PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DI DESA SIMIRIK
Isi Artikel Utama
Abstrak
Sabun merupakan salah satu bahan esensial yang digunakan untuk mencuci peralatan dapur, pakaian, perabot rumah tangga, badan, dan lain-lain. Sabun terbuat dari campuran alkali, dan trigliserida dari lemak. Sabun cuci piring merupakan salah satu kebutuhan dalam rumah tangga yang berfungsi sebagai penghilang kotoran dan lemak pada peralatan makan dan masak. Artikel ini memuat informasi dan pemaparan mengenai program kerja pembuatan sabun cuci piring. Deskripsi lengkap artikel ini meliputi penyediaan bahan, proses atau langkah-langkah pembuatan hingga hasil dan implementasi hasil kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Output dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah bertambahnya kapabilitas ibu-ibu PKK di Desa Simirik dalam membuat sabun cuci piring yang bernilai ekonomis. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) agar pengetahuan dan ketrampilan masyarakat meningkat. Salah satu kegiatan tersebut dengan meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk ibu-ibu PKK di Desa Simirik, kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Pengabdian kepada masyarakat tersebut bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta meningkatkan penghasilan keluarga bagi ibu-ibu PKK di Desa Simirik. Metode yang dipakai yaitu penyuluhan dengan metode ceramah serta pelatihan dengan metode . Ibu-Ibu PKK diberi ketrampilan memproduksi sabun cuci piring dan peningkatan pengetahuan tentang kewirausahaan, manajemen, pemasaran, keuangan, yang mendukung untuk memulai bisnis. Dengan penyuluhan dan pelatihan ini ibu-ibu PKK Desa Simirik dapat membuat sabun cuci piring sebanyak 100 botol per minggu dan berminat serta termotivasi untuk mejadi pengusaha.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Afandi, Achmad, Amos Neolaka, and Rosmawita Saleh. “Kesadaran masyarakat dalam pemeliharaan tanam lingkungan masyarakat dalam pemeliharaan taman lingkungan di Jakarta Pusat.” Menara: Jurnal Teknik Sipil 7.1 (2012): 14-14.
Amalia, R., Paramita, V., Kusumayanti, H., Wahyuningsih, W., Sembieing, M., & Rani, D.E
(2018). Produksi sabun cuci piring sebagai upaya peningkatan efektivitas dan peluang
Wirausaha. Metana, 14(1), 15-18
Deri, R. R., Nurhayani, N., Mahaputra, S., & Triyandi, E. (2020). Pemberdayaan ibu rumah
Tangga melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring. Jurnal Pengabdian Kepada
Masyarakat, 10(1), 75-80.
Hasan, M. (2018). Pembinaan ekonomi ktreatif dalam perspektif pendidikan ekonomi. Jurnal ekonomi dan pendidikan, 1(1), 81-86.
Kusumayanti, H., dkk. 2018 Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring cair di PKK
Tembalang Pesona Asri. Gema Teknologi. 20 (1):24-25.
Lazuarni, S., Putri, A. U., & Asharie, A. (2023). Pelatihan Pembauatan Citrus Dishwash Sebagai Peluang
Wirausaha Rumah Tangga di Desa Alai Selatan, Kecamatan Lemak. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 616-623.
Sari, F., Putri, R. L., Salamadina, D., Aprillia, D., Natalie, T., Romadhani, R.F.,… & Mutika .T. P (2023).
Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci PiringRamah Lingkungan Bagi Masyarakat Desa Teratak Buluh. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(9), 1913-1918.
Syofiani, R., Khairad, F., Novfirman, N., Yuliatri, Y., Oktabriana, G., Malrianti, Y., &
Allen, R. V. (2023). Peningkatan Peluang Wirausaha di Nagari Koto Tuo Melalui
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci piring. Abdimas Mandalika, 3(1), 27-34.
Trisniarti, N., Nurainun, Heriyana, H., Pasi, A. P., & Mawaddah, D. N. (2024). Sosialisasi dan Pelatihan
Pembuatan Sabun Cuci Piring Pada Masyarakat Gampong Krueng Seunong. Jurnal Pengabdian
Ekonomi Dan Sosial (JPES), 3(1), 30-36.
Widyasanti, A. (2021). Pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit jeruk nipis di
Kampung Keluarga Berencana Palasah, Sumedang. Empowerment: Jurnal
Pengabdian Masyarakat, 4(2), 172-180.
Yusup, S., Umanailo, M. C. B., Putri, R. N., Qhuril, D., Ely, M., & Darma, D. (2019). Village institution relation in the Utilization of village Fuds In namlea district. Int, J Sc Technol. Res,8(8), !837-1842.