PEMAHAMAN GURU DAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR
Isi Artikel Utama
Abstrak
Tuntutan era revolusi industri 4.0 menghadirkan tantangan yang signifikan bagi pemerintah, khususnya di bidang pendidikan. Hal ini terkait dengan kurikulum “pembelajaran gratis” dan telah mengakibatkan pembahasan ruang publik sebagai akibat dari pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan yang menghasilkan ruang publik. Penelitian ini menggunakan desain survei dan metodologi metode campuran dalam penyelidikannya. Responden dalam penelitian ini adalah kepala SD Negeri 159 Pekanbaru dan SD Negeri 41 Pekanbaru, serta semua guru di sekolah tersebut. Kuesioner, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi merupakan alat penelitian yang digunakan. Formulir Google berjudul "Kuesioner Persepsi Guru dan Kepala Sekolah tentang Kurikulum Pembelajaran Mandiri" digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan informasi untuk tujuan penelitian ini. Pengumpulan informasi berlangsung dari tanggal 4 April sampai dengan 10 April tahun 2022. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS dalam bentuk analisis deskriptif, dan hasil analisis wawancara digunakan untuk melengkapi analisis ini. Berdasarkan temuan proyek penelitian ini, rata-rata skor (data rata-rata) pemahaman guru terhadap kurikulum pembelajaran mandiri (X1) adalah 17,51 dari total 70 responden yang mengikuti investigasi dengan mengisi angket yang dibagikan secara langsung. ke mereka. Kategori "sedang" sesuai untuk nilai ini. Sementara itu, jumlah tahun pengalaman guru dalam menerapkan kurikulum pembelajaran mandiri (X2) rata-rata 22,06. Implikasi dari penelitian ini adalah agar sekolah-sekolah lainnya khususnya sekolah negeri dapat mengembangkan kemampuannya khususnya kepala sekolah selaku pemimpin yang memanajerial sekolah serta guru selaku tenaga pendidik untuk menghadapi perubahan kurikulum yakni menjadi kurikulum merdeka belajar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Akhtar, I., & ur Rehman Cheema, K. (2014). Evaluation of Principal Performance in Public and Private Sector Schools.
Arifin, Z. (2011). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Baharun, H. (2018). Peningkatan kompetensi guru melalui sistem kepemimpinan kepala madrasah. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 6(1), 1-26
Daga, Agustinus Tanggu. (2021). Makna Merdeka Belajar dan Penguatan Peran Guru di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio. 7(3). 1075 – 1090
Dharma, E. & Sihombing, B. 2020. Merdeka Belajar: Kajian Literatur. Urban Green Conference Proceeding Library
Dhani, R. R. (2020). Peran Guru dalam Pengembangan Kurikulum. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 9 (1), 45-50.
Drake, S. M. (2013). Menciptakan Kurikulum Terintegrasi yang Berbasis Standar. Jakarta: Indeks.
Indarta, Yose, dkk. Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0. Jurnal Ilmu Pendidikan. 4(2). 3012 – 3024
Lubis, Erni. (2020) Merdeka Belajar, Bagaimana Jika Sistem Pendidikan Diubah?. Diakses dari https://www.kompasiana.com/amp/sariernilubis/5e18d8e2d541df703563f1b6/merdeka-belajar-bagaimana-jika-sistem-pendidik an-dirubah
Manalu, J. B., Sitohang, P., Heriwati, N., & Turnip, H. (2022). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Mahesa Research Center, 1(1).
Marisa, Mira. INOVASI KURIKULUM “MERDEKA BELAJAR” DI ERA SOCIETY 5.0. Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora. 5 (1). 66 – 78
Nasution, Suri Wahyuni. (2021). Assesment Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DASAR. 1 (1).
Pengelola Web Kemdikbud. (2019). Mendikbud Tetapkan Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar”. Diambil pada 10 April 2022, dari https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2019/12/mendikbud-tetapkanempat-pokok-kebijakan-pendidikan-merdeka-belajar
Pengelola Web Kemdikbud. (2020). Reformasi Pendidikan Nasional Melalui Merdeka Belajar. Diambil pada 10 April 2022 dari https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/05/reformasi-pendidikannasional-melalui-merdeka-belajar
Putriani, J. D., & Hudaidah, H. (2021). Penerapan Pendidikan Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 830–838
Rati Melda Sari. 2019. Analisis Kebijakan Merdeka Belajar Sebagai Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1 (1), 38 – 50
Risdiany, H., & Herlambang, Y. T. (2021). Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Mewujudkan Kualitas Pendidikan Di Indonesia. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 817–823.
Robert M. Groves, Graham Kalton, J. N K. Rao, Norbert Schwarz, C. S. (2016). Survey methodology. Resident’s Handbook of Medical Quality and Safety, 351–360. https://doi.org/10.1007/978-3-319-24190-6_33
Sekretariat GTK. (2020). Merdeka Belajar. Diambil pada 10 April 2022 dari https://gtk.kemdikbud.go.id/read-news/merdeka-belajar
Sergiovanni T. J. (2006). The school as a moral community. In the principalship: A reflective percpective. 6thEdition. Pearson
Siti Mustaghfiroh. 2020. Konsep “Merdeka Belajar” Perspektif Aliran Progresivisme John Dewey. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 3 (1), 141 – 147.
Sudaryanto, S., Widayati, W., & Amalia, R. (2020). Konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan Aplikasinya dalam Pendidikan Bahasa (dan Sastra) Indonesia. Kode: Jurnal Bahasa, 9(2).
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung : Penerbit Alfabet. H 19
Suttrisno, Yulia, N. M., & Fithriyah, D. N. (2022). Mengembangkan Kompetensi Guru Dalam Melaksanakan Evaluasi Pembelajaran di Era Merdeka Belajar. ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal Of Islam Journal, 3(1), 52–60.
Suyanto. (2020). Implikasi Kebijakan Merdeka Belajar. KOMPAS, 08 Pebruasi, 6
https://suyanto.id/implikasi-kebijakan-merdeka-belajar/
Tyagita, B. P. A., & Iriani, A. (2018). Strategi Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Untuk Meningkatkan Mutu Sekolah. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(2), 165-176.
Wibawa, R. (2019). Peran Pendidikan Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Tingkat Sekolah Menengah Pertama Di Era Society 5.0 Sebagai Penentu Kemajuan Bangsa Indonesia. Journal Of Equilibrium , 137-141
Winda Anjelina, Nova Silvia, Nurhizrah Gitituati. 2021. Program Merdeka Belajar, Gebrakan Baru Kebijakan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5 (1 ), 1977 – 1982
Yamin, M., & Syahrir, S. (2020). Pembangunan Pendidikan Merdeka Belajar (Telaah Metode Pembelajaran). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6 (1), 126-136