PENGEMBANGAN DAN INOVASI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER: KAJIAN KONSEPTUAL, IMPLEMENTASI, DAN STRATEGI INOVATIF

Isi Artikel Utama

Meri Yulia
Iswantir Iswantir

Abstrak

Penelitian ini mengkaji secara mendalam pengembangan dan inovasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam konteks manajemen pendidikan Islam di Indonesia. Di tengah arus globalisasi, revolusi industri 4.0, masyarakat 5.0, dan perkembangan teknologi yang eksponensial, lembaga pendidikan Islam menghadapi tekanan yang kian besar untuk melakukan reformasi kurikulum secara sistematis, terencana, dan berkelanjutan. Kurikulum yang stagnan dan tidak responsif terhadap perubahan zaman akan menghasilkan lulusan yang tidak relevan dan tidak kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis kritis. Data dikumpulkan melalui telaah mendalam terhadap berbagai sumber literatur primer dan sekunder yang mencakup buku-buku akademis, regulasi pendidikan, laporan lembaga internasional, dan artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara kritis dan sintetis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan beberapa temuan penting: (1) KBK merupakan pendekatan kurikulum yang relevan dan strategis bagi pendidikan Islam karena mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan karakter secara holistik, sejalan dengan tujuan pendidikan Islam membentuk insan kamil; (2) pengembangan KBK dalam pendidikan Islam wajib berpijak pada landasan filosofis teologis yang bersumber dari Al-Qur'an, As-Sunnah, dan ijtihad, tanpa melepaskan diri dari tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; (3) model-model pengembangan kurikulum seperti Tyler, Taba, Beauchamp, dan model KBK Indonesia dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan Islam dengan penyesuaian yang memperhatikan nilai-nilai keislaman; (4) implementasi KBK menghadapi tantangan kompleks yang meliputi keterbatasan kompetensi SDM, infrastruktur yang belum merata, budaya pembelajaran yang masih pasif, dan resistensi terhadap perubahan; (5) integrasi ICT melalui tiga model yaitu substitusi, augmentasi, dan transformasi merupakan inovasi strategis yang tidak dapat ditunda; serta (6) strategi implementasi yang efektif mencakup pengembangan kurikulum partisipatif, penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan, integrasi nilai-nilai Islam secara sistematik, evaluasi kurikulum komprehensif, dan inovasi berkelanjutan melalui siklus PDCA. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik manajemen kurikulum pendidikan Islam yang responsif, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam yang fundamental.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yulia, Meri, dan Iswantir Iswantir. “PENGEMBANGAN DAN INOVASI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER: KAJIAN KONSEPTUAL, IMPLEMENTASI, DAN STRATEGI INOVATIF”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 3 (Juli 16, 2026): 3863–3880. Diakses Juli 18, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5637.
Bagian
Artikel

Referensi

Departemen Pendidikan Nasional. (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Depdiknas.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Dewey, J. (1916). Democracy and Education: An Introduction to the Philosophy of Education. New York: Macmillan.

Hamalik, O. (2007). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasan, S. H. (2008). Evaluasi Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Iswantir M. (2022). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Prenada Karya.

Iswantir M. (2022). ICT dan Pengembangan Media Pendidikan Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Muhaimin. (2005). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Rajawali Press.

Mulyasa, E. (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi: Konsep, Karakteristik, dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2011). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Nasution, S. (2008). Asas-Asas Kurikulum. Jakarta: Bumi Aksara.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah.

Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran: Teori dan Praktik Pengembangan KTSP. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Schwab, K. (2016). The Fourth Industrial Revolution. Geneva: World Economic Forum.

Sudradjat, H. (2003). Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK): Pembaharuan Pendidikan dalam Undang-Undang Sisdiknas 2003. Bandung: Cipta Cekas Grafika.

Sukmadinata, N. S. (2008). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tyler, R. W. (1949). Basic Principles of Curriculum and Instruction. Chicago: University of Chicago Press.

UNESCO. (2015). Rethinking Education: Towards a Global Common Good? Paris: UNESCO Publishing.

World Economic Forum. (2016). The Future of Jobs: Employment, Skills and Workforce Strategy for the Fourth Industrial Revolution. Geneva: WEF.

Yulaelawati, E. (2004). Kurikulum dan Pembelajaran: Filosofi, Teori, dan Aplikasi. Bandung: Pakar Raya.

Zaid, R. S. (1976). Curriculum: Principles and Foundations. New York: Harper & Row.

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.