PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS V SDN PERUMNAS 3 KOTA TANGERANG
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa antara yang menggunakan model pembelajaran Open Ended dengan yang menggunakan metode pembelajaran secara konvensional yaitu ceramah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Gruop Design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V(A) berjumlah 26 siswa dan V(B) berjumlah 27 siswa di SDN Perumnas 3, dengan mengambil sample jenuh yakni semua populasi dijadikan sample berarti sebanyak 53 siswa yang dijadikan sample. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis siswa yang berbentuk essay sebanyak 10 soal. Pengujian hipotesis pretes menggunakan uji-t, diperoleh thitung = 1,41 < ttabel = 2,00 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan awal berpikir kritis siswa kelas kontrol maupun eksperimen. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postes dari uji-t diperoleh thitung = 15 > ttabel = 2,00 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan akhir berpikir kritis siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal ini dapat simpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan model pembelajaran Open Ended lebih tinggi dibandingkan dengan model konvensional.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Aini, Z., Ramdani, A., & Raksun, A. (2018). Perbedaan penguasaan konsep biologi dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas x pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan guided inquiry di man 1
Djaali, (2020) Metodologi Penelitian Kuantitatif, Jakarta Timur: PT Bumi Aksara.
Fajrianthi. Hendriani, W. & Septarini, B. G. (2016). Pengembangan Tes Berpikir Kritis Dengan Pendekatan Item Response Theory, 20(1). 48
Fifi Nofiaturrahmah (2015) ‘Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk MI Yang menyenangkan’, ELEMENTARY Vol. 3 ∫ No. 2 ∫ Juli-Desember 2015, 3(2), p. 19.
Haryanti, Yuyun Dwi. (2017). Model Problem Based Learning Membangun Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal CakrawalaPendas. Vol 3 (2).
Huda, M. 2017. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka
Maulana. (2017). Konsep Dasar Matematika dan Pengembangan KemampuanBerpikir Kritis-Kreatif. UPI Sumedang Press.
Maqbullah, S, dkk. (2018). Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Metodik Didaktik. 13(2). 106-112.
Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Rahmawati, ES Yeni. 2014. Keefektifan Pendekatan Open-Ended Dan Ctl Ditinjau Dari Hasil Belajar Kognitif Dan Afektif. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, Volume 1, Nomor 1.
Rahmawati, Ika, (2016), Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Pada Materi Gaya dan Penerapannya, Pros. Seminar Pendidikan IPA Pascasarjana UM, Vol 1
Rani, Fahrum Nisa, and Elvis Napitupulu. ―Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education Di SMP Negeri 3 Stabat.‖ JurnaL PJPM 11, no. 1 (2018).
Reza Rachmadtullah, Kemampuan Berpikir Kritis Dan Konsep Diri Dengan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas V Sekolah, Jurnal Pendidikan Dasar Volume 6 Edisi 2 Desember 2015, (Jakarta, Jurnal Pendidikan Dasar, 2015).
Riduwan. (2015). Dasar-Dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.
Rusman. (2018). Model-model pembelajaran (Mengembangkan Profesionalisme Guru). Jakarta : Raja Grafindo Persada
Saefuddin dan Berdiati. (2014). Pembelajaran Efektif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sulistyani Puteri Ramadhani (2019) Konsep Dasar IPA. 1st edn. Bandung: yiesa media karya
Susanti, E. (2018) Konsep Dasar IPS. Medan: Widya Puspita.
Susanto, Achmad. 2015. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Trianto (2015). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Zubaidah, Siti. n.d. “Keterampilan Abad Ke-21: Keterampilan Yang Diajarkan Melalui Pembelajaran,” 18.