EDUKASI MANFAAT DAN PEMBUATAN SERBUK INSTAN JAHE DAN KUNYIT PADA LANSIA DI DESA PANGARIBUAN KECAMATAN ANGKOLA MUARA TAIS
Isi Artikel Utama
Abstrak
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat proses penuaan. Upaya promotif dan preventif diperlukan untuk menjaga kualitas hidup lansia, salah satunya melalui pemanfaatan tanaman herbal seperti jahe dan kunyit. Jahe dan kunyit mengandung senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi mendukung kesehatan lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia mengenai manfaat serta pembuatan serbuk instan jahe dan kunyit. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026 di Desa Pangaribuan, Kecamatan
Angkola Muara Tais dengan melibatkan 8 orang lansia. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami manfaat jahe dan kunyit bagi kesehatan serta mampu mengikuti tahapan pembuatan serbuk instan secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta merasa tertarik dan puas terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam memanfaatkan tanaman herbal sebagai minuman kesehatan yang praktis dan berpotensi memiliki nilai ekonomi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Penduduk Lanjut Usia Indonesia 2023. Jakarta: BPS.
Ariyanti, N. K., & Wahyuni, S. (2021). Pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 3(2), 45–52.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Nisfiyah, et al. (2022). Pembuatan Minuman Jahe Instan dengan Metode Kristalisasi. Politeknik Negeri Jember.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pratiwi, R., & Nugraheni, D. (2020). Manfaat jahe sebagai bahan herbal dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(1), 55–62.
Rahmawati, E., & Sari, P. (2022). Edukasi pemanfaatan kunyit sebagai minuman kesehatan pada masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 30–37.
Setiawan, A. (2021). Kandungan bioaktif jahe dan kunyit serta manfaatnya bagi kesehatan. Jurnal Farmasi Indonesia, 18(2), 101–109.
Qorahman, M. M., & Wahyudi. (2025). Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Pemberdayaan Herbal Sebagai Pendukung Kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Cendekia, 3(1), 29-35.
Widodo, T. (2020). Manfaat Bioaktif Jahe, Kunyit, dan Temulawak dalam Kesehatan Lansia. Jurnal Farmasi Herbal, 8(1), 45-59.