PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI INTERAKTIF TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK PESAN MORAL CERITA PADA SISWA KELAS III SD
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menyimak pesan moral cerita pada siswa kelas III sekolah dasar. Pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional menyebabkan siswa kurang fokus, kurang termotivasi, serta mengalami kesulitan dalam memahami isi cerita dan menangkap pesan moral yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan interaktif, salah satunya melalui penggunaan media video animasi interaktif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh penggunaan media video animasi interaktif terhadap keterampilan menyimak pesan moral cerita pada siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi interaktif terhadap keterampilan menyimak pesan moral cerita pada siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 198 Palembang Tahun Ajaran 2025/2026, dengan sampel sebanyak 71 siswa yang terdiri atas kelas III A sebagai kelas eksperimen dan kelas III B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media video animasi interaktif terhadap keterampilan menyimak pesan moral cerita pada siswa kelas III sekolah dasar. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai t-hitung = -15,714 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,001, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 85,06, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 63,00, dengan selisih rata-rata sebesar 21,156. Dengan demikian, media video animasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak pesan moral cerita pada siswa kelas III sekolah dasar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Ali, M. (2020). Pembelajaran bahasa indonesia dan sastra (basastra) di sekolah dasar. Pernik, 3(1), 35-44.
Daniyati, A., Saputri, I. B., Wijaya, R., Septiyani, S. A., & Setiawan, U. (2023). Konsep dasar media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(1), 282-294.
Evitasari, A. D. (2024). Karakteristik dan problematika siswa sekolah dasar. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(2).
Fadhilah, A. H. (2025). Analisis Keterampilan Menyimak Sebagai Komponen Penting dalam Pembelajaran bahasa. Jurnal Inovasi Pedagogik dan Teknologi, 3(2), 44-49.
Ferrary, C. H., Kurniawan, A., Safitri, R. Y., Hikmah, U. N., Krismawati, B. M., Rahmawati, K., & Darmawan, I. (2024). Urgensi Memahami Karakteristik Peserta Didik dalam Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 8(5), 3994-4012.
Halipah, R., Ulfah, D. M., Julaeha, V. M., Khaerunnisa, S., Puspita, I. D., Fauziyyah, L. A., & Septiaji, A. (2025). Penggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Menyimak Cerita pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar. FENOMENOLOGIA: Jurnal Komunikasi Ilmiah Mahasiswa, 1(1), 1-10.
Halla, N. (2020). Analisis pesan moral dalam cerita fabel dan peranannya dalam pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 2(05), 78-85.
Hapudin, M. S. (2021). Teori Belajar dan Pembelajaran Menciptakan Pembelajaran Yang Kreatif Dan Efektif. Jakarta: Kencana.
Hernawati, E., Prihatin, Y., & Sudibyo, H. (2024). Efektivitas Metode Story Telling Bermedia Video Dongeng Animasi dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar. Journal of Education Research, 5(4), 6519-6525.
Hidayat, A. (2023). Analisis keterampilan menyimak siswa SD dan strategi pembelajaran yang efektif. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 11(2), 45–53.
Kartini, K., Deni, I. F., & Jamil, K. (2022). Representasi pesan moral dalam film penyalin cahaya: Analisis semiotika Charles Sanders Peirce. SIWAYANG Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, Dan Antropologi, 1(3), 121-130.
Kurniati, R., Munisah, E., & Sumarno. (2025). The use of image media in Indonesian language learning to improve reading skills in elementary schools. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 9(2), 334–343.
Kustandi, C., & Darmawan, D. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran: Konsep & Aplikasi Pengembangan Media Pembelajaran bagi Pendidik di Sekolah dan Masyrakat. Prenada media.
Maghfiroh, S. P., & Liansari, V. (2025). Efektivitas Video Cerita Rakyat Sebagai Media Pembelajaran Untuk Keterampilan Menyimak Pada Peserta Didik Sekolah Dasar. Educatio, 20(1), 120-131.
Ristiantita, L. (2024). Strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(1), 60–70.
Saputra, E., & Ananda, T. (2021). Analisis kesulitan menyimak siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nasional, 3(3), 40–50.
Sarafiah, S. (2024). Tren penggunaan teknologi pendidikan dalam pengajaran di sekolah dasar 2019–2024. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 5(1).31-45.
Sihite, I. (2023). Penggunaan Media Animasi Audio Visual Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Cerita Anak Pada Siswa Kelas V SD. Jurnal Darma Agung, 30(2), 503-528..
Suryani, D. (2022). Peran pembelajaran Bahasa Indonesia dalam mengembangkan literasi siswa SD. Jurnal Pendidikan dan Literasi, 4(2), 15–25.
Syakrani, A. W., Rahmah, A., & Aminah, S. (2025). Makna dan Hakikat Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 3(7), 565-573.