PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS IV SD NEGERI 01 BUNTAR TAHUN PELAJARAN 2025/2026

Isi Artikel Utama

Mita Dyah Ayu Wulandari
Elinda Rizkasari
Dite Hastini

Abstrak

Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji Paired Samples t-Test yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis siswa sebelum pembelajaran (pretest) sebesar 58,88, sedangkan setelah pembelajaran (posttest) meningkat menjadi 68,77. Peningkatan ini menunjukkan bahwa setelah diterapkannya model pembelajaran Think Pair Share, kemampuan siswa dalam menganalisis, mengevaluasi, serta menyimpulkan suatu permasalahan mengalami peningkatan yang cukup baik. Peningkatan kemampuan berpikir kritis tersebut terjadi karena model pembelajaran Think Pair Share memberikan kesempatan kepada siswa untuk melalui tiga tahap pembelajaran, yaitu berpikir secara mandiri (think), berdiskusi dengan pasangan (pair), dan menyampaikan hasil diskusi kepada kelas (share). Ketiga tahapan ini mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran, tidak hanya menerima informasi dari guru, tetapi juga mengolah, mendiskusikan, dan mengkomunikasikan kembali hasil pemikirannya. Selain itu, pembelajaran dengan model Think Pair Share juga menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Siswa menjadi lebih berani mengemukakan pendapat, mampu menghargai pendapat teman, serta lebih terlibat dalam proses pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap hasil belajar, tetapi juga terhadap proses belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS materi Keanekaragaman Hayati di SD Negeri 01 Buntar.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Wulandari, Mita Dyah Ayu, Elinda Rizkasari, dan Dite Hastini. “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS IV SD NEGERI 01 BUNTAR TAHUN PELAJARAN 2025/2026”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 3 (Agustus 29, 2026): 6020–6027. Diakses September 4, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5828.
Bagian
Artikel

Referensi

Agustina, R. (2022). Implementasi pembelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 115–123.

Amalia, F.,& Rizkasari, E. (2023). Studi Perbandingan antara Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantu Kartu Soal dengan Model Pembelajaran Konvensional Kelas IV SDN 02 Selokaton Gondangrejo Tahun Pelajaran 2022/2023. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(04), 200-210.

Amelia, R., Hidayat, T., & Prasetyo, B. (2025). The effectiveness of Think Pair Share in improving students’ critical thinking skills. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(1), 77–86.

Anggreini, D., Wahyuni, R., & Mertika. (2025). Pengaruh model pembelajaran cooperative tipe Think Pair Share terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 10(1), 34–42.

Azzahara, S. F., & Lestari, D. (2024). Implementasi keterampilan abad 21 dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Modern, 9(2), 101–110.

Balqis Safirti, N., Rahmawati, L., & Hidayah, S. (2024). Penerapan model Think Pair Share dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Inovatif, 7(3), 88–95.

Daulika, R., Sari, M., & Nugroho, A. (2024). Critical thinking skills in elementary education: A review of current practices. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 29(1), 55–63.

Djumingin, S. (2011). Strategi dan aplikasi model pembelajaran inovatif. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Ennis, R. H. (2015). Critical thinking: A streamlined conception. Routledge.

Facione, P. A. (2020). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.

Hamdayana, J. (2014). Model dan metode pembelajaran kreatif dan berkarakter. Bogor: Ghalia Indonesia.

Hamzah, B. Uno., & Nurdin, M. (2018). Belajar dengan pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara.

Haerullah, & Hasan, S. (2017). Model dan pendekatan pembelajaran inovatif. Malang: Media Nusa Creative.

Harefa, D., & Sarumaha, M. S. (2023). Konsep dan implementasi model pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 67–75.

Hutasoit, A. B., Panjaitan, M. B., & Purba, N. A. (2025). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 22–30.

Juliharti. (2023). Teori belajar Bruner dalam pembelajaran kontekstual sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Teori dan Praktik, 5(2), 98–105.

Kemendikbudristek. (2024). Panduan implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lubis, R., & Maysarah, S. (2025). The influence of Think Pair Share on mathematical communication and problem solving skills. Journal of Mathematics Education, 14(1), 59–68.

Miftakhul. (2021). Model pembelajaran sebagai strategi peningkatan kualitas pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 3(1), 12–20.

Nisa, S. H., Prasetyo, T., & Firmansyah, W. (2025). Model pembelajaran Think Pair Share untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pembelajaran menyenangkan di SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 150–158.

Novita, D., & Yulisetiani, S. (2023). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS. Jurnal Pendidikan Sains, 9(2), 210–218.

Purnawanto. (2022). Integrasi IPA dan IPS dalam pembelajaran IPAS kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 25–33.

Putri, D. R., Lian, B., & Utami, S. A. (2025). Pengaruh model Think Pair Share terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 45–54.

Rahmadayanti, D. (2022). Implementasi IPAS dalam kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, 5(3), 134–142.

Rosalia, E., & Candraloka, O. (2023). Think Pair Share as an effective strategy to improve classroom engagement. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 89–97.

Sari, N., & Wardhani, D. (2021). Critical thinking skills in 21st century learning. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 66–74.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi terbaru). Bandung: Alfabeta.

Sulnas. (2023). Pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 99–107.

Syafruddin, N., & Adriantoni. (2023). Pembelajaran kooperatif dalam pendidikan dasar. Jakarta: Prenada Media.

Uno, H. B., & Mohamad, N. (2018). Belajar dengan pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara.

Wulansari, E., & Sunarya, Y. (2023). Peran guru dalam pengembangan keterampilan abad 21. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 11(1), 75–83.