PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR DAN LITERASI SAINS SISWA KELAS IV SD NEGERI 040454 PECEREN PADA MATERI ENERGI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis media audio visual terhadap hasil belajar dan literasi sains siswa kelas IV SD Negeri 040454 Peceren pada materi energi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep energi dan belum optimalnya kemampuan literasi sains dalam mengaitkan materi IPA dengan konteks kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pembelajaran dirancang dengan memanfaatkan media audio visual yang mampu menyajikan materi secara lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa kelas IV. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dan tes literasi sains berbasis konteks. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 77,66 pada pretest menjadi 82,66 pada posttest, dengan nilai t hitung 32,89 dan signifikansi 0,000. Rata-rata literasi sains siswa juga meningkat dari 70,15 menjadi 77,54, dengan nilai t hitung 47,07 dan signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis media audio visual memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dan literasi sains siswa. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis media audio visual efektif digunakan dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi energi dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Asvika, I., Ginting, B., & Sembiring, R. (2025). Analisis capaian literasi dan numerasi siswa sekolah dasar berdasarkan asesmen nasional. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(2), 112–123.
Audia, S., & Mastoah, I. (2021). Media audio visual untuk meningkatkan retensi informasi IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 98–107.
Audia, S., & Mastoah, I. (2025). Integrasi media digital dalam pembelajaran IPA sekolah dasar untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 10(1), 45–56.
Creswell, J. W. (2022). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (6th ed.). Pearson.
Gagné, R. M. (2018). Principles of instructional design (6th ed.). Cengage Learning.
Gunawan, I. (2022). Pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran abad ke-21. Prenadamedia Group.
Heinich, R., Molenda, M., Russell, J., & Smaldino, S. (2020). Instructional media and technologies for learning. Pearson.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2020). Models of teaching (10th ed.). Pearson.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka dan implementasi pembelajaran di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2023). Panduan pembelajaran dan asesmen pendidikan dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lestari, D., & Nugroho, A. (2023). Efektivitas media animasi interaktif dalam pembelajaran IPA sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 9(1), 55–65.
Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
OECD. (2023a). PISA 2022 assessment and analytical framework: Science, reading, mathematics, and creative thinking. OECD Publishing.
OECD. (2023b). PISA 2022 results: The state of learning and equity in education. OECD Publishing.
Paivio, A. (2014). Mind and its evolution: A dual coding theoretical approach. Psychology Press.
Pratiwi, I., Sari, D. P., & Rahman, A. (2020). Pengaruh video pembelajaran terhadap kemampuan interpretasi data IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(3), 356–365.
Putri, A., Handayani, R., & Saputra, Y. (2022). Penggunaan video eksperimen pada materi energi untuk meningkatkan partisipasi siswa SD. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 7(2), 144–153.
Rahayu, S., & Firman, H. (2024). Media audio visual dan keterampilan berpikir ilmiah siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 12(1), 22–33.
Rahmawati, N. (2023). Literasi sains siswa sekolah dasar melalui media pembelajaran interaktif. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 67–78.
Schunk, D. H. (2022). Learning theories: An educational perspective (8th ed.). Pearson.
Sudjana, N. (2021). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO.
Wahyuni, S., & Nurhadi, M. (2022). Pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(2), 89–98.
Woolfolk, A. (2022). Educational psychology (15th ed.). Pearson.