IMPLEMENTASI NILAI KARAKTER KERJA SAMA DAN EMPATI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF DI PANTI ASUHAN HAYAT
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai karakter kerja sama dan empati melalui pembelajaran berbasis permainan edukatif di Panti Asuhan Hayat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak-anak panti asuhan yang berpartisipasi dalam program permainan edukatif selama periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan edukatif efektif dalam menanamkan nilai kerja sama dan empati pada anak-anak panti asuhan. Permainan edukatif yang dirancang secara sistematis mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter positif anak. Nilai kerja sama terlihat dari kemampuan anak bekerja dalam tim, saling membantu, dan menghargai kontribusi teman. Sementara nilai empati berkembang melalui kemampuan anak memahami perasaan orang lain, menunjukkan kepedulian, dan memberikan dukungan emosional kepada sesama. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi lembaga pendidikan dan panti asuhan untuk mengintegrasikan permainan edukatif sebagai strategi pembentukan karakter anak.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Prentice-Hall. Dikutip dari: https://www.simplypsychology.org/bandura.html
Goleman, D. (2000). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bantam Books. Dikutip dari: https://www.researchgate.net/publication/384438603
Hidayat, A. (2019). Metode Pembelajaran Berbasis Permainan untuk Penanaman Nilai Karakter. Pustaka Edu.
Harianti, T. (2020). “Implementasi Nilai Kerja Sama dan Empati dalam Pembelajaran Anak.” Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 115–124. Dikutip dari: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/10028/2/Karya_Ilmiah_Buku_Tantangan_dan_Harapan_Dosen_di_Indonesia.pdf
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1994). Learning Together and Alone: Cooperative, Competitive, and Individualistic Learning (4th ed.). Allyn & Bacon. Dikutip dari: https://www.researchgate.net/publication/284470831_Learning_Together_and_Alone
Kemendikbud RI. (2016). Penguatan Pendidikan Karakter (PPK): Konsep dan Pedoman. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lickona, T. (2012). Character Matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Other Essential Virtues. Touchstone. Dikutip dari: https://www.academia.edu/42729695/Pendidikan_Karakter_Thomas_Lickona_Telaah_Kritis_Psikologi_Islam
Megawangi, R. (2004). Pendidikan Karakter: Solusi yang Tepat untuk Membangun Bangsa. Indonesia Heritage Foundation. Dikutip dari: http://repository.uki.ac.id/375/1/Pendidikan%20Karakter%20Solusi%20Tepat%20Membangun%20Masa%20Depan%20Bangsa%20%28Dimulai%20Dari%20Keluarga%20dan%20Aktivitas%20Sederhana%29.pdf
Piaget, J. (1962). Play, Dreams and Imitation in Childhood. W. W. Norton & Company. Dikutip dari:
https://www.rexresearch1.com/PiagetChildPsychologyLibrary/PlayDreamsImitationChildhood.pdf
Samani, M., & Hariyanto. (2017). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. PT Remaja Rosdakarya. Dikutip dari: https://www.rosda.id/pendidikan-karakter-konsep-dan-model/
Sulistyarini, S. (2020). Pendidikan Karakter di Sekolah. Penerbit Andi. Dikutip dari: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/68556/1/20204012005_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf
Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Erlangga.