PLASTIC BERCERITA “POTRET GAMBAR PAHLAWAN DARI LIMBAH PLASTIC MENJADI SENI” DI SDN 1007003 BATANG TORU
Isi Artikel Utama
Abstrak
Permasalahan sampah plastik merupakan isu global yang berdampak langsung terhadap kelestarian lingkungan, termasuk di wilayah pendidikan dasar yang sering kali belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SDN 1007003 Batangtoru dengan mengusung tema “Plastik Bercerita: Potret Gambar Pahlawan dari Limbah Plastik Menjadi Seni”. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya mengurangi, mendaur ulang, dan memanfaatkan limbah plastik melalui pendekatan kreatif berbasis seni. Metode kegiatan meliputi sosialisasi mengenai dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan, pelatihan teknik kolase dan seni rupa menggunakan plastik bekas, serta pendampingan siswa dalam proses penciptaan karya seni berupa potret pahlawan nasional. Pemilihan tema pahlawan nasional dimaksudkan untuk menanamkan nilai cinta tanah air dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus memadukan pembelajaran lingkungan dengan nilai kebangsaan.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai bahaya sampah plastik, tumbuhnya kreativitas dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai estetika, serta bertambahnya rasa percaya diri siswa melalui pameran karya seni yang dihasilkan. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kepedulian lingkungan dan kesadaran kolektif di kalangan warga sekolah mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat praktis berupa pengurangan sampah plastik, tetapi juga memberikan manfaat edukatif, estetis, dan karakter. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi model inspiratif bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan seni dan pendidikan karakter bangsa.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Kreativitas Melalui Daur Ulang Limbah Plastik. Jurnal Pendidikan Seni, 9(2), 45–53.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Jakarta: KLHK.
Suryani, E. (2019). Integrasi Pendidikan Lingkungan dalam Kurikulum Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 15–24.
UNEP. (2021). From Pollution to Solution: A Global Assessment of Marine Litter and Plastic Pollution. United Nations Environment Programme.
Yulianti, N. (2020). Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah Dasar: Upaya Meningkatkan Kesadaran Peduli Lingkungan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(3), 210–219.
Hubbard, P. (Ed) (2009). Computer Assisted Language Learning: Critical Concepts in Linguistics. London & New York: Routledge.
Kemendikbud.(2013).PermendikbudNo.81AtentangImplementasiKurikulum.
Jakarta:KementerianPendidikandanKebudayaan.
Sarosa, M., et.al. (2020). Jurnal Edukasi dan penelitian Informatika. ISSN(e): 2548-9364 / ISSN(p) : 2460-0741 Vol. 6 No. 3.
Sari, D. M. M. (2019). Pemberdayaan Mahasiswa dalam Pendampingan KegiatanStorytellinguntukSiswaKejuruan.Jurnal PKKM,6(3),186-190.
Sirozi,M.(2018,April23).PerandanManfaatICTdalamPendidikan.Diaksesdari
https://radenfatah.ac.id/artikel/1/peran-dan-manfaat-ict-dalam-pendidikan
Slamet, T.I. et al. (2020). Peningkatan Keterampilan ICT untuk Guru melaluiPelatihan Konten Digital Pembelajaran Berbasis Sumber Terbuka (OpenSources). Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 118-130.
Target (Def. 1) (n.d). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI Online). Diakses dari https://kbbi.web.id/target.
I. Yildirim, “The effects of gamification-based teaching practices on student achievement and students' attitudes toward lesson,” The Internet and Higher Education, vol. 33, pp. 86 -92, 2017.