PENGARUH ADVERSITY DAN PRESSURE TERHADAP RESILIENSI GURU GEN MILENIAL DAN GEN Z DI LINGKUNGAN SEKOLAH KECAMATAN TOWUTI KABUPATEN LUWU TIMUR
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini membahas pengaruh adversity dan Pressure terhadap resiliensi guru Generasi Z di lingkungan sekolah Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh adversity terhadap resiliensi guru generasi Z di lingkungan sekolah Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur; (2) Mengetahui pengaruh Pressure terhadap resiliensi guru generasi Z di lingkungan sekolah Kecamatan Towuti; Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi penelitian terdiri dari seluruh guru Generasi Z di Kecamatan Towuti 36 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan Microsoft Office Excel dan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adversity berpengaruh positif terhadap resiliensi guru Generasi Z sebesar 61%. Sebaliknya, Pressure berpengaruh negatif terhadap resiliensi guru Generasi Z sebesar 39%. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar sekolah memperkuat program pengembangan resiliensi guru melalui pelatihan manajemen stres, dukungan sosial, dan peningkatan kompetensi menghadapi tantangan pekerjaan. Hal ini diharapkan dapat membantu guru menjaga stabilitas psikologis dalam menghadapi adversity dan Pressure, serta meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembelajaran di sekolah.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Ann S. Masten, “Ordinary Magic: Resilience Processes in Development,” American Psychologist, Vol. 56, No. 3, 2001, hlm. 227–238.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur. Profil Kecamatan Towuti Tahun 2021. Diakses 23 Oktober 2025, dari https://web-api.bps.go.id
Paul G. Stoltz, “Adversity Quotient Promotes Teachers’ Professional Competence More Strongly Than Emotional Intelligence: Evidence from Indonesia,” Journal of Intelligence, Vol. 10, No. 3, 2022, Artikel No. 44
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2017), hlm. 115–117.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2019, hlm. 7.
Ungar, M., The social ecology of resilience: Addressing contextual and cultural ambiguity of a nascent construct, American Journal of Orthopsychiatry, 81(1), 2011, 1–17.