STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PELUANG KERJA LULUSAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI MELALUI ADAT BASOPAN DI SMK NEGERI 1 TANJUNG
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan peluang kerja lulusan di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) melalui penguatan nilai adat basopan di SMK Negeri 1 Tanjung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tuntutan dunia kerja yang tidak hanya menekankan penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga kompetensi nonteknis berupa sikap, etika, dan karakter kerja yang selaras dengan budaya industri. Adat basopan sebagai kearifan lokal dipandang relevan untuk membentuk karakter lulusan yang beretika, disiplin, dan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Pengelola Bursa Kerja Khusus (BKK), peserta didik, alumni, dan perwakilan DUDI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan peluang kerja lulusan diimplementasikan melalui Kepemimpinan Transformasional yang mengimplementasikan nilai Adat basopan ke dalam budaya sekolah, proses pembelajaran, serta kemitraan dengan DUDI. Kepala Sekolah berperan sebagai teladan (idealized influence), penggerak visi bersama (inspirational motivation), pendorong inovasi program sekolah (intellectual stimulation), dan pembina pengembangan individu peserta didik (individualized consideration). Implementasi strategi ini berdampak pada terbentuknya sikap kerja lulusan yang lebih disiplin, sopan, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap lingkungan kerja industri, sehingga meningkatkan kepercayaan DUDI dan memperluas peluang penyerapan lulusan ke dunia kerja. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berbasis nilai kearifan lokal Adat basopan merupakan strategi efektif dalam meningkatkan daya saing dan peluang kerja lulusan SMK. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kepemimpinan pendidikan vokasi serta kontribusi praktis bagi kepala sekolah dalam merancang strategi peningkatan link and match antara SMK dan DUDI.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Abdullah, I. (2018). Kearifan lokal dalam perspektif pendidikan karakter. Pustaka Pelajar.
Asri, D., Komariah, A., Meirawan, D., & Kurniady, D. (2021). Kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam meningkatkan kemitraan dengan dunia industri. Research and Development Journal of Education, 7(2), 145–158.
Azizah, S., Murniati, A. R., & Khairuddin, K. (2013). Kerja sama SMK dengan dunia usaha dan dunia industri dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 1(1), 65–76.
Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Improving Organizational Effectiveness through Transformational Leadership. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2006). Transformational Leadership (2nd ed.). Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Clausewitz, C. von. (1976). On War (M. Howard & P. Paret, Trans.). Princeton University Press. (Original work published 1832).
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Komara, E., Suryana, A., & Sutisna, D. (2020). Kepemimpinan kepala sekolah di era industri 4.0 pada sekolah kejuruan. Wahana Pendidikan, 7(1), 25–33.
Lykke, A. F. (1989). Defining military strategy. U.S. Army War College.
Mahfud, C. (2018). Pendidikan multikultural. Pustaka Pelajar.
Maulina, D., & Yoenanto, H. P. (2022). Optimalisasi kebijakan link and match pada pendidikan vokasi di Indonesia. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), 155–168.
Mintzberg, H. (1978). Patterns in strategy formation. Management Science, 24(9), 934–948.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2011). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2018). Menjadi Kepala Sekolah yang Visioner dan Inovatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2020). Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK.
Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.
Prasetyo, B., & Hariyati, S. (2021). Strategi kepala sekolah dalam membangun kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Inspirasi Manajemen Pendidikan, 9(2), 112–123.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Boston: Pearson Education.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyanto, & Asep Jihad. (2019). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kinerja guru dan mutu pendidikan. Erlangga.
Tilaar, H. A. R. (2012). Kebijakan Pendidikan. Jakarta: Kompas.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Zuhairoh, F. & Pattinasarany, I. (2021). Kemitraan sekolah menengah kejuruan dengan dunia usaha/dunia industri dalam perspektif modal sosial. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 12(1), 45–58.