MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGIKAT TALI SEPATU MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL

Isi Artikel Utama

Erlince Sinaga
Gaby Arnez
Mega Iswari
Safaruddin Safaruddin

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan bina diri peserta didik yang berdampak pada kurangnya kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model direct instruction dan meningkatkan keterampilan mengikat tali sepatu pada peserta didik disabilitas intelektual. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan untuk memberikan kesempatan latihan berulang sebelum evaluasi tindakan dilakukan. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes keterampilan mengikat tali sepatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model direct instruction memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan peserta didik. Pada Siklus I, nilai rata-rata peserta didik mencapai 68,75 dengan ketuntasan belajar sebesar 50%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 84,38 dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Peningkatan keterampilan pada Siklus I sebesar 43,47% dan pada Siklus II sebesar 22,67%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan secara langsung, bertahap, dan disertai latihan berulang mampu meningkatkan keterampilan motorik halus, keterlibatan aktif, serta kemandirian peserta didik disabilitas intelektual. Dengan demikian, model direct instruction efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan bina diri, khususnya keterampilan mengikat tali sepatu.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Sinaga, Erlince, Gaby Arnez, Mega Iswari, dan Safaruddin Safaruddin. “MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGIKAT TALI SEPATU MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 3 (Juli 20, 2026): 3891–3895. Diakses Juli 26, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5084.
Bagian
Artikel

Referensi

Aprita. (2019). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Terhadap Keterampilan Bina Diri Anak Tunagrahita. Jurnal Pendidikan Khusus, 3(2), 45–52.

Asrori. (2020). Classroom Action Reserach Pengembangan Kompetensi Guru.

Faisah, S. N., Siregar, M. A., Firanda, Nandita, I., Mujahadah, Auliyah, A., Musdalifa, & Samsuddin, A. F. (2023). Kesulitan Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita dalam Belajar Mengenal Angka di SLB Bhakti Pertiwi Samarinda. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman, 34–41.

Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & C., P. P. (2017). Exceptional Learner An Introduction to Special Education. PEARSON.

Kartini, F. U., & Bastiana. (2023). Peningkatan Kemampuan Mengikat Tali Sepatu Melalui Teknik Forward Chaining Bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas V Di SLB Negeri 1 Jeneponto. Kartini, F., Usman, Bastiana., 1(2), 96.

Kusumastuti, G., & Kasiyati. (2021). Program Bina Diri Anak Berkebutuhan Khusus (Grahita ku). CV. AFIFAH UTAMA.

Ligusti, D. S., & Damri, D. (2021). Efektivitas Penggunaaan Metode Direct Instruction untuk Meningkatkan Keterampilan Melukis Henna Pengantin pada Anak Tunarungu Di SLB. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4858–4864.

Nurfazila, & Kamaruddin. (2024). Efektivitas Model Direct Instruction Dalam Meningkatkan Keterampilan Bina Diri Peserta Didik Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Inklusif, 8(1), 12–20.

Putra, M., & Kasiyati. (2019). Meningkatkan Kemampuan Merawat Diri Dalam Keterampilan Menggosok Gigi Dengan Menggunakan Model Direct Instruction Pada Anak Tunagrahita Sedang. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 7(157), 235–242.

Putri, A., & Pratama, R. (2024). Penerapan Model Direct Instruction Untuk Meningkatkan Keterampilan Mengikat Tali Sepatu Pada Anak Disabilitas Intelektual. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 10(1), 33–41.

Putri, R. J., Zulmiyetri, Iswari, M., & Budi, S. (2025). Meningkatkan Keterampilan Memakai Sepatu Bertali Melalui Model Direct Instruction pada Anak Disabilitas Intelektual Sedang (Single Subject Research Kelas VIII di SLB YAPPAT Lubuk Sikaping). Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(4), 6446–6453.

Safira, D., & Irdamurni. (2022). Peningkatan Keterampilan Bina Diri Melalui Latihan Berulang Pada Anak Tunagrahita. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 9(2), 55–63.

Stockard, J., Wood, T. W., Coughlin, C., & Rasplica Khoury, C. (2018). The Effectiveness Of Direct Instruction Curricula: A Meta-Analysis Of A Half Century Of Research. Review Of Educational Research, 88(4), 479–507.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendekatan Kualitatif Kuantitatif. Alfabeta.

Triningsi, Y., Wantah, M. J., & Dapa, A. N. (2022). The Use of Direct Instruction Method to Improve The Ability of Tying Laced Shoes in Down Syndrome Child Class IV in SLB Theresia Sonder. Journal of Disability, 2(1), 17–24.

Wibowo, S. H., & Kemala, C. N. (2019). Penerapan Teknik Backward Chaining untuk Meningkatkan Kemampuan Mengikat Tali Sepatu Anak Intellectual Disability Tingkat Moderate. Seurune: Jurnal Psikologi Unsyiah, 2(1), 50–67.