PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESAN MORAL CERITA RAKYAT NUSA TENGGARA TIMUR PADA SISWA KELAS V DI UPTD SD NEGERI SIKUMANA 2

Isi Artikel Utama

Maria Septiyati Haninuna
Marselus Robot
Daniel Wiliams Fointuna

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pesan moral cerita rakyat Nusa Tenggara Timur pada siswa kelas V UPTD SD Negeri Sikumana 2 melalui penerapan metode pembelajaran berbasis digital storytelling. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menganalisis pesan moral cerita rakyat secara mendalam, meskipun siswa umumnya sudah mampu meringkas isi cerita. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas V, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: pada tahap pra siklus ketuntasan belajar klasikal hanya 11,76% dengan nilai rata-rata 58,53; meningkat menjadi 52,94% dengan nilai rata-rata 73,24 pada Siklus I; dan mencapai 88,24% dengan nilai rata-rata 85,29 pada Siklus II. Aktivitas guru meningkat dari kategori baik (85,00%) pada Siklus I menjadi sangat baik (98,75%) pada Siklus II, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 76,03% menjadi 90,29%. Hasil ini melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu minimal 80% siswa mencapai ketuntasan belajar, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode digital storytelling efektif meningkatkan pemahaman pesan moral cerita rakyat sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal Nusa Tenggara Timur.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Haninuna, Maria Septiyati, Marselus Robot, dan Daniel Wiliams Fointuna. “PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESAN MORAL CERITA RAKYAT NUSA TENGGARA TIMUR PADA SISWA KELAS V DI UPTD SD NEGERI SIKUMANA 2”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 3 (Agustus 13, 2026): 4241–4246. Diakses Agustus 15, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5738.
Bagian
Artikel

Referensi

Abidin, Y. (2016). Pembelajaran Membaca Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.

Abidin, Y. (2021). Pembelajaran Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca, Menulis, dan Berpikir Kritis. Bandung: PT Refika Aditama.

Arikunto, S., & Supardi. (2021). Penelitian Tindakan Kelas: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Bumi Aksara.

Beazidou, E., Zygouris, N., Botsoglou, K., Kougioumtzidou, E., & Samantzis, C. (2024). Teachers' perceptions about digital storytelling and its pedagogical usage. Education 3-13, 1-14.

Bilici, S., & Yilmaz, R. M. (2024). The effects of using collaborative digital storytelling on academic achievement and skill development. Education and Information Technologies. https://doi.org/10.1007/s10639-024-12638-7

Danandjaja, J. (2021). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Dewi, R. K., & Putra, A. (2023). Metode dan Media Pembelajaran Kontekstual. Yogyakarta: Pustaka Edukasi.

Fointuna, D. W., Koroh, T. R., Bulu, V. R., Ratu, K. T., Riwu Ga, P., Ndolu, S., Riwu, M. D., & Tnunay, S. (2025). Workshop pembuatan modul ajar dan media pembelajaran berbasis digital bagi Guru Sekolah Dasar GMIT Kota Kupang. Kelimutu Journal of Community Service (KJCS), 5(1), 57-66.

Hapsari, R. (2022). Sastra Anak dan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hasan, M., Rahmatullah, Fuadi, A., Inanna, Nahriana, Musyaffa, A. A., Rif'ati, B., Tahrim, T., Tanal, A. N., Baderiah, Nursyamsi, Alinurdin, Arisah, N., Susanti, S., Sabariah, H., Khasanah, U., & Jayanti, D. (2021). Strategi Pembelajaran. Tahta Media Group.

Hidayati, L., & Maisarah, I. (2024). Students' perception of the use of digital storytelling in teaching narrative text. ESP Indonesia Journal, 3(2), 120-130.

Isaacs, M., Tondeur, J., & Howard, S. (2024). Digital storytelling as a strategy for developing 21st-century skills. Technology, Pedagogy and Education. https://doi.org/10.1080/1475939X.2024.2343929

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lestari, D. (2019). Pengaruh Digital Storytelling terhadap Pemahaman Nilai Moral Cerita Fabel Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 123-131.

Naqyrizkiani, F., Herawan, E., & Triatna, C. (2022). Pengaruh kompetensi profesional guru terhadap kualitas proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) di sekolah dasar. Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 16(2), 64-72. https://doi.org/10.33369/mapen.v16i2.23241

Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurjanah, A., Arini, D. A., & Fikriyah, S. N. F. (2022). Pengaruh digital storytelling terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. SIBATIK Journal, 2(4), 845-856.

Putri, S. B., Haliza, V. N., & Wahyuningsih, Y. (2024). Efektivitas metode digital storytelling sebagai media pembelajaran IPS sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 1123-1132.

Robin, B. R. (2016). The Power of Digital Storytelling to Support Teaching and Learning. Digital Education Review, 30, 17-29.

Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2014). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.

Setyawati. (2023). Interactive learning via digital storytelling in elementary school: A systematic review. Journal of English Teaching and Learning (JETALL), 7(1), 15-28.

Slameto. (2022). Strategi dan Metode Pembelajaran Efektif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Wirda. (2023). Pemanfaatan digital storytelling dalam pembelajaran nilai moral pada siswa sekolah dasar. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Sosial, 1(3), 45-54.