STRATEGI GURU BERBASIS KOMUNIKASI KOLABORATIF DENGAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KASUS BULLYING DI SEKOLAH DASAR
Isi Artikel Utama
Abstrak
Bullying merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berdampak serius terhadap kesehatan fisik maupun psikologis siswa, seperti kecemasan, penurunan motivasi belajar, dan gangguan hubungan sosial. Kondisi ini menuntut adanya strategi pencegahan yang tidak hanya dilakukan oleh guru, tetapi juga melibatkan peran aktif orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru berbasis komunikasi kolaboratif dengan orang tua dalam mencegah dan menangani perilaku bullying di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PICO dan pedoman PRISMA untuk menyeleksi artikel nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2020–2024. Dari sepuluh artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dilakukan analisis menggunakan pendekatan sintesis tematik yang mencakup pengkodean awal, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kolaboratif antara guru dan orang tua terbukti efektif dalam deteksi dini, pencegahan, serta penanganan kasus bullying melalui strategi seperti komunikasi persuasif guru, pemberdayaan komunikasi keluarga, penguatan nilai moral, literasi digital, dan pengawasan bersama melalui media daring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi berkelanjutan antara guru dan orang tua merupakan faktor kunci dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan karakter serta kesejahteraan emosional siswa sekolah dasar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Bullying, Kolaborasi Komunitas, and Orang Tua. “PENGUATAN MORAL ANAK SD MELALUI SOSIALISASI ANTI-” 05, no. 02 (2024): 304–13.
Dasar, Sekolah. “Sosiologi” XII (2024): 145–51.
Fathurahman, Riyanur Rizki. “PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGHADAPI” 4, no. 3 (2024): 166–73. https://doi.org/10.37081/jipdas.v4i3.1973.
Ilmiah, Jurnal, and Wahana Pendidikan. “3 1,2,3” 11, no. June (2025): 153–62.
Jumarnis, F., Anugerah, A., & Sinaga, R. “Peran Pendidikan Karakter Dalam Pencegahan Bullying Di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter Indonesia, 5” 5, no. (1) (n.d.): 60–72.
Kolaborasi, Urgensi, Guru-orang Tua, Mencegah Perundungan, Meningkatkan Rasa, Miftahul Ulum, Repi Melani, and Anne Nurdiana. “Journal of Nusantara Education” 5, no. October (2025): 109–21.
Number, Volume. “JPUS : Jurnal Pendidikan Untuk Semua Dampak Bullying Terhadap Kesehatan Mental Anak Sekolah Dasar” 9, no. 1 (2025): 31–35.
Pendidikan, Jurnal, Sekolah Dasar, Dengan Optimalisasi, and Peran Orang. “Educandumedia” 4, no. 01 (2025): 76–88.
Redaksi, Diterima, Direvisi Terakhir, Diterbitkan Online, Nur Hakim, Ririn Nurlafika Dewi, Nur Luthfi, and Rizqa Herianingtyas. “Hubungan Orang Tua Dan Guru Dalam Mencegah Bullying 1” 6 (2023).
Sari, A. “Inkonsistensi Strategi Guru Dalam Menangani Kasus Bullying Di Sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Perilaku Sosial,” 12, no. (2) (n.d.): 45–53.
Tambunan, S. “Pendekatan Konseling Dalam Penanganan Trauma Pada Korban Bullying. Jurnal Konseling Dan Psikoterapi” 9, no. (1) (n.d.): 15–27.
Ulfah, Yetty Faridatul, Siti Rohimah, Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah, and Pendidikan Agama Islam. “Pemberdayaan Komunikasi Keluarga Dalam Pencegahan Dan Penanganan Bullying Di Kalangan Anak Usia Dini,” no. 2023 (n.d.): 29–35.
Widiyanto, Haris, Rofiatul Hikmah, Fitria Qoriatul Habibah, and Imron Fauzi. “Sinegritas Orang Tua Dan Guru Untuk Menghindari Perilaku Bullying Di MI / SD” 6, no. 1 (2023): 11–15. https://doi.org/10.32832/pro.