EFEKTIVITAS E-LKPD BERBASIS STUDI KASUS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) SISWA KELAS VI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kemampuan berpikir tingkat tinggi diperlukan siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas E-LKPD berbasis studi kasus dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills atau HOTS) siswa kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VI yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui tes uraian berbasis HOTS, observasi, dan dokumentasi. Tes mengukur kemampuan menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-Gain, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Wilcoxon, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 51,63 pada pretest menjadi 78,00 pada posttest. Rata-rata N-Gain sebesar 0,557 berada pada kategori sedang. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai signifikansi kurang dari 0,001, sedangkan effect size sebesar 0,881 termasuk kategori besar. Dengan demikian, E-LKPD berbasis studi kasus efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Agustin, A. (2024). Pengembangan E-LKPD dengan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V. IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.31539/ijoce.v5i1.11865
Khofifah, N., & Mariyani. (2024). Pengaruh E-LKPD berbasis HOTS terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn, 11(2), 208–215. https://doi.org/10.36706/jbti.v11i02.119
Listia, Antariningsih, K., & Lutfi, M. A. (2023). Panduan guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI kelas VI. Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Puspita, V., & Dewi, I. P. (2021). Efektivitas E-LKPD berbasis pendekatan investigasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 86–96. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.456
Putra, W. P., Gunamantha, I. M., & Sudiana, I. N. (2023). Pengembangan E-LKPD HOTS dalam meningkatkan berpikir kritis pada pembelajaran IPA SD. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 169–180. https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas.v7i1.2177
Sani, R. A. (2021). Pembelajaran berorientasi AKM: Asesmen kompetensi minimum. Bumi Aksara.
Sari, D. N. I., Budiarso, A. S., & Wahyuni, S. (2022). Pengembangan E-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada pembelajaran IPA. Jurnal Basicedu, 6(3), 3699–3712. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2691
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif (Cetakan ke-3). Alfabeta.
Susilawati, W. O., Darniyanti, Y., & Cahyani, P. S. D. (2025). Pengembangan elektronik lembar kerja peserta didik (E-LKPD) berbasis model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Liveworksheet pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 220–234. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.26205
Wulandari, L., & Qomariyah, N. (2025). Validitas modul elektronik interaktif berbasis studi kasus materi sistem ekskresi untuk melatihkan Higher Order Thinking Skills peserta didik SMA. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu), 14(1), 75–83. https://doi.org/10.26740/bioedu.v14n1.p75-83