ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE STORY TELLING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SDI AL – IKHLAS KARANGREJO TULUNGAGUNG

Isi Artikel Utama

Lathif Zumaila
Hikmah Eva Trisnantari
Eka Yuliana Sari

Abstrak

Keterampilan berbicara adalah suatu keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap orang, karena berbicara adalah salah satu media komunikasi yang digunakan setiap hari kepada orang lain. Salah satu cara meningkatkan keterampilan berbicara siswa adalah dengan menggunakan metode story telling. Metode story telling atau biasa disebut dengan metode bercerita merupakan salah satu cara yang efektif untuk melibatkan anak dalam meningkatkan kemampuan keterampilan berbicaranya Berdasarkan hasil pra observasi di SDI Al – Ikhlas, Karangrejo, Tulungagung menunjukkan bahwa lembaga pendidikan tersebut telah menerapkan metode story telling pada muatan pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas II A sesuai dengan visi sekolah yakni membentuk generasi muslim yang beriman dan bertaqwa, berahklak mulia, cerdas, terampil, serta mandiri. Saat pra observasi ada beberapa fenomena pada beberapa siswa yang memiliki semangat dan keceriaan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pembelajara pelaksanaan keterampilan berbicara melalui metode Story Telling dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas II SDI Al – Ikhlas Karangrejo Tulungagung. Berdasarkan uraian diatas data hasil penelitian, dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa melalui metode story telling cukup efektif digunakan untuk melatih keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia terutama dikalangan kelas rendah. Keterampilan berbicara siswa melalui metode story telling dengan nilai rata-rata 57,2, dari hasil rekapitulasi melalui kecenderungan siswa pada saat melakukan kesalahan pada setiap aspek.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Zumaila, Lathif, Hikmah Eva Trisnantari, dan Eka Yuliana Sari. “ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE STORY TELLING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SDI AL – IKHLAS KARANGREJO TULUNGAGUNG”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 1 (Februari 28, 2026): 150–157. Diakses Maret 7, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3840.
Bagian
Artikel

Referensi

Auwlya F, Nisa K,Fauzi A. (2024). Efektivitas Metode Storytelling (Bercerita) Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa. Journal of Classroom Action Research, Volume 6, Nomor 3. http://jppipa.unram.ac.id/index.php/jcar/index.

Dahlia, Intiana Hariana R S, & Husniati. (2023). Kemampuan Berbicara Siswa Kelas V SD Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Educatio, Vol. 9 No. 4

Iib Marzuqi, M.Pd. (2019). Keterampilan Berbicara Dalam Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia. Surabaya : Istana Grafika.

Nurgiyantoro, Burhan. 2014. Penilaian Dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra Edisi Ketiga. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Pratiwi R. (2016). Penerapan Metode Storytelling Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas II SDN S4 Bandung. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar : Universitas Pendidikan Indonesia, Vol. 1 No. 1.

Sari Puspita D. (2022). Analisis Keterampilan Berbicara Dengan Menggunakan Metode Storytelling Pada Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar. Indopendas Jurnal Ilmiah Kependidikan ISSN 2615-5443 Vol. 5 No. 2. http://jurnal.umk.ac.id/index.php/pendas/index.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Taufina, & Khairoes D. (2019). Penerapan Storytelling Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, Volume 3, Nomor 4. https://jbasic.org/index.php/basicedu.