KONSEP HAKEKAT, KONSEP DAN TUJUAN PEMBELAJARAN IPS DI MI/SD
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki peran yang sangat penting di tingkat MI/SD. Pelajaran ini membentuk karakter siswa sejak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tentang hakikat, konsep dasar, dan tujuan dari pembelajaran IPS di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penulis mengumpulkan data dari berbagai buku teks, jurnal ilmiah, dan dokumen kurikulum yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hakikat IPS di MI/SD merupakan penyederhanaan dari ilmu-ilmu sosial dan kemanusiaan. IPS mengintegrasikan materi sejarah, geografi, ekonomi, dan sosiologi agar sesuai dengan perkembangan anak. Tujuan utama pembelajaran IPS bukan hanya agar siswa menghafal fakta. Pelajaran ini bertujuan membentuk siswa menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Melalui IPS, siswa dilatih untuk berpikir kritis, logis, dan kreatif dalam menyikapi isu sosial. Selain itu, IPS menanamkan nilai-nilai moral, keterampilan sosial, dan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kesimpulannya, pemahaman yang kuat tentang hakikat dan tujuan IPS akan membantu guru dalam merancang pembelajaran yang lebih kreatif, menarik, dan bermakna bagi siswa.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Al-Lamri, I. H., & Istianti, T. (2006). Pengembangan Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Bandung: Resitama.
Ariesta, F. (2018a). Hakikat, Tujuan, dan Karakteristik Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jakarta.
Ariesta, F. (2018b). Pembelajaran IPS yang Bermakna untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa. (Jurnal/Artikel terkait pendidikan IPS SD).
Astawa, I. B. M. (2017). Memahami Ilmu Pengetahuan Sosial. RajaGrafindo Persada.
Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP).
Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.
Farika, et al. (2020). Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar. (Nama Jurnal atau Prosiding Seminar).
Ginanjar, A. S. (2016). Pilar Ekonomi (Aktivitas Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan).
Hasan, S. H. (2012). Pilar Sejarah (Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan).
Latifah. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Pemahaman Materi IPS pada Peserta Didik. (Skripsi/Jurnal Penelitian).
Permana, E. P., & Aryaningrum, K. (2020). Hambatan dalam Implementasi Pembelajaran Tematik pada Mata Pelajaran IPS. Jurnal Pendidikan Dasar.
Sapriya. (2009). Pendidikan IPS: Konsep dan Pembelajaran. Remaja Rosdakarya.
Sumaatmadja, N. (2001). Pilar Geografi (Manusia, Tempat, dan Lingkungan).
Sumaatmadja, N. (2006). Konsep Dasar IPS. Jakarta: Universitas Terbuka.
Supardan, D. (2015). Pilar Sosiologi & Antropologi (Sistem Sosial dan Budaya).
Wahab, A. A., & Halimi, K. (2018). Aspek Fundamental Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. (Buku/Jurnal Ilmiah).
Wesley, E. B. (1937). Teaching the Social Studies: Theory and Practice. New York: D.C. Heath and Company.