ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI BACA TULIS SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 101764 BANDAR KLIPPA MELALUI TEKS BACAAN PENDEK
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik slow learner dalam mengikuti pembelajaran IPA di SDS Irnanda. Peserta didik slow learner sering mengalami kesulitan memahami materi, kurang percaya diri, serta menunjukkan minat belajar yang rendah, khususnya ketika harus belajar secara individu. Namun, ketika belajar secara berkelompok atau bersama teman, peserta didik tampak lebih aktif dan termotivasi. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran peer tutorial dalam meningkatkan motivasi belajar siswa slow learner khususnya pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang siswa slow learner di kelas V SDS Irnanda. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pada skor indikator motivasi belajar dari 63 pada fase pre-test menjadi 96 pada fase post-test. Selain itu, indikator hasil belajar IPA juga mengalami peningkatan dari rata-rata 50 menjadi 88 setelah diberikan treatment menggunakan metode peer tutorial. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh Thitung = 0 dan Ttabel = 0 pada taraf signifikansi α = 0,05 dan N = 4. Karena Thitung = Ttabel, maka H0 ditolak, yang berarti hipotesis yang diajukan diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran peer tutorial efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa slow learner pada mata pelajaran IPA di SDS Irnanda.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Arikunto, S. (2018). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dalman. (2017). Keterampilan Membaca. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Asesmen Nasional: Literasi Membaca. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Literasi Baca Tulis sebagai Literasi Dasar dalam Pembelajaran. Jakarta: Kemendikbudristek.
Maryono, M., Pamela, I. S., & Budiono, H. (2021). “Implementasi Literasi Baca Tulis dan Sains di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu, Vol. 6, No. 1, hlm. 491–498.
Mutji, & Suoth. (2021). Peningkatan Kemampuan Literasi Baca Tulis Siswa Sekolah Dasar melalui Bahan Bacaan yang Sesuai. Jurnal Pendidikan Dasar.
Sudijono, A. (2017). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Taufina, T., & Zikri, A. (2020). “Pengembangan Bahan Ajar Membaca Pemahaman Menggunakan Pojok Literasi di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu, Vol. 4, No. 4, hlm. 947–956.