PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MENGGUNAKAN STRATEGI PERMAINAN ULAR TANGGA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 100204 SIHOPUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN

Isi Artikel Utama

Siti Maimunah
Mara Judan Rambey
Nurbaiti Nurbaiti

Abstrak

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor dari dalam diri siswa dan faktor yang berasal dari luar diri siswa atau faktor lingkungan. Faktor dari dalam diri  siswa seperti kemampuan yang dimilikinya dan faktor yang berasal dari luar seperti guru, media belajar, lingkungan belajar dan strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran yang tidak tepat akan berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa. Setiap siswa mempunyai gaya belajar masing-masing. Jika strategi mengajar sesuai dengan gaya belajar siswa, pembelajaran akan berhasil dan siswa akan memahami materi yang diberikan dan target indikator hasil belajar akan tercapai. Jenis Penelitian yang digunakan dalam  penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Menurut Arikunto dkk (2006:10) “Penelitian tindakan merupakan suatu kajian reflektif dilakukan secara inkuiri, partisipatif, kalaboratif terhadap latar alamiah, dan implikasi dari suatu tindakan. Sedangkan sebagai tindakan substansif, penelitian tindakan ditandai adanya intervensi skala kecil berupa pengembangan suatu tindakan dengan memfungsikan latar kealamiahannya sebagai upaya melakukan reformasi diri atau peningkatan kualitas, sehingga hasil tersebut lebih bermakna.”Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan spesifikasi khusus dari penelitian tindakan (action research) adalah suatu pendekatan khusus dalam penelitian, sehingga merupakan akumulasi antara prosedur penelitian dan tindakan substansif yang dilakukan pada situasi alami, ditunjukkan untuk memecahkan permasalahan dengan tujuan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada proses pembelajaran. Aktivitas guru selama kegiatan belajar mengajar dengan penerapan strategi permainan ular tangga terjadi peningkatan secara positif.  Pada siklus I pertemuan 1 aktivitas guru berada pada klasifikasi sangat sempurna Pada pertemuan 2 siklus I, skor aktivitas guru adalah klasifikasi sangat sempurna. Pada siklus II, skor aktivitas guru mengalami peningkatan pada pertemuan 1 dan pada pertemuan kedua. Aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran dengan strategi permainan ular tangga pada siklus I sebesar 75,9%. Aktivitas siswa pada siklus II sebesar 72,8% dengan klasifikasi sempurna. Perbandingan aktivitas guru dan aktivitas siswaBerdasarkan hasil yang diperoleh dari siklus II, dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dan telah mencapai target yang diinginkan.


 

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Maimunah, Siti, Mara Judan Rambey, dan Nurbaiti Nurbaiti. “PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MENGGUNAKAN STRATEGI PERMAINAN ULAR TANGGA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 100204 SIHOPUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 1, no. 3 (Agustus 10, 2021): 118–121. Diakses Mei 23, 2024. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/85.
Bagian
Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>