STRATEGI PEMBELAJARAN AKHLAKUL KARIMAH (STUDI KASUS DI SMAN 12 JAKARTA)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dinamika strategi, proses implementasi, serta hambatan dalam pembelajaran akhlakul karimah di lingkungan SMAN 12 Jakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif, temuan penelitian menunjukkan tiga simpulan utama. Pertama, strategi pembelajaran akhlakul karimah belum terformulasi dalam desain instruksional yang eksplisit dan komprehensif. Nilai-nilai akhlak cenderung hadir sebagai norma implisit yang melekat pada budaya sekolah dan keteladanan personal, sehingga keberlanjutannya bersifat dependen pada komitmen individu daripada sistem pendidikan yang mapan. Kedua, implementasi nilai pada siswa menunjukkan terjadinya internalisasi yang bersifat sporadis dan situasional. Karakter yang terbentuk masih berada pada tataran perilaku normatif-reaktif, belum mencapai tahap karakter yang reflektif-transformatif dan konsisten. Ketiga, guru menghadapi tantangan multidimensi yang bersifat sistemik, meliputi disparitas nilai antara lingkungan sekolah dan keluarga, disrupsi digital yang mendegradasi konsistensi moral siswa, serta resistensi pedagogis di kelas. Temuan penting menunjukkan adanya krisis keteladanan yang berisiko menciptakan kepatuhan dari luar pada siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pendidikan akhlak menuntut penguatan ekosistem pendidikan secara menyeluruh melalui sinkronisasi pola asuh keluarga, desain pedagogik yang terstruktur, dan integritas keteladanan pendidik guna membangun moral yang kuat.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Marwan Suwandi, “Pembiasaan Nilai Kejujuran Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter Di Tingkat Sekolah Menengah Pertama,” Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan Dan Pembelajaran 1, no. 2 (2021): 41–45;
Aniza Octoviani, Afrida Sary Puspita, and Medy Desma Fatwara, “Workshop Branding Packaging Sebagai Upaya Strategi Pemasaran Pada Produk UMKM Komunitas LADAZA,” ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 8, no. 1 (2025): 107, https://doi.org/10.69552/abdi_kami.v8i1.2968;
Nazha Virani Shopian and Muhamad Wasith Achadi, “Character Building Of Students Through Religious Habit Formation Program At MTs,” Khalustiwa: Journal of Islamic Studies 15, no. 2 (2025): 162–71, https://doi.org/10.24260/khatulistiwa.v15i2.3938.
Atira Diyah Pangesti, Kamila Fithrotuzzahra, and Rahmania Sri Untari, “Learner Characteristics to Form Character Development and Skills in Positive Habits,” Procedia of Social Sciences and HumanitiesInternational Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future 6 (2024): 87–92; Rabbyattul Addawiyah and Kasriman, “Peran Sekolah Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa,” Jurnal Educatio 9, no. 3 (2023): 1516–24, https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5837.
Linda Darling-Hammond et al., “Implications for Educational Practice of the Science of Learning and Development,” Applied Developmental Science 24, no. 2 (2020): 97–140, https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791.
Alenjandro Paniagua and David Istance, Teachers as Designers of Learning Environments (Paris: OECD Publishing, 2018); Gert Biesta, World-Centred Education: A View for the Present (New York and Lodon: Routledge, 2022).
Marwan Marwan et al., “The Role of Character Education in Building Ethics and Morality among Students in the Digital Age,” International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) 4, no. 1 (2025): 33–39, https://doi.org/10.55299/ijere.v4i1.1224.
Raka Anantama, “Character Development of Elementary School Students Through Values Education: A Literature Review,” SMART: Journal of Multidisciplinary Educational 2, no. 1 (August 27, 2024): 167–86, https://doi.org/10.61677/smart.v2i1.585.