AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PEMBIAYAAN PENDIDIKAN: KAJIAN EVALUATIF ATAS SISTEM PENGAWASAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Perspektif Manajemen Pendidikan Islam)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif mekanisme evaluasi pengawasan dan pertanggungjawaban biaya pendidikan dalam kerangka manajemen pendidikan Islam. Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu komponen strategis yang menentukan kualitas dan keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan. Tanpa pengawasan yang sistematis dan pertanggungjawaban yang akuntabel, alokasi dana pendidikan rawan terhadap pemborosan, penyalahgunaan, dan inefisiensi. Artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai konsep dari literatur manajemen keuangan pendidikan, ekonomi pendidikan, dan kebijakan pembiayaan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi pengawasan biaya pendidikan yang efektif memerlukan sistem perencanaan anggaran yang terstruktur, mekanisme monitoring yang berkelanjutan, serta sistem pertanggungjawaban yang transparan dan akuntabel kepada seluruh pemangku kepentingan. Dalam perspektif manajemen pendidikan Islam, pertanggungjawaban tidak hanya bersifat administratif kepada otoritas formal, tetapi juga berdimensi moral dan spiritual sebagai bentuk amanah dalam pengelolaan dana umat. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) memperkuat peran partisipasi masyarakat dan komite sekolah dalam mengawasi penggunaan anggaran pendidikan. Rekomendasi meliputi penguatan sistem pelaporan keuangan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keuangan pendidikan, serta pemberdayaan komite sekolah sebagai representasi masyarakat dalam pengawasan pembiayaan pendidikan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Anonim. (2011). Pendidikan Gratis: Konsep, Implementasi, dan Tantangan. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Anwar, I. (2004). Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Caldwell, B.J., Levacic, R. & Ross, K.N. (1999). The Role of Formula Funding of Schools in Different Educational Policy Contexts. Dalam Ross, K.N. & Levacic, E. (Eds.), Need-Based Resource Allocation in Education via Formula Funding of Schools (hlm. 9-24). Paris: International Institute for Educational Planning, UNESCO.
Danumihardja, M. (2004). Manajemen Keuangan Sekolah: Studi Manajemen Keuangan pada Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dalam Implementasi Otonomi Daerah. Jakarta: Penerbit Uhamka Press.
Doyle, D. Pengendalian Biaya: Pedoman Strategis. Seri Manajemen. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo.
Fattah, N. (2000). Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Fattah, N. (2004). Konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah. Bandung: Penerbit Pustaka Bani Quraisy.
Fiandi & Junaidi. (2022). Sumber-sumber Dana Pendidikan. Jurnal Basicedu, 6(6), 10414-10421.
Harahap, S.S. (1996). Budgeting: Peranggaran Perencanaan Lengkap untuk Membantu Manajemen. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Latchanna, G. & Hussein, J.O. (2007). Economics of Education. New Delhi: Discovery Publishing House.
Murnane, R. (2001). Evaluating Educational Investment. Cambridge: Harvard Education Press.
Nasehatun, A. (1999). Budget & Control: Sistem Perencanaan dan Pengendalian Terpadu: Konsep dan Penerapannya. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Parkinson, C.N. & Rustomji, M.K. (1993). Kalkulasi Biaya: Untuk Efisiensi dan Peningkatan Produktivitas. Semarang: Dahara Prize.