PENGARUH KEIKUTSERTAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA TERHADAP PENGUATAN DIMENSI GOTONG ROYONG DALAM PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SD IT DANUL FALAH - KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka terhadap penguatan dimensi gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila pada siswa SD IT Danul Falah Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya nilai gotong royong sebagai karakter bangsa Indonesia sekaligus salah satu dimensi utama Profil Pelajar Pancasila, serta peran strategis Pramuka sebagai wahana pendidikan karakter yang menekankan kerja sama, kepedulian sosial, dan solidaritas.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 132 siswa, sedangkan sampel yang digunakan sebesar 31% yaitu 41 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan Pramuka berpengaruh secara signifikan terhadap penguatan dimensi gotong royong peserta didik. Berdasarkan hasil uji regresi diperoleh nilai korelasi (R) sebesar 0,770 dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,594 yang berarti bahwa kontribusi kegiatan Pramuka terhadap penguatan gotong royong sebesar 59,4%. Uji signifikansi menunjukkan nilai Sig. 0,000 < 0,05 serta nilai t hitung 7,547 > t tabel 2,023, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh tersebut signifikan dan positif. Dengan demikian, kegiatan Pramuka terbukti efektif dalam menguatkan sikap kerja sama, solidaritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial peserta didik sebagai bagian dari implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi gotong royong.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Gunawan, H. (2012). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2013 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2008). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan. Jakarta: Kemdiknas.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Panduan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Republik Indonesia. (2010). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Jakarta: Sekretariat Negara.
Soekarno. (1964). Pidato Lahirnya Pancasila (1 Juni 1945) dan Konsepsi Gotong Royong. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Tim Penyusun Kemendikbud. (2020). Profil Pelajar Pancasila: Dimensi, Elemen, dan Capaian Pembelajaran. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Wunimas Daya Pitaloka, & Patmisari. (2024). Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. (Artikel/Jurnal Pendidikan – sesuaikan dengan jurnal aslinya).