MEDIA JEMBATAN KATA HUBUNG BERBANTUAN LKPD BERBASIS SCAFFOLDING: PENERAPANNYA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar belakang pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar murid pada materi penggunaan kata hubung “dan” serta “tetapi” di kelas II C SDN 05 Madiun Lor. Murid mengalami kesulitan dalam memahami perbedaan fungsi kata hubung, menganalisis hubungan antar kalimat, serta menggunakan kata hubung secara tepat dalam kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penerapan Media Jembatan Kata Hubung berbantuan LKPD berbasis scaffolding. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 26 murid kelas II C SDN 05 Madiun Lor. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Media Jembatan Kata Hubung berbantuan LKPD berbasis scaffolding mampu meningkatkan hasil belajar murid. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 73 pada tahap pretest menjadi 80 pada siklus I dan 88 pada siklus II. Persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 61,54% pada tahap pretest menjadi 80,77% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II. Selain itu, aktivitas guru dan murid mengalami peningkatan dari 97,6% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, penerapan Media Jembatan Kata Hubung berbantuan LKPD berbasis scaffolding terbukti dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi penggunaan kata hubung “dan” dan “tetapi” di kelas II sekolah dasar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Afifah, N., Kurniaman, O., & Noviana, E. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas III Sekolah Dasar. Jurnal Kiprah Pendidikan, 1, 33–42.
Creswell, J. W. (2012). Educational Research Planning, Conducting and Evaluating Quantitative and Qualitative Research.
Dewi, S. J. (2026). Implementasi Metode Pembelajaran Aktif Dalam Proses Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(1), 1045–1055.
Kemmis, S., & Mctaggart, R. (2005). Participatory Action Research: Communicative Action and The Public Sphere. 559–603.
Pramulia, F., Munthe, M. S., Andreansyah, Y., Syahrial, & Noviyanti, S. (2022). Model Pembelajaran Bahasa Indonesia Yang Efektif Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4, 198–208.
Ria, E. J., & Khoiri, A. (2026). Analisis Kesulitan Siswa dalam Penggunaan Kata Penghubung pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(2), 388–397.
Rijal, A., & Nugroho, K. U. Z. (2024). Desain Pembelajaran Scaffolding Berbantuan Media Digital pada Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 8(6), 4585–4595.
Rukmi, A. S., Istiq’faroh, N., Azizah, A. N., Pramudita, P., Aprilia, V., & Tien-hsiang, M. L. (2023). Model Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar. EduStream : Jurnal Pidikan Dasar, 7(2).
Simanjutak, L., Silaban, P. J., & Sitepu, A. (2021). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Media Animasi pada Siswa Sekolah Dasar Linda Simanjuntak 1 , Patri Janson Silaban 2 , Anton Sitepu 3. Jurnal Basicedu, 5(5), 3559–3565.
Sinambela, A. N., & Santoso, A. (2024). Penerapan Metode Scaffolding Menggunakan Gim Edukasi untuk Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Matematis, Hasil Belajar, dan Efikasi Diri Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 8(5), 3963–3973.
Winangsih, E., & Harahap, R. D. (2023). Analisis Penggunaan Media Pembelajaran pada Muatan IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 452–461.