ANALISIS DAMPAK PENYALAHGUNAAN GAWAI DALAM KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS VIB SD NEGERI 230 PALEMBANG DI ERA DIGITAL
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh negatif penyalahgunaan gawai dalam konsentrasi belajar siswa kelas VIB SD Negeri 230 Palembang, serta strategi yang diterapkan oleh siswa, orang tua, dan guru dalam mengatasi masalah tersebut. Subjek penelitian meliputi siswa, guru, dan orang tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan Strategi Sudi Kasus. Informan penelitian terdiri atas Guru Kelas VIB, Siswa Kelas VIB, dan, Orang Tua. lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyalahgunaan gawai menurunkan konsentrasi belajar siswa yang terlihat dari berkurangnya fokus dan perhatian saat pelajaran, sering melamun, cepat merasa bosan, rasa mengantuk di kelas, serta menunda penyelesaian tugas. Pemakaian gawai yang berlebihan untuk bermain game dan mengakses media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Instagram menyebabkan siswa sulit berkonsentrasi dan kurang partisipatif dalam proses belajar. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penyalahgunaan perangkat gawai memiliki dampak negatif signifikan dalam konsentrasi belajar siswa. Fenomena tersebut ditandai oleh penurunan tingkat fokus dan perhatian selama proses pembelajaran, peningkatan frekuensi melamun, kejenuhan yang cepat, rasa kantuk di kelas, serta kecenderungan menunda penyelesaian tugas akademik. Selain itu, penggunaan gawai secara berlebihan untuk aktivitas seperti bermain gim, mengakses media sosial, dan menonton konten hiburan menyebabkan berkurangnya keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan ini, berbagai strategi telah diterapkan, antara lain pembatasan durasi penggunaan gawai, peningkatan pengawasan oleh orang tua, pemberian edukasi mengenai penggunaan gawai yang bijak, serta penerapan metode pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif oleh tenaga pendidik. Kesimpulannya, diperlukan kolaborasi yang berkelanjutan antara siswa, orang tua, dan guru guna memaksimalkan peran gawai sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Adelia, T., Fauzi, T., & Arizona. (2021). Pengaruh penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa di SMA Negeri 6 Prabumulih. Juang: Jurnal Wahana Konseling, 4(1), 35–45.
Amalia, A., Sucipto, S., & Hilyana, F. S. (2022). Konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Educatio, 8(4), 1261–1268. https://doi.org/10.31949/education.v8i4.3120
Amri, Y., & Rusman, A. A. (2023). Upaya mengatasi penyalahgunaan gadget dalam proses belajar mengajar melalui konseling kelompok. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 132–143.
Apsari, N. C., Nurfauziah, L. S., & Asiah, D. H. S. (2023). Dampak penggunaan gawai (gadget) terhadap perilaku sosial anak usia dini. Share: Social Work Journal, 13(1), 11–22.
Ashilah, A., et al. (2024). Mengatasi kecanduan gadget pada siswa sekolah dasar. JMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 963–970.
Fakhrozi, M. I., Wahyumiani, N., & Nurkholidah, E. (2023). Peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kecanduan bermain game online pada siswa sekolah menengah pertama. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 8(1), 130–136.
Ginting, J. O., Sastra, A., Sembiring, G. D. B., & Prayuda, M. S. (2025). Analisis dampak penggunaan gadget terhadap minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Media, Strategi, dan Metode, 1(4), 216–222.
Hatikah, N. (2026). Pengaruh penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar peserta didik di SD 101 Panyabungan. NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 213–222.
Jalilah, S. R. (2022). Analisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan fisik dan perubahan perilaku pada anak sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 28–37.
Maulian Fadli, M., Qolbi, L., Mutiasya, K., Hayati, S., Tionita, E., & Azizah, H. (2025). Penggunaan gadget di kalangan anak SD dan tantangan dalam lingkungan sekolah. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 3(2), 159–167.
Nabila, S. (2023). Bimbingan orang tua pada anak dalam penggunaan smartphone di Kelurahan Way Halim Kota Bandar Lampung (Doctoral Dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Nimah, N. A., Nurullah, M., & Susilawati, S. (2024). The impact of digital technology on learning methods in primary schools. Journal Neosantara Hybrid Learning, 2(2), 1–8.
Ramadhani, C. S., et al. (2025). Konsentrasi belajar anak SD di tengah maraknya teknologi: Tantangan dan solusi. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(3), 1–8.
Riinawati. (2021). Hubungan konsentrasi belajar siswa terhadap prestasi belajar peserta didik pada masa pandemi Covid-19 di SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 101–110.
Rosanti, E. R., Safaruddin, H., & Halim, M. (2023). Dampak penggunaan gadget terhadap perilaku belajar siswa di SMP Negeri 1 Pasir Putih. Journal on Education, 6(1), 307–316.
Roza, E., Kamayani, M., & Gunawan, P. (2018). Pelatihan memantau penggunaan gadget pada anak. Jurnal SOLMA, 7(2), 208–216. https://doi.org/10.29405/solma.v7i2.1062
Susanti, S., et al. (2024). Pengaruh penggunaan gadget terhadap konsentrasi belajar siswa di SMP IT Swasta Ad Durrah. Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (JITK), 2(1), 57–65.
Virdos, N. S., Zainulhaq, M. T., Utami, Y. T., & Wafa, M. H. (2022). Analisis pengaruh gawai dalam perkembangan pola belajar mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Journal of Education and Technology, 2(1), 34–40.