MEMPERKENALKAN SASTRA DAERAH KEPADA ANAK-ANAK DI DESA AEK GODANG
Isi Artikel Utama
Abstrak
Sastra daerah merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, identitas budaya, dan pewarisan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda. Namun, di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, keberadaan sastra daerah semakin terpinggirkan, terutama di kalangan anak-anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkenalkan sastra daerah kepada anak-anak di Desa Aek Godang, Kecamatan Hulu Sihapas, Kabupaten Padang Lawas Utara, serta meningkatkan pemahaman dan minat mereka terhadap budaya lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan edukatif, partisipatif, dan kreatif dengan memanfaatkan media pembelajaran visual seperti PowerPoint dan video YouTube. Kegiatan dilaksanakan melalui dua kali pertemuan yang berfokus pada pengenalan legenda dan dongeng sebagai bentuk sastra daerah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak mampu memahami konsep dasar sastra daerah, mengenali unsur-unsur intrinsik cerita, serta menangkap pesan moral yang terkandung di dalamnya. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, kegiatan PkM ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi anak-anak terhadap sastra daerah serta berkontribusi dalam upaya pelestarian budaya lokal.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Danandjaja, J. (2002). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Hidayat, R. (2017). Pengembangan kemampuan berbahasa anak melalui kegiatan bercerita. Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 85–94.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kurniawan, H. (2013). Sastra Anak: Kajian Teori dan Praktik. Jakarta: Grafindo Persada.
Mahsun. (2014). Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Jakarta: Rajawali Pers.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Ratna, N. K. (2014). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Semi, M. A. (2012). Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Tarigan, H. G. (2011). Menyimak sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Uno, H. B. (2016). Teori Motivasi dan Pengukurannya dalam Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Wahyuni, S., & Lestari, R. (2020). Pelestarian sastra daerah melalui pendidikan berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(1), 45–56.
Yuliana, D. (2019). Peran sastra anak dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(2), 101–110.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.