PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER KEWARGANEGARAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK DI UPTD SD NEGERI MORU II KABUPATEN ALOR
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di jenjang Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Namun, arus globalisasi dan keterbukaan informasi digital memicu degradasi moral, seperti maraknya tawuran pelajar dan memudarnya nilai kesopanan. Di sisi lain, pembelajaran PKn di sekolah sering kali bersifat formalistik dan kurang mengontekstualisasikan materi dengan nilai-nilai lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan pendidikan karakter kewarganegaraan melalui integrasi kearifan lokal Alor di UPTD SD Negeri Moru II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga nilai kearifan lokal utama Alor yang diintegrasikan sebagai "ruh" pembelajaran PKn, yaitu: (1) Lego-lego (simbol persatuan dan kesetaraan/Sila ke-3), (2) Hela Rotan/Belung (budaya gotong royong, asas timbal balik, dan solidaritas sosial), dan (3) Tara Miti Tominuku (falsafah persaudaraan dalam perbedaan). Strategi penguatan dilakukan secara komprehensif melalui intrakurikuler, keteladanan (modeling), penciptaan budaya sekolah (culture building), metode pembelajaran aktif (Project-Based Learning dan Collaborative Learning), kegiatan ekstrakurikuler, serta evaluasi otentik. Integrasi ini memberikan dampak nyata berupa peningkatan sikap toleransi antar peserta didik, penguatan inisiatif gotong royong, serta internalisasi tata krama dan kesantunan dalam berkomunikasi. Implementasi kearifan lokal Alor secara kontekstual terbukti efektif mentransformasikan pengetahuan moral (moral knowing) menjadi tindakan nyata (moral action) dalam kehidupan sehari-hari. Model ini berhasil menyelaraskan nilai-nilai universal kewarganegaraan dengan identitas budaya lokal (global thinking, local acting) sekaligus meminimalisir perilaku negatif seperti perundungan di lingkungan sekolah.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Abdurahman, A., Habibi, D. D., Muslim, B., Firdaus, P., & Rahmawati, D. (2025). Pendidikan karakter. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Adriyanto, A., Muhammadiah, M. ud, & Bahri, S. (2023). Pengembangan bahan ajar pkn berbasis kearifan lokal subtema indahnya budaya negeriku pada siswa kelas iv upt sd negeri 97 kabupaten Pinrang. Bosowa Journal of Education, 4(1), 92–97.
Agustian, M. (2019). Pendidikan Multikultural. Penerbit Unika Atma Jaya Jakarta.
Aini, N., Zainuddin, Z., & Mahardika, A. I. (2018). Pengembangan materi ajar IPA menggunakan model pembelajaran kooperatif berorientasi lingkungan lahan basah. Pengembangan Materi Ajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Berorientasi Lingkungan Lahan Basah, 6(02).
Angraini, N. (2022). Pengantar Pendidikan. Sulur Pustaka.
Annisa, M. N., Wiliah, A., & Rahmawati, N. (2020). Pentingnya pendidikan karakter pada anak sekolah dasar di zaman serba digital. Bintang, 2(1), 35–48.
Arifin, N. (2025). Pendidikan karakter di era digital. Penerbit Tahta Media.
Azizah, F., Irawan, V. W. E., & Slamet, S. (2023). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam pembinaan akhlakul karimah siswa di SMP Islam Nurul Ulum Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember. MUNAQASYAH: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 130–144.
Barokah, N. (2025). Konstruksi pengetahuan siswa SD tentang gerhana melalui integrasi sains dan kearifan lokal: Studi kasus Bancakan Gerhono di Desa Boja Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(3), 11–25.
Dilly, A. (2025). MANAJEMEN PROGRAM PENGEMBANGAN GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA DI MADRASAH IBTIDA’IYAH NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG. UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
Fazli, M., & Nirwana, H. (2025). Membangun Disiplin Siswa Melalui Keteladanan dan Pembelajaran Sosial: Pendekatan Teori Sosial Kognitif di Sekolah. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12).
Hasibuan, D. A. (2025). Peran guru pendidikan agama islam dalam membangun karakter anak didik Kelas VIII di SMP Negeri 1 Torgamba. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
Herlina, E., Gatriyani, N. P., Galugu, N. S., Rizqi, V., Mayasari, N., Nurlaila, Q., Rahmi, H., Cahyati, A., Azis, D. A., & Saswati, R. (2022). Strategi Pembelajaran. Tohar Media.
Irsyam, M. (2024). PENGUATAN NILAI TRADISI GOTONG ROYONG DI ERA PANDEMI PADA MASYARAKAT DESA KEMBANGRAGI KECAMATAN PASIMASUNGGU KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR= STRENGTHENING THE VALUE OF THE TRADITION OF GOTONG ROYONG IN THE PANDEMIC ERA IN KEMBANGRAGI VILLAGE COMMUNITIES, DISTRICT PASIMASUNGGU DISTRICT OF SELAYAR ISLAND. Universitas Hasanuddin.
Nduru, M. P. (2023). Pembelajaran Dan Penilaian Berbasis Proyek Di Sekolah Dasar. Urgensi Pembelajaran Pada Pendidikan Dasar, 37.
Nurhasanah, Y., Pahdulrahman, I., Sari, F. R. I., Darma, H. D., Plani, H. T., & Hudi, I. (2024). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk identitas nasional di era globalisasi generasi Z. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 2(3), 256–262.
Putri, S. A. F., & Wiranata, I. H. (2025). Peran Strategis Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Moral Pelajar. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 4, 563–576.
Slamet, S., Fitria, M., & Irawan, V. W. E. (2024). Peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di SMK NU Darussalam Kecamatan Srono. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(3), 298–305.
Titioka, B. M., Harsono, M., & Siahainenia, A. J. D. (2023). Modal sosial dalam manajemen bumdes; konsep, antesenden dan konsekuensi. Public Policy: Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik Dan Bisnis, 4(2), 330–344.
Umarhadi, Y. (2022). Hakikat Manusia Pancasila Menurut Notonagoro Dan Drijarkara: Aktualisasinya Bagi Demokrasi Indonesia. PT Kanisius.