. Faktor pendukung dukungan orang tua, penyediaan sumber belajar tambahan, kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan lingkungan. Namun, terdapat juga faktor penghambat, seperti kurangnya fokus dan partisipasi anak, serta kurangnya dukungan orang tua di rumah. Kesimpulannya, implementasi metode <em>Reading A Loud</em> di TK Aisyiyah 104 Cilandak menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan hafalan doa anak usia dini.</p>Siti Alfina NazmiYayah Nurmaliyah
Hak Cipta (c) 2026 Siti Alfina Nazmi, Yayah Nurmaliyah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286173274210.37081/jipdas.v6i1.3967PENGGUNAAN METODE DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SENI PANTOMIM PADA ANAK TUNARUNGU DI SKHN 01 KOTA SERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3969
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode <em>Direct Instruction</em> dalam meningkatkan keterampilan seni pantomim pada anak tunarungu di SKH Negeri 01 Kota Serang. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya partisipasi siswa kelas kecil (SD) dalam pembelajaran pantomim, yang selama ini didominasi oleh siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen <em>one group pretest-posttest</em> dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah empat siswa tunarungu kelas 2 SD. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan pantomim dari pretest ke pretestI, baik dari segi ketepatan gerakan, ekspresi wajah, maupun kepercayaan diri siswa. Metode Direct Instruction efektif digunakan karena memberikan contoh konkret dan tahapan terstruktur yang memudahkan siswa tunarungu memahami materi. Hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat Toni Yudha Pratama (2021:45) bahwa pembelajaran yang bersifat langsung dan terstruktur membantu siswa berkebutuhan khusus memahami materi dengan lebih cepat. Temuan ini juga diperkuat oleh Sayidatul Maslahah (2020:62) yang menekankan pentingnya model pembelajaran yang memfasilitasi interaksi visual dan praktik langsung bagi anak tunarungu.</p>Lathifah KhoirunnisaToni Yudha PratamaSayidatul Maslahah
Hak Cipta (c) 2026 Lathifah Khoirunnisa, Toni Yudha Pratama, Sayidatul Maslahah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286174374810.37081/jipdas.v6i1.3969PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 7 PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3973
<p>Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis <em>Augmented Reality (AR)</em> pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 7 Palopo dengan tujuan mengetahui hasil uji validitas dan hasil uji praktikalitas media pembelajaran interaktif berbasis <em>Augmented Reality (AR)</em> pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi mengagungkan Allah Swt. dengan tunduk pada perintah-Nya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang berfokus pada pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi). Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII A di SMP Negeri 7 Palopo dan objeknya yaitu media pembelajaran berbasis <em>Augmented Reality (AR)</em>. Dalam hal ini pengumpulan data melalui hasil observasi, wawancara, angket dan validasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis <em>Augmented Reality (AR)</em> dinyatakan valid berdasarkan penilaian oleh validator, ahli materi 91% dengan kriteria “Sangat Valid”, ahli bahasa 80% dengan kriteria “Valid” dan ahli media 82% dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil kepraktisan yang diperoleh dari uji coba pendidik memperoleh nilai 100% dengan kategori “Sangat Praktis” dan hasil dari uji coba peserta didik memperoleh nilai rata-rata 81% dengan kategori “Sangat Praktis” yang dilakukan oleh 18 peserta didik. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis <em>Augmented Reality (AR)</em> pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran.</p>Nurul HudaNurdin KasoMuhammad Zuljalal Al Hamdany
Hak Cipta (c) 2026 Nurul Huda, Nurdin Kaso, Muhammad Zuljalal Al Hamdany
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286174976110.37081/jipdas.v6i1.3973IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORY, DAN KINESTHETIC (VAK) DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN SKI KELAS VII MTS SA PATIMANJAWARI MALANGKE BARAT
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3975
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas VII MTs SA Patimanjawari Malangke Barat. Proses pembelajaran yang monoton dan kurang inovatif menyebabkan peserta didik cenderung pasif dan hasil belajar yang belum optimal. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana implementasi model pembelajaran Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK) dalam meningkatkan minat belajar peserta didik? (2) Apakah model pembelajaran VAK efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik? (3) Bagaimana hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran VAK? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi model pembelajaran VAK, efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar, serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 peserta didik kelas VII. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar peserta didik dari kategori “cukup” pada siklus I menjadi “sangat baik” pada siklus II. Hasil belajar peserta didik juga meningkat signifikan, di mana seluruh peserta didik mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK) terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran SKI. Pendekatan ini mampu mengakomodasi gaya belajar yang beragam sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna. Model ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran di sekolah.</p>Jihan NazilahHasriadi HasriadiSukmawaty Sukmawaty
Hak Cipta (c) 2026 Jihan Nazilah, Hasriadi Hasriadi, Sukmawaty Sukmawaty
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286176277110.37081/jipdas.v6i1.3975PENGARUH MODEL INQUIRY LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SDN 07 RANTAU SELATAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3977
<p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran <em>Inquiry Learning </em>berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 07 Rantau Selatan. Model <em>inquiry learning</em> dipadukan dengan unsur-unsur kearifan lokal sebagai pendekatan pembelajaran kontekstual yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu <em>(quasi-experiment)</em> dan desain <em>Non-equivalent</em> Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan berupa wawancara, tes (pre-test dan post-test berupa 25 soal pilihan ganda), dan dokumetasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 07 Rantau Selatan, yang terdiri 2 kelas yaitu kelas VA yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample T-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajarab <em>Inquiry Learning </em>secara signifikan meningkatkan hasil belajar IPAS siswa. Nilai signifikan uji statistik sebesar 0,000 (p < 0,05) menegaskan adanya pengaruh positif model ini. Rata-rata nilai post-test pada kelas eksperimen (83,59) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (61,40), dan distribusi nilai pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran <em>Inquiry Learning </em>dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 07 Rantau Selatan.</p>Kesti AnggreaniHusna Parluhutan TambunanEva Betty SimanjuntakRobenhart TambaYusra Nasution
Hak Cipta (c) 2026 Kesti Anggreani, Husna Parluhutan Tambunan, Eva Betty Simanjuntak, Robenhart Tamba, Yusra Nasution
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286177278110.37081/jipdas.v6i1.3977ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS III SDN 100313 TABUSIRA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3879
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam pembelajaran IPAS dan siswa di kelas III SDN 100313 tabusira. Pada penelitian ini peneliti menggunakan jenis metode kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa instrumen wawancara. Peneliti ini menenjukkan bahwa factor kesulitan belajar siswa itu antara lainnya adalah kurannya pemahaman siswa saat pembelajaran, peserta didik tidak konsentrasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran,kurangnya rasa tanggung jawab, dan kurang partisipasi dalam lingkugan sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 100313 tabusira semester 2 tahun ajaran 2025/2026. Hasil penelitian yang didapat oleh peneliti dalam penelitian ini bahwa kesulitan belajar IPAS yang dialami siswa kelas III SDN 100313 tabusira yaitu materi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dialami siswa adalah dikarenakan siswa tidak dapat melihat wujudnya secara langsung, sehingga mereka kurang memahami materi tersebut.</p>Regina PutriMara Judan RambeySartika Rati Asmara Nasution
Hak Cipta (c) 2026 Regina Putri, Mara Judan Rambey, Sartika Rati Asmara Nasution
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286178278710.37081/jipdas.v6i1.3879PENGARUH MEDIA KOMIK TERHADAP MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR: KAJIAN SISTEMATIS LITERATUR (SLR)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3890
<p>Rendahnya minat baca siswa sekolah dasar di Indonesia menjadi persoalan serius dalam pengembangan literasi dasar, yang berdampak pada kemampuan akademis dan perkembangan kognitif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas media komik dalam meningkatkan minat baca siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Dalam penelitian ini, sebanyak 5 artikel empiris yang relevan dipilih dari total 996 artikel yang diidentifikasi, disaring, dan dievaluasi berdasarkan kriteria inklusi yang ketat. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penggunaan media komik secara konsisten berkontribusi pada peningkatan minat baca siswa, dengan banyak studi melaporkan perubahan positif dalam motivasi dan keterlibatan siswa. Beberapa artikel mencatat bahwa intervensi ini menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam minat baca siswa setelah penerapan media komik, yang menunjukkan potensi besar media ini dalam konteks pendidikan. Implementasi optimal memerlukan dukungan berupa pelatihan guru, pengembangan bahan ajar berbasis komik, dan kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas jangka panjang dan jenis komik spesifik dalam konteks pembelajaran, serta untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi minat baca siswa.</p>Khoerul FuadhiRizki WandiraLaila RamadhaniEka Trisnawati
Hak Cipta (c) 2026 Khoerul Fuadhi, Rizki Wandira, Laila Ramadhani, Eka Trisnawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286178880410.37081/jipdas.v6i1.3890PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN POWER POINT INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG KEBERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA DI KELAS V SD NEGERI NAIKOTEN 1
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3980
<p>Hasil oleh Agnes Engelia Sui, NIM:2101140002, dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan <em>PowerPoint</em> Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tentang Keberagaman Budaya Di Indonesia Di Kelas V SD N Naikoten 1”. Dengan rumusan masalah adalah : Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan <em>powerpoint</em> interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang keberagaman budaya di indonesia di kelas V SD N Naikoten 1? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan <em>PowerPoint</em> Interaktif. Metode Penelitian ini Yakni Penelitian Tindakan Kelas, teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari teknik observasi, teknik tes dan studi dokumentasi; subjek penelitian 26 orang peserta didik yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 12 siswi perempuan dengan teknik dan analisis data yakni deskriptif kuantitatif. Penelitian ini diadakan di SD N Naikoten , dengan hasil penelitian ini meninjukan bahwa hasil pada siklus I dari 26 orang yang tuntas 16 orang (61%), tuntas karena tidak bermain pada saat pembelajaran berlangsung, menyimak dengan baik penjelasan guru, memahami materi yang diajarkan, mempresentasikan hasil diskusi, mengerjakan soal tes dengan benar. Sedangkan yang tidak tuntas 10 orang (38%), dinyatakan belum tuntas karena bermain/bercerita pada saat pembelajaran berlangsung,belum memahami materi yang diajarkan , belum mampu mengerjakan soal tes dengan benar. Kekurangan guru yakni belum mampu menguasai kelas dan memberikan motivasi kepada peserta didik,guru menjelaskan materi tidak sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan. Selanjutnya siklus II dari 26 orang peserta didik, dinyatakan tuntas 26 orang (100%), karena peserta didik mampu bekerja sama dalam belajar kelompok dengan baik, mampu mengikuti pembelajaran dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Powerpoint Interaktif dengan baik, mampu bertanya dan menjawab pertanyaan yang guru berikan, mampu memahami dengan baik penjelasan guru. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Koopertaif Tipe Jigsaw Berbantuan Powerpoint Interkatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tentang Keberagaman Budaya Di Indonesia Di Kelas V SD N Naikoten 1, Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa.</p>Agnes Engelia SuiSilvester P. TaneoMartha Khristina Kota
Hak Cipta (c) 2026 Agnes Engelia Sui, Silvester P. Taneo, Martha Khristina Kota
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286180581110.37081/jipdas.v6i1.3980PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS V SDN PERUMNAS 3 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3978
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa antara yang menggunakan model pembelajaran <em>Open Ended </em>dengan yang menggunakan metode pembelajaran secara konvensional yaitu ceramah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian <em>quasi eksperimen </em>dengan desain penelitian <em>Nonequivalent</em> <em>Control Gruop Design</em>. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V(A) berjumlah 26 siswa dan V(B) berjumlah 27 siswa di SDN Perumnas 3, dengan mengambil sample jenuh yakni semua populasi dijadikan sample berarti sebanyak 53 siswa yang dijadikan sample. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis siswa yang berbentuk <em>essay </em>sebanyak 10 soal. Pengujian hipotesis pretes menggunakan uji-t, diperoleh thitung = 1,41 < ttabel = 2,00 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan awal berpikir kritis siswa kelas kontrol maupun eksperimen. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postes dari uji-t diperoleh thitung = 15 > ttabel = 2,00 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan akhir berpikir kritis siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal ini dapat simpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan model pembelajaran <em>Open Ended </em>lebih tinggi dibandingkan dengan model konvensional.</p>Lisa Denanda PutriWarsito WarsitoAris Gumilar
Hak Cipta (c) 2026 Lisa Denanda Putri, Warsito Warsito, Aris Gumilar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286181282310.37081/jipdas.v6i1.3978PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “PERAN” (PERKEMBANGBIAKAN HEWAN) BERBASIS POWER POINT PADA SISWA KELAS IV SDN KAMAL 3 BANGKALAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3962
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan yang menunjukkan bahwa media yang digunakan masih belum beragam dan juga guru yang hanya menggunakan metode mengajar yang monoton sehingga banyak siswa yang mudah bosan saat pembelajaran berlangsung. Untuk merespon hal tersebut, peneliti mengembangkan media pembelajaran “peran” berbasis <em>power point</em> sebagai alat bantu mengajar yang dirancang menggunakan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan juga efisiensi pada saat proses pembelajaran berlangsung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan pemahaman terkait dampak positif dari media pembelajaran inovatif terhadap motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model pengembangan 4D (<em>Define, Design, Develop, dan Disseminate</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran “peran” berbasis <em>power point</em> sangat layak digunakan dalam pembelajaran dengan persentase 74% sehingga dikategorikan “Tinggi” (Valid ). Sedangkan hasil dari angket respon siswa diperoleh persentase 87,5% sehingga dikategorikan sangat praktis.</p>Ika Nurma SeptianiFrissenda Septrianur Marinda Karno PutriRani Nur'ainiShilfi RohmatikaAjib Akhmad FadhoniAhmad Sudi Pratikno
Hak Cipta (c) 2026 Ika Nurma Septiani, Frissenda Septrianur Marinda Karno Putri, Rani Nur'aini, Shilfi Rohmatika, Ajib Akhmad Fadhoni, Ahmad Sudi Pratikno
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286182483210.37081/jipdas.v6i1.3962PENGARUH PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA PENGUASAAN ALJABAR DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3981
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa pada materi aljabar akibat pembelajaran yang monoton dan minim media interaktif. Tujuannya untuk: (1) menguji pengaruh pembelajaran Wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis; (2) membandingkan kemampuan tersebut antara siswa pengguna Wordwall dan pembelajaran konvensional pada disposisi matematis rendah, sedang, dan tinggi; serta (3) mengetahui interaksi keduanya. Metode yang digunakan adalah eksperimen faktorial (<em>factorial experiment</em>). Populasi diambil mengunakan metode <em>Purposive Sampling </em>yaitu sekolah Negeri di Kalanganyar. Sampel Penelitian mengunakan <em>Cluster Random Sampling </em>yaitu SMP Negeri 4 Kalanganyar. Instrumen berupa tes pemecahan masalah dan angket disposisi matematis yang telah valid dan reliabel. Analisis menggunakan ANOVA dua arah. Hasilnya menunjukkan: (1) <em>Wordwall </em>berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah; (2) terdapat perbedaan signifikan kemampuan berdasarkan tingkat disposisi matematis; dan (3) terdapat interaksi signifikan antara penggunaan Wordwall dan disposisi matematis. Disarankan penelitian selanjutnya memperluas materi, menambah durasi, dan mengombinasikan <em>Wordwall</em> dengan strategi lain.</p>Indah IndahDwi YuliantoEgi Adha Juniawan
Hak Cipta (c) 2026 Indah Indah, Dwi Yulianto, Egi Adha Juniawan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286183383810.37081/jipdas.v6i1.3981ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI SUKATANI VI KABUPATEN TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3982
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil data di SD Negeri Sukatani VI Kabupaten Tangerang dengan subjek penelitian guru dan siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dikumpulkan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyaringan data dan menarik Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Analisis strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika yaitu dilihat dari pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi bahwa strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika secara keseluruhan sudah cukup baik, namun alangkah baiknya guru memberikan motivasi sebelum pembelajaran dimulai. Karena memberikan motivasi kepada siswa sebelum pembelajaran dimulai. Dapat membangkitkan semangat belajar siswa, dalam kegiatan pembelajaran.</p>Nabilah AuliaAam AmaliyahSepty Nurfadhillah
Hak Cipta (c) 2026 Nabilah Aulia, Aam Amaliyah, Septy Nurfadhillah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286183984810.37081/jipdas.v6i1.3982ANALISIS PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI BERBASIS KEARIFAN LOKAL SISWA KELAS IV SDN PEGADUNGAN 14 PAGI JAKARTA BARAT
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3984
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan <em>Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)</em> dalam pembelajaran seni tari berbasis kearifan lokal pada siswa kelas IV SDN Pegadungan 14 Pagi Jakarta Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melibatkan guru, kepala sekolah, serta siswa sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa bahwa penerapan P5 dengan tema kearifan lokal melalui pembelajaran seni tari Ratoh Jaroe mampu menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, dan berkebinekaan global. Aktivitas ini memberikan pengalaman belajar kontekstual melalui latihan menari, pengenalan budaya, dan pementasan karya. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kemampuan guru tari, strategi kolaborasi dengan orang tua dan pemanfaatan media digital mampu mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulannya, pelaksanaan P5 berbasis seni tari efektif memperkuat karakter siswa sekaligus pelestarian budaya daerah sebagai wujud kearifan lokal.</p>Fazri NusaibahEka Yulyawan KurniawanAhmad Amarullah
Hak Cipta (c) 2026 Fazri Nusaibah, Eka Yulyawan Kurniawan, Ahmad Amarullah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286184986010.37081/jipdas.v6i1.3984PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STEM BERBASIS PYTHAGORAS CUP TERHADAP DISPOSISI MATEMATIS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3990
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya disposisi matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STEM berbasis <em>Pythagoras Cup</em> terhadap disposisi matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SD. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa, terdiri atas kelas V-A berjumlah 32 siswa sebagai kelas control dan kelas V-B berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa angket disposisi matematis dan tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran STEM berbasis <em>Pythagoras Cup</em> berpengaruh signifikan terhadap disposisi matematis siswa, (2) model pembelajaran STEM berbasis <em>Pythagoras Cup</em> berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, (3) terdapat perbedaan disposisi matematis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, (4) terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir kreatif matematis antara kelas eksperimen dan kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STEM berbasis <em>Pythagoras Cup</em> mampu meningkatkan disposisi matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SD secara lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. persingkat lagi.</p>Lala MaryantiDwi YuliantoYusup Junaedi
Hak Cipta (c) 2026 Lala Maryanti, Dwi Yulianto, Yusup Junaedi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286186186510.37081/jipdas.v6i1.3990PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3991
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Think Pair Share</em> (TPS) dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak dengan hambatan pendengaran di kelas III SDKH SKh Negeri 01 Kota Serang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain <em>One Group Pretest–Posttest</em>. Subjek penelitian terdiri dari 4 anak dengan hambatan pendengaran. Instrumen penelitian meliputi tes tertulis kemampuan menyimak dan lembar observasi ketahanan konsentrasi. Hasil <em>pretest </em>menunjukkan rata-rata skor kemampuan menyimak sebesar 52,5 dengan persentase 59%. Setelah perlakuan berupa pembelajaran dengan model <em>Think Pair Share</em> selama empat pertemuan, hasil <em>posttest</em> meningkat menjadi rata-rata 95 dengan persentase 95%. Peningkatan rata-rata skor adalah 43 poin dengan persentase 43% dari skor maksimal. Hasil uji <em>Wilcoxon</em> menunjukkan nilai signifikansi < 0,01, sehingga H<sub>o</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran <em>Think Pair Share</em> berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan kemampuan menyimak anak dengan hambatan pendengaran.</p>Amelia MaulidinnisaYuni Tanjung UtamiSayidatul Maslahah
Hak Cipta (c) 2026 Amelia Maulidinnisa, Yuni Tanjung Utami, Sayidatul Maslahah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286186687410.37081/jipdas.v6i1.3991PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA/I KELAS VI UPT SDN 067241 MEDAN DENAI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3993
<p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa/I Kelas VI UPT SDN 067241 Medan Denai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk Pre-Eksperimental Design. Dengan design penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI-B UPT SDN 067241 Medan Denai yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik sampel jenuh. Dimana sampel jenuh ini merupakan teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dipilih sebagai sampel. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini menggunakan tes pretest dan posttest yang telah melalui Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Tingkat Kesukaran, dan Uji Daya Pembeda. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata rata hasil belajar siswa tanpa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning bernilai sebesar 45. Sedangkan rata rata hasil belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning bernilai sebesar 79. Teknik analisis data dilakukan melalui Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Hipotesis. Analisis data pada uji Normalitas menyatakan data berdistribusi normal, data nilai pretest di kelas eksperimen yaitu Sig 0.087 > 0,05 dengan nilai Postest 0,061 > 0,05. Uji Homogenitas dinyatakan homogen dengan nilai 0,158 > 0,05. Pada uji Hipotesis hasil perhitungan uji-t menunjukkan bahwa nilai sig. 0,001 < 0,05 dengan perolehan t-hitung berjumlah 13,498 dan t-tabel (df 29) 2,045 yang menyatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa/I Kelas VI UPT SDN 067241 Medan Denai.</p>Putri Enjelita SiahaanApiek GandamanaRobenhart TambaEva Betty SimanjuntakElvi Mailani
Hak Cipta (c) 2026 Putri Enjelita Siahaan, Apiek Gandamana, Robenhart Tamba, Eva Betty Simanjuntak, Elvi Mailani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286187587810.37081/jipdas.v6i1.3993ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SDS MUHAMMADIYAH 5 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3992
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan membaca permulaan siswa kelas II di SDS Muhammadiyah 5 Kota Tangerang. Membaca permulaan merupakan tahap awal dalam penguasaan literasi yang sangat penting bagi perkembangan kemampuan akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menguasai keterampilan dasar membaca, seperti mengenal huruf, menyebutkan kata, dan memahami kalimat sederhana. Namun, ditemukan pula beberapa kendala, antara lain kurangnya minat baca, keterbatasan media pembelajaran, dan perbedaan tingkat kemampuan antar siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode pembelajaran yang lebih variatif serta keterlibatan aktif orang tua dan guru untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.</p>Nuryati Widya Ningrum GintingSunaryo SunaryoYeni Nuraeni
Hak Cipta (c) 2026 Nuryati Widya Ningrum Ginting, Sunaryo Sunaryo, Yeni Nuraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286187988810.37081/jipdas.v6i1.3992PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT PADA MATA PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN PEJAGAN 3 BANGKALAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3972
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Pejagan 3 Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis quali eksperiment non-equivalent design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN Pejagan 3 Bangkalan. Sampel dari penelitian ini adalah kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, tes, dan dokumensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji N-Gain untuk menguji keefektifan model pembelajaran dan uji t untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwanilai signifikansi pada uji t sebesar 0.019, sehingga nilai sig.< 0,05 makadapat dikatakan Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Pejagan 3 Bangkalan. Nilai rata-rata pada uji N-Gain adalah 42,2%. Rentang nilai rata-rata 40%-50% pada uji N-Gain ada pada kategori kurang efektif. Sehingga meskipun terdapat pengaruh dari penerapan model kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar matematika, model TGT masih kurang efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika.Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh penerapan model kooperatif TGT terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN pajagan 3 Bangkalan.</p>Annisa Putri Azalia MaulidinaAyu Maghfirah WidiyatiNurul MakkiyahFiki Riehaz ZuhdiAhmad Syafii KarimAhmad Sudi Pratikno
Hak Cipta (c) 2026 Annisa Putri Azalia Maulidina, Ayu Maghfirah Widiyati, Nurul Makkiyah, Fiki Riehaz Zuhdi, Ahmad Syafii Karim, Ahmad Sudi Pratikno
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286188989610.37081/jipdas.v6i1.3972PENGEMBANGAN MEDIAiAUDIOiVISUAL BERBASIS CIVIC SKILLS BERMUATAN PROFILiPELAJAR PANCASILA KELASiIViSDNi104 JALAJJAiKABUPATEN LUWU TIMUR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4011
<p>Jurnal iini imembahas itentang iPengembangan iMedia iAudio iVisual iBerbasis i<em>Civic</em> i<em>Skills</em> Bermuatan iProfil iPelajar iPancasil iKelas iIV iSDN i104 iJalajja iKabupaten iLuwu iTimur iPada materi inilai-nilai ipancasila idan ipenerapannya idisekolah. iTeknik ipengumpulan idata idilakukan melalui iwawancara, iangket, idokumentasi, idan ivalidasi ioleh ipara iahli. iProduk iyang dikembangkan iberupa ivideo ipembelajaran iinteraktif iyang imenggabungkan igambar, isuara, animasi, idan iteks iuntuk imemperkuat ipemahaman isiswa. Hasil ivalidasi ioleh iahli imateri, media, dan ibahasa, idengan inilai irata-rata i87%. iHal iini imenunjukkan ibahwa imedia iyang dikembangkan iberada ipada ikategori isangat ivalid. iUji ikepraktisan imenunjukkan ibahwa isiswa memberikan irespon ipositif iterhadap ipenggunaan imedia, idengan ihasil ianalisis isebesar i97,84% menunjukkan ibahwa imedia iini isangat ipraktis idan imudah idigunakan idalam iproses pembelajaran. iMedia iaudio ivisual iini imampu imeningkatkan iminat idan iketerlibatan isiswa dalam ipembelajaran iserta imembantu isiswa imemahami imateri inilai-nilai iPancasila idengan cara yang ilebih imenyenangkan idan ikontekstual. iHal iini iterlihat idari ihasil i<em>pretest</em> i61,05% idan hasil <em>posttest</em> i81,57%, iberarti imeningkat i20,52%. Penelitian iini imenyimpulkan ibahwa imedia pembelajaran iberbasis iaudio ivisual iberbasis i<em>civic</em> i<em>skills</em> isangat ilayak, ipraktis, idan iefektif digunakan idalam ipembelajaran iPKn iserta iberpotensi imenjadi isalah isatu ialternatif isolusi untuk meningkatkan ikualitas ipembelajaran idan ipenguatan ikarakter isiswa isesuai idengan iProfil Pelajar Pancasila idi isekolah idasar.</p>Sartika SartikaNurdin NurdinTenrijaya Tenrijaya
Hak Cipta (c) 2026 Sartika Sartika, Nurdin Nurdin, Tenrijaya Tenrijaya
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286189791910.37081/jipdas.v6i1.4011IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) KURIKULUM MERDEKA PADA KELAS 2 SDN KARAWACI 7
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4012
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka pada siswa kelas 2 di SDN Karawaci 7. P5 merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk membentuk karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (<em>proyek- based learning</em>). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap guru kelas, siswa dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 di kelas 2 SDN Karawaci 7 dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang cukup sistematis. Guru berperan sebagai fasilitator dalam membimbing siswa selama pelaksanaan proyek. Tema yang diangkat dalam proyek disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, seperti tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dan Kebhinekaan Global”. Kegiatan proyek mendorong keterlibatan aktif siswa dalam kerja kelompok, komunikasi dan penyelesaian masalah. Evaluasi dilakukan tidak hanya pada hasil akhir proyek, tetapi juga pada proses keterlibatan, kolaborasi dan sikap siswa. Implementasi P5 memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, seperti meningkatkan rasa tanggung jawab, gotong royong, rasa ingin tahu dan kreativitas. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu dan fasilitas pendukung proyek. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antar sekolah, guru dan orang tua dalam optimalisasi pelaksanaan P5.</p>Rachmawati Tri AstutiIna MagdalenaYeni Nuraeni
Hak Cipta (c) 2026 Rachmawati Tri Astuti, Ina Magdalena, Yeni Nuraeni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286192093610.37081/jipdas.v6i1.4012MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK PENGENALAN MATEMATIKA DIMASA TRANSISI PAUD KE SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4018
<p>Kemampuan matematika anak usia dini masih tergolong rendah akibat kurangnya bahan ajar yang menyenangkan,kontekstual, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk modul pembelajaran berbasis <em>deep learning</em> untuk pengenalan matematika dimasa transisi PAUD dan SD yang layak dari aspek isi, kegrafikan, dan penyajian. Penelitian ini menggunakan metode <em>Research & Development </em>(R&D) dengan model ADDIE (<em>Analyze, Design, Development, Implementation, </em>dan <em>Evaluation</em>). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis dari hasil skor pada instrumen ahli media, materi dan pengguna. Data kualitatif didapatkan dari komentar atau saran dari para ahli dan pengguna. Modul yang dikembangkan memuat pendekatan <em>meaningful learning, mindful learning, </em>dan <em>joyful learning</em> serta dilengkapi aktivitas eksploratif, cerita kontekstual, permainan edukatif, dan asesmen perkembangan anak. Modul ini membantu anak dalam memahami konsep matematika seperti bilangan, operasi sederhana (penjumlahan dan pengurangan), mengenal bentuk, dan pola yang mengenal matematika dengan pengelaman langsung dan kegiatan yang menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan dari ahli media 82, ahli materi 92, ahli pengguna 94. Uji coba kelompok kecil sebesar 93 dan uji coba kelompok besar sebesar 88 dan 94. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis <em>deep learning</em> efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, modul ini dinilai layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam mengenalkan matematika dimasa transisi PAUD ke SD.</p>Putri RahayuI Wayan SutamaWuri Astuti
Hak Cipta (c) 2026 Putri Rahayu, I Wayan Sutama, Wuri Astuti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286193794910.37081/jipdas.v6i1.4018PENGEMBANGAN E-COMIC UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA FASE A/KELAS II DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4022
<p>Dorongan di balik penelitian ini berawal dari kejenuhan dan ketidak tertarikan siswa selama pembelajaran, yang menyoroti pentingnya sumber daya pendidikan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan <em>E-Comic</em> sebagai alat bantu pendidikan yang dirancang khusus untuk pembelajaran Bahasa Indonesia pada Bab 7, dengan fokus pada Sayang lingkungan, bagi siswa kelas dua Fase A di SD Negeri 2 Kebun Lama. Tujuan lain dari penelitian ini menentukan hasil validasi dari para ahli materi pelajaran, pakar media, dan pakar bahasa, serta untuk mengukur tingkat kepraktisan yang ditunjukkan oleh umpan balik dari para pendidik dan siswa. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>Reserch and Development</em> (R&D), dengan menggunakan model ADDIE, yang mencakup lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil pengembangan <em>E-Comic</em> bertema Sayang Lingkungan menunjukkan bahwa validasi dari para ahli materi pelajaran menghasilkan skor 88%, yang tergolong "sangat layak"; validasi dari para ahli bahasa menghasilkan skor 93%, yang juga dikategorikan "sangat layak"; dan validasi dari para ahli media mencapai skor 94%, menempatkannya dalam kategori "sangat layak". Berdasarkan tanggapan kuesioner guru, tingkat kepraktisan menunjukkan nilai 96%, yang menunjukkan bahwa media ini "sangat praktis", sementara tanggapan kuesioner siswa menunjukkan nilai 87,6%, yang juga dianggap "sangat praktis". Selain itu, hasil kuesioner minat baca siswa menghasilkan nilai 93,5%, yang juga dianggap "sangat praktis". berlandaskan temuan ini, dapat nyatakan bahwa media <em>E-Comic</em> sangat cocok untuk diintegrasikan ke dalam proses pendidikan.</p>Gunawan KahfiSukirno SukirnoJuliati Juliati
Hak Cipta (c) 2026 Gunawan Kahfi, Sukirno Sukirno, Juliati Juliati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286195096110.37081/jipdas.v6i1.4022PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK BERBASIS DIGITAL PADA MATERI DAERAHKU DAN KEKAYAAN ALAMNYA KELAS IV SD NEGERI 2 MEURANDEH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4023
<p>Permasalahan pada penelitian ini adalah penerapan media pembelajaran belum menarik sehingga siswa tidak antusias mengikuti kegiatan pembelajaran. Kondisi ini menyebabkan peserta didik tidak sepenuhnya memahami materi pembelajaran yang membuat rendahnya pencapaian hasil belajar. Penelitian ditujukan dalam mengembangkan media <em>pop-up book </em>berbasis digital materi daerahku dan kekayaan alamnya kelas IV SD Negeri 2 Meurandeh. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui hasil validitas dan efektivitas media. Jenis penelitian ini ialah <em>Research and Development</em> dengan model ADDIE (<em>Analysis</em>,<em> Design,</em> <em>Development,</em> <em>Implementation</em>, <em>Evaluation)</em>. Pendekatan penelitian ini ialah kualitatif serta kuantitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket serta tes. Hasil validasi ahli materi mendapati skor 100% yang berkriteria sangat layak, ahli bahasa mendapati skor 90,62% yang berkriteria sangat layak serta ahli media mendapati skor 100% berkriteria sangat layak. Hasil belajar siswa setelah implementasi media diperoleh dari hasil N-Gain dengan rata-rata 0,8645 yang berkategori tinggi dan N-Gain persen sebesar 86,45% yang berkategori sangat efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa media <em>pop-up book </em>berbasis digital sangat layak dan sangat efektif dalam meningkatkan antusias siswa ketika mengikuti kegiatan pembelajaran dan meningkatkan pencapaian hasil belajar.</p>Nur FadhilaAlpidsyah PutraMahlianurrahman Mahlianurrahman
Hak Cipta (c) 2026 Nur Fadhila, Alpidsyah Putra, Mahlianurrahman Mahlianurrahman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286196297310.37081/jipdas.v6i1.4023KONSEP MASKULINITAS DAN FEMININITAS: KAJIAN PUSTAKA TENTANG PERAN IDENTITAS GENDER DALAM MASYARAKAT
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4009
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep maskulinitas dan femininitas dalam kajian pustaka tentang peran identitas gender dalam masyarakat. Maskulinitas dan femininitas merujuk pada konstruksi sosial yang membentuk perilaku, peran, dan harapan terhadap individu berdasarkan jenis kelamin mereka. Penelitian ini menganalisis bagaimana identitas gender ini dibentuk dan dipahami dalam konteks sosial, budaya, dan historis, serta bagaimana mereka berperan dalam membentuk interaksi sosial, hierarki, dan struktur kekuasaan di masyarakat. Dengan pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai literatur terkait teori gender, psikologi sosial, dan sosiologi untuk memahami bagaimana konsep maskulinitas dan femininitas dipengaruhi oleh norma-norma budaya yang berlaku. Penelitian ini juga membahas peran media, pendidikan, dan keluarga dalam membentuk dan memperkuat stereotip gender yang ada. Melalui analisis ini, diharapkan dapat ditemukan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana identitas gender memainkan peran penting dalam membentuk perilaku sosial dan budaya masyarakat, serta dampaknya terhadap hubungan antar gender. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi ketidaksetaraan gender dan mempromosikan kesadaran akan fleksibilitas dan keberagaman identitas gender di masyarakat.</p>Riki Astafi
Hak Cipta (c) 2026 Riki Astafi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286197498810.37081/jipdas.v6i1.4009PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA DIGITAL KAHOOT TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4088
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis hal itu disebabkan karena kurangnya pemanfaatan media digital dan penerapan model yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, dimana banyak peserta didik merasa pembelajaran matematika sulit dan kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) yang dibantu media digital <em>Kahoot</em> dengan membandingkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek penelitian berupa Peserta Didik kelas IV SDN Pengasinan VIII Kota Bekasi, dengan fokus pada kelas IV A dan IV B yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh berdasarkan rekomendasi guru dan kesetaraan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Data dikumpulkan melalui <em>pretest, posttest</em>, dan lembar observasi. Hasil uji t dua sampel bebas menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,042 (< 0,05), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Ini mengindikasikan bahwa penggunaan model <em>Problem Based Learning</em> dengan media digital <em>Kahoot</em> memberikan perbedaan yang sangat signifikan yang berbeda dibandingkan pembelajaran <em>Direct Intruction</em> terhadap pemahaman matematis peserta didik Sekolah Dasar. Selain itu, nilai <em>effect size</em> juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai 1,32 dengan kategori <em>effect besar</em>. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media digital <em>Kahoot </em>berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengaruh pemahaman matematis peserta didik Sekolah Dasar dibandingkan dengan metode pembelajaran <em>Direct Intruction.</em></p>Kuntoro Mirza IsfahaniRina IndrianiDevi Rahmiati
Hak Cipta (c) 2026 Kuntoro Mirza Isfahani, Rina Indriani, Devi Rahmiati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-286198999610.37081/jipdas.v6i1.4088PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “EDUQUIZ” BERBASIS MICROSOFT POWERPOINT UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR ISLAM DARUL MUTTAQIEN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4091
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis <em>Microsoft PowerPoint</em> pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SDI Darul Muttaqien. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development (R&D)</em> dengan model pengembangan ADDIE . Dengan tahap (1) Analisis, menganalisis kebutuhan media interaktif berbasis offline, (2) Desain, merancang media menggunakan <em>PowerPoint</em>, (3) Pengembangan, pembuatan media dari rancangan yang dibuat, (4) Implementasi, uji coba padda peserta didik kelas V dengan hasil sangat praktis, (5) Evaluasi, menyempurnakan produk berdasarkan masukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kevalidan yang dilakukan oleh ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media. Juga dilakukan uji kepraktisan yang dilakukan dengan pengisian respon kelompok kecil terdiri dari 7 peserta didik, kelompok besar terdiri dari 15 peserta didik, dan respon dari guru kelas. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa kevalidan dari ahli bahasa adalah 100% (Sangat Valid), hasil dari ahli materi adalah 86% (Sangat Valid), dan hasil dari ahli media adalah 97% (Sangat Valid). Hasil respon kelompok kecil, kelompok besar, dan guru kelas mendapat skor sebesar 98% yang dapat diartikan bahwa Sangat Praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran EduQuiz Sangat Valid dan Sangat Praktis untuk digunakan.</p>Triana Wahyu RahmawatiSholehuddin Sholehuddin
Hak Cipta (c) 2026 Triana Wahyu Rahmawati, Sholehuddin Sholehuddin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-2861997100210.37081/jipdas.v6i1.4091STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN SIKAP TOLERANSI PADA SISWA SD DHARMA KARYA UT DAN SDN PONDOK KACANG TIMUR 03
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4092
<p>Pendidikan sikap toleransi harus diajarkan sejak usia dini, mulai dari lingkungan rumah, Pendidikan toleransi juga perlu dikembangkan di tingkat sekolah dasar. Maka dari itu kepala sekolah juga sangat berperan penting dalam pengembangan sikap toleransi pada siswa di sekolah.Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi kepala sekolah dan penerapan strategi kepala sekolah serta faktor pendukung dan penghambat strategi kepala sekolah dalam pengembangan sikap toleransi pada siswa. Penelitian ini dilakukan pada SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 02. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 2 kepala sekolah, 4 guru, dan 4 siswa dari SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 03. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa strategi kepala sekolah dalam pengembangan sikap toleransi pada kedua sekolah tersebut, mengunakan strategi yang sama yaitu strategi pembiasaan, seperti kegiatan sholat dhuha dan dzuhur, serta merayakan hari keagamaan, dalam menerapkan serta menjalankan strategi, kepala sekolah di kedua sekolah tersebut melibatkan guru dan siswa, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar sekolah. Dan di SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 03 tersebut, memiliki faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan strategi, faktor pendukung yaitu dari tim manajemen yang baik, dan dana yang mencukupi, faktor penghambat terdiri dari kurang kompaknya tim guru, dan media sosial.</p>Dwi RahmawatiSholehuddin Sholehuddin
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Rahmawati, Sholehuddin Sholehuddin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611003100910.37081/jipdas.v6i1.4092PEMANFAATAN SARANA LABORATORIUM DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR DHARMA KARYA UT
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4093
<p>Pembelajaran IPA di sekolah dasar membutuhkan media dan sarana yang mendukung agar siswa lebih mudah memahami materi. Salah satu pendukung untuk memudahkan materi adalah pemanfaatan sarana laboratorium. Pemanfaatan laboratorium IPA adalah sarana Pendidikan yang dapat memperdalam dan memperjelas pemahaman tentang konsep IPA secara nyata. Namun, pemanfaatan laboratorium IPA di sekolah dasar belum tentu berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana frekuensi pemanfaatan sarana laboratorium dalam proses pembelajaran IPA serta keseuaian alat dan bahan pada materi IPA di Sekolah Dasar Dharma Karya UT. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pemanfaatan laboratorium dalam proses pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Dharma Karya UT. Penelitian ini menggunakaan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang terdiri dari kepala laboratorium, guru IPA, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Alat dan bahan yng ada di laboratorium umumnya sudah sesuai dengan materi yang di ajarkan dalam pembelajaran IPA untuk tingkat sekolah dasar. Frekuensi Pemanfaatan sarana laboratorium oleh guru dan siswa masih terbilang cukup sering. Tetapi Kegiatan praktikum belum merata atau kesesuai jadwal belum terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan laboratorium memberikan efek positif terhadap keaktifan, keterampilan, dan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran IPA.</p>Rahmawati RahmawatiBambang Irawan
Hak Cipta (c) 2026 Rahmawati Rahmawati, Bambang Irawan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611010101410.37081/jipdas.v6i1.4093PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4094
<p>Pentingnya E-LKPD pada pembelajaran IPAS agar peserta didik lebih memahami dan menerapkan pengetahuan yang telah didapat. Namun, hasil dari SD N Geudubang Jawa hanya menggunakan buku teks saja sehingga bersifat abstrak dan tidak menggunakan unsur-unsur E-LKPD. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengembangan, kelayakan, dan kepraktisan E-LKPD berbasis Keterampilan Proses Sains pada materi IPAS di SD Negeri Geudubang Jawa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Geudubang Jawa. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas V yang berjumlah 17 orang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE <em>(analysis, design, development, implementation, evaluation</em>). Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar angket validasi dan angket respon. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa (1) E-LKPD berbasis keterampilan proses sains sangat layak untuk digunakan siswa kelas V, dengan rata-rata hasil validasi ahli materi IPA 88,33%, ahli LKPD 97,33%, ahli bahasa 89,09%; (2) E-LKPD berbasis keterampilan proses sains sangat praktis untuk digunakan peserta didik kelas V, dengan rata-rata hasil respon guru 82% dan respon peserta didik 93,07%. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi kepada guru dan peneliti lainnya untuk menggunakan maupun mengembangkan E-LKPD sesuai analisis kebutuhan dan mengikuti perkembangan IPTEKS.</p>Vena Melinda SitorusDini RamadhaniMaisarah Maisarah
Hak Cipta (c) 2026 Vena Melinda Sitorus, Dini Ramadhani, Maisarah Maisarah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611015102310.37081/jipdas.v6i1.4094EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN ANAK KELAS IV DI SDN PINANG 5
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4104
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program ekstrakurikuler Pramuka dalam membentuk kemandirian anak kelas IV di SDN Pinang 5 Kota Tangerang. Fokus utama dalam penelitian ini adalah mengevaluasi bentuk perencanaan, pelaksanaan, dan hasil kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam membangun kemandirian emosional, sosial, dan intelektual siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pembina Pramuka dan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kemandirian siswa. Siswa mampu mengendalikan emosi, bekerja sama dalam kelompok, bertanggung jawab, serta mengambil keputusan secara mandiri. Program Pramuka juga dinilai efektif dalam melatih disiplin melalui kegiatan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka memiliki kontribusi yang signifikan dalam pembentukan karakter dan kemandirian peserta didik di sekolah dasar.jadikan ini menjadi bahasa inggris.</p>Ferdian Putra WardhanaAhmad Arif FadilahSaktian Dwi Hartantri
Hak Cipta (c) 2026 Ferdian Putra Wardhana, Ahmad Arif Fadilah, Saktian Dwi Hartantri
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611024103610.37081/jipdas.v6i1.4104PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN CANVA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4106
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendah nya berpikir kritis di SDN Bhakti Winaya 2, banyak siswa yang masih kesulitan dalam analisis dan penyelesaian masalah, terutama dalam pelajaran matematika mengenai pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak model <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dengan bantuan <em>Canva</em> terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pertanyaan penelitian mencakup: (1) bagaimana kondisi kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah penerapan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dengan bantuan <em>Canva</em>, (2) apakah penerapan model tersebut berdampak signifikan, dan (3) seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain quasi- eksperimental dengan tipe <em>non-equivalent control group design</em> pada siswa kelas V. Alat ukur penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang dilaksanakan dalam <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL) yang dibantu <em>Canva </em>memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan kapasitas berpikir kritis siswa. Kenaikan di kelas eksperimen tergolong tinggi, sementara di kelas kontrol masuk kategori sedang. Temuan ini menandakan bahwa kombinasi model <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dan media <em>Canva </em>berhasil dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat sekolah dasar.</p>Kani KusumahTaufiqulloh DahlanAcep Roni Hamdani
Hak Cipta (c) 2026 Kani Kusumah, Taufiqulloh Dahlan, Acep Roni Hamdani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611037104610.37081/jipdas.v6i1.4106PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPAS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4108
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan menggunakan Model <em>Project Based Learning</em> berbantuan media <em>Wordwall</em> terhadap peningkatan pemahaman peserta didik dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini termasuk pada metode kuasi eksperimen karena menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teknik <em>purposive sampling</em>. Sampel yang dipakai dalam penelitian ini dipilih secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian, sehingga hasil yang diperoleh lebih akurat dan representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan pada kelas eksperimen dengan menerapkan model <em>Project Based Learning </em>berbantuan media <em>Wordwall</em> berjalan dengan baik. Dilihat dari hasil lembar observasi peserta didik maupun hasil lembar observasi pendidik setiap pertemuannya mengalami perubahan yang lebih baik. Sama hal nya dengan kelas kontrol dengan menerapkan model pembelajaran Konvensional juga berjalan dengan baik.</p>Aldilla WahyunitaDarda AbdullahSopyan Hendrayana
Hak Cipta (c) 2026 Aldilla Wahyunita, Darda Abdullah, Sopyan Hendrayana
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611047106910.37081/jipdas.v6i1.4108PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SDN 029 CILENGKRANG KOTA BANDUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4112
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 029 Cilengkrang Kota Bandung yang masih banyak di bawah KKTP (70) karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan minim variasi media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall terhadap hasil belajar IPAS. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 27 siswa kelas eksperimen dan 27 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (pretest dan posttest), observasi aktivitas, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest kelas eksperimen 52,22 dan kontrol 47,63 dengan nilai sig 0,148 > 0,05 (tidak signifikan), sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen 67,59 dan kontrol 52,78 dengan nilai sig 0,000 < 0,05 (signifikan). Uji effect size menghasilkan nilai 1,796 yang termasuk kategori pengaruh besar. Observasi aktivitas belajar menunjukkan persentase 79,5% (cukup baik) pada kelas eksperimen dan 73% (cukup baik) pada kelas kontrol. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 029 Cilengkrang Kota Bandung.</p>Yoga Fadilla ShandiUus ToharudinDevi Rahmiati
Hak Cipta (c) 2026 Yoga Fadilla Shandi, Uus Toharudin, Devi Rahmiati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611070108410.37081/jipdas.v6i1.4112PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK BERBANTUAN CANVA PADA MATERI MENGENAL TARI MELALUI CERITA RAKYAT DI KELAS IV SDN 106812 BANDAR KLIPPA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4111
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran komik berbantuan <em>canva</em> pada materi mengenal tari melalui cerita rakyat di kelas IV SDN 106812 Bandar Klippa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan <em>(Research and Development)</em> menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analisis (<em>Analysis</em>), Perancangan <em>(Design)</em>, Pengembangan <em>(Development)</em>, Implementasi (Implementation), dan Evaluasi <em>(Evaluation)</em>. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas IV SDN 106812 Bandar Klippa yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mununjukkan: (1) uji validitas media pembelajaran oleh ahli materi memperoleh hasil presentase sebesar 94,66% termasuk dalam kategori “Sangat Valid” serta ahli media memperoleh presentase sebesar 97% termasuk dalam kategori “Sangat Valid”. (2) uji praktikalitas oleh praktisi pendidikan memperoleh hasil presentase 95 % termasuk kategori “Sangat Praktis”. Dan respon peserta didik memperoleh hasil persentase sebesar 93% termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”. (3) Uji keefektifan media melalui <em>pre-test</em> memperoleh rata-rata 55,71 kategori “Kurang Efektif” dengan persentase 35,71%. Sedangkan pada <em>post-test</em> memperoleh rata-rata 81,07 kategori “Sangat Efektif” dengan persentase sebesar 82%. Maka dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.</p>Octariani Br ManikTry Wahyu PurnomoNurmayani NurmayaniPutra AfriadiSri Mustika Aulia
Hak Cipta (c) 2026 Octariani Br Manik, Try Wahyu Purnomo, Nurmayani Nurmayani, Putra Afriadi, Sri Mustika Aulia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611085110010.37081/jipdas.v6i1.4111PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPS) TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4116
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata dan seberapa besar kemampuan representasi matematis antara siswa yang menggunakan model CUPs dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional melalui metode ceramah kelas 3 sekolah dasar. Permasalahan utama pada penelitian ini adalah fokus pembelajaran masih dipegang oleh guru (<em>teacher-centered</em>) dan rendahnya kemampuan representasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis <em>quasi experimental</em> melalui <em>posttest only control design</em>. Penelitian dilakukan di SDN Pabuaran 01, dengan jumlah sampel sebanyak 73 siswa yaitu kelas 3A sebanyak 34 sebagai kelas kontrol dan kelas 3B sebanyak 39 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah <em>posttest</em> representasi matematis dengan jenis uraian. Analisis data penelitian ini melalui bantuan aplikasi SPSS V.25. Hasil dari uji normalitas kedua kelas berdistribusi normal sebesar 0,089 > 0,05 untuk kelas eksperimen dan 0,200 > 0,05 untuk kelas kontrol, serta sampel berdistribusi homogen 0,089 > 0,05, sedangkan hasil dari uji T-<em>Independent</em> memperoleh nilai signifikansi 0,005 < 0,05, maka H<sub>o</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima, artinya terdapat pengaruh model CUPs terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Selain itu, nilai t<sub>hitung</sub> sebesar 2,932 > t<sub>tabel </sub>sebesar 1,996, maka terdapat perbedaan nilai rata-rata dari kedua kelas. Nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 18,08 dan kelas control 15,56. Oleh karena itu, model CUPs berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas 3 Sekolah Dasar.</p>Zahra Tsaniyatun Naafi’i JamiilVenni Herli Sundi
Hak Cipta (c) 2026 Zahra Tsaniyatun Naafi’i Jamiil, Venni Herli Sundi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611101110610.37081/jipdas.v6i1.4116EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS ANIMAKER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA SDN 101765 BANDAR SETIA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4118
<p>Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui mengetahui efektivitas media audio visual berbasis animaker terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya SDN 101765 Bandar Setia. Populasi penelitian ini terdiri atas seluruh siswa kelas V SDN 101765 Bandar Setia, yang berjumlah 15 orang. Sampel penelitian yang diambil sama dengan jumlah populasi, yaitu 15 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan test hasil belajar, desain eksperimen Pretest-Posttest Control Group Design dengan tujuan untuk membandingkan peningkatan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media audio visual berbasis Animaker terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya di SDN 101765 Bandar Setia. Pada kelas eksperimen, nilai rata-rata siswa meningkat dari 53,00 (pretest) menjadi 80,67 (posttest) dengan N-Gain 0,55 (kategori sedang), sedangkan pada kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional, nilai rata-rata hanya meningkat dari 52,00 menjadi 66,00 dengan N-Gain 0,25 (kategori rendah). Hal ini menunjukkan bahwa media Animaker memberikan peningkatan hasil belajar yang lebih signifikan dibandingkan metode konvensional, serta mampu mendukung pemahaman materi secara lebih optimal, meskipun efektivitasnya masih dapat ditingkatkan melalui dukungan sarana, pelatihan guru, dan pengembangan materi yang lebih bervariasi.</p>Afrijal MahmudPutra AfriadiIrsan IrsanTry Wahyu PurnomoSri Mustika Aulia
Hak Cipta (c) 2026 Afrijal Mahmud, Putra Afriadi, Irsan Irsan, Try Wahyu Purnomo, Sri Mustika Aulia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611107112110.37081/jipdas.v6i1.4118PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN APLIKASI WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4119
<p>Penelitian ini mengkaji pengaruh model pembelajaran <em>Discovery Learning</em> berbantuan aplikasi <em>Wordwall</em> terhadap hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada peserta didik kelas IV di SDN 042 Gambir, Bandung. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya hasil belajar peserta didik akibat metode pembelajaran konvensional yang pasif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (<em>Pretest-Posttest Control Group Design</em>), penelitian ini membandingkan kelompok eksperimen yang menggunakan model inovatif ini dengan kelompok kontrol yang menerapkan model <em>Direct Instructional</em>. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen. Nilai rata-rata <em>posttest</em> meningkat drastis dari 41.5 menjadi 83.5, dengan <em>N-gain score</em> 0.7 (kategori Tinggi). Sebaliknya, kelompok kontrol hanya mencapai <em>N-gain score</em> 0.6 (kategori Sedang). Uji hipotesis (<em>Independent Sample T-test</em>) menghasilkan nilai Sig. (<em>2-tailed</em>) sebesar 0.022 (p < 0.05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan model <em>Discovery Learning</em> yang disinergikan dengan aplikasi <em>Wordwall</em> memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik, menawarkan solusi efektif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna.</p>Risna Br SinulinggaJaka PermanaDevi Rahmiati
Hak Cipta (c) 2026 Risna Br Sinulingga, Jaka Permana, Devi Rahmiati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611122112710.37081/jipdas.v6i1.4119PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4121
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik di SDN Sukanagara 01, di mana 51,86% peserta didik belum mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) pada materi pecahan. Permasalahan utama meliputi kesulitan peserta didik dalam memahami konsep pecahan, rendahnya motivasi belajar, dan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi terhadap peningkatan hasil belajar matematika peserta didik. Rumusan masalah meliputi: (1) bagaimana gambaran proses pembelajaran dengan model PBL berbantuan video animasi, (2) apakah terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan, (3) seberapa besar peningkatan hasil belajar, dan (4) seberapa besar efektivitas model PBL berbantuan video animasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe nonequivalent control group design pada 54 peserta didik kelas IV yang dibagi menjadi kelas eksperimen (27 siswa) dan kelas kontrol (27 siswa). Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar matematika materi pecahan yang telah divalidasi dengan reliabilitas 0,858 (sangat baik). Hasil penelitian menunjukkan: (1) implementasi model PBL berbantuan video animasi berjalan sangat baik dengan rata-rata aktivitas guru 86,325% dan peserta didik 88,15%; (2) terdapat perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan (p=0,001<0,05) dengan rata-rata kelas eksperimen 82,41 dan kelas kontrol 49,26; (3) peningkatan hasil belajar kelas eksperimen mencapai 74,91% (kategori tinggi) sedangkan kelas kontrol hanya 23,19% (kategori rendah); (4) efektivitas model PBL berbantuan video animasi tergolong sangat tinggi dengan effect size 3,901 (kategori besar). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi model PBL dan video animasi efektif meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik sekolah dasar.</p>Ihsan Saeful RohimRamlan RamlanSiti Maryam Rohimah
Hak Cipta (c) 2026 Ihsan Saeful Rohim, Ramlan Ramlan, Siti Maryam Rohimah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611128113410.37081/jipdas.v6i1.4121PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA KOMIK DIGITAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4124
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis karangan narasi peserta didik di SDN 127 Sekeloa, serta perlunya inovasi dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe <em>think talk write </em>berbantuan media komik digital terhadap keterampilan menulis karangan narasi peserta didik di SDN 127 Sekeloa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, tepatnya <em>quasi experimental</em> <em>design</em> dengan bentuk <em>non equivalent control group design</em>. Subjek penelitiannya yaitu kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui <em>pretest</em> <em>posttest</em>, serta lembar observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji <em>Effect Size</em> untuk melihat pengaruh antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini terlihat dari nilai nilai <em>Effect Size </em>sebesar 0,7 yang termasuk kategori besar.</p>Fazlur Al AnshariFeby InggriyaniArifin Ahmad
Hak Cipta (c) 2026 Fazlur Al Anshari, Feby Inggriyani, Arifin Ahmad
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611135114110.37081/jipdas.v6i1.4124PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL PHET KELAS V MIN 5 MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4123
<p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui validitas media pembelajaraan, mengetahui kepraktisan media pembelajaran dan mengetahui efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan pada materi rangkaian listrik. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (<em>R&D) </em>dengan menggunakan model addie yang terdiri dari 5 tahapan yaitu <em>Analyze, Design, Development, Implementation, </em>dan <em>Evaluation. </em>Hasil validasi oleh ahli materi terhadap media pembelajaran PhET berbantuan canva diperoleh skor dengan persentase 80% dengan kriteria “Layak”. Hasil validasi oleh ahli media memperoleh skor 86% dengan kriteria “Sangat Layak”. Hasil penilaian media oleh guru diperoleh skor dengan presentase 81% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Sedangkan hasil respon siswa diperoleh skor 82% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil implementasinya ditemukan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik, dimana rata-rata hasil belajar pada <em>pre-test </em> adalah 69,50 sedangkan rata-rata pada <em>post-test </em> yaitu 93,00. Pembelajaran dengan menggunakan media PhET berbantuan canva di kelas V pada materi rangkaian listrik efektif digunakan. Hal ini terbukti dari rata-rata skor N-gain persen sebesar 80,56 dengan kategori “Sangat Efektif”.</p>Putri RamadaniFahrur RoziRobenharta TambaLidia SimanihurukImelda Free Unita Manurung
Hak Cipta (c) 2026 Putri Ramadani, Fahrur Rozi, Robenharta Tamba, Lidia Simanihuruk , Imelda Free Unita Manurung
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611142114810.37081/jipdas.v6i1.4123ANALISIS PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN PKN SISWA KELAS III SD ISLAM SWASTA ASDU KAB. TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4128
<p>Penelitian ini berjudul Peran Guru dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air pada Pembelajaran PPKn Siswa Kelas III di SD Islam Swasta ASDU Kabupaten Tangerang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru dalam menanamkan nilai-nilai cinta tanah air melalui pembelajaran PPKn yang berbasis penguatan karakter budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas III dan siswa kelas III di SD Islam Swasta ASDU Kabupaten Tangerang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan perannya secara optimal dalam menanamkan karakter cinta tanah air melalui pembelajaran PPKn. Peran guru sebagai demonstrator terlihat dari kemampuannya menjelaskan materi budaya dengan cara yang mudah dipahami siswa. Sebagai pengelola kelas, guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kondusif. Peran guru sebagai mediator dan fasilitator ditunjukkan melalui penggunaan media pembelajaran visual dan teknologi yang mendukung keterlibatan siswa. Sebagai evaluator, guru melakukan penilaian secara menyeluruh dan memberikan umpan balik yang membangun. Terakhir, guru sebagai motivator memberikan dorongan positif agar siswa menghargai budaya dan semangat kebangsaan. Secara keseluruhan, guru berhasil menumbuhkan karakter cinta tanah air melalui pendekatan yang interaktif, menyenangkan, dan kontekstual.</p>Lutfia SafitriAsih RosnaningsihYayah Huliatunisa
Hak Cipta (c) 2026 Lutfia Safitri, Asih Rosnaningsih, Yayah Huliatunisa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611149115610.37081/jipdas.v6i1.4128PENERAPAN METODE ASY-SYAFI’I UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SURAH AL-MA’UN PESERTA DIDIK KELAS V SDN 54 SALUPIKUNG KOTA PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4130
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan metode Asy-Syafi’i serta mengetahui apakah dengan penerapan metode Asy-Syafi’i dapat meningkatkan kemampuan membaca Surah Al-Ma’un pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam peserta didik kelas V SDN 54 Salupikung Kota Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan model penelitian Kemmis, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V A SDN 54 Salupikung yang berjumlah 20 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) observasi, 2) angket, 3) tes, dan 4) dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Asy-Syafi’i dapat meningkatkan kemampuan membaca Surah Al-Ma’un peserta didik. Peningkatan terlihat dari hasil siklus I dengan 62% siswa yang tuntas dan rata-rata nilai 73, sedangkan pada siklus II ketuntasan meningkat menjadi 100% siswa dengan rata-rata nilai 81,5. Hal ini membuktikan adanya peningkatan kemampuan membaca Surah Al-Ma’un dari siklus I ke siklus II melalui penerapan metode Asy-Syafi’i.</p>Nurjannah NurjannahMarwiyah MarwiyahAsgar Marzuki
Hak Cipta (c) 2026 Nurjannah Nurjannah, Marwiyah Marwiyah, Asgar Marzuki
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611157116310.37081/jipdas.v6i1.4130PEMAHAMAN GURU DAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3022
<p>Tuntutan era revolusi industri 4.0 menghadirkan tantangan yang signifikan bagi pemerintah, khususnya di bidang pendidikan. Hal ini terkait dengan kurikulum “pembelajaran gratis” dan telah mengakibatkan pembahasan ruang publik sebagai akibat dari pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan yang menghasilkan ruang publik. Penelitian ini menggunakan desain survei dan metodologi metode campuran dalam penyelidikannya. Responden dalam penelitian ini adalah kepala SD Negeri 159 Pekanbaru dan SD Negeri 41 Pekanbaru, serta semua guru di sekolah tersebut. Kuesioner, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi merupakan alat penelitian yang digunakan. Formulir Google berjudul "Kuesioner Persepsi Guru dan Kepala Sekolah tentang Kurikulum Pembelajaran Mandiri" digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan informasi untuk tujuan penelitian ini. Pengumpulan informasi berlangsung dari tanggal 4 April sampai dengan 10 April tahun 2022. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS dalam bentuk analisis deskriptif, dan hasil analisis wawancara digunakan untuk melengkapi analisis ini. Berdasarkan temuan proyek penelitian ini, rata-rata skor (data rata-rata) pemahaman guru terhadap kurikulum pembelajaran mandiri (X1) adalah 17,51 dari total 70 responden yang mengikuti investigasi dengan mengisi angket yang dibagikan secara langsung. ke mereka. Kategori "sedang" sesuai untuk nilai ini. Sementara itu, jumlah tahun pengalaman guru dalam menerapkan kurikulum pembelajaran mandiri (X2) rata-rata 22,06. Implikasi dari penelitian ini adalah agar sekolah-sekolah lainnya khususnya sekolah negeri dapat mengembangkan kemampuannya khususnya kepala sekolah selaku pemimpin yang memanajerial sekolah serta guru selaku tenaga pendidik untuk menghadapi perubahan kurikulum yakni menjadi kurikulum merdeka belajar.</p>Ade Lis PertiwiAbu AnwarRian VebriantoNurhabibah Nurhabibah
Hak Cipta (c) 2026 Ade Lis Pertiwi, Abu Anwar, Rian Vebrianto, Nurhabibah Nurhabibah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611164117110.37081/jipdas.v6i1.3022EKSPLORASI PROSES PENANAMAN NILAI-NILAI DASAR ISLAM PADA ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU MUTIARA ISLAM WAHDAH ISLAMIYAH PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4141
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, proses penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, faktor pendukung dan penghambat penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun, serta strategi yang diterapkan sekolah dalam mengatasi hambatan yang muncul dalam proses penanaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Mutiara Islam Wahdah Islamiyah Palopo. Tujuan ini dirancang agar dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana pendidikan nilai Islam berlangsung pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (<em>field research</em>) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, sehingga hasil penelitian dapat disajikan secara sistematis dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nilai-nilai dasar Islam pada anak usia 5–6 tahun di TKIT Mutiara Islam Wahdah Islamiyah Palopo sudah berkembang dengan baik; anak-anak mampu berdoa, melaksanakan ibadah sederhana, mengenal sifat-sifat Allah Swt., serta menunjukkan akhlak mulia, sopan santun, dan kepedulian terhadap sesama. Proses penanaman nilai dilakukan secara bertahap, konsisten, dan disesuaikan dengan kemampuan anak, melalui penyampaian nilai yang jelas, interaksi hangat, tanya jawab, dan kegiatan bermain sehingga anak dapat menerapkan nilai secara mandiri. Media pembelajaran Islami yang menarik, seperti buku bergambar, video, dan alat peraga, mendukung pemahaman anak, sementara hambatan muncul akibat pengaruh lingkungan rumah, teman sebaya, dan karakter anak yang masih berkembang. Strategi sekolah dalam mengatasi hambatan meliputi motivasi verbal dan non-verbal, penguatan positif, serta pembelajaran kreatif dan menyenangkan, sehingga membantu anak lebih konsisten menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam suasana belajar yang suportif.</p>Nurul IlmiMakmur MakmurSubhan Subhan
Hak Cipta (c) 2026 Nurul Ilmi, Makmur Makmur, Subhan Subhan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611172118410.37081/jipdas.v6i1.4141PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU KUARTET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS IV SDN 026609 BINJAI SELATAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4144
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu kuartet terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN 026609 Binjai Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan metode pembelajaran konvensional dan minimnya variasi media. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda berjumlah 30 soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa kelas eksperimen setelah pembelajaran menggunakan media kartu kuartet dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Temuan ini membuktikan bahwa media kartu kuartet efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.</p>Nazla Della ArandithaFahrur RoziNurmayani NurmayaniApiek GandamanaWaliyul Maulana SiregarWaliyul Maulana Siregar
Hak Cipta (c) 2026 Nazla Derra Aranditha, Fahrur Rozi, Nurmayani Nurmayani, Apiek Gandamana, Waliyul Maulana Siregar , Waliyul Maulana Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611185119410.37081/jipdas.v6i1.4144EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI BERBASIS VIDEO ANIMASI PADA PEMAHAMAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MATERI SALAT DI KELAS IV SD ISLAM DATOK SULAIMAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4152
<p>Skripsi ini membahas efektivitas metode demonstrasi berbasis video animasi pada pemahaman pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti materi salat di kelas IV SD Islam Datok Sulaiman. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui keterlaksanaan metode demonstrasi berbasis video animasi di kelas IV SD Islam datok sulaiman, 2) Mengetahui pemahaman peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti materi salat yang diajar tanpa menggunakan metode demonstrasi berbasis video animasi di kelas IV SD Islam Datok Sulaiman, 3) Mengetahui pemahaman peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti materi salat yang diajar menggunakan metode demonstrasi berbasis video animasi di kelas IV SD Islam Datok Sulaiman 4) Mengetahui efektivitas metode demonstrasi berbasis video animasi pada pemahaman pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti materi salat di kelas IV SD Islam Datok Sulaiman. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, tes dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas IV yang berjumlah 3 kelas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik <em>cluser random sampling</em> yang diambil dari dua kelas yaitu kelas IV-A dan IV-C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Keterlaksanaan metode demonstrasi berbasis video animasi di kelas IV SD Islam datok sulaiman memiliki perolehan rata rata sebesar 4.73 dengan kategori sesuai. 2) Pemahaman peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti materi salat yang diajar tanpa menggunakan metode demonstrasi berbasis video animasi memiliki perolehan data dengan nilai rata rata pretest 4.44 dengan kategori rendah dan hasil rata rata posttest 7.16 dengan kategori sedang. 3) pemahaman peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti materi salat yang diajar menggunakan metode demonstrasi berbasis video animasi<strong> </strong>memiliki perolehan data dengan nilai rata rata pretest 5.16 dengan kategori rendah sedangkan hasil rata rata posttest 9.40 dengan kategori sangat tinggi. 4) Berdasarkan hasil pengolahan data uji <em>man whitney</em> terdapat efektivitas metode demonstrasi berbasis video animasi pada pemahaman pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti materi salat di kelas IV SD Islam Datok Sulaiman.</p>Nur AmildaBaderiah BaderiahAishiyah Saputri Laswi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Amilda, Baderiah Baderiah, Aishiyah Saputri Laswi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611195120410.37081/jipdas.v6i1.4152NILAI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL MARYAMAH KARPOV KARYA ANDREA HIRATA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4154
<p>Skripsi ini membahas nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel <em>Maryamah Karpov</em> karya Andrea Hirata dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berjenis etnografi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan karakter sebagai landasan pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan tanggung jawab sosial. Novel dipandang sebagai salah satu media efektif dalam menanamkan nilai-nilai moral karena mampu menyampaikan pesan melalui alur cerita dan karakter yang dekat dengan kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel <em>Maryamah Karpov</em> serta menganalisis relevansinya dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Sumber data primer berupa teks novel, sementara data sekunder diperoleh dari jurnal, artikel, dan literatur terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 18 nilai pendidikan karakter yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat 16 nilai yang ditemukan dalam novel <em>Maryamah Karpov</em>. Nilai-nilai tersebut meliputi religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, penghargaan terhadap prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran PAI karena mampu mendukung terbentuknya peserta didik yang berakhlakul karimah, kritis, serta berkontribusi positif dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra, khususnya novel <em>Maryamah Karpov</em>, dapat dijadikan sebagai media alternatif dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus memperkaya strategi pembelajaran PAI agar lebih kontekstual, bermakna, dan inspiratif.</p>Putry Jaatsiya LuftySukirman SukirmanNurul Aswar
Hak Cipta (c) 2026 Putry Jaatsiya Lufty, Sukirman Sukirman, Nurul Aswar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611205121210.37081/jipdas.v6i1.4154PENGEMBANGAN VIDEO KLASIFIKASI ALAT MUSIK TRADISIONAL SUMATERA UTARA SEBAGAI SITIMULUS PEMBELAJARAN APRESIASI SENI SISWA DI SD NEGERI 173352 SOSOR LONTUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4151
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran klasifikasi alat musik tradisional Sumatera Utara dan menguji kelayakan media berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Penelitian dilakukan di SD Negeri 173352 Sosor Lontung menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tes hasil belajar. Hasil analisis validasi menunjukkan media video memperoleh skor validasi ahli media sebesar 93,18% dan ahli materi 94,44% yang ada pada kategori sangat baik, Hasil analisis praktikalitas menunjukkan media video memperoleh skor kepraktisan dari hasil analisis observasi dan wawancara dengan guru sebesar 92,30% yang ada pada kategori sangat baik dan Hasil analisis efektivitas melalui peningkatan nilai pretest 52,12% menjadi posttest 81,44% yang ada pada kategori sangat baik. Video ini layak digunakan sebagai media pembelajaran seni musik berbasis budaya lokal.</p>Arjuna RajagukgukTri Wahyu PurnomoPutra AfriadiSri Mustika AuliaSuyit Ratno
Hak Cipta (c) 2026 Arjuna Rajagukguk, Tri Wahyu Purnomo, Putra Afriadi, Sri Mustika Aulia, Suyit Ratno
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611213122110.37081/jipdas.v6i1.4151PENGARUH MEDIA REALIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI 101746 KELUMPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4580
<p>Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media <em>realia</em> terhadap hasil belajar IPA pada materi struktur tumbuhan. Untuk mengetahui pengaruh media <em>Realia</em> terhadap pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>Quasy Eksperimental</em>. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>nonequivalent control group design</em>. Populasi dalam peneltian ini adalah seluruh siswa sekolah yang berada di SD Negeri101746 Kelumpang Tahun Ajaran 2023/2024 pada semester genap yang berjumlah 40 siswa. Teknik analisi data yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarakan hasil uji analisis statistik inferensial dengan menggunakan uji indenpenden sample t-test sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Proses pembelajaran yang berlangsung selama empat kali pertemuan dan diobservasi menggunakan lembar keterlaksanaan proses pembelajaran menggunakan media <em>Realia</em>, hasil yang diperoleh menunjukkan progres peningkatan disetiap pertemuan dan dikategorikan efektif. Hasil belajar IPA siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berada pada baik dan cukup. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata (<em>mean</em>) <em>Post Test</em> pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 65,00 dan kelas eksperimen yaitu 85,00. Setelah dilakukan uji hipotesis dan dianalisis maka diperoleh hasil, terdapat pengaruh yang signifikan penerapan media <em>Realia</em> terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri101746 Kelumpang.</p>Nuri RamadhanEmy Hariati
Hak Cipta (c) 2026 Nuri Ramadhan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611222123110.37081/jipdas.v6i1.4580ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN PANTUN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD NAMIRA ISLAMIC SCHOOL MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4581
<p>Hasil observasi dan studi yang dilakukan pada tanggal 06 November 2023 mencakup motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan bantuan media papan pantun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif, dan pengumpulan data dilakukan melalui angket nominal yang hanya mencerminkan pengukuran simultan serta fakta-fakta yang dihasilkan oleh peneliti. Dari penelitian ini, data yang diperoleh menunjukkan ada 23 (dua puluh tiga) siswa yang berpartisipasi, di mana 3 (tiga) dari 23 siswa di kelas IV SD Namira Islamic School Medan menunjukkan motivasi dan minat belajar yang rendah, terutama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara langsung di lokasi penelitian. Setelah itu, analisis data dilakukan dengan penggunaan skala nominal. Penelitian ini menerapkan teknik triangulasi sumber. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SD Namira Islamic School Medan tergolong rendah, yang terlihat dari kurangnya minat siswa untuk belajar bahasa Indonesia, baik di kelas maupun di rumah. Hasil penilaian dari angket yang dibagikan juga menunjukkan bahwa beberapa siswa kelas IV memperoleh nilai di bawah yang diharapkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu 1). Faktor individu 2). Faktor lingkungan 3). Faktor keluarga. Penyebab rendahnya motivasi belajar siswa secara internal disebabkan oleh kurangnya semangat dalam belajar, dan dari sisi eksternal disebabkan oleh 1). Kinerja guru 2). Fasilitas 3). Lingkungan sekitar.</p>Thessa HerdyanaNuri RamadhanHendra Hendra
Hak Cipta (c) 2026 Thessa Herdyana, Nuri Ramadhan, Hendra Hendra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611232123810.37081/jipdas.v6i1.4581PENGARUH LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 101830 TANJUNG SELAMAT
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4582
<p>Berdasarkan hasil tugas siswa menggunakan LKPD pada pelajaran IPA siswa kelas V masih rendah dibawah KKM sehingga belum mencapai hasil belajar yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pelajaran IPA menggunakan lembar kerja peserta didik berbasis <em>Problem based Learning </em>materi organ pernapasan pada manusia<em>. </em>Jenis penelitian ini adalah <em>pre- experimental design</em>, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah <em>one group pretest-posttest design. </em>Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji t. Penyajian data dan analisis data terkait penelitian hasilnya menunjukkan bahwa data diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Berdasarkan hasil uji-t yaitu bernilai <0,05 menunjukkan adanya pengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan menggunakan lembar kerja peserta didik berbasis <em>Problem based Learning</em>. Data hasil belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan belajar sebesar 61,65% dan meningkat menjadi 82,96% dengan kriteria tuntas. Dapat disimpulkan penggunaan lembar kerja peserta didik berbasis <em>Problem based Learning </em>dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan efektif diterapkan dalam proses pembelajaran.</p>Emy HariatiNuri Ramadhan
Hak Cipta (c) 2026 Emy Hariati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611239124410.37081/jipdas.v6i1.4582PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI PRINSIP INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FIQH SISWA KELAS III MIS TARBIYAH WALADIYAH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4583
<p>Penelitian ini dilakukan pada siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Swasta Tarbiyah Waladiyah Pulau Banyak. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan test. Adapun tujuan dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Untuk mengetahui hasil belajar tersebut peneliti melakukan penelitian tindakan kelas yang diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti melakukan tindakan dengan dua siklus. Adapun data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan tes terhadap siswa untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar siswa. Setiap akhir siklus peneliti melakukan post test sebagai alat ukur untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Dari setiap siklus yang diberikan dapat diketahui hasil masing-masing siklus yang telah dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada pre test masih rendah yaitu 75. Kemudian terjadi peningkatan hasil belajar fikih siswa materi shalat yang terlihat dari hasil tes siklus I mengalami peningkatan 23 % dari pre tes yang dilakukan di awal sebelum memulai materi pelajaran dengan penerapan tehnik <em>inquiry </em>dengan nilai rata-rata 82. Selanjutnya pada siklus II juga mengalami peningkatan 17 % dari siklus pertama dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 88 dengan ketuntasan 97%. Nilai rata-rata tersebut telah mencapai kriteria ketuntasan minimal 80 dan telah memenuhi ketuntasan klasikal sebesar 85%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan tehnik <em>inquiry </em>efektif dan baik diterapkan pada siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah Swasta Tarbiyah Waladiyah Pulau Banyak.</p>Leni MalindaHendra HendraFitriani Fitriani
Hak Cipta (c) 2026 Leni Malinda, Hendra Hendra, Fitriani Fitriani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611245125310.37081/jipdas.v6i1.4583PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V DI SD PAB 13 MEDAN HELVETIA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4584
<p>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis PBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PBahasa Indonesia yang valid atau layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan Thiagarajan, yang terdiri dari tahapan 4D yaitu <em>define, design, develop dan disseminate</em>. LKPD berbasis PBL yang telah dikembangkan, divalidasi oleh tim validasi ahli dan praktisi. Uji coba LKPD dilakukan di V SD PAB 13 Medan Helvetia dengan jumlah peserta didik sebanyak 20 orang. Uji coba ini dilakukan untuk menguji keefektifan dengan memberikan angket respon peserta didik dan test kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) produk LKPD berbasis <em>Problem Based Learning </em>sudah memenuhi kelayakan dari semua aspek, meliputi aspek materi, bahasa, maupun desain pembelajaran dengan total skor rata-rata yang diperoleh sebesar 3,45 dan total nilai persentasenya sebesar 86,38 dengan kategori “sangat baik” sehingga dapat dinyatakan LKPD sangat valid dan layak digunakan. (2) produk LKPD berbasis <em>Problem Based Learning</em> yang telah dikembangkan sudah memenuhi kriteria efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan pada peningkatan hasil kemampuan berpikir kritis siswa memperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 85%. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara klasikal, siswa telah tuntas belajar. Kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan serta siswa juga memberikan respon yang positif terhadap LKPD berbasis PBL yang digunakan.</p>Syarifah Ainun HarahapHendra HendraAyunda Zahroh Harahap
Hak Cipta (c) 2026 Syarifah Ainun Harahap, Hendra Hendra, Ayunda Zahroh Harahap
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611254126610.37081/jipdas.v6i1.4584MANAJEMEN PEMBELAJARAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI TKIT INSAN MULIA KECAMATAN TEBING KABUPATEN KARIMUN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4585
<p>Pandemi covid-19 yang melanda Indonesia pada awal tahun 2020 telah mengubah pola hidup manusia, wabah berbahaya ini mengajarkan manusia untuk lebih menghargai kehidupan, pembatasan aktivitas dilakukan sebagai upaya untuk tetap sehat dan mampu bertahan hidup. Bersamaan dengan itu pemerintah mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan aktivitas di luar rumah, tanpa terkecuali aktivitas belajar mengajar di sekolah. Proses pembelajaran tatap muka yang selama ini sudah menjadi budaya mau tidak mau harus beralih kepada pembelajaran dari rumah dengan memanfaatkan internet sebagai alat penghubung yang dikenal dengan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembelajaran selama pandemi covid-19 di TKIT Insan Mulia Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data kumpulkan melalui observasi, wawancara dengan informan dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas serta orantua peserta didik yang terlibat dalam proses pembelajaran selama pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) guru melakukan perencanaan pembelajaran dalam bentuk RPPH 2) pembelajaran dilakukan dengan metode penugasan, aplikasi yang digunakan adalah whatsapp, facebook (massangger) dan platform zoom meeting 3) penilaian atau evaluasi dilakukan satu kali dalam seminggu dan dibantu oleh orangtua di rumah.</p>Nurul Ajima RitongaRofi'ah AdawiyahHikmatul Hidayah
Hak Cipta (c) 2026 Nurul Ajima Ritonga, Rofi'ah Adawiyah, Hikmatul Hidayah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611267127710.37081/jipdas.v6i1.4585EFEKTIFITAS MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS IV SD IT UMI AIDA MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4586
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran <em>Cooperative Integrated Reading And Compotision (CIRC) </em>terhadap kemampuan menulis eksposisi pada Siswa Kelas IV SD IT Umi Aida . Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan, yaitu <em>quasi eksperimen </em>bentuk <em>Pretest-Posttest Control Group Design</em>. Yang menjadi sampel, yaitu keseluruhan siswa IVA dan IVB yang berjumlah 44 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes tertulis . Hasil penelitian menunjukkan bahwa, <em>pertama</em>, terdapat perbedaan kemampuan menulis teks eksposisi yang signifikan antara siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan model <em>CIRC </em>dan siswa yang mendapat pembelajaran tanpa menggunakan model <em>CIRC</em>. Perbedaan tersebut ditunjukkan dengan hasil uji-t, yaitu thitung sebesar 6,840, df 42, dan nilai <em>p </em>sebesar 0,000 (<em>p<</em>0,05=signifikan). <em>Kedua</em>, model <em>CIRC </em>terbukti efektif dalam pembelajaran kemampuan menulis teks eksposisi pada siswa Kelas IV SD IT Umi Aida. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil uji-t pretes dan postes kelompok eksperimen, yaitu t-hitung sebesar 7,529 dengan df 42 dan <em>p </em>sebesar 0,000 pada taraf kesalahan 0,05 (5%) serta penghitungan <em>gain score </em>kelompok eksperimen sebesar 20,41 sedangkan kelompok kontrol sebesar 17,27. Dengan demikian maka pada pelaksanaan pembelajaran menggunakan pembelajaran <em>CIRC </em>berdasarkan hasil posttest dinyatakan efektif.</p>Mastari RamadhaniHendra Hendra
Hak Cipta (c) 2026 Mastari Ramadhani, Hendra Hendra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611278128810.37081/jipdas.v6i1.4586PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN TANGGA SATUAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MATERI SATUAN PANJANG KELAS III SD MUHAMMADIYAH 25 MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4153
<p>Hasil belajar matematika siswa sekolah dasar masih menjadi permasalahan penting, khususnya pada materi satuan panjang yang sering dianggap sulit dipahami karena bersifat abstrak. Berdasarkan observasi di SD Muhammadiyah 25 Medan, diketahui bahwa sebagian besar siswa kelas III belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yaitu hanya 32% siswa yang tuntas. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi media pembelajaran yang lebih konkret dan menarik, salah satunya adalah media Tangga Satuan. Media ini dirancang untuk membantu siswa memahami konversi antar satuan panjang dengan cara visual dan sistematis, sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Tangga Satuan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III SD Muhammadiyah 25 Medan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 36 orang, dengan teknik total sampling. Sampel terdiri atas 19 siswa kelas eksperimen (menggunakan media Tangga Satuan) dan 17 siswa kelas kontrol (menggunakan metode konvensional). Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda dan uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pre-test ke post-test pada kelas eksperimen dari 48,77 menjadi 79,64, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 47,89 menjadi 64,31. Uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan media Tangga Satuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa, khususnya pada materi satuan panjang.</p>Zulaikha Rivera NasutionWildansyah LubisElvi MailaniLaurensia Masri Perangin-anginSyahrial Syahrial
Hak Cipta (c) 2026 Zulaikha Rivera Nasution, Wildansyah Lubis, Elvi Mailani, Laurensia Masri Perangin-angin, Syahrial Syahrial
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611289130010.37081/jipdas.v6i1.4153PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN (PBL) BERBANTUAN MEDIA FLASHCARD TERHADAP PENINGKATANHASIL BELAJAR DAN KOMUNIKASI PSERTA DIDIK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4158
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan keterampilan komunikasi peserta didik kelas IV di SDN Cikasungka 01. Hal tersebut disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih dominan berpusat pada guru, kurangnya variasi media, serta keterlibatan siswa yang rendah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Flashcard terhadap peningkatan hasil belajar dan komunikasi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen serta desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IVA (34 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVB (34 siswa) sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes (pretest dan posttest) untuk mengukur hasil belajar serta lembar observasi untuk menilai keterlibatan dan komunikasi peserta didik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, independent sample t-test, uji gain ternormalisasi, dan perhitungan effect size dengan bantuan IBM SPSS 30.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Nilai signifikansi posttest sebesar 0,031 mengindikasikan perbedaan yang signifikan, sedangkan nilai effect size sebesar 0,68 termasuk dalam kategori sedang. Temuan ini memperlihatkan bahwa model PBL berbantuan media Flashcard efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus kemampuan komunikasi peserta didik. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p>Nabila Gina SyifaUum MurfiahSiti Solihah Nurfaidah
Hak Cipta (c) 2026 Nabila Gina Syifa, Uum Murfiah, Siti Solihah Nurfaidah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611301130510.37081/jipdas.v6i1.4158ANALISIS MODEL LAYANAN BIMBINGN DAN KONSELING DALAM MEWUJUDKAN KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 BURAU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4159
<p>Skripsi ini membahas tentang analisis model layanan bimbingan dan konseling dalam mewujudkan karakter profil pelajar pancasila di SMP Negeri 2 Burau. Penelitian ini bertujuan: Untuk Mengidentifikasi model layanan bimbingan dan konseling yang diterapkan di SMP Negeri 2 Burau; Untuk Menganalisis model layanan bimbingan dan konseling dalam membentuk karakter profil pelajar pancasila di SMP Negeri 2 Burau. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru BK. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Model layanan bimbingan dan konseling yang diterapkan meliputi model perkembangan dan model berbasis solusi. Model perkembangan berperan dalam membentuk karakter dan mencegah timbulnya masalah, sedangkan model berbasis solusi membantu siswa menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Dukungan kepala sekolah terhadap penerapan kedua model ini menjadikannya bagian penting dari strategi pendidikan yang menyeluruh, yang mampu meningkatkan motivasi belajar serta membentuk kemandirian dan sikap positif siswa. (2) Model layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 2 Burau berperan penting dalam membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila melalui penerapan model perkembangan dan model berbasis solusi. Kedua model ini diimplementasikan melalui layanan klasikal, kelompok, maupun individu, yang dirancang untuk menanamkan nilai religiusitas, kemandirian, gotong royong, berpikir kritis, kreatif, dan menghargai keberagaman. Dalam prosesnya, guru BK berperan sebagai fasilitator sekaligus penggagas yang mendorong pengembangan karakter, sehingga layanan BK tidak hanya berfungsi untuk penyelesaian masalah, tetapi juga menjadi bagian strategis dalam menciptakan pendidikan yang menyeimbangkan aspek akademik dan pembentukan karakter, guna menyiapkan siswa menghadapi tantangan global.</p>St. MayzaraTaqwa TaqwaFirmansyah Firmansyah
Hak Cipta (c) 2026 St. Mayzara, Taqwa Taqwa, Firmansyah Firmansyah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611306131210.37081/jipdas.v6i1.4159PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4178
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar pada siswa di kelas IV SDN 221 Babakan Sentral. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui gambaran pembelajaran menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan <em>Kahoot </em> dengan pembelajaran yang menggunakan model <em>Direct Instructional, </em>(2) perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>beerbantuan <em>Kahoot</em> dan siswa yang menggunakan model <em>Direct Instructional, </em>(3) besarnya peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan <em>Kahoot, </em>(4) dan pengaruh model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan <em>Kahoot </em>terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu <em>quasi experiment </em>dengan desain <em>nonequivalent control group design. </em>Populasi yang diambil dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV di salah satu SD di kota Bandung. Sampel yang diambil sebanyak 2 kelas, yaitu kelas IV C sebagai kelas eksperimen dan kelas IV D sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, homogenitas, <em>Mann-Whitney,</em> gain ternormalisasi, dan <em>effect size. </em>Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh Gambaran proses pembelajaran dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan <em>Kahoot </em>berjalan lancar dan baik, terdapat peningkatan pada aktivitas pendidik dan siswa di setiap pertemuan. Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan <em>Kahoot </em>dengan siswa yang menggunakan model <em>Direct Instructional, </em>yaitu diperoleh data hasil <em>pretest </em>kelas IV C sebesar 56,30 dan untuk kelas IV D sebesar 52,31. Sedangkan setelah siswa diberikan <em>posttest, </em>data hasil yang ditemukan di kelas IV C memiliki rata-rata 84,44 dan kelas IV D sebesar 70,38. Terdapat peningkatan hasil belajar <em>pretest </em>dan <em>posttest </em>pada kelas yang menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan <em>Kahoot </em>sebesar 0,6918 dalam uji gain ternormalisasi dengan kategori sedang. Terdapat pula pengaruh pada penggunaan model <em>Problem Based Learning </em>berbantuan <em>Kahoot </em>dengan nilai 1,637 dalam uji <em>Effect Size </em>dengan kategori besar.</p>Hevi Agnes SetiaDini RianiRina Indriani
Hak Cipta (c) 2026 Hevi Agnes Setia, Dini Riani, Rina Indriani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611313132210.37081/jipdas.v6i1.4178ANALISIS PENERAPAN MINDFULNESS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4294
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya konsentrasi siswa dalam pembelajaran matematika kelas IV, yang ditandai dengan mudah terdistraksi, kurang teliti, serta munculnya kecemasan saat menghadapi soal sehingga berdampak pada pemahaman konsep dan proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan mindfulness dalam pembelajaran matematika serta pengaruhnya terhadap peningkatan konsentrasi belajar siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta analisis data dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness yang diterapkan melalui latihan pernapasan, mindful listening, dan body scan ringan mampu meningkatkan fokus, ketenangan, ketelitian membaca soal, serta kesiapan mental siswa sebelum belajar. Suasana kelas menjadi lebih kondusif, siswa lebih sabar, dan kesalahan akibat kurang teliti menurun. Faktor pendukung meliputi respons positif guru dan siswa serta kondisi kelas yang relatif tenang, sedangkan hambatan berupa keterbatasan waktu dan perilaku beberapa siswa hiperaktif. Penelitian menyimpulkan bahwa mindfulness merupakan strategi efektif dan praktis untuk meningkatkan konsentrasi siswa dalam pembelajaran matematika serta merekomendasikan penerapan rutin pada awal pembelajaran.</p>Daroh Jatun AmbiallahCicha ListianiFeri RiansyahDidin HapiyudinDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Daroh Jatun Ambiallah, Cicha Listiani, Feri Riansyah, Didin Hapiyudin, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611323133410.37081/jipdas.v6i1.4294IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4295
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran berbasis karakter di sekolah dasar dan kontribusinya terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila, sekaligus mengidentifikasi model dan strategi yang efektif dalam menanamkan nilai karakter. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif analitis dengan pendekatan sistematis, di mana literatur relevan dipilih dari artikel ilmiah, jurnal, prosiding, dan laporan penelitian dalam kurun sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis karakter diterapkan melalui integrasi nilai karakter dalam kegiatan harian, pembiasaan (habituation), keteladanan guru, proyek P5, pembelajaran kontekstual berbasis proyek, serta kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat. Strategi ini terbukti efektif menumbuhkan keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Hambatan utama yang ditemui meliputi dominasi fokus akademik, keterbatasan kompetensi dan inovasi guru, kurangnya sinergi dengan keluarga dan masyarakat, serta pengaruh era digital yang mengurangi interaksi sosial langsung. Sintesis temuan menekankan perlunya strategi pembelajaran yang holistik, kontekstual, dan berkelanjutan agar nilai karakter tidak hanya diketahui secara teoritis, tetapi juga tercermin dalam perilaku nyata siswa. Rekomendasi praktis mencakup integrasi karakter secara organik dalam pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, pelibatan keluarga dan masyarakat, pemanfaatan proyek kolaboratif, serta evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas dan dampak strategi. Dengan pendekatan ini, pembelajaran berbasis karakter dapat membentuk siswa yang kompeten secara akademik sekaligus berkepribadian Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.</p>Intan Nisfi TeaniIna JuliantiMeliana Eka PuspitaDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Intan Nisfi Teani, Ina Julianti, Meliana Eka Puspita, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611335134610.37081/jipdas.v6i1.4295PERAN GURU DALAM MENGEDUKASI CYBERBULLYING PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4296
<p>Cyberbullying merupakan sikap bullying melalui teknologi digital seperti internet, media social, pesan teks atau platform online lain nya. Dalam hal ini pelaku melakukan bullying atau menggangu secara online. Jika tindakan bullying ini terjadi di SD/MI maka peran guru sangat dibutuhkan supaya guru mampu untuk mengenali, mengidentifikasi, dan menanganinya. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagai mana peran guru dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah. Seorang guru harus mampu membentuk kepribadian siswa dan membangun hubungan positif dengan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Hasil menunjukan bahwa pada dasarnya peran orang tua dan guru yang sangat di butuhkan dalam mencegah terjadinya kasus bullying, yang di mana orang tua peserta didik disekolah adalah guru nya.</p>Cici AnisaGita NurjihanDeli FahrunasihahDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Cici Anisa, Gita Nurjihan, Deli Fahrunasihah, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611347135310.37081/jipdas.v6i1.4296ANALISIS PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4299
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa sekolah dasar dalam menulis teks narasi, khususnya dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita, serta menggunakan bahasa secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara mendalam penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks narasi, mencakup strategi guru, keterlibatan siswa, serta dampaknya terhadap peningkatan kemampuan menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus yang melibatkan 30 siswa kelas V dan satu guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen hasil tulisan siswa, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL diimplementasikan secara sistematis melalui tahap orientasi, perencanaan, pelaksanaan, produksi karya, presentasi, dan refleksi. Siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, kreativitas, dan kemandirian dalam proses pembelajaran. Dampak penerapan PjBL tampak pada kemampuan siswa dalam menerapkan struktur narasi, mengembangkan alur yang koheren, memperkaya isi cerita, serta meningkatkan penggunaan kosakata, koherensi kalimat, dan ketepatan ejaan. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan antar siswa, dan pembagian tugas kelompok yang belum optimal. Secara keseluruhan, PjBL terbukti efektif memperbaiki kualitas pembelajaran menulis narasi serta meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar guru mengoptimalkan penggunaan media visual, memperkuat bimbingan individual, dan mengelola waktu secara fleksibel dalam penerapan PjBL.</p>Vina KhoerunnisaTiara Yus Gustiani Siti Tia RoheniDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Vina Khoerunnisa, Tiara Yus Gustiani , Siti Tia Roheni, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611354136610.37081/jipdas.v6i1.4299ANALISIS PENGGUNAAN KOMIK EDUKASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4300
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan komik edukasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam memahami bacaan, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis dokumen, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik edukasi mampu meningkatkan motivasi belajar, memudahkan siswa memahami informasi, serta memperkuat kemampuan mereka dalam mengidentifikasi ide pokok, alur, dan isi bacaan. Guru menilai komik efektif karena sesuai dengan kebutuhan siswa dan mendukung pembelajaran berbasis literasi, sementara siswa merespons positif karena penyajian materi lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Selain itu, komik terbukti selaras dengan karakteristik belajar konkret siswa SD serta tuntutan Kurikulum Merdeka. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa komik edukasi efektif digunakan sebagai media pembelajaran membaca pemahaman, meskipun masih memerlukan pengembangan bahan ajar yang lebih variatif. Penelitian ini menyarankan integrasi komik secara konsisten dalam pembelajaran serta pengembangan komik tematik yang relevan dengan kompetensi dasar.</p>Sri Ayu LestariWiwin WidiyawatiRio Putra YunantoDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Sri Ayu Lestari, Wiwin Widiyawati, Rio Putra Yunanto, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611367138110.37081/jipdas.v6i1.4300ANALISIS PENERAPAN GAMES BASED LEARNING (GBL) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT PRIBADI PADA SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4301
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis surat pribadi siswa SD, khususnya dalam aspek penyusunan struktur, pengembangan ide, dan ekspresi personal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penerapan <em>Games Based Learning </em>(GBL) dalam pembelajaran menulis surat pribadi, menganalisis dampaknya terhadap pemahaman struktur dan isi surat, serta mengevaluasi efektivitasnya sebagai model pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis hasil tulisan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GBL melalui permainan “Kotak Pesan Rahasia” dan “Susun Kartu Struktur Surat” mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta pemahaman siswa secara bertahap terhadap struktur dan isi surat pribadi. Siswa menjadi lebih antusias, aktif dalam diskusi kelompok, dan mampu mengidentifikasi serta menyusun bagian surat secara lebih runtut. Analisis pra-tes dan pasca-tes menunjukkan peningkatan kualitas tulisan terutama dalam kelengkapan struktur, koherensi ide, dan penggunaan bahasa. Evaluasi keseluruhan mengonfirmasi bahwa GBL efektif mendukung proses menulis melalui mekanisme permainan yang interaktif, kolaboratif, dan memfasilitasi scaffolding sehingga siswa lebih percaya diri dan terarah dalam menulis surat pribadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa GBL layak dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran menulis di sekolah dasar dan disarankan untuk diterapkan secara konsisten dengan variasi permainan yang relevan guna meningkatkan kualitas keterampilan literasi siswa.</p>Talitha Fadhilah RosaniSifa RahayuShifa SalsabilaDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Talitha Fadhilah Rosani, Sifa Rahayu, Shifa Salsabila, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611382139110.37081/jipdas.v6i1.4301ANALISIS PENERAPAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF SEDERHANA SISWA SEKOLAH DASAR ANALISIS PENERAPAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF SEDERHANA SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4318
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan media visual dalam meningkatkan kemampuan menulis paragraf sederhana siswa kelas V SDN 2 Muara Ciujung Timur. Masalah utama yang ditemukan pada observasi awal ialah rendahnya kelengkapan ide, kohesi–koherensi, dan variasi kosakata dalam tulisan siswa akibat keterbatasan media pembelajaran dan kurangnya motivasi menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen tulisan siswa, dan dokumentasi untuk menggali proses pembelajaran serta perubahan kemampuan menulis setelah penggunaan berbagai media visual seperti gambar tunggal, gambar berseri, infografis, ilustrasi digital, video pendek, dan media interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual membantu siswa mengembangkan ide lebih jelas, memperkaya kosakata, serta menyusun paragraf yang lebih runtut dan padu. Respons siswa juga meningkat, ditandai dengan antusiasme, keterlibatan dalam diskusi, dan kemudahan memahami alur melalui bantuan visual. Analisis dokumen menunjukkan adanya perbaikan pada aspek kelengkapan ide, keterpaduan kalimat, serta ketepatan struktur paragraf. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi media visual efektif meningkatkan kemampuan menulis paragraf sederhana siswa. Oleh karena itu, guru disarankan memanfaatkan media visual secara konsisten dan variatif, sementara sekolah perlu menyediakan dukungan sarana yang memadai untuk pembelajaran menulis yang lebih kreatif dan bermakna.</p>Tiara NuramaliaTiara Qurotul AinQori OktavianiDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Tiara Nuramalia, Tiara Qurotul Ain, Qori Oktaviani, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611392140010.37081/jipdas.v6i1.4318PENGARUH PENERAPAN MODEL RADEC BERBANTUAN MEDIA CANVA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4424
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas IV di SDN 226 Arcamanik Endah Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model RADEC berbantuan media Canva terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain <em>pretest-posttest non-equivalent control group.</em> Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model RADEC berbantuan media Canva dan kelas kontrol yang tidak menggunakannya. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, Mann-Whitney, gain ternormalisasi, dan <em>effect size</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model RADEC berbantuan media Canva menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menarik, dan menyenangkan. Keterlibatan peserta didik meningkat dalam aktivitas membaca, diskusi, dan presentasi di kelas. Nilai gain ternormalisasi sebesar 0,4608 menunjukkan peningkatan kategori sedang. Namun, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas (Asymp. Sig. 0,693 > 0,05), dan <em>effect size</em> sebesar 0,0042 termasuk kategori sangat rendah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model RADEC berbantuan media Canva belum memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar secara statistik, namun tetap memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran di kelas. Model ini dapat menjadi alternatif pendekatan yang mendorong keterlibatan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran membaca pemahaman yang lebih menyenangkan.</p>Winni AlawiyahArifin AhmadFeby Inggriyani
Hak Cipta (c) 2026 Winni Alawiyah, Arifin Ahmad, Feby Inggriyani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611401141310.37081/jipdas.v6i1.4424SINTESIS EFEKTIVITAS MODEL PROYEK DAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN SISTEM PERNAPASAN DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4491
<p>Penelitian ini bertujuan melakukan sintesis temuan-temuan empiris mengenai efektivitas model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) yang terintegrasi dengan media audio visual dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap materi sistem pernapasan manusia. Studi ini dilatarbelakangi oleh tingginya kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak IPA, yang menuntut adanya solusi inovatif. Pendekatan yang digunakan adalah Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) terhadap jurnal-jurnal ilmiah yang relevan dalam 5 tahun terakhir. Temuan kunci dari sintesis ini menunjukkan bahwa media audio visual berfungsi sebagai jembatan kognitif untuk visualisasi konsep(Mayer, 2024) , sementara PjBL bertindak sebagai wadah aplikasi pengetahuan dan pendorong keterampilan abad ke-21. Kombinasi kedua strategi ini terbukti efektif secara konsisten dalam berbagai penelitian terkait IPA SD, dengan hasil berupa peningkatan rata-rata pemahaman, kemampuan berpikir kritis (Media et al., 2025) serta retensi pengetahuan(Wibowo et al., 2022). Simpulan dari tinjauan ini memberikan kerangka kerja teoretis untuk implementasi kurikulum IPA yang lebih kontekstual dan berbasis teknologi.</p>Elin MarcelinaEnji NajiyyahFatahilah MuliaDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Elin Marcelina, Enji Najiyyah, Fatahilah Mulia, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611414141710.37081/jipdas.v6i1.4491A QUALITATIVE DESCRIPTIVE ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF ANTI-VIOLENCE PROGRAMS IN ELEMENTARY SCHOOLS FOR BULLYING PREVENTION
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4513
<p>Violence and bullying in school remain a critical issue within Indonesia’s educational system, despite the implementation of various anti-violence programs. This study aims to explore the dynamics of bullying practices and evaluate the effectiveness of anti-violence education from the perspectives of survivors, parents, and teachers. This study employs a qualitative descriptive approach supported by simple descriptive quantitative data. The qualitative data were obtained through in-depth interviews and documentation, while the quantitative data were drawn from a short descriptive questionnaire used to complement and strengthen the narrative findings. This design allows the researcher to describe participants’ experiences holistically while validating emerging patterns through basic numerical trends. The findings reveal that the most prevalent form of bullying is verbal abuse (40%), followed by social exclusion (30%), threats or intimidation (20%), and cyberbullying (10%). Thematic analysis indicates that victims often experience bullying because they are perceived as “different”—academically superior, introverted, or socially isolated—and that a permissive school culture and lack of empathy education contribute to the persistence of bullying. Approximately 80% of survivors reported intensified bullying after their parents lodged complaints, demonstrating the weakness of institutional empathy and protection mechanisms. These findings support the power imbalance theory (Olweus, 1993) and symbolic violence framework (Bourdieu, 1991), positioning bullying as a manifestation of social hierarchy and structural inequality within schools. The study underscores the need for empathic and restorative education that cultivates moral awareness rather than relying solely on administrative sanctions. Policy recommendations include the formation of school anti-violence task forces, integration of emotional literacy into the curriculum, and teacher training based on a humanistic pedagogical approach. Theoretically, this study contributes to the discourse on empathy-based anti-violence education, while practically it offers a conceptual model for developing a safe, inclusive, and humanizing educational ecosystem.</p>Tiara PanduwinataDika Wulandari
Hak Cipta (c) 2026 Tiara Panduwinata, Dika Wulandari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611418142710.37081/jipdas.v6i1.4513PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4522
<p>Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar memerlukan strategi dan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif serta pemahaman siswa terhadap materi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengembangan media pembelajaran interaktif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, prosiding, serta buku referensi yang relevan dengan topik penelitian. Data dikumpulkan melalui penelusuran basis data ilmiah dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi konsep, bentuk media, model pengembangan, serta dampak penggunaan media pembelajaran interaktif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar, keaktifan siswa, dan pemahaman materi Bahasa Indonesia, khususnya pada keterampilan menyimak, membaca, berbicara, dan menulis. Berbagai model pengembangan, seperti ADDIE, 4D, dan Borg and Gall, terbukti efektif dalam menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak dan sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran interaktif merupakan inovasi pembelajaran yang penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar.</p>Muhamad Albar Nur Ar RaufMuhamad SopianNursa’diyah SalsabilaDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Muhamad Albar Nur Ar Rauf, Muhamad Sopian, Nursa’diyah Salsabila, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611428143510.37081/jipdas.v6i1.4522PERAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4534
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran orang tua dalam mendukung efektivitas proses belajar mengajar (PBM) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dukungan orang tua di rumah merupakan variabel krusial yang secara signifikan memengaruhi motivasi, sikap, dan capaian akademik siswa. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua, guru, dan beberapa siswa, serta observasi partisipatif di lingkungan keluarga dan sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua tidak terbatas pada penyediaan fasilitas belajar, melainkan mencakup tiga dimensi utama: 1) Peran sebagai Motivator, yaitu menciptakan lingkungan emosional yang positif dan menumbuhkan semangat belajar; 2) Peran sebagai Fasilitator dan Pendamping Belajar, yaitu membantu memahami tugas, mengatur waktu belajar, dan menjembatani kesulitan konsep pelajaran; dan 3) Peran sebagai Mitra Komunikasi Sekolah, yaitu aktif berpartisipasi dalam kegiatan sekolah dan menjalin komunikasi konstruktif dengan guru. Hasil studi ini menggarisbawahi perlunya kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan antara sekolah dan keluarga. Implikasi praktisnya adalah perancangan program pelatihan orang tua yang berfokus pada strategi pendampingan belajar yang efektif dan peningkatan kesadaran akan pentingnya keterlibatan emosional dalam pendidikan anak usia SD. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai keterlibatan keluarga dalam pendidikan, khususnya dalam konteks PBM di sekolah dasar.</p>Muhamad NurdiansahMasnnaeni MasnnaeniMuhamad Ifan SaepaniDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Muhamad Nurdiansah, Masnnaeni Masnnaeni, Muhamad Ifan Saepani, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611436144210.37081/jipdas.v6i1.4534HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD INPRES 6/75 MANURUNGE KECAMATAN TANETE RIATTANG KABUPATEN BONE
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4322
<p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara <em>self-efficacy</em> dengan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V SD Inpres 6/75 Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SD Inpres 6/75 Manurunge, sedangkan sampel terdiri atas 46 siswa kelas V yang dipilih melalui teknik <em>multistage cluster sampling</em>. Instrumen pengumpulan data berupa angket <em>self-efficacy</em> dan dokumentasi hasil belajar IPAS. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa <em>self-efficacy</em> siswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 88,78, sementara hasil belajar IPAS berada pada kategori rendah dengan rata-rata skor 77,72. Analisis inferensial menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,500 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara <em>self-efficacy</em> dan hasil belajar IPAS. Hubungan tersebut berada pada kategori sedang. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan <em>self-efficacy</em> sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung pencapaian hasil belajar siswa di tingkat sekolah dasar.</span></p>Sudirman SudirmanSitti RahmiHardianty Hamzah
Hak Cipta (c) 2026 Sudirman Sudirman, Sitti Rahmi, Hardianty Hamzah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611443145210.37081/jipdas.v6i1.4322METODE ATIK SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN KONKRET DALAM STIMULASI KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI KB SELENDANG SUTERA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4543
<p>Kemampuan kognitif merupakan aspek perkembangan yang memerlukan stimulasi optimal sejak usia dini melalui pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan karakteristik anak. Salah satu pendekatan yang relevan adalah Model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan) yang dikembangkan oleh Sri Watini dan telah banyak diimplementasikan dalam pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Model ATIK dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak di KB Selendang Sutera. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok bermain. Kegiatan pembelajaran difokuskan pada aktivitas membuat minuman rasa coklat sebagai pengalaman belajar konkret yang memungkinkan anak mengamati, meniru, dan mengerjakan secara langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian unjuk kerja. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak pada setiap siklus, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan anak dalam mengikuti instruksi, memahami urutan kegiatan, serta menunjukkan kemandirian dalam menyelesaikan tugas. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang menegaskan efektivitas Model ATIK dalam menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak usia dini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Model ATIK efektif dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak usia dini.</p>Annisa FadhilahWyanita Setya HusnaeniSiti Khuwaida Zilaaniah Al MumtazahDwi Adji DillianiSri Watini
Hak Cipta (c) 2026 Annisa Fadhilah, Wyanita Setya Husnaeni, Siti Khuwaida Zilaaniah Al Mumtazah, Dwi Adji Dilliani, Sri Watini
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611453145810.37081/jipdas.v6i1.4543PEMBELAJARAN ASYIK BERBASIS NEUROSCIENCE DALAM MEMBANGUN REGULASI EMOSI ANAK USIA DINI: STUDI KUALITATIF
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4546
<p>Regulasi emosi merupakan kemampuan fundamental yang berperan penting dalam kesiapan belajar dan perkembangan sosial anak usia dini. Perspektif neuroscience menegaskan bahwa lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan bebas stres sangat menentukan optimalisasi fungsi otak anak, khususnya pada sistem limbik dan korteks prefrontal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pembelajaran ASYIK berbasis <em>neuroscience</em> dalam membangun regulasi emosi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di PAUD Bougenville. Subjek penelitian meliputi anak usia dini dan guru yang menerapkan Pembelajaran ASYIK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengelompokkan hasil data lapangan, wawancara, dan dokumentasi sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran ASYIK mampu menciptakan iklim belajar yang aman dan menyenangkan, sehingga mendukung perkembangan regulasi emosi anak. Temuan persentase perkembangan menunjukkan bahwa 45% anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik, 35% Berkembang Sesuai Harapan, 20% Mulai Berkembang, dan 0% Belum Berkembang. Anak menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali emosi, mengendalikan impuls, menunggu giliran, serta merespons konflik secara lebih adaptif. Temuan ini mengindikasikan bahwa Pembelajaran ASYIK berkontribusi terhadap penguatan fungsi eksekutif dan regulasi emosi melalui pengalaman belajar yang positif dan bermakna. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Pembelajaran ASYIK berbasis <em>neuroscience</em> merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam mendukung perkembangan regulasi emosi anak usia dini. Model ini berpotensi menjadi alternatif pembelajaran berbasis otak <em>(brain-based learning)</em> yang aplikatif dalam praktik pendidikan anak usia dini.</p>Sri WatiniSekar PinilihKurnia RahayuDian Nur RachmawatiYunita Yunita
Hak Cipta (c) 2026 Sri Watini, Sekar Pinilih, Kurnia Rahayu, Dian Nur Rachmawati, Yunita Yunita
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611458146510.37081/jipdas.v6i1.4546PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI UJUNG TEBU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4548
<p>Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar membutuhkan penggunaan media yang menarik dan interaktif untuk merangsang motivasi siswa dan memfasilitasi pemahaman kurikulum yang sukses. Wordwall adalah media pembelajaran digital yang banyak digunakan saat ini. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan Wordwall sebagai alat pendidikan dalam pengajaran bahasa Inggris di tingkat dasar dan untuk mengetahui tanggapan siswa dan instruktur mengenai penerapannya. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall dapat meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam belajar, sekaligus memfasilitasi pemahaman mereka tentang bahasa Inggris. Selain itu, Wordwall membantu pendidik dalam menyampaikan konten pembelajaran dengan cara yang lebih beragam dan menarik. Akibatnya, Wordwall dapat berfungsi sebagai sumber daya pendidikan alternatif yang layak untuk pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar.</p>Atikah AtikahIis SutiawatiRini Ratna Ningsih NingsihB.Herawan HayadiMutoharoh Mutoharoh
Hak Cipta (c) 2026 Atikah Atikah, Iis Sutiawati, Rini Ratna Ningsih Ningsih, B.Herawan Hayadi, Mutoharoh Mutoharoh
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611466147010.37081/jipdas.v6i1.4548IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) SEBAGAI UPAYA MENDORONG MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4566
<p>Salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh peserta didik dalam pembelajaran abad 21 adalah kemampuan berpikir kritis. Berpikir kritis dianggap sebagai modal intelektual yang sangat penting bagi peserta didik, sebagai unsur kematangan berpikir yang esensial. Mengajarkan keterampilan berpikir kritis bertujuan agar peserta didik dapat mempelajari cara mengatasi masalah secara terstruktur dan kreatif, sehingga mereka dapat menemukan berbagai alternatif solusi. Untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, diperlukan suatu model, strategi, atau pendekatan pembelajaran yang inovatif agar peserta didik merasa tertarik dan termotivasi selama mengikuti pembelajaran. Guru yang telah menerapkan model, strategi, atau pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, pasti akan lebih efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL). PBL adalah suatu model pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata yang kompleks sebagai sarana untuk mendorong: pemahaman konsep, pengembangan keterampilan berpikir kritis, kemampuan dalam memecahkan masalah, keterampilan komunikasi, kesempatan untuk berkolaborasi dalam kelompok, serta menemukan dan menilai bahan penelitian, dan belajar secara berkelanjutan. Penulisan artikel ini merupakan jenis tulisan yang berfungsi sebagai tinjauan literatur dari jurnal ilmiah, atau studi pustaka. Data yang terdapat dalam artikel ini disajikan secara deskriptif, menunjukkan suatu kajian ilmiah yang dapat dikembangkan dan diterapkan lebih lanjut. Proses yang dilakukan dalam penulisan artikel ini mencakup pencarian, yaitu mencari sumber data dari buku, jurnal, tesis, dan artikel online yang relevan dengan masalah yang akan dikaji.</p>Bongguk Haloho
Hak Cipta (c) 2026 Bongguk Haloho
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611471148710.37081/jipdas.v6i1.4566KREATIVITAS GURU DALAM MEMANFAATKAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MEMPERKUAT KARAKTER PESERTA DIDIK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4567
<p>Kreativitas guru dalam memanfaatkan kearifan lokal memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat karakter siswa dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya setempat (seperti gotong royong, cerita rakyat, kesenian daerah) ke dalam proses pembelajaran melalui metode inovatif (proyek budaya, media digital, kemitraan dengan tokoh adat). Hal ini memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami, merasa memiliki, dan menginternalisasi nilai-nilai seperti kejujuran, kerja keras, dan toleransi, sekaligus melestarikan budaya serta membangun identitas diri yang kuat dalam menghadapi era globalisasi. Dengan demikian, peserta didik merasa terhubung dengan materi dan menumbuhkan identitas budaya yang kuat. Penulisan artikel ini merupakan jenis tulisan yang bersifat literature review jurnal ilmiah, atau studi pustaka. Data dalam artikel ini disajikan secara deskriptif yang menunjukkan suatu kajian ilmiah yang dapat dikembangkan dan diaplikasikan lebih lanjut. Adapun proses yang dilakukan dalam penulisan artikel ini adalah mencari, yaitu mencari sumber data dari buku, jurnal, tesis dan artikel online yang sesuai dengan masalah yang akan dikaji. Selanjutnya data yang diperoleh dibaca, dianalisis, diolah, dan disimpulkan untuk menghasilkan kesimpulan.</p>Bongguk Haloho
Hak Cipta (c) 2026 Bongguk Haloho
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611488149710.37081/jipdas.v6i1.4567STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DI SD NEGERI PANGPAJUNG 01
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4568
<p>Kompetensi pedagogik adalah salah satu komponen utama dalam profesi kependidikan yang harus dimiliki seorang guru. Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan fundamental yang harus dimiliki guru dalam memahami peserta didik, merancang pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran yang mendidik, serta melakukan evaluasi hasil belajar secara autentik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengembangkan kompetensi pedagogik di SD Negeri Pangpajung 01 Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek Penelitian meliputi kepala sekolah, tiga guru kelas, dan tiga peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SD Negeri Pangpajung 01 Bangkalan telah menerapkan berbagai strategi dalam mengembangkan kompetensi pedagogik, diantaranya: melakukan observasi terhadap pemahaman peserta didik, merancang pembelajaran sesuai konteks kelas, melaksanakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, serta melakukan evaluasi berkelanjutan sebagai dasar perbaikan pembelajaran. Guru juga mengembangkan kompetensi melalui refleksi dan diskusi rutin, dengan dukungan kepala sekolah melalui supervise dan budaya kolaboratif. Secara keseluruhan, strategi tersebut efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.</p>Raudhatul MukallalahM. Fadlillah
Hak Cipta (c) 2026 Raudhatul Mukallalah, M. Fadlillah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611498150410.37081/jipdas.v6i1.4568PENGARUH MOTIVASI DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4569
<p>Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) menuntut keterlibatan aktif siswa baik secara fisik maupun mental. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran PJOK adalah motivasi belajar siswa serta penerapan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar PJOK siswa kelas V SD Swasta HKBP Teladan Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V dengan jumlah sampel 26 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi angket motivasi belajar dan tes hasil belajar PJOK. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji-t menunjukkan nilai thitung sebesar 3,672 lebih besar dari ttabel sebesar 2,164, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar PJOK siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Jigsaw yang disertai dengan penguatan motivasi belajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PJOK.</p>Eni Yusnita Br PardedeKarmila Bru SebayangAtria Swandi ManihurukErnita Simatupang
Hak Cipta (c) 2026 Eni Yusnita Br Pardede, Karmila Bru Sebayang, Atria Swandi Manihuruk , Ernita Simatupang
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611505150710.37081/jipdas.v6i1.4569ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL OLEH SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4304
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan bahasa gaul oleh siswa sekolah dasar di era media sosial TikTok serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Studi literatur ini mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang membahas perkembangan bahasa gaul di kalangan anak, faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap kemampuan berbahasa formal. Hasil analisis menunjukkan bahwa TikTok menjadi salah satu media yang berpengaruh besar dalam menyebarkan kosakata gaul, termasuk akronim, singkatan, kata serapan, dan ekspresi viral yang kemudian diadopsi oleh siswa dalam interaksi sehari-hari. Penggunaan bahasa gaul dipengaruhi oleh intensitas penggunaan media sosial, pengaruh teman sebaya, budaya populer, dan minimnya pendampingan literasi digital dari keluarga maupun sekolah. Fenomena ini memiliki dua sisi: di satu sisi meningkatkan kreativitas berbahasa dan keberanian berkomunikasi, namun di sisi lain menurunkan kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa baku, memahami struktur kalimat formal, serta menulis teks sesuai kaidah Bahasa Indonesia. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang adaptif dengan memasukkan literasi digital, pemahaman ragam bahasa, dan penguatan kemampuan berbahasa baku dalam proses pembelajaran. Selain itu, kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi penting untuk mengontrol paparan media sosial dan memastikan perkembangan bahasa anak tetap seimbang. Studi ini memberikan landasan konseptual bagi penelitian lanjutan terkait hubungan penggunaan TikTok dan kompetensi berbahasa formal siswa sekolah dasar.</p>Eliana NoviantiHanny HidayatiHarya SandikaDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Eliana Novianti, Hanny Hidayati, Harya Sandika, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611508151810.37081/jipdas.v6i1.4304KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN BUDAYA RELIGIUS: STUDI KASUS DI SMP HASBUNALLAH DAN SMPIT ASHABUL KAHFI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4587
<p>Kepemimpinan transformasional, kepala sekolah, budaya religius, pendidikan Islam, studi kualitatif Penguatan budaya religius di lingkungan sekolah menjadi kebutuhan strategis dalam merespons tantangan kemerosotan nilai dan karakter peserta didik di tengah dinamika era modern. Dalam konteks ini, kepala sekolah memiliki posisi kunci dalam membangun dan menginternalisasikan nilai-nilai religius melalui pola kepemimpinan yang tidak terbatas pada fungsi administratif, melainkan bersifat transformatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam memperkuat budaya religius di SMP Hasbunallah dan SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong, dengan menitikberatkan pada peran visi religius, keteladanan kepemimpinan, serta pengelolaan budaya religius yang dilakukan secara sistematis. Fokus pertanyaan penelitian diarahkan pada bagaimana kepemimpinan transformasional dijalankan oleh kepala sekolah serta sejauh mana kepemimpinan tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya budaya religius dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, dilengkapi dengan observasi terhadap pelaksanaan kegiatan religius di lingkungan sekolah serta analisis terhadap dokumen kelembagaan yang relevan. Proses analisis data dilakukan dengan menerapkan analisis tematik yang meliputi tahap reduksi data, penyusunan dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara berulang, sehingga memungkinkan pemahaman yang komprehensif dan mendalam terhadap fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berkontribusi secara signifikan terhadap penguatan budaya religius di lingkungan sekolah. Kepala sekolah berperan aktif dalam menggerakkan perubahan budaya melalui penyusunan visi religius yang disepakati bersama, penanaman nilai-nilai keagamaan melalui keteladanan pribadi, serta pembentukan sistem sekolah yang mendukung pembiasaan religius secara berkelanjutan. Budaya religius tidak hanya tampak dalam kegiatan yang bersifat formal dan seremonial, tetapi telah terintegrasi dalam praktik keseharian seluruh warga sekolah. Temuan ini memperkaya kajian kepemimpinan pendidikan Islam dengan menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional efektif dalam membangun budaya religius yang kuat dan berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi kepemimpinan transformasional bagi kepala sekolah serta mendorong pengembangan penelitian selanjutnya dengan pendekatan metodologis dan cakupan konteks yang lebih luas.</p>Akhmad Tabe’iHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Akhmad Tabe’i, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611519152610.37081/jipdas.v6i1.4587KEPEMIMPINAN KEPALA SATUAN PENDIDIKAN DALAM LITERASI BAHASA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRADISI LISAN BANJAR DI SMPN TANJUNG KABUPATEN TABALONG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4588
<p>Kepemimpinan adalah kemampuan untuk menggerakkan segala sumber yang ada pada suatu sekolah sehingga dapat didayagunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Literasi Bahasa banjar sebagai salah satu komponen penting dalam pembelajaran memiliki peran strategis dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan komunikasi siswa. Kearifan local tradisi lisan Banjar dalam konteks penelitian ini merujuk pada ungkapan, cerita, pantun, nasihat, dan adat istiadat yang diturunkan secara lisan di masyarakat Tabalong dan mengandung nilai-nilai budaya, moral, dan pengetahuan tradisional (karakter). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala satuan pendidikan dalam literasi bahasa kearifan lokal tradisi Banjar di SMPN 1 Tanjung. Pendekatan penelitian ini adalah kualititatif. Teknik pengumpulan data dengan proses wawancara mendalam, observasi partisipatif dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini dilakukan secara tematik mengikuti model <em>Braun</em> dan <em>Clarke. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat antara: (1) kepemimpinan kepala satuan pendidikan dalam literasi bahasa di SMPN 1 Tanjung Kabupaten Tabalong berjalan dengan baik sesuai dengan program kegiatan yang telah disusun, (2) kepemimpinan kepala satuan pendidikan memberikan dampak positif dalam implementasi program kearifan lokal tradisi lisan Banjar di SMPN 1 Tanjung Kabupaten Tabalong, dan (3) Strategi yang dapat dikembangkan oleh kepala satuan pendidikan dalam pengelolaan program literasi bahasa melalui kearifan lokal tradisi lisan Banjar di SMPN 1 Tanjung Kabupaten Tabalong berupa pendekatan yang bersifat kolaboratif, adaptif dan kontekstual yang mendorong keterlibatan guru, siswa serta komunitas. Berdasarkan hasil temuan dari penelitian ini dapat disarankan beberapa hal seperti: (1) Kepala sekolah agar terus menguatkan peran kepemimpinan dalam mengembangkan literasi berbasis kearfian lokal tradisi lisan Banjar, (2) Guru agar mengembangkan inovasi pembelajaran dan kegiatan pengembangan literasi, (3) Pemerintah Daerah agar memberikan dukungan dan fasilitas dalam mengembangkan literasi khususnya kearifan lokal Bahasa Banjar, (4) penelitian ini hendaknya dapat dikembangkan sehingga digunakan sebagai rujukan dan referensi untuk melakukan penelitian yang masih berkait.</p>Dwi RahmiyatiHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Rahmiyati, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611527153410.37081/jipdas.v6i1.4588MANAJEMEN SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL GAWI SABUMI DI SMAN 1 HARUAI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4589
<p>Sekolah adiwiyata merupakan program pemerintah untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik. SMAN 1 Haruai beberapa kali mengajukan diri untuk memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Nasional sebelum berhasil menjadi sekolah adiwiyata nasional tahun 2024. SMAN 1 Haruai melakukan pembenahan dan memanfaatkan kearifan lokal <em>gawi sabumi</em>/gotong royong yang hidup dalam masyarakat Haruai untuk mengembangkan manajemen sekolah adiwiyata nasional. Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan secara mendalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut sekolah adiwiyata nasional berbasis kearifan lokal <em>gawi sabumi</em> di SMAN 1 Haruai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap manajemen sekolah adiwiyata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari kepala sekolah, Ketua GPBLHS, wakasek, guru, ketua komite dan siswa. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan manajemen sekolah Adiwiyata nasional berbasis kearifan lokal <em>gawi sabumi</em> di SMAN 1 Haruai selaras dengan POAC, regulasi manajemen sekolah adiwiyata dan prinsip manajemen berbasis sekolah yang menekankan otonomi dan partisipasi.</p>Dwi Nopyanti Puji AsriniHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Nopyanti Puji Asrini, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611535154510.37081/jipdas.v6i1.4589STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PELUANG KERJA LULUSAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI MELALUI ADAT BASOPAN DI SMK NEGERI 1 TANJUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4590
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan peluang kerja lulusan di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui penguatan nilai <em>adat basopan</em> di SMK Negeri 1 Tanjung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tuntutan dunia kerja yang tidak hanya menekankan penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga kompetensi nonteknis berupa sikap, etika, dan karakter kerja yang selaras dengan budaya industri. <em>Adat basopan</em> sebagai kearifan lokal dipandang relevan untuk membentuk karakter lulusan yang beretika, disiplin, dan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Pengelola Bursa Kerja Khusus (BKK), peserta didik, alumni, dan perwakilan DUDI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan peluang kerja lulusan diimplementasikan melalui Kepemimpinan Transformasional yang mengimplementasikan nilai <em>Adat basopan</em> ke dalam budaya sekolah, proses pembelajaran, serta kemitraan dengan DUDI. Kepala Sekolah berperan sebagai teladan (<em>idealized influence</em>), penggerak visi bersama (<em>inspirational motivation</em>), pendorong inovasi program sekolah (<em>intellectual stimulation</em>), dan pembina pengembangan individu peserta didik (<em>individualized consideration</em>). Implementasi strategi ini berdampak pada terbentuknya sikap kerja lulusan yang lebih disiplin, sopan, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap lingkungan kerja industri, sehingga meningkatkan kepercayaan DUDI dan memperluas peluang penyerapan lulusan ke dunia kerja. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berbasis nilai kearifan lokal <em>Adat basopan</em> merupakan strategi efektif dalam meningkatkan daya saing dan peluang kerja lulusan SMK. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kepemimpinan pendidikan vokasi serta kontribusi praktis bagi kepala sekolah dalam merancang strategi peningkatan <em>link and match</em> antara SMK dan DUDI.</p>Enok Suci HartiniHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Enok Suci Hartini, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611546155710.37081/jipdas.v6i1.4590IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL KAYUH BAIMBAI UNTUK PENGUATAN KARAKTER ISLAMI DI TK ISLAM TERPADU AZ ZAHRA MURUNG PUDAK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4591
<p>Riset ini difokuskan untuk mengkaji secara mendalam penerapan kepemimpinan kepala sekolah yang berlandaskan nilai kearifan lokal Kayuh Baimbai dalam upaya memperkuat pembentukan karakter Islami pada peserta didik di TK Islam Terpadu Az Zahra Murung Pudak dengan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus serta pengumpulan data melalui wawancara mendalam, pengamatan langsung, dan penelaahan dokumen yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Kerangka teoretis penelitian ini bertumpu pada teori kepemimpinan transformasional sebagai grand theory, teori kepemimpinan partisipatif dan teori internalisasi nilai sebagai middle theory, serta teori kepemimpinan berbasis kearifan lokal sebagai applied theory. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di TK Islam Terpadu Az Zahra Murung Pudak diwujudkan melalui pola kepemimpinan kolektif dan partisipatif yang menekankan teladan moral dan sosial, manajemen sekolah yang berlandaskan musyawarah, serta penguatan budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi antar warga sekolah. Nilai-nilai Kayuh Baimbai yang diterapkan meliputi kebersamaan dan gotong royong, musyawarah dan konsensus, tanggung jawab kolektif, harmoni dan kekeluargaan, serta keteguhan dalam menjaga nilai budaya lokal. Penerapan kepemimpinan tersebut berdampak positif terhadap penguatan karakter Islami anak, yang tercermin dalam pembiasaan nilai religius, pembentukan akhlak dan moral Islami, penguatan karakter sosial, kemandirian dan disiplin, serta terbentuknya budaya sekolah Islami. Faktor yang menunjang penerapan kepemimpinan Kayuh Baimbai mencakup komitmen serta loyalitas dari internal sekolah disertai dukungan dari orang tua dan masyarakat sekitar, sementara faktor penghambat muncul dari tuntutan adaptasi terhadap perubahan serta kebutuhan pengembangan inovasi secara berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan kepemimpinan transformasional dengan kearifan lokal Kayuh Baimbai dalam ranah pendidikan anak usia dini yang dirancang sebagai strategi kontekstual dan berkelanjutan untuk memperkuat pembentukan karakter Islam.</p>Ernia NoviantyHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Ernia Novianty, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611558156310.37081/jipdas.v6i1.4591KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA POSITIF KEAGAMAAN MELALUI PENDEKATAN BAIMBAIAN DI TK NEGERI AR-ROHMAN TABALONG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4592
<p>Penelitian ini didasari oleh pentingnya posisi pemimpin sekolah dalam menciptakan budaya agama yang positif di pendidikan anak usia dini. Budaya agama berfungsi tidak hanya untuk membentuk karakter religius anak, tetapi juga sebagai dasar dalam menanamkan nilai moral, disiplin, dan rasa kebersamaan mulai dari usia dini. Dalam konteks setempat, pendekatan baimbaian menjadi suatu nilai budaya yang relevan untuk mendukung pengembangan budaya religius secara kolektif di dalam sekolah. Beberapa penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki dampak yang signifikan dalam memperkuat budaya religius di sekolah. Namun, kebanyakan penelitian masih terfokus pada institusi pendidikan berbasis agama atau pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Penelitian yang secara spesifik meneliti kepemimpinan kepala sekolah di taman kanak-kanak negeri dengan pendekatan kearifan lokal baimbaian masih sangat terbatas, sehingga diperlukan penelitian yang lebih mendalam dan sesuai konteks. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek yang diteliti mencakup kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa di TK Negeri Ar-Rohman Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan pengumpulan dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik dengan langkah-langkah pengurangan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil studi menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai pemimpin spiritual, teladan moral, dan penggerak kolaborasi dalam membangun budaya positif keagamaan. Budaya keagamaan dikembangkan melalui pembiasaan religius harian, kegiatan keagamaan tematik, serta peringatan hari besar Islam yang dilaksanakan secara <em>baimbaian</em>. Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan latar belakang keluarga, keterbatasan sarana, dan konsistensi pelaksanaan pembiasaan. Dampak kepemimpinan terlihat pada terbentuknya perilaku religius anak, meningkatnya komitmen guru, dan terciptanya iklim sekolah yang religius dan harmonis. studi ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang berbasis nilai Islam dan kearifan lokal <em>baimbaian</em> berperan penting dalam membangun budaya positif keagamaan di TK Negeri. Disarankan agar kepala sekolah terus memperkuat kolaborasi dengan guru dan orang tua serta mengembangkan program keagamaan yang berkelanjutan agar budaya religius dapat terinternalisasi secara konsisten.</p>Eva AulasariHusnul Madihah Agustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Eva Aulasari, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611564157010.37081/jipdas.v6i1.4592STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH MELALUI PERAN HUMAS DALAM MENDORONG KETERSERAPAN LULUSAN PADA DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI BERLANDASKAN NILAI SARABAKAWA DI SMKN 1 PUGAAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4593
<p>Pendidikan menengah kejuruan memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja. Namun demikian, tingkat keterserapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, terutama di wilayah nonperkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam strategi kepemimpinan kepala sekolah melalui optimalisasi peran hubungan masyarakat (humas) dalam mendorong keterserapan lulusan pada dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang berlandaskan nilai kearifan lokal Saraba Kawa di SMK Negeri 1 Pugaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap program kemitraan, tracer study lulusan, serta arsip kerja sama industri. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang menerapkan fungsi manajerial secara sistematis, meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan evaluasi, mampu mengoptimalkan peran humas sebagai jembatan strategis antara sekolah dan DUDI. Integrasi nilai Saraba Kawa memperkuat etos kerja, ketangguhan, dan semangat kolaboratif warga sekolah serta meningkatkan kepercayaan mitra industri terhadap kompetensi lulusan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model kepemimpinan sekolah vokasi berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan keterserapan lulusan.</p>Fitria MahriatiHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Fitria Mahriati, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611571158510.37081/jipdas.v6i1.4593EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN KEAGAMAAN DALAM MENDUKUNG KEBIJAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMP NEGERI 6 TANJUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4594
<p>Pendidikan keagamaan memegang peran yang strategis, baik dalam membentuk karakter peserta didik maupun dalam menciptakan suasana sekolah yang aman serta ramah bagi anak. Selaras dengan implementasi kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA), penyelenggaraan pendidikan keagamaan di sekolah umum dituntut untuk tidak semata-mata berfokus pada penguasaan materi keagamaan, melainkan juga pada upaya perlindungan hak anak serta pengembangan lingkungan belajar yang humanis. Studi ini dimaksudkan guna mengevaluasi pelaksanaan program pendidikan keagamaan dalam mendukung kebijakan Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 6 Tanjung. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif, memakai model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Model CIPP dipilih karena sesuai dengan jenis penelitian evaluatif yang bertujuan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap program yang sedang berjalan. Melalui evaluasi konteks, peneliti dapat menilai relevansi program dengan kebutuhan sekolah dan kebijakan yang berlaku. Evaluasi input membantu mengidentifikasi kecukupan sumber daya, baik dari segi tenaga pendidik, sarana prasarana, maupun perencanaan program. Evaluasi proses memungkinkan peneliti mengkaji kesesuaian pelaksanaan program dengan rencana yang telah ditetapkan, sedangkan evaluasi produk bertujuan menilai dampak dan hasil yang dicapai. Oleh karena itu, penggunaan model CIPP dalam penelitian ini diharapkan mampu memberikan analisis yang mendalam serta rekomendasi yang konstruktif bagi pengembangan program pendidikan keagamaan di sekolah. Penghimpunan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi, yang melibatkan kepala sekolah, guru pendidikan agama, guru bimbingan dan konseling, peserta didik, serta orang tua. Hasil studi ini mengindikasikan bahwasannya program pendidikan keagamaan telah berkontribusi signifikan dalam membentuk iklim sekolah yang inklusif, aman, serta berorientasi pada pembinaan karakter melalui pembiasaan religius, disiplin positif, serta penguatan nilai empati dan toleransi. Namun demikian, masih ditemukan kendala pada aspek konsistensi implementasi dan pemantauan program. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan model evaluasi pendidikan keagamaan berbasis Sekolah Ramah Anak di sekolah menengah pertama negeri.</p>Hairani HairaniHusnul Madihah Agustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Hairani Hairani, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611586159210.37081/jipdas.v6i1.4594STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL GAWI MANUNTUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4597
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan mutu pendidikan melalui pengelolaan sumber daya manusia dengan kearifan lokal Gawi Manuntung di SMA Negeri 1 Haruai Kabupaten Tabalong. Fokus penelitian diarahkan pada tiga hal, yaitu pengelolaan sumber daya manusia, penerapan nilai-nilai Gawi Manuntung dalam lingkungan sekolah, serta integrasi antara pengelolaan sumber daya manusia dan nilai lokal dalam membentuk strategi peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru senior, guru junior, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di SMA Negeri 1 Haruai dilaksanakan melalui pembagian tugas yang jelas, pengembangan kompetensi guru, penilaian kinerja berbasis pembinaan, serta kolaborasi kerja yang konsisten. Penerapan nilai Gawi Manuntung terlihat dalam kebiasaan kerja tuntas, tanggung jawab, disiplin, dan kebersamaan yang dijalankan oleh seluruh warga sekolah melalui praktik kerja sehari-hari. Integrasi antara sistem pengelolaan sumber daya manusia dan nilai Gawi Manuntung membentuk pola kerja sekolah yang tertib, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian tugas hingga selesai. Analisis SWOT menunjukkan bahwa keselarasan nilai lokal dengan prinsip manajemen mutu Deming dan Juran menjadi kekuatan utama, sementara ketergantungan pada individu dan keterbatasan dokumentasi menjadi kelemahan yang perlu diperkuat secara sistemik. Kontribusi penelitian ini terletak pada temuan bahwa kearifan lokal Gawi Manuntung berfungsi sebagai praktik kerja kolektif yang memperkuat sistem manajemen mutu pendidikan, bukan sebagai simbol budaya atau muatan seremonial. Penelitian ini memperkaya kajian manajemen mutu pendidikan dengan menunjukkan bahwa integrasi pengelolaan sumber daya manusia dan nilai lokal mampu membentuk strategi peningkatan mutu pendidikan yang konsisten dan bermakna dalam kehidupan sekolah.</p>Huzalifah LianiHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Huzalifah Liani, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611593159910.37081/jipdas.v6i1.4597IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN VISIONER BERBASIS KEARIFAN LOKAL SARABA KAWA DALAM PENATAAN MUTU PENDIDIKAN DI SMPN 3 TANTA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4598
<p>Penelitian ini menganalisis implementasi kepemimpinan visioner berbasis kearifan lokal Saraba Kawa dalam penataan mutu pendidikan di SMPN 3 Tanta, Kabupaten Tabalong, yang beroperasi dalam keterbatasan sarana, tenaga pendidik, dan dukungan pembelajaran. Meskipun menghadapi berbagai kendala struktural, sekolah ini menunjukkan capaian mutu yang relatif baik. Kondisi tersebut mengindikasikan praktik kepemimpinan yang tidak sekadar administratif, melainkan visioner dan kontekstual. Saraba Kawa merupakan motto khas masyarakat Tabalong yang mencerminkan semangat, perjuangan, dan tekad kuat dalam menjalankan tugas dan kewajiban terhadap bangsa, negara, dan agama. Nilai ini diinternalisasikan sebagai fondasi etis dalam kepemimpinan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner berbasis Saraba Kawa diwujudkan melalui perumusan visi secara partisipatif, penguatan budaya kebersamaan dan musyawarah, peneguhan tanggung jawab, serta keteladanan kepala sekolah. Nilai Saraba Kawa berperan sebagai landasan moral dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program strategis. Sesuai dengan definisi Saraba Kawa yaitu merupakan karakter khas masyarakat Kabupaten Tabalong yang mencerminkan semangat, perjuangan, dan tekad yang kuat dalam melaksanakan tugas dan kewajiban terhadap bangsa, negara, dan agama.Implementasi ini berdampak pada meningkatnya kolaborasi warga sekolah, efektivitas program, serta capaian akademik dan nonakademik. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kepemimpinan visioner dan kearifan lokal merupakan strategi kontekstual yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan pada sekolah dengan sumber daya terbatas.</p>Ikhwanjuli KifwantoHusnul Madihah Agustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Ikhwanjuli Kifwanto, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611600161010.37081/jipdas.v6i1.4598PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA, LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS, SARANA PRASARANA, DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMPN 5 TANJUNG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4599
<p>Prestasi belajar merupakan indikator keberhasilan proses pendidikan. Data di SMP Negeri 5 Tanjung menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua siswa berpendidikan dasar (50% lulusan SD) dan mayoritas bekerja sebagai petani (68,8%), kondisi yang berpotensi memengaruhi dukungan belajar anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat pendidikan orang tua, lingkungan sekolah dalam pembentukan karakter religius, sarana prasarana, dan pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Sampel berjumlah 32 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta dokumentasi nilai siswa, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar (F = 6,544; Sig = 0,018 < 0,05). Secara parsial seluruh variabel berpengaruh signifikan (Sig < 0,05). Variabel yang paling dominan adalah lingkungan sekolah (β = 0,411). Nilai Adjusted R² sebesar 0,066 menunjukkan kontribusi sebesar 6,6%, sedangkan 93,4% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi keluarga dan sekolah dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.</p>Jainah JainahHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Jainah Jainah, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611611162410.37081/jipdas.v6i1.4599MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK PENCAPAIAN KINERJA PENDIDIK MELALUI NILAI KAYUH BAIMBAI DI SMK NEGERI 2 TANJUNG KABUPATEN TABALONG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4600
<p>Riset ini difokuskan guna mengidentifikasi serta menganalisis pengelolaan sumber daya manusia. Dalam upaya mewujudkan kinerja pendidik yang optimal melalui penginternalisasian nilai kearifan lokal <em>Kayuh Baimbai</em> di SMK Negeri 2 Tanjung, Kabupaten Tabalong. Dengan pendekatan kualitatif yang diklasifikasikan ke dalam jenis penelitian deskriptif. Proses penghimpunan data dilaksanakan melalui teknik wawancara secara mendalam, kegiatan observasi langsung, serta telaah dokumentasi, dengan melibatkan informan kunci yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta para tenaga pendidik. Kerangka teoritis penelitian ini bertumpu pada teori <em>human capital</em> sebagai grand theory, berikutnya sebagai middle theory yakni teori manajemen sumber daya manusia dan teori manajemen kinerja, serta teori kompetensi kinerja pendidik berbasis kearifan lokal sebagai applied theory. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa perencanaan manajemen sumber daya manusia di SMK Negeri 2 Tanjung telah diimplementasikan melalui pendekatan yang bersifat partisipatif serta strategis, dengan memposisikan tenaga pendidik sebagai aset utama (<em>human capital</em>) dalam organisasi sekolah. Pengorganisasian sumber daya manusia dilakukan secara kolaboratif berbasis kompetensi dan nilai kebersamaan, sehingga pembagian tugas dan peran pendidik berjalan secara proporsional. Pelaksanaan manajemen sumber daya manusia diarahkan pada pengembangan kompetensi pendidik secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan profesional. Evaluasi kinerja pendidik dilaksanakan secara humanis dan berorientasi pada pembinaan melalui supervisi akademik, refleksi bersama, serta pemanfaatan sistem penilaian kinerja berbasis aplikasi. Nilai <em>Kayuh Baimbai</em> terinternalisasi dalam seluruh tahapan manajemen sumber daya manusia, tercermin dalam praktik kerja sama, gotong royong, musyawarah, dan tanggung jawab kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai <em>Kayuh Baimbai</em> dalam manajemen sumber daya manusia mampu mendukung pencapaian kinerja pendidik secara berkelanjutan serta memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan sekolah.</p>Lamia MahmudahHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Lamia Mahmudah, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611625163410.37081/jipdas.v6i1.4600MANAJEMEN PENGELOLAAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI DALAM PEMBINAAN KOMPETENSI SISWA DI SMK NEGERI 1 MUARA UYA BERBASIS BAIMAN, BAUNTUNG, BATUAH, BAADAB
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4601
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pendidikan vokasi untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi kerja sesuai kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta berkarakter kuat, sementara pada kenyataannya masih terdapat kesenjangan antara kompetensi lulusan dan tuntutan dunia kerja. SMK Negeri 1 Muara Uya merespons kondisi tersebut melalui pengelolaan kemitraan DUDI yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan industri, tetapi juga berbasis nilai kearifan lokal Banjar, yaitu Baiman, Bauntung, Batuah, dan Baadab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengelolaan kemitraan DUDI dalam pembinaan kompetensi siswa berbasis nilai lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang hubungan industri, guru produktif, siswa, dan mitra DUDI. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kemitraan DUDI dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi yang bersifat pembinaan. Kemitraan tersebut tidak hanya memperkuat kompetensi kognitif, psikomotorik, dan afektif siswa, tetapi juga membentuk habitus kerja yang disiplin, adaptif, bertanggung jawab, dan beretika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan kemitraan DUDI berbasis kearifan lokal Banjar mampu meningkatkan kualitas kompetensi dan karakter siswa secara holistik serta memperkuat daya saing lulusan pendidikan vokasi.</p>Nani Rakhmaniah RusadiHusnul Madihah Agustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Nani Rakhmaniah Rusadi, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611635164310.37081/jipdas.v6i1.4601PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL GAWI MANUNTUNG DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SUPERVISI AKADEMIK DI SMAN 3 TANJUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4602
<p>Penelitian ini didorong oleh peran kepemimpinan yang bukan hanya untuk administrasi tetapi lebih untuk menginternalisasi nilai-nilai budaya lokal yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi kepemimpinan kepala sekolah, sesuai dengan pengetahuan lokal Gawi Manuntung, dapat meningkatkan efektivitas supervisi akademik di SMAN 3 Tanjung. Pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian kualitatif ini. Wawancara mendalam, analisis dokumen, dan observasi partisipan digunakan untuk mengumpulkan data. Proses analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk menjamin validitas temuan, dilakukan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala SMAN 3 Tanjung mengintegrasikan nilai Gawi Manuntung yang bermakna bekerja keras dengan semangat kebersamaan hingga tuntas ke dalam setiap tahapan supervisi akademik. (2) Kepemimpinan berbasis kearifan lokal ini berkontribusi positif meningkatkan efektivitas supervisi, Hal ini dibuktikan oleh kualitas proses pengajaran dan pembelajaran di kelas serta meningkatnya kedisiplinan para pengajar dalam menciptakan sumber belajar. (3) Faktor kunci keberhasilan terletak pada pendekatan humanis dan kolaboratif yang menciptakan etos kerja profesional tanpa menghilangkan identitas budaya lokal. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai kearifan lokal dalam manajemen sekolah mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan meningkatkan tanggung jawab kolektif. Penelitian ini merekomendasikan agar para pemangku kebijakan pendidikan dapat mengadopsi model kepemimpinan berbasis budaya ini sebagai salah satu strategi dalam memperkuat fungsi supervisi akademik di sekolah.</p>Nining SetyaningsihHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Nining Setyaningsih, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611644164910.37081/jipdas.v6i1.4602MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL BADAMAI DI SMAN 3 TANJUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4603
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan karakter berbasis nilai kearifan lokal Badamai di SMA Negeri 3 Tanjung. Nilai Badamai merupakan kearifan lokal masyarakat Banjar yang menekankan prinsip musyawarah, toleransi, gotong royong, dan harmoni sosial, yang relevan dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta studi dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Proses analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk menjamin validitas temuan, dilakukan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Penelitian mengenai pendidikan karakter telah banyak dilakukan, sebagian besar masih berorientasi pada pendekatan normatif dan nilai universal tanpa mengintegrasikan kearifan lokal sebagai basis pengelolaan pendidikan secara sistematis. Kajian tentang kearifan lokal Badamai umumnya terbatas pada aspek sosial-budaya masyarakat Banjar dan belum banyak dieksplorasi dalam lingkup manajemen pendidikan karakter di sekolah menengah atas, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi. Selain itu, belum ditemukan model empiris yang secara komprehensif menggambarkan bagaimana nilai Badamai dapat diintegrasikan ke dalam fungsi manajemen pendidikan untuk membentuk karakter peserta didik secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang mengkaji manajemen pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Badamai sebagai strategi kontekstual dalam merespons dampak globalisasi di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Badamai di SMA Negeri 3 Tanjung telah dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Nilai-nilai Badamai terintegrasi ke dalam visi dan misi sekolah, kurikulum, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, budaya sekolah, serta kegiatan pembiasaan dan ekstrakurikuler. Faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang keluarga, pengaruh lingkungan luar sekolah, keterbatasan waktu pembinaan, dan variasi karakter siswa. Implementasi pendidikan karakter dilakukan melalui internalisasi moral knowing, moral feeling, dan moral action dengan dukungan seluruh warga sekolah dan masyarakat. Evaluasi dan tindak lanjut dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pengamatan perilaku siswa dan refleksi bersama guru, komunikasi orang tua, dan penguatan kegiatan pembinaan karakter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Badamai efektif dalam membentuk karakter peserta didik dan berpotensi dikembangkan sebagai inovasi pendidikan karakter berbasis budaya lokal.</p>Rabiatul FitriahHusnul Madihah Agustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Rabiatul Fitriah, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611650165610.37081/jipdas.v6i1.4603MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH MELALUI PROGRAM BELAJAR SAMBIL BERMAIN (OUTING CLASS) DALAM PENYELENGGARAAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 4 BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4604
<p>Program outing class penting dikaji dalam perspektif manajemen sekolah karena keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh desain pembelajaran, tetapi oleh kapasitas kepala sekolah dalam mengelolanya secara sistematis sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik manajemen kepala sekolah dalam pelaksanaan program belajar sambil bermain (outing class) di SMPN 4 Banua Lawas Kabupaten Tabalong, dengan fokus pada perencanaan, faktor pendukung dan penghambat, serta evaluasi program. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah dan guru, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan outing class dilaksanakan secara terstruktur melalui perencanaan partisipatif, dukungan kebijakan pada tahap implementasi, serta evaluasi berkelanjutan sebagai dasar perbaikan program. Faktor pendukung meliputi komitmen kepemimpinan, kolaborasi guru, dukungan orang tua, dan pemanfaatan lingkungan sekitar, sedangkan kendala utama mencakup keterbatasan anggaran dan variasi kesiapan guru. Temuan ini menegaskan bahwa outing class merupakan instrumen manajerial strategis dalam memperkuat mutu pembelajaran secara berkelanjutan.</p>Rizal HasannorHusnul MadihahAgustina Rahmi
Hak Cipta (c) 2026 Rizal Hasannor, Husnul Madihah, Agustina Rahmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611657166510.37081/jipdas.v6i1.4604KERJASAMA KEPALA SEKOLAH DAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 11 KOTA JAMBI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4575
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerja sama antara kepala sekolah dan komite sekolah dalam meningkatkan Sarpras pembelajaran di SMAN 11 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama antara kepala sekolah dan komite sekolah belum berjalan secara optimal. Kendala utama yang ditemukan meliputi kurangnya pengelolaan sarana dan prasarana, lemahnya pengawasan, serta keterbatasan waktu untuk melaksanakan rapat dan pertemuan. Kondisi tersebut berdampak pada kurang maksimalnya perawatan fasilitas, terhambatnya koordinasi, serta tertundanya pengembangan sarana dan prasarana. Meskipun demikian, pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, antara lain dengan meningkatkan pengelolaan dan pengawasan sarana dan prasarana, serta memanfaatkan komunikasi yang lebih fleksibel untuk mengatasi keterbatasan waktu. Penelitian ini menegaskan bahwa kerja sama yang efektif, komunikasi yang baik, serta pengelolaan Sarpras yang optimal sangat penting untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara maksimal.</p>Sri SudiartiAhmad FikriNor Hafiz Zamani
Hak Cipta (c) 2026 Sri Sudiarti, Ahmad Fikri, Nor Hafiz Zamani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611666167410.37081/jipdas.v6i1.4575STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI SOSIAL GURU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4579
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi sosial guru di MTs Sunan Drajat Banjarwati Lamongan. Kompetensi sosial guru dipandang sebagai aspek penting dalam membangun hubungan harmonis antara guru, siswa, orang tua, dan masyarakat, serta dalam menciptakan iklim pendidikan yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menempatkan peneliti pada lingkungan alami untuk memahami secara mendalam praktik kepemimpinan kepala madrasah. Data diperoleh melalui observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan strategi kepemimpinan transformasional melalui pembinaan komunikasi interpersonal, keteladanan dalam perilaku sosial, penguatan budaya kolaboratif dan kekeluargaan, serta dukungan terhadap kegiatan pengembangan profesional guru, baik di dalam maupun di luar madrasah. Strategi tersebut mendorong terbentuknya komunitas belajar profesional yang dialogis, suportif, dan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sosial guru tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh peran kepemimpinan kepala madrasah dalam mengorkestrasikan iklim sosial dan budaya organisasi madrasah.</p>Ach. Nurhamid Awalluddin
Hak Cipta (c) 2026 Ach. Nurhamid Awalluddin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611675168010.37081/jipdas.v6i1.4579PERADABAN ISLAM PADA MASA UMAYYAH DAN ABBASIYAH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3755
<p>Studi ini berupaya mengkaji dan membandingkan bagaimana komunitas Islam berkembang selama masa Umayyah dan Abbasiyah dengan menggunakan pendekatan perbandingan historis. Data yang digunakan berasal dari sumber lain, seperti buku sekolah, artikel jurnal, dan informasi dari Google Cendekia. Hal utama yang dikaji dalam studi ini adalah bagaimana masing-masing keluarga kerajaan membentuk identitas Islam sebagai komunitas dunia, dan kontribusi mereka dalam bidang sains, seni, dan adat istiadat.Temuan studi menunjukkan bahwa Dinasti Umayyah (661–750 M) sangat berperan penting dalam membangun komunitas Islam dengan menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa utama, menuliskan ilmu-ilmu Islam, dan membangun karya arsitektur besar seperti Kubah Batu. Masa ini juga menyaksikan perkembangan pemahaman Al- Qur'an, hadis Nabi, hukum Islam, tata bahasa Arab, dan terjemahan awal berbagai sumber ilmu pengetahuan. Di sisi lain, Dinasti Abbasiyah (750–1258 M) dikenal sebagai masa keemasan komunitas Islam, dengan munculnya pusat-pusat pembelajaran besar seperti Baitul Hikmah dan langkah maju yang signifikan dalam logika dan studi agama. Ilmuwan-ilmuwan terkemuka seperti Al- Khawarizmi, Ibnu Sina (Avicenna), dan Al-Ghazali muncul pada masa ini, membawa Islam ke puncak kejayaan intelektual dan pendidikannya.Dalam hal seni dan adat istiadat, Dinasti Abbasiyah juga membuat kemajuan pesat dalam musik, sastra, arsitektur, dan kaligrafi, menunjukkan perpaduan nilai-nilai Islam dengan sejarah budaya yang lebih luas di seluruh dunia. Oleh karena itu, studi ini menegaskan bahwa Dinasti Umayyah dan Abbasiyah merupakan dua pilar utama dalam pembentukan dan pengembangan komunitas Islam, yang memiliki dampak mendalam pada sejarah pemikiran dunia.</p>Umi Nur KholifatunDewi AfiqahAsmaul HusnaAlini AliniFaikatunnisa FaikatunnisaLukman Lukman
Hak Cipta (c) 2026 Umi Nur Kholifatun, Dewi Afiqah, Asmaul Husna, Alini Alini, Faikatunnisa Faikatunnisa, Lukman Lukman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611681168610.37081/jipdas.v6i1.3755MEMBANGUN KULTUR SEKOLAH YANG RAMAH DAN SANTUN MELALUI INTERAKSI POSITIF SISWA DI SD KALIJAGA PERMAI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3798
<p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan bagaimana hubungan positif antar siswa dapat membangun lingkungan sekolah yang ramah dan sopan di SD Kalijaga Permai. Dalam hal ini, interaksi sosial yang terjadi secara spontan, seperti menyapa, memberi salam, menjaga kebersihan, dan berkolaborasi dalam kegiatan sekolah, menjadi fondasi penting dalam pengembangan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa yang aktif terlibat dalam upaya pembeiasaan nilai-nilai karakter. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa suasana positif di sekolah tercipta melalui kegiatan sehari-hari, teladan dari guru, program pembiasaan seperti 3S (Senyum, Salam, Sapa), serta dukungan dari kebijakan sekolah yang konsisten. Disamping itu, keragaman latar belakang siswa sebanarnya memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan dalam interaksi sosial mereka. Penelitian ini menekankan bahwa pengembangan lingkungan sekolah yang ramah dan sopan tidak hanya bergantung pada aspek formal, tetapi juga melalui praktik sosial yang dinamis dan berkelanjutan. Peran guru sebagai pendidik dan pembina karakter sangat penting dalam menciptakan suasana harmonis dan mendukung pembentukan generasi yang berakhlak baik.</p>Qorina AmmaraSiti Nur IstiqomahRenata Elsinta
Hak Cipta (c) 2026 Qorina Ammara, Siti Nur Istiqomah, Renata Elsinta
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611687169310.37081/jipdas.v6i1.3798PENGARUH KECERDASAN INTRAPERSONAL DAN PARTISIPASI AKTIF SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD IT UMMI AIDA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3804
<p>Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh kecerdasan intrapersonal terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SDIT Ummi Aida; (2) Pengaruh partisifasi aktif siwa terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SDIT Ummi Aida; (3) Pengaruh kecerdasan intrapersonal dan partisifasi aktif siwa terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SDIT Ummi Aida. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis data yaitu regresi linier berganda dengan taraf signifikansi 0,05, kemudian pengolahan data yang telah diperoleh dengan bantuan program data SPSS (<em>Statistical Product and Service Solution</em>) versi 22.0. Hasil penelitian yaitu: (1) Kecerdasan intrapersonal secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SDIT Ummi Aida. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SDIT Ummi Aida. (2) Partisipasi aktif siswa secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SDIT Ummi Aida. Hal ini terlihat dari analisis regresi linear berganda melalui uji t yang bertanda positif. (3) Kecerdasan intrapersonal dan Partisipasi aktif siswa Berpengaruh Terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV di SDIT Ummi Aida.</p>Dalila PohanMasta Marselina SembiringEdizal HatmiWinara WinaraLidia Simanihuruk
Hak Cipta (c) 2026 Dalila Pohan, Masta Marselina Sembiring, Edizal Hatmi, Winara Winara, Lidia Simanihuruk
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611694171110.37081/jipdas.v6i1.3804PENGARUH PERMAINAN GALASIN TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK MATERI KELINCAHAN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 101778 MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3802
<p style="margin: 0cm; text-align: justify; line-height: 115%;"><span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional galasin terhadap hasil belajar psikomotorik PJOK materi kelincahan pada siswa kelas III SD Negeri 101778 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III, dengan sampel sebanyak 19 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi psikomotorik yang mengukur kelincahan melalui tes shuttle run, zig-zag run, dan T-Test. Teknik analisis data mencakup uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan <em>paired sample t-test</em>. Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, dengan nilai <em>p</em> (two-tailed) = 0,001 < 0,05. Dengan demikian, permainan tradisional galasin berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar psikomotorik PJOK siswa pada materi kelincahan.</span></p>Anisa SiregarKhairul UsmanHalimatussakdiah HalimatussakdiahTiarnita Maria SarjaniFajar Sidik Siregar
Hak Cipta (c) 2026 Anisa Siregar, Khairul Usman, Halimatussakdiah Halimatussakdiah, Tiarnita Maria Sarjani, Fajar Sidik Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611712172410.37081/jipdas.v6i1.3802UMAR BIN KHATTAB: VISIONER DI BALIK KEJAYAAN ISLAM GOLDEN AGE
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3752
<p>Artikel ini membahas kepemimpinan Umar bin Khattab sebagai salah satu pilar penting dalam membentuk struktur pemerintahan Islam yang tangguh pada masa Khilafah Rasyidah. Dengan menggunakan pendekatan historis berbasis kajian pustaka, penelitian ini menyoroti kebijakan sosial, politik, dan ekonomi Umar bin Khattab serta dampaknya terhadap ekspansi wilayah dan stabilitas pemerintahan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Umar bin Khattab merupakan pemimpin yang visioner dan transformatif, yang mampu merumuskan prinsip-prinsip pemerintahan berbasis keadilan, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Artikel ini memberikan kontribusi akademik dalam memperkaya kajian kepemimpinan Islam klasik dan membuka ruang refleksi terhadap model kepemimpinan masa kini.</p>Andi NurizzaNur UlfainnaSelviana PratamaNinil AdhaMuhammad Tasnim MulkUmi Nur Kholifatun
Hak Cipta (c) 2026 Andi Nurizza, Nur Ulfainna, Selviana Pratama, Ninil Adha, Muhammad Tasnim Mulk, Umi Nur Kholifatun
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611725172710.37081/jipdas.v6i1.3752UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAD 2 SD KATOLIK MARIA BUNDA KARMEL DENGAN PEMANFAATAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3647
<p>Hasil penelitian oleh Julita Boimau NIM 2101140071 dengan judul Upaya Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 2 SD Katolik Maria Bunda Karmel Dengan Pemanfaatan Metode <em>Cooperative Integrated Reading and Composition </em>(CIRC) Materi Berhati-hati di mana Saja dengan rumusan masalah Bagaimana Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Dengan Pemanfaatan Metode <em>Cooperative Integrated Reading and Composition</em> (CIRC)? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa dengan pemanfaatan metode <em>Cooperative Integrated Reading and Composition</em> (CIRC). Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya Kemampuan keterampilan membaca permulaan siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data mencakup observasi terhadap aktivitas guru dan siswa, serta instrumen bacaan awal dan akhir untuk siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode <em>Cooperative Integrated Reading and Composition</em> (CIRC) mampu meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa secara signifikan, ditandai dengan meningkatnya keterampilan membaca permulaan siswa dari 55% pada siklus 1 menjadi 85% pada siklus II. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa penggunaan metode <em>Cooperative Integrated Reading and Composition</em> (CIRC) efektif meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa. Peningkatan ini mencerminkan bahwa pendekatan yang interaktif dan kontekstual mampu merangsang rasa ingin tahu serta partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.</p>Julita BoimauMarkus SampeKurniayu T. R. A. Ratu
Hak Cipta (c) 2026 Julita Boimau, Markus Sampe, Kurniayu T. R. A. Ratu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611728173210.37081/jipdas.v6i1.3647PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI IPA TENTANG ADA APA SAJA DIBUMI KITA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KELAPA LIMA KOTA KUPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3753
<p>Skripsi oleh Rosalia Depa,NIM 2101140166,PGSD tahun 2025 dengan judul : “Pengaruh Penggunaan Model <em>Problem Based Learning</em> terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V pada Materi IPA tentang Ada Apa Saja di Bumi Kita di SD Negeri Kelapa Lima Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) terhadap hasil belajar siswa kelas V pada materi “Ada Apa Saja di Bumi Kita” di SD Negeri Kelapa Lima, Kota Kupang. Model PBL dipilih karena dianggap memiliki pendekatan yang efektif dalam membantu peserta didik memahami materi melalui penyelesaian masalah nyata, meningkatkan aktivitas dan tanggung jawab belajar, serta memberikan kesempatan untuk mentransfer pengetahuan sebagai problem solving. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>quasi-eksperimen</em> dengan dua kelompok: kelompok eksperimen (menggunakan PBL) dan kelompok kontrol (menggunakan metode ceramah konvensional). Kedua kelompok diuji menggunakan <em>pretest dan posttest. P</em>ada kelompok eksperimen, pembelajaran mengikuti lima fase PBL: orientasi masalah, organisasi, investigasi mandiri, pengembangan dan presentasi hasil, serta analisis dan evaluasi pemecahan masalah. Hasil analisis data menggunakan SPSS 25 menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal (uji Kolmogorov–Smirnov; sig. > 0,05) dan homogen (uji homogenitas; sig. = 0,463). Selanjutnya, uji hipotesis dengan independent‑sample t‑test menunjukkan nilai sig. (2‑tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan demikian, model PBL memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V pada materi tersebut. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efek positif PBL terhadap hasil belajar IPA pada tingkat SD (Aditya Dewana, 2017; Henny Ernawati, 2017). Oleh karena itu, PBL direkomendasikan sebagai model pembelajaran efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa.</p>Rosalia DepaHartoyo YudhawardanaAdam Bol Nifu Benu
Hak Cipta (c) 2026 Rosalia Depa, Hartoyo Yudhawardana, Adam Bol Nifu Benu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611733174310.37081/jipdas.v6i1.3753PENINGKATAN SELF CONFIDENCE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION (ARCS) PADA SISWA KELAS V SDN 22 MURANTE KOTA PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3658
<p>Skripsi ini membahas tentang penerapan model pembelajaran <em>Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction</em> (ARCS) untuk meningkatkan kepercayaan diri (<em>self confidence</em>) peserta didik. Fokus penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 22 Murante Kota Palopo, yang mengalami kendala dalam kepercayaan diri sehingga berdampak pada partisipasi aktif di dalam kelas. Melalui pendekatan pembelajaran yang menarik dan relevan, model ARCS dapat menciptakan suasana belajar yang mendukung dan memotivasi peserta didik untuk lebih percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan <em>self confidence</em> siswa dari siklus 1 ke siklus 2, dengan masing-masing persentase yang berbeda pada setiap pertemuan. Pada siklus 1 dipertemuan pertama dengan hasil 60%, pertemuan kedua menurun ke 53% dan pertemuan ketiga kembali menurun menjadi 44%. Pada siklus 2 meningkat menjadi 77% dipertemuan pertama, 82% dipertemuan kedua dan 86% pada pertemuan ketiga. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model ARCS dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik kelas V SDN Murante Kota Palopo.</p>Nur Haq Nillah L.Tr.Sukirman SukirmanNurul Aswar
Hak Cipta (c) 2026 Nur Haq Nillah L.Tr., Sukirman Sukirman, Nurul Aswar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611744175310.37081/jipdas.v6i1.3658PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS V MIN 36 ACEH UTARA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3779
<p>Urgensi penelitian ini merupakan strategi perubahan perkembangan cara belajar siswa Kelas V MIN 36 Aceh Utara terkait mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) agar membuahkan hasil yang baik dari peminat yang relatif sedikit, oleh karena itu diperlukan metode pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kualitas hasil pembelajaran siswa, pada saat di ruang kelas maupun di lingkungan luar kelas, agar hasil pembelajaran dapat optimal. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat sangat penting untuk mengatasi masalah ini, sehingga siswa dapat lebih menyukai pelajaran SKI. Kelas V MIN 36 Aceh Utara telah memilih untuk menerapkan metode <em>flipped classroom.</em> Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan hasil dari penerapan model <em>flipped classroom</em> dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data, digunakan pendekatan interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Hubberman, dan Saldana, yang terdiri dari tiga langkah utama: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menghasilkan temuan di lapangan yaitu dengan menerapkan model pembelajaran secara flipped classroom sangat memberi kemajuan dengan interaksi yang baik antara guru dan siswa selama proses pembelajaran. suasana kelas menjadi lebih aktif dan kondusif, tanpa ada rasa tidak nyaman sesama siswa Lainnya juga. Komunikasi yang terjalin membuat suasana belajar semakin menarik dan tidak jenuh, sehingga siswa dapat memahami materi secara mendalam. Waktu belajar pun menjadi lebih efisien, membantu siswa untuk terbiasa dalam melatih keterampilan pembelajaran.</p>Sayuti SayutiBurhaniah BurhaniahYusnaini Yusnaini Nia Wardhani
Hak Cipta (c) 2026 Sayuti Sayuti, Burhaniah Burhaniah, Yusnaini Yusnaini , Nia Wardhani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611754176310.37081/jipdas.v6i1.3779ANALISIS KESULITAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA TEKS NARASI SISWA KELAS V DI SD NEGERI 064005 MARTUBUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3796
<p>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran kesulitan membaca pemahaman siswa pada teks narasi di kelas v SD Negeri 064005 Martubung dan (2) mengetahui jenis kesulitan yang dialami oleh siswa dalam membaca pemahaman pada teks narasi di kelas V SD Negeri 064005 Martubung. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pilihan ganda yang dirancang dengan menggunakan tingkatan soal sesuai membaca pemahaman pada taksonomi Barret untuk mengidentifikasi kesulitan yang dialami oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 48% siswa memahami tes dan 52% siswa tidak memahami teks. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dari penelitian ini diperoleh terdapat 5 jenis kesulitan membaca pemahaman yang dialami oleh siswa kelas V SD Negeri 064005 Martubung yaitu pemahaman literal dengan kesulitan terbesar terdapat pada butir soal nomor 3 sebanyak 19 siswa (63%), pemahaman reorganisasi dengan kesulitan terbesar pada butir soal nomor 5 dan 6 sebanyak 17 siswa (57%), pemahaman inferensial dengan kesulitan terbesar pada butir soal nomor 12 sebanyak 24 siswa (80%), pemahaman evaluasi dengan kesulitan terbesar pada butir soal nomor 15 sebanyak 17 siswa (57%), dan pemahaman apresiasi dengan kesulitan terbesar pada butir soal nomor 20 sebanyak 18 siswa (60%).</p>Ines Oktarita SihiteDody Feliks Pandimun AmbaritaWildansyah LubisFaisal FaisalMasta Marselina Sembiring
Hak Cipta (c) 2026 Ines Oktarita Sihite, Dody Feliks Pandimun Ambarita, Wildansyah Lubis, Faisal Faisal, Masta Marselina Sembiring
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611764177110.37081/jipdas.v6i1.3796PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS V SDN 107398 SEI ROTAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3517
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall Pada Materi Budaya Daerah di SD Negeri 107398 Sei Rotan. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan diantaranya, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah validator ahli media, ahli materi dan praktisi Pendidikan yaitu guru serta 28 siswa kelas V SD Negeri 107398 Sei Rotan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah instrumen wawancara, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis wordwall “Sangat Layak” untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan nilai skor kelayakan yang diberikan oleh validator ahli media dengan 93% termasuk kategori “Sangat Layak”. Skor nilai kelayakan oleh validator ahli materi 97% dengan kategori “Sangat Layak”. Uji Praktikalitas yang dilakukan oleh praktisi Pendidikan memproleh hasil skor nilai kepraktisan dengan persentase sebesar 98% berkategori “Sangat praktis”. Keefektifan media wordwall dari hasil pre-test dan post-test peserta didik berdasarkan hasil analisis N-Gain memperoleh skor rata-rata N-Gain % sebesar 80,20 dengan kategori “Efektif”. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dinyatakan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall pada mata Pelajaran IPAS Sangat Layak, Sangat Praktis dan Efektif digunakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran.</p>Dini Puspa SariLidia SimanihurukZainuddin MuchtarFahrur RoziTry Wahyu Purnomo
Hak Cipta (c) 2026 Dini Puspa Sari, Lidia Simanihuruk, Zainuddin Muchtar, Fahrur Rozi, Try Wahyu Purnomo
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611772178310.37081/jipdas.v6i1.3517PENERAPAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) BERBASIS ASESMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENINGKATKAN KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4576
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran Teaching at The Right Level (TaRL) berbasis asesmen diagnostik serta dampaknya terhadap ketercapaian tujuan pembelajaran dikelas lll sekolah dasar. Permasalahan penelitian didasari oleh perbedaan kemampuan awal siswa yang menyebabkan ketimpangan pemahaman materi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah Gempol 1. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru dan siswa, observasi pembelajaran, angket, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik membantu guru memetakan kemampuan siswa dan menerapkan pembelajaran berbasis kelompok kemampuan. Penerapan TaRL berdampak positif terhadap pemahaman, keaktifan, motivasi belajar siswa, serta mendukung ketercapaian Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Meskipun dalam pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti keterbatasan waktu, perbedaan tingkat kemampuan awal siswa, dan adaptasi guru terhadap pembelajaran berbasis level, dukungan sekolah serta kolaborasi antarguru membuat TaRL tetap dapat diterapkan secara konsisten. Penerapan TaRL memberikan dampak positif terhadap pemahaman materi, partisipasi aktif siswa, serta motivasi belajar, sekaligus mendukung pencapaian Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).</p>Durrotun NihayahFeri Tirtoni
Hak Cipta (c) 2026 Durrotun Nihayah, Feri Tirtoni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611784179010.37081/jipdas.v6i1.4576EDUKASI BAHAYA BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL MELALUI BUKU ELEKTRONIK KEBAL (KENALI EMOSI BERANI ATASI LAPOR) DENGAN PENERAPAN MODEL PBL KELAS IV SDN 03 CIKIDANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4608
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan edukasi bahaya <em>bullying </em>terhadap kesehatan mental siswa melalui buku elektronik KEBAL (Kenali Emosi, Berani Atasi, Lapor) dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) pada siswa kelas IV SDN 03 Cikidang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Pembelajaran dilaksanakan secara klasikal dengan memanfaatkan buku elektronik KEBAL yang ditampilkan melalui <em>Smart TV. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan buku elektronik KEBAL mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep <em>bullying</em>, bentuk-bentuk <em>bullying</em> (verbal, fisik, dan sosial), serta dampaknya terhadap kesehatan mental. Siswa menunjukkan kemampuan dalam mengenali emosi korban serta mampu merumuskan solusi yang tepat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi buku elektronik KEBAL dengan model PBL efektif sebagai strategi edukasi preventif <em>bullying </em>yang tidak hanya meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga membentuk sikap, kesadaran emosional, dan keterampilan sosial siswa terhadap pentingnya kesehatan mental sejak dini.</p>Nahla Deizha AnzalAzkia Nurul FauziahFatih Nur FarhanPutri Ajeng Siti Nurjannah Luthfiyah Al JamilahFaqih Rasyid HermawanIda LailaFaisal Sadam Murron
Hak Cipta (c) 2026 Nahla Deizha Anzal, Azkia Nurul Fauziah, Fatih Nur Farhan, Putri Ajeng Siti Nurjannah, Luthfiyah Al Jamilah, Faqih Rasyid Hermawan, Ida Laila, Faisal Sadam Murron
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611791179810.37081/jipdas.v6i1.4608DAMPAK MEDIA GRAFIS TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA (STUDI SURVEY DI SMK NEGERI 14 JAKARTA)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3868
<p>Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil Observasi yang peneliti lakukan terhadap peserta didik di SMK Negeri 14 Jakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah media grafis berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 14 Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak pengaruh media grafis yang signifikan terhadap minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan siswa dari kelas XI AKL 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dampak antara media grafis dan minat belajar siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur dampak media grafis dan minat belajar siswa. Responden dalam penelitian ini adalah siswa dari SMK Negeri 14 Jakarta. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan pengaruh dampak signifikan media grafis terhadap minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang cukup kuat atau sedang antara keterlibatan media grafis dengan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari uji koefisien Product Moment menghasilkan “rxy” atau “ro” sebesar 0,521, sedangkan “rt” pada tabel signifikan 5% = 0,306 dan taraf signifikan 1% = 0,349. Dengan demikian dapat diketahui bahwa “ro” > “rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Maka berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak pengaruh pada media grafis terhadap minat belajar siswa di SMK Negeri 14 Jakarta.</p>Siti Nur AzizahYuli Marlina
Hak Cipta (c) 2026 Siti Nur Azizah, Yuli Marlina
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611799180910.37081/jipdas.v6i1.3868EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG MEMANFAATKAN CERITA RAKYAT DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA SDN 1 CILADAEUN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4523
<p>Pendidikan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi peserta didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Salah satu dalam mengembangkan potensi pendidikan pada peserta didik adalah dengan menanamkan minat baca pada peserta didik. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa minat baca siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Lemahnya kemampuan membaca siswa sering kali disebabkan oleh rendahnya motivasi dan monotoninya metode pembelajaran Bahasa Indonesia, sehingga siswa kurang tertarik dalam memahami teks bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia yang memanfaatkan cerita rakyat dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan siswa kelas IV serta guru Bahasa Indonesia di SDN 1 Ciladaeun sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara, serta analisis hasil tes membaca sebelum dan sesudah penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat menggunakan bahasa Indonesia sangat efektif dalam meningkatkan minat baca siswa SDN 1 Ciladaeun, dilihat dari adanya peningkatan kemampuan membaca yang cukup signifikan, terutama dalam aspek mengidentifikasi ide pokok, memahami kosakata secara kontekstual, serta menangkap nilai moral dalam bacaan. Nilai rata-rata siswa mengalami kenaikan dari 62 menjadi 82, dengan persentase peningkatan mencapai 32,26%. Selain perkembangan kognitif, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keaktifan selama proses pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran berbasis cerita rakyat yang dipadukan dengan model CIRC dinilai efektif untuk menguatkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal.</p>Sela AprianiNeng Euis YunisaRika WulandariDine Trio Ratnasari
Hak Cipta (c) 2026 Sela Apriani, Neng Euis Yunisa, Rika Wulandari, Dine Trio Ratnasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611810181410.37081/jipdas.v6i1.4523IMPLEMENTASI QUIZIZZ DALAM PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS HOTS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4554
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan, mengembangkan dan menguji tingkat kepraktisan dan validitas instrumen evaluasi pembelajaran tematik berbasis HOTS melalui Quizizz. Penelitian ini dilatarbelakangi penggunaan instrumen evaluasi pembelajaran kebanyakan masih berada pada level kognitif rendah (LOTS) dan level kognitif menengah (MOTS), kurang efisien dan kurangnya pemanfaatan teknologi. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Sugiyono 10 (sepuluh) tahap. Akan tetapi pada penelitian ini dibatasi pada 7 (tujuh) tahap pengembangan yakni analisis potensi dan masalah, mengumpulkan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, serta revisi produk. Jumlah subyek penelitian adalah 34 siswa dengan rincian siswa kelas 4B MI Darussalam sebanyak 12 siswa dan 20 siswa kelas 4 MI Asyafi’iyah Jatirejo. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Jenis instrumen yang digunakan menggunakan angket, lembar validasi para ahli dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru sangat membutuhkan pengembangan instrumen evaluasi pembelajaran tematik berbasis HOTS melaui Quizizz karena sangat membantu dan mempermudah proses evaluasi pembelajaran di masa pandemi baik dari sisi kepraktisan, ekonomis ataupun kemudahan dalam pelaksanaan; (2) Bentuk pengembangan instrumen evaluasi pembelajaran menghasilkan produk instrumen evaluasi pembelajaran tematik berbasis HOTS melaui Quizizz dengan variasi dimensi kognitif C4 (menganalisa) dan C5 (mengevaluasi) sejumlah 25 soal.</p>Isnaini RahmawatiAbdul Khakim AlfariziFatchurrahman Fatchurrahman
Hak Cipta (c) 2026 Isnaini Rahmawati, Abdul Khakim Alfarizi, Fatchurrahman Fatchurrahman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611815182010.37081/jipdas.v6i1.4554PENGGUNAAN MEDIA VIDEO YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENI RUPA PADA MATERI MENGGAMBAR PEMANDANGAN SISWA KELAS 2 MADRASAH IBTIDAIYAH RIYADHLUL MUTTAQIEN SUMEDANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4155
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar mata pelajaran seni rupa siswa kelas 2 MI Riyadlul Muttaqien Sumedang, hal itu ditunjukkan oleh banyak siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dalam pembelajaran Seni Rupa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar seni rupa, khususnya pada materi menggambar pemandangan, melalui penggunaan media video <em>YouTube</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model dari Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus melalui 4 tahap yaitu (a) perencanaan (b) pelaksanaan (c) pengamatan dan (d) refleksi. Menurut Benjamin S. Bloom Hasil belajar merupakan perubahan positif yang terjadi pada diri siswa sebagai hasil dari proses pembelajaran. Perubahan ini mencakup tiga aspek utama, yaitu kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotor (keterampilan). Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas II yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan dengan rentang usia 8–9 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan tes hasil belajar. Instrumen yang digunakan telah melalui uji validitas dan reliabilitas untuk menjamin keabsahan data. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media video <em>YouTube</em> dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 66,67%, pada siklus II meningkat menjadi 76,67%, dan pada siklus III mencapai 86,67%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan media video <em>YouTube</em> efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran seni rupa pada kelas 2 MI Riyadlul Muttaqien Sumedang.</p>Muhamad RizkiIfah KhadijahAgus Hendra
Hak Cipta (c) 2026 Muhamad Rizki, Ifah Khadijah, Agus Hendra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611821182710.37081/jipdas.v6i1.4155KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN KINESTHETIC INTELLIGENCES ANAK USIA DINI DI TK KETILANG, CIPUTAT, TANGERANG SELATAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4031
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengoptimalkan kecerdasan kinestetik anak usia dini yang berada pada masa keemasan perkembangan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bentuk keterlibatan orang tua dalam mendukung pengembangan kecerdasan kinestetik anak di TK Ketilang, Ciputat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 6 orang tua dan 3 guru, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua tercermin dalam empat aspek utama, yaitu komunikasi dengan guru, pembelajaran di rumah, partisipasi dalam pengambilan keputusan, serta kolaborasi dalam kegiatan sekolah. Temuan penting mengindikasikan bahwa meskipun pemahaman orang tua tentang kecerdasan kinestetik masih terbatas, mereka menunjukkan komitmen dalam memberikan dukungan melalui aktivitas fisik, permainan motorik, serta kegiatan ekstrakurikuler. Kesimpulannya, orang tua terlibat terhadap perkembangan kinestetik anak, dan implikasinya sekolah perlu memperkuat kemitraan dengan orang tua agar stimulasi perkembangan anak berlangsung konsisten di rumah maupun di sekolah.</p>Andini Salsa NabillahDesmaliza Desmaliza
Hak Cipta (c) 2026 Andini Salsa Nabillah, Desmaliza Desmaliza
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611828183710.37081/jipdas.v6i1.4031PENERAPAN TEKNIK PEMODELAN SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KETERAMPILAN PRAKTIK TAHSIN AL-QUR’AN PADA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 1 PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3791
<p>Skripsi ini membahas tentang penerapan teknik pemodelan simbolik untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan praktik tahsin al-qur'an pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah 1 Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik pemodelan simbolik dalam meningkatkan motivasi belajar tahsin al-qur'an, untuk mengukur efektivitas teknik tersebut terhadap keterampilan praktik tahsin, dan untuk menganalisis respon siswa terhadap pembelajaran tahsin melalui teknik pemodelan simbolik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV kelompok 2 yang berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara, dan tes praktik tahsin al-qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik pemodelan simbolik melalui media audiovisual mampu meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan praktik tahsin al-qur'an siswa. Rata-rata nilai keterampilan siswa meningkat dari 69 pada siklus I menjadi 82 pada siklus II. Motivasi belajar siswa juga meningkat dari skor 71 menjadi 87. Respon siswa terhadap pembelajaran sangat positif dan menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hasil ini sejalan dengan teori pembelajaran observasional oleh Albert Bandura serta konsep praktik yang disengaja dalam pengembangan keterampilan yang menekankan pentingnya latihan terarah dan contoh konkret.</p>Siti HapsaSudirman SudirmanAlfan Putra
Hak Cipta (c) 2026 Siti Hapsa, Sudirman Sudirman, Alfan Putra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611838185710.37081/jipdas.v6i1.3791PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CARD GAME BERBANTUAN AUGMENTED REALITY PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI SISTEM ORGAN TUBUH MANUSIA KELAS V SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3793
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang menariknya media pembelajaran yang digunakan, guru masih memakai media pembelajaran gambar yang kurang menarik yang digunakan pada saat pembelajaran untuk menunjang pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran <em>Card Game</em> berbantuan <em>Augmented Reality</em> peserta didik kelas V SD, mendapatkan keterterapan dan kevalidan pengembangan Media Pembelajaran <em>Card Game</em> Berbantuan <em>Augmented Reality</em> peserta didik kelas V SD. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE meliputi <em>Analysis</em>, <em>Design</em>, <em>Development</em>, <em>Implementation</em>, <em>Evaluation</em>. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah 1 ahli media, 1 ahli materi, 25 peserta didik kelas V dan guru wali kelas V SD Negeri 1 Panggungrejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kevalidan media pembelajaran <em>Card Game</em> berbantuan <em>Augmented Reality</em> pada mata pelajaran IPAS materi sistem organ tubuh manusia kelas V dari ahli media mendapatkan skor 96%, ahli materi mendapatkan skor 96%, penilaian keterterapan diambil dari angket peserta didik dengan skor 88% dan guru mendapatkan skor 96%. Penelitian ini ditarik kesimpulan bahwa pengembangan media pembelajaran <em>Card Game</em> Berbantuan <em>Augmented Reality</em> peserta didik kelas V SD Negeri 1 Panggungrejo dinyatakan valid dan dapat diterapkan sehingga pembelajaran lebih menyenangkan.</p>Fardi Akmaludin ArifRahmad Setyo Jadmiko
Hak Cipta (c) 2026 Fardi Akmaludin Arif, Rahmad Setyo Jadmiko
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611858186710.37081/jipdas.v6i1.3793PENGARUH MEDIA POP UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI PECAHAN PADA SISWA DI KELAS IV SDN 066666 MEDAN DENAI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3735
<p>Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaryh hasil belajar siswa setelah menggunakan media <em>pop up book</em> pada materi pecahan di kelas IV SDN 066666 Medan Denai. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif eksperimen dengan metode <em>Pre-eksperimen Designs</em> dengan tipe <em>One-Group Pretest-Posttest</em>. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 orang siswa kelas IV SDN 066666 Medan Denai. Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik sampling jenuh karena populasi pada siswa kelas IV kurang dari 30 orang. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat diketahui bahwa <em>pretest</em> sebelum dilakukan perlakuan pembelajaran media <em>pop up book</em> dengan nilai rata-rata sebesar 61,75 dan nilai <em>posttest</em> dengan nilai rata-rata 89,5. Dilakukan uji t melalui <em>SPSS</em> 20 menghasilkan data 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak dengan menghasilkandata bahwa adanya pengaruh media <em>pop up book</em> terhadap hasil belajar siswa pada materi pecahan di kelas IV SDN 066666 Medan Denai.</p>Nur Aisyah MuntheRobenhart TambaIrsan IrsanElvi MailaniHusna Parluhutan
Hak Cipta (c) 2026 Nur Aisyah Munthe, Robenhart Tamba, Irsan Irsan, Husna Parluhutan, Elvi Mailani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611868187510.37081/jipdas.v6i1.3735PENGARUH MODEL THINK TALK WRITE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS MATERI PERKEMBAANGBIAKAN TUMBUHAN KELAS IV SD TA 2024/2025
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3794
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan model <em>Think Talk Write</em> terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS materi Perkembangbiakan tumbuhan kelas IV SD TA 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen, menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN 026609 Binjai Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda dalam bentuk pretest dan post-test untuk mengetahui hasil belajar siswa, serta ditambah dengan lembar observasi guna menilai aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Instrumen yang digunakan berupa 45 soal yang telah melalui tahap uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan uji daya beda tes. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa siswa yang dibelajarkan dengan model <em>Think Talk Write</em> menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. Hal ini diperkuat oleh hasil uji t, di mana diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> sebesar 3,61 dan nilai t<sub>tabel</sub> sebesar 2,00 pada taraf signifikansi 0,05. Karena t<sub>hitung</sub> lebih besar dari t<sub>tabel</sub>, maka dapat disimpulkan bahwa model <em>Think Talk Write</em> memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa.</p>Febby Willya YolandaZainuddin MFahrur RoziLidia SimanihurukImelda Free Unita Manurung
Hak Cipta (c) 2026 Febby Willya Yolanda, Zainuddin M, Fahrur Rozi, Lidia Simanihuruk, Imelda Free Unita Manurung
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611876188510.37081/jipdas.v6i1.3794STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI KEISLAMAN MELALUI KURIKULUM MERDEKA UNTUK MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3626
<p>Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk individu secara utuh, mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, dan nilai keagamaan. Dalam konteks ini, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman menjadi hal esensial untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya pandai secara akademik, melainkan juga berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai keislaman melalui implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Grogol 2. Penelitian memanfaatkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dua guru dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penanaman nilai dilakukan melalui integrasi materi pelajaran dengan ajaran Islam, pembiasaan kegiatan keagamaan harian, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Kurikulum Merdeka memberi ruang bagi penguatan karakter seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab melalui keteladanan, refleksi, dan proyek pembelajaran berbasis nilai. Kesimpulannya kurikulum berperan dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, namun juga mempunyai karakter Islami yang kuat.</p>Zahra Khusnul LatifahYeti InayahAurelia Septiara Az-ZahraPutri Khoirunnisa
Hak Cipta (c) 2026 Zahra Khusnul Latifah, Yeti Inayah, Aurelia Septiara Az-Zahra, Putri Khoirunnisa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611886189510.37081/jipdas.v6i1.3626PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA SEBAGAI MEDIA PENGUATAN PENDIDIKAN JASMANI ADAPTIF DI SEKOLAH LUAR BIASA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4616
<p>Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengembangkan kepedulian sosial dan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan nyata di lapangan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SLB Adimister Dulionan, Kabupaten Flores Timur, dengan fokus pada implementasi pendidikan jasmani adaptif bagi siswa berkebutuhan khusus. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa dalam aktivitas jasmani yang aman, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik kemampuan mereka, sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif dengan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator dan pendamping kegiatan, serta guru sebagai mitra pendukung. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Aktivitas yang diberikan meliputi senam ritmik adaptif, latihan motorik dasar, permainan adaptif kelompok, serta stimulasi sensorik gerak dengan alat yang dimodifikasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa siswa berkebutuhan khusus menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian aktivitas. Aktivitas jasmani adaptif yang dirancang secara fleksibel mampu mendorong keterlibatan motorik dan interaksi sosial siswa. Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan konsep pendidikan jasmani adaptif di lingkungan pendidikan inklusif. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PKM berbasis pendidikan jasmani adaptif dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pengembangan kemampuan motorik dan sosial siswa berkebutuhan khusus, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan inklusif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.</p>Hironimus Bao WoloBonefasius GerinAgustinus Ronaldus S. Laru
Hak Cipta (c) 2026 Hironimus Bao Wolo, Bonefasius Gerin, Agustinus Ronaldus S. Laru
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28611896189910.37081/jipdas.v6i1.4616