Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS
<p>Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.</p> <table width="574" cellpadding="2"> <tbody align="top"> <tr> <td width="135"><strong>Journal Title</strong></td> <td><strong>: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>ISSN</strong></td> <td><strong>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1611390286">2775-2445</a> (online)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>DOI Prefix</strong></td> <td><strong><span class="type">: <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/index">10.37081/jipdas</a></span><span class="id"> by Crossref</span></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Cheif</strong></td> <td><strong>: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6779485">Afdhal Ilahi, S.Pd.I., M.Pd, C.SC.</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Journal Cover </strong></td> <td><strong>: Get <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/public/site/images/jipdas/cover-ok-bebas.png">Cover JIPDAS</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td><strong>: 3 Bulanan - <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/issue/archive">4 issues per year (Febr, Mei, Agust, November)</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Publisher</strong></td> <td><strong>: <a href="https://ipts.ac.id/">Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Indexation</strong></td> <td><strong>: <a title="GS JIPDAS" href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=id&user=ecO46_YAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>| <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/26297">GARUDA</a>| <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&search_text=JURNAL%20JIPDAS%20(JURNAL%20ILMIAH%20PENDIDIKAN%20DASAR)&search_type=kws&search_field=full_search">DIMENSIONS</a>| Indexed Full <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/indexing">Here</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Email </strong></td> <td><strong>: Jipdas8@gmail.com</strong></td> </tr> </tbody> </table> <div> </div> <div> <div> </div> <div> <p>Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS):</p> <p><a style="background-color: #ffffff;" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license"><img src="http://i.creativecommons.org/l/by-nc/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a> </p> <p>This work is licensed under a <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License</a>.</p> </div> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p>This journal is managed by <strong>Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan</strong>. To publish articles of service that have been carried out in order to inspire and benefit the wider community.</p> <p> </p> </div> </div> </div>Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatanid-IDJurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)2775-2445IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA BERLANDASKAN NILAI-NILAI DASA DHARMA DI KELAS TINGGI SD NEGERI 027 RAMBAH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5162
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar guna mengatasi fenomena kurangnya disiplin, tanggung jawab, dan penghormatan siswa. Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka menjadi sarana yang potensial karena berlandaskan sepuluh nilai luhur Dasa Dharma. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan Pramuka, menjelaskan perannya dalam pembentukan karakter, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat di kelas tinggi SD Negeri 027 Rambah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling, meliputi kepala sekolah, pembina Pramuka, dan guru kelas tinggi. Teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data naratif maupun tabel, serta penarikan kesimpulan yang diverifikasi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi telah berjalan baik melalui perencanaan terarah, pelaksanaan rutin setiap hari Jumat pukul 14.00, serta penerapan metode praktik langsung, permainan kelompok, kerja sama tim, gotong royong, dan kegiatan sosial. Nilai karakter yang berkembang meliputi disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian sosial, kemandirian, dan percaya diri. Faktor pendukung meliputi dukungan penuh kepala sekolah, peran pembina sebagai teladan, dukungan guru, serta antusiasme siswa. Faktor penghambat berupa keterbatasan fasilitas, kurangnya keaktifan dan fokus sebagian siswa, serta rendahnya rasa percaya diri beberapa siswa. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka berlandaskan Dasa Dharma terbukti memberikan kontribusi positif dan efektif dalam membentuk karakter siswa kelas tinggi.</p>Nina SupinaNauli Tama Sari
Hak Cipta (c) 2026 Nina Supina, Nauli Tama Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-172026-07-17633881389010.37081/jipdas.v6i3.5162RM-SAINS PUZZLE KLOBOT BERBASIS BOOK WIDGETS: MEDIA PEMBELAJARAN UNIK DARI LIMBAH JAGUNG YANG TERUJI KELAYAKANNYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4778
<p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif RM-Sains Puzzle Klobot berbasis Book Widgets sebagai bentuk inovasi dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Media ini memanfaatkan limbah klobot jagung menjadi sarana edukatif yang menarik, ramah lingkungan, serta layak diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Pengembangan media tersebut didasarkan pada masih rendahnya variasi media pembelajaran IPA yang digunakan oleh guru, sehingga peserta didik cenderung kurang aktif dan mudah merasa jenuh selama proses pembelajaran berlangsung. RM-Sains Puzzle Klobot dirancang untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik melalui kegiatan bermain sambil belajar yang dipadukan dengan teknologi digital berbasis Book Widgets. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D yang mencakup tahapan Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Pada tahap Define dilakukan analisis terhadap kebutuhan pembelajaran serta karakteristik peserta didik. Tahap Design mencakup proses perancangan media, penyusunan materi, dan pembuatan tampilan interaktif berbasis Book Widgets. Selanjutnya, tahap Develop dilakukan melalui proses validasi oleh ahli media dan ahli materi, disertai uji coba kepada peserta didik guna mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Adapun tahap Disseminate dilakukan dengan memperkenalkan media kepada guru dan lingkungan sekolah sebagai bentuk implementasi hasil pengembangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi, serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui tingkat kelayakan media yang telah dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran RM-Sains Puzzle Klobot berbasis Book Widgets memperoleh kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli materi, serta respons pengguna. Media ini dinilai mampu meningkatkan minat belajar, kreativitas, dan keaktifan peserta didik dalam memahami materi IPA. Selain itu, pemanfaatan limbah klobot jagung sebagai bahan utama media pembelajaran memberikan nilai edukatif terkait pentingnya penggunaan kembali bahan bekas serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Integrasi teknologi Book Widgets juga memudahkan peserta didik dalam mengakses latihan interaktif maupun evaluasi pembelajaran dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan. Oleh karena itu, media RM-Sains Puzzle Klobot berbasis Book Widgets dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif yang efektif untuk mendukung proses pembelajaran IPA di sekolah dasar.</p>Azky AnggraeniWahyu Kurniawati
Hak Cipta (c) 2026 Azky Anggraeni, Wahyu Kurniawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633522352910.37081/jipdas.v6i3.4778A CONCEPTUAL FRAMEWORK FOR EVALUATING ARABIC LANGUAGE INSTRUCTION IN THE DEVELOPMENT OF LANGUAGE PROFICIENCY SKILLS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4777
<p>This study aims to formulate a conceptual framework for evaluating Arabic language learning oriented toward the development of language skills. Evaluation in Arabic language learning should not only measure learners’ mastery of grammatical rules, but also assess their ability to use the language communicatively through listening, speaking, reading, and writing. Therefore, a comprehensive framework is needed to align learning objectives, assessment processes, and language competence development. This study employed a qualitative approach using a library research design. Data were collected from scholarly sources, including peer-reviewed journal articles and academic books related to Arabic language learning evaluation. The data were analyzed through content analysis to identify major concepts and recurring patterns in previous studies. The findings reveal that the proposed framework consists of four main components: fundamental concepts of evaluation, characteristics of Arabic language evaluation, assessment practices for the four language skills, and general principles of evaluation in Arabic language learning. This study contributes by integrating these components into a systematic framework. The framework is expected to guide the development of more comprehensive evaluation practices and support the improvement of learners’ communicative competence in Arabic.</p>Basmala BasmalaHerdah Herdah
Hak Cipta (c) 2026 Basmala Basmala, Herdah Herdah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633530354310.37081/jipdas.v6i3.4777PENDEKATAN SISTEMATIS DALAM PENYUSUNAN MODUL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TERPADU BERBASIS MODEL ADDIE: ANALISIS KONSEPTUAL ADAPTASI, MODIFIKASI, DAN SIMULASI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4783
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara tuntutan kurikulum bahasa Arab yang menekankan keterpaduan <em>maharah</em> dengan realitas bahan ajar yang masih disusun secara terfragmentasi dan parsial. Kondisi ini berdampak pada munculnya <em>fragmented competence</em>, di mana peserta didik menguasai aspek kebahasaan secara terpisah tanpa kemampuan komunikatif yang utuh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pendekatan sistematis dalam penyusunan modul pembelajaran bahasa Arab terpadu berbasis model ADDIE dengan mengintegrasikan konsep adaptasi, modifikasi, dan simulasi sebagai elemen penguat desain instruksional. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>library research</em> dengan metode analisis isi (<em>content analysis</em>) yang bersifat kualitatif-interpretatif. Data diperoleh dari berbagai literatur terkait desain instruksional, pembelajaran bahasa Arab, dan pengembangan bahan ajar, yang kemudian dianalisis untuk mensintesis kerangka konseptual baru yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model konseptual yang dirumuskan mampu mengintegrasikan prinsip adaptasi, modifikasi, dan simulasi dalam setiap tahapan ADDIE (<em>Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation</em>). Integrasi ini menghasilkan modul yang berfungsi sebagai navigator kognitif dalam mengarahkan proses pemerolehan bahasa secara sistematis melalui keterpaduan <em>maharah istima’</em>, kalam, <em>qira’ah</em>, dan <em>kitabah</em>. Dengan demikian, modul tidak hanya berperan sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai sistem instruksional yang koheren dan berorientasi pada pengembangan kompetensi komunikatif secara utuh. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa kerangka kerja yang dihasilkan memberikan fondasi teoretis yang kuat bagi pengembang bahan ajar dalam merancang modul bahasa Arab yang lebih sistematis, kontekstual, dan adaptif. Selain itu, pendekatan ini berpotensi menjadi solusi konseptual dalam mengatasi problematika <em>fragmented competence</em> pada peserta didik.</p>Basmala BasmalaSulfadli SulfadliBunga RosiHamzah HamzahKaharuddin Kaharuddin
Hak Cipta (c) 2026 Basmala Basmala, Sulfadli Sulfadli, Bunga Rosi, Hamzah Hamzah, Kaharuddin Kaharuddin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633544355510.37081/jipdas.v6i3.4783PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA KELAS RENDAH SD DALAM INTERAKSI DI LINGKUNGAN SEKOLAH DI UPTD SD INPRES BUNGAWARU TAHUN AJARAN 2025/2026
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4785
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan sosial emosional siswa kelas rendah serta menganalisis pola interaksi sosial yang terjadi di lingkungan UPTD SD Inpres Bungawaru pada Tahun Ajaran 2025/2026. Fokus utama penelitian ini adalah pada bagaimana siswa kelas I dan II mengelola emosi diri, menunjukkan empati, serta membangun hubungan antarteman dalam konteks lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi sistematis terhadap perilaku siswa, wawancara mendalam dengan guru kelas, serta studi dokumentasi catatan perkembangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional siswa kelas rendah di UPTD SD Inpres Bungawaru secara umum berada pada kategori berkembang sesuai harapan, yang ditandai dengan kemampuan siswa dalam mengikuti aturan sekolah dan mulai terbentuknya kerjasama kelompok. Pola interaksi didominasi oleh aktivitas bermain yang bersifat kolaboratif, meskipun masih ditemukan konflik kecil yang bersifat situasional. Faktor pendukung utama adalah peran guru sebagai fasilitator emosional, sementara hambatan yang ditemukan adalah adanya perbedaan pola asuh di rumah yang memengaruhi kemandirian siswa di sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan interaksi positif di lingkungan sekolah sangat krusial dalam membentuk kecerdasan emosional siswa sejak dini.</p>Munandar M. AbdullahRahmad NasirMahmud Abdullah NohoRusmin Mulyadin TutAhmad J. YasirAulia Djafar
Hak Cipta (c) 2026 Munandar M. Abdullah, Rahmad Nasir, Mahmud Abdullah Noho, Rusmin Mulyadin Tut, Ahmad J. Yasir, Aulia Djafar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633556356010.37081/jipdas.v6i3.4785TANTANGAN DAN STRATEGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENGAJARAN BAHASA DI ERA DIGITAL
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4794
<p>Era digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk pada proses pengajaran bahasa di Sekolah Dasar (SD). Guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembelajaran bahasa menjadi lebih efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru Sekolah Dasar Negeri 3 Bagor Miri Sragen dalam pengajaran bahasa di era digital serta strategi yang digunakan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru sekolah dasar. Dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme yang dikemukakan oleh Jean Piaget dan teori pembelajaran sosial dari Lev Vygotsky. Teori konstruktivisme digunakan untuk memahami bagaimana peserta didik membangun pengetahuan bahasa melalui pengalaman belajar berbasis teknologi, sedangkan teori pembelajaran sosial digunakan untuk melihat pentingnya interaksi, kolaborasi, dan peran guru dalam mendukung proses pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama guru SD dalam pengajaran bahasa di era digital meliputi keterbatasan kemampuan teknologi, rendahnya konsentrasi siswa akibat penggunaan gawai, serta kurangnya fasilitas pendukung pembelajaran digital. Adapun strategi yang diterapkan guru meliputi penggunaan media pembelajaran interaktif, pemanfaatan aplikasi digital edukatif, serta penerapan metode pembelajaran kolaboratif yang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan adaptasi guru dan pemanfaatan teknologi yang tepat dapat meningkatkan efektivitas pengajaran bahasa di sekolah dasar pada era digital.</p>Farida NugrahaniFitri Erning KurniawatiArif Setyo SaputoLina Fatin HaifaToyib ToyibTulus HidayatIslami Rahmawati
Hak Cipta (c) 2026 Farida Nugrahani, Fitri Erning Kurniawati, Arif Setyo Saputo, Lina Fatin Haifa, Toyib Toyib, Tulus Hidayat, Islami Rahmawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633561357810.37081/jipdas.v6i3.4794PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT INTERKTIF PADA MATA PELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III DI SD NEGERI MAULAFA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4723
<p>Peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar menuntut adanya inovasi dalam pemanfaatan media pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Dalam praktiknya, proses pembelajaran masih sering didominasi oleh pendekatan konvensional yang berpusat pada guru, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi, keaktifan, dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang bersifat interaktif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar. Salah satu bentuk inovasi media pembelajaran yang dapat diterapkan adalah penggunaan PowerPoint interaktif yang mengintegrasikan unsur visual, audio, animasi, serta fitur interaktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media pembelajaran PowerPoint interaktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas III di SD Negeri Maulafa, dengan penekanan pada peningkatan keaktifan, pemahaman konsep, serta capaian hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran PowerPoint interaktif mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar dari tahap pra-siklus hingga siklus II. Selain itu, penggunaan media PowerPoint interaktif juga meningkatkan keaktifan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Media ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif sehingga membantu siswa memahami materi secara lebih efektif. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran PowerPoint interaktif merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Media ini tidak hanya berperan sebagai alat bantu penyampaian materi, tetapi juga sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna.</p>Chalvin NubrihasFembriani FembrianiAdam Bol Nifu Benu
Hak Cipta (c) 2026 Chalvin Nubrihas, Fembriani Fembriani, Adam Bol Nifu Benu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633579358410.37081/jipdas.v6i3.4723SCHOOL INNOVATION MANAGEMENT IN DEVELOPING A DIGITAL LEARNING ECOSYSTEM
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4752
<p>Digital transformation in education requires schools to manage innovation systematically to build an effective, sustainable, and adaptive digital learning ecosystem. This study aims to analyze school innovation management in developing digital learning ecosystems, focusing on planning, implementation, resource management, and sustainability strategies. A mixed-methods explanatory sequential design was applied, beginning with a quantitative survey of teachers, followed by qualitative interviews with school leaders and innovation teams. The results reveal three key determinants of ecosystem effectiveness: innovative leadership, digital resource readiness, and a collaborative school culture. Schools that integrated data-driven decision-making, continuous teacher professional development, and adequate digital infrastructure demonstrated stronger ecosystem performance. These findings emphasize the critical role of innovation management as the foundation for creating an adaptive, inclusive, and high-quality digital learning ecosystem.</p>Marilin KristinaRuly Nadian SariMiswan GumantiRara Marselina Jupon
Hak Cipta (c) 2026 Marilin Kristina, Ruly Nadian Sari, Miswan Gumanti, Rara Marselina Jupon
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633585359410.37081/jipdas.v6i3.4752PENGELOLAAN PEMBELAJARAN IPAS DI SDN DUKUHMENCEK 04 DITINJAU DARI HAKIKAT SAINS DAN TUJUAN PEMBELAJARAN IPAS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4756
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pembelajaran IPAS di SDN Dukuhmencek 04 ditinjau dari hakikat sains dan tujuan pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam terhadap praktik pembelajaran dalam konteks nyata. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan dokumen pembelajaran, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran IPAS belum sepenuhnya mengintegrasikan hakikat sains secara utuh, di mana perencanaan masih berorientasi pada aspek produk ilmiah, pelaksanaan pembelajaran belum optimal dalam mengimplementasikan proses ilmiah seperti inkuiri dan eksperimen, serta evaluasi pembelajaran masih didominasi oleh penilaian kognitif dan belum mencakup aspek proses dan sikap ilmiah secara komprehensif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan analisis integratif yang mengkaji keterkaitan antara pengelolaan pembelajaran, hakikat sains, dan tujuan pembelajaran IPAS secara simultan dalam konteks sekolah dasar. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris bahwa ketidaksinkronan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi menjadi faktor utama dalam rendahnya implementasi hakikat sains, serta menawarkan implikasi praktis berupa penguatan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis hakikat sains secara sistematis.</p>Mufidatur Rizqiya PermanaDwi CahyaniFina Wildania SholehaUmi FarihahIndah Wahyuni
Hak Cipta (c) 2026 Mufidatur Rizqiya Permana Mufidatur, Dwi Cahyani, Fina Wildania Sholeha, Umi Farihah, Indah Wahyuni
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633595360410.37081/jipdas.v6i3.4756PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN, PELAKSANAAN, DAN PENGENDALIAN KERJA TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MENGGUNAKAN DESAIN ORGANISASI MADRASAH YANG EFEKTIF DAN EFISIEN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4758
<p>Manajemen tenaga pendidik dan tenaga kependidikan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di madrasah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian kerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan melalui penerapan desain organisasi madrasah yang efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu madrasah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan berbasis kebutuhan madrasah, pembagian tugas yang jelas sesuai struktur organisasi, pelaksanaan kerja yang mengedepankan kolaborasi, serta pengendalian melalui supervisi akademik dan manajerial berkontribusi signifikan terhadap efektivitas dan efisiensi kerja tenaga pendidik dan kependidikan. Desain organisasi madrasah yang adaptif dan partisipatif terbukti mampu meningkatkan kinerja, kedisiplinan, dan profesionalisme seluruh sumber daya manusia madrasah. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan praktis dan akademik bagi pengelola madrasah dalam mengembangkan manajemen organisasi yang berkelanjutan.</p>Slamet RiyadiSardimi SardimiAsmawati Asmawati
Hak Cipta (c) 2026 Slamet Riyadi, Sardimi Sardimi, Asmawati Asmawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633605360910.37081/jipdas.v6i3.4758ANALISIS KENDALA GURU DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4769
<p>Pendidikan inklusif merupakan sistem pendidikan yang memberikan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk belajar bersama peserta didik reguler di sekolah umum. Dalam pelaksanaannya, guru memiliki peran penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang ramah dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Namun, implementasi pendidikan inklusif di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala guru dalam implementasi pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru kelas di SDN Keleyan 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah tersebut termasuk dalam kategori slow learner dengan karakteristik kesulitan membaca, menulis, kurang percaya diri, dan cenderung pendiam. Kendala yang dihadapi guru meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, tidak adanya Guru Pendamping Khusus (GPK), serta kesulitan dalam mengelola kelas heterogen. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut yaitu melalui pendekatan personal, tutor sebaya, program remedial, pemberian motivasi, serta penyesuaian tingkat kesulitan tugas sesuai kemampuan peserta didik.</p>Luluk MauliddiyahMarsha AuliaArifatin Rosichah RahmadaniNadia PutriSiti SalamahNova Estu Harsiwi
Hak Cipta (c) 2026 Luluk Mauliddiyah, Marsha Aulia, Arifatin Rosichah Rahmadani, Nadia Putri, Siti Salamah, Nova Estu Harsiwi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633610361610.37081/jipdas.v6i3.4769ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK TUNAGRAHITA RINGAN MELALUI PENDEKATAN INDIVIDUAL DI SLB PGRI KAMAL
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4804
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar anak tunagrahita ringan yang ditunjukkan melalui kurangnya perhatian saat pembelajaran, mudah bosan, sulit berkonsentrasi, dan rendahnya rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak tunagrahita ringan melalui pendekatan individual di SLB PGRI Kamal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas yang mengajar siswa tunagrahita ringan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan pendekatan individual dengan menyesuaikan metode pembelajaran, penggunaan media, bahasa, serta bentuk pendampingan sesuai karakteristik masing-masing siswa. Guru menggunakan media konkret, pengulangan materi, tugas bertahap, permainan edukatif, dan penguatan positif berupa pujian serta motivasi verbal untuk meningkatkan semangat belajar siswa. Pendekatan tersebut mampu meningkatkan perhatian, keaktifan, rasa percaya diri, dan kemampuan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Namun, pelaksanaan pendekatan individual masih menghadapi hambatan, seperti keterbatasan konsentrasi siswa, kondisi emosi yang mudah berubah, perbedaan kemampuan siswa dalam satu kelas, keterbatasan media pembelajaran, serta kurangnya dukungan orang tua dalam mendampingi belajar di rumah. Dengan demikian, pendekatan individual dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar anak tunagrahita ringan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.</p>Siti Roihana PutriDina AmeliaNur AmaliaFirawdatus SarifaNova Estu Harsiwi
Hak Cipta (c) 2026 Siti Roihana Putri, Dina Amelia, Nur Amalia, Firawdatus Sarifa, Nova Estu Harsiwi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633617362110.37081/jipdas.v6i3.4804PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS KEARIFAN LOKAL NTT UNTUK MENGUATKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4805
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penguatan karakter peserta didik di kelas I sekolah dasar, yang ditunjukkan melalui kurangnya sikap tolong-menolong, belum terbiasa bekerja sama, kurang menghargai teman, serta belum disiplin dalam mengikuti aturan kelas. Perilaku tersebut berkaitan dengan empat aspek karakter yang perlu dikuatkan, yaitu kepedulian, kerja sama, kebersamaan, dan tanggung jawab. Selain itu, bahan ajar yang digunakan masih bersifat umum dan belum mengintegrasikan nilai-nilai karakter dengan kehidupan sehari-hari maupun kearifan lokal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar yang kontekstual untuk mendukung penguatan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Pendidikan Pancasila berbasis kearifan lokal NTT yang valid, praktis, dan efektif dalam menguatkan karakter peserta didik. Model penelitian yang digunakan adalah model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SD. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas I yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, dan observasi. Analisis data dilakukan melalui uji kevalidan, kepraktisan, serta uji keefektifan yang mencakup uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan, uji t, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa bahan ajar mudah digunakan oleh guru dan peserta didik. Pada aspek keefektifan, hasil uji statistik menunjukkan bahwa bahan ajar efektif dalam menguatkan karakter peserta didik. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,56 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,26 (kategori rendah). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa bahan ajar pendidikan pancasila berbasis kearifan lokal yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran untuk penguatan karakter peserta didik.</p>Michael Alexsander Reynaldy MannoVera Rosalina BuluNetty Elisabeth Antonetha Nawa
Hak Cipta (c) 2026 Michael Alexsander Reynaldy Manno, Vera Rosalina Bulu, Netty Elisabeth Antonetha Nawa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633622362910.37081/jipdas.v6i3.4805PENERAPAN MODEL INQUIRY LEARNING BERBANTUAN MEDIA CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT MEMBACA SISWA KELAS III SD GMIT AIRNONA 12 KUPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4806
<p>Rendahnya minat membaca siswa kelas III SD GMIT Airnona 12 Kupang menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kondisi tersebut terlihat dari kurangnya partisipasi siswa dalam kegiatan membaca, rendshnya ketertarikan terhadap bacaan, serta belum optimalnya keterlibaran siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dalam upaya meningkatkan minat membaca iswa, diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar aktif, menarik, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model <em>Inquiry Learning</em> berbantuan media cerita bergambar dalam meningkatkan minat membaca siswa kelas III SD GMIT Airnona 12 Kupang, dengan penekanan pada aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 13 siswa kelas III A SD GMIT Airnona 12 Kupang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara deksriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan minat membaca siswa pada setiap siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model <em>Inquiry Learning</em> berbantuan media cerita bergambar mampu meningkatkan minat membaca siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Pada tahap <em>Pre-test</em>, presentase ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 23,1 % dengan rata-rata kelas 41,9. Setelah diterapkan tindakan pada siklus I, presentase ketuntasan meningkat menjadi 53,9% dengan rata-rata kelas 62,7. Selanjutnya pada siklus II, prsentase ketuntasan kembali meningkat menjadi 92,3% dengan rata-rata kelas 84,6. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari nilai 81,7 pada siklus I dan menjadi 95 pada siklus II, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 63,6 menjadi 98,71. Peningkatan tersebut menunjukan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan tertarik dalam kegiatan membaca melalui pengunaan media cerita bergambar. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapa model <em>Inquiry Learning</em> berbantuan media cerita bergambar efektif dalam meningkatkan minat membaca siswa kelas III SD GMIT Airnona 12 Kupang.</p>Farlin MetanMarkus SampeMartha Kristina Kota
Hak Cipta (c) 2026 Farlin Metan, Markus Sampe, Martha Kristina Kota
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633630363410.37081/jipdas.v6i3.4806EKSPLORASI LAYANAN PENDIDIKAN ANAK TUNARUNGU DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN DAN KEMANDIRIAN DI SLB NEGERI KELEYAN BANGKALAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4814
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan pendidikan bagi anak tunarungu di SLB Negeri Keleyan Bangkalan yang meliputi proses identifikasi dan asesmen awal, peran dan metode guru dalam pembelajaran, pemanfaatan media pendukung, serta program pengembangan life skills dan keterampilan vokasional siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam bersama kepala sekolah dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan layanan pendidikan komprehensif dan fleksibel berbasis Kurikulum Merdeka yang diawali dengan identifikasi serta asesmen awal untuk memetakan penempatan kelas sesuai hambatan dominan siswa. Proses pembelajaran menggunakan metode Komunikasi Total (Komtal) yang memadukan bahasa isyarat, oral, membaca ujaran (lip reading), dan metode maternal reflektif. Pembelajaran didukung oleh fasilitas multisensorial seperti panggung getar, media audio, dan alat musik untuk melatih kepekaan mendengar/getaran, serta media wicara (cermin, madu, lilin) untuk melatih artikulasi. Sekolah juga memfasilitasi kerja sama dengan psikolog, terapis, dan penyediaan kamus isyarat bagi orang tua demi kesinambungan belajar di rumah. Selain aspek akademik, kemandirian siswa secara konsisten dibangun melalui program life skills mingguan (tata boga, cuci motor, kesenian) serta kegiatan outing class dua kali setahun untuk melatih adaptasi sosial. Dapat disimpulkan bahwa layanan pendidikan bagi anak tunarungu di sekolah ini telah dilaksanakan secara menyeluruh, berpusat pada anak, dan terintegrasi dengan berbagai pihak profesional guna mengoptimalkan potensi serta kemandirian siswa secara akademik maupun non-akademik.</p>Citra Hanum Eka PratiwiIstihana Hoiris ZuhroSabrina Maghfirli IslamiDea Alya AgustinaAmanda Elsa SyafilaNova Estu Harsiwi
Hak Cipta (c) 2026 Citra Hanum Eka Pratiwi, Istihana Hoiris Zuhro, Sabrina Maghfirli Islami, Dea Alya Agustina, Amanda Elsa Syafila, Nova Estu Harsiwi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633635364310.37081/jipdas.v6i3.4814PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER KEWARGANEGARAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK DI UPTD SD NEGERI MORU II KABUPATEN ALOR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4815
<p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt;">Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di jenjang Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Namun, arus globalisasi dan keterbukaan informasi digital memicu degradasi moral, seperti maraknya tawuran pelajar dan memudarnya nilai kesopanan. Di sisi lain, pembelajaran PKn di sekolah sering kali bersifat formalistik dan kurang mengontekstualisasikan materi dengan nilai-nilai lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan pendidikan karakter kewarganegaraan melalui integrasi kearifan lokal Alor di UPTD SD Negeri Moru II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga nilai kearifan lokal utama Alor yang diintegrasikan sebagai "ruh" pembelajaran PKn, yaitu: (1) <em>Lego-lego</em> (simbol persatuan dan kesetaraan/Sila ke-3), (2) <em>Hela Rotan/Belung</em> (budaya gotong royong, asas timbal balik, dan solidaritas sosial), dan (3) <em>Tara Miti Tominuku</em> (falsafah persaudaraan dalam perbedaan). Strategi penguatan dilakukan secara komprehensif melalui intrakurikuler, keteladanan (<em>modeling</em>), penciptaan budaya sekolah (<em>culture building</em>), metode pembelajaran aktif (<em>Project-Based Learning</em> dan <em>Collaborative Learning</em>), kegiatan ekstrakurikuler, serta evaluasi otentik. Integrasi ini memberikan dampak nyata berupa peningkatan sikap toleransi antar peserta didik, penguatan inisiatif gotong royong, serta internalisasi tata krama dan kesantunan dalam berkomunikasi. Implementasi kearifan lokal Alor secara kontekstual terbukti efektif mentransformasikan pengetahuan moral (<em>moral knowing</em>) menjadi tindakan nyata (<em>moral action</em>) dalam kehidupan sehari-hari. Model ini berhasil menyelaraskan nilai-nilai universal kewarganegaraan dengan identitas budaya lokal (<em>global thinking, local acting</em>) sekaligus meminimalisir perilaku negatif seperti perundungan di lingkungan sekolah.</span></p>Sudarto Lukman LemaMurni MurniDidemus Dara BaliHabibul Abdul HarisIndrawati Bura
Hak Cipta (c) 2026 Sudarto Lukman Lema, Murni Murni, Didemus Dara Bali, Habibul Abdul Haris, Indrawati Bura
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633644365210.37081/jipdas.v6i3.4815INTEGRASI CHATGPT SEBAGAI ASISTEN GURU DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR: PELUANG DAN TANTANGAN ETIS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4831
<p>Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak besar terhadap dunia pendidikan, Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) oleh guru dalam proses pembelajaran. Namun, penggunaannya menimbulkan tantangan etis diantaranya risiko ketergantungan teknologi, halusinasi AI, plagiarisme pedagogis, serta keamanan data peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, tantangan etis, dan strategi integrasi ChatGPT secara bertanggung jawab dalam pengembangan media pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur melalui penelusuran berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan resmi yang relevan pada rentang tahun 2023–2026. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi terhadap literatur yang telah dikumpulkan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penggunaan ChatGPT memiliki potensi dalam membantu guru mengefisiensi waktu pembuatan media pembelajaran, merancang pembelajaran lebih kreatif serta inovatif dan membuat pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan. Namun demikian, penggunaan ChatGPT memerlukan validasi ulang, kontrol pedagogis dan modifikasi hasil konten oleh guru agar sesuai dengan karakteristik peserta didik di sekolah dasar. Oleh karena itu, penggunaan ChatGPT perlu menerapkan pendekatan human-centered agar teknologi tetap berfungsi sebagai alat bantu tanpa menggeser peran guru sebagai fasilitator utama pembelajaran.</p>M. Fikri Nurzaman
Hak Cipta (c) 2026 M. Fikri Nurzaman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633653365810.37081/jipdas.v6i3.4831IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SDN 2 RAJABASA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4839
<p>Penerapan pembelajaran pada era Kurikulum Merdeka menuntut adanya model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik serta mengembangkan keterampilan abad ke-21. Salah satu model yang relevan digunakan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah <em>Project Based Learning</em> (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model <em>Project Based Learning</em> dalam pembelajaran IPAS di SDN 2 Rajabasa, meliputi proses penerapan, keterlibatan peserta didik, serta dampaknya terhadap kegiatan pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model <em>Project Based Learning</em> mampu meningkatkan keaktifan, kreativitas, kerja sama, komunikasi, dan motivasi belajar peserta didik. Pembelajaran menjadi lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik melalui kegiatan proyek yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Respons peserta didik terhadap penerapan PjBL juga menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya antusiasme dan partisipasi selama proses pembelajaran. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti pengelolaan waktu dan kebutuhan pendampingan yang lebih intensif, model PjBL tetap memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran IPAS. Dengan demikian, model <em>Project Based Learning</em> dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.</p>Pramudiyanti PramudiyantiMuhammad Kaulan KarimaDiyan TriyantoZelina AffrianiI Made Sudite JayaMutiara Lesmanawati PergiwaAlfian Deni IskandarMaulinda Putri Prasojo
Hak Cipta (c) 2026 Pramudiyanti Pramudiyanti, Muhammad Kaulan Karima, Diyan Triyanto, Zelina Affrian, I Made Sudite Jaya, Mutiara Lesmanawati Pergiwa, Alfian Deni Iskandar, Maulinda Putri Prasojo
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633659366510.37081/jipdas.v6i3.4839PENERAPAN METODE TILAWATI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA SMP IT HASANKA PALANGKA RAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4757
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Tilawati dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SMP IT Hasanka Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik guna memastikan keabsahan dan konsistensi temuan. Subjek penelitian ini adalah seorang guru PAI yang bertugas sebagai Tutor Tilawati di kelas VIII serta Kepala Sekolah SMP IT Hasanka Palangka Raya. Responden utama dalam penelitian ini adalah 10 siswa kelas VIII yang dipilih dari total 33 siswa berdasarkan pertimbangan partisipasi aktif dan kompetensi dalam mengikuti pembelajaran Tilawati. Data sekunder diperoleh dari berbagai dokumen pendukung yang berkaitan dengan penerapan metode Tilawati dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Tilawati dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan pengelompokan berdasarkan kemampuan (placement test), pembukaan pembelajaran yang membangun kesiapan emosional, kegiatan inti dengan teknik baca-simak individual, serta evaluasi individu dengan sistem kenaikan level. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca Al-Qur’an meliputi faktor internal (motivasi dan penguasaan makharijul huruf), faktor eksternal (dukungan sekolah dan sarana prasarana), serta faktor metode pembelajaran. Secara umum, metode Tilawati berkontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, meskipun masih terdapat kendala pada aspek pelafalan makhraj dan keterbatasan waktu pembelajaran.</p>Aditya RamadhanYuliani KhalfiahNeela Afifah
Hak Cipta (c) 2026 Aditya Ramadhan, Yuliani Khalfiah, Neela Afifah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633666367310.37081/jipdas.v6i3.4757EVALUASI PENDIDIKAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4932
<p>Pengertian evaluasi secara umum dapat diartikan sebagai proses sistematis untuk menentukan nilai sesuatu (ketentuan, kegiatan, keputusan, unjuk-kerja, proses, orang, objek dan yang lainnya) berdasarkan kriteria tertentu melalui penilaian. Untuk menentukan nilai sesuatu dengan cara membandingkan dengan kriteria, evaluator dapat langsung membandingkan dengan kriteria umum, dapat pula melakukan pengukuran terhadap sesuatu yang dievaluasi kemudian membandingkan dengan kriteria tertentu. Menurut Ibnu Katsir, ayat ini memerintahkan umat Islam untuk senantiasa bertakwa kepada Allah, yang mencakup melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Ayat ini juga mengajak untuk melakukan evaluasi atau hisab terhadap perbuatan kita, memeriksa apa yang telah dilakukan untuk kehidupan akhirat. Allah SWT menekankan pentingnya bertakwa dan menjaga setiap amal perbuatan, karena Dia mengetahui segala yang kita lakukan.</p>Imron Rosadi
Hak Cipta (c) 2026 Imron Rosadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633674367910.37081/jipdas.v6i3.4932PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN KUIS WORDWALL DALAM PEMBELAJARAN TENTANG BUMI DAN PERISTIWA ALAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD SWASTA ANGKASA KUPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4866
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penggunaan model <em>problem based learning</em> berbantuan kuis <em>wordwall</em> pada materi bumi dan peristiwa alam di kelas V SD Swasta Angkasa Kupang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I ketuntasan belajar siswa mencapai 63,33% (19 siswa) dan belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal 80%. Hal ini disebabkan karena siswa belum terbiasa dengan model problem based learning berbantuan kuis wordwall, kurang memperhatikan penjelasan guru, kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran, serta belum mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis secara optimal. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan menjadi 86,67% (26 siswa), yang ditandai dengan meningkatnya keaktifan, kerja sama serta kemampuan berpikir kritis. dapat disimpulkan bahwa penggunaan model problem based learning berbantuan kuis wordwall efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, komunikatif, dan bermakna.</p>Merlin Yunita RiwuMaxsel KoroDaniel W. Fointuna
Hak Cipta (c) 2026 Merlin Yunita Riwu, Maxsel Koro, Daniel W. Fointuna
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-13633680368510.37081/jipdas.v6i3.4866PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GAYA DAN GERAK PADA SISWA KELAS IV DI UPTD SD INPRES LILIBA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4747
<p>Berdasarkan hasil pengamatan awal di kelas IV UPTD SD Inpres Liliba, ditemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi gaya dan gerak pada pembelajaran IPAS. Penguasaan konsep, keterlibatan dalam proses penemuan, serta kemampuan mengaitkan materi dengan pengalaman nyata belum terlihat secara optimal. Kondisi ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model <em>discovery learning</em>. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, penerapan model <em>discovery learning</em> terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya dan gerak. Peningkatan tersebut terlihat dari persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Pada tahap <em>pretest</em>, siswa yang mencapai ketuntasan hanya 16,67%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 63,34%, dan pada siklus II meningkat menjadi 93,4%. Dengan demikian, model <em>discovery learning</em> dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p>Aludry Justine Putri Kale LadoFembriani FembrianiHabibi Musa
Hak Cipta (c) 2026 Aludry Justine Putri Kale Lado, Fembriani Fembriani, Habibi Musa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-152026-06-15633686369010.37081/jipdas.v6i3.4747PENGARUH MODEL GAME-BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI TENTANG “HARMONI DALAM EKOSISTEM” UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DI UPTD SD INPRES LASIANA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4746
<p>Peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS memerlukan penerapan model pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah model <em>game-based learning</em> berbantuan aplikasi <em>wordwall</em> yang mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model <em>game-based learning</em> berbantuan <em>wordwall </em>terhadap hasil belajar siswa pada materi “Harmoni dalam Ekosistem” di kelas V UPTD SD Inpres Lasiana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain <em>one group pretest-posttest</em>. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (<em>pretest</em> dan <em>posttest</em>), observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan <em>paired sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model <em>game-based learning</em> berbantuan<em> wordwall. </em>dari 41,00 menjadi 63,52. Sedangkan pada pertemuan 2, nilai rata-rata meningkat dari 69,59 menjadi 81,07.. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, model <em>game-based learning</em> berbantuan <em>wordwall</em> efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.</p>Kristin Klara DethanFembriani FembrianiHabibi Musa
Hak Cipta (c) 2026 Kristin Klara Dethan, Fembriani Fembriani, Habibi Musa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-172026-06-17633691369510.37081/jipdas.v6i3.4746INTEGRASI FILANTROPI ISLAM UNTUK PEMBIAYAAN PENDIDIKAN: PEMETAAN LITERATUR META-SINTESIS, TANTANGAN, DAN PROSPEK MASA DEPAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4967
<p>Latar Belakang: Institusi pendidikan Islam kontemporer, khususnya sektor swasta, kerap kali mengalami kerentanan fiskal akibat tingginya dependensi terhadap sumber pendanaan konvensional dan iuran rutin peserta didik. Di tengah keterbatasan anggaran tersebut, instrumen filantropi Islam (ZISWAF) hadir sebagai alternatif yang strategis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren ilmiah, mengevaluasi model integrasi, serta mengurai tantangan laten pengadopsian dana kebajikan sebagai pilar pembiayaan pendidikan berkelanjutan. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi meta-sintesis, data dikoleksi melalui protokol <em>Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses</em> (PRISMA) pada pangkalan data Scopus, SINTA, dan Google Scholar dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2021–2026). Analisis substansi dilakukan secara komprehensif melalui teknik <em>Thematic Synthesis</em> dan instrumen <em>Critical Appraisal Skills Programme</em> (CASP). Hasil: Hasil sintesis menunjukkan bahwa model integrasi yang ideal beroperasi melalui mekanisme kompensasi silang (<em>cross-subsidization model</em>), di mana zakat difungsikan sebagai jaring pengaman biaya personal, infaq/sedekah menopang defisit biaya operasional variabel, dan wakaf uang diproyeksikan sebagai jangkar dana abadi (<em>endowment fund</em>) institusi. Meski menjanjikan keberlanjutan fiskal yang mandiri, implementasi model ini secara mikro terhambat oleh benturan regulasi makro antarlemen kelembagaan, minimnya transparansi kepatuhan akuntansi syariah (PSAK 109/112) yang mereduksi <em>public trust</em>, serta keterbatasan kapasitas manajerial SDM keuangan madrasah. Kesimpulan/Implikasi: Penelitian ini merekomendasikan percepatan digitalisasi filantropi (fintech) dan unifikasi regulasi tripartit demi mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan independen.</p>Ade SuryaniHamdi Abdul Karim
Hak Cipta (c) 2026 Ade Suryani, Hamdi Abdul Karim
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-172026-06-17633696370310.37081/jipdas.v6i3.4967AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PEMBIAYAAN PENDIDIKAN: KAJIAN EVALUATIF ATAS SISTEM PENGAWASAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Perspektif Manajemen Pendidikan Islam)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5145
<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif mekanisme evaluasi pengawasan dan pertanggungjawaban biaya pendidikan dalam kerangka manajemen pendidikan Islam. Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu komponen strategis yang menentukan kualitas dan keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan. Tanpa pengawasan yang sistematis dan pertanggungjawaban yang akuntabel, alokasi dana pendidikan rawan terhadap pemborosan, penyalahgunaan, dan inefisiensi. Artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai konsep dari literatur manajemen keuangan pendidikan, ekonomi pendidikan, dan kebijakan pembiayaan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi pengawasan biaya pendidikan yang efektif memerlukan sistem perencanaan anggaran yang terstruktur, mekanisme monitoring yang berkelanjutan, serta sistem pertanggungjawaban yang transparan dan akuntabel kepada seluruh pemangku kepentingan. Dalam perspektif manajemen pendidikan Islam, pertanggungjawaban tidak hanya bersifat administratif kepada otoritas formal, tetapi juga berdimensi moral dan spiritual sebagai bentuk amanah dalam pengelolaan dana umat. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) memperkuat peran partisipasi masyarakat dan komite sekolah dalam mengawasi penggunaan anggaran pendidikan. Rekomendasi meliputi penguatan sistem pelaporan keuangan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keuangan pendidikan, serta pemberdayaan komite sekolah sebagai representasi masyarakat dalam pengawasan pembiayaan pendidikan.</p>Meri YuliaHamdi Abdul Karim
Hak Cipta (c) 2026 Meri Yulia, Hamdi Abdul Karim
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-172026-06-17633704371010.37081/jipdas.v6i3.5145EKSPLORASI KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4784
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemandirian belajar atau self regulated learning siswa kelas V sekolah dasar dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA untuk mengidentifikasi, menyeleksi, dan mensintesis artikel ilmiah yang relevan. Sumber data diperoleh dari basis data akademik bereputasi dengan kriteria inklusi artikel lima tahun terakhir yang membahas self regulated learning dalam konteks pendidikan matematika sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self regulated learning memiliki peran signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan, terutama melalui kemampuan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi belajar. Namun, kompleksitas materi pecahan serta keterbatasan kemampuan metakognitif siswa menjadi faktor penghambat utama dalam pengembangan kemandirian belajar. Selain itu, model pembelajaran aktif seperti problem based learning dan pembelajaran berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan self regulated learning siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis self regulated learning dengan karakteristik materi pecahan secara kontekstual pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan kerangka konseptual yang menghubungkan metakognisi, karakteristik materi, dan strategi pembelajaran sebagai dasar penguatan kemandirian belajar siswa.</p>Imroa Hasna BerlianaChrisnaji Banindra YudhaYustia Suntari
Hak Cipta (c) 2026 Imroa Hasna Berliana, Chrisnaji Banindra Yudha, Yustia Suntari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-222026-06-22633711372410.37081/jipdas.v6i3.4784KONSEP FILOSOFIS ISLAM DAN BARAT TENTANG EVALUASI DALAM PENDIDIKAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4841
<p>Evaluasi dalam pendidikan bukan sekadar alat pengukur keberhasilan belajar, tetapi juga merupakan cerminan dari nilai-nilai filosofis yang dianut dalam suatu sistem pendidikan. Dalam perspektif Islam, evaluasi dipandang sebagai proses yang menyeluruh dan bermakna, yang tidak hanya menilai hasil akhir tetapi juga niat, proses, serta dampaknya terhadap akhlak dan spiritualitas peserta didik. Sementara itu, dalam perspektif Barat, evaluasi lebih menekankan pada aspek rasional dan empiris, dengan orientasi pada pengukuran objektif terhadap pencapaian pembelajaran yang dapat dinilai secara kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui analisis literatur keislaman dan pemikiran filsafat pendidikan Barat yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua pendekatan memiliki kelebihan masing-masing; Islam menekankan nilai dan makna, sedangkan Barat menekankan struktur dan akurasi pengukuran. Oleh karena itu, diperlukan integrasi konsep filosofis dari kedua pandangan untuk membangun sistem evaluasi pendidikan yang komprehensif, humanis, dan bernilai spiritual. Evaluasi yang ideal adalah evaluasi yang tidak hanya objektif secara akademik, tetapi juga mendidik secara moral.</p>Syamsiyah Syamsiyah
Hak Cipta (c) 2026 Syamsiyah Syamsiyah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-242026-06-24633725373110.37081/jipdas.v6i3.4841STRATEGI PEDAGOGIS GURU MI DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS PADA ERA SOCIETY 5.0: KAJIAN LITERATUR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4914
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pedagogis guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam penguatan karakter religius pada era Society 5.0 melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai artikel jurnal, buku, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan strategi pedagogis, karakter religius, pendidikan Islam, dan tantangan pendidikan pada era Society 5.0. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama, pola temuan, serta kecenderungan konseptual dari berbagai literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pedagogis guru MI dalam penguatan karakter religius terutama dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, bimbingan nilai, pengondisian lingkungan religius, penguatan disiplin, serta kerja sama antara madrasah dan orang tua. Dalam konteks era Society 5.0, strategi-strategi tersebut tetap relevan, tetapi memerlukan rekonstruksi ke arah yang lebih adaptif dengan mengintegrasikan literasi digital religius, etika penggunaan teknologi, dan pengendalian diri peserta didik dalam ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan karakter religius di MI pada era Society 5.0 menuntut pendekatan pedagogis yang holistik, kontekstual, dan transformatif agar peserta didik tidak hanya memiliki kesalehan ritual dan sosial, tetapi juga kecakapan moral dalam menghadapi tantangan peradaban digital.</p>Roihanah Zakiyah
Hak Cipta (c) 2026 Roihanah Zakiyah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-272026-06-27633732374010.37081/jipdas.v6i3.4914EFEKTIVITAS INTEGRASI SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS DAN SOSIAL MAHASISWA PGMI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4865
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi Sejarah Pendidikan Islam dalam meningkatkan karakter religius dan sosial mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Sumatera Barat (IAI Sumbar). Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter di perguruan tinggi keagamaan Islam yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kepribadian mahasiswa yang religius dan memiliki kepedulian sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe <em>non-equivalent control group design</em>. Sampel penelitian terdiri atas 50 mahasiswa Semester IV PGMI yang dipilih secara purposif, meliputi 25 mahasiswa Kelas B sebagai kelompok eksperimen dan 25 mahasiswa Kelas A sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui angket karakter religius dan sosial yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta didukung oleh observasi selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji <em>independent sample t-test</em>, dan <em>two-way ANOVA</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan karakter religius dan sosial yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji <em>independent sample t-test</em> menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok setelah perlakuan diberikan (p < 0,05). Sementara itu, hasil <em>two-way ANOVA</em> menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang signifikan antara tingkat karakter awal mahasiswa dan integrasi Sejarah Pendidikan Islam terhadap peningkatan karakter religius dan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Sejarah Pendidikan Islam merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam memperkuat karakter religius dan sosial mahasiswa secara merata pada berbagai tingkat karakter awal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan pembelajaran Sejarah Pendidikan Islam yang berorientasi pada internalisasi nilai sebagai bagian dari strategi penguatan pendidikan karakter di perguruan tinggi keagamaan Islam.</p>Joni Indra WandiCipto Duwi PriyonoReflianto RefliantoNora AfnitaFarida Ariani
Hak Cipta (c) 2026 Joni Indra Wandi, Cipto Duwi Priyono, Reflianto Reflianto, Nora Afnita, Farida Ariani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-272026-06-27633741375210.37081/jipdas.v6i3.4865KELAYAKAN MULTIMEDIA BERBASIS WEB AR INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI TATA SURYA UPT SD NEGERI SIDOHARJO 1
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4852
<p>Latar belakang dilaksanakannya riset ini berakar pada sejumlah persoalan yang ditemukan dalam pembelajaran IPAS pada materi sistem tata surya di UPT SD Negeri Sidoharjo 1 yang masih didominasi oleh penggunaan alat peraga dan media konvensional statis. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan memvisualisasikan fenomena antariksa yang dinamis dan abstrak, yang berdampak pada kejenuhan serta rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk merancang sebuah multimedia interaktif berteknologi Web Augmented Reality, sekaligus mengevaluasi tingkat kelayakan dan efektivitasnya, menggunakan platform Assemblr pada materi tata surya guna memaksimalkan capaian belajar peserta didik. Studi ini mengaplikasikan pendekatan penelitian dan pengembangan (<em>Research and Development</em>/R&D) dengan dengan kerangka model ADDIE yang pelaksanaannya dibatasi hanya sampai fase ketiga, yaitu Pengembangan (<em>Development)</em>. Adapun pihak yang dilibatkan sebagai subjek dalam studi ini mencakup para validator, yang terdiri atas pakar materi, pakar media, serta pakar bahasa. Guna menguji kevalidan produk, serta guru dan 14 siswa kelas VI untuk sesi uji coba terbatas. Pengumpulan data dalam studi ini dilakukan dengan memanfaatkan lembar observasi, wawancara, angket skala Likert, serta instrumen berupa <em>pretest </em>dan <em>postest </em>untuk analisis <em>N-Gain Score</em>. Hasil dari penelitian memaparkan penilaian dari ahli media yang dimana memperoleh skor persentase 93,7% (Sangat Layak), ahli bahasa 87,5% (Sangat Layak), dan ahli materi 90,6% (Sangat Layak). Secara keseluruhan, rata-rata kelayakan mencapai 92%. Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis Web AR materi tata surya ini disimpulkan sangat valid dan layak secara teoretis untuk diimplementasikan sebagai upaya untuk menyajikan pengalaman edukatif yang lebih nyata dan mendalam bagi para siswa.</p>Aghna Ulul AlbabIna AgustiSri Cacik
Hak Cipta (c) 2026 Aghna Ulul Albab, Ina Agusti, Sri Cacik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-282026-06-28633753375910.37081/jipdas.v6i3.4852PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS IV SDN 16 KALUKALUKUANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4937
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Big Book terhadap hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SDN 16 Kalukalukuang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 16 Kalukalukuang yang berjumlah 16 siswa, sekaligus dijadikan sampel penelitian dengan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi dan tes hasil belajar dalam bentuk pretest dan posttest sebanyak 25 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah penggunaan media Big Book. Nilai rata-rata pretest siswa sebesar 57,19 meningkat menjadi 84,38 pada posttest. Hasil distribusi ketuntasan belajar menunjukkan bahwa sebelum perlakuan hanya 2 siswa (12,5%) yang tuntas, sedangkan setelah perlakuan meningkat menjadi 15 siswa (93,75%) yang tuntas. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest 0,494 dan posttest 0,421 > 0,05. Selanjutnya, hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi < 0,001 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Big Book berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SDN 16 Kalukalukuang.</p>Sri SyahrianaIrmawanty IrmawantyRahmatiah Thahir
Hak Cipta (c) 2026 Sri Syahriana, Irmawanty Irmawanty, Rahmatiah Thahir
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-282026-06-28633760376710.37081/jipdas.v6i3.4937PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STEAM UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4957
<p class="ABSTRACT"><span lang="EN-GB">Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) terhadap minat belajar IPAS siswa kelas III SD Inpres 18 Kabupaten Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 60 siswa kelas III yang sekaligus dijadikan sampel penelitian melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang telah melalui uji validitas ahli dan uji reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan Independent Samples Test dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis pada pretest memperoleh nilai signifikansi 0,576 (>0,05) yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan awal antara kelompok eksperimen dan kontrol. Setelah perlakuan diberikan, hasil posttest menunjukkan nilai signifikansi 0,028 (<0,05) yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Rata-rata minat belajar kelas eksperimen meningkat dari 59,20 menjadi 62,30, sedangkan kelas kontrol dari 60,23 menjadi 61,77. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STEAM memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar IPAS siswa. Model STEAM mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, kolaboratif, dan menarik sehingga mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.</span></p>Dandi SaputraAsrul AsrulDesti Rahayu
Hak Cipta (c) 2026 Dandi Saputra, Asrul Asrul, Desti Rahayu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-282026-06-28633768378010.37081/jipdas.v6i3.4957MEDIA JEMBATAN KATA HUBUNG BERBANTUAN LKPD BERBASIS SCAFFOLDING: PENERAPANNYA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4991
<p>Latar belakang pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar murid pada materi penggunaan kata hubung “dan” serta “tetapi” di kelas II C SDN 05 Madiun Lor. Murid mengalami kesulitan dalam memahami perbedaan fungsi kata hubung, menganalisis hubungan antar kalimat, serta menggunakan kata hubung secara tepat dalam kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penerapan Media Jembatan Kata Hubung berbantuan LKPD berbasis <em>scaffolding</em>. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 26 murid kelas II C SDN 05 Madiun Lor. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Media Jembatan Kata Hubung berbantuan LKPD berbasis <em>scaffolding</em> mampu meningkatkan hasil belajar murid. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 73 pada tahap <em>pretest</em> menjadi 80 pada siklus I dan 88 pada siklus II. Persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 61,54% pada tahap <em>pretest</em> menjadi 80,77% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II. Selain itu, aktivitas guru dan murid mengalami peningkatan dari 97,6% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, penerapan Media Jembatan Kata Hubung berbantuan LKPD berbasis <em>scaffolding </em>terbukti dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi penggunaan kata hubung “dan” dan “tetapi” di kelas II sekolah dasar.</p>Indah FitrianiLingga Nico PradanaSri Pudjiwati
Hak Cipta (c) 2026 Indah Fitriani, Lingga Nico Pradana, Sri Pudjiwati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-282026-06-28633781378910.37081/jipdas.v6i3.4991MEDIA PAPAN KODE WARNA RIMA: UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI POLA RIMA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4992
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya kemampuan murid kelas IV B SDN 05 Madiun Lor dalam mengidentifikasi pola dan jenis rima pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan data <em>pretest </em>yang diperoleh, hanya 11 murid atau 45,8% yang berhasil mencapai nilai di atas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75, dengan nilai rata-rata kelas hanya mencapai 71,1. Kondisi ini disebabkan oleh pembelajaran yang dilakukan dalam materi ini dilaksanakan secara verbal tanpa disertai media pembelajaran yang konkret dan visual. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan kemampuan murid dalam mengidentifikasi pola dan jenis rima melalui penggunaan media Papan Kode Warna Rima. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 24 murid kelas IV B SDN 05 Madiun Lor pada bulan Mei 2026. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan murid pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas meningkat dari 71,1 pada pretest menjadi 81,5 pada Siklus I dan 89,6 pada Siklus II. Persentase ketuntasan murid meningkat dari 45,8% pada pretest menjadi 95,8% pada Siklus I dan mencapai 100% pada Siklus II. Dengan demikian, penggunaan media Papan Kode Warna Rima terbukti efektif meningkatkan kemampuan murid kelas IV B SDN 05 Madiun Lor dalam mengidentifikasi pola dan jenis rima pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.</p>Lalitya Mredu NimpunaLingga Nico PradanaSri Pudjiwati
Hak Cipta (c) 2026 Lalitya Mredu Nimpuna, Lingga Nico Pradana, Sri Pudjiwati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-282026-06-28633790379810.37081/jipdas.v6i3.4992ILAL AL HADIST, URGENSI, METODOLOGI, DAN IMPLIKASINYA DALAM STUDI KEISLAMAN KONTEMPORER
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5015
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kajian ‘Ilal al-Ḥadīth dalam konteks keislaman kontemporer melalui perspektif maqāṣid al-sharī‘ah dan pembaruan studi hadis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder yang membahas metodologi hadis, ‘ilal al-ḥadīth, maqāṣid al-sharī‘ah, pembaruan usul fiqh, serta pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dan analisis deskriptif-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi ‘Ilal al-Ḥadīth tetap memiliki relevansi yang kuat dalam menguji autentisitas hadis melalui integrasi kritik sanad, kritik matan, dan analisis konteks historis. Penelitian juga menemukan bahwa pendekatan maqāṣid al-sharī‘ah mampu memperluas fungsi kajian hadis dari sekadar verifikasi tekstual menuju instrumen penalaran hukum yang lebih kontekstual, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan. Selain itu, pengembangan kurikulum hadis kontemporer memerlukan integrasi antara tradisi keilmuan klasik dengan pendekatan interdisipliner yang mencakup etika, lingkungan, teknologi, dan kebijakan publik. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kurikulum hadis berbasis maqāṣid, penerapan evaluasi kompetensi berbasis isnād-informed, serta pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang responsif terhadap tantangan masyarakat modern. Dengan demikian, ‘Ilal al-Ḥadīth tidak hanya berfungsi sebagai instrumen kritik hadis, tetapi juga sebagai landasan epistemologis bagi pengembangan studi Islam yang relevan dengan kebutuhan kontemporer.</p>Slamet RiyadiMiftah FaridMuhammad NasirAkhmad Supriadi
Hak Cipta (c) 2026 Slamet Riyadi, Miftah Farid, Muhammad Nasir, Akhmad Supriadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-282026-06-28633799380610.37081/jipdas.v6i3.5015PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) BERBANTUAN CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS III SD SWASTA ANGKASA KUPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4864
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III B SD Swasta Angkasa Kupang melalui penerapan model pembelajaran <em>Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) </em>berbantuan cerita bergambar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III B SD Swasta Angkasa Kupang yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada tahap pra siklus, nilai rata-rata kelas hanya mencapai 54,14 dengan persentase ketuntasan 22,22%. Setelah penerapan model <em>CIRC</em> pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 65,81 dengan ketuntasan 44,44%. Pada siklus II, nilai rata-rata mencapai 82,56 dengan persentase ketuntasan 88,89%. Aktivitas siswa meningkat dari 61% (kategori cukup) pada siklus I menjadi 91,21% (kategori sangat baik) pada siklus II. Aktivitas guru meningkat dari 67,5% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran <em>CIRC </em>berbantuan cerita bergambar terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III SD Swasta Angkasa Kupang.</p>Mariani Krismayanti MaroMarkus SampeMaxsel Koro
Hak Cipta (c) 2026 Mariani Krismayanti Maro, Markus Sampe, Maxsel Koro
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-292026-06-29633807381210.37081/jipdas.v6i3.4864PENGARUH PEMBELAJARAN KINESTETIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II DI SD NEGERI 78 PALEMBANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4868
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kinestetik terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas II di SD Negeri 78 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain <em>Pre-Experimental Design</em> dalam bentuk <em>One-Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas II.C yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji <em>Paired Samples t-test</em> dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 54,64 meningkat menjadi 70,71 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pembelajaran kinestetik melalui permainan lompat angka terhadap hasil belajar Matematika siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan.</p>Salsabila SalsabilaMuhsana El Cintami LanosDaryono Daryono
Hak Cipta (c) 2026 Salsabila Salsabila, Muhsana El Cintami Lanos, Daryono Daryono
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-292026-06-29633813382010.37081/jipdas.v6i3.4868PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI TEMPAT TINGGALKU DI KELAS I SD KRISTEN CITRA BANGSA MANDIRI KUPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4715
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran <em>discovery learning</em> terhadap hasil belajar IPAS pada materi tempat tinggalku di kelas I SD Kristen Citra Bangsa Mandiri Kupang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain <em>One-Group Pretest-Posttest Design</em>. Subjek penelitian terdiri dari 26 murid kelas I. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (<em>pretest</em> dan <em>posttest</em>) serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 57,69 pada <em>pretest</em> menjadi 82,12 pada <em>posttest</em>. Hasil uji <em>Paired Samples T-test</em> menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti hipotesis kerja (H<sub>a</sub>) diterima. Selain itu, uji <em>Effect Size</em> menggunakan Cohen’s d menghasilkan nilai 3,501 yang termasuk dalam kategori pengaruh "Sangat Besar". Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model <em>discovery learning</em> secara signifikan meningkatkan hasil belajar murid.</p>Elreta Kana MangngiTaty R. KorohVera R. Bulu
Hak Cipta (c) 2026 Elreta Kana Mangngi, Taty R. Koroh, Vera R. Bulu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-072026-07-07633821382510.37081/jipdas.v6i3.4715PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XII DI SMK NEGERI 3 PADANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5482
<p>Kematangan karir merupakan salah satu hal penting yang perlu dimiliki siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK ) sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja maupun untuk melanjutkan pendidikan. Salah satu faktor yang ikut berperan dalam terbentuknya kematangan karir tersebut adalah dukungan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap kematangan karir pada siswa kelas XII di SMK Negeri 3 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 206 orang siswa kelas XII yang dipilih dengan menggunakan teknik <em>probability sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kematangan karir berdasarkan teori Super dan skala dukungan keluarga yang mengacu pada teori Procidano dan Heller. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program SPPS versi 20. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kematangan karir siswa dengan nilai F hitung sebesar 4,102 dan nilai signifikansi < 0,044. Koefisien regresi sebesar 0,202 menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima siswa, maka semakin tinggi pula tingkat kematangan karir yang dimiliki siswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,020 menunjukkan bahwa dukungan keluarga memberikan kontribusi sebesar 2% terhadap kematangan karir, sedangkan 98% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membantu siswa mempersiapkan dan merencanakan karir masa depannya.</p>Nia NurhalizaRindang Ayu
Hak Cipta (c) 2026 Nia Nurhaliza, Rindang Ayu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-102026-07-10633826384110.37081/jipdas.v6i3.5482INTEGRASI STEAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI DATA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5056
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada materi data melalui penerapan pendekatan <strong>STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics)</strong> dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang diberikan pada tahap pre-test, post-test siklus I, dan post-test siklus II. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang meliputi rata-rata, nilai tertinggi, nilai terendah, dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEAM mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi data. Integrasi unsur Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna sehingga siswa lebih mudah memahami konsep pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan interpretasi data. Selain meningkatkan pemahaman konsep matematika, pembelajaran berbasis STEAM juga mendorong berkembangnya keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi siswa. Dengan demikian, pendekatan STEAM dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar, khususnya pada materi data.</p>Sherlin Norma AzzahraRissa Prima KurniawatiAnggun Taruna Puspitasari
Hak Cipta (c) 2026 Sherlin Norma Azzahra, Rissa Prima Kurniawati, Anggun Taruna Puspitasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-142026-07-14633842384710.37081/jipdas.v6i3.5056IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN 008 PALEMBANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5046
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V di SDN 008 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 anak yang mengalami kesulitan membaca, serta hasil penelitian juga menyatakan bahwa implementasi pendidikan inklusi dilakukan melalui penggunaan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelompok. Guru juga menggunakan media pembelajaran seperti buku teks, powerpoint, video pembelajaran, dan LKPD untuk membantu siswa memahami materi. Selain itu, guru menciptakan suasana belajar yang nyaman dan tidak membeda-bedakan siswa sehingga siswa yang mengalami kesulitan membaca tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di SDN 008 Palembang yaitu kurangnya fasilitas yang memadai serta belum adanya guru khusus pendamping (GPK) di sekolah tersebut. Namun dari beberapa hambatan tersebut pelaksanaan pendidikan inklusi telah berjalan dengan cukup baik, karena adanya dukungan dari Kepala Sekolah, Guru, dan Orang Tua.</p>Nabilah Indah OksaviyanaLiza MurniviyantyEvi Rosmiyati
Hak Cipta (c) 2026 Nabilah Indah Oksaviyana, Liza Murniviyanty, Evi Rosmiyati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-152026-07-15633848385510.37081/jipdas.v6i3.5046ANALISIS KRITIS HAMBATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DAN STRATEGI ADAPTIF GURU DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5058
<p>Kurikulum 2013 (K-13) telah berjalan lebih dari satu dekade, namun kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa proses implementasinya di sekolah dasar masih menyisakan berbagai persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan-hambatan nyata yang dihadapi guru dalam menjalankan K-13 sekaligus memetakan strategi adaptif yang mereka kembangkan sebagai respons atas keterbatasan yang ada. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi kelas, serta studi dokumentasi, penelitian ini mengacu pada temuan-temuan dari berbagai penelitian yang dilakukan di sejumlah sekolah dasar di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi keterbatasan pemahaman guru terhadap pendekatan saintifik, beban administratif yang berlebih, minimnya sarana pendukung, dan inkonsistensi pelatihan yang diterima. Di sisi lain, guru-guru secara mandiri mengembangkan strategi adaptif seperti penyederhanaan perangkat pembelajaran, kolaborasi antarguru, dan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum sangat bergantung pada kapasitas adaptasi guru yang didukung oleh kebijakan yang lebih responsif terhadap kondisi nyata di lapangan.</p>Naia SafiraKherunnissa Azzahrah TabroniSalsabila Nurwahyu Lestari
Hak Cipta (c) 2026 Naia Safira, Kherunnissa Azzahrah Tabroni, Salsabila Nurwahyu Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-152026-07-15633856386210.37081/jipdas.v6i3.5058PENGEMBANGAN DAN INOVASI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER: KAJIAN KONSEPTUAL, IMPLEMENTASI, DAN STRATEGI INOVATIF
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5637
<p>Penelitian ini mengkaji secara mendalam pengembangan dan inovasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam konteks manajemen pendidikan Islam di Indonesia. Di tengah arus globalisasi, revolusi industri 4.0, masyarakat 5.0, dan perkembangan teknologi yang eksponensial, lembaga pendidikan Islam menghadapi tekanan yang kian besar untuk melakukan reformasi kurikulum secara sistematis, terencana, dan berkelanjutan. Kurikulum yang stagnan dan tidak responsif terhadap perubahan zaman akan menghasilkan lulusan yang tidak relevan dan tidak kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis kritis. Data dikumpulkan melalui telaah mendalam terhadap berbagai sumber literatur primer dan sekunder yang mencakup buku-buku akademis, regulasi pendidikan, laporan lembaga internasional, dan artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara kritis dan sintetis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan beberapa temuan penting: (1) KBK merupakan pendekatan kurikulum yang relevan dan strategis bagi pendidikan Islam karena mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan karakter secara holistik, sejalan dengan tujuan pendidikan Islam membentuk insan kamil; (2) pengembangan KBK dalam pendidikan Islam wajib berpijak pada landasan filosofis teologis yang bersumber dari Al-Qur'an, As-Sunnah, dan ijtihad, tanpa melepaskan diri dari tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; (3) model-model pengembangan kurikulum seperti Tyler, Taba, Beauchamp, dan model KBK Indonesia dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan Islam dengan penyesuaian yang memperhatikan nilai-nilai keislaman; (4) implementasi KBK menghadapi tantangan kompleks yang meliputi keterbatasan kompetensi SDM, infrastruktur yang belum merata, budaya pembelajaran yang masih pasif, dan resistensi terhadap perubahan; (5) integrasi ICT melalui tiga model yaitu substitusi, augmentasi, dan transformasi merupakan inovasi strategis yang tidak dapat ditunda; serta (6) strategi implementasi yang efektif mencakup pengembangan kurikulum partisipatif, penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan, integrasi nilai-nilai Islam secara sistematik, evaluasi kurikulum komprehensif, dan inovasi berkelanjutan melalui siklus PDCA. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik manajemen kurikulum pendidikan Islam yang responsif, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam yang fundamental.</p>Meri YuliaIswantir Iswantir
Hak Cipta (c) 2026 Meri Yulia, Iswantir Iswantir
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-162026-07-16633863388010.37081/jipdas.v6i3.5637