ANALISIS PEMANFAATAN CHATGPT SEBAGAI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SD N POPONTOLEN

Isi Artikel Utama

Mayske R. Liando Liando
Norma N. Monigir
Widdy H.F Rorimpandey
Ridwain S. Buniah

Abstrak

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar menjadi penting dalam mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan inovatif di era digital. Namun, kajian empiris mengenai pemanfaatan ChatGPT sebagai Artificial Intelligence dalam pembelajaran literasi pada jenjang sekolah dasar, khususnya dalam praktik pembelajaran nyata, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ChatGPT sebagai Artificial Intelligence dalam pembelajaran literasi di SD N Popontolen, meliputi bentuk pemanfaatan, manfaat, serta faktor pendukung dan penghambat penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru kelas V, 17 siswa kelas V, dan 1 kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dimanfaatkan sebagai alat bantu pedagogis dalam menyusun bahan bacaan, membuat pertanyaan pemahaman, dan membantu menjelaskan materi pembelajaran literasi. Pemanfaatan ChatGPT membantu meningkatkan efisiensi guru dalam menyediakan bahan ajar serta meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi tersedianya perangkat teknologi, akses internet, dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan akses internet dan pemanfaatan yang masih terbatas pada guru. Dengan demikian, ChatGPT memiliki potensi sebagai alat bantu pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran literasi di sekolah dasar.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Liando, Mayske R. Liando, Norma N. Monigir, Widdy H.F Rorimpandey, dan Ridwain S. Buniah. “ANALISIS PEMANFAATAN CHATGPT SEBAGAI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SD N POPONTOLEN”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 2 (Mei 7, 2026): 3051–3064. Diakses Mei 11, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4617.
Bagian
Artikel

Referensi

Chiu, T. K. F., Xiao, J., & Lee, M. (2023). Artificial intelligence in education: Emerging technologies and challenges. Computers and Education: Artificial Intelligence, 4, 100118. https://doi.org/10.1016/j.caeai.2023.100118

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approach (5th ed.). Sage Publications.

Haleem, A., Javaid, M., Qadri, M. A., & Suman, R. (2022). Understanding the role of digital technologies in education: A review. Sustainable Operations and Computers, 3, 275–285. https://doi.org/10.1016/j.susoc.2022.05.004

Hidayat, A., & Kurniawan, R. (2021). Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 87–96.

Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2022). Artificial intelligence in education: Promises and implications for teaching and learning. Center for Curriculum Redesign.

Kasneci, E., Sessler, K., Küchemann, S., Bannert, M., Dementieva, D., Fischer, F., & Kasneci, G. (2023). ChatGPT for good? On opportunities and challenges of large language models for education. Learning and Individual Differences, 103, 102274. https://doi.org/10.1016/j.lindif.2023.102274

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Pedoman implementasi kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kemendikbudristek. (2023). Asesmen Nasional: Panduan pelaksanaan dan laporan hasil. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

OECD. (2023). PISA 2022 results: The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/pisa-2022-results-en

Pratama, R. A. (2021). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 45–54.

Rahman, M. M., & Watanobe, Y. (2023). ChatGPT for education and research: Opportunities, threats, and strategies. Applied Sciences, 13(9), 5783. https://doi.org/10.3390/app13095783

Rahmawati, L. (2020). Penggunaan teknologi dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 13(2), 101–110.

Sari, M. P., & Wijaya, H. (2022). Pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 134–143.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

UNESCO. (2023). Artificial intelligence in education: Guidance for policy-makers. UNESCO. https://unesdoc.unesco.org

Voogt, J., Erstad, O., Dede, C., & Mishra, P. (2023). Challenges to learning and schooling in the digital era. Educational Research and Innovation. OECD Publishing.

Zawacki-Richter, O., Marín, V. I., Bond, M., & Gouverneur, F. (2024). Systematic review of research on artificial intelligence applications in education. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 21, 1–27. https://doi.org/10.1186/s41239-024-00400-0

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama