PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GAYA DAN GERAK PADA SISWA KELAS IV DI UPTD SD INPRES LILIBA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Berdasarkan hasil pengamatan awal di kelas IV UPTD SD Inpres Liliba, ditemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi gaya dan gerak pada pembelajaran IPAS. Penguasaan konsep, keterlibatan dalam proses penemuan, serta kemampuan mengaitkan materi dengan pengalaman nyata belum terlihat secara optimal. Kondisi ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model discovery learning. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, penerapan model discovery learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya dan gerak. Peningkatan tersebut terlihat dari persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Pada tahap pretest, siswa yang mencapai ketuntasan hanya 16,67%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 63,34%, dan pada siklus II meningkat menjadi 93,4%. Dengan demikian, model discovery learning dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bruner, J. S. (1961). The act of discovery. Harvard Educational Review, 31(1), 21–32.
Latifah, R., & Wahyudi. (2025). Penerapan model pembelajaran discovery learning dengan media konkret untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi pengukuran pada siswa kelas II SD. 13(3), 1–6.
Lestari, D., & Widodo, A. (2022). Keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan dampaknya terhadap hasil belajar. Jurnal Pendidikan.
Nurjihan. (2025). Penerapan discovery learning dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Pendidikan.
Prasetyo, A., & Abduh, M. (2021). Penerapan model discovery learning untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar.
Permatasari, Z., Agustini, F., & Handayani, D. E. (2024). Pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar PKN siswa kelas IV SD Negeri 106156 Klumpang. Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 2(1), 93–107. https://doi.org/10.57251/tem.v3i1.1483
Purwasi, E., Idris, M., & Irawan, D. B. (2025). The effect of scramble learning model on student Learning outcomes. Journal of Language Education Research, 9(5), 617–627.
Putri, D. A., & Rahmawati, L. (2022). Penerapan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 45–52.
Rahayu, S., & Fitriyani. (2022). Penerapan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar.
Safitri, W. C. D., & Mediatati, N. (2021). Penerapan model discovery learning dalam pembelajaran ipa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1321-1328.
Salam, M., et al. (2023). Peningkatan hasil belajar melalui pembelajaran siklus dalam PTK. Jurnal Pendidikan.
Sani, R. A. (2022). Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Sanjaya, W. (2020). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sinuraya, E., Susanti, N., & R., E. (2024). Efektivitas penerapan model inquiry learning dengan discovery learning terhadap kemampuan literasi sains di sekolah dasar. Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia, 6(1).