PENGARUH PENERAPAN MEDIA MISTERY BOX DALAM PEMBELAJARAN KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA MATA PELAJARAN IPAS SD NEGERI 30 PALEMBANG

Isi Artikel Utama

Welni Okta
Magdad Hatim
BZ Septeiyawan Abdullah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media Mistery Box yang dipadukan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) tipe konstruktivisme terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi “Kekayaan Budaya Indonesia” di kelas IV SD Negeri 30 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Quasi Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 30 Palembang, dengan sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional sebesar 59,87 dengan kategori cukup, sedangkan nilai rata-rata kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran CTL tipe konstruktivisme berbantuan media Mistery Box sebesar 71,71. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung sebesar 2,556 dan ttabel sebesar 2,006 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,013 < 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan Hₐ diterima, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, penerapan media Mistery Box berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi “Kekayaan Budaya Indonesia” di kelas IV SD Negeri 30 Palembang.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Okta, Welni, Magdad Hatim, dan BZ Septeiyawan Abdullah. “PENGARUH PENERAPAN MEDIA MISTERY BOX DALAM PEMBELAJARAN KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA MATA PELAJARAN IPAS SD NEGERI 30 PALEMBANG”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 3 (Juli 22, 2026): 3933–3938. Diakses Juli 26, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5278.
Bagian
Artikel

Referensi

Arsyad, A. (2021). Media pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Fajra, R. (2023). Metode Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Dunia Pendidikan, Vol. 4, No. 1. 123.

Hapudin, M. (2022). Pembelajaran Seni Rupa Dua Dimensi Karya Kolase Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Dan Prakarya Kelas IV. Journal of Educational Review And Research, 11.

Hasibuan, A. (2025). Analisis Integrasi Materi IPAS dalam Kurikulum Merdeka: Tinjauan Sistematis Terhadap Strategi Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusa, 118.

Huda, M. (2021). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marissa, N. (2022). Pengaruh Sikap Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Geografi Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 33. Vol. 9 No. 1.

Purnamasari, I. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Smart Box Pada Topik Kebhinekaan Indah Negeriku Untuk Kelas IV SD Negeri 159 Palembang.

Rahmawati, Y, D. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran IPAS Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(5). Hal. 2874. kolom. 2873-2879

Ramadhani, & Salsabila, P. (2024). Penerapan Program Sosiliasasi Pendidikan Di SD Musir Kidul. Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan. Hal.41

Sanjaya, W. (2021). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Suparlan. (2021). Teori konstruktivisme dalam pembelajaran. Yogyakarta: Media Akademi.

Sahara, A. R., Misdalina, M., & Jaya, M. P. S. (2025). Pengaruh penerapan media KOPIN (Kotak Pintar) terhadap hasil belajar pada pembelajaran IPA kelas V SDN 34 Palembang. Jurnal Tunas Pendidikan, 7(2)2.