PERAN ATLM DALAM PENEGAKAN DIAGNOSIS ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH JAKABARING SELATAN

Isi Artikel Utama

Riki Rinaldi
Silvia Indra

Abstrak

Penurunan kadar hemoglobin dan eritrosit yang lebih rendah dari normal dapat menyebabkan terjadinya anemia. Kurangnya asupan zat besi merupakan salah satu faktor utama penyebab terjadinya anemia. Zat besi (Fe) pada masa kehamilan akan digunakan sebagai salah satu zat pembentuk plasenta dan sel darah merah. Prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh dunia masih tinggi berkisar 43,9% yaitu di Asia sebesar 49,4%, Afrika 59,1%, Amerika 28,1%, Eropa 26,1% dan di negara-negara berkembang sekitar 40% anemia menyebabkan kematian ibu. Indonesia sendiri prevalensi anemia pada usia 15 tahun ke atas berkisar 22,7%, sedangkan pada ibu hamil sebesar 37,1%.  Anemia dapat menyebabkan kematian pada ibu hamil. Indonesia ada sekitar 70% kematian pada ibu hamil karena anemia dan sebesar 19,7% disebabkan karena non anemia. Pengabdian masyarakat  ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi kepada ibu hamil mengenai faktor penyebab,langkah pencegahan,dan deteksi dini terjadinya anemia pada ibu hamil serta peran ATLM dalam penegakan diagnosis anemia untuk menentukan terapi lanjutan bagi penderita anemia ibu hamil. Hasil pengabdian Kepada Masyarakat menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang anemia selama kehamilan serta didapatkan mayoritas ibu hamil tidak mengalami  anemia  dengan jumlah 8 orang (57,14%)

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Rinaldi, Riki, dan Silvia Indra. “PERAN ATLM DALAM PENEGAKAN DIAGNOSIS ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH JAKABARING SELATAN”. Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat 3, no. 1 (Februari 8, 2024): 190–194. Diakses Juli 23, 2024. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/adam/article/view/1798.
Bagian
adam

Referensi

Amalia. 2018. Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan Dan Praktik Calon Ibu Dalam Pencegahan Kurang Energi Kronik Ibu Hamil (Studi Pada Pengantin Baru Wanita Di Wilayah Kerja Puskesmas Duren, Bandungan, Semarang) . Volume 6, Nomor 5, 370-377.

Bakta,M. 2017. Pendekatan Diagnosis dan Terapi Terhadap Penderita Anemia.

Balitbangkes RI. 2013. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Jakarta. Balitbangkes

Balitbangkes RI. 2018. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Jakarta. Balitbangkes

Hariati, H et al. 2019. Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 817.

Naim, N. 2020. Anemia. In D. T. Indonesia, Hematologi Teknologi Laboratorium Medik (pp. 119-124). Jakarta: EGC.

Ni’mah, DA. 2015. Penatalaksanaan Anemia Sedang Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kotagede 1 Yogyakarta. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi Kebidanan Jenjang Diploma 3. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Yogyakarta

Wibowo NW, Irwinda R, Hiksas R. 2021.Anemia Defisiensi Besi Pada Kehamilan.UI Publishing.Jakarta

Prawiharjo. 2010. Ilmu Kebidanan. Edisi 4. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono

Proverawati, A dan Asfuah, S. 2009. Gizi untuk Kebidanan. Yogyakarta : Nuha Medika

Riskesdas. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Riskesdas. 2018. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI Tahun 2018. Http://Www.Depkes.Go.Id/Resources/Download /Infoterkini

World Health Organizatin. 2011. Worldwidw prevalence of anemia. https://www.who.int/publications/i/item/9789241564960

WHO Health Statistics. 2017. Monitoring health for the SDGs. Diunduh 16/01/2024,dari http://www.who.int/gho/publications/world_health_statistics/2017/en

Yuanti Y, Damayanti YF, Krisdianti M. 2020. Pengaruh Pemberian Tablet Fe Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Remaja. Jurnal Kesehatan Dan Kebidanan (Journal Of Health AndMidwifery), 9(2), 1-10.