Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS
<p>Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.</p> <table width="574" cellpadding="2"> <tbody align="top"> <tr> <td width="135"><strong>Journal Title</strong></td> <td><strong>: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>ISSN</strong></td> <td><strong>: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1611390286">2775-2445</a> (online)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>DOI Prefix</strong></td> <td><strong><span class="type">: <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/index">10.37081/jipdas</a></span><span class="id"> by Crossref</span></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Cheif</strong></td> <td><strong>: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6779485">Afdhal Ilahi, S.Pd.I., M.Pd, C.SC.</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Journal Cover </strong></td> <td><strong>: Get <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/public/site/images/jipdas/cover-ok-bebas.png">Cover JIPDAS</a></strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td><strong>: 3 Bulanan - <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/issue/archive">4 issues per year (Febr, Mei, Agust, November)</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Publisher</strong></td> <td><strong>: <a href="https://ipts.ac.id/">Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Indexation</strong></td> <td><strong>: <a title="GS JIPDAS" href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=id&user=ecO46_YAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>| <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/26297">GARUDA</a>| <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&search_text=JURNAL%20JIPDAS%20(JURNAL%20ILMIAH%20PENDIDIKAN%20DASAR)&search_type=kws&search_field=full_search">DIMENSIONS</a>| Indexed Full <a href="https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/indexing">Here</a></strong></td> </tr> <tr> <td valign="top"><strong>Email </strong></td> <td><strong>: Jipdas8@gmail.com</strong></td> </tr> </tbody> </table> <div> </div> <div> <div> </div> <div> <p>Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS):</p> <p><a style="background-color: #ffffff;" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license"><img src="http://i.creativecommons.org/l/by-nc/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a> </p> <p>This work is licensed under a <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License</a>.</p> </div> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p>This journal is managed by <strong>Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan</strong>. To publish articles of service that have been carried out in order to inspire and benefit the wider community.</p> <p> </p> </div> </div> </div>Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatanid-IDJurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)2775-2445PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS HEYZINE FLIPBOOK PELAJARAN MATEMATIKA MATERI SUDUT KELAS V SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3125
<p>Materi sudut adalah salah satu materi pada pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar namun belum banyak yang sesuai untuk mendukung pembelajaran tersebut di Sekolah Dasar. Masalah dalam penelitian ini yaitu : 1) Bagaimana mengembangkan e-modul berbasis heyzine flipbook pada pelajaran matematika materi sudut kelas V SD yang valid, 2) Bagaimana mengembangkan e-modul berbasis heyzine flipbook pada pelajaran matematika materi sudut kelas V SD yang praktis, 3) Bagaimana keefektifan e-modul berbasis heyzine flipbook pada pelajaran matematika materi sudut kelas V SD yang telah di kembangkan. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, kuisioner (angket), tes, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi oleh para ahli di bidang media, bahasa, dan materi mencapai persentase 94%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Dari segi kepraktisan, diperoleh hasil dari tes peserta didik sebesar 95% pada tahap one to one dan 98% pada tahap small group berdasarkan angket yang diisi oleh siswa, yang tergolong sangat praktis. Sementara itu, untuk aspek keefektifan, diperoleh persentase sebesar 90% yang termasuk dalam kategori sangat efektif. Data ini berasal dari hasil lembar kerja siswa, di mana 18 dari 20 peserta didik mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dalam rentang nilai 61–80. Hal ini menunjukkan bahwa siswa sangat antusias terhadap penggunaan media e-modul berbasis Heyzine Flipbook pada pembelajaran matematika materi sudut di kelas V sekolah dasar</p>Yepi YepiNora SurmilasariJayanti Jayanti
Hak Cipta (c) 2025 Yepi, Nora Surmilasari, Jayanti Jayanti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543467347510.37081/jipdas.v5i4.3125PENGARUH LITERACY CLOUD TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA NYARING SISWA KELAS V SD NEGERI 1 ULAK PACEH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3126
<p>Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu adakah pengaruh <em>literacy cloud </em> terhadap keterampilan membaca nyaring siswa kelas V SD Negeri 1 Ulak Paceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>literacy cloud </em> terhadap keterampilan membaca nyaring siswa kelas V SD Negeri 1 Ulak Paceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif <em>eksperimen</em> dengan rancang desain <em>posttest only control group design. </em>Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V yang berjumlah 46 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes lisan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>literacy cloud </em>berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca nyaring siswa kelas V SD Negeri 1 Ulak Paceh. Hal ini dibuktikan pada hasil analisis <em>t-test </em> menggunakan uji <em>Independents samples t-test </em>diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa Hₒ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian terdapat pengaruh yang sigifikan penggunaan <em>literacy cloud </em> terhadap keterampilan membaca nyaring siswa kelas V SD Negeri 1 Ulak Paceh.</p>Viola AudyaDestiniarAnggria Septiani Mulbasari
Hak Cipta (c) 2025 Viola Audya, Destiniar, Anggria Septiani Mulbasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543476348510.37081/jipdas.v5i4.3126ANALISIS KETERAMPILAN MENYIMAK DENGAN MEDIA FILM CERITA RAKYAT BATU BALAI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 227 PALEMBANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3127
<p>Keterampilan menyimak adalah dasar dalam memahami keterampilan berbahasa selain, berbicara, membaca dan menulis, sehingga sangat penting untuk memanfaatkan pembelajaran menyimak di Sekolah Dasar secara maksimal. Namun, banyak siswa yang kesulitan menyimak, terutama menyimak cerita yang panjang metode yang digunakan yaitu metode ceramah atau langsung. Berdasarkan hal tersebut maka masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampilan menyimak siswa kelas IV setelah menggunakan media flim cerita rakyat Batu Balai. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengetahui keterampilan menyimak siswa kelas IV SD Negeri 227 Palembang setelah menggunakan media film cerita rakyat Batu Balai. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dari Miles and Huberman. Berdasarkan Hasil penelitian terdapat 14 siswa dikategori sangat baik, 8 siswa kategori baik, dan 5 siswa dikategori cukup dalam keterampilan menyimak. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami peningkatan dalam keterampilan menyimak, namun ada beberapa yang masih memerlukan perhatian lebih. Oleh karena itu, penggunaan media film dalam pembelajaran menyimak dapat dikombinasikan dengan strategi interaktif seperti diskusi atau tanya jawab untuk mengoptimalkan pemahaman siswa secara keseluruhan</p>Sinta AprilliaAchmad WahidyEl Chintami Lanos
Hak Cipta (c) 2025 Sinta Aprillia, Achmad Wahidy, El Chintami Lanos
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543486349610.37081/jipdas.v5i4.3127ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS NARASI SISWA KELAS V SD NEGERI 3 PETALING
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3164
<p>Pemahaman termasuk dalam aspek membaca yang sangat penting pada kegiatan membaca. Tujuan dari membaca adalah pemahaman bukan kecepatan, dan kemampuan membaca merupakan kemampuan dalam memahami teks yang terkandung pada bacaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman teks narasi siswa kelas V SD Negeri 3 Petaling. Metode penelitian pada penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yakni reduksi, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan dari total 18 siswa, 5 siswa memperoleh kategori sangat baik dengan persentase 27,8%, 9 siswa berada pada kategori baik dengan persentase 50,00%, dan 4 siswa memperoleh kategori cukup baik dengan persentase 22,2%. Rata-rata keseluruhan menunjukkan persentase 83,05%, yang tergolong dalam kategori baik.</p> <p> </p>Silfira Anggraini Nora SurmilasariDian Nuzulia Armariena
Hak Cipta (c) 2025 Silfira Anggraini, Nora Surmilasari, Dian Nuzulia Armariena
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543497350910.37081/jipdas.v5i4.3164PENGEMBANGAN E-MODUL KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS III DI SD NEGERI 76 PALEMBANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3203
<p>Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan <em>e-modul</em> keterampilan membaca pada mata pelajaran bahasa Indonesia pada BAB 6 di kelas III SD pada materi teks naratif yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode <em>Research</em> dan <em>Development</em> dengan menggunakan model ADDIE (<em>Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation</em>). Subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 76 Palembang. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukan <em>e-modul</em> yang dikembangkan termasuk kategori “sangat valid” berdasarkan lembar angket validasi para 3 ahli yaitu ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi dengan nilai rata-rata kevalidan sebesar 89,30%. Tingkat kepraktisan diperoleh dari hasil angket respon siswa kelas III SD memperoleh presentase 91% menunjukan bahwa <em>e-modul</em> yang dikembangkan masuk dalam kriteria “sangat praktis”. Dengan demikian pengembangan <em>e-modul</em> keterampilan membaca siswa kelas III di SD Negeri 76 Palembang valid dan praktis.</p> <p> </p>Tria NadiaDessy WardiahLiza Murniviyanty
Hak Cipta (c) 2025 Tria Nadia, Dessy Wardiah, Liza Murniviyanty
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543510351510.37081/jipdas.v5i4.3203ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI KELAS V DI SDN TARAMAN JAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3208
<p>Terkait hasil siswa berprestasi di tingkat SD biasanya memiliki gaya belajar yang sesuai dengan karakteristik individu mereka, seperti gaya belajar visual, auditori, atau kinestetik, bahkan kombinasi dari beberapa gaya tersebut. Berdasarkan apa yang diuraikan di atas, rumusan masalah yang akan diajukan adalah: “Bagaimana Gaya Belajar Siswa Berprestasi Kelas V di SDN Taraman Jaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya belajar siswa berprestasi di kelas V SDN Taraman Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berprestasi memiliki gaya belajar beragam, seperti visual, auditori, dan kinestetik, serta menerapkan strategi seperti pengulangan, peta pikiran, dan visualisasi untuk memahami materi. Mereka lebih mudah mengingat informasi yang dilihat, aktif mencatat, berdiskusi, dan menandai poin penting. Siswa berprestasi cenderung menyukai belajar menggunakan gambar. Minat baca yang tinggi juga membantu meningkatkan pemahaman dan wawasan mereka. Mereka umumnya lebih nyaman belajar dalam suasana tenang, memiliki daya ingat kuat, serta menunjukkan sikap aktif dan motivasi tinggi saat mengerjakan soal.</p> <p> </p> <p> </p> <p><em> </em></p> <p> </p>Rudi PangestuDessy WardiahLiza Murniviyanty
Hak Cipta (c) 2025 Rudi Pangestu, Dessy Wardiah, Liza Murniviyanty
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543516352510.37081/jipdas.v5i4.3208PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI VIDEO POWTOON TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI 17 RAMBUTAN BANYUASIN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3214
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis <em>Powtoon</em> pada materi pantun nasihat untuk siswa kelas V SD Negeri 17 Rambutan Banyuasin dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (<em>Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation</em>). Hasil validasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa menunjukkan tingkat kevalidan sebesar 90,00%, yang termasuk dalam kategori valid. Selain itu, hasil uji kepraktisan melalui angket respons peserta didik pada uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan menunjukkan rata-rata nilai sebesar 93%, yang tergolong sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis <em>Powtoon</em> ini dinyatakan valid dan praktis serta layak digunakan dalam proses pembelajaran.</p> <p> </p>Tewi WartinaDessy WardiahLiza Murniviyanty
Hak Cipta (c) 2025 Tewi Wartina, Dessy Wardiah, Liza Murniviyanty
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543526353810.37081/jipdas.v5i4.3214PENGGUNAAN ECOPRINT DENGAN TEKNIK POUNDING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUN MEMBATIK ANAK TUNARUNGU DI SKH AL-KHAIRIYAH CILEGON
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3218
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari penggunaan ecoprint dengan menggunakan teknik pounding dapat meningkatkan kemampuan membatik anak tunarungu di SKh Al-khairiyah Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Data diolah menggunakan Uji Wilcoxon dengan subjek penelitian yaitu 4 peserta didik tunarungu di SKH Al-Khairiyah Cilegon. Melihat perhitungan Uji Wilcoxon yang menunjukkan bahwa H0 ditolak karena Thitung < Ttabel. Dengan taraf kepentingan 0,05, jumlah n (sampel) = 4, dan jumlah k (variabel) = 2. Mengambil dari rumus perhitungan df = n – k, maka df = 4 – 2 = 2. Setelah itu, ditetapkan Ttabel = 2,919. Oleh karena itu, Thitung < Ttabel dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan ecoprint dengan teknik pounding dapat meningkatkan kemampuan membatik anak tunarungu serta memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat untuk perlombaan ataupun ide berwirausaha pada masa yang akan datang. </p> <p> </p>Syifa Aulia Nur FadlilahReza Febri AbadiYuni Tanjung Utami
Hak Cipta (c) 2025 Syifa Aulia Nur Fadlilah, Reza Febri Abadi, Yuni Tanjung Utami
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543539354510.37081/jipdas.v5i4.3218UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 3A DI SD 1 BARONGAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3159
<p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa kelas III SDN 1 Barongan melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis karangan siswa, yang ditunjukkan oleh kurangnya ide, struktur paragraf yang tidak runtut, serta kurangnya kosakata yang digunakan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis karangan setelah diterapkannya model TTW. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa mencapai 63%, dan meningkat menjadi 75,6% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa. Dengan demikian, model TTW dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang menyenangkan, aktif, dan bermakna.</p>Ika Ayu SetyoningsihFina FakhriyahRizky Oktavian Saputra
Hak Cipta (c) 2025 Ika Ayu Setyoningsih, Fina Fakhriyah, Rizky Oktavian Saputra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543546355710.37081/jipdas.v5i4.3159PENGARUH PEMBERIAN REWARD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V MI AL-ABROR SIDOARJO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3228
<p>Rendahnya semangat belajar siswa sering menjadi hambatan dalam tercapainya tujuan pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward berupa alat tulis terhadap motivasi belajar siswa kelas V MI Al-Abror Sidoarjo pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Mengenal Kalimat Perintah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe one group pretest-posttest. Seluruh siswa kelas V yang berjumlah 24 orang dijadikan subjek penelitian dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar, dan data dianalisis menggunakan uji N-gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberi perlakuan, motivasi belajar siswa berada pada kategori kurang dengan rata-rata skor 2,77. Setelah diberi reward berupa alat tulis, motivasi belajar meningkat ke kategori tinggi dengan rata-rata skor 4,16. Rata-rata N-gain score sebesar 0,62 atau 62% menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Suasana pembelajaran menjadi lebih positif dan partisipatif karena siswa merasa dihargai dan terdorong untuk lebih aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian reward berupa alat tulis berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar dan mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan serta bermakna.</p> <p> </p>Mayya Kholidah MasrurohSyamsul GhufronSuharmono KasiyunSri Hartatik
Hak Cipta (c) 2025 Mayya Kholidah Masruroh, Syamsul Ghufron, Suharmono Kasiyun, Sri Hartatik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543558356510.37081/jipdas.v5i4.3228EDUKASI BAHAYA MEROKOK TERHADAP KESEHATAN PERNAPASAN MELALUI SIMULASI INTERAKTIF DENGAN PENERAPAN MODEL PBL PADA KELAS V SD 192 PEKANBARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3257
<p>Merokok merupakan kebiasaan yang berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi organ pernapasan. Anak-anak sekolah dasar perlu dikenalkan sejak dini terhadap bahaya merokok agar mereka dapat menghindari kebiasaan tersebut di masa depan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi melalui simulasi dan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Dalam kegiatan ini, siswa kelas 5 di SDN 192 Pekanbaru diberikan materi mengenai bahaya merokok terhadap kesehatan pernapasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mulai cukup memahami dampak negatif dari merokok. Edukasi semacam ini penting untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.</p> <p> </p>Elfi AnisaLefli KeharhuaMaria UlfaNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Elfi Anisa, Lefli Keharhua, Maria Ulfa, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543566357110.37081/jipdas.v5i4.3257PROSES PRODUKSI VIDEO PEMBELAJARAN PAI PADA MATERI ETIKA PERGAULAN DAN KOMUNIKASI ISLAM DALAM MENGHINDARI KORBAN BULLYING
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3253
<p>Memproduksi video pembelajaran PAI ada proses yang harus dikerjakan agar menghasilkan produk yang memberikan keuntungan terutama bagi peserta didik Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi dari video pembelajaran PAI yang dibuat dengan materi Etika Pergaulan dan Komunikasi Islam dalam menghindari Korban Bullying disekolah dan lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode model 4D yaitu: Define (Perencanaan), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan, dan Desseminate (Penyebaran), kemudian peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan video pembelajaran PAI dengan materi Etika Pergaulan dan Komunikasi Islam sudah “layak” untuk disebarluaskan setelah melalui uji coba dan revisi.</p>Norhidayani NorhidayaniPutri AmelAprilia Rizqi PermatasariAnita RahmayaniJasiah Jasiah
Hak Cipta (c) 2025 Norhidayani, Putri Amel, Aprilia Rizqi Permatasari, Anita Rahmayani, Jasiah Jasiah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543572358110.37081/jipdas.v5i4.3253PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA MATERI “AKSARA JAWA” MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN PASAR JAWA (PAPAN AKSARA JAWA) DI KELAS V SD NEGERI BENDUL MERISI 408 SURABAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3191
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik serta mengetahui apakah dengan penggunaan media Pasar Jawa (Papan Aksara Jawa) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Jawa materi “Mengenal Aksara Jawa” melalui model pembelajaran <em>problem based learning</em> di kelas V SD Negeri Bendul Merisi Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VA SD Negeri Bendul Merisi Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Tes, 3) Wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Pasar Jawa dapat meningkatkan hasil belajar pada materi “Mengenal Aksara Jawa” di kelas V SD Negeri Bendul Merisi Surabaya. Peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II dapat dilihat dari perolehan ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus I yaitu 64.52% peserta didik yang tuntas, pada siklus II yaitu 80.65% peserta didik yang tuntas. Selain itu, peningkatan hasil belajar peserta didik juga dapat dilihat dari nilai akhir rata-rata kelas daei siklus I ke siklus II, pada siklus satu nilai akhir rata-rata kelas adalah 67.42 dan meningkat pada siklus II menjadi 85. Hal ini membuktikan terjadinya peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II dengan menggunakan media PASAR Jawa (Papan Aksara Jawa).</p>Muqouwi Matul AdilahAfib RulyansahNur Marita SariQonik Qonik
Hak Cipta (c) 2025 Muqouwi Matul Adilah, Afib Rulyansah, Nur Marita Sari, Qonik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543582359110.37081/jipdas.v5i4.3191PENERAPAN MEDIA GAME BOARD KOLASE SUDUT (GBKS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGUKUR DAN MELUKIS SUDUT DI KELAS V SDN KARAH 1 SURABAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3190
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik kelas V-B SDN Karah 1 Surabaya dalam mengukur dan melukis sudut melalui penerapan media Game Board Kolase Sudut (GBKS). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan mengikuti model Kemmis & McTaggart yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 28 peserta didik, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes tertulis, dan tes praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada keterampilan peserta didik. Pada siklus I, rata-rata keterampilan mengukur sudut adalah 71,96 dengan ketuntasan 57,14%, sedangkan keterampilan melukis sudut sebesar 64,32 dengan ketuntasan 50%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, rata-rata nilai mengukur sudut meningkat menjadi 79,07 dengan ketuntasan 85,71%, dan melukis sudut menjadi 77,18 dengan ketuntasan 82,14%.</p>Alvi FebriantiPance MariatiAris BudiantoMintartik Mintartik
Hak Cipta (c) 2025 Alvi Febrianti, Pance Mariati, Aris Budianto, Mintartik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543592360010.37081/jipdas.v5i4.3190PENERAPAN DALVO (DALGONA LUAS DAN VOLUME) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATERI LUAS DAN VOLUME SATUAN BAKU KELAS IV SDN KARAH 1 SURABAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3186
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik menggunakan media pembelajaran permainan edukatif DALVO (Dalgona Luas dan Volume) pada peserta didik kelas IV-B SDN Karah 1 Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik dikarenakan kesulitan dalam memahami konsep satuan baku untuk mengukur luas dan volume, pelaksanaan pembelajaran yang didominasi oleh guru dan kurangnya media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap kegiatan guru dan peserta didik, serta melalui pelaksanaan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan DALVO (Dalgona Luas dan Volume) mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Persentase aktivitas peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, sedangkan ketuntasan hasil belajar meningkat dari 39% pada pra siklus, kemudian meningkat setelah dilakukan tindakan siklus I menjadi 54%, dan meningkat menjadi 82% pada siklus II. DALVO sebagai media pembelajaran berbasis permainan terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan aktivitas belajar yang menyenangkan. Dengan demikian, pendekatan ini layak dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran Matematika, khususnya materi Luas dan Volume menggunakan satuan baku.</p>Aditya Vidia FebriantiPance MariatiTiwi SuhartantiAris BudiantoMintartik Mintartik
Hak Cipta (c) 2025 Aditya Vidia Febrianti, Pance Mariati, Tiwi Suhartanti, Aris Budianto, Mintartik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543601361010.37081/jipdas.v5i4.3186PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA MELALUI (GISEPRA) GAMES INTERAKTIF SEBLAK PRASMANAN DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3185
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan membaca ide pokok dan ide pendukung melalui penerapan Games Interaktif Seblak Prasmanan (GISEPRA) pada peserta didik kelas IV-C SDN Karah 1 Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik akibat metode pembelajaran yang konvensional dan minimnya variasi media. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik, teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi aktivitas guru dan siswa serta evaluasi tertulis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penerapan GISEPRA mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar secara signifikan. Persentase aktivitas peserta didik mengalami peningkatan dari 78% pada siklus I, menjadi 91% pada siklus II, sedangkan ketuntasan hasil belajar meningkat dari 64% menjadi 89%. GISEPRA sebagai media pembelajaran berbasis permainan terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa serta membantu mereka memahami isi bacaan secara menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, pendekatan ini layak dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi membaca ide pokok dan ide pendukung.</p>Alifa Nur AiniPance MariatiAris BudiantoMintartik Mintartik
Hak Cipta (c) 2025 Alifa Nur Aini, Pance Mariati, Aris Budianto, Mintartik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543611362010.37081/jipdas.v5i4.3185STRATEGI PROMOSI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PESERTA DIDIK BARU DI MTS MUALLIMIN UNIVA MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4113
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi yang digunakan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan jumlah peserta didik baru di MTs Muallimin UNIVA Medan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang valid dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menggunakan berbagai strategi promosi seperti penyebaran brosur, pemasangan spanduk, pemanfaatan media sosial, endorsement oleh alumni terkenal, dan sosialisasi di sekolah dasar untuk menarik minat masyarakat dan calon siswa. Faktor pendukung utama adalah basis pesantren madrasah dan dukungan alumni sebagai figur publik, sedangkan faktor penghambat meliputi fasilitas yang kurang memadai, persaingan antar sekolah, serta kurangnya pemahaman panitia terkait PPDB. Kepala madrasah mengatasi kendala tersebut melalui rapat evaluasi, fokus pada program unggulan, dan memperkuat jaringan relasi dengan keluarga dan alumni. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi promosi yang terencana dan didukung oleh unsur internal dan eksternal yang kuat dapat meningkatkan jumlah siswa baru secara signifikan. Rekomendasi diberikan untuk mengembangkan lebih lanjut strategi promosi dan peningkatan sarana prasarana madrasah. Kendala Strategi Promosi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik Baru di MTs Muallimin UNIVA Medan yang dihadapi yaitu; 1) Sarana dan prasarana, 2) Adanya isu-isu negatif dan 3) persaingan antar sekolah.</p>Monica Puspita NasutionKhairuddin LubisAbdul Halim
Hak Cipta (c) 2025 Monica Puspita Nasution, Khairuddin Lubis, Abdul Halim
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543621362810.37081/jipdas.v5i4.4113PENGARUH PENGGUNAAN WORDWALL SEBAGAI EVALUASI PEMBELAJARAN TEHADAP MOTIVASI BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4107
<p>Motivasi belajar sangat dibutuhkan karena memicu semangat dalam mencapai tujuan Pendidikan. Motivasi berperan penting untuk mendorong, memperkuat, serta mengarahkan jalannya pembelajaran, sehingga bisa meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerapan Wordwall sebagai alat evaluasi pembelajaran dapat memengaruhi motivasi belajar dalam mata pelajaran IPAS. Metode penelitian ini ialah kuantitatif dengan jenis <em>Pre Eksperimental</em> Desain <em>Intact Group Comparison</em>. Populasi penelitian terdiri dari 40 siswa kelas V SDN 2 Meurandeh, dengan besaran sampel 20 siswa. Penelitian ini menerapkan teknik <em>total sampling</em> pada pengambilan sampel. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket, dan dianalisis melalui pendekatan deskriptif dan uji-t. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa penggunaan <em>Wordwall</em> sebagai alat evaluasi pembelajaran berpengaruh pada motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS, hal tersebut ditunjukkan pada hasil analisis Ha diterima dan Ho ditolak. Dari penelitian ini maka disarankan kepada guru dan peneliti lainnya untuk menggunakan <em>Wordwall </em> sebagai evaluasi pembelajaran atau alat evaluasi lainnya untuk meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa.</p>Resy Yunita PulunganAlpidsyah PutraMaisarah
Hak Cipta (c) 2025 Resy Yunita Pulungan, Alpidsyah Putra, Maisarah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543629364010.37081/jipdas.v5i4.4107PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN APLIKASI WORDWALL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4096
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas IV di SDN 274 Cempaka Arum Bandung, khususnya pada materi perkalian dan pembagian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan rata-rata hasil belajar antara peserta didik yang menggunakan model <em>Teams Games Tournament </em>(TGT) dengan bantuan aplikasi <em>wordwall</em> dan peserta didik yang belajar dengan model konvensional. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh model TGT berbantuan <em>wordwall</em> terhadap hasil belajar peserta didik. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain <em>non-equivalent control group design</em>. Sampel penelitian terdiri dari kelas yang menerapkan model TGT berbantuan <em>wordwall</em> sebagai kelompok eksperimen dan kelas yang menggunakan model konvensional sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui <em>pretest </em>dan <em>posttest</em>. Hasil penelitian mengungkapkan adanya perbedaan yang signifikan dalam rata-rata hasil belajar antara kedua kelompok, yang dianalisis dengan menggunakan uji t sampel independen, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Pengaruh model pembelajaran TGT berbantuan <em>wordwall</em> tergolong sangat besar, dengan <em>effect size</em> sebesar 1,04, yang menunjukkan kategori pengaruh besar. Dengan demikian, model pembelajaran TGT yang didukung oleh aplikasi <em>wordwall</em> terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV di sekolah dasar.</p>Eka Dyah Ayu WulandariSiti Maryam RohimahSiti Sholiha Nurfaidah
Hak Cipta (c) 2025 Eka Dyah Ayu Wulandari, Siti Maryam Rohimah, Siti Sholiha Nurfaidah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543641364910.37081/jipdas.v5i4.4096TINJAUAN PENDEKATAN SAINTIFITIK SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR : FOTOSINTESIS TUMBUHAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/2749
<p>Pendekatan saintifik diakui sebagai metode efektif dalam mengembangkan kompetensi peserta didik. Untuk memastikan efektivitas pendekatan saintifik sebagai strategi pembelajaran IPA, diperlukan kajian mendalam dan analisis komprehensif. Pembelajaran IPA membutuhkan strategi yang mendukung proses berpikir kritis, logis, dan faktual, sesuai dengan keadaan nyata. Hal ini karena pembelajaran IPA bersifat ilmiah dan memerlukan pendekatan sistematis untuk memahami konsep-konsep kompleks. Dengan demikian, pendekatan saintifik dapat membantu peserta didik mengembangkan kemampuan analitis, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah, sehingga meningkatkan hasil belajar yang optimal. Pendekatan ini mendukung proses belajar yang ilmiah dan nyata. Oleh karena itu, penting mengintegrasikan pendekatan saintifik dalam kurikulum IPA sebagai impelemtasi dari penggunaan startegi pembelajaran yang sesuai dan mendukung.</p>Anzadyna NusaputriHasna ZhafiraKania Dwidianti NurharismaMeila RahmatunnisaDina Mayadiana SuwarmaJenuri
Hak Cipta (c) 2025 Anzadyna Nusaputri, Hasna Zhafira, Kania Dwidianti Nurharisma, Meila Rahmatunnisa, Dina Mayadiana Suwarma, Jenuri
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543650365510.37081/jipdas.v5i4.2749HUBUNGAN PROGRAM LITERASI SEKOLAH DENGAN MINAT BACA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI MI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/2669
<p>Program literasi adalah kegiatan yang bersifat partisipatif melibatkan seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kemampuan mngakses dan memahami melalui melihat, membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Tujuan dari program literasi untuk meningkatkan minat baca. Namun, tidak jarang masih ada siswa yang masih rendah minat untuk membaca sehingga memiliki prestasi belajar yang rendah. Adapun tinggi atau rendahnya prestasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal dari diri siswa sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan program literasi sekolah dengan minat baca dan prestasi belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah Desa Pesanggerahan Kecamatan Batu. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi. Populasi berjumlah 148 orang, sampel 103 responden yang terdiri dari 114 siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum dan 34 siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum. Teknik analisis data dengan korelasi product moment menggunakan <em>SPSS 23.0</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang signifikan program literasi sekolah dengan minat baca dengan nilai signifikansi 0,026 < 0,5 dan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,216 dikategori lemah dikarenakan pelaksanaan program literasi sekolah disaat pandemi tidak berjalan secara maksimal yang menjadi indikator paling tinggi dari variabel program literasi sekolah adalah tahap pengembangan. Sementara itu untuk variabel minat baca yang menjadi indikator paling tinggi adalah dorongan dari guru. (2) Terdapat hubungan program literasi sekolah dengan prestasi belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,908 dikatagori kuat sekali meskipun pelaksanaan program literasi dilakukan disaat pandemi. Keberhasilan pelaksanaan program literasi sekolah dalam meningkatkan prestasi belajar siswa tidak terlepas dari faktor internal dan kondisi psikologi siswa.</p>Nur Asiah
Hak Cipta (c) 2025 Nur Asiah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543656366110.37081/jipdas.v5i4.2669PENERAPAN PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS III PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SDN KEMBANGAN UTARA 01
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3942
<p>Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pemahaman Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa antara metode pembelajaran <em>Inquiry</em> dan metode konvensional (ceramah). Penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan <em>desain Nonequivalent Control Group Design</em>. Populasi penelitian adalah siswa kelas III A (30 siswa) dan III B (29 siswa) SDN Kembangan Utara 01, dengan sampel jenuh sebanyak 59 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman berbentuk essay, dari 15 soal hanya 10 yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji <em>Kolmogorov-Smirnov</em> dan <em>Mann-Whitney</em>. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pemahaman antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil posttest <em>Mann-Whitney</em> diperoleh Zhitung: -3,792 dengan nilai signifikansi <0,001, sehingga Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa yang diajar dengan metode <em>Inquiry</em> lebih tinggi dibandingkan metode ceramah.</p>Sahla SabilahWarsito WarsitoAhmad Arif Fadilah
Hak Cipta (c) 2025 Sahla Sabilah, Warsito, Ahmad Arif Fadilah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543662367210.37081/jipdas.v5i4.3942PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS III SDN PINANG 5 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3939
<p>Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap tingkat kemandirian belajar pada siswa kelas tiga sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain kelompok kontrol yang hanya diberikan <em>posttest</em>. Partisipan penelitian adalah 64 siswa kelas III di SDN Pinang 5, Kota Tangerang, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelas III A sebagai kelompok eksperimen dan kelas III B sebagai kelompok kontrol, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang terdiri dari 19 pernyataan valid dan reliabel yang mengukur enam aspek kemandirian belajar. Analisis data menggunakan uji-t sampel independen menunjukkan nilai t-hitung sebesar 8,833, yang lebih tinggi dari t-tabel (2,000), mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif secara efektif meningkatkan otonomi belajar siswa kelas III di SDN Pinang 5, Kota Tangerang.</p>Nur Ahya KamilatunWarsito WarsitoSaktian Dwi Hartantri
Hak Cipta (c) 2025 Nur Ahya Kamilatun, Warsito, Saktian Dwi Hartantri
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543673368010.37081/jipdas.v5i4.3939STRATEGI, IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK PENGUATAN KARAKTER DAN KETERAMPILAN SISWA SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3846
<p>Pembelajaran tematik suatu pendekatan yang sangat potensial dalam kalangan sekolah dasar karena mengintegrasikan berbagai mata pelajaran sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui strategi yang efektif dalam pembelajaran tematik untuk pendidikan karakter dan keterampilan siswa SD; 2) mengetahui implementasi penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik; 3) mengetahui tantangan yang muncul saat menerapkan pembelajaran tematik untuk mendukung penguatan karakter dan keterampilan siswa SD. Penelitian ini melalui metode <em>Systematic Literature Review </em>(SLR). Dari hasil strategi pencarian ditemukan sebanyak 14.800 artikel dari tahun sebelum 2015-2025 kemudian diseleksi dengan kriteria tahun publikasi 2015-2025 menjadi 6.370 artikel jurnal. Kemudian diseleksi secara bertahap dan sistematis menjadi 65 artikel yang relevan dengan topik strategi, implementasi, dan tantangan pembelajaran tematik untuk penguatan karakter dan keterampilan siswa SD. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat 20 artikel jurnal yang mampu menjawab pertanyaan penelitian dengan pengumpulan data dilakukan secara sistematis dengan mendokumentasikan semua artikel yang relevan dalam penelitian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran tematik efektif dalam membentuk karakter siswa jika diterapkan secara terpadu. Strategi yang digunakan meliputi pendekatan kolaboratif, pembelajaran berbasis proyek, dan integrasi nilai karakter dalam tema. Adapun implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik seperti integrasi nilai karakter ke dalam RPP tematik, menyusun kegiatan pembelajaran yang mendidik dan bermakna, pembiasaan dan keteladanan dalam kegiatan belajar. Tantangan yang biasanya terjadi seperti keterbatasan waktu dan media pembelajaran, kesulitan menyatukan berbagai kompetensi dasar (KD) dari mata pelajaran berbeda ke dalam satu tema, hingga kurangnya dukungan dari lingkungan seperti orang tua atau sekolah.</p>Ika Safitri PurwandariSeptiyana Astri WulandariAlif Fia Amin UtaminingsihFatika Meilani Cahya ArifaputriTaufik Muhtarom
Hak Cipta (c) 2025 Ika Safitri Purwandari, Septiyana Astri Wulandari, Alif Fia Amin Utaminingsih, Fatika Meilani Cahya Arifaputri, Taufik Muhtarom
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543681369810.37081/jipdas.v5i4.3846PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD NEGERI 78 NAGAULENG KABUPATEN BONE
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3824
<p>Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran <em>card sort </em>dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 78 Nagauleng Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 20 orang dan Wali Kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mereduksi data, mendeskriptifkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam mengolah pembelajaran mengalami peningkatan yang optimal dari siklus I ke siklus II yang dilihat dari aktivitas guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang baik sesuai dengan langkah- langkah model pembelajaran <em>card sort</em>. Aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yang dilihat dari pengamatan selama kegiatan pembelajaran. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I terdapat 11 dari 20 siswa yang memperoleh nilai tuntas dengan nilai rata-rata 72,75 dengan persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 55% (cukup), dan mengalami peningkatan pada siklus II terdapat 17 dari 20 siswa memperoleh nilai tuntas dengan nilai rata-rata 77,75 dengan persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 85% (baik). Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>card sort </em>dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.</p>Sudirman SudirmanIkhsan IkhsanAndi Ayu
Hak Cipta (c) 2025 Sudirman, Ikhsan, Andi Ayu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543699370710.37081/jipdas.v5i4.3824PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN VOKASIONAL MEMBUAT TELUR ASIN PADA SISWA TUNARUNGU DI SKH NEGERI 01 KOTA SERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3821
<p class="s16"><span class="s13">Penelititan</span> <span class="s13">ini</span> <span class="s13">dilatar</span> <span class="s13">belakangi</span><span class="s13"> oleh </span><span class="s13">siswa</span> <span class="s13">tunarungu</span><span class="s13">yang </span><span class="s13">belum</span> <span class="s13">mampu</span> <span class="s13">membuat</span> <span class="s13">telur</span> <span class="s13">asin</span><span class="s13"> oleh </span><span class="s13">karena</span> <span class="s13">itu</span><span class="s13">penelitian</span> <span class="s13">ini</span> <span class="s13">bertujuan</span> <span class="s13">untuk</span> <span class="s13">mengetahui</span><span class="s13">keefektivitasan</span> <span class="s13">metode</span> <span class="s14">direct instruction </span><span class="s13">dalam</span><span class="s13">meningkatkan</span> <span class="s13">keterampilan</span> <span class="s13">vokasional</span> <span class="s13">membuat</span> <span class="s13">telur</span><span class="s13">asin</span><span class="s13"> pada </span><span class="s13">siswa</span> <span class="s13">tunarungu</span><span class="s13">. Metode </span><span class="s13">penelitian</span><span class="s13"> yang </span><span class="s13">digunakan</span> <span class="s13">adalah</span> <span class="s13">kuantitatif</span> <span class="s13">eksperimen</span> <span class="s13">dengan</span><span class="s13">menggunakan</span> <span class="s14">One Group Pre-test Post-test. </span><span class="s13">Subjek</span><span class="s13">penelitian</span> <span class="s13">ini</span> <span class="s13">adalah</span><span class="s13"> 5 </span><span class="s13">siswa</span> <span class="s13">kelas</span><span class="s13"> VIII SMPLB. </span><span class="s13">Instrumen</span><span class="s13"> yang </span><span class="s13">digunakan</span> <span class="s13">dalam</span> <span class="s13">penerapan</span> <span class="s13">metode</span><span class="s14">direct instruction </span><span class="s13">dalam</span> <span class="s13">meningkatkan</span> <span class="s13">keterampilan</span><span class="s13">vokasional</span> <span class="s13">membuat</span> <span class="s13">telur</span> <span class="s13">asin</span><span class="s13"> pada </span><span class="s13">siswa</span> <span class="s13">tunarungu</span><span class="s13">adalah</span> <span class="s13">tes</span> <span class="s13">kinerja</span> <span class="s13">berupa</span> <span class="s13">lembar</span> <span class="s13">penilaian</span><span class="s13">. Hasil </span><span class="s13">penelitian</span> <span class="s13">menunjukkan</span> <span class="s13">nilai</span><span class="s13"> rata-rata yang </span><span class="s13">diterima</span><span class="s13">siswa</span> <span class="s13">sebelum</span> <span class="s13">diberikan</span> <span class="s13">perlakuan</span><span class="s13"> (</span><span class="s14">pre-test</span><span class="s13">) </span><span class="s13">adalah</span><span class="s13">sebesar</span><span class="s13"> 0, </span><span class="s13">setelah</span> <span class="s13">diberikan</span> <span class="s13">perlakuan</span> <span class="s13">nilai</span><span class="s13"> rata-rata yang </span><span class="s13">diterima</span><span class="s13"> oleh </span><span class="s13">siswa</span><span class="s13"> (</span><span class="s14">post-test</span><span class="s13">) </span><span class="s13">meningkat</span><span class="s13">menjadi</span><span class="s13"> 11. </span><span class="s13">Hasil </span><span class="s13">analisis</span> <span class="s13">menunjukkan</span> <span class="s13">nilai</span> <span class="s13">T</span><span class="s15">hitung</span><span class="s13"> = 15. </span><span class="s13">Dengan</span> <span class="s13">taraf</span> <span class="s13">signifikansi</span><span class="s13"> α = 0,05 dan </span><span class="s13">jumlah</span><span class="s13">sampel</span><span class="s13"> N = 5, </span><span class="s13">diperoleh</span> <span class="s13">nilai</span> <span class="s13">T</span><span class="s15">tabel</span><span class="s13"> = 0. Karena </span><span class="s13">T</span><span class="s15">hitung</span><span class="s13"> > </span><span class="s13">T</span><span class="s15">tabel</span><span class="s13">, </span><span class="s13">maka</span> <span class="s13">hipotesis</span> <span class="s13">nol</span><span class="s13"> (Ho) </span><span class="s13">ditolak</span><span class="s13"> dan </span><span class="s13">hipotesis</span><span class="s13">alternatif</span><span class="s13"> (Ha) </span><span class="s13">diterima</span><span class="s13">. Hal </span><span class="s13">ini</span> <span class="s13">mengindikasikan</span><span class="s13">bahwa</span> <span class="s13">terdapat</span> <span class="s13">perbedaan</span><span class="s13"> yang </span><span class="s13">signifikan</span> <span class="s13">antara</span> <span class="s13">hasil</span><span class="s14">pre-test</span><span class="s13"> dan </span><span class="s14">post-test</span> <span class="s13">setelah</span> <span class="s13">diberikannya</span> <span class="s13">perlakuan</span><span class="s13">. </span><span class="s13">Penerapan</span> <span class="s13">metode</span> <span class="s14">direct instruction </span><span class="s13">dapat</span><span class="s13">meningkatkan</span> <span class="s13">keterampilan</span> <span class="s13">vokasional</span> <span class="s13">membuat</span> <span class="s13">telur</span><span class="s13">asin</span><span class="s13"> pada </span><span class="s13">siswa</span> <span class="s13">tunarungu</span><span class="s13"> di </span><span class="s13">SKh</span><span class="s13"> Negeri 01 Kota </span><span class="s13">Serang</span><span class="s13">.</span></p> <p class="s19"> </p>Mery SundariToni Yudha PratamaDedi Mulia
Hak Cipta (c) 2025 Mery Sundari, Toni Yudha Pratama, Dedi Mulia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543707371510.37081/jipdas.v5i4.3821PENGEMBANGAN ELEKTRONIK LEMBAR KERJA PESERTADIDIK (ELKPD) BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PBL MATERI META MORFOSIS, PERUBAHAN BENTUK MAHKLUK HIDUP MATA PELAJARAN IPAS PADA KELAS III SDN 11 SITIUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3834
<p> Penelitian pengembangan elektronik lembar kerja peserta didik (E-LKPD) berbasis model pembelajaran PBL materi metamorfosis, perubahan bentuk makhluk hidup mata pelajaran IPAS pada kelas III SD ini bertujuan untuk meghasilkan bahan ajar yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang peneliti gunakan yaitu penelitian <em>Research </em>dan<em> Development </em>(R&D) dengan menggunkan model pengembangan 4-D yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu : pendefinisian (<em>define</em>), perancangan (<em>design</em>), pengembangan (<em>development</em>), dan penyebaran (<em>disseminate</em>). Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu peserta didik dikelas IV SDN 11 Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Hasil dari validasi ahli isi /materi, validasi ahli bahasa, dan validasi ahli kegrafikaan memperoleh nilai rata-rata 85,44% yang dikategorikan “sangat valid”, sehingga produk elektronik lembar kerja peserta didik (E-LKPD) tersebut dapat digunkan. Hasil validasi ahli modul ajar mendapatkan nilai rata-rata 82,21% yang dikategorikan “sangat valid”,sehingga modul ajar yang digunkan dalam pengembangan produk elektronik lembar kerja peserta didik (E-LKPD) tersebut dapat digunakan. Hasil validasi ahli soal dalam mengembangankan produk E-LKPD mendapatkan nilai rata-rata 84,99% yang dikategorikan “sangat valid”, sehingga soal instrument efektivitas berupa tes hasil belajar dalam mengembangkan produk E-LKPD tersebut dapat digunakan.</p>M. AnggrayniYulia DarniyantiDesriani Kartika Sari
Hak Cipta (c) 2025 M. Anggrayni, Yulia Darniyanti, Desriani Kartika Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543716372910.37081/jipdas.v5i4.3834PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMBANGDINKAN DAN MENGURUTKAN PECAHAN SENILAI DENGAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI KELAS IVSDN 17 SIARU KUNIK BOLAI KABUPATEN SOLOK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3811
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan Senilai dengan Model<em> Contextual Teaching and Learning</em> di kelas IV SDN 17 Siaru Kunik Bolai Kabupaten Solok. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik dan guru kelas IV SDN 17 Siaru Kunik Bolai. Instrument yang digunakan dalam penelitian adalah : 1)Observasi, 2) wawancara, 3) Dokumentasi, 4) Tes. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik tes. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model <em>Contextual Teaching and Learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar pada materi “Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan Senilai” di kelas IV SDN 17 Siaru Kunik Bolai. Hasil sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus hanya 7 peserta didik atau 47,57 % yang mencapat standar ketuntasan, pada siklus I meningkat menjadi 13 peserta didik yang tuntas belajar pecahan senilai dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 17 peserta didik yang tuntas belajar pecahan senilai. Penelitian ini dikatakan berhasil karena mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran yaitu 75.</p>Nurul FadhillaMelva Zainil
Hak Cipta (c) 2025 Nurul Fadhilla, Melva Zainil
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543730373710.37081/jipdas.v5i4.3811PENERAPAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING DALAM MEREDUKSI PERILAKU AGRESIF PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS V SDKH DI SKH NEGERI 01 PANDEGLANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3258
<p class="s34"><span class="s29">Penelitian</span> <span class="s29">ini</span> <span class="s29">bertujuan</span> <span class="s29">untuk</span> <span class="s29">mengeta</span><span class="s29">hui</span> <span class="s29">penerapan</span> <span class="s29">teknik</span><span class="s33">assertive training </span><span class="s29">dalam</span> <span class="s29">mereduksi</span> <span class="s29">perilaku</span> <span class="s29">agresif</span><span class="s29"> pada </span><span class="s29">siswa</span> <span class="s29">tunagrahita</span> <span class="s29">sedang</span> <span class="s29">kelas</span><span class="s29"> V </span><span class="s29">SDKh</span><span class="s29"> di </span><span class="s29">SKh</span><span class="s29"> Negeri 01 </span><span class="s29">Pandeglang</span><span class="s29">.</span> <span class="s29">Metode yang </span><span class="s29">digunakan</span><span class="s29"> pada </span><span class="s29">penelitian</span> <span class="s29">ini</span><span class="s29">adalah</span> <span class="s29">metode</span> <span class="s29">eksperimen</span> <span class="s29">dengan</span> <span class="s29">jenis</span> <span class="s29">penelitian</span> <span class="s29">kuantitatif</span><span class="s29">. Desain yang </span><span class="s29">digunakan</span><span class="s29"> pada </span><span class="s29">penelitian</span> <span class="s29">eksperimen</span> <span class="s29">adalah</span><span class="s33">Single Subject Research </span><span class="s29">(SSR), </span><span class="s29">dengan</span> <span class="s29">desain</span><span class="s29"> A-B-A. </span><span class="s29">Subjek</span><span class="s29">pada </span><span class="s29">penelitian</span> <span class="s29">ini</span> <span class="s29">yatu</span> <span class="s29">satu</span><span class="s29"> orang </span><span class="s29">siswa</span> <span class="s29">tunagrahita</span> <span class="s29">sedang</span><span class="s29">.</span><span class="s29">Target behavior pada </span><span class="s29">penelitian</span> <span class="s29">ini</span> <span class="s29">yaitu</span> <span class="s29">perilaku</span> <span class="s29">agresif</span><span class="s29"> non-verbal (</span><span class="s29">memukul</span><span class="s29">, </span><span class="s29">menjambak</span><span class="s29">, dan </span><span class="s29">melempar</span> <span class="s29">barang</span><span class="s29">). H</span><span class="s29">asil </span><span class="s33">mean level </span><span class="s29">frekuensi</span> <span class="s29">kemunculan</span> <span class="s29">secara</span> <span class="s29">keseluruhan</span> <span class="s29">dari</span><span class="s29">perilaku</span> <span class="s29">agresif</span><span class="s29"> non-verbal pada </span><span class="s29">fase</span> <span class="s33">baseline</span><span class="s29"> 1 (A1)</span><span class="s29">, </span><span class="s29">intervensi</span><span class="s29"> (B), </span><span class="s33">baseline</span><span class="s29"> 2 (A2) </span><span class="s29">yaitu</span> <span class="s29">19,75</span><span class="s29">, 11,875, dan 7,5. H</span><span class="s29">asil </span><span class="s33">mean level </span><span class="s29">frekuensi</span> <span class="s29">kemunculan</span> <span class="s29">perilaku</span> <span class="s29">agresif</span><span class="s29"> non-verbal </span><span class="s29">(</span><span class="s29">memukul</span><span class="s29">) </span><span class="s29">pada </span><span class="s29">fase</span> <span class="s33">baseline</span><span class="s29"> 1 (A1)</span><span class="s29">, </span><span class="s29">intervensi</span><span class="s29"> (B), </span><span class="s33">baseline</span><span class="s29"> 2 (A2) </span><span class="s29">yaitu</span><span class="s29"> 9,25, 5,75, dan 4. H</span><span class="s29">asil </span><span class="s33">mean level </span><span class="s29">frekuensi</span> <span class="s29">kemunculan</span> <span class="s29">perilaku</span> <span class="s29">agresif</span><span class="s29"> non-verbal </span><span class="s29">(</span><span class="s29">menjambak</span><span class="s29">) </span><span class="s29">pada </span><span class="s29">fase</span> <span class="s33">baseline</span><span class="s29"> 1 (A1)</span><span class="s29">, </span><span class="s29">intervensi</span><span class="s29"> (B), </span><span class="s33">baseline</span><span class="s29"> 2 (A2) </span><span class="s29">yaitu</span><span class="s29"> 6,5, 3,25, dan 2. H</span><span class="s29">asil </span><span class="s33">mean level </span><span class="s29">frekuensi</span> <span class="s29">kemunculan</span> <span class="s29">perilaku</span> <span class="s29">agresif</span><span class="s29"> non-verbal </span><span class="s29">(</span><span class="s29">melempar</span><span class="s29">barang</span><span class="s29">) </span><span class="s29">pada </span><span class="s29">fase</span> <span class="s33">baseline</span><span class="s29"> 1 (A1)</span><span class="s29">, </span><span class="s29">intervensi</span><span class="s29"> (B), </span><span class="s33">baseline</span><span class="s29"> 2 (A2) </span><span class="s29">yaitu</span><span class="s29"> 4, 2, dan 1. </span><span class="s29">Hasil pada </span><span class="s29">penelitian</span> <span class="s29">ini</span> <span class="s29">menunjukkan</span><span class="s29">bahwa</span> <span class="s29">perilaku</span> <span class="s29">agresif</span><span class="s29"> non-verbal </span><span class="s29">siswa</span> <span class="s29">tunagrahita</span> <span class="s29">sedang</span><span class="s29">berkurang</span> <span class="s29">atau</span> <span class="s29">menurun</span> <span class="s29">dilihat</span> <span class="s29">dari</span> <span class="s33">mean level</span><span class="s29"> yang </span><span class="s29">terus</span><span class="s29">menurun</span> <span class="s29">setelah</span> <span class="s29">memperolehnya</span> <span class="s29">intervensi</span> <span class="s29">melalui</span><span class="s29">penerapan</span> <span class="s29">teknik</span> <span class="s33">assertive training</span><span class="s29">, </span><span class="s29">sehingga</span> <span class="s29">dapat </span><span class="s29">disimpulkan</span> <span class="s29">bahwa</span> <span class="s29">penerapan</span> <span class="s29">teknik</span> <span class="s33">assertive training</span> <span class="s29">dapat</span><span class="s29">me</span><span class="s29">reduks</span><span class="s29">i</span> <span class="s29">perilaku</span> <span class="s29">agresif</span><span class="s29"> non-verbal </span><span class="s29">siswa</span> <span class="s29">tunagrahita</span><span class="s29">sedang</span> <span class="s29">kelas</span><span class="s29"> V </span><span class="s29">SDKh</span><span class="s29"> di </span><span class="s29">SKh</span><span class="s29"> Negeri 01 </span><span class="s29">Pandeglang</span><span class="s29">.</span></p> <p class="s35"> </p>Okeu NurjanahNeti AsmiatiSistriadini Alamsyah Sidik
Hak Cipta (c) 2025 Okeu Nurjanah, Neti Asmiati, Sistriadini Alamsyah Sidik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543738374610.37081/jipdas.v5i4.3258PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS PUISI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SDN 106804 PERCUT
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3226
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas V di SDN 106804 Percut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 106804 Percut telah berjalan dengan baik, dengan penerapan metode pembelajaran yang variatif dan interaktif sehingga mampu meningkatkan kemampuan berbahasa siswa, baik dalam aspek membaca, menulis, mendengarkan, maupun berbicara dengan nilai post-test siswa kelas eksperimen 88,56, sedangkan pada kelas kontrol 80,35. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana yang perlu diperbaiki untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru untuk terus mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan agar hasil belajar Bahasa Indonesia semakin meningkat.</p> <p> </p>Aida FitriMasta Marselina SembiringHalimatussakdiahTiarnita Maria SarjaniEdizal Hatmi
Hak Cipta (c) 2025 Aida Fitri, Masta Marselina Sembiring, Halimatussakdiah, Tiarnita Maria Sarjani, Edizal Hatmi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543747376210.37081/jipdas.v5i4.3226PENGARUH GAMIFIKASI MELALUI QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V SDN 175820 BATU NABOLON T.A 2024/2025
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3187
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>gamifikasi</em> melalui <em>quizizz</em> terhadap hasil belajar pendidikan pancasila kelas V SDN 175820 Batu Nabolon T.A 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian <em>pre experimental design</em> dengan bentuk penelitian <em>one group pretest posttest</em>. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 20 siswa SDN 175820 Batu Nabolon. Instrumen yang digunakan dalam aktivitas belajar siswa sebelumnya diujicobakan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas tes. Instrumen diberikan sebelum dan sesudah pemberian media pembelajaran <em>quizizz</em>. Sebelum dilakukan uji hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas. Berdasarkan hasil perhitungan uji prasyarat, pada data <em>pte-test</em> diperoleh hasil 0,51 , <em>post-test</em> diperoleh hasil 0,74 yang berarti nilai keduanya > 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa kedua data tersebut berdistribusi normal. Selanjutnya hasil uji homogenitas variabel penelitian diketahui nilai signifikan 0,113 lebih besar dari 0,05 (sig > 0,05 ) maka dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini memiliki varians yang homogen. Kemudian, uji hipotesis dilakukan dengan <em>Uji Paired Sample t Test</em> dengan program SPSS 22 dan diperoleh nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 yang berarti bahwa < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada Pengaruh <em>Gamifikasi</em> Melalui <em>Quizizz</em> Terhadap Hasil Belajar Kelas V SDN 175820 Batu Nabolon T.A 2024/2025.</p>Romaito B. PardedeWaliyul Maulana SiregarApiek GandamanaFaisalAlbert Pauli Sirait
Hak Cipta (c) 2025 Romaito B. Pardede, Waliyul Maulana Siregar, Apiek Gandamana, Faisal, Albert Pauli Sirait
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543763377110.37081/jipdas.v5i4.3187PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BHINNEKA BOARDGAME (BHINBO) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI KEBERAGAMAN BUDAYA KELAS IV SDN 101912 PAGAR MERBAU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3170
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Bhinneka Boardgame (Bhinbo) pada mata pelajaran IPAS materi keberagaman budaya di kelas IV SD Negeri 101912 Pagar Merbau yang layak, praktis, dan efektif. Permasalahan yang menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah kurangnya keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, rendahnya hasil belajar siswa pada materi keberagaman budaya, dan media pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang inovatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 101912 Pagar Merbau dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) serta menggunakann model ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 101912 Pagar Merbau yang berjumlah 32 orang serta objek pada penelitian ini adalah media pembelajaran Bhinneka Boardgame (Bhinbo). Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Pembuatan media Bhinneka Boardgame (Bhinbo) menggunakan aplikasi Canva untuk mendesain papan permainan dan kartu permainan; 2) Kelayakan media memperoleh nilai 80% dari validator ahli materi dan termasuk kedalam kualifikasi “Layak”, kemudian memperoleh nilai 80% dari validator ahli media termasuk dalam kualifikasi “Layak”; 3) Praktikalitas media memperoleh nilai 89,3% dari guru sebagai praktisi pendidikan dan termasuk dalam kategori “sangat praktis”, serta memperoleh nilai 93% berdasarkan respon siswa dan termasuk dalam kategori “sangat praktis”; 4) Efektivitas media ditinjau dari kenaikan hasil rata-rata pre-test yaitu 45,78 menjadi hasil rata-rata post-test yaitu 73,44, dan memperoleh nilai NGain 0, 51 yang termasuk kedalam kategori “cukup efektif”. Selanjutnya dapat ditarik kesimpulan media pembelajaran Bhinneka Boardgame (Bhinbo) pada mata pelajaran IPAS materi keberagaman budaya di kelas IV SD Negeri 101912 Pagar Merbau dinyatakan layak, sangat praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas IV SD Negeri 101912 Pagar Merbau.</p>Dwi Safitri WidiyawantoLaurensia Masri Perangin-angin
Hak Cipta (c) 2025 Dwi Safitri Widiyawanto, Laurensia Masri Perangin-angin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543772379010.37081/jipdas.v5i4.3170ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI SIFAT-SIFAT
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3887
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar siswa sekolah dasar dalam memahami materi sifat-sifat bangun datar. Materi ini menuntut kemampuan menganalisis bentuk dan mengenali ciri khas setiap bangun. Namun, banyak siswa masih mengalami kesalahan dalam menyebutkan jumlah sisi dan sudut, serta keliru membedakan bangun yang memiliki bentuk serupa, seperti persegi dengan persegi panjang atau belah ketupat dengan layang-layang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis hasil soal siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep dasar geometri dan minimnya penggunaan media pembelajaran visual. Diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih konkret dan interaktif agar siswa dapat memahami materi secara lebih mendalam.</p> <p> </p>Syahrida AuliaMaria Desrina SinagaNabilaWeni Widya Asriati
Hak Cipta (c) 2025 Syahrida Aulia, Maria Desrina Sinaga, Nabila, Weni Widya Asriati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543791379710.37081/jipdas.v5i4.3887MENGENALKAN ENERGI ANGIN MELALUI PEMBUATAN KINCIR ANGIN SEDERHANA: PRAKTIK PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS PBL DI KELAS 3 SD 147 PEKANBARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3172
<p>Pembelajaran tentang energi merupakan komponen fundamental dalam pengembangan literasi sains pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini mengkaji implementasi metode Problem Based Learning (PBL) dalam memperkenalkan konsep energi angin melalui pembuatan kincir angin sederhana. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan proses pembelajaran praktis yang melibatkan siswa secara langsung dalam memahami prinsip kerja energi angin. Penelitian dilaksanakan di SD 147 Pekanbaru dengan melibatkan 32 siswa kelas 3 dalam satu pertemuan pembelajaran IPAS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pendekatan praktis berbasis PBL mampu meningkatkan pemahaman konseptual siswa tentang energi terbarukan, mendorong keterampilan kolaboratif, dan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini. Aktivitas pembuatan kincir angin memfasilitasi siswa mengonstruksi pengetahuan mereka melalui pengalaman langsung, yang membuat pembelajaran konsep abstrak menjadi lebih bermakna dan kontekstual.</p>Suci Nurzazili HerdaZulaikha WidyadhariNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Suci Nurzazili Herda, Zulaikha Widyadhari, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543798380510.37081/jipdas.v5i4.3172PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4148
<p>Latar belakang penelitian ini adalah pemahaman siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran IPA masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>(PBL) terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian <em>Eksperimental Design </em>bentuk <em>Pretest-Postest Control Group Design. </em>Populasi dalam penelitian seluruh peserta didik UPTD SDN 1 Kedokan Bunder Kecamatan Kedokanbunder Kabupaten Indramayu yang terdiri 532 siswa. Sampel yang diambil dalam penelitian terdiri dari dua kelas dimana kela IV A sebanyak 34 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas IV B sebanyak 34 siswa sebagai kelas eksperimen. Data penelitian melalui tes dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian melalui uji mann whitney Dengan taraf signifikansi 0,05, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 yang berarti bahwa Model Pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>berbantuan video animasi secara statistik lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan model dan media pembelajaran biasa. Dan hasil Nilai <em>N-Gain </em>rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 0,50 termasuk kedalam interpretasi “Sedang”. Sedangkan, nilai <em>N-Gain </em>rata-rata pada kelas kontrol adalah sebesar 0,29 termasuk kedalam interpretasi “Rendah”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan uj <em>N-Gain </em>terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em>.</p>Siti NapsiahLiyana SunantoPiyantina Rukhmini
Hak Cipta (c) 2025 Siti Napsiah, Liyana Sunanto, Piyantina Rukhmini
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543806381910.37081/jipdas.v5i4.4148UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN KETERAMPILAN PROSES DALAM PEMBELAJARAN CIRI-CIRI DAN KEBUTUHAN MAKHLUK HIDUP PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS III SDN 3 GROGOL
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4149
<p>Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III. Namun pada kenyataannya pelajaran IPA di Sekolah Dasar belum terlaksana secara maksimal. Seperti kurangnya pemahaman dan penguasaan siswa mengenai materi ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup, keadaan kelas yang kurang kondusif, terbatasnya media, hasil belajar tidak mencapai KKM dan metode pembelajaran yang digunakan masih monoton, maka dari itu perlu diadakan observasi penelitian. Melatarbelakangi hal tersebut maka perlu diadakan penelitian dan salah satu upaya untuk mengatasinya yaitu dengan menggunakan keterampilan proses dalam mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa agar mencapai KKM. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang melalui 4 tahap yaitu 1) perencanaan 2) pelaksanaan tindakan 3) pengamatan 4) refleksi. Sampel penelitian ini seluruh siswa kelas III SDN 3 Grogol yang berjumlah 22 siswa data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis. Berdasarkan hasil penghitungan bahwa keterampilan proses ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas, seperti hasil belajar siswa yang di bawah KKM mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II.</p>Dela Amalia SafitriWawan Setiawardani
Hak Cipta (c) 2025 Dela Amalia Safitri, Wawan Setiawardani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543820383210.37081/jipdas.v5i4.4149PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI RAGAM HIAS DALAM SENI RUPA KELAS V SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3163
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> terhadap <em>(PBL) </em>hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Rupa, khususnya ragam hias di kelas V SDN 105855 Tanjung Morawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model PBL dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Hasil pretest menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa masih rendah dengan rata-rata skor di bawah Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP). Setelah penerapan model PBL, Rata-rata nilai pretest pada kelas eksperimen adalah 46,8 dan meningkat menjadi 78,8 pada posttest, sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan dari 37,2 menjadi 47,6. Selisih peningkatan hasil belajar yang jauh lebih besar pada kelas eksperimen menunjukkan efektivitas penerapan model PBL. Hal ini juga diperkuat oleh hasil uji <em>independent sample t-test</em> yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa model PBL tidak hanya meningkatkan hasil belajar secara kognitif, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif, kreativitas, dan kemampuan kolaboratif siswa selama proses pembelajaran.</p> <p> </p>Diandra Nazwa Aulia RuswandiSri Mustika AuliaHalimatussakdiah HalimatussakdiahPutra AfriadiTry Wahyu Purnomo
Hak Cipta (c) 2025 Diandra Nazwa Aulia Ruswandi, Sri Mustika Aulia, Halimatussakdiah, Putra Afriadi, Try Wahyu Purnomo
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543833384110.37081/jipdas.v5i4.3163PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI RUPA DI KELAS V SDN 105855 TANJUNG MORAWA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3161
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Rupa, khususnya materi daur ulang limbah rumah tangga di kelas V SDN 105855 Tanjung Morawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model CTL dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Hasil <em>pretest</em> menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa masih rendah dengan rata-rata skor di bawah Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP). Setelah penerapan model CTL, hasil <em>posttest</em> menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dengan rata-rata skor 75,6% dan tingkat ketuntasan 100%, dibandingkan kelas kontrol dengan rata-rata skor 72,6% dan ketuntasan 80%. Hasil uji t menunjukkan signifikansi < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Penelitian ini membuktikan bahwa model CTL memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dengan melibatkan mereka secara aktif dan mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata.</p>Fitri Handina DongoranSri Mustika AuliaPutra AfriadiWaliyul Maulana SiregarTry Wahyu Purnomo
Hak Cipta (c) 2025 Fitri Handina Dongoran, Sri Mustika Aulia, Putra Afriadi, Waliyul Maulana Siregar, Try Wahyu Purnomo
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543842384910.37081/jipdas.v5i4.3161PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KOLASE DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA KELAS II SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3162
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap hasil belajar siswa pada materi kolase dalam pembelajaran seni rupa kelas II SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain <em>pretest-posttest control group</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran tipe STAD. Nilai rata-rata kelas eksperimen pada saat <em>pretest</em> sebesar 49,81, dan pada saat <em>posttest</em> mengalami kenaikan menjadi 80,96. Sedangkan kelas kontrol yang awalnya mendapatkan nilai rata-rata sebesar 47,50, padaa saat <em>posttest</em> mencapai 61,79. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji Non-parametrik <em>Mann Whitney U Test</em>, diperoleh nilai <em>Asymp.sig.(2-tailed</em>) < 0,001, dimana < 0,001 < 0,05. Oleh karena itu model pembelajaran kooperatif tipe STAD memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan temuan ini, disarankan kepada guru agar menerapkan model pembelajaran kooperatif di berbagai mata pelajaran, guna menciptakan variasi dalam metode pembelajaran, sehingga mendorong siswa untuk lebih aktif berinteraksi secara sosial dengan teman sekelasnya. Sekolah juga diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap penerapan model pembelajaran inovatif seperti STAD dengan cara menyediakan fasilitas dan perlengkapan yang memadai saat pembelajaran berlangsung dikelas. Peneliti selanjutnya juga diharapkan melanjutkan pengembangan studi ini pada tingkat kelas atau satuan pendidikan yang berbeda, atau mengombinasikan model pembelajaran tipe STAD dengan pendekatan lain, serta memperluas cakupan kajian dengan menoroti aspek-aspek lain seperti motivasi belajar, kemampuan sosial, maupun kreativitas peserta didik</p>Lasrumata Ida NababanSri Mustika AuliaRobenhart TambaPutra Afriadi
Hak Cipta (c) 2025 Lasrumata Ida Nababan, Sri Mustika Aulia, Robenhart Tamba, Putra Afriadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543850386110.37081/jipdas.v5i4.3162PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN APLIKASI ISPRING SUITE PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI 106163 BANDAR KLIPPA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3168
<p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi iSpring Suite yang valid, praktis, dan efektif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 106163 Bandar Klippa. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru wali kelas V dan 22 peserta didik kelas V SD Negeri 106163 Bandar Klippa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, kuesioner, dan tes, kemudian data dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Validitas media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi iSpring Suite memperoleh nilai 88% dari validator ahli konten media dan termasuk dalam kategori “Sangat Layak”, kemudian memperoleh nilai 91% dari validator ahli desain media dan termasuk dalam kategori “Sangat Layak”; (2) Praktikalitas media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi iSpring Suite memperoleh nilai 92% dari guru dan termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”, serta memperoleh nilai 91,6% dari respon peserta didik dan termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”; dan (3) Efektivitas media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi iSpring Suite dari kenaikan hasil rata-rata pre-test dan post-test yaitu memperoleh skor N-Gain 0,59 dan 0,51 yang termasuk dalam kategori “Efektif”. Selanjutnya dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi iSpring Suite pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 106163 Bandar Klippa dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.</p>Defina RayshaFaisal FaisalIrsan IrsanHalimatussakdiah HalimatussakdiahMasta Marselina Sembiring
Hak Cipta (c) 2025 Defina Raysha, Faisal, Irsan, Halimatussakdiah, Masta Marselina Sembiring
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543862387910.37081/jipdas.v5i4.3168DESKRIPTIF HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI KELAS IV DI MI DATOK SULAIMAN PUTRA PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3147
<p>Model Contextual Teaching and Learning salah satu model pembelajaran yang dapat membantu guru mengggunakan bahan ajar. Masalah dengan penelitian ini bukan hanya tentang variasi dalam model pembelajaran yang digunakan oleh guru, sehingga antusiasme dan motivasi siswa sangat kurang dalam berpartisispasi dalam pembelajaran, ini tentu mempengaruhi hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatakan hasil pembelajaran siswa salah satu siswa kelas IV MI Datok Sulaiman Putra Palopo melalui model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> khusunya pada mata pelajaran matematika materi bangun ruang. Subjek dari penelitian ini ialah siswa kelas IV dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang. Data penelitian diperoleh melalui instrumen penelitian dalam bentuk lembar observasi siswa beserta tes. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahu bahwa aktivitas siswa memperoleh nilai persentase 79% dengan kategori Aktif. Sedangkan hasil belajar matematika pada model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> pada pertemuan 1 ada 18 siswa yang belum tuntas 10 siswa yang tuntas denagn nilai 35, sedangkan pertemuan 2 26 siswa yang tuntas dan dengan nilai 92 dan 2 orang siswa yang belum tuntas. Dengan nilai KKM 70 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa deskripif hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Leraning</em> (CTL) dalam mata pelajaran matematika materi bangun ruang dapat mencapai nilai ketuntasan (KKM).</p>St FadilahMuhammad GunturErvi Rahmadani S
Hak Cipta (c) 2025 St Fadilah, Muhammad Guntur, Ervi Rahmadani S
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543880388810.37081/jipdas.v5i4.3147PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN SUJU TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI SDN 1 BAE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3615
<p>Rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Matematika masih menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Matematika sering dianggap sulit dan membosankan, sehingga siswa kurang antusias dalam mengikuti kegiatan belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran SUJU terhadap minat belajar siswa kelas III SDN 1 Bae dalam pembelajaran Matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimen) model one group pretest-posttest. Objek penelitian terdiri dari 19 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket minat belajar dalam bentuk skala Likert sederhana, observasi selama proses pembelajaran, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji t berpasangan (paired sample t-test) melalui aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor minat belajar dari 43,32 menjadi 51,68 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa media pembelajaran SUJU berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran Matematika. Media SUJU terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.</p>Muhammad Noor IslahuddinFarikhatul AtiqohLovika Ardana Riswari
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Noor Islahuddin, Farikhatul Atiqoh, Lovika Ardana Riswari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543889389410.37081/jipdas.v5i4.3615PENERAPAN TEKNIK LATIHAN GRAPHOMOTOR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN PADA SISWA CEREBRAL PALSY DI SKH NEGERI 01 PANDEGLANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3427
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik latihan <em>graphomotor</em> dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan pada siswa <em>cerebral palsy</em> kelas VII di SKh Negeri 01 Pandeglang. Permasalahan yang melatarbelakangi adalah kesulitan siswa dalam menyalin huruf abjad secara optimal akibat kurangnya variasi teknik pembelajaran menulis yang diberikan oleh guru. Teknik <em>graphomotor</em> diterapkan sebagai solusi karena dikenal sebagai teknik latihan keterampilan yang berfungsi untuk mengatasi kesulitan dalam menulis. Metode penelitian menggunakan eksperimen <em>Single Subject Research</em> (SSR) dengan desain reversal A-B-A. <em>Target behavior</em> (variabel dependen) dalam penelitian ini yaitu kemampuan menulis permulaan, sedangkan variabel bebas (variabel independen) yaitu teknik latihan <em>graphomotor</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dengan nilai rata-rata 20% pada fase <em>baseline</em> 1 (A1), meningkat menjadi 87% pada fase <em>intervensi</em> (B), dan tetap tinggi pada fase <em>baseline</em> 2 (A2) sebesar 60%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik latihan <em>graphomotor </em>berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan pada siswa <em>cerebral palsy</em> di SKh Negeri 01 Pandeglang.</p>Ayu Indri AprilianiSistriadini Alamsyah SidikSayidatul Maslahah
Hak Cipta (c) 2025 Ayu Indri Apriliani, Sistriadini Alamsyah Sidik, Sayidatul Maslahah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543895390410.37081/jipdas.v5i4.3427PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA CANVA TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPAS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3520
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan keaktifan peserta didik dan terbatasnya penggunaan media digital interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Project based learning (PjBL) berbantuan media Canva terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar.Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model PjBL berbantuan media Canva dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t independent untuk melihat perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi setelah penerapan model PjBL dengan bantuan media Canva. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model PjBL berbantuan media Canva dapat meningkatkan partisipasi aktif, kreativitas, dan pemahaman konsep peserta didik secara lebih kontekstual. Dengan demikian, model Project based learning berbantuan media Canva dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.</p>Abdul Mumin Sa’udNuriyah PuadahYuni Indriyani
Hak Cipta (c) 2025 Abdul Mumin Sa’ud, Nuriyah Puadah, Yuni Indriyani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543905390810.37081/jipdas.v5i4.3520PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHAN WUJUD ZAT PADA SISWA KELAS 4 SD 105 PEKANBARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3317
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman konsep perubahan wujud zat pada siswa kelas IV SD 105 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 26 orang dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan adalah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dirancang untuk mengukur pemahaman siswa setelah mengikuti kegiatan eksperimen. Kegiatan eksperimen dilakukan secara berkelompok dengan menggunakan es batu sebagai media utama untuk mengamati perubahan wujud zat dari padat ke cair dan cair ke gas. Data diperoleh melalui hasil pengerjaan soal pilihan ganda dan esai yang dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode eksperimen mengalami peningkatan pemahaman konsep secara signifikan. Nilai rata-rata keseluruhan berada pada kategori “Baik” hingga “Sangat Baik”, membuktikan bahwa metode eksperimen efektif dalam membangun pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir ilmiah siswa secara aktif dan menyenangkan.</p>Attasya Fadila EfendiAnisah nur AfliyaniNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Attasya Fadila Efendi, Anisah nur Afliyani, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543909391510.37081/jipdas.v5i4.3317PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD NEGERI 1 BANGSRI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3495
<p>Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran <em>mind mapping</em> pada siswa kelas V SD Negeri 1 Bangsri Kabupatan Jepara. Objek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Tahun Pelajar 2024/2025 sebanyak 33 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Pada penelitian ini menggunakan jenis <em>Pre-experimental</em> design dengan desain penelitian yaitu <em>One-Grup-pretest-Posttest Design.</em> Hasil iobservasi dianalisi menggunakan aplikasi SPSS 26 pada taraf 0,05. Berdasarkan hasil dari uji Paired Smaple T-test diperoleh hasil signifikan yaitu 0,00<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H<sub>o</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima maka peneliti dapat menyimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penerapan model pemebelajaran <em>mind mapping</em> menunjukan bahwa peningkatan hasil belajar IPAS pada materi sistem pencernaan manusia kelas V SD Negeri 1 Bangsri</p>Dimas Singgih PrafiantoErik Aditya IsmayaDenni Agung Santoso
Hak Cipta (c) 2025 Dimas Singgih Prafianto, Erik Aditya Ismaya, Denni Agung Santoso
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543916392210.37081/jipdas.v5i4.3495ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA DAN SOLUSI PEMBELAJARAN INKLUSIF (STUDI KASUS DI SD NEGERI NGABEYAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3375
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca pemahaman siswa yang mengalami keterlambatan membaca. Keterlambatan membaca pemahaman pada siswa ditandai dengan kesulitan dalam memahami ide pokok bacaan, menemukan informasi dalam bacaan, dan membuat kesimpulan dari bacaan. Tidak hanya itu, siswa mengalami hambatan berupa rendahnya minat dan motivasi membaca, keaktifan yang lebih banyak dipergunakan untuk bermain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Teknik tes, observasi, dan wawancara digunakan dalam mengumpulkan data. dan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tersebut masuk dalam kategori anak berkebutuhan khusus dan mengalami keterlambatan dalam kemampuan membaca pemahaman. Hal ini ditandai dengan lambatnya perkembangan kemampuan membaca, terkadang ditemukan kesalahan dalam membaca, dan rendahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Kemudian terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya minat baca dan motivasi, serta faktor lain seperti pengaruh <em>gadget</em> dan lingkungan keluarga yang kurang edukatif, menjadi penyebab utama keterlambatan membaca pemahaman. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam memasifkan pendidikan inklusif sebagai langkah solutif dalam memberikan pendidikan sesuai dengan kebutuhan siswa.</p>Ahmad AhmadMinsih MinsihChoiriyah Widyasari
Hak Cipta (c) 2025 Ahmad, Minsih, Choiriyah Widyasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543923393210.37081/jipdas.v5i4.3375IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS (STUDI KASUS DI SD NEGERI GURAWAN)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3367
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan multikultural melalui program KB (Kamis Budaya) dan implikasinya terhadap pembentukan karakter religius siswa. Program KB (Kamis Budaya) merupakan kegiatan rutinitas yang dibangun sebagai ruang terbuka bagi siswa dengan latar budaya dan keyakinan yang berbeda. Metode kualitatif dengan melibatkan pendekatan lapangan <em>(field research)</em> digunakan dalam penelitian ini. adapun tekhnik observasi parsipatif, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi merupakan tekhnik pengumpulan data. kemudian analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukan bahwa pendidikan multikultural di SD Negeri Gurawan senantiasa diterapkan oleh guru, hal ini dilakukan agar terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung. Dalam upaya membentuk karakter religius siswa, pendidikan multikultural melalui Program Kamis Budaya (KB) terbukti mampu memberikan dampak positif pada aspek karakter religius, seperti sopan santun, toleransi, kepedulian, dan keadilan. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan program Kamis Budaya (KB) dengan mengintegrasikan pembelajaran berbasis digital agar siswa lebih cepat memahami.</p>Ahmad AhmadJanti MurdianiSularsihEndang FauziyatiBambang Sumardjoko
Hak Cipta (c) 2025 Ahmad Ahmad, Janti Murdiani, Sularsih, Endang Fauziyati, Bambang Sumardjoko
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543933394210.37081/jipdas.v5i4.3367PENERAPAN TEKNIK LOOK AND SAY DALAM MENINGKATKAN DURASI KONTAK MATA ANAK AUTIS DI RA AL- IZZAH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3695
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Penerapan Teknik Look And Say pada anak autis ini dapat meningkatkan durasi kontak mata di RA Al – Izzah. Sebagaimana yang sudah terjadi pada temuan lapangan bahwa peserta didik terlihat masih belum mampu melakukan kontak mata dengan baik sehingga terjadinya kesulitan dalam fokus belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan subjek tunggal (Single Subject Reseacrh) desain penelitian A- B-A. Subjek yang terdapat pada penelitian ini adalah peserta didik yang terdapat di RA Al – Izzah, Kota Serang yakni, R.R.D. Target Behavior dalam penelitian ini adalah meningkatkan durasi kontak mata. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa penerapan teknik Look and Say dapat meningkatkan durasi kontak mata peserta didik. Perolehan data terhadap subjek yang telah didapatkan dari nilai mean level fase Baseline-1 (A1) adalah 0 subjek ini sudah diteliti berada dalam kondisi alamiah tanpa terjadinya perlakuan atau intervensi. Pada fase Intervensi (B) rata – rata persentase atau mean level subjek sebesar 2,125 karena pada fase ini subjek sudah mulai diberikan perlakuan atau Intervensi berupa teknik Look and Say. Sementara pada fase Baseline-2 (A2) rata – rata presentase atau mean level subjek 2 atau meningkat dari Baseline-1. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik Look and Say memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan durasi kontak mata anak autis di RA Al – Izzah.</p>Atasya Eka RahmawatiDedi MuliaReza Febri Abadi
Hak Cipta (c) 2025 Atasya Eka Rahmawati, Dedi Mulia, Reza Febri Abadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543943395310.37081/jipdas.v5i4.3695TINJAUAN ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3408
<p>Penelitian ini membahas penggunaan model pembelajaran <em>Student Teams Achievement Divisions</em> (STAD) dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia dengan meninjau dari tiga sudut pandang filsafat ilmu: ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Kajian ini dilaksanakan melalui analisis literatur terhadap 17 artikel yang dianggap relevan. Dari aspek ontologis, STAD memposisikan pembelajaran sebagai aktivitas sosial yang menempatkan siswa sebagai peserta aktif dalam membangun pengetahuan melalui kerja sama tim. Secara epistemologis, pengetahuan dalam STAD diperoleh lewat proses interaksi, diskusi kelompok, dan refleksi bersama, yang mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa, bukan sekadar penerimaan informasi secara pasif. Sementara itu, secara aksiologis, model ini mengintegrasikan nilai-nilai sosial seperti kolaborasi, tanggung jawab, dan sikap toleran melalui mekanisme penghargaan kelompok. Temuan dari kajian menunjukkan bahwa STAD mampu meningkatkan capaian belajar, kemampuan menulis, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Kendati demikian, keberhasilan pelaksanaan STAD bergantung pada kesiapan guru dalam membimbing kelompok dan manajemen waktu yang efektif. Secara keseluruhan, STAD berpotensi menjadi pilihan strategi pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan peningkatan mutu pendidikan di era abad ke-21.</p>Rani SetiawatyDiana RahmandaniSalsa Hikma RamadantaAlexandra Elvio Yoann FatihahShofia Mandekah Sari
Hak Cipta (c) 2025 Rani Setiawaty, Diana Rahmandani, Salsa Hikma Ramadanta, Alexandra Elvio Yoann Fatihah, Shofia Mandekah Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543954396510.37081/jipdas.v5i4.3408PENGARUH BUDAYA BELAJAR DI RUMAH DAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI MALASAN KECAMATAN DURENAN KABUPATEN TRENGGALEK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3789
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya belajar di rumah dan sekolah terhadap motivasi belajar peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri Malasan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan teknik analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian yang diambil 54 peserta didik kelas IV dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner berbasis skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya belajar di rumah dan sekolah terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik. Budaya belajar di rumah berkontribusi melalui dukungan dari orangtua dan pembiasaan belajar mandiri. Sementara itu, budaya belajar di sekolah berperan melalui kedisiplinan, lingkungan belajar yang kondusif, serta keterlibatan aktif peserta didik. Berdasarkan uji parsial variabel budaya belajar di rumah (X₁) dan budaya belajar di sekolah (X₂) adalah 0.674, p < 0.001 (signifikan sangat kuat), budaya belajar di rumah (X₁) terhadap motivasi belajar (Y) adalah 0.751, p < 0.001 (signifikan sangat kuat), budaya belajar di sekolah (X₂) terhadap motivasi belajar (Y) adalah 0.777, p < 0.001 (signifikan sangat kuat). Berdasarka hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikan, karena semua nilai p-value <0.001. Berdasarkan koefisien determinasi (<em>adjust R</em>) sebesar 0.686 atau sebesar 68,6%. Disimpulkan bahwa penelitian ini 68,6% memiliki motivasi belajar dipengaruhi oleh variabel budaya belajar di rumah (X₁) dan budaya belajar di sekolah (X₂).</p>Reni ApriliyantiYasip Yasip
Hak Cipta (c) 2025 Reni Apriliyanti, Yasip
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543966397410.37081/jipdas.v5i4.3789PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4243
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran <em>wordwall</em> terhadap motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain <em>one group pretest-posttest design</em>. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SDIT Al-Ishlah Sudimampir yang berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian berupa hasil belajar (pretest dan posttest) serta angket motivasi belajar. Data yang dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa setelah menggunakan media <em>wordwall</em>. Nilai rata-rata motivasi dikategorikan tinggi, sedangkan rata-rata hasil belajar meningkat dari 11,83 menjadi 15,50. Hasil uji t diperoleh nilai signifikasi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media <em>wordwall</em> terhadap motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media <em>wordwall</em> efektif digunakan dalam proses pembelajaran karena mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan guru untuk memanfaatkan media digital interaktif sebagai alternatif strategi pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.</p>Aulia Nur HafindaDede HadiansahWawan Setiwardani
Hak Cipta (c) 2025 Aulia Nur Hafinda, Dede Hadiansah, Wawan Setiwardani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543975398510.37081/jipdas.v5i4.4243PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF DIRECTED LEARNING BERBANTUAN GAME WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPAS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3744
<p>Model pembelajaran merupakan serangkaian perencanaan yang sengaja disusun oleh guru untuk mencapai tujuan belajar yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan dari masing-masing peserta didik. Model pembelajaran Self Directed Learning merupakan model pembelajaran yang terfokus pada kemandirian peserta didik dalam belajar. Berdasarkan pengamatan di SDI Al-Ikhlas Karangrejo, kegiatan pembelajaran IPAS sering dilaksanakan dengan model konvensional dan metode ceramah dan jarang menggunakan media pembelajaran. Sehingga proses pembelajaran monoton dan membosankan khususnya pada materi peta. Materi peta pada mata pelajaran IPAS membahas tentang pengertian peta, fungsi peta, macam-macam peta, kegunaan peta dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana cara menggunakan peta. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan Pengaruh Model Pembelajaran Self Directed Learning Berbantuan Game Wordwall terhadap Hasil Belajar Peserta didik Kelas IV Mata Pelajaran IPAS SDI Al-Ikhlas Karangrejo. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran self directed learning berbantuan game wordwall terhadap hasil belajar peserta didik kelas IV mata pelajaran IPAS SDI Al-Ikhlas Karangrejo yang dapat dibuktikan berdasarkan hasil uji-t (uji hipotesis independent sample t test) dengan nilai sig sebesar 0.007 yang menunjukkan bahwa sig < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran self directed learning berbantuan game wordwall terhadap hasil belajar peserta didik kelas IV mata pelajaran IPAS SDI Al-Ikhlas Karangrejo.</p> <p> </p>Elda WulandariEka Yuliana Sari
Hak Cipta (c) 2025 Elda Wulandari, Eka Yuliana Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543986399210.37081/jipdas.v5i4.3744PENERAPAN METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SALAT FARDU PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 5 SALAMAE PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3560
<p>Skripsi membahas penerapan metode drill untuk meningkatkan kedisiplinan salat fardu peserta didik kelas IV. Kondisi awal terlihat minimnya kesadaran salat fardu peserta didik yang tercermin dari kurangnya keterampilan dalam menguasai bacaan dan gerakan salat serta minimnya presensi kehadiran peserta didik dalam melaksanakan salat zuhur di mushola sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode drill berbantuan jurnal salat dalam meningkatkan kedisiplinan salat fardu peserta didik kelas IV SDN 5 Salamae Palopo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Penelitian Eksperimental Semu (Quasy Experiment) dengan model kelas kontrol dan kelas eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan selama 9 bulan dengan melibatkan 46 orang peserta didik dengan membandingkan progres yang nampak dari kelas eksperimen yang mendapatkan treatment dan kelas kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan apapun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, tes, serta menggunakan instrumen jurnal salat kemudian dianalisis secara kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kedisiplinan salat fardu peserta didik kelas IV SDN 5 Salamae Palopo masih rendah dan belum terbentuk secara konsisten. Penerapan metode drill secara terstruktur dan berulang terbukti efektif membentuk pembiasaan serta meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pelaksanaan salat berjamaah. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan kedisiplinan salat yang signifikan setelah penerapan metode drill , dengan nilai N-Gain mencapai kategori cukup efektif dan hasil uji-t menunjukkan signifikansi tinggi.</p>Annisa Afiat NabilahMuhaeminM. Ali Nurdin
Hak Cipta (c) 2025 Annisa Afiat Nabilah, Muhaemin, M. Ali Nurdin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30543993401110.37081/jipdas.v5i4.3560MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA KELAS V PADA DASAR-DASAR GERAKAN TARI KREASI MELALUI METODE DEMONSTRASI DI SD NEGERI SUKASARI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4208
<p>Pembelajaran SBDP di sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran seni tari memegang peranan penting dalam mengembangkan kreativitas siswa. Penelitian ini merupakan Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang bertujuan untuk meningkatkan Kreativitas siswa kelas V pada pembelajaran dasar-dasar gerakan tari kreasi melalui metode demonstrasi di SD Negeri Sukasari. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes unjuk kerja dan dokumentasi, dengan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata Kreativitas siswa meningkat dari 68,72% pada tahap pratindakan, menjadi 75,36% pada siklus I dan meningkat menjadi 85,07% pada siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator Kreativitas belajar yang meliputi memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, berani mengungkapkan pendapat dan terbuka terhadap hal baru. Temuan ini menunjukkan bahwa dasar-dasar gerakan tari kreasi melalui metode demonstrasi dapat meningkatkan Kreativitas belajar siswa kelas V di SD Negeri Sukasari.</p>Reta Nurul HerawatiAgus Ahmad WakihGeri Syahril Sidik
Hak Cipta (c) 2025 Reta Nurul Herawati, Agus Ahmad Wakih, Geri Syahril Sidik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544012401810.37081/jipdas.v5i4.4208ANALISIS KESULITAN BELAJAR PADA ANAK SLOW LEARNER DI KELAS 3 SDN 02 ANGGRASMANIS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3501
<p>Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kesukaran belajar yang dialami oleh anak slow learner di kelas 3 SDN 02 Anggrasmanis Karanganyar, serta cara guru memberikan layanan untuk anak <em>slow learner.</em> Data dikumpulkan melalui pendekatan studi kasus. Peneliti menghubungkan data dengan Teknik Observasi, wawancara dengan tenaga pendidik dan siswa serta dokumentasi. Perolehan wawancara yang peneliti lakukan dengan guru dan 3 siswa <em>slow learner</em> selanjutnya dianalisis lalu ditarik kesimpulan sehingga mendapat kesimpulan tentang pelayananan bimbingan terhadap anak <em>slow learner</em> yang mengalami kesulitan belajar. Hasil dari pengumpulan data ini di temukan 3 siswa <em>slow learner</em> yang mengalami kesulitan belajar dan mereka mendapatkan layanan bimbingan berupa tes calistung yang dilakukan setiap 1 bulan sekali.</p>MiftahudinMinsihChoiriyah Widyasari
Hak Cipta (c) 2025 Miftahudin, Minsih, Choiriyah Widyasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544019402510.37081/jipdas.v5i4.3501OPTIMALISASI PERAN GURU DAN WALI MURID DALAM MEMBERDAYAKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI KASUS DI SD NEGERI NGANTI GEMOLONG)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3391
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah kolaborasi yang dilakukan oleh guru dan orang tua siswa dalam mendorong perkembangan anak yang tergolong berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus pada kasus di SD Negeri Nganti Gemolong menghadapi berbagai hambatan, baik pada aspek kognitif maupun motorik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara mendalam, serta analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru dan orang tua siswa di SD Negeri Nganti Gemolong berjalan secara aktif dan berkelanjutan dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus. Keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran memberikan motivasi yang tinggi sehingga siswa termotivasi untuk terus semangat belajar. Selain itu, pola asuh yang diterapkan di rumah dengan menciptakan lingkungan belajar yang tenang, rapi, dan nyaman menjadi langkah progresif yang efektif dalam mendukung perkembangan anak, baik pada aspek kognitif maupun motorik.</p>SularsihMinsihChoiriyah Widyasari
Hak Cipta (c) 2025 Sularsih, Minsih, Choiriyah Widyasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544026403310.37081/jipdas.v5i4.3391ANALISIS KETERLAMBATAN PADA PRESTASI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI KASUS SISWA IV DI SD NEGERI GURAWAN)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3390
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlambatan siswa pada prestasi belajar Serta menyelidiki faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan prestasi belajar pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa siswa mengalami gangguan pada aspek fisik, kognitif, psikomotori dan afektif, gangguan yang bersifat tidak permanen namun memperhambat prestasinya. Sehingga kemampuan pendengaran dan bicara, kemampuan komunikasi yang kurang, serta kondisi tunagrahita yang memengaruhi perkembangan kognitif dan bahasa. Selain itu, juga mengalami kesulitan dalam berhitung, seperti sulit membaca tanda-tanda matematika, mengoperasikan bilangan, membilang secara berurutan, dan membedakan angka yang mirip. Faktor internal seperti genetik dan gangguan perkembangan kognitif, serta faktor eksternal seperti lingkungan yang kurang stimulatif dan minimnya rangsangan bahasa dari keluarga, turut memperparah kondisi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya intervensi dini yang melibatkan guru, orang tua, dan tenaga profesional, serta pengembangan model pembelajaran inklusif yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji efektivitas intervensi dan memantau perkembangan dalam jangka panjang</p>Janti MurdianiMinsihChoiriyah Widyasari
Hak Cipta (c) 2025 Janti Murdiani, Minsih, Choiriyah Widyasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544034404010.37081/jipdas.v5i4.3390ANALISIS PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI SDN ANGGRASMANIS)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3376
<p>Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di Anggrasmanis Kabupaten Karanganyar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sentral dalam mengelola administrasi secara tertib dan sistematis, mendorong pengembangan profesionalisme guru melalui pelatihan berkelanjutan. Dalam menghadapi tantangan manajerial seperti keterbatasan anggaran dan rendahnya motivasi guru, kepala sekolah menggunakan pendekatan kolaboratif dan solutif berbasis kekuatan lokal. Kesimpulannya, keberhasilan manajemen pendidikan di tingkat sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, adaptif, dan mampu memberdayakan seluruh warga sekolah.</p>Ahmad AhmadMiftahudinAnam SutopoSofyan Anif
Hak Cipta (c) 2025 Ahmad, Miftahudin, Anam Sutopo, Sofyan Anif
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544041404910.37081/jipdas.v5i4.3376MANAJEMEN STRATEGIS KEPALA SEKOLAH DALAM TRANSFORMASI KUALITAS PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3430
<p>Penelitian ini berfokus tentang manajemen strategis kepala sekolah dalam transformasi kualitas pendidikan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan langsung di SD Islam Darussalam Surakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup tiga metode utama yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menerangkan bahwa strategi kepala sekolah pertama perencanaan yakni pembentukan tim dan perumusan visi misi yang sesuai dengan perkembangan zaman dan peraturan pemerintah. Kedua pelaksanaan dalam bentuk kegiataan atau tindakan, ketiga evaluasi dilaksanakan melalui rapat informal ataupun formal. Rapat formal dilaksanakan secara rutin baik di tingkat internal bidang ataupun secara menyeluruh. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman empiris mengenai peran kepala sekolah dalam mendorong transformasi mutu pendidikan.</p>Khoirun Nissa Febriyanti SholikahSularsihAnam SutopoSofyan Anif
Hak Cipta (c) 2025 Khoirun Nissa Febriyanti Sholikah, Sularsih, Anam Sutopo, Sofyan Anif
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544050405510.37081/jipdas.v5i4.3430KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS V MATA PELAJARAN IPAS MATERI ORGAN PEREDARAN DARAH MANUSIA SDN 3 TANGGUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3597
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V mata pelajaran IPAS materi organ peredaran darah manusia di SDN 3 Tanggung Kabupaten Tulungagung. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 3 Tanggung Kabupaten Tulungagung yang berjumlah 15 peserta didik, 3 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Tes, 2) Observasi, dan 3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh data rata-rata skor dari lima indikator dalah 1) Indikator menganalisis dan mengklasifikasikan pernyataan mendapatkan skor 44 dan presentase 73,3% dari 15 peserta didik yang masuk dalam kategori baik, 2) Indikator mengidentifikasi dan mengevaluasi asumsi yang ada mendapatkan skor 40 dan presentase 66,7% dari 15 peserta didik yang masuk dalam kategori baik, 3) Indikator menyusun klasifikasi dengan pertimbangan yang bernilai mendapatkan skor 51 dan presentase 85% dari 15 peserta didik yang masuk dalam kategori baik sekali, 4) Indikator menyusun penjelasan mendapatkan skor 40,5 dan presentase 67,5% dari 15 peserta didik yang masuk dalam kategori baik, dan 5) Indikator membuat kesimpulan dan argumen mendapatkan skor 40,5 dan presentase 67,5% dari 15 peserta didik yang masuk dalam kategori baik. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V mata pelajaran IPAS materi organ peredaran darah manusia SDN 3 Tanggung Kabupaten Tulungagung termasuk dalam kategori baik.</p>Yulita NurdiastiNourma Oktaviarini
Hak Cipta (c) 2025 Yulita Nurdiasti, Nourma Oktaviarini
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544056406910.37081/jipdas.v5i4.3597PEMANFAATAN MEDIA KUIS WORLDWALL UNTUK MENINGKATKAN ANTUSIAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI MENGENAL JENIS UANG DI KELAS I SDN 025 PALEMBANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3506
<p>Melalui penggunaan kuis interaktif Worldwall pada mata pelajaran Bahasa Indonesia “Mengenal Jenis-Jenis Uang” di kelas I SDN 025 Palembang, penelitian ini berupaya untuk meningkatkan semangat belajar siswa. Dua siklus Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart digunakan sebagai metodologi. Perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi adalah fase-fase yang membentuk setiap siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, dan penilaian tujuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Worldwall dapat meningkatkan motivasi siswa. Sebelum tindakan, rata-rata skor kuesioner Antusias siswa adalah 63,08%; setelah tindakan, skor tersebut meningkat menjadi 83,08%. Selain itu, dari rata-rata 73,27 pada siklus I menjadi 79,46 pada siklus II, hasil belajar siswa juga meningkat. Hasilnya, media Worldwall berhasil meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa di dalam kelas serta menumbuhkan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menarik.</p>Tria ApriyaniLyra Guswita AlmuhsonaEfpri TiaraMurni Amelia PutriAsyifa NabilaAna Theriana
Hak Cipta (c) 2025 Tria Apriyani, Lyra Guswita Almuhsona, Efpri Tiara, Murni Amelia Putri, Asyifa Nabila, Ana Theriana
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544070407710.37081/jipdas.v5i4.3506PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MESSY PLAY DALAM MENINGKATKAN SENSORI TAKTIL PADA ANAK AUTIS KELAS IX SMPKH DI SKH NEGERI 02 KOTA SERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3499
<p><strong>PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN <em>MESSY PLAY</em> DALAM MENINGKATKAN SENSORI TAKTIL PADA ANAK AUTIS KELAS IX SMPKH DI SKH NEGERI 02 KOTA SERANG</strong></p> <p>(Studi Eksperimen <em>Single Subject Research</em> (SSR) di Kelas IX SKh Negeri 02 Kota Serang)</p> <p> </p> <p>Oleh</p> <p>Rd Rizka Nabila</p> <p>2287210028</p> <p> </p> <p><a name="_Toc197855853"></a><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penggunaan media pembelajaran <em>Messy Play</em> dijadikan sebagai media pembelajaran untuk melakukan intervensi karena media ini dapat menstimulasi anak untuk mau belajar merangsang sensori taktil anak autis. Media pembelajaran <em>Messy Play</em> yang digunakan dalam penelitian ini merupakan media yang dibuat oleh peneliti untuk meningkatkan sensori taktil pada anak autis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keekfektifan penggunaan media pembelajaran Messy Play dalam meningkatkan sensori taktil pada anak autis kelas IX SMPKH di SKh Negeri 02 Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian dengan menggunakan metode eksperimen <em>Single Subject Research</em> (SSR). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan rangsangan sensori taktil. fase baseline 1 (A1) yang dilakukan 4 sesi menunjukkan kesamaan nilai 15. Fase intervensi (B) yang dilakukan sebanyak 8 sesi menghasilkan nilai 32, 38, 38, 40, 40, 41, 43, dan 43. Fase baseline 2 (A2) yang dilakukan sebanyak 4 sesi menunjukkan kesamaan nilai 48. Efektifitas dilihat dari presentase overlap, dari intervensi (B) ke baseline 1 (A1) tidak menunjukkan data yang tumpang tindih, sedangkan dari baseline 2 (A2) ke intervensi (B) menunjukkan presentase overlap 25%. Dengan demikian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media pembelajaran <em>Messy Play</em> efektif dalam meningkatkan sensori taktil pada anak autis kelas IX SMPKH di SKh Negeri 02 Kota Serang.</p> <p><strong>Kata kunci :</strong> media pembelajaran <em>Messy Play</em>, meningkatkan sensori taktil, anak autis. </p> <p> </p> <p> </p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>THE USE OF <em>MESSY PLAY LEARNING MEDIA </em> IN IMPROVING TACTILE SENSIBILITIES IN AUTISTIC CHILDREN IN GRADE IX SMPKH AT SKH NEGERI 02 KOTA SERANG</strong></p> <p>(Single <em>Subject Research</em> (SSR) Experimental Study in Class IX SKh Negeri 02 Kota Serang)</p> <p> </p> <p>By</p> <p>Rd Rizka Nabila</p> <p>2287210028</p> <p> </p> <p><a name="_Toc197855854"></a><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>The use of <em>Messy Play</em> learning media is used as a learning medium to intervene because this media can stimulate children to want to learn to stimulate the tactile senses of autistic children. The <em>Messy Play</em> learning media used in this study is a media created by researchers to improve tactile sensory in autistic children. This study aims to determine the effectiveness of the use of Messy Play learning media in improving tactile sensory in grade IX autistic children in SMPKH at SKh Negeri 02 Kota Serang . The method used in the research used was using <em>the Single Subject Research</em> (SSR) experimental method. Based on the results of the study, it shows an increase in tactile sensory stimuli. Baseline phase 1 (A1) which was carried out in 4 sessions showed the same value of 15. The intervention phase (B) which was carried out as many as 8 sessions resulted in scores of 32, 38, 38, 40, 40, 41, 43, and 43. The baseline phase 2 (A2) which was carried out in 4 sessions showed the same score of 48. Effectiveness was seen from the percentage of overlap, from intervention (B) to baseline 1 (A1) did not show overlapping data, while from baseline 2 (A2) to intervention (B) showed a percentage of overlap of 25%. Thus, it can be concluded that the use <em> of Messy Play learning media </em> is effective in improving tactile sensory in grade IX autistic children in SMPKH at SKh Negeri 02 Kota Serang.</p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>Messy Play</em> learning media, improving tactile sensory, autistic child. </p> <p><strong> </strong></p>Rd Rizka NabilaReza Febri AbadiSistriadini Alamsyah Sidik
Hak Cipta (c) 2025 Rd Rizka Nabila, Reza Febri Abadi, Sistriadini Alamsyah Sidik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544078408810.37081/jipdas.v5i4.3499KEGIATAN KOKURIKULER BAHASA ARAB (STUDI EVALUASI DI MI AL-MURSYIDIYYAH PAMULANG TAHUN 2025)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4205
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan kokurikuler <em>Bahasa Arab</em> serta sejauh mana kegiatan tersebut berperan dalam mendukung pembelajaran Bahasa Arab di MI Al-Mursyidiyyah Pamulang. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan tersebut berdasarkan empat aspek model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis evaluasi program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas kepala sekolah, guru Bahasa Arab, dan siswa yang terlibat dalam kegiatan <em>kokurikuler Bahasa Arab</em>. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kegiatan <em>kokurikuler Bahasa Arab</em> terlaksana dengan baik dan relevan dengan kebutuhan lembaga. Aspek konteks menunjukkan kesesuaian tujuan dengan kebutuhan sekolah; aspek input menunjukkan adanya dukungan sarana, prasarana, dan perencanaan yang baik; aspek proses menunjukkan pelaksanaan yang berjalan sesuai jadwal meskipun masih terkendala waktu; dan aspek produk menunjukkan peningkatan hasil belajar Bahasa Arab siswa. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan kokurikuler ini efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Arab dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar hasilnya lebih optimal.</p>Vina Nur El MawaddahMaswaniAzkia Muharom Albantani
Hak Cipta (c) 2025 Vina Nur El Mawaddah, Maswani, Azkia Muharom Albantani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544089409810.37081/jipdas.v5i4.4205PERAN KELUARGA SEBAGAI FONDASI UTAMA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN PENANAMAN KESADARAN BERNEGARA DI ERA DIGITAL
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4183
<p style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; color: black;">Revolusi digital membawa dampak signifikan terhadap pembentukan karakter dan kesadaran bernegara pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis keluarga dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai kebangsaan di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui studi literatur dan observasi lapangan terhadap perilaku digital dalam lingkungan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memainkan peran sebagai filter informasi, role model digital, dan penanam nilai kebangsaan dalam keseharian. Namun, tantangan seperti kesenjangan literasi digital antar generasi dan keterbatasan waktu menjadi hambatan dalam optimalisasi peran ini. Studi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan berkarakter.</span></p>Nurhayani NurhayaniUlina RahmayaniAraida PurbaSylvia Ramadhani
Hak Cipta (c) 2025 Nurhayani, Ulina Rahmayani, Araida Purba, Sylvia Ramadhani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544099410410.37081/jipdas.v5i4.4183IMPLEMENTASI MARKET DAY P5RA UNTUK MENINGKATKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA MI SULLAM TAUFIQ
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4207
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan <em>Market Day</em> dalam program Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA) di MI Sullam Taufiq Kajen Pekalongan serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan jiwa kewirausahaan siswa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan dasar sebagai pondasi pembentukan karakter dan keterampilan hidup, termasuk kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab yang menjadi bagian dari jiwa kewirausahaan. <em>Market Day</em> dipandang sebagai salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang mampu memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, dan siswa yang terlibat langsung dalam pelaksanaan <em>Market Day</em>. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman dengan tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi <em>Market Day</em> efektif dalam melatih siswa merencanakan, memproduksi, memasarkan, hingga menjual produk. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan karakter seperti kemandirian, kreativitas, tanggung jawab, kerja sama, dan kejujuran. Selain itu, <em>Market Day</em> sejalan dengan Kurikulum Merdeka serta menanamkan nilai religius dan etika berdagang dalam Islam. Dengan demikian, <em>Market Day</em> terbukti menjadi strategi pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan aspek akademik, sosial, karakter, dan spiritual, sekaligus membentuk jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.</p>Hana Syaifa AzzahraNafilatul KhusnaRisna AfianaRizkiatul NadilaMuhamad Khansa MaulanaFerida Rahmawati
Hak Cipta (c) 2025 Hana Syaifa Azzahra, Nafilatul Khusna, Risna Afiana, Rizkiatul Nadila, Muhamad Khansa Maulana, Ferida Rahmawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544105411110.37081/jipdas.v5i4.4207PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN ASSEMBLR EDU BERBASIS WEB MATERI BINATANG HALAL DAN HARAM PADA MATA PELAJARAN FIQIH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI KELAS VI MI DDI 1 PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4180
<p>Skripsi ini membahas Penerapan Media Pembelajaran<em> Assemblr EDU </em>berbasis<em> Web </em>Materi Binatang Halal dan Haram pada Mata Pelajaran Fiqih untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Kelas VI MI DDI 1 Palopo. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa terkait materi binatang halal dan haram setelah penerapan media pembelajaran <em>assemblr EDU </em>berbasis. Jenis penelitian yang digunakan adalah Jenis Penelitan Tindak Kelas (PTK) dengan model Kemmis Mc Taggart yang terdiri dari <em>Planning, acting, observing </em>dan<em> Reflecting</em>. Objek penelitian ini adalah MI DDI 1 Palopo yang berjumlah 24 siswa, yang terdiri dari 13 Laki-laki dan 11 perempuan. Data diperoleh melalui lembar observasi guru dan siswa, serta minat belajar. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan analisis data lembar observasi guru dan siswa dan angket minat belajar. Hasil penelitian pada lembar observasi guru pada siklus I menunjukan mencapai rata rata keterlaksanaan pembelajaran sebesar 70,8% dengan kategori “cukup”, pada siklus II mencapai 95,8% dengan kategori “sangat baik”. Lembar observasi siswa pada siklus I mencapai rata rata keterlaksanaan pembelajaran sebesar 62,45% dengan kategori “cukup”, pada siklus II mencapai 95,8% dengan kategori “sangat aktif”. Adapun hasil dari angket peningkatan minat belajar siswa pada siklus I sebesar 66,10% dengan kategori “cukup kuat”, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 94,2% dengan kategori “sangat kuat”.</p>Andi RahmadaniArifuddinMakmur
Hak Cipta (c) 2025 Andi Rahmadani, Arifuddin, Makmur
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544112411910.37081/jipdas.v5i4.4180EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS III SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4173
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa dan kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu, siswa juga kesulitan dalam memahami materi dan merasa pembelajaran di kelas cenderung monoton. Penelitian ini memiliki beberapa tujuan yakni untuk mengetahui efektifitas pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika dan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian true experimental design, dengan jenis desain pretest posttest control grup design. Subjek penelitian ini adalah kelas III SD Negeri 2 Karangampel dengan jumlah sampel yakni 47 siswa. Pada desain ini, dalam pemilihan kelompok kontrol maupun kelompok eksperimen dipilih secara random atau acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) pembelajaran berdiferensiasi cukup efektif pada pelajaran matematika dengan nilai rata-rata 73%. (2) terdapat pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika, hal ini terlihat dari sig (2- tailed) 0,000 < 0,05, yang berarti bahwa model pembelajaran berdiferensiasi secara statistik lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dibandingkan dengan model pembelajaran biasa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi ini efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada mata pelajaran matematika kelas III di SDN 2 Karangampel.</p>Hawa RajaniLyana SunantoRirin Andriani Kumala Dewi
Hak Cipta (c) 2025 Hawa Rajani, Lyana Sunanto, Ririn Andriani Kumala Dewi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544120413210.37081/jipdas.v5i4.4173PENGARUH METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBANTUAN MEDIA FLIPBOOK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4172
<p>Membaca pemahaman merupakan keterampilan dasar berbahasa yang berperan penting dalam keberhasilan akademik siswa sekolah dasar. Namun, hasil PISA tahun 2022 menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata OECD. Salah satu penyebabnya adalah metode pembelajaran yang kurang menarik dan minimnya penggunaan media pembelajaran digital yang interaktif. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan strategi pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan pendekatan kooperatif dengan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode <em>Cooperative Integrated Reading and Composition</em> (CIRC) berbantuan media flipbook terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu digunakan, melibatkan 50 siswa kelas IV SDN Sirnagalih yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui pretest, posttest, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai <em>p</em> 0,042 (<0,05). Kelompok eksperimen yang belajar menggunakan metode CIRC berbantuan flipbook memperoleh rata-rata nilai lebih tinggi. Nilai <em>effect size</em> sebesar 0,556 dan <em>gain ternormalisasi</em> sebesar 0,59 menunjukkan peningkatan yang sedang namun bermakna. Dengan demikian, metode CIRC berbantuan flipbook terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca pemahaman sekaligus mendorong keterlibatan dan kerja sama siswa.</p>Radela Ayudiva SarkiArifin AhmadDahlia Rineva Puspitasari
Hak Cipta (c) 2025 Radela Ayudiva Sarki, Arifin Ahmad, Dahlia Rineva Puspitasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544133414210.37081/jipdas.v5i4.4172PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN APLIKASI CANVA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMANDIRIAN SISWA SD (PENELITIAN QUASI EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS V MUATAN PELAJARAN IPAS SEKOLAH DASAR NEGERI CIKASUNGKA 01KABUPATEN BANDUNG)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4170
<p>Peserta didik dalam mengikuti pembelajaran IPAS di dalam kelas masih banyak yang menganggap bahwa pelajaran ini merupakan pelajaran yang sulit, sehingga sebagian besar peserta didik kurang tertarik untuk mengikuti kegiatan belajar dikelas, khusus nya pada materi harmoni dalam ekosistem di SDN Cikasungka 01. Selain itu pembelajaran masih berfokus kepada pendidik. Pembelajaran yang diperlakukan sekarang ini harus berpusat kepada peserta didik, jadi peserta didik harus menjadi lebih aktif dalam pembelajaran, selain itu kemandirian belajar penting dikembangkan agar siswa mampu bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri, mampu mengambil keputusan, serta memiliki motivasi internal untuk mencapai tujuan pembelajaran tanpa selalu bergantung pada pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Problem based learning (PBL) berbantuan applikasi canva terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian ini adalah 32 peserta didik kelas V-C (Eksperimen) dan 32 peserta didik kelas V-B (Kontrol) SDN Cikasungka 01. Perlakuan yang diberikan kepada kelas V-C (eksperimen) menggunakan model pembelajaran Problem based learning (PBL) berbantuan aplikasi canva dan untuk kelas V-B (Kontrol) menggunakan model pembelajaran Direct Instruction.Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui pretest dan posttest dan lembar observasi. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji T, Uji N-gain, uji effect size. Bedasrkan penelitian ini menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen yang menunujukan nilai rata-rata dalam tiga pertemuan yaitu 94,5% dan di kelas kontrol dengan nilai rata-rata dalam tiga pertemuan yaitu 98,8%. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,07 (< 0,05), N-Gain sebesar 0,29 (kategori sedang), dan effect size sebesar 0,86 (kategori besar). Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan model PBL berbantuan aplikasi canva terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian siswa SD</p>Putri Rohayati Uum Murfiah Siti Solihah Nurfaidah
Hak Cipta (c) 2025 Radela Ayudiva Sarki, Arifin Ahmad, Dahlia Rineva Puspitasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544143415310.37081/jipdas.v5i4.4170PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3404
<p>Penelitian ini berlatar belakang pada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, banyak siswa yang tidak menyukai pembelajaran matematika karena bagi mereka matematika adalah pembelajaran yang menyulitkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model <em>project based learning</em> berbantuan aplikasi <em>wordwall</em> dengan membandingkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek dari penelitian ini yakni siswa kelas II SD Negeri 1 Cipeundeuy, sedangkan objeknya adalah kelas II B dan II C, kelas tersebut dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> dimana atas pertimbangan para guru dari pihak sekolah dan setelah diuji kelas tersebut juga memiliki tingkat kemampuan pehamahan konsep matematika yang setara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian tipe <em>Quasi Eksperiment</em> dan desain penelitian yang digunakan adalah <em>Nonequivalent Control Group Design.</em> <em>Pretest, posttest</em> dan lembar observasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, hasil uji t dua sampel bebas menunjukkan perbedaan antara kelas eksperimen dan kontrol; dengan nilai signifikansi 2-tailed 0.042 < 0.05, H<sub>o</sub> ditolak dan H<sub>1</sub> diterima. Ini menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model <em>project based learning</em> berbantuan aplikasi <em>wordwall </em>dan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika yang berbeda. Hasil uji n-gain ternormalisasi menunjukkan peningkatan pada kelas eksperimen bernilai 66% sedangkan pada kelas kontrol bernilai 22%, artinya kelas yang menggunakan model <em>project based learning</em> berbantuan aplikasi <em>wordwall </em>memiliki peningkatan yang lebih besar daripada kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Sementara itu, untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model <em>project based learning</em> berbantuan aplikasi <em>wordwall</em> digunakan uji regresi linear sederhana dan mendapatkan nilai 0.048 < 0,05. Jika dilihat dari t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> dapat di hasilkan 2,087 > 2,069. Maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran menggunakan model <em>project based learning</em> berbantuan aplikasi <em>wordwall</em> memiliki perbedaan dengan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Penggunaan model <em>project based learning</em> berbantuan aplikasi <em>wordwall</em> juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap siswa.</p>Aufa Sakina Az-zahraTaufiqulloh DahlanMoh. Nurhadi
Hak Cipta (c) 2025 Aufa Sakina Az-zahra, Taufiqulloh Dahlan, Moh. Nurhadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544154416410.37081/jipdas.v5i4.3404PENGARUH MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN FLASHCARD TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4164
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika khususnya materi pecahan. Proses mengajar guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa, kurangnya antusiasme, serta kesulitan dalam memahami konsep-konsep yang diajarkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model <em>Team Games Tournament</em> (TGT) berbantuan <em>flashcard</em> terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa. Metode yang digunakan adalah <em>True Exsperimental Design </em>dengan bentuk <em>Randomized Pretest-Posttest Control Group Design</em>. Subjek penelitian ini adalah 60 siswa kelas IV SDN 1 Bakung Kidul yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu, kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan model TGT berbantuan <em>flashcard</em> dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian terdiri dari angket untuk mengukur minat belajar matematika siswa dan tes untuk mengukur hasil belajar matematika siswa. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat, uji-t, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek minat belajar, N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,29 (kategori rendah) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,15 (kategori rendah). Sedangkan hasil belajar, uji N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,53 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 0,40 (kategori sedang). Uji-t memperkuat temuan tersebut dengan menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol, yaitu sig.(2-tailed) sebesar 0,001 untuk minat belajar dan sig.(2-tailed) sebesar 0,047 untuk hasil belajar, keduanya berada pada taraf signifikansi α < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT berbantuan flashcard terbukti berpengaruh terhadap peningkatan minat dan hasil belajar matematika siswa kelas IV, sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif strategi pembelajaran inovatif yang relavan untuk diterapkan di sekolah dasar.</p>Wiwi SafitriKiki FatkhiyaniRirin Andriani Kumala Dewi
Hak Cipta (c) 2025 Wiwi Safitri, Kiki Fatkhiyani, Ririn Andriani Kumala Dewi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544165417910.37081/jipdas.v5i4.4164PENGARUH STRATEGI ACTIVE LEARNING TIPE EVERYONE IS A TEACHER HER (ETH) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SD NEGERI 106163 BANDAR KLIPPA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4110
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Negeri 106163 Bandar Klippa, di mana sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Salah satu faktor penyebabnya adalah pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang memberikan ruang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif. Strategi <em>Active Learning</em> tipe <em>Everyone is a Teacher Here</em> (ETH) dipandang relevan karena mendorong keterlibatan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi <em>Everyone is a Teacher Here</em> (ETH) terhadap hasil belajar IPAS siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (<em>quasi-experiment</em>) dan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Sampel penelitian terdiri atas 42 siswa kelas V, dengan kelas VB (20 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan kelas VC (22 siswa) sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes esai berjumlah 10 soal yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test pada kelas eksperimen (82,15) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (58,45). Uji hipotesis dengan <em>Independent Sample T-test</em> menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi <em>Active Learning</em> tipe Everyone is a Teacher Here (ETH) berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Negeri 106163 Bandar Klippa</p>Nur Ahsana TafsiraHusna Parluhutan TambunanLaurensia Masri Perangin anginKhairul UsmanSri Mustika Aulia
Hak Cipta (c) 2025 Nur Ahsana Tafsira, Husna Parluhutan Tambunan, Laurensia Masri Perangin angin, Khairul Usman, Sri Mustika Aulia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544180419010.37081/jipdas.v5i4.4110DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4171
<p>Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan akademik mahasiswa. Salah satu aspek yang berperan dalam membentuk motivasi belajar adalah dukungan sosial dari teman sebaya, yang dapat memberikan rasa diterima, semangat, serta dorongan positif dalam proses perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan motivasi belajar pada mahasiswa. Subjek penelitian berjumlah 120 mahasiswa aktif program sarjana (S1) berusia 18–22 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Skala Motivasi Belajar. Analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (rxy) = 0,511 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dan motivasi belajar pada mahasiswa. Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima dari teman sebaya, semakin tinggi pula motivasi belajar mahasiswa. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,261 menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 26,1% terhadap motivasi belajar, sedangkan 73,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya lingkungan sosial sebaya dalam meningkatkan semangat dan keterlibatan belajar mahasiswa di perguruan tinggi.</p>Taufiq Nur WicaksonoNarastri Insan Utami
Hak Cipta (c) 2025 Taufiq Nur Wicaksono, Narastri Insan Utami
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544191419610.37081/jipdas.v5i4.4171PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK PADA PELAJARAN IPAS KELAS III SDN 101843 BANDAR BARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4247
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan media pembelajaran <em>Pop-up book</em>, keefektifan media pembelajaran <em>Pop-up book </em>, dan kepraktisan media pembelajaran <em>Pop-up book</em>. Jenis Penelitian ini menggunakan <em>Research and Development</em> (R&D),subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik SDN 101843 Bandar Baru kelas III dengan total keseluruhan siswa berjumlah 20 siswa 1 orang guru kelas. Metode penelitian ini adalah pengembangan media yang mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan 5 langkah prosedur pengembangan yaitu <em>Analyze</em> (analisis), <em>Design</em> (Desain), <em>Development</em> (Pengembangan), <em>Implementation</em> (Implementasi), dan <em>Evaluation</em> (Evaluasi). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa uji kelayakan dari media pembelajaran mendapatkan persentase oleh ahli materi 98,1% dengan kategori “ Sangat Valid” dan persentase oleh ahli media 98,6% dengan kategori “ Sangat Valid”. Media pembelajaran <em>Pop-up book</em> sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Uji kepraktisan diperoleh dari penilaian oleh praktisi pendidikan dengan mendapatkan 98,1% dengan kategori “Sangat Praktis”. Berdasarkan uji keefektifan yang diperoleh sebelum menggunakan media pembelajaran <em>Pop-up book </em>mendapatkan nilai rata-rata 41,9% dengan kategori “tidak efektif” dan setelah menggunakan media pembelajaran <em>Pop-up book</em> nilai rata-rata yang diperoleh siswa meningkat menjadi 86,3% kategori “cukup efektif” dan nilai yang diperoleh siswa diatas KKM antara 70-90 setelah menggunakan media pembelajaran <em>Pop-up book</em></p>Rindy Ayu AngeliaYusra Nasution
Hak Cipta (c) 2025 Rindy Ayu Angelia, Yusra Nasution
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544197420410.37081/jipdas.v5i4.4247PENGARUH KESEJAHTERAAN TERHADAP MOTIVASI MENGAJAR GURU MENGAJI DI KECAMATAN WALENRANG TIMUR KABUPATEN LUWU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4236
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan guru mengaji, motivasi mengajar guru mengaji, dan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara kesejahteraan terhadap motivasi mengajar guru mengaji di Kecamatan Walenrang Timur Kabupaten Luwu, dengan cara membagikan angket kepada guru mengaji. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain ex-post facto. Adapun jumlah populasi dan sampel adalah seluruh guru mengaji di Kecamatan Walenrang Timur Kabupaten Luwu yang berjumlah 47 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 47 guru mengaji. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan teknik analisis statistik yang digunakan untuk mengolah data hasil penelitian adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, dengan menggunakan bantuan Microsoft Office Excel dan <em>Statistical Package For Social Science</em> (SPSS) vers 25. Hasil Penelitian menunjukan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan guru mengaji di Kecamatan Walenrang Timur Kabupaten Luwu beragam berdasarkan tiga indikator utama yaitu kesejahteraan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kesejahteraan psikologis. Hal ini dapat dilihat pada rata-rata persentase nilai keseluruhan dari indikator kesejahteraan yang memperoleh nilai persentase sebesar 81%, dapat dikatakan bahwa secara keseluruhan tingkat kesejahteraan responden berada pada kategori tinggi. Motivasi mengajar guru mengaji di Kecamatan Walenrang Timur Kabupaten Luwu mengalami peningkatan yang signifikan dengan adanya kesejahteraan yang diberikan. Hal ini terlihat pada rata-rata persentase nilai keseluruhan dari indikator motivasi mengajar guru mengaji di Kecamatan Walenrang Timur Kabupaten Luwu yang memperoleh nilai sebesar 93%, maka dapat dikatakan motivasi mengajar guru mengaji di Kecamatan Walenrang Timur sangat tinggi yang ditunjukkan oleh guru mengaji yang memiliki komitmen kuat karena dorongan dari dalam diri serta dukungan dari luar, seperti penghargaan dan insentif. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kesejahteraan terhadap motivasi mengajar guru mengaji di Kecamatan Walenrang Timur Kabupaten Luwu, dalam hal ini pengaruh yang diberikan variabel kesejahteraan terhadap motivasi mengajar guru mengaji sebesar 32,1%.</p> <p> </p>Mustagfirah SiddiqSitti Zuhaerah ThalhahAlimuddin
Hak Cipta (c) 2025 Mustagfirah Siddiq, Sitti Zuhaerah Thalhah, Alimuddin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544205421310.37081/jipdas.v5i4.4236ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL VISUAL SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI INSTRUMEN PRE-TEST DAN POST-TEST PADA MATERI BANGUN RUANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4237
<p>Kemampuan spasial visual siswa sekolah dasar masih rendah, khususnya dalam memahami representasi geometri tiga dimensi secara mental. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan spasial visual siswa melalui tes berbasis visual tiga dimensi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei, melibatkan siswa kelas V di salah satu sekolah dasar swasta di Kabupaten Bandung pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen berupa soal pilihan ganda dan uraian disusun berdasarkan enam indikator spasial visual dan diberikan dalam satu kali pertemuan tanpa intervensi pembelajaran tambahan. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori rendah, dengan skor tertinggi pada indikator rotasi atau pencerminan bentuk (mean = 3.000) dan terendah pada indikator potongan atau lipatan bentuk (mean = 0.3636). Korelasi signifikan ditemukan antara kemampuan mengenali bentuk geometri dengan kemampuan perspektif visual (r = 0.759, p < 0.01). Simpulan penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran spasial berbasis visual dan kontekstual untuk meningkatkan representasi mental geometri siswa.</p>Siti Silmi AzzahraWahyudinMariana Jeujanan
Hak Cipta (c) 2025 Siti Silmi Azzahra, Wahyudin, Mariana Jeujanan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544114422210.37081/jipdas.v5i4.4237ANALISIS METODE PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA SISWA KELAS VI SDN CIPONDOH 6 KOTA TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4231
<p>Analisis Metode Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Siswa Kelas VI SDN Cipondoh 6 Kota Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas VI SDN Cipondoh 6 Kota Tangerang dan mengetahui perbedaan respons dan keterlibatan siswa dengan berbagai latar belakang kemampuan dan minat terhadap metode pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu guru dan peserta didik kelas VI SDN Cipondoh 6 Kota Tangerang. Penelitian ini meliputi penerapan metode pembelajaran dan juga respons siswa terhadap pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penyimpulan data. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode ini telah dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan perbedaan karakteristik peserta didik, baik dari kemampuan akademik, gaya belajar, maupun minat individu. Penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan belajar-mengajar dan respons peserta didik menjadi lebih aktif, termotivasi, dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap materi pembelajaran.</p>Indriyani IndriyaniSaktian Dwi HartantriRomi Ramdon Ginanjar
Hak Cipta (c) 2025 Indriyani, Saktian Dwi Hartantri, Romi Ramdon Ginanjar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544223422910.37081/jipdas.v5i4.4231PENGGUNAAN MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYUSUN KATA DI KELAS I SD GMIT BONIPOI 3456 KOTA KUPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3331
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas I SD GMIT Bonipoi 3456 dalam menyusun kata menjadi kalimat sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media <em>Wordwall</em> sebagai alat bantu pembelajaran interaktif. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata nilai tes siswa sebesar 60,16 dengan ketuntasan 34%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 91,16 dengan ketuntasan 100%. Aktivitas guru dan siswa juga menunjukkan perkembangan yang positif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa media <em>Wordwall </em>efektif digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi menyusun kata, karena mampu meningkatkan partisipasi siswa dan pencapaian hasil belajar secara keseluruhan.</p>Rigga KattaMarkus SampeMaxsel Koro
Hak Cipta (c) 2025 Rigga Katta, Markus Sampe, Maxsel Koro
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544230423710.37081/jipdas.v5i4.3331PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS III SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3442
<p>Pendidikan merupakan landasan yang sangat penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter. Dalam pembelajaran matematika, banyak peserta didik terutama pada jenjang sekolah dasar yang masih menghadapi kesulitan dalam memahami konsep yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan model Problem Based Learning berbantuan aplikasi Wordwall, dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik serta menganalisis seberapa efektif penerapannya dalam proses pembelajaran kelas III di SDN 041 Gambir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan menggunakan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian terdiri dari 60 peserta didik kelas III yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan model Problem Based Learning dengan bantuan Wordwall dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai instrumen, meliputi tes pretest dan posttest, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t dan perhitungan N-Gain serta effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika pada kelompok eksperimen, dengan rata-rata skor pretest mencapai 45,00 dan posttest dengan rata-rata skor 79,50. Sedangkan kelompok kontrol memperoleh skor rata-rata pretest 36,50 dan posttest dengan rata-rata skor mencapai 67,50. Hsil uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen juga didukung oleh nilai N-Gain sebesar 0,64 dengan kategori sedang dan effect size sebesar 1,00 dengan kategori besar. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning yang didukung aplikasi Wordwall efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas III. </p> <p> </p> <p>Kata Kunci: Problem Based Learning, Wordwall, Hasil Belajar.</p>Dhea HendrayaniRamlanSiti Maryam Rohimah
Hak Cipta (c) 2025 Dhea Hendrayani, Ramlan, Siti Maryam Rohimah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544238424310.37081/jipdas.v5i4.3442EKSPERIMEN MOBIL BERTENAGA BALON SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MEMAHAMI KONSEP ENERGI DI SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3259
<p>Penelitian ini mengkaji penerapan materi Transformasi Energi dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar dalam kehidupan sehari-hari. Melalui eksperimen sederhana siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep dasar energi dan perubahan bentuknya. Metodologi penelitian ini melibatkan analisis kualitatif terhadap penerapan materi Transformasi Energi dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar dan observasi kegiatan eksperimen di kelas. Penelitian ini juga mengumpulkan data dari pengalaman siswa dalam memahami konsep-konsep energi melalui percakapan praktikum dan pengamatan langsung terhadap perubahan bentuk energi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan praktikum yang interaktif dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pemahaman mereka terhadap materi. Namun, tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan alat peraga dan waktu yang terbatas untuk eksperimen. Dengan pendekatan yang tepat, materi ini dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan ilmiah serta menghubungkannya dengan realitas sehari-hari, yang penting untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan sains di masa depan.</p>Tiffany Valeria Br TariganYola AmandaNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Tiffany Valeria Br Tarigan, Yola Amanda, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544244424910.37081/jipdas.v5i4.3259PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3223
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Think Talk Write</em> (TTW) terhadap hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>pre-experimental one group pretest-posttest</em>. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa di SD Babussalam Pekanbaru pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model TTW. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 62,00 (pretest) menjadi 71,50 (posttest) dengan standar deviasi yang sedikit meningkat dari 6,156 menjadi 6,509. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, penerapan model TTW berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Temuan ini mendukung penggunaan model TTW sebagai strategi pembelajaran yang efektif, interaktif, dan relevan dalam mewujudkan pembelajaran aktif sesuai semangat Kurikulum Merdeka.</p>Marwan MarwanRisnawatiM. Fikri HamdaniAramudin Aramudin
Hak Cipta (c) 2025 Marwan, Risnawati, M. Fikri Hamdani, Aramudin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544250425510.37081/jipdas.v5i4.3223IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MELALUI MEDIA MINIATUR GUNUNG MELETUS DALAM MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SDN 147 PEKANBARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3352
<p>Abstrak<br />Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang diintegrasikan dengan pemanfaatan media miniatur gunung berapi dalam upaya meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman konseptual siswa kelas IV SD pada materi letusan gunung berapi di SDN 147 Pekanbaru. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dipilih sebagai metodologi penelitian untuk mengkaji fenomena secara mendalam dalam konteks alami. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif untuk mengamati interaksi dan keaktifan siswa, tes diagnostik dan formatif untuk mengukur pemahaman konsep, serta dokumentasi visual (foto dan video) sebagai bukti pendukung. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL yang didukung oleh media miniatur gunung berapi berjalan sangat efektif. Hal ini terlihat dari peningkatan signifikan pada tingkat partisipasi siswa dalam setiap tahapan pembelajaran, serta adanya peningkatan yang substansial pada pemahaman konseptual mereka terhadap materi letusan gunung berapi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah yang dikombinasikan dengan media miniatur gunung berapi tidak hanya memberikan pengaruh positif terhadap keterlibatan siswa, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kualitas pemahaman mereka terhadap materi IPAS yang kompleks.</p> <p> </p>Utari OktadikaAdelia JunitaNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Utari Oktadika, Adelia Junita, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544256426110.37081/jipdas.v5i4.3352PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI MELALUI PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3302
<p>Masalah sampah rumah tangga, khususnya limbah minyak jelantah, menjadi isu penting yang berdampak pada pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains dan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar melalui pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dengan pendekatan Project Based Learning (PjBL). Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 24 siswa kelas V SD. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui tahapan pembelajaran berbasis proyek, mulai dari pengamatan, diskusi, praktik pembuatan lilin, hingga presentasi hasil. Data dikumpulkan melalui observasi, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,5% siswa mencapai ketuntasan belajar dengan nilai di atas 75, yang tergolong dalam kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dalam pengolahan limbah minyak jelantah dapat meningkatkan pemahaman kognitif siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek efektif diterapkan untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan dan meningkatkan literasi sains secara menyeluruh.</p>Urfa ErnaliaFifi Alayda ZahraRifqa Gusmida Syahrun BarakahNeni Hermita
Hak Cipta (c) 2025 Urfa Ernalia, Fifi Alayda Zahra, Rifqa Gusmida Syahrun Barakah, Neni Hermita
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544262426710.37081/jipdas.v5i4.3302PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3672
<p>Latar belakang penelitian ini adalah bahwa kapasitas kognitif peserta didik belum memadai untuk memahami materi pelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dipilih masih kurang efektif dalam meningkatkan pemahaman ideal terhadap materi pelajaran. Karena materi IPAS memerlukan pemahaman mendalam dan hafalan, diperlukan model pembelajaran yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS materi gaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan <em>quasi-eksperimental</em>. Sampel penelitian terdiri dari 27 peserta didik, dengan 9 peserta didik dari kelompok kontrol dan 18 peserta didik dari kelompok eksperimen. Alat evaluasi penelitian ini adalah hasil belajar kognitif. Nilai signifikansi p < 0,001 yang ditunjukkan oleh hasil uji t berada di bawah ambang batas signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran CTL secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.</p> <p> </p>Jessinda Audria PertiwiRohmatus Syafi’ahEka Yuliana Sari
Hak Cipta (c) 2025 Jessinda Audria Pertiwi, Rohmatus Syafi’ah, Eka Yuliana Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544268427710.37081/jipdas.v5i4.3672ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS V SDN 1 BANDUNG PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3764
<p>Berpikir merupakan proses yang berkembang seiring dengan pertumbuhan kognitif anak. Anak-anak memiliki cara berpikir yang berbeda tergantung pada tahapan perkembangan kognitif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 1 Bandung yang berjumlah 19 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil kemampuan berpikir kritis peserta didik dikelompokkan menjadi 3 tingkat yaitu: tingkat kemampuan berpikir kritis tinggi, sedang, dan rendah. Berdasarkan hasil tes menunjukkan 5,26% peserta didik pada kategori tingkat berpikir kritis tinggi, 5,26% peserta didik pada kategori tingkat berpikir kritis sedang, dan 94,737% peserta didik pada kategori rendah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas V di SDN 1 Bandung masih mengalamami kesulitan dalam menyelesaikan soal tes kemampuan berpikir kritis. Hal ini ditunjukkan dari hasil tes dan wawancara dimana peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal yang diberikan.</p> <p> </p>Chrysti FebrianiAlik Mustafidal Laili
Hak Cipta (c) 2025 Chrysti Febriani, Alik Mustafidal Laili
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544278428510.37081/jipdas.v5i4.3764PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS CANVA BERBANTUAN WORDWALL PADA MATERI JENIS JENIS GAYA KELAS IV SDN 3 REJOAGUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3761
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran interaktif berbasis Canva berbantuan Wordwall pada materi jenis-jenis gaya kelas IV dan mengetahui kevalidan serta kepraktisan media pembelajaran berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, angket respon guru dan angket respon peserta didik sejumlah 19. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah Model ADDIE <em>(Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). </em>Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kevalidan media pembelajaran interaktif berbasis Canva berbantuan Wordwall pada materi jenis-jenis gaya kelas IV SDN 3 Rejoagung Kabupaten Tulungagung berdasarkan penelitian validator ahli media adalah sebesar 90% dan ahli materi sebesar 94% dengan kriteria “sangat valid”. Penilaian angket respon guru mendapat nilai 93% dengan kriteria “sangat baik” dan dari angket respon peserta didik uji coba lapangan dengan jumlah peserta didik sebanyak 19 mendapatkan nilai 92% dengan kriteria “sangat baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Canva berbantuan Wordwall dapat digunakan sebagai media pembelajaran peserta didik kelas IV.</p>Ervia Nur FitrianiAditya Pringga Satria
Hak Cipta (c) 2025 Ervia Nur Fitriani, Aditya Pringga Satria
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544286429510.37081/jipdas.v5i4.3761PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK CEREBRAL PALSY DI SKH SOFIANA ARRAUF
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3262
<p>Anak <em>cerebral palsy</em> adalah anak yang mengalami masalah fisik dan motorik yang disebabkan oleh kerusakan di dalam otak. Salah satu akibat yang umum terjadi pada anak dengan kondisi <em>cerebral palsy</em> yaitu kesulitan dalam melakukan kegiatan motorik, baik kasar maupun halus. Dalam kegiatan keseharian, kemampuan motorik halus menjadi elemen dasar yang perlu dikuasai oleh anak, tidak terkecuali pada anak <em>cerebral palsy</em>. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus anak <em>cerebral palsy</em> hemiplegia menggunakan permainan tradisional congklak. Dalam penelitian ini, bermain congklak dengan pendekatan <em>game based learning</em> merupakan perlakuan yang diberikan. Penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif metode eksperimen dengan pendekatan <em>single subject research</em> (SSR) dan menggunakan desain reversal A-B-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes perlakuan melalui instrumen yang telah di uji validitas isi berupa <em>expert judgement</em> dan uji reliabilitas konsistensi internal dengan teknik <em>alpha cronbach</em>. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik statistik deskriptif dengan hasil perolehan berbentuk grafik. Subjek yang diteliti adalah seorang anak <em>cerebral palsy</em> tipe hemiplegia kelas 4 (fase B) SDKh berinisial AR. Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan permainan congklak mampu meningkatkan kemampuan motorik halus <em>cerebral palsy</em> hemiplegia di SKh Sofiana Arrauf, ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata data pada keempat <em>target behavior</em> (menggerakkan jari, menjumput, memegang dan memindahkan benda) setelah diberikannya intervensi/perlakuan. Dengan demikian, kesimpulan pada penelitian ini adalah permainan tradisional congklak mampu meningkatkan keterampilan motorik halus <em>cerebral palsy</em> tipe hemiplegia kelas 4 SDKh di SKh Sofiana Arrauf.</p>Reshanandra PutriSistriadini Alamsyah SidikYuni Tanjung Utami
Hak Cipta (c) 2025 Reshanandra Putri, Sistriadini Alamsyah Sidik, Yuni Tanjung Utami
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544296430610.37081/jipdas.v5i4.3262MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE CIRC PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS III D DI UPTD SD INPRES LILIBA KOTA KUPANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3511
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III D di UPTD SD Inpres Liliba Kota Kupang. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan secara menyeluruh, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas III D. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. </p> <p>Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca pemahaman siswa setelah diterapkannya model CIRC. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 69 pada siklus I menjadi 93 pada siklus II. Selain itu, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga meningkat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran tipe CIRC efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini adalah model CIRC dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang mendorong keterlibatan aktif siswa dan pemahaman bacaan yang lebih baik.</p> <p> </p>Melania Minartin Go’o TonggoMarkus SampeRista Apriliya Devi
Hak Cipta (c) 2025 Melania Minartin Go’o Tonggo, Markus Sampe, Rista Apriliya Devi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544307431410.37081/jipdas.v5i4.3511PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN RODA PUTAR BERBASIS QR-CODE MATERI SUDUT BANGUN DATAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 3 SDN 2 BENDUNGAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3785
<p>Pembelajaran matematika di sekolah dasar perlu dirancang agar menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Namun, penggunaan metode konvensional seperti papan tulis dan buku teks yang masih dominan, sering kali membuat proses pembelajaran kurang interaktif dan membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran roda putar berbasis QR-Code pada materi sudut bangun datar untuk siswa kelas III sekolah dasar. Media ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif, sehingga peserta didik dapat belajar secara aktif dan menyenangkan. Roda putar membantu siswa dalam pembelajaran berbasis aktivitas, sementara QR-Code memberikan akses ke konten digital tambahan yang memperkaya pemahaman mereka terhadap materi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh skor kelayakan dari ahli media sebesar 88%, ahli materi 94,66%, guru 91%, dan peserta didik 92,75%. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran roda putar berbasis QR-Code termasuk dalam kategori sangat layak dan valid untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa media ini dapat meningkatkan minat belajar, keterlibatan, dan antusiasme peserta didik dalam mengikuti pembelajaran matematika.</p>Habib NashrudinRahmad Setyo Jadmiko
Hak Cipta (c) 2025 Habib Nashrudin, Rahmad Setyo Jadmiko
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544315432610.37081/jipdas.v5i4.3785PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD NEGERI SEMAMBUNG II
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3616
<p>Penelitia Siswa kelas IV SD sering merasa jenuh saat mempelajari mata pelajaran IPAS dikarenakan guru masih menggunakan media yang kurang menarik, sehingga prestasi belajar siswa menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Flash Card terhadap hasil belajar IPAS pada topik Kini Aku Menjadi Lebih Tertib mengenai Materi Aturan Tertulis dan Aturan Tidak Tertulis di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode PreEksperimen yang menggunakan Desain One Group Pre-Test Post-Test. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dengan sampel jenuh yang terdiri dari 30 siswa di kelas IV. Disebut sampel jenuh karena semua populasi digunakana sebagai sampel. Penggunaan media Flash Card sebelum perlakuan diberikan nilai rata-rata pre-test siswa adalah 56 dan meningkat setelah perlakuan media flash card, dengan nilai rata-rata post-test menjadi 86. Hasil uji normalitas Shapiro-wilk menunjukkan bahwa nilai signifikansi (sig.) untuk data pre-test adalah 0,103 dan untuk post-test adalah 0,059. Penggunaan media flash card berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS pada topik kini aku menjadi lebih teratur sebagai siswa kelas IV SD.</p> <p> </p>Selma Tijany FadlillahDewi Widiana RahayuMuhammad Thamrin HidayatAsmaul Lutfauziah
Hak Cipta (c) 2025 Selma Tijany Fadlillah, Dewi Widiana Rahayu, Muhammad Thamrin Hidayat, Asmaul Lutfauziah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544327433710.37081/jipdas.v5i4.3616PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN MONOPOLI BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3444
<p>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa permainan monopoli berbasis etnomatematika pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Tujuan dalam penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media monopoli berbasis etnomatematika yang valid digunakan sebagai media pembelajaran Matematika untuk siswa sekolah dasar kelas V pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan <em>(development research)</em> dengan mengguanak model ADDIE (analisis, desain, pengembangan, impelementasi, evaluasi). Hasil penelitian ini diperoleh dari hasil validasi kelayakan produk dari validator ahli media dan ahli materi yang menyatakan bahwa produk media permainan monopoli berbasis etnomatematika sebagai media pembelajaran Matematika untuk siswa sekolah dasar yang dikembangkan oleh peneliti sangat layak digunakan dengan perolehan persentase rata-rata validator ahli media sebesar 83,33% dan validator materi sebesar 89,06% dengan kategori sangat layak. Untuk uji respon guru memperoleh persentase rata-rata sebesar 94,44% dengan kategori sangat praktis.Untuk uji coba <em>One to One</em> dilakukan kepada 3 orang siswa yang dipilih secara acak yang memperoleh rata-rata persentase skor sebesar 97,08% dengan kategori saangat praktis. Untuk uji coba kelompok kecil dilakukan dengan memberikan angker respon siswa kepada 9 orang siswa kelas V A yang mendapatkan rata-rata persentase skor sebesar 89,58% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan pada uji coba kelompok besar dilakukan kepada seluruh siswa kelas V A dan mendapatkan rata-rata persentase skor sebesar 88,78% dengan kategori sangat praktis.</p>Firdaus ArdiansyahMuhammad FendrikZariul Antosa
Hak Cipta (c) 2025 Firdaus Ardiansyah, Muhammad Fendrik, Zariul Antosa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544338435210.37081/jipdas.v5i4.3444PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN POWTOON PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA DAN SIFATNYA PADA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 106170 AJIBAHO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3745
<p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui validitas media pembelajaran, mengetahui kepraktisan media pembelajaran dan mengetahui efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan pada materi perubahan wujud benda. Adapun jenis penelitian merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu <em>Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation</em>. Hasil validasi oleh ahli materi terhadap media pembelajaran berbantuan powtoon diperoleh skor dengan persentase 73% dengan kriteria “Layak”. Hasil validasi oleh ahli media diperoleh skor dengan persentase 88,33% dengan kriteria “Sangat Layak”. Hasil penilaian media oleh guru diperoleh skor dengan persentase 91,6% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil implementasi ditemukan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik, dimana rata-rata hasil belajar pada pre test yaitu 52,19 sedangkan rata-rata pada post test yaitu 80. Pembelajaran dengan menggunakan media berbantuan powtoon di kelas VI pada materi perubahan wujud benda ini efektif digunakan. Hal ini terbukti dari rata-rata skor N-Gain persen sebesar 57,91 dengan kategori “Cukup Efektif”.</p>Nur Fadilla HayatiLala Jelita AnandaNurmayaniImelda Free Unita ManurungSuyit Ratno
Hak Cipta (c) 2025 Nur Fadilla Hayati, Lala Jelita Ananda, Nurmayani, Imelda Free Unita Manurung, Suyit Ratno
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544353437510.37081/jipdas.v5i4.3745ANALISIS KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA DI SDN 164 SWAKARYA PEKANBARU MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3293
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan kolaboratif siswa kelas V di SDN 164 Swakarya Pekanbaru melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dalam topik ekosistem. Latar belakang penelitian ini muncul dari pentingnya pengembangan keterampilan abad ke-21, terutama kemampuan kolaborasi, yang masih belum banyak diterapkan secara optimal di tingkat sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, dokumentasi hasil proyek siswa, serta catatan aktivitas di lapangan. Hasil studi mengindikasikan bahwa implementasi model PjBL secara nyata meningkatkan kemampuan siswa dalam bekerja sama, membagi peran dan tanggung jawab, berpikir secara kritis, berkomunikasi dengan baik, serta menyelesaikan tugas kelompok secara efisien. Faktor-faktor internal seperti rasa tanggung jawab dan empati, serta faktor eksternal seperti dukungan dari guru dan suasana belajar yang mendukung, sangat berpengaruh terhadap keberhasilan kolaborasi siswa. Oleh karena itu, PjBL terbukti menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan kolaborasi siswa sekolah dasar.</p>Fristi Maryati Br. SitorusAzzahra Rizqita ApriliaNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Fristi Maryati Br. Sitorus, Azzahra Rizqita Aprilia, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544376438210.37081/jipdas.v5i4.3293PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI PEMBELAJARAN DUOLINGO BERBASIS AI TERHADAP HASIL BELAJAR VOCABULARY BAHASA INGGRIS SISWA KELAS III SDN 023905 BINJAI UTARA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3329
<p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi pembelajaran Duolingo berbasisis AI terhadap hasil belajar Vocabulary Bahasa Inggris siswa kelas III SDN 023905 Binjai Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilaksanakan menggunakan metode penelitian pra-eksperimen dan dengan one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 023905 Binjai Utara dengan jumlah 25 siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dengan menggunakan uji normalitas, dan uji homogenitas. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi pretest sebesar 0,060 > 0,05 dan posttest sebesar 0,141 > 0,05. Uji homogenitas juga menunjukkan bahwa data bersifat homogen dengan nilai signifikansi sebesar 0,153 > 0,05. Analisis data menggunakan uji t (dependent sample test) menghasilkan thitung sebesar 12,901 > ttabel 2,580. Selain itu, nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 memperkuat bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi pembelajaran Duolingo berbasis AI terhadap hasil belajar Vocabulary Bahasa Inggris siswa kelas III SDN 023905 Binjai Utara berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa</p>Putri Asmarani Dewi
Hak Cipta (c) 2025 Putri Asmarani Dewi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544383439010.37081/jipdas.v5i4.3329PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, DAN EXTENDING (CORE) PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS 5 DI MI AL-MUHDHARIYAH NO.07 TOKKE KABUPATEN LUWU UTARA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3590
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk siswa kelas V di MI Al-Muhdhariyah No.07 Tokke, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang sebagian besar belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Modul dikembangkan berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan divalidasi oleh ahli materi, media, serta bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul berada pada kategori “layak digunakan dengan revisi ringan”. Implementasi modul menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dari rata-rata 61,49 sebelum penggunaan modul menjadi 81,24 setelah penerapan. Seluruh siswa berhasil mencapai KKM (100%), dan respon guru serta siswa menunjukkan tingkat kepraktisan yang sangat tinggi. Dengan demikian, modul ajar berbasis model CORE terbukti efektif dan praktis dalam meningkatkan hasil belajar IPAS serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.</p> <p> </p>Ega PrasiskaTenrijayaLilis Suryani
Hak Cipta (c) 2025 Ega Prasiska, Tenrijaya, Lilis Suryani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544391439910.37081/jipdas.v5i4.3590ANALISIS FAKTOR KESULITAN SISWA KELAS 3 SD 17 PALEMBANG DALAM KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3282
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan membaca dan menulis siswa kelas tiga SD Negeri 17 Palembang serta dampak dari faktor-faktor tersebut terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan observasi awal, disimpulkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan tingkat kesulitan yang tinggi dalam memahami huruf, memahami makna bacaan, dan membaca lancar. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, observasi guru, dan dokumentasi hasil belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kurangnya kemampuan membaca, gangguan perkembangan (seperti kebutuhan khusus anak), dan keterbatasan kosakata menjadi penyebab utama kesulitan membaca. Sebaliknya, faktor eksternal meliputi lingkungan rumah yang tidak terlalu kondusif untuk belajar, metode pengajaran yang tidak terlalu fleksibel, dan rendahnya akses terhadap bahan bacaan.</p> <p> </p>Putri WidyastutiAmelia RamadhantiNurhasannahYuli FitrianiMurjainah
Hak Cipta (c) 2025 Putri Widyastuti, Amelia Ramadhanti, Nurhasannah, Yuli Fitriani, Murjainah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544400440610.37081/jipdas.v5i4.3282PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPA TENTANG ORGAN PERNAPASAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN DANAU INA OESAPA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3460
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA tentang “organ pernapasan manusia” melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning di kelas V SDN Danau Ina Oesapa. Jeni penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Danau Ina Oesapa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Tes dan 3) Dokumentasi. Berdarakan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dapat dilihat dai perolehan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 36% siswa yang tuntas, pada siklus II yaitu: 84% siswa yang tuntas. Hal ini membuktikan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II.</p> <p> </p>Maxsel KoroJelianti HagaNetty E. A Nawa
Hak Cipta (c) 2025 Maxsel Koro, Jelianti Haga, Netty E. A Nawa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544407441410.37081/jipdas.v5i4.3460PERAN GURU DALAM MEMBENTUK SIKAP DISIPLIN SISWA (STUDI KASUS DI KELAS VA UPTD SDN DEMANGAN 1 BANGKALAN)
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3448
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam membentuk sikap disiplin siswa di kelas VA UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini dipilih dengan menggunakan <em>purposive sampling </em>serta menggunakan teknik Miles and Huberman dalam proses analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam membentuk sikap disiplin siswa kelas VA di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan adalah, 1) guru berperan sebagai pendidik dengan mengingatkan siswa untuk patuh terhadap aturan, 2) guru sebagai motivator meliputi pemberian apresiasi kepada siswa agar selalu taat terhadap aturan, 3) guru sebagai pembimbing yang berperan memberikan arahan kepada siswa, 4) guru sebagai model dan teladan yang berperan menanamkan nilai kedisiplinan kepada siswa melalui keteladanan. </p>Yulia Ambar WatiNilamsari Damayanti Fajrin
Hak Cipta (c) 2025 Yulia Ambar Wati, Nilamsari Damayanti Fajrin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544415442110.37081/jipdas.v5i4.3448KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TSTS DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP MATERI INDOKABU DI SDN KEPUTRAN I SURABAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3577
<p>Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 4 terhadap materi "Indonesiaku Kaya Budaya" di SDN Keputran I Surabaya. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penerapan model TSTS dan tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran. Metode penelian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, sampel terdiri dari 36 siswa kelas 4-B yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai pemahaman siswa, dari rata-rata pretest 55,14 (kategori rendah) menjadi 87,89 (kategori sangat baik) pada posttest. Analisis N-Gain menghasilkan skor rata-rata 0,74 yang tergolong kategori baik. Simpulan menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam nilai pemahaman siswa, dari rata-rata pretest 55,14 (kategori rendah) menjadi 87,89 (kategori sangat baik) pada posttest. Analisis N-Gain menghasilkan skor rata-rata 0,74 yang tergolong kategori baik.</p> <p> </p>Chanesya Farah KaharaniAgus WahyudiRudi Umar SusantoSunanto
Hak Cipta (c) 2025 Chanesya Farah Kaharani, Agus Wahyudi, Rudi Umar Susanto, Sunanto
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544422443210.37081/jipdas.v5i4.3577ANALISIS PEMAHAMAN SISWA TERHADAP MATERI SUMBER ENERGI DISEKITARNYA MELALUI EKSPERIMEN KINCIR ANGIN DAN PARASUT PADA SISWA KELAS 3 SDN 105 PEKANBARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3304
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman siswa kelas 3 SDN 105 Pekanbaru terhadap materi sumber energi disekitarnya melalui kegiatan pembelajaran berbasis eksperimen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 19 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari observasi dan tes yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Kegiatan eksperimen dilakukan melalui pembuatan kincir angin dan parasut untuk mengenalkan konsep energi angin secara konkret dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 26,3% siswa berada dalam kategori sangat tinggi, 15,8% tinggi, 31,6% cukup, 10,5% rendah, dan 15,8% sangat rendah. Nilai rata-rata pemahaman siswa adalah 66,8 dengan standar deviasi 24,7. Pembelajaran berbasis eksperimen cukup efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat keterampilan proses sains, serta memudahkan pemahaman konsep melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar</p>Mutiara PutriZarra Hanura Jesi Alexander AlimMitha Dwi Anggriani
Hak Cipta (c) 2025 Mutiara Putri, Zarra Hanura , Jesi Alexander Alim, Mitha Dwi Anggriani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544433444110.37081/jipdas.v5i4.3304IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MELALUI EKSPERIMEN GERAK ROTASI DAN REVOLUSI BUMI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SD NEGERI 192 PEKANBARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3424
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) melalui eksperimen rotasi dan revolusi Bumi terhadap hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 192 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan 30 siswa. Pembelajaran mengikuti tahapan PBL: identifikasi masalah, eksperimen, diskusi, dan pemaparan hasil. Hasil menunjukkan skor pemahaman konsep rotasi Bumi sebesar 90 dan revolusi Bumi 85, dengan ketepatan jawaban 90, partisipasi diskusi 80, dan kerapian penulisan 70. Secara keseluruhan, hasil belajar tergolong “baik”. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL berbasis eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran IPA.</p> <p> </p>Fina Violina HermanLaras RamadhaniNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Fina Violina Herman, Laras Ramadhani, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544442444710.37081/jipdas.v5i4.3424ANALISIS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SD SWASTA KARYA BAKTI HELVETIA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3553
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dan menganalisis strategi kepala sekolah mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru. Analisis data yang dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terdiri dari empat temuan. Pertama, dalam hal kepemimpinan, kepala sekolah menunjukkan kemampuan dalam mengambil keputusan secara partisipatif dan apresiatif, motivasi guru diberikan dalam bentuk verbal, kegiatan rekreasi, dan pakai seragam setiap tahunnya serta motivasi pada peserta didik yang berprestasi mendapatkan pemotongan pembayaran uang sekolah. Dalam komunikasi, kepala sekolah membangun interaksi terbuka melalui pertemuan langsung dan media pesan digital. Kepala sekolah juga melakukan pengendalian terhadap tugas dan kedisiplinan guru dan siswa serta menunjukkan tanggung jawab tinggi dalam menangani berbagai persoalan sekolah. Kedua, dalam perencanaan strategi, kepala sekolah mengembangkan visi dan misi berdasarkan kondisi sekolah serta melakukan analisis kekuatan dan kelemahan internal. Meskipun belum dituangkan dalam dokumen tertulis, strategi perencanaan telah dilaksanakan secara konsisten dan disepakati dalam forum guru. Ketiga, dalam pelaksanaan strategi, kepala sekolah menetapkan kebijakan pembiasaan harian seperti literasi, sarapan sehat, sholat Dhuha, dan talent corner serta kegiatan keagamaan lainnya, penempatan guru yang sesuai dengan kompetensinya, serta pembentukan budaya sekolah yang religius, disiplin, dan kreatif. Keempat, dalam evaluasi, kepala sekolah melakukan supervisi mingguan dan memberikan tindak lanjut langsung terhadap hasil evaluasi, berupa perbaikan terhadap kekurangan, penyelesaian masalah secara langsung, serta pengajuan kebutuhan kepada pihak yayasan. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pendekatan yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan. </p>Putri Nur FahmaIrsan
Hak Cipta (c) 2025 Putri Nur Fahma, Irsan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544448445410.37081/jipdas.v5i4.3553IMPLEMENTASI BUDAYA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTERK SISWA DI SMAN 1 PEUSANGAN SELATAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3641
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi budaya sekolah dalam pembentukan karakter siswa di SMAN 1 Peusangan Selatan. Fokus penelitian mencakup budaya religius, budaya daerah, budaya Adiwiyata, dan budaya literasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara terhadap tiga informan utama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang diterapkan secara konsisten mampu membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, peduli lingkungan, cinta budaya lokal, serta memiliki kemampuan literasi dan berpikir kritis. Implementasi budaya dilakukan melalui berbagai kegiatan rutin seperti pembiasaan ibadah, pelestarian lingkungan, pengenalan budaya daerah, dan kebiasaan membaca.Kesimpulannya, budaya sekolah yang terintegrasi berperan penting dalam membentuk karakter siswa secara holistic.</p> <p> </p>AnnisaHariki FitrahMuslihin
Hak Cipta (c) 2025 Annisa, Hariki Fitrah, Muslihin
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544455446210.37081/jipdas.v5i4.3641HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN SEJARAH ISLAM DENGAN SIKAP KRITIS SISWA TERHADAP BUDAYA BARAT DI MI AL AMIN GARAHAN JEMBER
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4251
<p>Penelitian Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran sejarah Islam dalam membentuk cara berpikir kritis siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di tengah pengaruh budaya Barat yang semakin kuat. Di era globalisasi, siswa tidak hanya dituntut memahami fakta sejarah, tetapi juga mampu menilai dan menyaring nilai-nilai asing berdasarkan prinsip keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan sejarah Islam dengan sikap kritis siswa terhadap budaya Barat di MI Al Amin Garahan Jember. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional, dengan jumlah responden 60 siswa kelas V dan VI yang dipilih secara <em>proportionate stratified random sampling.</em> Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji <em>korelasi Product Moment Pearson.</em> Hasil analisis menunjukkan nilai r = 0,86, lebih besar dari r_tabel = 0,254, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pengetahuan siswa tentang sejarah Islam, semakin tinggi pula kemampuan mereka berpikir kritis terhadap pengaruh budaya Barat. Dengan demikian, pembelajaran sejarah Islam memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran identitas, karakter selektif, dan kemampuan berpikir reflektif siswa MI di era globalisasi budaya.</p>Mufidatur Rizqiya PermanaDwi CahyaniAkhiyatFathiyaturrahmah
Hak Cipta (c) 2025 Mufidatur Rizqiya Permana, Dwi Cahyani, Akhiyat, Fathiyaturrahmah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544463447010.37081/jipdas.v5i4.4251MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR: SYSTEMATIC LITERATUR RIVIEW
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3552
<p>Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan kajian literatur mengenai penggunaan media pembelajaran berbasis android sebagai pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan Literatur Review yang dilakukan dengan pengidentifikasian, pengkajian, pengevaluasian serta penafsiran dari sejumlah penelitian yang ada. Peneliti ini mengumpulkan artikel jurnal pada database Google Schoolar melalui aplikasi Publish or Perish (PoP) menggunakan kata kunci “Media Pembelajaran; Berbasis Android; Pembelajaran Bahasa Indonesia; Sekolah Dasar” sebnayak 23 artikel. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis android dapat meningkatkan keterampilan mandiri siswa Sekolah Dasar untuk mengelola dan mengontrol kegiatan belajarnya secara efektif. Maka dari itu, media pembelajaran berbasis android dapat dijadikan media dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar yang menarik dan interaktif.</p> <p> </p>Rani SetiawatyNafilatul IlmiyyahPetriyanti Tesya PutriMeiva Khoryati Sri Mulyani
Hak Cipta (c) 2025 Rani Setiawaty, Nafilatul Ilmiyyah, Petriyanti Tesya Putri, Meiva Khoryati , Sri Mulyani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544471447810.37081/jipdas.v5i4.3552PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN DIAGNOSTIK BERBANTUAN GOOGLE FORM DALAM KURIKULUM MERDEKA FASE C MI DATOK SULAIMAN PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3441
<p>Pelaksanaan asesmen diagnostik merupakan bagian penting dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk memetakan karakteristik peserta didik, baik dari aspek kognitif untuk tes pengetahuan awal materi belajar maupun non-kognitif untuk gaya belajar dan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>mixed methods</em>. Adapun jenis penelitian <em>Research and Development</em> (R&D) dengan model pengembangan 4D <em>(Define, Design, Develop, dan Disseminate)</em>. Penelitian dilakukan di MI Datok Sulaiman Palopo dengan subjek penelitian yaitu siswa Fase C berjumlah 28 orang dan objek penelitian berupa instrumen asesmen diagnostik yang mencakup aspek pengetahuan awal, gaya belajar, dan minat belajar peserta didik.</p> <p>Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru membutuhkan instrumen asesmen diagnostik yang praktis, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Instrumen yang dikembangkan divalidasi oleh tiga ahli dengan hasil validasi sebesar 93,75% oleh ahli perangkat pembelajaran, 83,33% oleh ahli desain kurikulum merdeka, dan 91,66% oleh ahli evaluasi pembelajaran, yang keseluruhannya termasuk dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan oleh guru memperoleh skor 95% dan oleh siswa 87,67%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Sedangkan hasil uji efektivitas oleh guru menunjukkan nilai 92,85% (sangat efektif). Penyebaran instrumen dilakukan secara langsung di berbagai Madrasah Ibtidaiyah di Palopo, yaitu MI DDI 1 Palopo dan MI DDI 3 Purangi dengan membagikan buku panduan penggunaan yang dilengkap scan kode QR asesmen diagnostik untuk memudahkan akses bagi pengguna serta melalui media komunikasi digital di lingkungan sekolah-sekolah yang membutuhkan instrumen asesmen diagnostik.</p> <p> </p>Atina YosonegaraHisbullahAhmad Munawir
Hak Cipta (c) 2025 Atina Yosonegara, Hisbullah, Ahmad Munawir
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544479448810.37081/jipdas.v5i4.3441ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP BANGUN RUANG MENGGUNAKAN MEDIA BANGUN RUANG SISWA KELAS V SDN KEMAYORAN 1/24
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3359
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep bangun ruang pada siswa kelas V SDN Kemayoran I/24 melalui penggunaan media pembelajaran bangun ruang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya pemahaman siswa terhadap materi bangun ruang seperti kubus dan balok, serta terbatasnya media pembelajaran yang tersedia di sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, serta pretest dan posttest. Penelitian melibatkan 28 siswa, dengan 22 siswa mendapatkan perlakuan menggunakan media pembelajaran, dan 6 siswa sebagai kelompok kontrol. Hasil pretest menunjukkan nilai rata-rata sebesar 36,7, sedangkan hasil posttest meningkat menjadi 57,3. Peningkatan sebesar 20,6 poin ini mengindikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bangun ruang. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai dan kreatif untuk mendukung proses pembelajaran matematika yang lebih efektif dan menarik.</p>M. Nur Afifudin Dwi MaulanaDwi SukmawatiDya Qurotul 'AyunPriyono Tri Febrianto
Hak Cipta (c) 2025 M. Nur Afifudin Dwi Maulana, Dwi Sukmawati, Dya Qurotul 'Ayun, Priyono Tri Febrianto
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544489449610.37081/jipdas.v5i4.3359MENGATASI KESULITAN KONSENTRASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3486
<p>Konsentrasi merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran, khususnya di tingkat sekolah dasar. Banyak siswa mengalami gangguan konsentrasi yang berdampak negatif pada prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan layanan bimbingan konseling dalam membantu siswa mengatasi kesulitan konsentrasi. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan fokus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan konseling dapat meningkatkan konsentrasi siswa melalui strategi individual maupun kelompok, serta penggunaan metode seperti teknik relaksasi, permainan konsentrasi, dan manajemen diri. Kesimpulan menunjukkan bahwa bimbingan konseling berperan signifikan dalam membantu siswa mengembangkan fokus dan perhatian dalam belajar.</p> <p> </p>Annisa BahrudinSalma Sa’idahArinda HeriyantiRahma Oryza SativaYulia Elfrida Yanty Siregar
Hak Cipta (c) 2025 Annisa Bahrudin, Salma Sa’idah, Arinda Heriyanti, Rahma Oryza Sativa, Yulia Elfrida Yanty Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544497450110.37081/jipdas.v5i4.3486PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN APLIKASI LITERACY CLOUD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DI SDN 042 GAMBIR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3579
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman peserta didik kelas V SDN 042 Gambir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe <em>think pair share </em>berbantuan aplikasi<em> literacy cloud </em>dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian <em>quasi experiment </em>dengan desain <em>nonequivalent control group design</em>. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, serta teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VC sebanyak 24 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebanyak 24 peserta didik sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan, diketahui bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>think pair share </em>berbantuan aplikasi<em> literacy cloud </em>memiliki pengaruh yang besar terhadap peningkatan keterampilan membaca pemahaman peserta didik. Hal ini ditandai dengan terdapat peningkatan pada hasil <em>pretest </em>dan<em> posttest </em>peserta didik<em> yang </em>terbukti dari hasil uji N-Gain yaitu sebesar 61% pada kelas eksperimen dan 46% pada kelas kontrol. Sementara itu, hasil uji <em>effect size </em>menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe <em>think pair share </em>berbantuan aplikasi<em> literacy cloud </em>memberikan pengaruh yang positif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman peserta didik dengan diperoleh nilai <em>effect size</em> sebesar 1,09 yang termasuk dalam kategori efek besar. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa keterampilan membaca pemahaman peserta didik dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe <em>think pair share </em>berbantuan aplikasi<em> literacy cloud.</em></p>Tarisa Amalia PutriArifin AhmadFeby Inggriyani
Hak Cipta (c) 2025 Tarisa Amalia Putri, Arifin Ahmad, Feby Inggriyani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544502450710.37081/jipdas.v5i4.3579CERITA RAKYAT MELAYU DAN PENDIDIKAN KONSERVASI STRATEGI MENANAMKAN KESADARAN LINGKUNGAN DITINJAU DARI 25 ARTIKEL JURNAL DAN PRAKTIK AJAR KELAS IV SDN 035 TARAI BANGUN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3401
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana cara melestarikan alam sekaligus budaya Indonesia melalui budaya lokal yang terkandung dalam cerita rakyat, cerita rakyat menjadi bahan atau strategi pembelajaran di sekolah, dilakukan dengan meninjau dari 25 artikel terdahulu dari tahun 2020 hingga 2025 dengan metode kualitatif fenomenologis dan dibuktikan langsung melalui praktik ajar di kelas IV SDN 035 Tarai Bangun. Hasilnya membuktikan bahwa pembelajaran dengan strategi menggunakan cerita rakyat sangat evektif dan efisien melihat antusias anak serta kelengkapan nilai-nilai sosial budaya terhadap lingkungan masyarakat maupun alam, hal ini juga dapat meningkatkan literasi serta mengembangkan imajinasi keterampilan proses berfikir anak sehingga unsur yang lengkap ini menjadikan cerita rakyat sebagai bahan yang penting dalam pembelajaran, termasuk pendidikan konservasi.</p> <p> </p>Damar HidayatDendi ArjunaIlham Febrian SyahNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun
Hak Cipta (c) 2025 Damar Hidayat, Dendi Arjuna, Ilham Febrian Syah, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544508451610.37081/jipdas.v5i4.3401PENDAMPINGAN PROGRAM DOKTER KECIL UNTUK PENGUATAN KETERAMPILAN HIDUP SEHAT PADA PESERTA DIDIK SDN 5 MASBAGIK UTARA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4268
<p>Program pengabdian masyarakat bertajuk “Program Pendampingan Dokter Kecil untuk Penguatan Keterampilan Hidup Sehat Siswa SDN 5 Masbagik Utara” ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terkait praktik hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekata deskriptif kualitatif dengan metode pendampingan partisipatif. Sasaran peserta adalah siswa SD yang dibimbing untuk berperan sebagai “Dokter Kecil” — duta kesehatan muda yang bertanggung jawab untu mempromosikan kebersihan dan gaya hidup sehat kepada teman sebayanya Pelaksanaannya terdiri dari beberapa tahap: koordinasi awal dengan pihak sekolah, penyampaian materi edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), demonstrasi praktik, dan diskusi reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menunjukkan partisipasi aktif dan peningkatan kesadaran terkait kebersihan pribadi dan lingkungan. Mereka mampu menerapkan kebiasaan sehat seperti mencuci tangan, membawa bekal makan siang yang sehat, dan menjaga kebersihan kelas. Guru dan staf sekolah juga menunjukkan keterlibatan yang kuat, memastikan bahwa program ini dapat berkelanjutan sebagai bagian dari kegiatan pendidikan kesehatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan partisipatif efektif memperkuat keterampilan hidup siswa dan membangun rasa tanggung jawab serta kepemimpinan dalam menjaga kesehatan. Lebih lanjut, program Dokter Kecil telah terbukti menjadi model yang berharga dalam membangun budaya kesehatan sekolah melalui kolaborasi antara pendidik, siswa, dan komunitas sekolah yang lebih luas.</p>Burhanuddin BurhanuddinMila Anggraeni HerawatiDinda Rizki AmaliaKadriatun NisaqYoki Pahrul Anam
Hak Cipta (c) 2025 Burhanuddin, Mila Anggraeni , Herawati, Dinda Rizki Amalia, Kadriatun Nisaq, Yoki Pahrul Anam
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544517452310.37081/jipdas.v5i4.4268STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KESEHATAN MENTAL GURU DALAM LINGKUNGAN PEMBELAJARAN YANG POSITIF
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4272
<p>Penelitian ini menelaah hubungan timbal balik antara strategi pembelajaran dan kesehatan mental guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif. Di era pendidikan abad ke-21, guru dihadapkan pada tuntutan kompleks: menguasai pedagogi modern, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menjaga keseimbangan kesejahteraan psikologis. Kesehatan mental yang stabil menjadi fondasi penting bagi guru untuk menumbuhkan suasana belajar yang suportif, kreatif, dan bermakna. Kajian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka yang bersumber dari berbagai literatur ilmiah dan hasil penelitian terdahulu. Temuan menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik seperti pembelajaran humanistik, berdiferensiasi, kolaboratif, berbasis proyek, dan reflektif mampu memperkuat kesejahteraan emosional dan profesional guru. Strategi tersebut memberikan ruang bagi otonomi, rasa bermakna, dan dukungan sosial yang berkontribusi terhadap kesehatan mental positif. Sebaliknya, guru dengan kondisi psikologis yang baik lebih mampu mengimplementasikan strategi pembelajaran secara kreatif, adaptif, dan berkelanjutan. Interaksi dua arah antara strategi pembelajaran dan kesehatan mental ini menghasilkan sinergi yang memperkuat kualitas iklim kelas serta hubungan interpersonal di sekolah. Dengan demikian, perhatian terhadap aspek kesejahteraan guru bukan sekadar isu personal, melainkan bagian integral dari pembangunan ekosistem pendidikan yang sehat, inklusif, dan berdaya tahan. Dukungan institusional, pelatihan berkelanjutan, serta budaya kerja yang empatik diperlukan untuk memastikan guru dapat berkembang secara profesional sekaligus sejahtera secara mental</p>Julinda SiregarWidy Dwi LestariSri Aswaidar MizaMuhammad IqbalIlhamLiber Sianipar
Hak Cipta (c) 2025 Julinda Siregar, Widy Dwi Lestari, Sri Aswaidar Miza, Muhammad Iqbal, Ilham, Liber Sianipar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544524453110.37081/jipdas.v5i4.4272PERAN GURU TK RAMADANI BEKASI DALAM MENGATASI ANAK PEMALU MELALUI PERMAINAN ROLE PLAY
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4291
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru TK Ramadani Bekasi dalam mengatasi anak pemalu melalui permainan role play (bermain peran). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan bagi anak pemalu. Melalui kegiatan role play, anak dilatih untuk berani berbicara, meniru peran sosial, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Secara bertahap, anak menunjukkan peningkatan dalam hal kepercayaan diri, keberanian, serta kemampuan bersosialisasi. Kesimpulannya, metode bermain peran efektif digunakan untuk mengembangkan kemampuan sosial-emosional anak pemalu di pendidikan anak usia dini.</p>Anisya FitriasariAnnisa FadhilahResi LovitaImamah
Hak Cipta (c) 2025 Anisya Fitriasari, Annisa Fadhilah, Resi Lovita, Imamah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544532453610.37081/jipdas.v5i4.4291PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V DI SD NEGERI 01 SUNGAI RUMBAI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4275
<p>Tujuan dari penelitian yang akan di lakukan yaitu, untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdeferensiasi terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas V di SD Negeri 01 Sungai Rumbai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan desain penelitian pre-eksperimental, dengan bentuk desain two group pretest. Sampel penelitian terdiri dari 34 peserta didik yang merupakan seluruh peserta didik kelas V, terdiri dari 2 kelas yaitu VA dan VB yang masing-masing kelas berjumlah 17 peserta didik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 25 butir, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika peserta didik kelompok eksperimen dengan pembelajaran diferensiasi sebesar 76 dan untuk kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional adalah sebesar 56,4 maka sesuai dengan kriteria pengujian tolak ????0 dan terima ????1. sehingga rata-rata hasil belajar matematika peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran berdiferensiasi lebih baik daripada hasil belajar matematika peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar peserta didikmata pelajaran matematika materi kelipatan dan faktor kelas V SD Negeri 01 Sungai Rumbai.</p>Sukriadi HasibuanLona OktariaYuyun Apita Sari
Hak Cipta (c) 2025 Sukriadi Hasibuan, Lona Oktaria, Yuyun Apita Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544537454410.37081/jipdas.v5i4.4275PERAN GURU DALAM MENGURANGI DAMPAK TEKANAN AKADEMIK DINI (EARLY ACADEMIC PRESSURE) MELALUI PENDEKATAN BERMAIN DI PAUD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4292
<p>Fenomena <em>early academic pressure</em> atau tekanan akademik dini semakin mengkhawatirkan dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia. Banyak lembaga dan orang tua menuntut anak menguasai kemampuan baca, tulis, dan hitung (<em>calistung</em>) sebagai tolok ukur keberhasilan, bahkan sebelum masuk sekolah dasar. Kondisi ini menimbulkan dilema bagi guru dalam menyeimbangkan tuntutan akademik dengan kebutuhan perkembangan anak. Tekanan yang berlebihan dapat menimbulkan stres belajar, menurunkan motivasi, serta menghambat perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru dalam mengurangi dampak tekanan akademik dini melalui pendekatan bermain di PAUD. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur, Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis artikel ilmiah dan jurnal penelitian terkait yang diterbitkan pada periode 2014–2024. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema tentang tekanan akademik, strategi guru, dan pembelajaran berbasis bermain. Hasil menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi seperti mengembalikan esensi pembelajaran pada proses bermain bermakna, menerapkan <em>play-based learning</em>, menciptakan lingkungan yang menyenangkan, berkomunikasi positif dengan orang tua, dan menggunakan asesmen autentik. Pendekatan bermain secara signifikan berkontribusi pada penurunan tingkat stres, peningkatan keterlibatan, dan penguatan aspek kesejahteraan anak. Oleh karena itu, peran sentral guru menjadi kunci dalam merealisasikan pembelajaran PAUD yang berfokus pada pengalaman yang menyenangkan, holistik, dan sesuai dengan tahapan perkembangan.</p>Mansyur RidhoIik Zakiah DarajatImamah
Hak Cipta (c) 2025 Mansyur Ridho, Iik Zakiah Darajat, Imamah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-11-302025-11-30544545455210.37081/jipdas.v5i4.4292PENGARUH PERMAINAN KARTU BILANGAN TERHADAP KETERAMPILAN BERHITUNG PADA OPERASI PERKALIAN SISWA KELAS II SDN BULAK RUKEM TIMUR 1 SURABAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3300
<p>Matematika merupakan mata pelajaran fundamental yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan analitis siswa sekolah dasar. Operasi perkalian menjadi kompetensi dasar yang perlu dikuasai karena merupakan fondasi untuk memahami materi matematika lanjutan. Namun, pembelajaran di SDN Bulak Rukem Timur 1 Surabaya masih didominasi metode ceramah dan latihan tertulis yang kurang menarik sehingga menyebabkan rendahnya motivasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media permainan kartu bilangan terhadap keterampilan berhitung operasi perkalian siswa kelas II. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pretest dan posttest pada 31 siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 59,84 pada pretest menjadi 84,58 pada posttest, dengan 81% siswa mengalami peningkatan keterampilan berhitung. Media permainan kartu bilangan terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Dengan pendekatan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, media ini menjadi alternatif solusi yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar</p>Ilham Widiyanto SaputraNur Afni ChoirunisyaAhmad Sudi PratiknoParrisca Indra PerdanaNgatminiAni Setianingsih
Hak Cipta (c) 2025 Ilham Widiyanto Saputra, Nur Afni Choirunisya, Ahmad Sudi Pratikno, Parrisca Indra Perdana, Ngatmini, Ani Setianingsih
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-022025-12-02544553455810.37081/jipdas.v5i4.3300SOSIALISASI DAMPAK PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA KALANGAN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4308
<p>Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh penggunahan Bahasa <em>gaul </em>terhadap Kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan formal serta dapat mempertahankan identitas budaya peserta didik. Selain itu, dapat memberikan solusi praktis menggunakan komik edukatif “Si Kodu” yang dapat peserta didik baca sebagai contoh penggunaan bahasa Indonesia yang baku. Berdasarkan hasil pengamatan, (a) sebanyak 38,2% peserta didik yang “selalu” menggunakan bahasa Indonesia baku di sekolah. Selebihnya, peserta hanya sering, bahkan jarang menggunakan Bahasa baku di sekolah, (b) kemampuan mengingat peserta didik masih dalam kategori rendah, hal tersebut dibuktikan karena intensitas membuka buku masih sering dilakukan. Ketika memperagakan, peserta didik masih terbata-bata dan kaku menggunakan Bahasa yang baku, sehingga perlu dilakukan evaluasi berkala</p>Candra Tri UtamiJulia Anis HandayaniAan YuliyantoTia Citra BayuniNatasya
Hak Cipta (c) 2025 Candra Tri Utami, Julia Anis Handayani, Aan Yuliyanto, Tia Citra Bayuni, Natasya
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-032025-12-03544559456610.37081/jipdas.v5i4.4308PEMETAAN BIBLIOMETRIK DAN KAJIAN SISTEMATIS TERHADAP PENELITIAN TENTANG PRESTASI AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4289
<p>Penelitian ini memetakan perkembangan penelitian tentang prestasi akademik di sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Prestasi akademik di tingkat sekolah dasar dianggap sebagai fondasi penting untuk pendidikan jangka panjang dan perkembangan psikososial siswa. Penelitian menunjukkan bahwa prestasi akademik dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, seperti kecerdasan, motivasi, dan kesehatan, serta faktor eksternal, termasuk lingkungan keluarga dan kualitas pengajaran di sekolah. Hasil analisis bibliometrik menemukan bahwa penelitian terkait prestasi akademik semakin meningkat, terutama setelah tahun 2010, dengan banyak publikasi berasal dari Amerika Serikat. Temuan ini menunjukkan perlunya sintesis komprehensif untuk memahami interaksi faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi siswa. Selain itu, studi ini memberikan rekomendasi bagi pengambil kebijakan dan pendidik untuk merumuskan strategi berbasis bukti yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan yang ada dan mendukung pengembangan kebijakan pendidikan yang inklusif dan holistik.</p>Novita Maulidya Jalal
Hak Cipta (c) 2025 Novita Maulidya Jalal
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-052025-12-05544567457810.37081/jipdas.v5i4.4289TREN DAN ARAH PENELITIAN DISKALKULIA PADA SISWA SEKOLAH DASAR: ANALISIS BIBLIOMETRIK DAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4287
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan arah penelitian diskalkulia pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan analisis bibliometrik dan systematic literature review. Diskalkulia, yang merupakan kesulitan belajar matematika, mempengaruhi kemampuan anak dalam memahami konsep bilangan dan melakukan operasi aritmatika dasar. Dengan menggunakan metode systematic literature review, penelitian ini menelaah 19 artikel dari basis data Scopus antara tahun 2005 hingga 2025, yang mengidentifikasi gejala, faktor penyebab, serta intervensi yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa prevalensi diskalkulia sekitar 2% di populasi siswa sekolah dasar, meskipun banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika tidak terdiagnosis dengan baik. Analisis juga mengungkapkan bahwa guru sering kekurangan pemahaman tentang karakteristik diskalkulia, serta perlunya pendekatan inovatif dalam pembelajaran, termasuk teknologi bantu dan strategi berbasis Executive Function. Kolaborasi antara pendidik, psikolog, dan peneliti diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan adaptif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan intervensi pendidikan yang lebih efektif untuk mendukung siswa dengan diskalkulia.</p>Novita Maulidya Jalal
Hak Cipta (c) 2025 Novita Maulidya Jalal
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-052025-12-05544579458910.37081/jipdas.v5i4.4287EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD MULTIMEDIA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB KELAS IV MINU NGINGAS
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4283
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media pembelajaran flashcard multimedia dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab siswa kelas IV MINU Ngingas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan mufrodat siswa yang disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang monoton dan kurang menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group pretest–posttest. Subjek penelitian melibatkan 54 siswa kelas IV, terdiri dari 27 siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan flashcard multimedia dan 27 siswa pada kelas kontrol yang menggunakan flashcard sederhana. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar berbasis HOTS sebanyak 10 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji t berpasangan, uji t independen, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard multimedia secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa (p < 0,005). Nilai rata-rata peningkatan N-Gain kelompok eksperimen sebesar 55,6% (kategori cukup efektif), sedangkan kelompok kontrol hanya 16,6% (kategori tidak efektif). Dengan demikian, media flashcard multimedia dinilai efektif untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab, khususnya dalam penguasaan mufrodat.</p>Aliyah Nuur AzizahHanik Yuni Alfiah
Hak Cipta (c) 2025 Aliyah Nuur Azizah, Hanik Yuni Alfiah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-062025-12-06544590459210.37081/jipdas.v5i4.4283PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SD NEGERI 2 WIDODO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3555
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran snowball throwing dapat menuntaskan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 2 Widodo. Metode penelitian yang digunakan berbentuk One Group Pretest-Posttest Design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Widodo dan sekaligus sampel penelitian yang berjumlah 18 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang terdiri dari 7 butir soal essai. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan uji-z, rata-rata hasil belajar pre-test (44,67) dan post-test (74,33). Berdasarkan hasil analisis uji-z rata-rata (x) nilai keseluruhan hasil tes akhir x2tabel sebesar 9,488 dan x2hitung 3,8517. Karena x2hitung < x2tabel maka datanya dapat disimpulkan berdistribusi normal. Besarnya Zhitung = 3,839 dan Ztabel = 1,46 karena Zhitung > Ztabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 2 Widodo setelah diterapkan model pembelajaran Snowball Throwing secara signifikan tuntas.</p> <p> </p>Septi FajariaDonni PestaloziEka Lokaria
Hak Cipta (c) 2025 Septi Fajaria, Donni Pestalozi, Eka Lokaria
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-072025-12-07544593459810.37081/jipdas.v5i4.3555PENGARUH MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) BERBANTUAN MEDIA LET’S READ TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS IV SDN CIGUMELOR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3561
<p>Alasan di balik penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca siswa di SDN Cigumelor. Keadaan ini membuktikan bahwa dibutuhkan intervensi pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menelaah akibat penggunaan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) yang dipadukan dengan pemanfaatan aplikasi Let's Read sebagai media untuk mengembangkan kemampuan memahami bacaan pada peserta didik kelas IV. Studi ini mencakup dalam kategori eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol yang tidak setara. Instrumen yang diterapkan dalam studi ini mencakup soal tes pilihan ganda, lembar observasi aktivitas, dan dokumentasi yang mendukung. Metode pengolahan data yang diterapkan meliputi uji normalitas dan homogenitas sebagai syarat sebelum analisis, yang kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis, perhitungan gain ternormalisasi, serta analisis ukuran efek.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 62,14 pada pretest menjadi 81,19 pada posttest. Uji t-test menunjukkan signifikansi 0,001 yang mengungkapkan adanya perbedaan yang cukup signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Indeks gain sebesar 49,49 dan effect size 6,519 mengindikasikan pengaruh yang besar. Dengan demikian, model CIRC dipadukan dengan media Let’s Read efektif mengoptimalkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik.</p>Hasna Najiyah RahayuArifin AhmadDahlia Rineva Puspitasari
Hak Cipta (c) 2025 Hasna Najiyah Rahayu, Arifin Ahmad, Dahlia Rineva Puspitasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544598460410.37081/jipdas.v5i4.3561PENGARUH PEMBELAJARAN IPA BERMUATAN BUDAYA MELAYU TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS 5 SD TENTANG KESEIMBANGAN POLA MAKAN PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3314
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan budaya Melayu dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terhadap pemahaman siswa tentang sistem pencernaan manusia dan kesadaran mereka tentang pentingnya pola makan yang seimbang. Latar belakang penelitian ini adalah karena masih banyak masalah gizi pada anak-anak usia sekolah dan pemahaman siswa tentang sistem pencernaan yang masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 26 siswa kelas V di sebuah sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan sesudah pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 76,92 menjadi 87,69 setelah pembelajaran yang mengintegrasikan budaya Melayu. Selain peningkatan kemampuan belajar, penggunaan budaya Melayu juga membantu membentuk karakter siswa, seperti sikap gotong royong, tanggung jawab, dan kesadaran akan kesehatan. Penelitian ini menyarankan agar model pembelajaran yang mengaitkan budaya lokal dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung Kurikulum Merdeka dan meningkatkan literasi sains siswa di sekolah dasar.</p>Farida Hadziqotul FauziyyahMaisyarohNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Farida Hadziqotul Fauziyyah, Maisyaroh, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544605461010.37081/jipdas.v5i4.3314PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB WORDWALL PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS V SDN 115473 TANJUNG PASIR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3454
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektivitasan media pembelajaran kuis berbasis <em>web wordwall </em>pada pembelajaran IPAS Di Kelas V SDN 115473 Tanjung Pasir T.A.2024/2025. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>metode Research and Development</em> (R&D) Model 4D yakni <em>Define, Design, Development and Dissemination.</em> Adapun subjek penelitiannya adalah siswa kelas V-A SDN 115473 Tanjung Pasir. Sedangkan instrumen atau alat pengumpuln data adalah lembar observasi, lembar lembar observasi, lembar wawancara, angket validasi materi dan desain teknologi, angket validasi praktisi pendidikan dan soal tes. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran kuis berbasis <em>web wordwall</em> siswa yakni Papan Informasi dengan 3 aspek penilaian yang meliputi: Penilaian terhadap aspek kelayakan isi materi dengan hasil persentase 83,75% (Valid/ Layak digunakan), aspek kelayakan tampilan desain dan teknologi dengan persentase 97,36% (Valid/ Layak untuk digunakan), aspek Praktikalitas diperoleh hasil persentase 93.75% (Valid/ Layak untuk digunakan). Sedangkan untuk hasil efektifitas dari pre-test dan post-test dengan persentase 85%. Berdasarkan hasil uji kelayakan, kepraktisan dan keefektifitasan produk ini maka dapat disimpulkan Media pembelajaran kuis berbasis <em>web wordwall</em> ini sangat layak, praktis dan efektif untuk digunakan.</p>Dinda Putri LestariEdizal HatmiEva Betty SimanjuntakElvi MailaniFajar Sidik Siregar
Hak Cipta (c) 2025 Dinda Putri Lestari, Edizal Hatmi, Eva Betty Simanjuntak, Elvi Mailani, Fajar Sidik Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544611462210.37081/jipdas.v5i4.3454ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SEKILAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4323
<p>Pemahaman konsep IPA di sekolah dasar merupakan fondasi penting, namun pembelajaran yang bersifat konvensional sering kali menghambat pemahaman mendalam siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas IV B SD N 1 Metro Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran materi magnet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Secara kuantitatif, 13 dari 22 siswa (59%) mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai rata-rata kelas 70. Secara kualitatif, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, kemampuan menjelaskan konsep dengan bahasa sendiri, dan keterlibatan aktif selama pembelajaran. Model ini terbukti efektif dalam membantu siswa membangun pemahaman konsep secara mandiri melalui tahapan stimulasi, pengumpulan data, dan generalisasi. Kendala teknis menjadi tantangan, namun secara keseluruhan, Discovery Learning merupakan alternatif pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.</p>Desi HidayantiJuar Lidiya SumadionoTri WahyuniFirma AndrianAhmad Madkur
Hak Cipta (c) 2025 Desi Hidayanti, Juar Lidiya Sumadiono, Tri Wahyuni, Firma Andrian, Ahmad Madkur
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544623462910.37081/jipdas.v5i4.4323PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA DINI MELALUI EKSTRAKURIKULER TARI DI TK STRADA MGR. SUGIYOPRANOTO, SJ
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4306
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kepercayaan diri anak melalui kegiatan ekstrakurikuler tari di TK Strada Mgr. Sugiyopranoto, SJ. Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional anak usia dini, yang dapat ditumbuhkan melalui pengalaman positif dan dukungan lingkungan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek lima anak peserta ekstrakurikuler tari dan dua guru pembimbing. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tari mampu meningkatkan keberanian anak dalam berekspresi, tampil di depan umum, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Proses latihan rutin, apresiasi guru, dan dukungan teman turut memperkuat rasa percaya diri anak. Dengan demikian, ekstrakurikuler tari berperan efektif sebagai sarana pengembangan kepercayaan diri di lingkungan pendidikan anak usia dini.</p>Yosephine WijayantiBahtiarI Made Suardana PutraImamah
Hak Cipta (c) 2025 Yosephine Wijayanti, Bahtiar, I Made Suardana Putra, Imamah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544630463310.37081/jipdas.v5i4.4306ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SD MENURUT TAHAPAN POLYA DALAM SOAL CERITA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4309
<p>Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar berdasarkan tahapan metode Polya dalam menyelesaikan soal cerita. Metode Polya mencakup empat tahap, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan meninjau kembali hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas III salah satu SD di Kabupaten Manokwari. Data dikumpulkan melalui tes soal cerita matematika yang dianalisis berdasarkan tahapan Polya serta data kuantitatif berupa skor pada tiap tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kategori kemampuan rendah, yaitu 37% dalam kategori "kurang" dan 30% "sangat kurang". Hanya 9% siswa yang mencapai kategori "baik", dan tidak ada siswa yang berada pada kategori "sangat baik". Analisis korelasi dan regresi menunjukkan bahwa tahap melaksanakan rencana (T3) dan meninjau kembali (T4) memberikan kontribusi paling besar terhadap total skor, sedangkan tahap memahami masalah (T1) memiliki kontribusi terendah. Hasil ini mengindikasikan pentingnya pelatihan keterampilan teknis dan reflektif dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis metode Polya secara eksplisit dan menyeluruh di kelas, dengan penekanan pada penguatan tahap awal (pemahaman masalah) dan akhir (refleksi). Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan proses berpikir matematis siswa dan membantu guru dalam merancang intervensi pembelajaran yang lebih efektif.</p>Mariana JeujananWahyudinSilmi Azzahra
Hak Cipta (c) 2025 Mariana Jeujanan, Wahyudin, Silmi Azzahra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544634464210.37081/jipdas.v5i4.4309STRATEGI GURU DALAM MELIBATKAN ORANG TUA PADA PEMBELAJARAN LITERASI DINI DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4297
<p data-start="41" data-end="735">Penelitian ini mengeksplorasi strategi guru dalam melibatkan orang tua pada pembelajaran literasi dini di kalangan siswa kelas satu. Menyadari pentingnya peran keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan literasi anak, penelitian ini berfokus pada bagaimana guru merancang dan menerapkan strategi praktis untuk memperkuat kolaborasi antara rumah dan sekolah. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan dua orang guru, delapan orang tua, dan kepala sekolah SD Bunga Persada di Cianjur, Jawa Barat, Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman.</p> <p data-start="737" data-end="1283">Temuan penelitian mengidentifikasi tiga strategi utama yang digunakan guru untuk meningkatkan keterlibatan orang tua: (1) strategi berbasis komunikasi, seperti buku komunikasi harian, grup pesan digital, dan pertemuan rutin; (2) aktivitas literasi berbasis rumah, termasuk membaca bersama, jurnal keluarga, dan pendampingan membaca; serta (3) program kolaboratif berbasis sekolah, seperti hari literasi, pojok baca, dan kelas terbuka. Guru menyesuaikan strategi-strategi ini dengan kondisi sosial ekonomi keluarga untuk memaksimalkan partisipasi. Tingkat keterlibatan orang tua bervariasi, dengan 37,5% sangat aktif, 50% cukup aktif, dan 12,5% kurang aktif. Perbedaan ini dipengaruhi oleh pendidikan orang tua, pekerjaan, persepsi terhadap literasi, dan kualitas komunikasi. Penelitian ini merekomendasikan pemberdayaan orang tua melalui pelatihan, peningkatan keterampilan komunikasi guru, serta penerapan kebijakan sekolah yang inklusif untuk memperkuat kemitraan literasi.</p>Alken Irwan
Hak Cipta (c) 2025 Alken Irwan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544643464810.37081/jipdas.v5i4.4297PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SDIT AL-FURQAN PALANGKARAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4290
<p>Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Dalam hal tesebut, diperlukan bahan ajar yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa serta untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan modul ajar berbasis <em>Project Based Learning</em> (PjBL) untuk memudahkan siswa dalam memahami materi “Hak dan Kewajiban”. Di kelas IV SDIT Al-Furqan Palangkaraya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian <em>Research and Development</em> (R&D). Model yang digunakan pada penelitian ini adalah 4D dengan tahapan pengembangan <em>Define, Desain, Development, </em><em>Disseminate</em>. Tahap <em>Define</em> meliputi analisis kebutuhan akan perangkat pembelajaran, analisis karakteristik siswa (visual dan audio visual), dan analisis materi yang disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran (CP) serta Tujuan Pembelajaran (TP). Tahap <em>Desain</em> melibatkan pembuatan <em>storyboard</em> dan penentuan CP, ATP, dan TP. Pada tahap pengembangan, modul divalidasi oleh ahli materi dan ahli modul ajar. Tahap <em>Developmement</em> meliputi hasil validasi, yang ditunjukan dengan hasil bahwa modul ajar sangat layak, dengan persentase 89,77% dari ahli modul ajar dan 93,33% dari ahli materi. Efektivitas modul ini terbukti dari hasil uji N<em>-gain </em>dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah belajar menggunakan modul ajar berbasis PjBL yaitu sebesar 90,35%. Berdasarkan kategori dan tafsiran efektivitas penggunaan modul ajar berbasis PjBL pada penelitian dan pengembangan ini termasuk pada kategori “efektif” untuk meningkatkan nilai hasil belajar siswa kelas IV SDIT Al-Furqan Palangka Raya. Secara keseluruhan, modul ajar berbasis PjBL ini layak dan efektif dalam meningkatkan pemahaman serta hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila</p>Ayu WulandariSulistowatiIstiyati Mahmudah
Hak Cipta (c) 2025 Ayu Wulandari, Sulistowati, Istiyati Mahmudah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544649466110.37081/jipdas.v5i4.4290PENGGUNAAN POP-UP BOOK BERBASIS NILAI ISLAM: MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF UNTUK MENANAMKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3591
<p>Dalam penelitian ini, pop-up buku berbasis nilai Islam digunakan sebagai alat kreatif untuk menumbuhkan kecerdasan emosional pada anak-anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan era digital yang berpotensi mengurangi interaksi tatap muka dan pengalaman sensorik anak. Oleh karena itu, ada kebutuhan akan media pembelajaran baru yang dapat mendorong perkembangan emosional anak sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam. Studi ini bertujuan untuk mempelajari berbagai literatur dan temuan penelitian sebelumnya tentang seberapa efektif buku pop-up berbasis nilai Islam dalam meningkatkan kecerdasan emosional anak usia dini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa buku pop-up berbasis nilai Islam menyampaikan nilai-nilai Islam melalui sentuhan visual, taktil, dan auditori. Beberapa penelitian empiris menunjukkan bahwa buku pop-up berbasis nilai Islam membantu meningkatkan elemen kecerdasan emosional seperti pengenalan emosi, regulasi emosi, empati, dan keterampilan sosial. Implementasi yang efektif memerlukan strategi pembelajaran yang luas dan kemampuan guru untuk membantu. Pop-up book berbasis nilai Islam menawarkan cara baru untuk mengajar anak usia dini yang menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan spiritual. </p>Uswatun HasanahFuad Nashori Akif Khilmiyah
Hak Cipta (c) 2025 Uswatun Hasanah, Fuad Nashori , Akif Khilmiyah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544662466910.37081/jipdas.v5i4.3591PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR YANG BERMAKNA DAN ADAPTIF TERHADAP KARAKTERISTIK SISWA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4311
<p>Abstrak<br>Pengembangan bahan ajar yang bermakna dan adaptif telah menjadi kebutuhan mendesak dalam praktik pendidikan modern. Guru bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai perancang, inovator, dan evaluator bahan ajar yang mampu menjawab kebutuhan belajar siswa secara individual. Artikel ini merupakan studi literatur yang mengkaji peran guru dalam merancang bahan ajar yang relevan, kontekstual, serta berorientasi pada kebutuhan siswa. Melalui peninjauan berbagai penelitian tahun 2019–2025, ditemukan bahwa pengembangan bahan ajar adaptif dan bermakna berkontribusi signifikan terhadap motivasi, keterlibatan, dan capaian belajar siswa. Kajian ini menekankan bahwa penguatan kapasitas guru dan dukungan institusi pendidikan menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi bahan ajar yang berkualitas.</p>Rahmawati RahmawatiAdinda SetiawatiHermawan Wahyu Setiadi
Hak Cipta (c) 2025 Rahmawati, Adinda Setiawati, Hermawan Wahyu Setiadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-082025-12-08544670467410.37081/jipdas.v5i4.4311PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL QUIZ TEAM SUBTEMA AKU DAN CITA-CITAKU DI KELAS IV SD NEGERI 200405 PADANGSIDIMPUAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/315
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan model <em>quiz team</em> subtema aku dan cita-citaku dikelas IV SD Negeri 200405 Padangsidimpuan. Subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri 200405 Padangsidimpuan.Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas.Teknik pengumpulan data melalui lembar soal tes dan lembar observasi aktivitas siswa dan guru.Berdasarkan hasil pengamatan observer aktivitas belajar siswa dan guru meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I 62,5% aktivitas siswa dan 70,4% aktivitas guru. Pada siklus II meningkat 87,5% aktivitas siswa dan 86,3% aktivitas guru. Hasil belajar siswa diukur melalui tes yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Siklus I mencapai 62,5% atau 15 orang siswa sudah mencapai KKM 37,5% siswa yang belum mencapai KKM. Siklus II meningkat menjadi 91,6% atau 22 orang siswa sudah mencapai KKM 8,33% atau 2 orang siswa belum mencapai KKM. Peningkatan hasil belajar mencapai 29,1%. Hal tersebut dapat membuktikan bahwa dengan menggunakan model <em>quiz team</em> dapat meningkatkan hasil belajar siswa subtema aku dan cita-citaku dikelas IV SD Negeri 200405 Padangsidimpuan.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>Maisah Ranti BatubaraAfdhal IlahiAbdi TanjungMuhammad RoyiJefri Faisal
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR)
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544675468310.37081/jipdas.v5i4.315PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUALTEACHING AND LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS TEMA 5 SUBTEMA3 KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN DI DAERAHKU DI KELAS III SDN 200120 LOSUNG BATU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3825
<p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPAS Tema 5 Subtema 3 Kenampakan Alam Dan Buatan Di Daerahku di kelas III SDN 200120 Losung Batu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa kelas III B khususnya pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>one-group pretest-posttest</em>. Sampel penelitian berjumlah 19 siswa, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes ulangan harian sebagai indikator hasil belajara dengan materi kenampakan alam dan buatan di daerahku dan lembar observasi mengenai penerapan model <em>Contextual Teaching and Learning </em>pada mata pelajaran IPAS Tema 5 Subtema 3 kenampakan alam dan Buatan di Daerahku di kelas III B SDN 200120 Losung Batu.</p> <p>Hasil penelitian membuktikan bahwa teknik pengumpulan data observasi mengenai penerapan model pembelajaran CTL dalam pembelajaran IPAS tema 5 subtema 3 kenampakan alam dan buatan di daerahku memperoleh nilai rata-rata 87,8 % dengan kategori baik sekali, dan hasil penelitian dengan teknik pengumpulan data tes setelah dilakukan analisis data diperoleh hasil bahwa sebelum (pretest) diterapkannya model <em>Contextual Teaching and Learning </em>menunjukkan dari 19 siswa hanya 7 (36.84%) siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) atau berada pada kategori rendah karena nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 57,05%. Sedangkan hasil belajar siswa setelah (posttest) diterapkan <em>model contextual teaching and learning</em> menunjukkan bahwa dari 19 siswa terdapat 15 siswa (78.95%) yang telah memenuhi KKM dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 80.32% atau berada pada kategori tinggi. Penerapan model <em>Contextual Teaching and Learning</em> diketahui pula berdasarkan hasil uji-t. Hasil penelitian diperoleh t<sub>hitung</sub> =5,3031 dan t<sub>tabel </sub>=2,101 maka diperoleh t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel </sub>atau 5,3031 > 2,101. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H<sub>o </sub>ditolak dan H<sub>a </sub>diterima. Ini berarti model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> berpengaruh terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPAS tema 5 subtema 3 kenampakan alam dan buatan di daerahku di kelas III B SDN 200120 Losung Batu.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Tema 5 Subtema 3 Kenampakan Alam dan</p> <p> Buatan di Daerahku, Model <em>Contextual Teaching And Learning</em></p> <p> </p>Raski JuwitaZulfadli ZulfadliNurbaiti Nurbaiti
Hak Cipta (c) 2025 Raski Juwita, Zulfadli, Nurbaiti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544684469110.37081/jipdas.v5i4.3825PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS 3 SDN 100902 HUTARAJA MELALUI TEKNIK STORYTELLING
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3881
<p>Rendahnya keterampilan berbicara siswa melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Rata-rata siswa masih di bawah KKM. Permasalahan tersebut disebabkan siswa belum berani untuk tampil berbicara serta kurangnya pengetahuan siswa terkait pembelajaran keterampilan berbicara. Teknik <em>Storytelling</em> diterapkan dalam penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari satu siklus. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 3 semester genap tahun pelajaran 2024/2025 SDN 100902 Hutaraja. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi (untuk melihat tingkat keaktifan siswa dan guru dalam pembelajaran teknik <em>storytelling</em>) dan tes (untuk melihat peningkatan prestasi belajar siswa). Hasil lembar observasi siswa pada siklus I sebesar 92,86% dan hasil lembar observasi guru pada siklus I sebesar 85,29%. Artinya model pembelajaran teknik <em>storytelling</em> mampu meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia mengenai bercerita pada siswa kelas 3 SDN 100902 Hutaraja.</p> <p> </p>Saima Putri PohanEko SucahyoReviva Safitri
Hak Cipta (c) 2025 Saima Putri Pohan, Eko Sucahyo, Reviva Safitri
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544692469910.37081/jipdas.v5i4.3881MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI DI KELAS IV SD NEGERI 200217 KOTA PADANGSIDIMPUAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/1730
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar kelas IV SD Negeri 200217 kota padangsidimpuan materi IPA Pemantulan Bunyi dan Penyerapan Bunyi dengan menggunakan model pembelajaran SAVI. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 Siklus dengan menggunakan model pembelajaran SAVI. Setiap Siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, Observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri 200217 kota padang sidumpuan dengan jumlah 14 siswa terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Metode pengumpulan data dalam penelitian adalah angket dan observasi. Instrumen-instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah angket dan lembar observasi. Data nilai penelitian siklus ke I nilai rata-rata ketuntasan belajar klasikal 56,6% dapat dimasukkan dalam kriteria “kurang”. Masih sangat jauh dari KKM yang ditentukan yaitu 75 hanya 2 siswa dari 14 siswa yang lulus. Sedangkan untuk siklus II nilai rata-rata ketuntasan belajar klasikal 80,7% dapat dimasukkan dalam kriteria “baik” yang mencapai KKM yaitu 11 siswa yang tuntas dan yang belum tuntas yaitu 3 siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan motivasi belajar pada pelajaran IPA materi Pemantulan Bunyi dan Penyerapan Bunyi di kelas IV SD Negeri 200217 Kota Padangsidimpuan.</p>Dewi SartikaRoyhanun SiregarKhoiruddin Saleh SiregarNia Devi Anggraini
Hak Cipta (c) 2025 Dewi Sartika, Royhanun Siregar, Khoiruddin Saleh Siregar, Nia Devi Anggraini
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544700470810.37081/jipdas.v5i4.1730 ANALISIS KREATIVITAS GURU MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 101140 SUNGAI DURIAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4126
<p><span class="s30">Permasalahan yang ditemukan peneliti di SD Negeri 101140 Sungai Durian fokus pada kreativitas guru.</span><span class="s30"> Penelitian ini bertujuan 1) Untuk Mengetahui Kreativitas Guru Saat Mengajar di SD Negeri 101140 Sungai Durian 2) Untuk Mengetahui Penggunaan Media Pembelajaran </span><span class="s31">Wordwall</span><span class="s30"> Pada Siswa Kelas II di SD Negeri 101140 Sungai Durian, dan 3) Untuk Mengetahui Kreativitas Guru </span><span class="s30">Menggunakan Media </span><span class="s30">Pembelajaran </span><span class="s31">Wordwall</span><span class="s30">Pada Siswa Kelas II SD Negeri 101140 Sungai Durian</span><span class="s30">. </span><span class="s30">Jenis penelitian adalah </span><span class="s30">penelitian kualitatif, Informan penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 101140 Sungai Durian dan siswa sebanyak 17 siswa, Kepala Sekolah SD Negeri 101140 Sungai Durian, dengan menggunakan instrumen penelitian observasi dan lembar wawancara sebagai instrumen. </span><span class="s30">Respon penelitian berjumlah 17 siswa.</span><span class="s30"> Hasil penelitian adalah kreativitas guru saat mengajar di SD Negeri 101140 Sungai </span><span class="s30">Durian</span><span class="s31"> </span><span class="s30">adalah</span><span class="s30"> guru lumayan kreatif dimana saat guru memakai media</span><span class="s31"> Wordwall </span><span class="s30">tersebut guru lebih mampu meningkatkan minat belajar siswa dengan berbagai cara yang di lakukan guru sehingga siswa tertarik untuk belajar dalam kelas, siswa juga lebih fokus belajar, penyajian soal-soal lebih mudah dipahami oleh siswa karena dengan penyajian tersebutu guru membuat fitur lebih mudah di pahami oleh siswa</span><span class="s27">.</span></p>Silvy Hotmaisyah HarahapRani Kusuma NingtyasNurzanna Nurzanna
Hak Cipta (c) 2025 Silvy Hotmaisyah Harahap, Rani Kusuma Ningtyas, Nurzanna
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544709471610.37081/jipdas.v5i4.4126PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PAIKEM GEMBROT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMAMATIKA KELAS IV SDN 1109 AEK NABARATONGA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4216
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode sosiodrama terhadap keterampilan berbicara siswa kelas III SD Negeri 101040 Aek Sigama. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa kelas III yang diberi perlakuan pembelajaran menggunakan metode sosiodrama pada materi Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, pretest, dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik (Paired Sample T-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode sosiodrama termasuk dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata X yaitu 50. Selain itu, terdapat peningkatan keterampilan berbicara siswa setelah penerapan metode sosiodrama, terbukti dari nilai rata-rata Y pretest sebesar 38,10 meningkat menjadi 46,70 pada posttest. Uji hipotesis menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai t tabel pretest sebesar 1.72208 posttest sebesar 89505. Sedangkan t hitung prestest sebesar 5,763 dan posttest sebesar 0,500. Kesimpulannya, metode sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas III SD Negeri 101040 Aek Sigama.</p>Siti Hawa HarahapZulfadli ZulfadliSartika Rati Asmara NasutionRahma Hidayanthi
Hak Cipta (c) 2025 Siti Hawa Harahap, Zulfadli, Sartika Rati Asmara Nasution, Rahma Hidayanthi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544717472310.37081/jipdas.v5i4.4216PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SDN 124386 PEMATANGSIANTAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3459
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Discovery Learning</em> dan <em>Problem Based Learning</em> terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN 124386 Pematangsiantar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain <em>quasi experiment</em> jenis <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Sampel terdiri dari dua kelas, masing-masing 24 siswa. Kelas VA menggunakan model <em>Discovery Learning,</em> sedangkan kelas VB menggunakan model <em>Problem Based Learning</em>. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Hasil analisis data menggunakan uji-t Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas VB lebih tinggi (87,29) dibandingkan kelas VA (76,04), dengan nilai signifikansi < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua model pembelajaran. Kesimpulannya, model <em>Problem Based Learning</em> lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dibandingkan <em>Discovery Learning</em>.</p>Elisa Simare-mareIbrahim GultomWildansyah LubisElvi MailaniApiek Gandamana
Hak Cipta (c) 2025 Elisa Simare-mare, Ibrahim Gultom, Wildansyah Lubis, Elvi Mailani, Apiek Gandamana
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544724472910.37081/jipdas.v5i4.3459PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI 106811 BANDAR SETIA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3380
<p>Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran <em>Think Pair Share </em>Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 106811 Bandar Setia. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode <em>quasi eksperimen</em>. Desain penelitian yang digunakan adalah <em>nonequivalent control group design </em>dengan bentuk <em>pre-test </em>dan <em>posttest</em>. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah teknik <em>total sampling </em>dengan mengikutsertakan keseluruhan populasi sebanyak 20 siswa kelas 5-B (kelas eksperimen) dan 20 siswa kelas 5-A (kelas kontrol). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>uji-t </em>dua sampel dengan menggunakan rumus <em>uji-t </em>berbantuan aplikasi <em>SPSS 22 for windows</em>. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran <em>Think Pair Share </em>Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 106811 Bandar Setia. Pada uji normalitas data <em>pre-test </em>kelas eksperimen dengan ketentuan nilai signifikansi > 0,05 bernilai 0,469 > 0,05, sedangkan kelas kontrol 0,280 > 0,05, dinyatakan kedua kelompok sampel berdistribusi normal. Uji normalitas data <em>post-test </em>diketahui 0,095 > 0,05 pada kelas eksperimen dan 0,070 > 0,05 pada kelas kontrol, dinyatakan data kedua kelompok berdistribusi normal. Uji homogenitas dilakukan dengan ketentuan nilai signifikansi > 0,05 bernilai 0,094 > 0,05, dinyatakan sampel pada kedua kelompok memiliki varian yang sama. Uji hipotesis dilakukan dengan ketentuan nilai signifikansi (2 tailed) < 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (2 tailed) 0,041 < 0,05, membuktikan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran <em>Think Pair Share </em>Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 106811 Bandar Setia.</p>Tasya Miranda HarahapWildansyah Lubis
Hak Cipta (c) 2025 Tasya Miranda Harahap, Wildansyah Lubis
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544730473810.37081/jipdas.v5i4.3380PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN KELAS V SD MATHLA’UL KHOERIYAH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3512
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik di SD Mathla’ul Khoeriyah. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning berbantuan media Wordwall terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V sekolah dasar. Dalam penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan populasi mencakup seluruh peserta didik kelas V, yang berjumlah 58 peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh di mana kelas V A dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes pretest dan posttest, serta obeservasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning berbantuan media Wordwall berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Hal ini terbukti dari hasil uji hipotesis Independent Sample T Test yang memperoleh hasil signifikansi 0,001 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Selanjutnya, hasil uji effect size menunjukkan nilai sebesar 1,08 yang diinterpretasikan sebagai efek sangat besar. Hasil uji Gain Ternomalisasi pada kelas eksperimen menghasilkan data sebesar 0,59 atau 59% dengan kategori sedang. Sedangkan, pada kelas kontrol menghasilkan data sebesar 0,11 atau 11% dengan kategori rendah. Selain itu, nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen adalah 85, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang memiliki nilai-rata sebesar 75,2. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning berbantuan media Wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V sekolah dasar. </p>Ayunda AmeliaArifin AhmadDahlia Rineva Puspitasari
Hak Cipta (c) 2025 Ayunda Amelia, Arifin Ahmad, Dahlia Rineva Puspitasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-092025-12-09544739474510.37081/jipdas.v5i4.3512PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE PAIRED STORY TELLING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN PESERTA DIDIK KELAS III SD MATHLA’UL KHOERIYAH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3514
<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang kerap muncul dalam kegiatan pembelajaran yaitu rendahnya kemampuan menyimak. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Paired Story Telling berbantuan media audio visual terhadap kemampuan menyimak cerita peserta didik kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen, serta melibatkan peserta didik kelas III SD Mathla'ul Khoeriyah sebagai subjek penelitian. Populasi penelitian mencakup seluruh peserta didik kelas III di sekolah tersebut, dengan total 42 peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik Nonequivalent Control Group design, dimana kelas III A dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas III B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Paired Story Telling berbantuan media audio visual memberikan dampak positif terhadap aktivitas guru dan peserta didik. Aktivitas belajar di kelas eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata aktivitas pendidik kelas eksperimen miningkat dari 73,75% menjadi 96,25%, sedangkan untuk aktivitas peserta didik di kelas eksperimen meningkat dari 65,00% menjadi 87,50%. Uji hipotesis Independent Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Selanjutnya, hasil uji Effect size sebesar 1,20 dalam kategori sangat besar. Selain itu, perhitungan N-Gain menunjukkan peningkatan kemampuan menyimak sebesar 68% kategori cukup efektif di kelas eksperimen, dan 40% kategori kurang efektif di kelas kontrol. Dan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 83,33, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang memiliki nilai rata-rata 78,76. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Paired Story Telling berbantuan media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak peserta didik sekolah dasar. </p>Shelvina AprilianiArifin AhmadDahlia Rineva Puspitasari
Hak Cipta (c) 2025 Shelvina Apriliani, Arifin Ahmad, Dahlia Rineva Puspitasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-102025-12-10544746475010.37081/jipdas.v5i4.3514PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BAMBU TERHADAP KEMAMPUAN KESEIMBANGAN MOTORIK SISWA KELAS V SDN 068474 MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3595
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari permainan tradisional egrang bambu terhadap kemampuan keseimbangan motorik siswa kelas V SDN 068474 Medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif (Eksperimen) yaitu desain<em> One Group Pretest-Postest Design</em>. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang ada di SDN 068474 Medan yang berjumlah 26 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keseimbangan motorik adalah tes berdiri dengan satu kaki menggunakan gaya kapal terbang yang dinilai berdasarkan durasi waktu dalam satuan detik. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Untuk statistik inferensial dilakukan uji normalitas dengan uji paired sample t-test untuk menguji normalitas. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori sedang hingga kurang dalam hal kemampuan keseimbangan motorik. Setelah diberikan perlakuan berupa permainan tradisional egrang bambu selama empat kali pertemuan, terjadi peningkatan nilai posttest secara signifikan. Nilai rata-rata meningkat dari 22,58 pada saat pretest menjadi 31,96 pada saat posttest. Uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan dari permainan tradisional egrang bambu terhadap peningkatan kemampuan keseimbangan motorik siswa. Dengan demikian, permainan tradisional egrang bambu dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan motorik khususnya keseimbangan pada anak sekolah dasar</p>Elsha SyafitriFajar Sidik SiregarWinaraKhairul UsmanYusra Nasution
Hak Cipta (c) 2025 Elsha Syafitri, Fajar Sidik Siregar, Winara, Khairul Usman, Yusra Nasution
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-102025-12-10544751475810.37081/jipdas.v5i4.3595PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO ANIMASI TERHADAP MINAT MEMBACA PUISI SISWA KELAS IV FASE B SDN 96 CAMPUREJO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3607
<p> </p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan, desain , kevalidan, praktikalitas , dan efektivitas media pembelajaran berbasi video animasi terhadap minat membaca puisi siswa kelas IV Fase B SDN 96 Campurejo. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development</em> (R&D), dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu tahap analisis , tahap desain , tahap pengembangan , tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 96 Campurejo. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV Fase B SDN 96 Campurejo. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar validasi produk (media, materi dan bahasa), angket praktikalitas siswa dan guru, angket minat membaca puisi siswa sebelum dan sesudah menggunakan video (<em>pretest </em>dan <em>posttest</em>). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Adapun hasil penelitian analisis kebutuhan, peneliti memperoleh data yang menujukkan (1) sebanyak 100% siswa yang menyatakan bahwa dengan adanya media memudahkan dalam proses pembelajaran, (2) sebanyak 63% siswa menyatakan bahwa media yang digunakan guru sesuai dengan yang diharapkan sementara 37% menyatakan tidak, (3) sebanyak 100% siswa menyatakan bahwa menyukai media bergambar, berwarna, bergerak, dan bersuara (4) sebanyak 100% siswa menyatakan bahwa menyukai media berupa video animasi pada materi membaca puisi, (5) 55% siswa menyatakan bahwa kurang minat membaca puisi, (6) 100% siswa menyatakan bahwa guru belum menggunakan media bergambar, bergerak, dan bersuara seperti video animasi pada materi membaca puisi, (7) 100% siswa menyatakan bahwa guru hanya menggunakan buku dalam proses pembelajaran.. Hasil validasi media memperoleh nilai 71,5% kategori valid, validasi materi memperoleh nilai 81,25% kategori sangat valid, dan validasi bahasa memperoleh nilai 89,25% kategori sangat valid. Hasil kepraktisan siswa memperoleh nilai sebesar 94,95% dengan kategori sangat praktis dan kepraktisan guru memperoleh nilai 92% dengan kategori sangat praktis. Hasil efektivitas terhadap minat membaca puisi siswa berada pada kategori efektif memperoleh nilai sebesar 88% .</p>Nurul AldaSukirman SukirmanMuhammad Guntur
Hak Cipta (c) 2025 Nurul Alda, Sukirman, Muhammad Guntur
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-102025-12-10544759476910.37081/jipdas.v5i4.3607PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN APLIKASI QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VI SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3611
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya hasil belajar matematika peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran proses pembelajaran, (2) mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar, dan (3) pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Quizizz terhadap hasil belajar matematika peserta didik dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas IVB sebagai kelas kontrol dan kelas IV C sebagai kelas eksperimen. Dalam penentuan sampelnya peneliti, menerapkan teknik sampling purposive. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data uji hipotesis menggunakan software IBM Statistics 2.5 yaitu dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitiannya yaitu (1) gambaran proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Quizizz berjalan dengan baik, (2) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol, (3) pengaruh peningkatan hasil belajar matematika peserta didik dari hasil uji effect size sebesar 1.42 termasuk dalam kategori besar. Oleh karena itu penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Quizizz memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar matematika peserta didik di SDN 060 Raya Barat.</p> <p> </p>Natasya AmaliahSiti MaryamSunata
Hak Cipta (c) 2025 Natasya Amaliah, Siti Maryam, Sunata
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-102025-12-10544770477510.37081/jipdas.v5i4.3611PENGARUH PERMAINAN KATA BAKU BENAR (KABAR) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIASISWA KELAS IV SD SWASTA ADVENT AIR BERSIH MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3630
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Permaianan Kata Baku Benar (KABAR) Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Swasta Advent Air Bersih Medan. Jenis penelitian ini adalah<em> quasi eksperimen</em>. Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol <em>pretest-posttest</em>, yang berarti mereka (kedua kelompok) akan diberi <em>pretest </em>dan <em>postest</em>. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan berupa tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV-A dan IV-B yang berjumlah 44 siswa di SD Swasta Advent Air Bersih Medan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah uji statistic uji-t (t-test) dengan menggunakan SPPS 26. Berdasarkan hasil uji-t , diketahui bahwa nilai pada kolom sig.(2-tailed) sebesar 0,000. Mengacu pada hasil yang didapatkan, jika dibandingkan dengan nilai signifikansi 0,05, maka dapat diketahui bahwa 0,000 < 0,05, dan mendapatkan t- hitung = 4,938 sedangkan t-tabel = 2,021 (t-hitung < t-tabel). Hal tersebut berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pada permainan kata baku benar (KABAR) terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Advent Air Bersih Medan.</p>Rolanda SilabanWildansyah LubisIrsanAlbert Pauli SiraitTry Wahyu Purnomo
Hak Cipta (c) 2025 Rolanda Silaban, Wildansyah Lubis, Irsan, Albert Pauli Sirait, Try Wahyu Purnomo
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-102025-12-10544776478510.37081/jipdas.v5i4.3630PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBASIS PROYEK TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3667
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi karena dalam pembelajaran IPAS di kelas V khususnya pada materi organ pencernaan manusia biasanya menggunakan model pembelajaran <em>problem based learning </em>(PBL) yang terstruktur tanpa adanya permainan yang menyebabkan peserta didik kurang berminat dalam pembelajaran. Oleh karena itu, inovasi dalam model pembelajaran diadakan supaya untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Team Games Tournament </em>(TGT) berbasis proyek terhadap minat belajar peserta didik mata pelajaran IPAS kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian <em>quasi eksperiment</em>. Sampel dalam penelitian ini terbagi menjadi 2, yaitu pada kelas eksperimen berjumlah 31 dan kelas kontrol berjumlah 34 peserta didik. Instrumen penelitian ini menggunakan angket minat belajar peserta didik. Hasil ujit menunjukkan bahwa p < 0,001 yang berarti memiliki kurang/lebih rendah dari < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT berbasis proyek berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar peserta didik</p>Tantri PermatasariRohmatus Syafi’ahEka Yuliana Sari
Hak Cipta (c) 2025 Tantri Permatasari, Rohmatus Syafi’ah, Eka Yuliana Sari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-102025-12-10544786480010.37081/jipdas.v5i4.3667PENGARUH INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE TERHADAP REGULASI EMOSI SISWA: TINJAUAN LITERATUR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4324
<p>Perkembangan teknologi digital dan popularitas game online telah memicu meningkatnya perhatian terhadap dampak perilaku bermain game terhadap kesejahteraan emosional remaja. Intensitas bermain game online yang tinggi dapat memengaruhi regulasi emosi dan berpotensi memunculkan perilaku adiksi, yang pada gilirannya berdampak pada prestasi akademik dan interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas bermain game online terhadap kondisi emosional siswa melalui kajian literatur dari berbagai jurnal nasional dan internasional terbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan pendekatan analisis tematik, mencakup identifikasi, sintesis, dan interpretasi hasil penelitian terdahulu yang relevan mengenai game online, regulasi emosi, dan perilaku remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa intensitas bermain game online berkorelasi dengan peningkatan risiko emosi negatif, termasuk kecemasan, stres, dan agresivitas, namun regulasi emosi berperan sebagai faktor protektif yang signifikan (Naeem, Rafique, Nazir, & Rasool, 2025; Gross, 1999). Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pengelolaan waktu dan pelatihan regulasi emosi bagi siswa untuk mencegah dampak negatif adiksi game online. Kesimpulannya, artikel ini memberikan pemahaman mendalam mengenai hubungan antara intensitas bermain game dan kondisi emosional remaja, sekaligus merekomendasikan penelitian lanjutan dengan metode empiris atau longitudinal untuk memvalidasi temuan dan mengembangkan intervensi efektif.</p>Reza Malik Sofa
Hak Cipta (c) 2025 Reza Malik Sofa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-102025-12-10544801481010.37081/jipdas.v5i4.4324INTEGRASI PENDEKATAN SOCIAL INQUIRY DALAM PEMBELAJARAN IPAS MELALUI BAHAN AJAR DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYELIDIKAN SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4330
<p>Penelitian ini menggunakan metodologi <em>Design and Development</em> (D&D) dengan model ADDIE untuk mengembangkan bahan ajar IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) berbasis <em>social inquiry</em> yang bertujuan untuk meningkatkan <em>ecoliteracy</em> siswa fase C di sekolah dasar. Pengembangan bahan ajar ini meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Ahli melakukan validasi terhadap bahan ajar yang dikembangkan dengan hasil 88,78%, yang menunjukkan kualitas yang sangat baik. Uji coba implementasi selanjutnya memvalidasi keefektifannya, dengan peningkatan skor <em>ecoliteracy</em> siswa dari rata-rata <em>pre-test</em> 52 menjadi rata-rata <em>post-test</em> 87,1. Pendekatan inovatif ini menawarkan implikasi yang menjanjikan bagi para pendidik yang ingin mengintegrasikan <em>ecoliteracy</em> ke dalam metode pengajaran mereka, mendorong peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa tentang isu-isu lingkungan serta partisipasi dalam tindakan yang berkelanjutan.</p>Muhammad Fikri FakhruddinSapriya
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Fikri Fakhruddin, Sapriya
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-102025-12-10544811481910.37081/jipdas.v5i4.4330ANALISIS GAYA KOMUNIKASI GURU TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 3 SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4331
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya komunikasi guru terhadap partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi, wawancara guru dan siswa, serta dokumentasi untuk memperoleh data secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan gaya komunikasi yang jelas, empatik, dan demokratis melalui komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif. Gaya komunikasi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan partisipasi siswa, yang tercermin dari keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan, memberikan pendapat, bekerja sama, serta menunjukkan antusiasme selama pembelajaran. Meskipun partisipasi siswa secara umum berada pada kategori baik hingga sangat baik, sebagian siswa masih membutuhkan stimulus untuk lebih aktif bertanya dan terlibat dalam diskusi kelompok. Kesimpulannya, penerapan gaya komunikasi guru yang tepat berperan signifikan dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan mendorong keaktifan siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya guru untuk terus mengembangkan strategi komunikasi yang inklusif dan memotivasi guna meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.</p>Devi SulistiyowatiDwi PebrianaLatifa Halya AndiniFirma AndrianAhmad Madkur
Hak Cipta (c) 2025 Devi Sulistiyowati, Dwi Pebriana, Latifa Halya Andini, Firma Andrian, Ahmad Madkur
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544820483210.37081/jipdas.v5i4.4331HAKIKAT PEMEROLEHAN BAHASA DAN FAKTOR PENDUKUNG PEMEROLEHAN BAHASA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4335
<p>Pemerolehan bahasa adalah proses alamiah yang berlangsung sejak masa awal kehidupan dan melibatkan interaksi kompleks antara faktor biologis, kognitif, serta lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hakikat pemerolehan bahasa serta mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mendukung keberhasilannya. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terkait pemerolehan bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa dapat dijelaskan melalui beberapa perspektif teoretis, yaitu nativisme, behaviorisme, kognitivisme, dan interaksionisme sosial. Pemerolehan bahasa berkembang melalui tahapan universal, mulai dari fase pralinguistik hingga fase multi-kata. Faktor internal seperti kematangan neurologis, kapasitas kognitif, memori, perhatian, dan motivasi memberikan kontribusi penting dalam proses ini. Faktor eksternal meliputi kualitas serta kuantitas input bahasa, pola pengasuhan, lingkungan sosial-budaya, dan paparan teknologi. Interaksi dinamis antara faktor internal dan eksternal menentukan variasi perkembangan bahasa pada setiap anak. Kajian ini menegaskan bahwa pemerolehan bahasa terjadi melalui sinergi antara kapasitas anak dan dukungan lingkungan. Pemahaman mendalam tentang berbagai faktor tersebut diperlukan oleh orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan perkembangan bahasa anak, khususnya dalam konteks Indonesia yang multibahasa.</p>Ailsyah Putri JasmineElma Sisilia FalloSilvina Noviyanti
Hak Cipta (c) 2025 Ailsyah Putri Jasmine, Elma Sisilia Fallo, Silvina Noviyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544833484010.37081/jipdas.v5i4.4335PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT MEMBACA SISWA KLS IV SD/MI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4336
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model <em>Outdoor Learning</em> dan membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan bereksplorasi serta hasil belajar mata pelajaran IPA siswa kelas III UPTD SDN 3 Kapringan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus (Siklus I, II, dan III), dengan subjek 31 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi untuk mengukur penerapan model dan kemampuan eksplorasi, serta tes tertulis untuk mengukur hasil belajar. Kriteria keberhasilan klasikal ditetapkan jika $\geq 80\%$ siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) 70. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus. Penerapan model <em>Outdoor Learning</em> oleh guru dan kemampuan bereksplorasi siswa meningkat secara bertahap dan mencapai kategori sangat baik pada Siklus III. Peningkatan hasil belajar terbukti dari kenaikan rata-rata kelas, dari 68,87 (Siklus I) menjadi 76,94 (Siklus III). Lebih lanjut, persentase ketuntasan klasikal meningkat tajam dari 51,61% (Siklus I) menjadi 90,32% (Siklus III), yang berarti kriteria keberhasilan telah tercapai. Dengan demikian, model pembelajaran <em>Outdoor Learning</em> terbukti efektif dan berhasil dalam meningkatkan kemampuan bereksplorasi dan hasil belajar IPA siswa kelas III.</p>Anggi Jogi Marlinang LubisDeska Komala Al Finni’mahVivin Indah SariFirma Andrian
Hak Cipta (c) 2025 Anggi Jogi Marlinang Lubis, Deska Komala Al Finni’mah, Vivin Indah Sari, Firma Andrian
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544841485310.37081/jipdas.v5i4.4336IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM PELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4338
<p>Model pembelajaran inovatif menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) merupakan salah satu mata pelajaran yang memerlukan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pustaka tentang implementasi model pembelajaran inovatif dalam pelajaran IPAS di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah review literatur dengan menggunakan kata kunci "model pembelajaran inovatif", "pelajaran IPAS", dan "sekolah dasar". Hasil review menunjukkan bahwa model pembelajaran inovatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa, meningkatkan motivasi belajar, dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Namun, masih terdapat beberapa tantangan dalam implementasi model pembelajaran inovatif, seperti kurangnya sumber daya dan kurangnya pelatihan guru.</p>Mustapa MustapaAisyiah Restutiningsih Putri Utami
Hak Cipta (c) 2025 Mustapa, Aisyiah Restutiningsih Putri Utami
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544854485910.37081/jipdas.v5i4.4338ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4342
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar berdasarkan langkah-langkah Polya, mencakup memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan melakukan pengecekan kembali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas III SD Negeri 02 Teluk Dalem Ilir, dengan teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap enam soal pemecahan masalah yang menuntut konversi satuan dan operasi hitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa telah mampu menuliskan informasi diketahui dan ditanyakan pada tahap memahami masalah, namun menunjukkan variasi pada tahapan selanjutnya. Siswa berkemampuan tinggi mampu menerapkan seluruh langkah Polya secara runtut dan akurat, melakukan konversi satuan dengan benar, serta mengevaluasi jawabannya, meskipun masih terdapat ketidaktelitian kecil pada konversi akhir. Siswa berkemampuan sedang memahami informasi dasar tetapi tidak konsisten menuliskan langkah penyelesaian serta mengalami kesulitan dalam representasi dan konversi satuan, sehingga hanya sebagian indikator proses matematika terpenuhi. Siswa berkemampuan rendah memahami prosedur secara lisan tetapi sering melakukan kesalahan konversi dan tidak menuliskan langkah secara sistematis, menunjukkan lemahnya kemampuan komunikasi dan representasi matematis. Penelitian menyimpulkan bahwa ketelitian konversi satuan, kelengkapan representasi, dan kemampuan komunikasi matematis merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemecahan masalah, sehingga diperlukan pembiasaan penulisan langkah yang runtut serta pendampingan dalam penerapan strategi Polya secara menyeluruh.</p>Elsa Putri FadhilaPutri Ages LaviaSepti HandayaniFirma Andrian
Hak Cipta (c) 2025 Elsa Putri Fadhila, Putri Ages Lavia, Septi Handayani, Firma Andrian
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544860487110.37081/jipdas.v5i4.4342MENGANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA SD/MI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KURIKULUM MERDEKA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4343
<p>Pembelajaran matematika menjadi salah satu faktor hambatan dalam pembelajaran pada kurikulum merdeka. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran matematika di SD/MI pada kurikulum merdeka dan untuk mengetahui bagaimana cara mengimplementasikan media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa. penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian<em> tinjauan literature</em> guna membangun dasar yang kuat dalam pembahasan. penulis juga mengumpulkan data berdasarkan hasil observasi di sekolah pada saat pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian, kesulitan belajar siswa dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya minat dan motivasi belajar, keterbatasan kemampuan, persepsi yang keliru terhadap mata pelajaran matematika, serta kurangnya pemahaman dasar matematika. Sementara itu, faktor eksternal mencakup keterbatasan kompetensi pendidik terhadap kurikulum, kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran, serta kendala dalam penyesuaian dan implementasi Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penerapan media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, sekaligus memperkuat kompetensi pendidik dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka secara efektif dan berkelanjutan.</p>Fitriani FitrianiNurafni HidayahRaodatul JannaSelvi KusnawatiAbrar Abira
Hak Cipta (c) 2025 Fitriani, Nurafni Hidayah, Raodatul Janna, Selvi Kusnawati, Abrar Abira
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544872487810.37081/jipdas.v5i4.4343TINGKAT KEPUASAN GURU TERHADAP LAYANAN KESEHATAN DI SD MUHAMMADIYAH PLUS KOTA SALATIGA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4344
<p>Kualitas layanan kesehatan di sekolah berpengaruh terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan kepuasan guru dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kepuasan guru terhadap layanan kesehatan di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan melibatkan 63 guru sebagai responden. Data yang dikumpulkan melalui angket tertutup menggunakan lima aspek layanan, yaitu <em>tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua aspek layanan kesehatan mendapatkan penilaian Sangat Puas, dengan rata-rata skor keseluruhan 3,55. Pada setiap aspeknya, capaian kepuasan layanan kesehatan juga mendapatkan kategori Sangat Puas meski dengan skor yang berbeda-beda. Hal tersebut mengartikan bahwa guru merasa sangat puas dengan layanan kesehatan yang diberikan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa program kesehatan sekolah sudah berjalan dengan sangat baik. Efektivitas layanan kesehatan di sekolah ini dapat menjadi masukan bagi stakeholder terkait. Namun, peningkatan fasilitas dan pelayanan tetap diperlukan agar manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh seluruh warga sekolah.</p>Wahyu Isnaeni SafitriZaqiyatul HikmahSahrul Bagus SaputraTasya Efrilia Wahidatur RohmahYogi Kuncoro Adi
Hak Cipta (c) 2025 Wahyu Isnaeni Safitri, Zaqiyatul Hikmah, Sahrul Bagus Saputra, Tasya Efrilia Wahidatur Rohmah, Yogi Kuncoro Adi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544879488710.37081/jipdas.v5i4.4344IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BEREKSPLORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4345
<p>Keprihatinan penulis terhadap rendahnya kemampuan bereksplorasi serta hasil belajar siswa kelas III UPTD SDN 3 Kapringan dalam mata pelajaran pengelompokan hewan serta keterbatasan Guru dalam merancang model pembelajaran yang efektif untuk dapat meningkatkan kemampuan bereksplorasi siswa dan hasil belajar dalam mata pelajaran IPA dengan materi pengelompokan hewan melatarbelakangi dilakukanya penelitian ini, salah satu upaya yang dapat di lakukan yaitu dengan penerapkan model pembelajaran Outdoor Learning dalam pembelajaran pengelompokan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menerapkan model pembelajaran Outdoor Learning pada siswa kelas III UPTD SDN 3 Kapringan, 2) mengetahui peningkatan kemampuan bereksplorasi siswa dengan menerapkan model pembelajaran Outdoor Learning pada siswa kelas III UPTD SDN 3 Kapringan dan 3) mengetahui peningkatan hasil belajar pada siswa kelas III UPTD SDN 3 Kapringan.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindak kelas dengan desain penelitian tindak kelas Arikuntoro (Paizaludin & Ermalinda, 2016) dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan dengan jumblah siswa 31 yang di jadikan sebagai sample penelitian dari jumlah populasi sebanyak 450 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan olah data dari siklus I sampai siklus III diperoleh adanya peningkatan di setiap siklusnya yang terbagi menjadi tiga aspek penilaian yaitu penerapan model pembelajaran <em>Outdoor Learning</em>, peningkatan kemampuan bereksplorasi, dan hasil belajar siswa yang akan diuraikan sebagai berikut : Penerapan model pembelajaran Outdor Learning pada siklus I memperoleh jumblah skor sebesar 40 dengan nilai rata-rata 3,0 dan persentase 76,5% yang termasuk kriteria cukup baik. Kemudian pada siklus II di peroleh hasil skor sebesar 42 dengan nilai rata-rata 3,2 dan persentase 81% yang tergolong kriteria baik. Kemudian siklus III diperoleh jumblah nilai sebesar 46 dengan nilai rata-tata sebesar 3,5 dan persentase 88% yang tergolong dalam kriteria sangat baik. Peningkatan kemampuan eksplorasi pada siklus I diperoleh hasil skors sebesar 37 dengan nilai rata-rata 5,7 dan hasil persentase 65,5% yang masuk dalam kriteria cukup baik. Kemudian pada siklus II diperoleh hasil skor sebesar 43 dengan nilai rata-rata 6,1 dan persentase 76,5% yang masuk kriteria baik. Kemudian pada siklus III diperoleh jumblah skor sebesar 49 dengan nilai rata-rata 69 dan hasil persentase 87% yang masuk dalam kriteria sangat baik. Peningkatan hasil belajar memiliki nilai ketuntasan sebesar 80%. Pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan sebesar 51,61% kemudian pada siklus II diperoleh hasil persentase sebesar 64,74% dan pada siklus III diperoleh hasil persentase sebesar 90,32% berdasarkan hasil nilai tersebut maka penelitian sudah dapat dihentikan karena sudah mencapai standar ketuntasan klasikal yaitu 80%.</p>Surtinih SurtinihKhoimatunRasilah
Hak Cipta (c) 2025 Surtinih Surtinih, Khoimatun, Rasilah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544888489910.37081/jipdas.v5i4.4345PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MULTILITERASI MENGGUNAKAN APLIKASI LET’S READ TERHADAP MINAT DAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4346
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran multiliterasi menggunakan aplikasi <em>Let’s Read</em> terhadap minat dan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III sekolah dasar, serta untuk menguji peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa setelah menerapkan model pembelajaran multiliterasi menggunakan aplikasi <em>Let’s Read</em>. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain <em>True Eksperimental Design </em>menggunakan<em> Pretest- Posttest Control Grup Design.</em> Populasi penelitian ini seluruh siswa UPTD SDN 1 Kapringan. Dengan menggunakan <em>teknik random sampling,</em> ditetapkan kelas III A menjadi kelompok eksperimen sebanyak 27 siswa dan kelas III B menjadi kelompok kontrol sebanyak 30 siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar angket dan tes tulis. Berdasarkan perhitungan data statistik menggunakan uji t, di peroleh nilai sig. (2-tailed) = 0,000 < nilai α = 0,005. Maka, dapat dinyatakan terdapat pengaruh model pembelajaran multiliterasi menggunakan aplikasi <em>Let’s Read</em> terhadap kemampuan membaca pemahaman. Sedangkan, perhitungan dengan uji <em>mann whitney</em>, diperoleh sig.= 0,000 < α = 0,005. Maka, terdapat pengaruh model pembelajaran multiliterasi menggunakan aplikasi <em>Let’s Read</em> terhadap minat membaca siswa. Pada perhitung statistik kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan uji <em>N-gain</em>, diperoleh nilai <em>N-gain</em> rata-rata pada kelas kontrol 0,14 dengan interpretasi rendah dan <em>N- gain</em> rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 0,67 termasuk kedalam interpretasi sedang. Maka, terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa.</p>Hikmah EviyanahKiki FatkhiyaniDadang Suhada
Hak Cipta (c) 2025 Hikmah Eviyanah, Kiki Fatkhiyani, Dadang Suhada
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544900490710.37081/jipdas.v5i4.4346PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KINERJA GURU DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4353
<p>Penelitian ini menelaah hubungan antara persepsi siswa tentang kinerja guru dan motivasi belajar dalam membentuk prestasi akademik pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial. Dengan menggunakan desain survei kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur pandangan siswa mengenai kualitas pengajaran guru serta dorongan internal mereka untuk belajar. Temuan menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap kinerja guru berkaitan erat dengan hasil belajar yang lebih tinggi, sementara motivasi belajar yang kuat memperkuat kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan konsep secara efektif. Secara bersama-sama, kedua variabel ini menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keterlibatan dan keberhasilan akademik. Penelitian ini menekankan pentingnya kompetensi guru dan strategi peningkatan motivasi dalam membangun proses pembelajaran yang aktif dan bermakna. Lembaga pendidikan dianjurkan untuk memperkuat praktik pedagogis dan mendorong pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa guna meningkatkan kinerja pembelajaran.</p>Nurdin NurdinImam SusenoHery PurwosusantoAry Wahyu LeksonoAlbertus Maria Setyastanto
Hak Cipta (c) 2025 Nurdin, Imam Suseno, Hery Purwosusanto, Ary Wahyu Leksono, Albertus Maria Setyastanto
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544908491210.37081/jipdas.v5i4.4353PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI INDONESIA: STRATEGI TRANSFORMASI MENUJU MASYARAKAT INKLUSIF
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4355
<p>Pendidikan multikultural di Indonesia, yang berakar pada Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, adalah keharusan konstitusional untuk menjaga solidaritas di tengah keragaman 1.300+ suku. Dalam periode 2020–2025, yang ditandai dengan meningkatnya intoleransi digital, implementasinya melalui Kurikulum Merdeka (P5) dan kerangka Banks sangat penting. Tantangan utama, seperti kompetensi guru dan dampak digital, harus diatasi dengan pelatihan berkelanjutan dan revisi kebijakan. Tujuannya adalah memposisikan pendidikan multikultural sebagai upaya pengajaran sekaligus politik untuk mencapai keadilan sosial dan membangun masa depan bangsa yang harmonis dan inklusif.</p>Mayya Kholidah MasrurohChanesya Farah KaharaniMuhammad SyaikhonSetyastanto Setyastanto
Hak Cipta (c) 2025 Mayya Kholidah Masruroh, Chanesya Farah Kaharani, Muhammad Syaikhon, Setyastanto
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544913491710.37081/jipdas.v5i4.4355IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SDN SUMBERSARI 01
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4356
<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN Sumbersari 01 serta menganalisis faktor yang memengaruhi pelaksanaannya, tantangan yang dihadapi guru, dan dampaknya terhadap proses maupun hasil belajar peserta didik. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi secara cukup komprehensif mulai dari pelaksanaan asesmen awal, penyusunan modul ajar, hingga pengaturan aktivitas belajar yang memadukan visual, auditori, dan kinestetik. Penerapan diferensiasi berdampak pada meningkatnya keterlibatan, motivasi, dan pemerataan pemahaman peserta didik terhadap materi energi. Faktor pendukung keterlaksanaan diferensiasi meliputi pemahaman guru terhadap konsep diferensiasi, dukungan lingkungan sekolah, ketersediaan media belajar, serta respons positif peserta didik. Sementara itu, tantangan muncul dalam bentuk keterbatasan waktu, kompleksitas perencanaan, pengelolaan kelas heterogen, dan penyusunan instrumen asesmen yang bervariasi. Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi di SDN Sumbersari 01 memberikan hasil positif dan menunjukkan bahwa strategi ini relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPAS guna meningkatkan pemerataan pemahaman peserta didik.</p>Mufidatur Rizqiya PermanaFina Wildania SholehaAmaza Ilmil MufidaAlan Hakim PermadiSofyan HadiSt. Mislikhah
Hak Cipta (c) 2025 Mufidatur Rizqiya Permana, Fina Wildania Sholeha, Amaza Ilmil Mufida, Alan Hakim Permadi, Sofyan Hadi, St. Mislikhah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-112025-12-11544918493010.37081/jipdas.v5i4.4356PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN WORDWALL PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD NEGERI 61 LUBUKLINGGAU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3554
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Pembelajaran Menggunakan Wordwall Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SD Negeri 61 Lubuklinggau yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development dengan model pengembangan Addie. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IV SD Negeri 61 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil validasi Media Pembelajaran Menggunakan Wordwall berdasarkan penilaian ahli bahasa, materi dan media menunjukkan bahwa Media Pembelajaran Menggunakan Wordwall memenuhi kriteria valid dengan skor rata-rata 0,87. Sedangkan dari analisis penilaian lembar kepraktisan guru dan siswa diperoleh bahwa Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Wordwall memenuhi kriteria praktis dengan skor rata-rata 82%. Pada uji lapangan diperoleh N-gain (g) sebesar 0,74 dengan klasifikasi tinggi yang artinya Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Wordwall memiliki efektifitas tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Wordwall terbukti valid, praktis dan memiliki keefektifan dalam pembelajaran IPS siswa kelas IV SD Negeri 61 Lubuklinggai. </p>Rinaldi RinaldiDonni PestaloziElya Rosalina
Hak Cipta (c) 2025 Rinaldi, Donni Pestalozi, Elya Rosalina
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-122025-12-12544931493610.37081/jipdas.v5i4.3554PENERAPAN GAME BERBASIS DIGITAL DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI GAYA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/2665
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan game berbasis digital terhadap peserta didik serta untuk mengetahui apakah dengan penerapan game berbasis digital dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPAS materi “Gaya” di kelas IV SD Negeri Sungai Iyu Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Adapun bentuk penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dimana subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Sungai Iyu Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan game Berbasis digital dalam hal ini peneliti menggunakan aplikasi Wordwall dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi “Gaya” di kelas IV SD Negeri Sungai Iyu Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam hal ini dapat lihat dari pencapaian kemampuan berpikir kritis yang mengalami peningkatan dari pra siklus, siklus I ke siklus II dapat dilihat dari perolehan Hasil rata-rata keterampilan berpikir kritis yang dicapai pada pra siklus adalah 74,40, pada akhir siklus 1 adalah 82,98, dan pada akhir siklus 2 menjadi 88,59. Nilai Ngain pada Siklus 1 mendapatkan hasil sebesar 0,3 dengan kategori Sedang dan pada Siklus 2 mendapatkan hasil sebesar 0,6 dengan kategori Sedang. Selain itu jumlah siswa yang mendapatkan nilai minimal 80 pada Prasiklus sebesar 51,51%, pada siklus 1 jumlah siswa yang mendapatkan nilai minimal 80 sebesar 75,75% dan pada siklus 2 jumlah siswa yang mendapatkan nilai minimal 80 sebesar 93,93%. Hasil respon Angket tanggapan peserta didik didapatkan hasil sebesar 81,74% dengan kategori sangat efektif dalam penggunaan media game digital.</p> <p> </p>Rini PuspitasariNadia AldyzaM Danil
Hak Cipta (c) 2025 Rini Puspitasari, Nadia Aldyza, M Danil
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13544937494510.37081/jipdas.v5i4.2665PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 091349 TIGARUNGGU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3320
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 091349 Tigarunggu. Jenis penelitian ini yaitu eskperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian eksperimen dalam penelitian ini menggunakan <em>quasi eksperimen design</em> dengan bentuk <em>nonequivalen group pretest posttest design.</em> Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah 42 orang siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan berganda yang terdiri dari 25 soal, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pada uji pemahaman awal kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata pretest 30,47 sedangkan pada kelas kontrol rata-ratanya 33,71. Setelah diberikan pembelajaran menggunakan media audio visual pada kelas eksperimen nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yang signifikan yaitu 86,09 sedangkan nilai rata-rata postest kelas kontrol yang diajarkan dengan model konvensional berbantuan buku ajar adalah 70,09. Dari data hasil analisis instrumen butir soal dengan cara uji hipotesis (Uji t-test) maka diperoleh 0,001 < 0,05 dengan taraf signifikan α = 0,05 dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ha diterima dan Ho di tolak. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPAS, yang ditunjukkan melalui perbandingan nilai pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa media audio visual memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menarik, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dalam bidang pendidikan.</p>Nofran PurbaHusna Parluhutan TambunanApiek GandamanaKhairul UsmanYusra Nasution
Hak Cipta (c) 2025 Nofran Purba, Husna Parluhutan Tambunan, Apiek Gandamana, Khairul Usman, Yusra Nasution
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13544946495410.37081/jipdas.v5i4.3320PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MNEMONIC TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS IV YAYASAN PENDIDIKAN SD SITI AMELIA MEDAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3327
<p>Peneliti ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran <em>Mnemonic </em>Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD dengan jumlah sebanyak 60 siswa dengan kategori 30 siswa kelas kontrol dan 30 kelas eksperimen. Data dikumpulkan melalui instrumen keterlaksanaan pembelajaran, soal pre-tes dan poss-test.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif melalui pendekatan metode Eksperimen dengan desain <em>Quasi Experimental </em>(<em>Nonequivalent Control Group Design</em>). Berdasarkan hasil analisis terlihat adanya perbedaan yang jelas antara kelas eksperimen dan kelas kontrol sebelum dan sesudah perlakuan. Pada saat pre-test, kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 67,3 di bandingkan dengan kelas kontrol yang memiliki rata-rata 57,5. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa di kelas eksperimen relatif lebih rendah. Namun, setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran mnemonic, rata-rata nilai post-test kelas eksperimen meningkat signifikan menjadi 82,9 dan sedangkan kelas kontrol (tidak menggunakan model <em>mnemonic</em>) memperoleh nilai rata-rata 70,1. Berdasarkan hasil uji-t adalah didapati nilai sig 0,000< 0,05 yang artinya bahwa H<sub>o </sub>ditolak dan H<sub>a </sub>diterima dengan menghasilkan data dengan adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran <em>Mnemonic </em>terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia</p>RasmitaEdizal HatmiHalimatussakdiahFaisalMasta Marselina Sembiring
Hak Cipta (c) 2025 Rasmita, Edizal Hatmi, Halimatussakdiah, Faisal, Masta Marselina Sembiring
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13544955496210.37081/jipdas.v5i4.3327PENGGUNAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3395
<p>Panalungtikan ieu boga tujuan pikeun nyaho pangaruh model Project Based Learning anu dibantuan ku Wordwall pikeun ningkatkeun kamampuhan pamahaman konsep matematis murid kelas IV SD dina bahan ajar Bangun Datar. Panalungtikan ieu dilaksanakeun di SD Ganesha Kota Bandung. Metode nu dipake nyaeta pendekatan kuantitatif kalayan metode quasi eksperimen make desain non<br />equivalent control group design. Instrumen nu dipake dina panalungtikan ieu nyaeta<br />10 soal pilihan ganda jeung 5 soal esay. Populasi panalungtikan ieu teh diwangun ku 19 urang murid kelas IV A (kelas eksperimen) jeung 19 urang murid kelas IV B (kelas kontrol) di SD Ganesha Kota Bandung. Kelas IV A narima perlakuan ku model diajar Project Based Learning anu dibantuan ku Wordwall, sedengkeun kelas IV B diajar kawas biasa (konvensional). Data dikumpulkeun tina hasil pretest jeung posttest oge tina lembar observasi, tuluy dianalisis ngagunakeun uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, uji gain ternormalisasi jeung uji effect size. Hasil panalungtikan nunjukkeun aya kanaekan nu signifikan dumasar kana uji gain ternormalisasi kalayan nilai 0,2990%. Salian ti eta, pangaruh nu signifikan antara kelas eksperimen jeung kelas kontrol oge kacida katingalina ngaliwatan uji effect size kalayan nilai 1,431.Ku kituna, bisa dicindekkeun yen aya paningkatan jeung pangaruh nu signifikan kana kamampuhan pamahaman konsep matematis murid antara kelas eksperimen nu ngagunakeun model diajar Project Based Learning dibantuan ku Wordwall jeung kelas kontrol nu ngagunakeun model pembelajaran konvensional.</p>Daeng IntanDartaMoh. Nurhadi
Hak Cipta (c) 2025 Daeng Intan, Darta, Moh. Nurhadi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13544963497110.37081/jipdas.v5i4.3395ANALISIS PENYEBAB KURANGNYA MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS 4 SDN 17 PALEMBANG TAHUN AJARAN 2024/2025
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3412
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan di balik rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV SDN 17 Palembang tahun ajaran 2024–2025. Salah satu faktor penting yang memengaruhi prestasi akademik siswa adalah keinginan mereka untuk belajar lebih giat. Namun, berdasarkan pengamatan awal, diyakini bahwa mayoritas siswa kelas empat menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Menurut temuan penelitian, sejumlah faktor berkontribusi terhadap rendahnya motivasi belajar, termasuk hubungan antarindividu yang rendah, metode pengajaran yang tidak memuaskan, lingkungan belajar yang tidak alami, dan harga diri siswa yang rendah. Diharapkan hal ini dapat menjadi landasan bagi para pemimpin sekolah dan guru dalam mengembangkan strategi pengajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan motivasi siswa.</p>Velda Artha DjayaAyu SulistiaKrida AstamaMasayu Niki NesasariMujainah Mujainah
Hak Cipta (c) 2025 Velda Artha Djaya, Ayu Sulistia, Krida Astama, Masayu Niki Nesasari, Mujainah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13544972497610.37081/jipdas.v5i4.3412HUBUNGAN EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN DENGAN NILAI KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK SDN 1 TRENCENG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3788
<p>Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan ekstrakurikuler kepramukaan terhadap nilai karakter disiplin peserta didik SDN 1 Trenceng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling</em>. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 peserta didik yang merupakan anggota ekstrakurikuler kepramukaan kelas 4, 5, dan kelas 6. Lokasi penelitian yaitu SDN 1 Trenceng. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrumen (uji reliabilitas dan uji validitas), uji asumsi (uji normalitas dan uji regresi linearitas) dan uji hipotesis (uji korelasi). Hasil penelitian menunjukan bahwa reliabilitas angket ekstrakurikuler kepramukaan memperoleh nilai 0.975 dan angket karakter disiplin memperolehy nilai 0.939 sehingga mendapatkan intrepetasi “reliabilitas sangat tinggi”. Hasil uji validitas angket ekstrakurikuler kepramukaan dan angket karakter disiplin menunjukkan nilai <em>Bartlett's Test of Sphericity </em>sebesar <0,001 sehingga data valid. Hasil uji normalitas nilai <em>Shapiro-Wilk</em> <em>W</em> pada kelas 4, 6 dan 6 memperoleh nilai sig >0,05, sehingga data angket berdistribusi normal. Hasil uji linieritas menunjukkan bahwa nilai <em>deviation of linierity</em> atau nilai p variabel sebesar <0.001, sehingga variabel memiliki hubungan linier. Hasil uji hipotesis menunjukan nilai p <0,001 maka H0 ditolak dan Ha diterima dengan hasil <em>pearson’r </em>sebesar 0.627, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara eketrakulikuler kepramukaan dengan nilai karakter peserta didik SDN 1 Trenceng Kabupaten Tulungagung. Ekstrakurikuler kepramukaan memiliki hubungan dengan nilai karakter disiplin melalui pembentukan karakter.</p>Siti MaisarohRahyu Setiani
Hak Cipta (c) 2025 Siti Maisaroh, Rahyu Setiani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13544977498910.37081/jipdas.v5i4.3788HAMBATAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS OBSERVASI DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS KESULITAN PEMAHAMAN SISWA DAN STRATEGI PENANGANAN DI KELAS IV
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4357
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hambatan efektivitas pembelajaran matematika berbasis observasi di sekolah dasar, khususnya pada kelas IV. Studi kasus ini mengidentifikasi kesulitan pemahaman siswa sebagai faktor utama yang menghambat keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini mengeksplorasi berbagai faktor yang menyebabkan kesulitan tersebut, seperti rendahnya kemampuan dasar matematika, kurangnya minat belajar, serta metode pengajaran yang kurang tepat. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi yang tepat dapat meningkatkan pemahaman siswa dan efektivitas pembelajaran matematika berbasis observasi secara signifikan. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan adaptif di sekolah dasar.</p>Fatmawati FatmawatiFasah Salsa BellaNinin AmrianiNur AnnisaNur HikmaAbrar Abira
Hak Cipta (c) 2025 Fatmawati, Fasah Salsa Bella, Ninin Amriani, Nur Annisa, Nur Hikma, Abrar Abira
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13544990499510.37081/jipdas.v5i4.4357TINJAUAN PERSPEKTIF: ASAL USUL BAHASA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4363
<p>Asal usul bahasa merupakan topik multidisipliner yang hingga kini tetap menjadi perdebatan dalam linguistik, antropologi, biologi evolusi, dan neurosains karena ketiadaan bukti fosil yang dapat menjelaskan bentuk komunikasi manusia purba secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai perspektif ilmiah mengenai kemunculan bahasa dengan mengintegrasikan temuan biologis, sosial-budaya, arkeologis, dan teori-teori klasik. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan, menelaah, dan mensintesis literatur relevan yang terbit pada rentang 2015–2025, disertai teori-teori dasar sebagai landasan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa evolusi bahasa dipengaruhi oleh interaksi antara faktor biologis meliputi perkembangan otak, fungsi area Broca dan Wernicke dan faktor sosial-budaya yang mencakup kebutuhan kerja sama, transmisi budaya, serta dinamika interaksi kelompok. Di samping itu, teori klasik seperti Bow-Wow, Pooh-Pooh, Yo-He-Ho, dan Gesture memberikan gambaran awal mengenai kemungkinan bentuk komunikasi manusia sebelum berkembang menjadi sistem linguistik kompleks. Secara keseluruhan, tinjauan ini menegaskan bahwa bahasa merupakan hasil ko-evolusi antara kapasitas biologis dan kebutuhan sosial manusia, sekaligus memperjelas posisi bahasa sebagai elemen kunci pembentuk identitas, pola pikir, dan struktur sosial.</p>Elsa NaibahoChristina Apriella Br silabanKhurli MaulidhiyantoSilvia Novianti
Hak Cipta (c) 2025 Elsa Naibaho, Christina Apriella Br silaban, Khurli Maulidhiyanto, Silvia Novianti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13544996500210.37081/jipdas.v5i4.4363PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV UPT SDN 11 SITIUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3816
<p>Penelitian pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis model problem based learning pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD ini bertujuan untuk mengasilkan bahan ajar LKPD yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian <em>Research dan Development </em>(R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri atas beberapa tahapan diantaranya : pendefenisian <em>(define), </em>perancangan <em>(design), </em>pengembangan <em>(development), </em>dan penyebaran (<em>disseminate).</em> Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas IV UPT SDN 11 Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Hasil dari validasi ahli isi/materi, validasi ahli Bahasa, dan validasi ahli kegrafikan memperoleh rata-rata 84,44% yang dapat dikategorikan “sangat valid”, sehingga produk lembar kerja peserta didik (LKPD) tersebut dapat digunakan. Hasil validasi ahli modul ajar mendapatkan rata-rata 85% yang dapat dikategorikan “sangat valid”, sehingga modul ajar yang peneliti gunakan dalam mengembangkan produk LKPD tersebut dapat digunakan. Hasil validasi ahli soal dalam pengembangan produk LKPD mendapatkan rata-rata 78,33% Yang dapat dikategorikan “valid dengan sedikit revisi”, sehingga soal instrument efektifitas berupa tes hasil belajar dalam pengembangan produk LKPD tersebut dapat digunakan.</p>Wiwik Okta SusilawatiAhmad Ilham AsmaryadiDestri Hidayati
Hak Cipta (c) 2025 Wiwik Okta Susilawati, Ahmad Ilham Asmaryadi, Destri Hidayati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13545003501610.37081/jipdas.v5i4.3816PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUIZ TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN FIQIH SISWA KELAS VIII DI MTS BAJO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4181
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran <em>Quiz</em> <em>Team </em>untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII MTs Bajo juga untuk mengetahui hasil peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa melalui penerapan model pembelajaran Quiz <em>Team</em> siswa kelas VIII MTs Bajo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model pembelajaran <em>Quiz Team</em> yang terdiri dari dua siklus dan seterusnya dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yang harus diselesaikan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTS Bajo Tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriftif.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan Pembelajaran menggunakan <em>Quiz Team</em> dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Fiqih di MTS Bajo. Hasil belajar siswa yang sebelum diterapkannya <em>Quiz Team</em> belum memenuhi kriteria standar ketuntasan minimal (KKM) namun setelah diterapkan model Pembelajaran problem based learning hasil belajar siswa meningkat, terlihat pada peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklus yang dilalui. Penggunaan model pembelajaran <em>Quiz Team</em> dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai sebelum diterapkannya model pembelajaran <em>Quiz Team</em> adalah 64, banyaknya siswa yang mendapat nilai diatas 70 (KKM) adalah 44%. Dari hasil siklus I rata-rata memperoleh nilai 69, banyaknya siswa yang mendapat nilai diatas 70 adalah 56%, hasil observasi aktifitas siswa adalah 66% (baik) dan hasil observasi aktifitas guru 77% (baik). Setelah siklus II diperoleh rata-rata nilai 82, siswa yang mendapat diatas 70 adalah 92% atau sebanyak 23 siswa dari 25 siswa, hasil observasi aktifitas siswa adalah 88% (Baik sekali) dan hasil observasi aktifitas guru 94% (Baik sekali).</p>FirkahKartiniM. Arief R
Hak Cipta (c) 2025 Firkah, Kartini, M. Arief R
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-132025-12-13545017502310.37081/jipdas.v5i4.4181PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBANTU APLIKASI CANVA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4302
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan menyenangkan, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Keterbatasan pemanfaatan media berbasis teknologi digital menyebabkan proses pembelajaran cenderung monoton sehingga kurang mampu menstimulasi motivasi belajar siswa serta berdampak pada rendahnya pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, salah satunya melalui inovasi media video animasi sebagai alat bantu untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (<em>Research and Development</em>) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan utama, yaitu analisis (<em>analyze</em>), perancangan (<em>design</em>), pengembangan (<em>development</em>), implementasi (<em>implementation</em>), dan evaluasi (<em>evaluation</em>). Hasil validasi terhadap media pembelajaran video animasi menunjukkan bahwa aspek materi (isi dan bahasa) serta aspek desain memperoleh rata-rata skor validasi sebesar 94% dengan kategori <em>sangat valid</em>. Sementara itu, validasi terhadap modul ajar memperoleh skor rata-rata 84% yang juga termasuk dalam kategori <em>sangat valid</em>. Selanjutnya, hasil uji praktikalitas yang melibatkan praktisi pendidikan dan peserta didik kelas IV menunjukkan nilai rata-rata sebesar 93,69% dengan kategori <em>sangat praktis</em>. Adapun hasil uji efektivitas yang diperoleh melalui tes hasil belajar menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 81,15% dengan kategori <em>sangat efektif</em>. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video animasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar.</p>Dhara Atika PutriSuci Rahma PutriFeby Kharisna
Hak Cipta (c) 2025 Dhara Atika Putri, Suci Rahma Putri, Feby Kharisna
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-142025-12-14545024503510.37081/jipdas.v5i4.4302PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TV BOX BERBASIS STRATEGI PARODI LAGU METERI BENTUK ENERGI UNTUK MELATIH KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA KELAS IV SDN 18 BABANA CIMPU KABUPATEN LUWU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3284
<p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran TV Box berbasis strategi parodi lagu pada materi bentuk energi untuk melatih keterampilan komunikasi siswa kelas IV SDN 18 Babana Cimpu, Kabupaten Luwu. Tujuan penelitian meliputi: (1) menganalisis kebutuhan siswa dan guru terhadap media pembelajaran TV Box berbasis parodi lagu; (2) merancang dan mengembangkan media tersebut; (3) menguji kevalidan media dari aspek materi, media, dan bahasa; (4) menilai kepraktisan media berdasarkan respons guru dan siswa; serta (5) mengukur efektivitas media dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas IV dan satu guru wali kelas di SDN 18 Babana Cimpu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan tes, serta dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa cenderung pasif, mengalami kesulitan memahami materi, dan lebih tertarik belajar melalui lagu. Validasi media memperoleh skor dari ahli media sebesar 81,81%, ahli materi 81,25%, dan ahli bahasa 86,11%, yang semuanya masuk kategori sangat valid. Kepraktisan media dinilai sangat praktis oleh guru (84,37%) dan siswa (95%). Uji efektivitas menunjukkan nilai N-gain pada setiap indikator berada pada rentang 0,45–0,74 (kategori sedang hingga tinggi). Dengan demikian, media pembelajaran TV Box berbasis strategi parodi lagu efektif meningkatkan keterampilan komunikasi siswa pada materi bentuk energi</p>Reski Amaliya SariBaderiahArwan Wiratman
Hak Cipta (c) 2025 Reski Amaliya Sari, Baderiah, Arwan Wiratman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-142025-12-14545036504910.37081/jipdas.v5i4.3284PENGARUH PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3396
<p>Ieu panalungtikan miboga tujuan pikeun mikanyaho pangaruh ngagunakeun modél kooperatif tipe talking stick dibantuan ku média kartu bergambar dina kamampuh nyarita siswa kelas II SDS Kasih Ananda I taun ajaran 2024/2025. Jenis ieu panalungtikan ngagunakeun Quasi Experiment kalawan desain nonequivalent control group. Populasi dina ieu panalungtikan nya éta sakabéh siswa di SDS Kasih Ananda I. Sampel dina ieu panalungtikan nya éta sakabéh siswa kelas II A anu jumlahna 30 kelas ékspérimén jeung siswa kelas II B anu jumlahna 30 kelas kontrol. Ngumpulkeun data ngagunakeun rubrik peniléyan kaparigelan nyarita anu geus divalidasi ngagunakeun pamadegan ahli (judgment expert). Ku kituna, data dina ieu panalungtikan ditingali tina uji hipotésis dina Sig. (2-buntut) 0,001 < 0,05 jeung di kelas ékspérimén meunang uji gain 70% sedengkeun kelas kontrol ngan 60%. Ieu bisa katitén tina rata-rata peunteun pretés jeung postés di kelas ékspérimén jeung kontrol, kelas ékspérimén kalawan rata-rata peunteun pretés 59,16 jeung kelas kontrol 64,16. Salian ti éta, ogé bisa katitén tina rata-rata peunteun postés kelas ékspérimén 72,5 jeung kelas kontrol 58,83. Dumasar kana uji ukuran éfék olahan 1.4. Ku kituna, panalungtik bisa nyindekkeun yén pikeun ngaronjatkeun kaparigelan nyarita ngagunakeun modél kooperatif tipe talking stick dibantuan ku média kartu gambar téh kacida pangaruhna pikeun dilarapkeun dina pangajaran di kelas II SDS Kasih Ananda I.</p> <p> </p> <p> </p> <p>Kata Kunci: Modél Kooperatif Tipe Talking Stick, Média Kartu Gambar, Kaparigelan Nyarita, Sakola Dasar.</p>Widiyanti SusilawatiFeby InggriyaniDindin M.Z.M
Hak Cipta (c) 2025 Widiyanti Susilawati, Feby Inggriyani, Dindin M.Z.M
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-142025-12-14545050505310.37081/jipdas.v5i4.3396PENERAPAN METODE GAMIFIKASI BERBANTUAN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS IV MI DATUK SULAIMAN PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3301
<p>Skripsi ini membahas penerapan metode gamifikasi berbantuan flashcard untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV A. Pada kondisi awal, terlihat adanya kurangnya minat belajar yang tercermin dari perilaku siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode gamifikasi dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV A di MI Datuk Sulaiman Palopo. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan metode gamifikasi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan melibatkan 25 siswa sebagai subjek. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata minat belajar siswa, yaitu dari 71,44% pada Siklus I menjadi 90,73% pada Siklus II. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode gamifikasi berbantuan flashcard sangat efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta minat belajar siswa di kelas IV A MI Datuk Sulaiman Palopo.</p> <p>Kata Kunci: Minat Belajar, Media Flashcard, Metode Gamifikasi.</p> <p> </p>KamaRudin KamaRudinLilis SuryaniAhmad Munawir
Hak Cipta (c) 2025 KamaRudin, Lilis Suryani, Ahmad Munawir
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-152025-12-15545054507210.37081/jipdas.v5i4.3301PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN PESERTA DIDIK KELAS IV SD
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3612
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kemampuan berhitung perkalian peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui gambaran proses pembelajaran, 2) mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan berhitung perkalian 3) mengetahui peningkatan kemampuan berhitung perkalian 4) pengaruh penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall terhadap kemampuan berhitung perkalian. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ininyaitu kelas IV B sebagai kelas eksperimen dan kelas IV A sebagai kelas kontrol. Dalam penentuan sampelnya penelitian, menerapkan Teknik sampling purposive. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data uji hipotesis menggunakan software IBM SPSS Statistic 2.5 yaitu dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan uji t, dan uji hipotesis n-gain ternormalisasi. Berdasarkan hasil penelitian, 1) gambaran proses pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall berjalan dengan baik. 2) terdapat perbedaan kemampuan berhitung perkalian yang signifikan antara hasil posttes kelas eksperimen dan kontrol 3) ada perbedaan peningkatan kemampuan berhitung perkalian dari hasil uji gain yaitu 0.32 kategori sedang dan uji hipotesis gain ternormalisasi. 4) pengaruh peningkatan kemampuan berhitung perkalian dari hasil effect size sebesar 1.64 termasuk dalam kategori besar. Oleh karena itu penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berhitung perkalian di SDN 092 Cibadak Andir. </p> <p> </p>Putri Frisa Nur AnisaSiti Maryam RohimahSunata
Hak Cipta (c) 2025 Putri Frisa Nur Anisa, Siti Maryam Rohimah, Sunata
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-192025-12-19545073507910.37081/jipdas.v5i4.3612PENERAPAN MODEL PBL DENGAN MEDIA POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BIJAK MEMAKAI UANG KELAS 2B SDN BANJARAN 4
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3232
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas 2B SDN Banjaran 4 pada tema Bijak Memakai Uang melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media PowerPoint. Latar belakang penelitian ini didasari oleh hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan belum memahami konsep pengelolaan uang secara bijak dalam konteks kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menjadi kesenjangan antara idealitas pembelajaran berbasis pemecahan masalah dan kenyataan di kelas yang cenderung masih berpusat pada guru. Beberapa penelitian sebelumnya seperti yang dilakukan oleh Indrapangastuti (2023) menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konseptual peserta didik secara signifikan. Nilai kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi PBL dengan media presentasi visual (PowerPoint) yang kontekstual dan menarik bagi siswa usia dini. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas 2B. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes evaluasi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi guru dan siswa, serta soal evaluasi pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, ketuntasan belajar siswa mencapai 55,56% dan meningkat menjadi 88,89% pada siklus II. Aktivitas belajar siswa juga meningkat, terutama dalam partisipasi diskusi dan keberanian mengemukakan pendapat. Temuan ini memperkuat bahwa penerapan model PBL berbantuan media PowerPoint dapat meningkatkan pemahaman peserta didik secara signifikan.</p>Pungky Taurista
Hak Cipta (c) 2025 Pungky Taurista
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-192025-12-19545080509010.37081/jipdas.v5i4.3232KONSEP PERENCANAAN, REKRUTMEN, DAN PENGANGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA DI SDIT AL ISLAH BUKITTINGGI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4414
<p>Artikel ini mengkaji konsep perencanaan, rekrutmen, dan pengangkatan sumber daya manusia (SDM) di SD Islam Terpadu (SDIT) Al Islah Bukittinggi sebagai salah satu sekolah dasar Islam swasta yang bernaung di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan telah terakreditasi A. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana lembaga merencanakan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan, pola rekrutmen yang digunakan, serta mekanisme pengangkatan yang berlandaskan regulasi pendidikan nasional dan nilai-nilai Islam. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan tentang manajemen SDM pendidikan Islam dan penelusuran data sekunder terkait profil SD Islam Al Islah Bukittinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan SDM idealnya dilakukan melalui analisis kebutuhan berbasis kompetensi, rekrutmen yang sistematis dan transparan, serta pengangkatan yang mempertimbangkan kualifikasi akademik, kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, profesional, serta integritas spiritual calon pendidik. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi konsep manajemen SDM modern dengan nilai-nilai keislaman dalam pengelolaan guru dan tenaga kependidikan di SDIT Al Islah Bukittinggi.</p>Meri YuliaFitrah Q Qalbina SyahrilHamdi Abdul Karim
Hak Cipta (c) 2025 Meri Yulia, Fitrah Q Qalbina Syahril, Hamdi Abdul Karim
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-232025-12-23545091509710.37081/jipdas.v5i4.4414ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHAN ENERGI MELALUI EKSPERIMEN KERTAS SPIRAL DAN LILIN DI SDN NEGERI 105 PEKANBARU
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3295
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SDN 105 Pekanbaru mengenai konsep perubahan bentuk energi, khususnya dari energi panas menjadi energi gerak, melalui eksperimen sederhana menggunakan spiral kertas dan lilin. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan dalam satu kali pertemuan dan melibatkan 25 siswa. Prosedur penelitian meliputi pemberian materi melalui PowerPoint, pelaksanaan eksperimen, pembagian LKPD, serta pengumpulan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa secara nyata dan kontekstual. Sebanyak 68% siswa memperoleh nilai di atas 80 dengan rata-rata nilai keseluruhan sebesar 82,0. Meskipun terdapat sebagian siswa yang masih mendapat nilai rendah, secara umum metode ini efektif dalam memperkuat pemahaman konsep dan keterampilan ilmiah siswa. Dengan demikian, eksperimen sederhana ini dapat menjadi alternatif pembelajaran IPA yang lebih menarik dan bermakna.</p> <p> </p>Nafisyah Rahma SalsaSuci RamadhaniNeni HermitaRifqa Gusmida Syahrun Barokah
Hak Cipta (c) 2025 Nafisyah Rahma Salsa, Suci Ramadhani, Neni Hermita, Rifqa Gusmida Syahrun Barokah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-232025-12-23545098510210.37081/jipdas.v5i4.3295PENGARUH METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) BERBANTUAN LAGU TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS IV SDN 064005 MARTUBUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3531
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode <em>Total Physical Response</em> (TPR) berbantuan lagu terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperimen dengan desain <em>nonequivalent control group design</em>. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IVA sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVB sebagai kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui signifikansi perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t<sub>hitung</sub> sebesar 6,740 lebih besar daripada t<sub>tabel</sub> sebesar 1,677 pada taraf signifikansi 5% (one-tailed). Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode TPR berbantuan lagu dan siswa yang diajar menggunakan metode konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan metode TPR berbantuan lagu berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar.</p>Vidy Vicy GultomRobenhart TambaIrsan RangkutiNurmayani NurmayaniElvi Mailani
Hak Cipta (c) 2025 Vidy Vicy Gultom, Robenhart Tamba, Irsan Rangkuti, Nurmayani, Elvi Mailani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-232025-12-23545103511110.37081/jipdas.v5i4.3531PENGARUH PEMBELAJARAN IPAS DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA BATAK TOBA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV UPT SDN 019 LUMBAN PURBA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3507
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IPAS dengan menggunakan bahasa Batak Toba terhadap hasil belajar siswa kelas IV UPT SDN 019 Lumban Purba T.A 2024/2025. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen design. Sampel penelitian sebanyak 38 peserta didik dengan 19 peserta didik dari kelas IV A dan 19 peserta didik dari kelas IV B. Kelas IV A sebagai kelas eksperimen pembelajaran dengan menggunakan bahasa Batak Toba dan bahasa Indonesia dan kelas IV B sebagai kelas kontrol pembelajaran dengan menggunakan bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan tes. Nilai rata-rata pretest kelas IV A adalah 55,53 dan nilai posttestnya adalah 85,26, sedangkan rata-rata pretest kelas IV B adalah 52,11 nilai posttestnya 72,89. Ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan setelah diberi perlakuan. Dengan demikian penggunaan bahasa Batak Toba dan bahasa Indonesia berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS peserta didik. Berdasarkan dari hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh t hitung > t tabel yaitu 5,56 > 2,02 maka Ha diterima dan Ho di tolak yang berarti adanya pengaruh dari dari pembelajaran IPAS menggunakan bahasa Batak Toba dan bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi Bab 7 topik A. Aku dan Kebutuhanku kelas IV UPT SD Negeri 019 Lumban Purba T.A 2024/2025.</p>Friska PurbaIbrahim GultomIrsanAlbert Pauli SiraitKhairul Usman
Hak Cipta (c) 2025 Friska Purba, Ibrahim Gultom, Irsan, Albert Pauli Sirait, Khairul Usman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-232025-12-23545112512210.37081/jipdas.v5i4.3507PENGARUH ART THERAPY TERHADAP PENINGKATAN KONTROL DIRI ANAK TUNALARAS DI SKH ISTIMEWA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS 1 TANGERANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3268
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh Art Therapy terhadap peningkatan kontrol diri anak tunalaras di SKH Istimewa LPKA Kelas I Tangerang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya jumlah anak tunalaras yang mengalami kesulitan dalam mengelola emosi dan perilaku, serta kurangnya akses terhadap program rehabilitasi yang efektif, yang berdampak negatif pada perkembangan psikososial mereka. Metode yang digunakan adalah True Experimental Design dengan Pretest-Posttest Control Group Design, melibatkan 38 subjek yang dipilih secara acak. Kelompok eksperimen menerima perlakuan Art Therapy selama enam sesi, masing-masing berdurasi 40 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima perlakuan tersebut. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penerapan Art Therapy berpengaruh signifikan terhadap kontrol diri anak tunalaras, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Peningkatan kontrol diri terlihat pada aspek kontrol perilaku, kontrol kognitif, dan kontrol keputusan, dengan kelompok eksperimen menunjukkan rata-rata skor post-test sebesar 122,21, meningkat 35,05 poin dari pre-test. Temuan ini menunjukkan bahwa Art Therapy tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi kreatif, tetapi juga sebagai metode intervensi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pengendalian diri anak tunalaras. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan program rehabilitasi yang lebih inklusif dan efektif bagi anak tunalaras di Indonesia.</p>Ratu Indah RachmayantiYuni Tanjung UtamiSistriadini Alamsyah Sidik
Hak Cipta (c) 2025 Ratu Indah Rachmayanti, Yuni Tanjung Utami, Sistriadini Alamsyah Sidik
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-252025-12-25545123513110.37081/jipdas.v5i4.3268PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP PEMBELAJARAN VARIASI DAN KOMBINASI POLA GERAK DASAR LOKOMOTOR PADA SISWA KELAS IV SDN 050741 PULAU BANYAK
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3566
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alat peraga terhadap pembelajaran variasi dan kombinasi gerak dasar lokomotor pada siswa kelas IV di SDN 050741 Pulau Banyak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu Pre-Experimental Design dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 050741 Pulau Banyak yang berjumlah 22 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Nonprobability Sampling dengan cara Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa Tes (Pretest dan Posttest), Observasi, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata sebelum perlakuan (pretest) yaitu 6,86 , dengan skor tertinggi 10,00 dan skor terendah 4,008. Sedangkan rata-rata sesudah perlakuan (posttest) diperoleh rata-rata yaitu 10,05 , dengan skor tertinggi 12,00 dan skor terendah 7,00. Berdasarkan hasil tersebut menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan alat peraga terhadap pemahaman konsep variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor. Dari hasil uji hipotesis (Uji-t) diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi α=0.05.</p>Saula RaihaniFajar Sidik SiregarWinaraHalimatussakdiahKhairul Usman
Hak Cipta (c) 2025 Saula Raihani, Fajar Sidik Siregar, Winara, Halimatussakdiah, Khairul Usman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-252025-12-25545132513910.37081/jipdas.v5i4.3566ANALISIS POTENSI OBJEK WISATA BATEE ILIEK MELALUI A4 (ATTRACTION, AMENITY, ACCESSIBILITY, ANCILLARY) DI KECAMATAN SAMALANGA KABUPATEN BIREUEN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3640
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi objek wisata Batee Iliek di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, dengan menggunakan pendekatan A4 yang terdiri atas empat komponen utama, yaitu <em>Attraction</em> (daya tarik), <em>Amenity </em>(fasilitas), <em>Accessibility</em> (aksesibilitas), dan <em>Ancillary</em> (pelayanan tambahan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan jumlah delapan informan, dokumentasi, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batee Iliek memiliki daya tarik wisata alam berupa keindahan sungai dengan air jernih, pemandangan asri, serta nilai sejarah dan budaya yang melekat. Aksesibilitas menuju lokasi tergolong baik karena berada di jalur lintas nasional, namun masih terdapat kekurangan dalam fasilitas pendukung seperti toilet umum, mushalla, tempat parkir, serta pengelolaan kebersihan dan promosi destinasi. Pelayanan tambahan pun belum optimal, khususnya dalam ospek informasi wisata dan pengelolaan. Perencanaan strategis dan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan pelaku usaha diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing objek wisata Batee Iliek sebagai destinasi unggulan yang berkelanjutan.</p> <p> </p>FITRAH NOVIANAHARIKI FITRAHWAHYUDI
Hak Cipta (c) 2025 FITRAH NOVIANA, HARIKI FITRAH, WAHYUDI
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-252025-12-25545140514610.37081/jipdas.v5i4.3640PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN SELF DIRECTED LEARNING (SDL) BERBANTU CANVA MATERI AKU BAGIAN DARI MASYARAKAT DI KELAS 3 SDN 14
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4054
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa Modul Elektronik (E-Modul) IPAS Berbasis Model <em>self directed Learning</em> (SDL), guna untuk menambahkan bahan ajar yang menarik, dan meningkatkan hasil belajar peserta didik sehingga mencapai tujuan pembelajaran. Jenis penelitian dan pengembangan ini menggunakan jenis penelitian <em>Research & Development</em> (R & D). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan research and development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D (<em>Define</em>, <em>Design, Develop</em>, <em>Disseminate</em>). Berdasarkan hasil validasi dari segi kegrafikan diperoleh nilai 79% ( valid), validasi materi 82,7% (sangat valid), pada aspek bahasa memperoleh 76,2% (valid), aspek soal 86,2% (sangat valid) dan pada validasi modul ajar 81,2% (sangat valid). Tingkat praktikalitas Pengembangan e-modul pembelajaran berbasis <em>model self directed learning</em> barbatuan canva materi Aku Bagian Dari Masyarakat kelas 3 SDN 14 Sititung oleh pendidik mencapai nilai rata-rata 97,7% (sangat praktis), dan tingkat kepraktisan Pengembangan e-modul pembelajaran berbasis <em>model self directed learning</em> barbatuan canva materi Aku Bagian Dari Masyarakat kelas 3 SDN 14 Sititung oleh peserta didik mencapai nilai rata-rata 94,2% (sangat praktis). Nilai efektifitas Pengembangan e-modul pembelajaran berbasis <em>model self directed learning</em> barbatuan canva materi Aku Bagian Dari Masyarakat kelas 3 SDN 14 Sititung dengan rata-rata 85,3% yang diperoleh dari hasil tes belajar oleh peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Pengembangan e-modul pembelajaran berbasis <em>model self directed learning</em> barbatuan canva materi Aku Bagian Dari Masyarakat kelas 3 SDN 14 Sititung Kabupeten Dharmasraya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif.</p>Melisa AnggrayniWiwik Okta SusilawatiMesi Marantipa
Hak Cipta (c) 2025 Melisa Anggrayni, Wiwik Okta Susilawati, Mesi Marantipa
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-262025-12-26545147515710.37081/jipdas.v5i4.4054TRANSFORMASI MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN SDM QUR’ANI DI SDIT AL FAUZAN BATAM
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3311
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang Qur’ani di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Fauzan Batam. Fokus utama penelitian ini adalah pada penerapan strategi pengembangan SDM yang berlandaskan pada teladan Nabi Muhammad SAW, yang mencakup lima aspek utama: (1) perencanaan dan rekrutmen SDM yang berkualitas, (2) pengembangan kapasitas SDM, (3) evaluasi kinerja, (4) pemberian motivasi, serta (5) pemeliharaan dan retensi SDM yang unggul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali praktik kepemimpinan secara kontekstual dan holisti k. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan tenaga pendidik, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi rekrutmen berbasis nilai-nilai Islam dan kompetensi profesional, menyelenggarakan program pelatihan dan pembinaan berkelanjutan yang berorientasi pada nilai-nilai Al-Qur’an, serta melakukan penilaian kinerja yang sistematis dan terukur. Selain itu, kepala sekolah memberikan motivasi melalui penghargaan, pembinaan spiritual, dan pendekatan personal, serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan inspiratif sebagai upaya mempertahankan kualitas SDM. Strategi tersebut tidak hanya berdampak positif terhadap penguatan karakter Qur’ani para pendidik, tetapi juga secara signifikan mendukung pencapaian visi institusional pendidikan Islam yang holistik, transformatif, dan berkelanjutan. Temuan ini merekomendasikan pengembangan model kepemimpinan SDM berbasis nilai-nilai kenabian sebagai acuan dalam manajemen pendidikan Islam.</p> <p> </p>Andrew HariyogaAbdul RasyidDeassy Arestya SaksithaZaman KamarulSabrun Jamil
Hak Cipta (c) 2025 Andrew Hariyoga, Abdul Rasyid, Deassy Arestya Saksitha, Zaman Kamarul, Sabrun Jamil
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-262025-12-26545158516910.37081/jipdas.v5i4.3311PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN KELAS IV SD MATHLA’UL KHOERIYAH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3513
<p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan model Kooperatif Tipe Think Pair Share berbantuan media Audio Visual terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen, serta menerapkan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian mencakup seluruh peserta didik kelas IV di SD Mathla’ul Khoeriyah dengan jumlah kelas IVA sebanyak 25 peserta didik sebagai kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe think pair share berbantuan media audio visual dengan kelas IVB sebanyak 25 peserta didik sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes berupa soal pretest dan posttest serta non tes berupa lembar observasi. Pengolahan data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-tes, uji effect size dan uji gain ternormalisasi. Hasil analisis menunjukan bahwa penerapan model kooperatif tipe think pair share berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap aktivitas pendidik dan peserta didik. Aktivitas belajar di kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dibanding dengan kelas kontrol. Nilai rata-rata posttest di kelas eksperimen sebesar 84,80, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol dengan rata-rata 74,80. Tahap selanjutnya uji hipotesis menggunakan independent sample t-test yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 > 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Uji effect size menunjukkan nilai sebesar 1,14 dengan kategori tinggi. Hasil uji N-Gain di kelas eksperimen menghasilkan data sebesar 0,56 atau 56% sedangkan kelas kontrol menghasilkan data sebesar 0,35 atau 35%. Dengan demikian, penerapan model kooperatif tipe think pair share berbantuan media audio visual efektif meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Kelas IV sekolah dasar.</p> <p> </p>Afina Izni AzyatiArifin AhmadDahlia Rineva Puspitasari
Hak Cipta (c) 2025 Afina Izni Azyati, Arifin Ahmad, Dahlia Rineva Puspitasari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-262025-12-26545170517610.37081/jipdas.v5i4.3513PENGARUH MEDIA PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PECAHAN KELAS III SD NEGERI 31 PALEMBANG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3229
<p>Dalam dunia pendidikan, memilih media pembelajaran yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar. Media yang menarik dan sesuai dengan karakter siswa sekolah dasar dapat membantu mereka lebih mudah memahami materi, berpikir kritis, dan menyelesaikan masalah. Salah satu media yang bisa digunakan adalah media <em>puzzle</em>. Media ini dirancang agar siswa lebih aktif dan terlibat langsung dalam pembelajaran, terutama pada materi yang dianggap sulit seperti pecahan. Penggunaan media <em>puzzle</em> diharapkan mampu mempermudah siswa dalam menyelesaikan soal-soal pecahan sekaligus mengasah kemampuan pemecahan masalah mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media <em>puzzle </em>terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi pecahan kelas III SD Negeri 31 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Quasi Exsperimental Design</em> dan bentuk design yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan <em>Posttest-Only Control Design</em>. Sampel dalam penelitian ini kelas III.A sebagai kelas kontrol dan III.B sebagai kelas eksperimen yang diperoleh menggunakan teknik <em>Cluster Sampling</em>. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Observasi, Tes, dan Dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Uji normalitas, Homogenitas, dan Uji T. Berdasarkan Hasil uji <em>independent Sample T-test</em> maka diperoleh nilai signifikansi 0,000< 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa media <em>puzzle</em> berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi pecahan kelas III SD Negeri 31 Palembang.</p> <p> </p>Ratu Indah Widya HandayaniDina Octaria
Hak Cipta (c) 2025 Ratu Indah, Widya Handayani, Dina Octaria
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-282025-12-28545177518610.37081/jipdas.v5i4.3229PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN PERKALIAN MONTESSORI TERHADAP HASIL BELAJAR PERKALIAN KELAS IV SDN 054907 GANG SENTOSA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3429
<p>Penelitain ini dilatar belakangi oleh hasil belajar perkalian siswa kelas IV SDN 054907 Gang Sentosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media papan perkalian montessori memiliki pengaruh terhadap hasil belajar perkalian pada siswa kelas IV di SDN 054901 Gang Sentosa. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 054907 Gang Sentosa. Penelitian ini menggunakan metode <em>Quasi Experiment</em> dengan desain <em>Non-equivalent</em> Control Group dan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan Pretest-Posttest Control Group Design yang melibatkan dua kelompok dengan perlakuan berbeda. teknik yang digunakan adalah total sampling dengan mengikutsertakan keseluruhan populasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t berbantuan aplikasi <em>SPSS 27 for windows</em>. Terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran papan perkalian montessori terhadap hasil belajar perkalian siswa yang signifikan yaitu (2 tailed) 0,001<0,005 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Uji normalitas dengan <em>Kolmogorov-Smirnov</em> diperoleh nilai signifikansi >0,05, uji homogenitas nilai signifikansi sebesar 0,090>0,05, Hasil uji linearitas dengan ANOVA menunjukkan nilai F 15,075 dengan tingkat signifikansi 0,001 0,005, Terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran papan perkalian montessori terhadap hasil belajar siswa yang signifikan yaitu (2 tailed) 0,001<0,005 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Besarnya pengaruh penggunaan media pembelajaran papan perkalian montessori terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,090 artinya persentase pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) adalah sebesar 45,6%.</p>Anggun Nur FadillahWildansyah LubisElvi MailaniLidia SimanihurukKhairul Usman
Hak Cipta (c) 2025 Anggun Nur Fadillah, Wildansyah Lubis, Elvi Mailani, Lidia Simanihuruk, Khairul Usman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-282025-12-28545187519510.37081/jipdas.v5i4.3429HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V SDN 1 SRIKATON
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3509
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi dalam membentuk kedisiplinan belajar peserta didik, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Kedisiplinan belajar menjadi indikator penting dalam keberhasilan pembelajaran karena berkaitan dengan kepatuhan, tanggung jawab, dan konsistensi peserta didik. Memilih di SDN 1 Srikaton karena sudah menerapkan kedisiplinan sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara motivasi belajar dengan kedisiplinan belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SDN 1 Srikaton Ngantru Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional. Jumlah sampel sebanyak 31 peserta didik yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa angket dan wawancara motivasi belajar serta kedisiplinan belajar. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwasanya angket motivasi belajar memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,869 dan angket kedisiplinan belajar sebesar 0,884, keduanya berada pada kategori sangat tinggi. Uji normalitas menggunakan <em>Shapiro-Wilk</em> menunjukkan data berdistribusi normal. Uji hipotesis dengan korelasi <em>Pearson Product Moment</em> menghasilkan nilai korelasi sebesar 0,770 dengan signifikansi < 0,001. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan kedisiplinan belajar. Temuan ini didukung oleh hasil wawancara yang menunjukkan bahwasanya peserta didik dengan motivasi tinggi cenderung memiliki kedisiplinan belajar yang baik.</p> <p> </p>Nur CholifahFrita Devi Asriyanti
Hak Cipta (c) 2025 Nur Cholifah, Frita Devi Asriyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-282025-12-28545196521110.37081/jipdas.v5i4.3509PENGARUH MEDIA INTERAKTIF ANIMASI TERHADAP MINAT BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS V SD NEGERI 173321 LOBUTOLONG KECAMATAN PARANGINAN T.A 2024/2025
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3532
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Animasi Terhadap Minat Belajar Pada Mata Pelajaran IPAS SD Negeri 173321 Lobutolng Kecamatan Paranginan T.A 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah <em>Quasi-Experiment</em> menggunakan desain <em>Pretest – Posttest Control Group design</em>. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA dan VB dengan jumlah siswa yaitu 20 dan 21 siswa. Instrument pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisi dan uji hipotesis dengan bantuan aplikasi <em>SPSS 27 for windows</em>. Hasil penelilitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa di kelas V dengan penggunaan media pembelajaran interaktif yang dilihat pa da uji t-test bahwa nilai signifikan yang diperoleh sebesar 0,000. Sesuai dengan kriteria pengujian yaitu lebih kecil dari 0,05.</p>Firtswin SihombingEdizal HatmiFaisal FaisalLidia SimanihurukHusna Parluhutan Tambunan
Hak Cipta (c) 2025 Firtswin Sihombing, Edizal Hatmi, Faisal, Lidia Simanihuruk, Husna Parluhutan Tambunan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-282025-12-28545212522110.37081/jipdas.v5i4.3532PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SD INPRES SIKUMANA 3
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3624
<p>Tujuan dari pendidikan adalah menghantarkan para siswa menuju pada perubahan tingkah laku, perubahan itu tercemin baik dari segi intelek, moral, maupun hubungan dengan lingkungan sosial. Sehingga dapat dikatakan bahwa pendidikan bertumpu pada proses pembelajaran atau kegiatan belajar mengajar. Agar tercapainya pembelajaran yang efektif, dibutuhkan pendekatan yang mampu melibatkan semua peserta didik secara aktif, sehingga mereka tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Discovery Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik serta mengembangkan cara belajarnya yang lebih aktif dengan memperoleh caranya sendiri, sehingga diperoleh hasil belajar yang mudah diingat oleh peserta didik tersebut. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Inpres Sikumana 3. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif eksperimen “Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Inpres Sikumana 3”, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Inpres Sikumana 3. Hal ini dibuktikan melalui data hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukan adanya perbandingan dari nilai rata-rata Posttest yaitu 89,17 > dari rata-rata nilai Pretest yaitu 52,29. Selanjutnya hasil uji hipotesis, menggunakan Paired sample T-test menunjukan bahwa nilai signifikan (2-tailed) sebesar 0,000. Hal ini menunjukan bahwa dalam taraf signifikansi (2-tailed) < 0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa dalam data pretest-posttest.</p> <p> </p>Ricky Martin Benielsi Nggebu
Hak Cipta (c) 2025 Ricky Martin Benielsi Nggebu
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-282025-12-28545222523210.37081/jipdas.v5i4.3624PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 15 AMBARITA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3786
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Penggunaan Media Kartu Bergambar Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Hasil Belajar IPAS Pada Siswa Kelas V SD Negeri 15 Ambarita. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain <em>pretest-posttest</em> <em>control group design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 15 Ambarita yang berjumlah 40 orang, terdiri dari dua kelas yaitu kelas V-A sebagai kelas eksperimen dan kelas V-B sebagai kelas kontrol. Setiap kelas berjumlah 20 orang siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal yang telah diuji validitas, realibilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai <em>pretest</em> kelas eksperimen sebesar 52,25 dan kelas kontrol sebesar 51,25. Setelah diberikan perlakuan, nilai <em>posttest</em> kelas eksperimen meningkat menjadi 84,25, sedangkan nilai <em>posttest</em> kelas kontrol hanya mencapai 69,00. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai t hitung = 4,410 dan t tabel = 1,686 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Karena t hitung > t tabel, maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media kartu bergambar berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar IPAS siswa. Dapat disimpulkan bahwa media kartu bergambar berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan media pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal di sekolah dasar, khususnya dalam mata pelajaran IPAS.</p>Anys Yeniver ManikHusna Parluhutan TambunanIrsanYusra NasutionTry Wahyu Purnomo
Hak Cipta (c) 2025 Anys Yeniver Manik, Husna Parluhutan Tambunan, Irsan, Yusra Nasution, Try Wahyu Purnomo
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-282025-12-28545233524410.37081/jipdas.v5i4.3786EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4370
<p>Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di Sekolah Dasar (SD) dapat meningkatkan minat belajar siswa. Media digital seperti video interaktif, permainan edukatif, dan presentasi visual dapat menyajikan materi secara menarik dan interaktif sehingga memudahkan siswa dalam memahaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media digital mempengaruhi minat mahasiswa dalam belajar PKN. Metode yang digunakan adalah penelitian literatur dan observasi pada kelas sekolah dasar yang sudah menggunakan media digital pada saat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis media digital berpartisipasi lebih antusias dan aktif dalam proses pembelajaran, memiliki retensi yang lebih baik terhadap materi yang disampaikan, dan menunjukkan peningkatan hasil belajar. Oleh karena itu, media digital dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PKN di sekolah dasar.</p>Reza Ridho Nugroho NugrohoRatih RahmawatiRifda lailatul MagfirohRiski SaputraVini aulia CindyIdi SaputraAhmad RaihanMuhammad Naufal AkbarNurul Hidayah
Hak Cipta (c) 2025 Reza Ridho Nugroho Nugroho, Ratih Rahmawati, Rifda lailatul Magfiroh, Riski Saputra, Vini aulia Cindy, Idi Saputra, Ahmad Raihan, Muhammad Naufal Akbar, Nurul Hidayah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-292025-12-29545245524910.37081/jipdas.v5i4.4370ANALISIS LITERASI SAINS SISWA KELAS VI SD ST. CLARA TOMOHON DALAM PEMBELAJARAN IPA BERBASIS DIGITAL
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4375
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis literasi sains siswa kelas VI SD St. Clara Tomohon dalam pembelajaran IPA berbasis digital. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai kemampuan ilmiah siswa serta faktor yang memengaruhi implementasi pembelajaran digital. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas VI dan seorang guru IPA. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes literasi sains, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi sains siswa masih rendah, terutama dalam kemampuan menginterpretasi data dan menerapkan konsep IPA. Pembelajaran berbasis digital telah dilakukan melalui penggunaan video dan simulasi sederhana, namun belum terintegrasi secara optimal ke dalam proses inkuiri ilmiah. Kendala utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan perangkat, koneksi internet yang tidak stabil, serta keterampilan digital guru dan siswa yang belum merata. Meskipun demikian, antusiasme siswa terhadap teknologi, ketersediaan LCD, dan dukungan sekolah menjadi faktor pendukung penting bagi pembelajaran digital. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan literasi sains membutuhkan optimalisasi pemanfaatan teknologi serta penguatan kesiapan digital guru dan sekolah.</p>Widdy H.F RorimpandeyRidwain Stepi BuniaheWiwin Herswinda MamontoElfin LahiangFera Lowai
Hak Cipta (c) 2025 Widdy H.F Rorimpandey; Ridwain Stepi Buniahe, Wiwin Herswinda Mamonto, Elfin Lahiang, Fera Lowai
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-292025-12-29545250525810.37081/jipdas.v5i4.4375PERAN KEPALA SEKOLAH DAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS DAN PENGELOLAAN SEKOLAH DI MI AL-AMIN GARAHAN JEMBER
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4379
<p>Akuntabilitas dan pengelolaan sekolah merupakan aspek penting dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin yang mengarahkan, mengelola, dan mengawasi seluruh kegiatan sekolah agar berjalan sesuai visi dan misi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kepala sekolah serta kontribusi dan bentuk kerja sama antara kepala sekolah dan komite sekolah dalam meningkatkan akuntabilitas serta pengelolaan sekolah di MI Al-Amin Garahan Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan kajian dokumen yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan komite sekolah. Validitas data dilakukan melalui teknik member checking untuk memastikan keakuratan interpretasi hasil penelitian sesuai dengan pengalaman responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah MI Al-Amin Garahan Jember berperan penting dalam menciptakan sistem pengelolaan yang akuntabel melalui penerapan kepemimpinan partisipatif, transparansi dalam pengelolaan keuangan, serta pengawasan yang berkesinambungan terhadap pelaksanaan program pendidikan. Kerja sama antara kepala sekolah dan komite sekolah terjalin dalam berbagai bentuk, seperti perencanaan program kerja bersama, pengawasan penggunaan anggaran, evaluasi kegiatan sekolah, dan pelibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Kolaborasi ini terbukti meningkatkan kepercayaan publik, efisiensi pengelolaan sumber daya, serta memperkuat budaya akuntabilitas di lingkungan sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara kepala sekolah dan komite sekolah menjadi kunci keberhasilan dalam membangun tata kelola pendidikan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.</p>Dwi CahyaniImron fauziErma Fatmawati
Hak Cipta (c) 2025 Dwi Cahyani, Imron fauzi, Erma Fatmawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-292025-12-29545259526910.37081/jipdas.v5i4.4379PENERAPAN MEDIA DIGITAL INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA SISWA SD N IV TOMOHON
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4394
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi membaca siswa kelas IV SD Negeri IV Tomohon melalui penerapan media digital interaktif. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes literasi membaca, wawancara, serta dokumentasi selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa meningkat secara signifikan dari pra-siklus ke siklus II. Pada pra-siklus, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menemukan gagasan pokok, menjawab soal inferensial, dan memahami kosakata. Siklus I menunjukkan peningkatan pemahaman literal melalui penggunaan video cerita dan aplikasi membaca digital, meskipun siswa masih membutuhkan bimbingan dalam menavigasi media. Pada siklus II, pendampingan yang lebih intensif dan penggunaan media digital berbasis animasi berhasil meningkatkan keterlibatan, kemandirian, serta kemampuan inferensial siswa. Peningkatan ketuntasan dari 30% menjadi 85% menunjukkan efektivitas media digital interaktif dalam memperkuat motivasi, fokus, dan kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa teknologi yang dipadukan dengan scaffolding dan strategi membaca dapat menjadi solusi efektif bagi pengembangan literasi abad ke-21 di sekolah dasar..</p>Mersty RindenganAtalya Cherin Dwi HamberSagita Healthy MongkolIryanti SiliGlendra RobotGreyti Sulangi
Hak Cipta (c) 2025 Mersty Rindengan; Atalya Cherin Dwi Hamber, Sagita Healthy Mongkol, Iryanti Sili, Glendra Robot, Greyti Sulangi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-292025-12-29545270527810.37081/jipdas.v5i4.4394TANTANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4397
<p>tPenelitian tini tbertujuan tuntuk tmendeskripsikan ttantangan tdan tstrategi tpembelajaran ttMatematika di ttsekolah tdasar tdalam timplementasi tKurikulum tMerdekat, tdengan tfokus tpada tSD tGMIM tIV tTomohont. tPenelitian tmenggunakan tmetode tdeskriptif tkualitatif tmelalui tobservasi tkelast, twawancara tdengan tgurut, tserta tanalisis tdokumen tpembelajarant. tHasil tpenelitian tmenunjukkan tbahwa ttguru tmasih tmenghadapi tkendala dalam menerapkan diferensiasi pembelajaran, penggunaan media konkret, serta asesmen formatif. Pembelajaran cenderung bersifat ekspositori sehingga pemahaman konsep siswa belum berkembang optimal. Keterbatasan media dan rendahnya partisipasi siswa turut memperkuat tantangan tersebut. Meski demikian, guru telah mulai mencoba strategi seperti pembelajaran kontekstual dan proyek sederhana yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa, meskipun penerapannya belum konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka memerlukan peningkatan kompetensi pedagogis guru, pendampingan kurikulum, serta penyediaan media pembelajaran agar pembelajaran Matematika menjadi lebih efektif dan bermakna.</p>Maxie Albert Jacob LiandoHandayani Velina SihotangCinta Nauli Purba
Hak Cipta (c) 2025 Maxie Albert Jacob Liando, Handayani Velina Sihotang, Cinta Nauli Purba
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-292025-12-29545279528510.37081/jipdas.v5i4.4397MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA BIG BOOK PADA SISWA KELAS III DI SDN 16 DUNGINGI KOTA GORONTALO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4399
<p>Tujuan penelitian ini untuk “ meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan melalui media <em>Big Book</em> di kelas III di SDN 16 Dungingi.” Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan teknik pengumpulan data observasi, tes membaca dan dokumentasi dengan subjek penelitian siswa kelas III di SDN 16 Dungingi Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal bahwa dari 30 siswa yang mampu membaca hanya 13 siswa atau 43% dan tidak mampu 17 siswa atau 57%. Pada siklus I pertemuan pertama berjumlah 9 siswa atau 45% yang mampu membaca dan ada 11 orang siswa atau 55% yang belum mampu membaca. Pada siklus I pertemuan kedua siswa yang mampu membaca berjumlah 15 atau 65% dan 8 atau 35% terdapat siswa yang belum mampu membaca. Pada siklus II pertemuan kepertamana mengalami peningkatan secara signifikan yaitu siswa yang mampu berjumlah 16 siswa dengan presentase 76% dan terdapat 5 siswa dengan presentase 24% yang belum mampu membaca. Pada siklus II pertemuan kedua berjumlah 19 siswa atau 95% mampu membaca dan terdapat 1 siswa atau 5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui Media <em>Big Book</em> dapat meningkat kemampaun membaca siswa teks bacaan di kelas III SDN 16 Dungingi Kota Gorontalo</p>Nurwindi ApriliantiRusmin HusainFidyawati MonoarfaWiwy Triyanti PulukadangRustam I Husain
Hak Cipta (c) 2025 Nurwindi Aprilianti, Rusmin Husain, Fidyawati Monoarfa, Wiwy Triyanti Pulukadang, Rustam I Husain
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-292025-12-29545286529210.37081/jipdas.v5i4.4399INTEGRASI K3 DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: MODEL PENGEMBANGAN DAN RELEVANSINYA BAGI SEKOLAH SD SWASTA AL HUFAZH KOTA PAYAKUMBUH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4452
<p>Latar Belakang: Transformasi pendidikan melalui Kurikulum Merdeka (KM) dengan penekanan pada <em>Project-Based Learning</em> (PBL) dan kesejahteraan siswa (<em>student well-being</em>) menuntut Sekolah Islam untuk secara serius mengelola Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kesenjangan terjadi karena K3 belum terintegrasi secara struktural, padahal memiliki landasan filosofis kuat dalam Maqashid Syariah (khususnya <em>Hifzhun Nafs</em>). Penelitian ini bertujuan merumuskan model konseptual integrasi K3 yang efektif dalam kerangka KM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis konten terhadap dokumen regulasi K3, Kurikulum Merdeka (CP PAI dan P5), serta literatur teologis (<em>Maqashid Syariah</em>). Analisis data dilakukan secara induktif untuk mengidentifikasi kebutuhan, memetakan ruang integrasi, dan mengembangkan model konseptual. Ditemukan bahwa K3 merupakan pilar vital Manajemen Risiko Institusi (MRI) Sekolah Islam. Model integrasi yang diusulkan adalah Model Tiga Pilar, yang melibatkan: 1) Landasan Filosofis (<em>Hifzhun Nafs</em>) sebagai justifikasi nilai; 2) Integrasi Kurikuler Infiltratif melalui PAI (untuk penanaman etika dan nilai) dan P5 (untuk pengembangan keterampilan praktis K3); dan 3) Tujuan Manajerial (Penguatan MRI). Model ini memanfaatkan fleksibilitas P5 untuk mewujudkan kompetensi keselamatan pada siswa. Integrasi K3 dalam Kurikulum Pendidikan Islam tidak hanya memenuhi standar operasional, tetapi juga menegaskan identitas keagamaan. Model Tiga Pilar memberikan kerangka kerja terstruktur bagi Sekolah Islam untuk mengimplementasikan K3 secara berkelanjutan, mengubah K3 dari sekadar kepatuhan menjadi bagian integral dari budaya akhlak dan strategi mitigasi risiko. Model ini direkomendasikan untuk diuji validitas dan efektivitasnya dalam penelitian lanjutan.</p>Ade SuryaniHamdi Abdul Karim
Hak Cipta (c) 2025 Ade Suryani, Hamdi Abdul Karim
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-292025-12-29545293529810.37081/jipdas.v5i4.4452PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI WASIAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4435
<p>Studi ini mencari cara untuk meningkatkan ketertarikan siswa kelas V di SD Negeri Wasian terhadap belajar matematika dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek atau yang dikenal sebagai Project Based Learning (PjBL). Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan kelas (PTK) yang dilaksankan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah semua siswa di kelas V di SD Negeri Wasian, yang berjumlah 10 orang, terdiri dari 1 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Ditemukan bahwa terdapat peningkatan pada minat belajar matematika. Pada siklus pertama, minat siswa tercatat sebesar 57,7%, dan kemudian meningkat menjadi 82,7% pada siklus kedua. Kenaikan ini menunjukkan bahwa penerapan model PjBL efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, relevan, dan penuh makna bagi siswa. Dari hasil yang didapat, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek memberikan dampak positif bagi peningkatan minat siswa kelas V di SD Negeri Wasian dalam belajar matematika. Model ini sebaiknya dipertimbangkan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang inovatif dalam pendidikan dasar, terutama untuk mata pelajaran yang memerlukan pemahaman konsep seperti matematika.</p>Aurelia WenasJeffry S J Lengkong Kartini Ester
Hak Cipta (c) 2025 Aurelia Wenas; Jeffry S J Lengkong , Kartini Ester
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2025-12-302025-12-30545299531010.37081/jipdas.v5i4.4435PENINGKATAN SISTEMATIS MENGENAI TANTANGAN PENDIDIKAN DI TENGAH KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4478
<p>Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan sistematis mengenai tantangan pendidikan di Indonesia di tengah dinamika globalisasi dan keberagaman masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis 15 artikel jurnal ilmiah nasional yang terbit dalam rentang tahun 2019 hingga 2025 melalui teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama bukan terletak pada ketiadaan regulasi, melainkan kegagalan sistemik dalam menjembatani kesenjangan antara kebijakan UU Sisdiknas dan realitas implementasi di lapangan. Secara sosiologis, ditemukan paradoks di mana globalisasi memicu disorientasi budaya pada generasi muda, sementara agama memiliki peran ganda sebagai sumber potensi konflik sekaligus modal sosial (kohesi) melalui nilai ukhuwah dan ta'awun. Hambatan terbesar dalam tataran praktis teridentifikasi pada rendahnya kompetensi pedagogis guru dalam mengelola kelas inklusif, yang menyebabkan strategi inovatif seperti etnopedagogik dan experiential learning sulit diterapkan secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan perlunya pergeseran paradigma dari adopsi teori multikultural murni menuju pendekatan berbasis kearifan lokal (indigenous pedagogy) serta reformasi pelatihan guru yang lebih adaptif</p>Annisa Nur MaulidyaEka Putri EliyaniMuhammad Syaikon
Hak Cipta (c) 2025 Annisa Nur Maulidya, Eka Putri Eliyani, Muhammad Syaikon
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-052026-01-05545311531610.37081/jipdas.v5i4.4478MENGELOLA HETEROGENITAS SOSIAL DI KOTA BINJAI DAN KABUPATEN BEKASI: PERSPEKTIF INTERAKSI SOSIAL DAN PEMBENTUKAN KOHESI
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4479
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan heterogenitas sosial di dua wilayah perkotaan yang memiliki tingkat keberagaman tinggi: Kota Binjai di Sumatera Utara dan Kabupaten Bekasi di Jawa Barat. Kedua daerah ini mencerminkan tantangan dan peluang dalam membangun kohesi sosial di tengah keberagaman etnis, agama, dan latar belakang sosial. Artikel ini mengkaji bagaimana masyarakat di kedua wilayah tersebut menanggapi perbedaan budaya melalui adaptasi sosial, peran organisasi sosial, serta dinamika interaksi antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan seperti stereotip antaretnis dan fragmentasi ekonomi, praktik budaya inklusif, gotong royong, serta penggunaan bahasa sebagai alat pemersatu berperan penting dalam memperkuat hubungan antar kelompok. Studi ini juga menekankan pentingnya kebijakan pemerintah yang mendukung dialog lintas budaya untuk menjaga keseimbangan sosial dalam masyarakat yang majemuk.</p>Susilawati SusilawatiEsti Tri MartiniMuhammad Syaikon
Hak Cipta (c) 2025 Susilawati, Esti Tri Martini, Muhammad Syaikon
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-052026-01-05545317532110.37081/jipdas.v5i4.4479PENGEMBANGAN MODUL PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERINTEGRASI NILAI KEARIFAN LOKAL PADA FASE B DI SDN 8 SALOBULO KOTA PALOPO
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4433
<p>Artikel ini membahas tentang pengembangan modul projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di SDN 8 Salobulo Kota Palopo belum berjalan optimal karena guru belum memahami penyusunan modul P5, sehingga peserta didik kurang mengenal nilai-nilai kearifan lokal daerahnya. Pembelajaran proyek juga belum memiliki bahan ajar yang terstruktur, kontekstual, dan sesuai karakteristik peserta didik fase B. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul P5 terintegrasi nilai kearifan lokal Palopo serta mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisannya sebagai bahan ajar pada kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (<em>Research and Development</em>) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SDN 8 Salobulo Kota Palopo pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli desain, wali kelas IV, dan 20 peserta didik kelas IV. Instrumen penelitian meliputi validasi media, angket praktikalitas peserta didik, dan pedoman wawancara guru. Teknik pengumpulan data yaitu lembar validasi media (ahli materi dan desain), lembar angket praktikalitas peserta didik, dan lembar wawancara guru. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul P5 terintegrasi kearifan lokal Palopo memenuhi kriteria kelayakan. Validasi ahli materi memperoleh skor 75% (kategori valid), dan validasi ahli desain mencapai 81% (kategori sangat valid). Hasil uji praktikalitas peserta didik memperoleh persentase 78% (kategori praktis), menunjukkan bahwa modul mudah digunakan, menarik, dan membantu peserta didik memahami kearifan lokal. Dengan demikian, modul P5 terintegrasi kearifan lokal Palopo dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pelaksanaan P5.</p>Herlina TosampekAhmad MunawirHisbullah
Hak Cipta (c) 2025 Herlina Tosampek, Ahmad Munawir, Hisbullah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-052026-01-05545322533410.37081/jipdas.v5i4.4433EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4470
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan <em>Realistic Mathematics Education</em> (RME) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV sekolah dasar pada materi pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain nonequivalent <em>control group design</em>. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Inpres Tondano yang berjumlah 40 siswa, terdiri atas kelas IV A sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar matematika yang diberikan dalam bentuk <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji t independen sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan RME memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan <em>Realistic Mathematics Education</em> efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV sekolah dasar pada materi pecahan.</p>Roeth A. O. NajoanRidwain STEPI BuniaheGlendra Robot Elfin LahiangSagita Healthy Mongkol Greyti SulangiAurike Aneke Novita KoruaFera LowaiIryanti Sili
Hak Cipta (c) 2025 Roeth A. O. Najoan, Ridwain STEPI Buniahe, Glendra Robot, Elfin Lahiang, Sagita Healthy Mongkol, Greyti Sulangi, Aurike Aneke Novita Korua, Fera Lowai, Iryanti Sili
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-052026-01-05545335534110.37081/jipdas.v5i4.4470THE IMPLEMENTATION OF FLASHCARD IN IMPROVING CHILDREN’S INTEREST IN LEARNING ENGLISH AT KAMPUNG TANAMA
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4016
<p>This study explores the implementation of flashcards as a medium to enhance children’s interest in learning English in a community-based setting at Kampung Tanama, Fakfak, West Papua. Unlike formal school environments, the learning activities were conducted at the researcher’s home by inviting children from the neighborhood to participate in informal English lessons. The study employed a qualitative descriptive method, with observations and interviews as the main data collection techniques. The findings revealed that the use of colorful and interactive flashcards significantly increased children’s enthusiasm and participation. They became more active in repeating vocabulary, recognizing pictures, and engaging in simple English conversations. This research indicates that flashcards can be an effective tool in non-formal education to foster children’s motivation and interest in learning English.</p>Arif AminullahDian Eva Lestari
Hak Cipta (c) 2025 Arif Aminullah, Dian Eva Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-102026-01-10545342534610.37081/jipdas.v5i4.4016PENGARUH KEIKUTSERTAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA TERHADAP PENGUATAN DIMENSI GOTONG ROYONG DALAM PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SD IT DANUL FALAH - KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4505
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka terhadap penguatan dimensi gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila pada siswa SD IT Danul Falah Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya nilai gotong royong sebagai karakter bangsa Indonesia sekaligus salah satu dimensi utama Profil Pelajar Pancasila, serta peran strategis Pramuka sebagai wahana pendidikan karakter yang menekankan kerja sama, kepedulian sosial, dan solidaritas.</p> <p>Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 132 siswa, sedangkan sampel yang digunakan sebesar 31% yaitu 41 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan Pramuka berpengaruh secara signifikan terhadap penguatan dimensi gotong royong peserta didik. Berdasarkan hasil uji regresi diperoleh nilai korelasi (R) sebesar 0,770 dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,594 yang berarti bahwa kontribusi kegiatan Pramuka terhadap penguatan gotong royong sebesar 59,4%. Uji signifikansi menunjukkan nilai Sig. 0,000 < 0,05 serta nilai t hitung 7,547 > t tabel 2,023, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh tersebut signifikan dan positif. Dengan demikian, kegiatan Pramuka terbukti efektif dalam menguatkan sikap kerja sama, solidaritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial peserta didik sebagai bagian dari implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi gotong royong.</p>Arief FirdausDeti Kartini
Hak Cipta (c) 2025 Arief Firdaus, Deti Kartini
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-132026-01-135453475357PENGEMBANGAN MEDIA FLIP CARD INTERAKTIF EDUKATIF BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATERI SISTEM ORGAN MANUSIA KELAS VI SEKOLAH DASAR
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4533
<p>Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam memvisualisasikan konsep yang bersifat abstrak, khususnya pada materi sistem organ manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media <em>Flip Card</em> interaktif edukatif berbasis <em>Augmented reality</em> (AR) serta mengetahui tingkat validitas dan kepraktisannya pada materi sistem organ manusia kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and <em>Development </em> (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media <em>Flip Card</em> yang dikembangkan berjumlah tujuh kartu, meliputi sistem gerak, ekskresi, pencernaan, pernapasan, peredaran darah, latihan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 204/IV Kota Jambi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media <em>Flip Card</em> berbasis AR memiliki tingkat kevalidan sangat tinggi dengan kategori sangat valid serta respon kepraktisan yang sangat baik. Media ini mengombinasikan media fisik dengan teknologi AR yang dapat diakses melalui aplikasi Assemblr Edu maupun Google Lens, serta dilengkapi visual 3D, video penjelasan materi, dan poster kesehatan sistem organ manusia. Dengan demikian, media <em>Flip Card</em> berbasis AR layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA di sekolah dasar.</p>Hazeirin AstinSyahrialRisdalina
Hak Cipta (c) 2025 Hazeirin Astin, Syahrial, Risdalina
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-212026-01-21545358537310.37081/jipdas.v5i4.4533MODEL-MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM DI SEKOLAH DAN MADRASAH
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4541
<p>Pengembangan kurikulum merupakan elemen penting dalam sistem pendidikan karena menentukan arah dan kualitas proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai model pengembangan kurikulum yang diterapkan di sekolah dan madrasah melalui pendekatan studi pustaka. Metode ini dilakukan dengan menganalisis sejumlah jurnal ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa model seperti pendekatan top-down, bottom-up, Tyler, Taba, Beauchamp, Wheeler, serta pendekatan tematik integratif memiliki keunikan masing-masing dan dapat diterapkan sesuai konteks lembaga pendidikan. Selain itu, studi kasus kurikulum HIMATEP memperlihatkan bahwa pengembangan kurikulum juga efektif diterapkan di luar ruang kelas. Kesimpulannya, pengembangan kurikulum yang efektif membutuhkan kombinasi pendekatan administratif dan partisipatif serta keterlibatan aktif guru dan komunitas pendidikan untuk menjawab kebutuhan aktual di sekolah maupun madrasah</p>Sofwatillah AminNurusshofi Hamalatil Jannah Itoh Masitoh
Hak Cipta (c) 2025 Sofwatillah Amin, Nurusshofi Hamalatil Jannah , Itoh Masitoh
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-272026-01-27545374538110.37081/jipdas.v5i4.4541PENGARUH POLA KOMUNIKASI IBU TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS V DI SDN KRATON 1 BANGKALAN
https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4564
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pola komunikasi ibu dan kecerdasan emosional siswa kelas V di SDN Kraton 1 Bangkalan, sekaligus menganalisis apakah pola komunikasi ibu berpengaruh terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V di SDN Kraton 1 Bangkalan atau tidak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas. Populasi dan sampel pada penelitian ini sama, yaitu ibu dan siswa kelas V SDN Kraton 1 Bangkalan tahun ajaran 2024/2025 yang masing-masing berjumlah 17 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa (1) tingkat pola komunikasi ibu siswa kelas V di SDN Kraton 1 Bangkalan berada pada kategori sedang dengan persentase 64,7%, (2) tingkat kecerdasan emosional siswa kelas V di SDN Kraton 1 Bangkalan berada pada kategori sedang dengan persentase 64,7%, (3) terdapat pengaruh pola komunikasi ibu terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V di SDN Kraton 1 Bangkalan sebesar 84,7% dan 15,3% dipengaruhi oleh variabel lain dengan nilai t hitung 9, 119 > t tabel 2, 131.</p>Suwaibatul AslamiyahAhmad Sudi Pratikno
Hak Cipta (c) 2025 Suwaibatul Aslamiyah, Ahmad Sudi Pratikno
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-042026-02-04545382539010.37081/jipdas.v5i4.4564