KREATIVITAS GURU DALAM MEMANFAATKAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MEMPERKUAT KARAKTER PESERTA DIDIK
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kreativitas guru dalam memanfaatkan kearifan lokal memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat karakter siswa dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya setempat (seperti gotong royong, cerita rakyat, kesenian daerah) ke dalam proses pembelajaran melalui metode inovatif (proyek budaya, media digital, kemitraan dengan tokoh adat). Hal ini memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami, merasa memiliki, dan menginternalisasi nilai-nilai seperti kejujuran, kerja keras, dan toleransi, sekaligus melestarikan budaya serta membangun identitas diri yang kuat dalam menghadapi era globalisasi. Dengan demikian, peserta didik merasa terhubung dengan materi dan menumbuhkan identitas budaya yang kuat. Penulisan artikel ini merupakan jenis tulisan yang bersifat literature review jurnal ilmiah, atau studi pustaka. Data dalam artikel ini disajikan secara deskriptif yang menunjukkan suatu kajian ilmiah yang dapat dikembangkan dan diaplikasikan lebih lanjut. Adapun proses yang dilakukan dalam penulisan artikel ini adalah mencari, yaitu mencari sumber data dari buku, jurnal, tesis dan artikel online yang sesuai dengan masalah yang akan dikaji. Selanjutnya data yang diperoleh dibaca, dianalisis, diolah, dan disimpulkan untuk menghasilkan kesimpulan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Barnawi, Mohammad Arifin, 2012, Buku Pintar Mengelola Sekolah (Swasta), Yogyakarta, Ar-Ruzz.
Bismark, Nasaruddin, & Ruslan. 2025. Penerapan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal terhadap Peningkatan Rasa Nasionalisme Peserta Didik di MIN I Bima. JPK: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 02(01), 53–58. https://doi.org/10.56842/jpk.v2i01.465.
Budiningsih, Asri, 2005, Belajar dan Pembelajaran, Jakarta, Rineka Cipta.
Dharmayanti, P. A. P., & Sawitri, L. P. D. 2024. Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Perspektif Tri Hita Karana. Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP), 14(1), 1–7. https://doi.org/10.36733/jsp.v14i1.7699.
Eggen, Paul & Don Kauchak. 2012. Strategi dan Model Pembelajaran (edisi ke enam). Jakarta: Indeks
Fuji A. Manalu, 2025, Kompetensi Pedagogik dan Kreattivitas Guru Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di SMP Negeri 4 Garoga, Tesis, Sekolah Pascasarjana USI Pematang Siantar.
Hidayati, D. 2017. Memudarnya nilai kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air. Jurnal Kependudukan Indonesia, 11(1), 39-48. https://doi.org/10.14203/jki.v11i1.36
Ismaniar, & Hazizah, N. 2018. Buku Ajar Pelatihan Kreativitas Deu-coupage Bagi Pendidik Paud. Padang: Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang.
Kurniawan, Syamsul, 2013, Pendidikan Karakter. Yogyakarta, Arr-Ruzz Media.
Majid, Abdul. 2014. Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: Rosda
Mariam, M., Ismet, I., dan Kistiono, K. 2023, Analasis Kebutuhan Desain Pembelajaran Termodinamika Menggunakan Model Project Based Learning (PjBL) Untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik SMA.Jiip-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(6), 4467-4471. http://doi.org/10.54371/jiip.v6i6.2197
Martinis Yamin, 2006, Profesionalisasi Guru & Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta : Gaung Persada.
Menteri Pendidikan Nasional, 2003. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021. Tentang Pengangkatan Guru Pada Jabatan Pimpinan Tinggi dan Jabatan Administrasi di Bidang Pendidikan Atau Jabatan Fungsional Lain di Bidang Pendidikan Dan Pengangkatan Kembali Pada Jabatan Fungsional Guru
Mohammad Ali, Mohammad Asrori, 2009, Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik, Jakarta, PT Bumi Aksara.
Mohammad Jauhar, 2011, Implementasi Paikem: Dari Behavioristic Sampai Konstrukvistik, Jakarta, Prestasi Pustaka Publisher.
Momon Sudarma, 2013, Profesi Guru/Dipuji, Dikritisi, dan Dicaci, Jakarta, Rajawali Pers,
Monawati Fauzi, Hubungan Kreativitas Mengajar Guru dengan Prestasi Belajar Siswa, Jurnal Pesona Dasar, Volume 6, Nomor 2, Oktober 2018. hlm 333-43
Muchlas, Samani & Heriyanto, 2013, Konsep dan Model Pendidikan Karakter, Bandung, PT Remaja Rosdakarya.
Mulyana, A. Z. 2010. Rahasia Menjadi Guru Hebat. Jakarta: Grassindo
Mulyati, A. 2023. Pentingnya pendidikan dan pola asuh orang tua dalam penanaman nilai karakter pada anak usia dini. AN-NISA, 13(1), 759-768. http://dx.doi.org/10.30863/an.v13i1.3980
Nasir et all. 2025, Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter di Sekolah : Tinjauan Literature Review, Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Indonesia
Rosdiana Sinaga, 2023, Pemanfaatan Kearifan Lokal Simalungun Dalam Penguatan Karakter Peserta didik Melalui Pembelajaran IPS di SD Negerr 091405 Sipintuangin Pada Semester Ganjil TP 2023/2024. Sekolah Pascasarjana USI Pematang Siantar.
Septemiarti, I., & Dasyah, S. (2023). Penguatan Kecerdasan Perspektif Budaya Dan Kearifan Lokal (ANTROPOLOGIS). Jurnal Literasiologi, 10(1). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i1.570
Slavin, Robert E. 2011. Psikologi Pendidikan Teori dan Praktek. Jakarta. Indeks (jilid 2)
Supardi, 2013, Sekolah Efektif, Jakarta, PT. Rajagrafindo Persada.
Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain. 2002, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : Rineka Cipta.
Warren, C., & McCarthy, J. F. (Eds.). (2012). Community, Environment and Local Governance in Indonesia. Routledge.