PENGARUH MODEL INQUIRY LEARNING BERBANTUAN MEDIA APLIKASI KAHOOT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPAS PESERTA DIDIK (Penelitian Quasi Eksperimen pada Peserta Didik kelas IV

Isi Artikel Utama

Dwi Panni Pandiangan
Darda Abdullah Sjam
Sopyan Hendrayana

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses pembelajaran peserta didik, mengetahui rata-rata kemampuan berpikir ktitis IPAS peserta didik, serta mengetahui pengaruh penerapan model Inquiry Learning berbantuan media aplikasi Kahoot terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperiment bentuk Nonequivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SDN 065 Cihampelas dengan subjek peneltian peserta didik kelas IV yang terdiri atas 28 peserta didik pada kelas eksperimen dan 26 peserta didik pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, uj normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test, serta uji effect size menggunakan rumus Cohen’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir krits IPAS peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan. Hal ini dibuktikan hasil uji hipotesis posttest yang memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,046 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Rata-rata nilai peserta didik pada kelas eksperimen meningkat dari 52,04 menjadi 74,93, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dar 45,50 menjadi 66,58. Hasil perhitungan effect size memperoleh nilai Cohen’s sebesar 0,556 dengan kategori sedang. Dengan demikian, model Inquiry Learning berbantuan media aplikasi Kahoot   berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pandiangan, Dwi Panni, Darda Abdullah Sjam, dan Sopyan Hendrayana. “PENGARUH MODEL INQUIRY LEARNING BERBANTUAN MEDIA APLIKASI KAHOOT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPAS PESERTA DIDIK (Penelitian Quasi Eksperimen Pada Peserta Didik Kelas IV”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) 6, no. 4 (Oktober 25, 2026): 7718–7725. Diakses Oktober 28, 2026. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/5196.
Bagian
Artikel

Referensi

Mertayasa, I. M., Astawan, I. G. A., & Gading, I. K. (2022). Implementasi model pembelajaran berbasis media gamifikasi-Kahoot berbasis HOTS terhadap penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 9(2), 355-365.

Muryani, A., & Purwanti, K. Y. (2021). Pengaruh Model Inkuiri Berbantuan Media Kahoot Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV. JANACITTA, 4(1).

OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): Learning outcomes and equity in education. OECD Publishing.

Rayan, B., & Watted, A. (2024). Enhancing education in elementary schools through gamified learning: Exploring the impact of Kahoot ! on the learning process. Education Sciences, 14(3), 277.

Sirait, S. H., Irwansyah, I., Sinulingga, K. N. B., & Putri, J. I. (2025). Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Model Inkuiri dengan Media PhET pada Hasil Belajar IPA dan Aktivitas Siswa Sekolah Dasar. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 15(1), 51-59.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama