ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN SISWA KELAS II SD NEGERI 2 AIR ITAM
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa menggunakan metode bercerita dengan media boneka tangan pada siswa kelas II SD Negeri 2 Air Itam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa yang terlihat dari kurang jelasnya pelafalan bunyi vokal dan konsonan, penggunaan intonasi yang belum tepat, ketidakjelasan artikulasi, kesulitan menyusun kalimat secara runtut, serta rendahnya kelancaran siswa dalam berbicara, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada tanggal 16 April sampai dengan 18 April 2026 di SD Negeri 2 Air Itam. Subjek penelitian terdiri dari 1 orang guru kelas II dan 20 siswa kelas II yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dengan media boneka tangan dapat membantu meningkatkan keterampilan berbicara siswa, yang terlihat dari meningkatnya keberanian siswa dalam berbicara, kemampuan menyampaikan cerita secara lebih runtut, penggunaan intonasi yang lebih baik, serta meningkatnya kelancaran siswa dalam menyampaikan pendapat dan mengekspresikan perasaan secara lisan. Selain itu, penggunaan media boneka tangan juga membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan sehingga siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, metode bercerita dengan media boneka tangan dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan berbicara siswa kelas II SD Negeri 2 Air Itam.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Agustina, M., Pujiati, P., & Perdana, R. (2022). Pengembangan instrumen penilaian kinerja berbasis model Project Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6900–6910.
Alfitriani, L., Satriana, M., & Maghfirah, F. (2025). Pengaruh media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 302–311.
Amirudin. (2022). Metode-metode mengajar perspektif Al-Qur’an Hadist dan aplikasinya dalam pembelajaran PAI. Deepublish.
Anjelina, N., & Tarmini, W. (2022). Keterampilan berbicara siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(4), 7327–7333.
Alya Nur, U. (2024). Pengaruh penggunaan media boneka tangan terhadap keterampilan menyimak siswa kelas II sekolah dasar (Disertasi). Universitas PGRI Palembang.
Dewi, L. Y., Setiawan, D. A., & Chrisyani, D. D. (2026). Penerapan metode retelling story berbantuan media boneka tangan untuk meningkatkan keterampilan berbicara (bercerita) siswa kelas IV SD Negeri 9 Tambakasri. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 20–34.
Ekayani, S. P., Aprilliani, M., & Nawangsih, R. A. (2022). Boneka tangan sebagai media untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SD. Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness, 2(2), 78–84.
Fatima, N. (2017). The importance of educational play tools (APE) for children. EduGorilla Community Pvt. Ltd.
Hertina, D., Sulasmi, S., Taufik, M. Z., Sutarto, S., Aziza, N., Suharyanto, S., & Lukito, D. (2024). Buku ajar metode penelitian bisnis. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia sekolah dasar (Fase A). Kemendikbudristek.
Khairiah, D., Oxtarina, N., Wardani, W., Puspasari, A., & Hanifa, N. (2025). Keterampilan bercerita anak usia dini. Wawasan Ilmu.
Laksana, R. B. (2026). Modul ajar evaluasi pembelajaran. Palembang: PGSD, Universitas PGRI Palembang.
Maulani, G., Novianti, W., Marli’ah, S., Nur, M., Missouri, R., Romadhon, K., & Jamin, N. S. (2024). Strategi pembelajaran anak usia dini. Sada Kurnia Pustaka.
Nurbaeti, N., Mayasari, A., & Arifudin, O. (2022). Penerapan metode bercerita dalam meningkatkan literasi anak terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Tahsinia, 3(2), 98–106.
Nurrizalia, M., & Nengsih, Y. K. (2022). Buku ajar pengelolaan pendidikan anak usia dini jalur nonformal. Bening Media Publishing
Parapat, A. (2020). Strategi pembelajaran anak usia dini: Panduan bagi orang tua, guru, mahasiswa, dan praktisi PAUD. EDU Publisher.
Rahman, M. H., Kencana, R., & NurFaizah, N. (2020). Pengembangan nilai moral dan agama anak usia dini. EDU Publisher.
Salam, R. (2023). Pembelajaran cooperative script: Strategi efektif meningkatkan keterampilan. P4I.
Sasurya, K. I., Salimi, A., Pranata, R., & Safrianty, N. (2025). Upaya meningkatkan keterampilan berbicara menggunakan metode bercerita dengan media boneka tangan siswa kelas III sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 14(1), 60–70.
Sofi, A. N. S., & Praheto, B. E. (2023). Penggunaan media boneka tangan untuk pembelajaran berbicara pada siswa kelas rendah sekolah dasar. Bulletin of Educational Management and Innovation, 1(2), 109–121.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Tarigan, H. G. (2018). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa (Edisi revisi). CV Angkasa.
Tri Sutrisno. (2021). Konsep dasar Bahasa Indonesia di SD/MI. CV Azka Pustaka.
Warso, A. W. D. D. (2021). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas dan Dilengkapi Contohnya. Deepublish.
Wahyono, H. (2024). Dasar-dasar terampil berbicara. Deepublish.