PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERNYANYI BERBASIS KONTEN MEDIA SOSIAL PADA PEMBELAJARAN ISIM ISYARAH UNTUK SISWA-SISWI KELAS II MI DATOK SULAIMAN PALOPO
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kurangnya bahan ajar yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa berdampak pada pembelajaran masih berpusat pada metode ceramah dan hafalan, serta ketergantungan tinggi pada buku cetak sehingga membuat siswa mudah merasa bosan, rendahnya konsentrasi, serta sulit memahami materi bahasa Arab terkhusus dalam materi isim isyarah. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar yang interaktif dan inovatif serta mudah diakses menjadi penting untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan produk yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation) dan evaluasi (evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas II MI Datok Sulaiman Palopo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, validasi ahli, pengisian angket respon guru dan siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor validasi dari ahli materi sebesar 92,5%, dan ahli media 92,5%, seluruhnya masuk dalam kategori “sangat valid”. Praktikalitas bahan ajar dinilai oleh guru sebesar 85% dan oleh siswa sebesar 92,9%, keduanya dalam kategori “sangat praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar bernyanyi berbasis konten media sosial pada pembelajaran isim isyarah dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab pada siswa kelas II. Sebagai tindak lanjut, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media serupa dengan cakupan materi yang lebih luas, mengintegrasikan teknologi interaktif atau platform digital lainnya, serta melakukan uji coba pada skala yang lebih besar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Alamin, Z., & Missouri, R. (2023). Penggunaan media sosial sebagai sarana pendukung pembelajaran agama Islam di era digital. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 7(1), 84–91.
Febriana, R. (2023). Analisis kata tunjuk (isim isyarah) dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’. Skripsi, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Hamdani, F. (2023). Semangat belajar bahasa Arab untuk MI kelas II: Sesuai dengan kurikulum merdeka pada madrasah. Jakarta: Erlangga.
Jumhana, N., & Maksum, A. (2024). Kebijakan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia. 2(4), 147–156.
Kamilatussolihat, M., & Asyrofi, I. (2023). Penerapan metode bernyanyi untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8). https://doi.org/10.54371/jiip.v6i8.2545
Kementerian Agama RI. (2022). Al-Qur’anul Karim dan terjemahannya. Jakarta: LPMQ. Diakses dari https://quran.kemenag.go.id
Kementerian Agama RI. (2022). Tafsir ringkas Kemenag. Jakarta: LPMQ. Diakses dari https://quran.kemenag.go.id
Latifa, V., et al. (2021). Validitas dan kepraktisan media pembelajaran e-learning berbasis Edmodo untuk materi sistem sirkulasi kelas XI SMA. Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 5, 41–48.
Mahadi, B. S., & Tohe, A. (2023). Aplikasi Android menggunakan iSpring Suite untuk mengajarkan kosakata bahasa Arab bagi siswa kelas IV. JoLLA: Journal of Language, Literature and Arts, 3(11), 1606–1631. https://doi.org/10.17977/um064v3i112023p1606-1631
Masru, I., et al. (2025). Penggunaan metode bernyanyi dalam peningkatan kosa kata bahasa Arab di madrasah ibtidaiyah: Suatu tinjauan literatur. 1(1), 1–12.
Nasaruddin, H., & Nurdin, K. (2024). Pengembangan media pembelajaran ludo board games untuk meningkatkan pemahaman materi binatang halal dan haram pada siswa kelas VI A sekolah dasar negeri 258 Sinongko. (2), 13–18.
Najiah, N. F., Fakhrunnisaa, N., & Assafari, A. F. (2024). Pengembangan media pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti berbasis web kelas X IPA di SMAN 1 Enrekang. Islamika, 6(3), 699–711.
Ningrum, M., Maghfiroh, & Andriani, R. (2023). Kurikulum merdeka belajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi di madrasah ibtidaiyah. EL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 5(1), 85–100.
Panggabean, A. (2024). Ini data statistik penggunaan media sosial masyarakat Indonesia tahun 2024. Diakses dari https://www.rri.co.id
Padilah, A., et al. (2025). Pengembangan modul ajar digital interaktif menggunakan model ADDIE pada materi resensi kelas XI SMA. 5, 1829–1838.
Purwaningsih, I., Marliansyah, I. S., & Rukiyah, S. (2022). Analisis manfaat penggunaan media sosial sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia dalam meningkatkan prestasi siswa. Jurnal Visionary: Penelitian dan Pengembangan di Bidang Administrasi Pendidikan, 10(2), 19.
Salsabila, R., & Muhammad, D. H. (2024). Strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar PAI melalui media TikTok siswa SMP 4 Kota Probolinggo. IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 8(1), 193–205.
Situmorang, D. Y. (2023). Teknologi pendidikan penggunaan media sosial sebagai alat bantu pembelajaran dan pengaruhnya terhadap interaksi siswa. 2(2), 110–119.
Syamsuddin, N., et al. (2023). Diseminasi media pembelajaran berbasis teknologi pada pembelajaran pendidikan bahasa Arab di pondok pesantren As’adiyah Pengkendekan Luwu Utara. Madaniya, 4(2), 540–546.
Tendrita, M., & Kaliu, S. (2024). Persepsi guru biologi Kabupaten Kolaka terhadap implementasi kurikulum merdeka di sekolah. Biormatika: Jurnal Ilmiah FKIP, 10(1), 76–86.
Tohri, A., et al. (2022). Relevansi metode pembelajaran IPS terpadu berbasis kearifan lokal di era masyarakat digital. Jurnal Teknodik, 26, 115–128. https://doi.org/10.32550/teknodik.vi.951
Zahra, H., & Amalia, K. T. (2024). Meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Arab anak usia dini melalui metode audio visual (bernyanyi). 5(2), 448–456.
Zebua, F. R. S. (2023). Analisis tantangan dan peluang guru di era digital. Jurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan, 3(1), 21–28.