SOSIALISASI TRI GATRA BAHASA YAITU: UTAMAKAN BAHASA INDONESIA, LESTARIKAN BAHASA DAERAH, KUASAI BAHASA ASING PADA MASYARAKAT DESA TELAGAH KECAMATAN SEI BINGAI

Isi Artikel Utama

Sri Ulina Beru Ginting
Erlinda Nofasari
Risma Dina
Ismail Ismail
Rahmat Kartolo

Abstrak

Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi  dalam menyampaikan informasi, dimana bahasa juga sebagai alat pemersatu suku bangsa, salah satunya adalah bahasa Indoneisa. Sesuai dengan isi ikrar sumpah pemuda 28 oktober 1928 menjunjung tinggi bahasa persatuan Bahasa Indonesia. Slogan Trigatra Bangun Bahasa: Utamakan Bahasa Indonesia; Lestarikan Bahasa Baerah; Kuasai Bahasa Asing. Untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya yang berkelanjutan, tentu gatra kebahasaan tersebut tidak boleh terbalik-balik atau dijungkirbalikkan (lihat ketentuan UU No. 24 Tahun 2009). Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di desa Telagah Kecamatan Sei Bingai  Kabupaten Langkat dimana mayoritas masyaraktnya bersuku Karo. Sosialisasi Trigatra Bahasa di desa telagah ditujukan kepada masyarakat usia sekolah, agar mereka lebih memahami bagaimana masyarakat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam berkomunikasi di lingkungan formal, melestarikan bahasa daerah  merupakan salah satu kewajiban kita sebagai masyarakat Indonesia yang memeiliki ragam suku dan bahasa,  didesa telagah sebagian besar masyarkat menggunakan bahasa pertama/bahasa ibu adalah bahasa daerah yaitu bahasa Karo. Penguasaan bahasa asing mayoritas anak-anak usia sekolah mendapatkannya di lingkungan formal yaitu di sekolah , sebagai mata pelajaran tambahan yang digunakan bahasa Inggris . Kegiatan sosialisasi program memperkenalkan bahasa daerah dan inggris sejak dini pada anak-anak Desa Telagah  memiliki manfaat yaitu menambah wawasan mereka tentang bahasa dan sosial budaya Tak hanya masyarakat, dapat menambah pengetahuan mengenai pelestarian bahasa daerah dan penguasan bahasa asing serta dapat mengembangkan nya dalam kehidupan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ginting, Sri Ulina Beru, Erlinda Nofasari, Risma Dina, Ismail Ismail, dan Rahmat Kartolo. “SOSIALISASI TRI GATRA BAHASA YAITU: UTAMAKAN BAHASA INDONESIA, LESTARIKAN BAHASA DAERAH, KUASAI BAHASA ASING PADA MASYARAKAT DESA TELAGAH KECAMATAN SEI BINGAI”. Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat 3, no. 1 (Februari 8, 2024): 72–79. Diakses Juni 24, 2024. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/adam/article/view/1766.
Bagian
adam

Referensi

LPPM_Buku Panduan PENGABDIAN MASYARAKAT STKIP Budidaya Binjai 2022

Dahromi, Umi. "Teknologi dan Pelestarian Bahasa Daerah." PROSIDING SINAR BAHTERA (2022): 175-180.

Emaliana, Ive, Peptia Asrining Tyas, Galih Edy Nur Widyaningsih, and Siti Khusnul Khotimah. Evaluasi pembelajaran bahasa asing pada pendidikan tinggi. Universitas Brawijaya Press, 2019.

Ginting.Sri Ulina..Sitepu Rulia Dewi. D. Hamidah Sitepu Rahmadanta Eka. Panjaitan Efrini. 2023. Peningkatan Competitive Advantage kain Tenun Etnik Karo Melalui Wirausaha dan Pelestarian Budaya Lokal di Masa Pademik Covid 19. Jurnal Adam Pengabdian Masyarakat. Volume 2 No. 1. Hal.234-239.

Ginting.Sri Ulina. . D. Hamidah Sitepu Rulia Dewi. I.Irwan..2023. Bakti sosial Pendidikan dan Peduli Kesehatan Masyarakat Pada Masa Pademik Covid 19 di Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak. Jurnal Cendikia Pengabdian Masyarakat. Vol1 (3). Halaman 159-16

https://sman1sukorejo.sch.id/read/92/penggunaan-bahasa-indonesia-yang-baik-dan-benar-di-lingkungan-sekolah

Izzak, Arif. "Bilingualisme dalam Perspektif Pengembangan Bahasa Indonesia." Mabasan 3, no. 1 (2009): 15-29.

Suherdi, Didi. "Rekonstruksi pendidikan bahasa." (2012).

Susanti, Santi. "MENULIS SEBAGAI BENTUK PELESTARIAN BUDAYA LOKAL." Jurnal Riset Komunikasi 1, no. 1 (2018): 136-146.

Tondo, Henry. "Kepunahan bahasa-bahasa daerah: Faktor penyebab dan implikasi etnolinguistis." Jurnal masyarakat dan budaya 11, no. 2 (2009): 277-296.