PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATERI MENYEBUTKAN TOKOH DALAM DONGENG MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI 084089 SIBOLGA

Isi Artikel Utama

Srimaharani Tanjung
Yanti Novita Nasution
Nurbaiti Nurbaiti

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan minat belajar siswa pada materi menyebutkan tokoh dalam dongeng di kelas I SD Negeri 084089 Sibolga melalui model Active Learning. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data data yang digunakan adalah observasi menggunakan angket dan tes. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 084089 Sibolga yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah Peningkatan Minat Belajar Materi Menyebutkan Tokoh Dalam Dongeng Melalui Model Active Learning Pada Siswa Kelas I SD Negeri 084089 Sibolga. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I hasil belajar siswa yang mencapai KKM sebanyak 7 orang dengan persentase (35%) sedangkan yang belum mencapai KKM sebanyak 13 orang dengan persentase (65%). Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan dimana siswa yang mencapai KKM sebanyak 15 orang dengan persentase (75%) sedangkan yang belum mencapai KKM sebanyak 5 orang dengan persentase (25%). Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Active Learning dalam  Peningkatan Minat Belajar Materi Menyebutkan Tokoh Dalam Dongeng Melalui Model Active Learning Pada Siswa Kelas I SD Negeri 084089 Sibolga dinyatakan berhasil dalam meningkatkan minat belajar siswa.


 

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Tanjung, Srimaharani, Yanti Novita Nasution, dan Nurbaiti Nurbaiti. “PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATERI MENYEBUTKAN TOKOH DALAM DONGENG MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI 084089 SIBOLGA”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 2, no. 4 (November 30, 2022): 324–329. Diakses Mei 23, 2024. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/1211.
Bagian
Artikel

Referensi

Annisa. 2017. Belajar dan Pembelajaran (Dasar Pendidikan). Jurnal. Stitaf.ac.id (Online) e- ISSN: 2685-046X.

Arikunto Suharsimi, Suhardjono, Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Adhi Ginanjar. 2020. Active Learning. (https://www.tripven.com/active-learning.com/12/12/2020), diakses tanggal 19 April 2022.

Belajar Asik. 2020. 5 Kelemahan Model Pembelajaran Active Learning. (http://asikbelajar.5kelemahanmodelpembelajaranactivelearning.com/16/04/2020), diakses tanggal 21 Februari 2022.

Echols M. Jhon, Shadly Hasan, Kamus inggris Indonesia. Jakarta: Gramedia)

Fathurrohman, Sulistyorini. 2018. Belajar Pembelajaran.Membantu Meningkatkan Mutu Pembelajaran SesuaiStandar Nasional. Yogyakarta: Kalimedia.

Lusiana. 2018. Penggunaan Media Puzzle untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Dalam Pembelajaran Tematik. Jurnal Basicedu Vol.2. No.2, 32-39, 2018.

Mujdjiono, Dimyati. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Permendiknas .No.22. Tahun 2006. Tentang Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdiknas.

Riadi.2013.ActiveLearning.(http://muchhsinriadi.activelearning.com/20/03/2013), diakses tanggal 21 Februari 2022.

Riadi.Muchlisin.2020.MinatBelajar.(http://kajianpustaka.com/15/05/2020), diakses tanggal 09 April 2022.

Susanto Ahmad.2013. Teori Belajar & Pembelajaran, Kencana

:Prenadamedia Group.

Sinar. 2018. Metode Active Learning Upaya Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa. Yogyakarta: Deepublish.

Sanjaya Wina. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Kencana: Prenadamedia Group.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta

Widayati Ani .2008.Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal Pendidikan Akuntansi IndonesiaVol.VI No.1, 87-93, 2008.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>