PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SDN 060950 MEDAN LABUHAN T.A 2024/2025

Isi Artikel Utama

Putri Eka Nur Rahmadona Hsb
Wildansyah Lubis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi pembelajaran berbasis Powtoon pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV SDN 060950 Medan Labuhan serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Latar belakang penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya variasi media yang digunakan guru sehingga pembelajaran cenderung monoton. Metode penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi dengan subjek penelitian 28 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui validasi ahli materi, ahli media, praktisi pendidikan, observasi, wawancara, dan tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi Powtoon dinyatakan sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Uji kepraktisan juga menunjukkan kategori praktis berdasarkan respon guru dan siswa. Selain itu, media terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 67,5 menjadi 88,75 pada post-test dengan ketuntasan belajar meningkat dari 32,14% menjadi 100%. Observasi dan wawancara guru juga mendukung bahwa media animasi Powtoon dapat meningkatkan motivasi, minat, serta pemahaman siswa. Dengan demikian, media animasi Powtoon layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Hsb, Putri Eka Nur Rahmadona, dan Wildansyah Lubis. “PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SDN 060950 MEDAN LABUHAN T.A 2024/2025”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 1 (Februari 28, 2026): 414–423. Diakses Maret 26, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4064.
Bagian
Artikel

Referensi

Agusti, N. M., & Aslam. (2022). Efektivitas Media Pembelajaran Aplikasi Wordwall Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5794-57800.

Amatullah, D. C., & Sutrisno, J. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2021/2022. Lentera Jurnal Ilmiah Kependidikan, 15(1), 243-250.

Avicena, Y., & Syofyan, R. (2023). idio Animasi Berbasis Powtoon Pada Pembelajaran Ekonomi di Tingmat SMA. Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi, 11(1), 1-8.

Awalia, I., Pamungkas , A. S., & Alamsyah , P. T. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Powtoon Pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas IV SD. Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 10(1), 49-50.

Fadillah, U. N., Khamdun, & Purbasari, I. (2024, Maret). Implementasi Pembelajaran IPAS Berbasis Kurikulum Merdeka Belajar Pada Siswa Kelas V. Journal on Education, 6(3), 16314-16321.

Hidayat, F., & Nizar, M. (2021, Desember). Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Ismlam, 7(2), 28-37.

Letari , P. I., & Suastika, I. N. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual PPKn Muatan Persatuan dalam Keberagaman. Journal Of Learning Education and Counseling, 4(1), 24-42.

Malinda, S., Martati, B., & Naila, I. (2024, Maret). Media Konkrit Berbasis Lingkungan Untuk Menanamkan Karakter Gotong Royong. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 4501-4512.

Manurung, A. S., Halim, A., & Rosyid, A. (2020). Pengaruh Kemampuan Berfikir Kreatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 1291-1301.

Manurung, A. S., Halim, A., & Rosyid, A. (2020). Pengaruh Kemampuan Berfikir Kreatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 1291-1301.

Nasution, E. M., Suci, P. F., & Rafiq, M. (2022). Penerapan Ruang Lingkup Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 188-193.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2